Title : Mommy Boy and Baby Ballon
Author : BabyBluebunny137
Genre : Family and Romance ( mungkin sedikit Humor)
Rating : T – T+
Cast :
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Lee Taemin as Cho Taemin as baby ballon
Super junior and Shinee member
other
Disclaimer : All them belong to themselves, family and GOD. But story is mine.
Warning : Typos yang bertebaran, Boys love, Geje , cerita yang pasaran, NO BASH! Tidak menerima bash yang ditujukan untuk siapapun terlebih pairing.
DON'T LIKE IT? DON'T READ IT PLEASE. ^^
Summary :
Cho Taemin (3) putri semata wayang Cho Kyuhyun (25) kepengen punya mommy. Kyuhyun sang daddy menganggap lelucon niat putri kecilnya untuk mencarikannya mommy baru. Sedangkan Lee Sungmin (17) namja ceroboh, pelupa dan kekanakan yang tiba-tiba melupakan gender dan dirinya malah bertemu Taemin yang saat itu melantunkan sumpah di taman /"Ciapapun yang bica tiup balon bilu mimin, ntal mimin jadiin mommy. Halus!"/
Let's go to read, guys!
Chapter 11
::Mommy Boy and Baby Ballon::
" JANGAN SENTUH AKU.. AKU TAK MAU DIPERKOSA LAGI! PERGI!"
Kyuhyun tersentak mendapati perlakuan sungmin yang begitu tiba-tiba. Diguncangnya bahu sungmin. Mata sungmin terpejam erat. Namun bibirnya terus berucap. Keringat dingin kini mengucur. Kyuhyun bingung.
" Sungmin sadar. Hey! siapa yang memperkosamu? Katakan padaku.. sadarlah" kyuhyun menggenggam kedua tangan sungmin kini. Dia terus berusaha membuat sungmin membuka matanya. Namun sungmin terus mengumamkan kata " jangan perkosa saya" kyuhyun jadi semakin tak mengerti. Apa bocah polos dihadapannya pernah menjadi korban tindakan asusila pria brengsek diluar sana *uhuukk *
" Kyunniee~~" kyuhyun memajukan badannya saat mendengar namanya disebut. Meski sebenarnya dia heran biasanya sungmin memanggilnya dengan sebutan daddy ahjusshi sekarang dia memanggilnya dengan kyunnie. Mengingatkannya akan panggilan vincent untuknya. Ditelisik wajah sungmin. Dia baru sadar. Wajah dihadapannya mirip dengan seseorang yang telah lama di carinya. Namun dia menggeleng cepat. Tidak mungkin sungmin adalah vincent. Jelas saja vincent lebih tua 2 tahun darinya sementara di hadapannya kini adalah bocah yang sedang mengejar ijazah high school. Dan poin pentingnya adalah vincentnya tidak memiliki wajah semulus ini. walau rusak namun baginya wajah vincent seribu kali lebih cantik dibanding yeoja miss world sekalipun meskipun dia kini bimbang mana kala melihat wajah sungmin.
" hiks" kali ini isakan yang lolos dari mata sungmin yang terpejam. Kyuhyun merengkuh tubuh sungmin meski terus menerima penolakan.
"hey jangan menangis" kyuhyun terus mendekap erat. Beberapa bagian tubuhnya terkena cakaran dan tendangan sungmin. Tapi hati nuraninya terus mendorong untuk mendekap namja di hadapannya.
" hiks.. hiks.. jangan. Kumohon ja-jangan perkosa saya. Kumohon kyu-kyunnie. Kumohon Cho Kyuhyun hiks"
Deg
Kyuhyun yang kala itu mengelus rambut sungmin membatu seketika. Tangannya membeku di udara. Apa maksudnya? Kapan dia memperkosa sungmin?
Seingatnya cuman sekali dia berbuat keji seperti itu. Hanya sekali. Dan dia telah menghela napas lega mengetahui korbannya yang merangkap mommy anaknya benar adalah victoria. Yeoja yang membawa taemin kedalam tangannya kala itu. Tapi kini, kenapa sungmin namja yang baru bebrapa bulan ini dikenalnya malah mengigaukan dirinya sebagai seorang pemerkosa.
" hiks hiks.. hiks" isakan itu semakin menjadi dan entah kenapa kyuhyun malah melepaskan pelukannya. Dia meringsut menjauh. Kenapa sungmin berkata demikian.
" hiks hiks.. kyunnie~ jangan~ jebal lepaskan . jebal~" isakan sungmin semakin lirih. Kyuhyun sudah tak tahan. Dia bisa-bisa gila. Kenapa sungmin terus memanggil namanya? Kenapa? Dengan tergesa dia berlari menuju pintu gubuk
" jebal~ CHO KYUHYUN LEPASKAN AKU. JANGAN PERKOSA AKU. AKU VINCENT.. SADARLAH HIKS AKU VINCENT. KYU.. JA-JANGARGGGGHHH"
Langkah kyuhyun benar-benar membatu sekarang. Dengan pandangan horor di baliknya badannya menghadap sosok sungmin yang meringkuk ketakutan.
"a-apa kau bilang? Vincent? Kau Vincent hyung?" mata kyuhyun berkaca-kaca. Tangannya gemetar. Sungguh dia tak bisa beucap sekarang. Semua terlalu cepat dan penuh kejutan
" ti-tidak kau bukan vincent hyung. Ti-tidak!"
Kyuhyun berlari keluar. Disandarkan tubuhnya kepohon besar. Tak dipedulikannya dingin yang sanggup menusuk tulang. Bahkan kini nyamuk malah menggorogoti.*ini karena kyu belum mandi hahaha :p *
"Aku Vincent"
"Aku Vincent"
"Aku Vincent"
"Aku Vincent"
Kata-kata itu terus berputar dikepalanya. Apalagi rencana tuhan untuknya?
.
.
.
Suara derap langkah itu bergema memecah keheningan malam. Segera saja langkah itu berhenti tepat di depan sebuah tenda. Tanpa babibu orang tersebut menyerobot masuk
" Dimana Lee Sungmin?" suaranya sarat akan kepanikan
" vic seonsaengnim kenapa ada disini?" bukannya jawaban yang didapat malah sebuah pertanyaan lagi yang harus dijawabnya.
" jawab aku! DIMANA LEE SUNGMIN?!" victoria menggenggam kerah baju siwon erat. Namja itu tersentak
" tenang seonsaengnim. Sungmin hyung masih dalam pencarian. Kami sudah menurunkan tim pencari" kibum berusaha setenang mungkin menjawab pertanyaan gurunya itu.
Napas victoria terdengar mulai teratur. Matanya menerawang mendapati taemin yang tertidur dalam pelukan eunhyuk.
" sedari tadi taemin menangis. Namun akhirnya eunhyuk-ah bisa menenangkannya. Mereka berdua tertidur karena kelelahan" jelas siwon
" lalu di-dimana kyuhyun?" tanya vic lagi
" kyu hyung bersama sungmin hyung. Mereka terjebak disana" victoria kembali panik mendengar penuturan siwon.
" kenapa seonsaengnim begitu panik?" tanya kibum heran
" ka-kalian harus mencari mereka. Harus. Kalau tidak nyawa mereka tak akan selamat. Oh tuhan!" victoria jatuh terduduk. Linangan air matanya tak terbendung.
" ku mohon temukan oppaku. Kumohon" victoria memegang tangan siwon penuh harap.
" kumohon temukan oppaku. Vincent oppa dalam bahaya" kini isakan itu semakin menjadi
" vincent oppa? nuguya?" kibum dan siwon memandang heran victoria. Yah mereka hanya bertiga jika tak menghitung taemin dan eunhyuk yang terlelap.
" Vincent itu—"
Sementara itu kondisi kyuhyun benar-benar kacau. Dia tak abis pikir mengapa bisa terjadi hal seperti ini. sungmin itu siapa sebenarnya? Dia yakin kejadian tadi hanya delusi untuknya. Namun dia tak bisa menampik bahwa delusi itulah kenyataan.
Arghhhh
Erangnya frustasi. Kalaupun betul sungmin adalah vincent dia bahagia. Namun kini dia dihadapkan permasalahan baru. Perasaannya. Dia kini berusaha untuk membuka hati untuk victoria.
" seseorang katakan padaku bahwa ini hanya lelucon konyol!"
Tapi dia kini teringat akan sesuatu. Beberapa kesamaan antara vincent dan sungmin.
" jika benar sungmin adalah vincent aku akan mengenali wajah sebelah kanannya." Dengan tekad bulat kyuhyun melangkah menuju gubuk tempat sungmin. Ditatapinya sungmin yang mulai terlelap meski bulir airmatanya mengalir. Namun mendadak dia tak berani.
" apa yang harus aku lakukan kalau benar sungmin adalah vincent hyung?" kyuhyun terus berpikir sampai tak menyadari kesadarannya menipis dengan datangnya dengkuran halus penanda tidur yang semoga mampu mengikis kelam malam ini
Plaaakk
" BODOH! KALIAN BENAR-BENAR ANAK BUAH YANG BODOH!" tamparan dan teriakan yang membabi buta itu. Yeoja bertubuh sexy itu mendengus kesal.
" apa yang kukatakan? Jebak yeoja itu. Yeoja bukan namja. Dan kalian membuat kyuhyun terjebak juga disana. BODOH!"
"mian bos. K-kami pikir dia yeoja. Soalnya sekilas dia mirip dengan yeoja yang bos perintahkan. T- tapi bos tenang saja disana ada sebuah gubuk dan pohon buah setidaknya mereka tak akan m-mati disana"
" kalau sampai terjadi sesuatu dengan Kyuhyun-ku jangan pernah berharap uang mengalir kerekening kalian. PAHAM? Tunggu apalagi sekarang kalian pergi dan cari kyuhyun secepatnya. Kalau bisa habisi siapapun yang dekat dengan kyuhyun-ku"
"b-baik bos" para anak buah itu bergegas keluar menuju lokasi yang akan dituju. Tak akan mengambil resiko berdiri lama dihadapan singa betina yang liar itu.
" Sial! Siapa namja itu. Kenapa dia yang ada disisi Kyuhyunku. SIAL!"
.
.
.
Ucapkan selamat pagi kepada sang mentari yang telah memancarkan sinarnya begitu terik. Memasuki celah-celah gubuk itu. Menerpa wajah namja manis yang kini mengerjapkan matanya. Terasa berat. Matanya seakan mendapat lem super ampuh. Dengan pelan dibukanya matanya. Menatap gubuk itu kesegala arah. Direntangkannya kedua lengannya. Menggoyangkan pundaknya yang terasa kram.
" appo~" rengeknya manja entah pada siapa.
" eh? Daddy ahjusshi kemana yah?" sungmin melangkah keluar dari gubuk. Pemandangan yang dilihatnya kyuhyun tengah duduk termenung entah memikirkan appa.
" daddy ahjusshi~" segera saja sungmin berlari dan duduk disebelah Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam tak merespon.
" daddy ahjusshi~ kita sudah bisa kembali ke tempat camping tidak sih? Huu~ badan minnie bau. Kemaren belum mandi :3 " no respon. Kyuhyun tetap tidak bergeming. Sungmin menatap heran kyuhyun yang terus saja mendiaminya.
" daddy ahjusshi kenapa sih? Ngomong dong? Apa karena mulut minnie bau yah? Ha-ha-ha iya sih sedikit bau hehe" sungmin terkekeh geli saat mencoba merasa bau napas nya.
" ayo dong daddy ahjusshi ngomong"
"daddy ahjusshi~"
"daddy ahjusshi~"
"daddy ahjusshi~"
" dad-
"DIAM" sungmin hampir terjungkal kebelakang mendengar bentakan kyuhyun yang tiba-tiba. Awalnya dia ketakutan melihat tatapan tajam kyuhyun namun entah kenapa malah sekarang dia malah mempout bibirnya kesal
" daddy ahjusshi jahat~"
Kyuhyun yang jengah mencoba menjaga jarak. Bukannya apa dia masih bingung dengan kejadian semalam. Dan anak yang kemarin mengaku sebagai vincent dalam tidurnya kini kembali bersikap layak sungmin pada umumnya.
" lapar~~" sungmin mengelus perutnya yang kini berbunyi. Ditatapnya kyuhyun yang disampingnya masih saja enggan berucap setelah kata diam.
"DADDY AHJUSSHI~" karena tak tahan sungmin berteriak sekuat tenaga. Kyuhyun berdiri lalu berkacak pinggang didepan sungmin yang hanya menunjukkan cengirannya.
" apa mau mu bocah? Kau mau membuatku tuli hah?" teriak kyuhyun kesal
" YES! Daddy ahjusshi kembali normal. Welcome back daddy ahjusshi~" sungmin merentangkan tangannya lebar terlihat seperti bocah lima tahun yang meminta gendong oleh appanya.
" bocah berhenti bersikap begitu didepannya. Kalau kau lapar cari makan saja sendiri. Jangan menggangguku." Kyuhyun melangkah dan duduk sedikit jauh dari tempatnya. Sungmin yang tengah kesal menghentakkan kakinya manja.
" baik. Aku mau cari makan sendiri. Aku gak takut kok kalau ada ular yang melilit kok. Aku gak takut kalau ada singa yang menerkamku. Aku gak takut kalau-"
"cepat sana pergi bocah" dengan hentakan kasar sungmin melangkah mencari makan untuk perutnya yang asyik menyenandungkan nada keroncong bengawan solo. Kyuhyun menoleh menatap punggung sungmin yang kian lama menghilang. Napasnya terhembus berat. Dirabanya dadanya yang kini entah mengapa berdegup kencang.
" apa yang harus aku percaya bocah. Dirimu yang bernama sungmin ataukah dirimu yang mengaku sebagai vincent hyungku. Sejak awal harusnya aku sadar. Bahwa kehadiranmu akan menjungkir balikkan hidupku. Dan kini kau berhasil bocah. Siapa kau sebenarnya?"
Kyuhyun tak hentinya bertanya. Sepertinya tak ada waktu sedetikpun yang tak mengandung pertanyaan untuknya.
" kalau benar kau adalah vincent hyung bocah kenapa kini kau hadari dengan data sebagai siswa high school yang baru berusia 17 tahun. Padahal kau dua tahun lebih tua dariku. Ada apa sebenarnya tuhan?"
" HUWAA~~ DADDY AHJUSSHI TOLONG!"
Kyuhyun tersentak mendengar teriakan sungmin. Dengan segera kekhawatiran menariknya untuk berlari keasal suara. Sungmin terus meminta pertolongan. Kyuhyun tak menyadari bahwa dirinya telah masuk kedalam hutan. Suara gemericik air menyadarkannya bahwa kini dia telah berada disebuah sumber mata air. Air terjun nan indah itu mengalirkan air yang bermuara disungai lumayan beasar. Bebatuan besar disisi sungai menambah nilai keindahan tempat itu. Kyuhyun membulatkaan matanya tak percaya melihat namja manis yang benar-benar menjungkir balikkan hidupnya kini berlarian kearah sungai yang mengalir sambil membawa galah. Dengan tampilan yang begitu menggoda dan errr
" HAHAHAHA" tawa kyuhyun tak kuasa meledak mana kala melihat penampilan sungmin. Sungmin yang kesal mendengar suara tawa itu berbalik dan menatap kesal kyuhyun yang kini jatuh terduduk dihadapannya. Kyuhyun terus saja tertawa namun tawanya terhenti melihat seseorang yang kini tapat dihapannya. Kepalanya mendongak keatas.
Gleek
Harus kyuhyun akui dia harus segera memalingkan wajahnya jika tidak maka nafsu setannya akan merasuki dan namja manis itu akan habis dalam sekejap mata.
Dduk
Dduk
Dengan ganas sungmin memukul kyuhyun dengan galah yang dipegangnya
" YA! Kau berhenti memukulku" kyuhyun memegang galah yang tadi mencium mesra lengannya. Sungmin mendengus pertanda kekesalannya memuncak.
" salah siapa yang tertawa keras-keras" pekik sungmin memproklamirkan kekesal hatinya.
" harusnya aku yang berkata demikian. Salah siapa yang menyuruhmu memakai daun pisang ini menutup tubuhmu" kyuhyun menunjuk daun pisang yang melilit tubuh bagian bawah sungmin tanpa mau menatap badan sungmin. Kenapa hal itu terjadi? Salahkan saja tubuh sungmin yang begitu menggiurkan. Daun pisang itu memang menutupi tubuh bagian bawah namun tubuh bagian atas terekspos dengan bebasnya. Kulit putih menawan. Badan yang montok. Jangan lupakan dadanya yang sedikit err berisi. Meski sebenarnya sebuah pemandangan garis layak bekas jahitan di perutnya sedikit mengurangi nilai artisitik yang di keluarkan oleh pesona seorang lee sungmin.
" astaga! Underwearku" sungmin kemudin berlari kembali kearahnya tadi terlihat sibuk.
"underwear?" kyuhyun mengernyit bingung namun demikan dia tetap mengikuti langkah sungmin sambil sesekali terkikik melihat daun pisang yang melekat ditubuh sungmin.
'dasar bocah itu' katanya dalam hati
Sungmin kembali mengambil beberapa ranting pohon untuk menjadi sabuk agar daun yang melilit ditubuhnya tak melorot begitu saja. Dengan susah payah dia mencoba meraih underwearnya yang tersangkut di rawa-rawa seberang. Kyuhyun hanya mampu menonton dan tertawa. Dia amat sangat menyayangkan smartphonenya yang canggih tak turut di bawanya.
" daddy ahjusshi bantuin" rengek sungmin.
" kenapa harus aku? Itukan underwearmu. Lagian kenapa underwear berenang kesana?" kyuhyun bersandar dipohon dekatsungai sambil bersedekap. Sungmin mempoutkan bibirnya lalu menghela napas dan mulai bercerita.
" jadi begini ceritanya"
Flashback
Sungmin POV
Huh daddy ahjusshi benar-benar orang yang amat sangat menyebalkan. Kenapa anak selucu Taemin punya appa seperti dirinya. kutendang batu-batu kecil dihadapanku. Perutku kini telah terisi. Lumayanlah buah-buah yang kumakan tadi mengisi perutku. Ah rasanya badanku begitu lengket dan bau. Mungkin dengan berjalan-jalan aku bisa mnemukan mata air. Dan benar
saja. Air terjun dihadapanku terlalu mempesona seakan menarikku untuk segera membersihkan diri. Dengan pasti kubuka kain penutup ditubuhku. Semuanya? Iyalah semuanya. Lagian tak ada yang akan melihat. Aku tak mungkin memakai baju yang basahkan? Kalau aku sakit bagaimana? Dihutan ini tak ada rumah sakit.
Gezz
Airnya begitu dingin namun menyegarkan. Segala kepenatanku seakan turut mengalir. Kusandarkan kepalaku di batu besar. Aku memikirkan perubahan sikap daddy ahjusshi terhadapku tadi. Dan kenapa juga aku harus bermimpi begitu menyeramkan. Perkosa itu apa sih? Kenapa orang yang dimimpiku meneriakkan kata perkosa. Kubenamkan lagi kepalaku kedalam air. Bayangan mimpi itu kembali datang
Hap
Segera kusandarkan kepalaku lagi sebelum napasku tak berhembus dibawah sana. Dengan rakus kuhirup oksigen yang segera memenuhi paru-paruku.
Ya tuhan orang itu siapa sih? Kenapa terasa sangat familiar. Tuhan kalau memberikan mimpi kepadaku, mimpinya yang indah-indah saja atau paling tidak jangan mimpi yang nanggung apalagi bersambung. Akukan pusing jadinya.
Tapi aku juga kenapa jadi aneh begini yah. Apa sebelumnya kami pernah bertemu. Tapi aku tak bisa mengingatnya. Jangan sok pernah mengingat lah lee sungmin kau saja suka melupakan hal kecil apalagi hal yang penting.
Masa lalu. Ku akui aku tak punya masa lalu. Maksudku aku lupa akan masa laluku. Saat teman yang lainnya menceritakan masa kecilnya aku hanya bisa diam mendengar. Apa yang aku punya? Aku terbangun disuatu pagi disebuah ruangan yang menjadi kamarku. Seorang laki-laki paruh baya tersenyum padaku. Yeoja paruh baya masuk dan membawakan nampan berisi bubur. Mereka tersenyum ramah kepadaku. Dan tiba-tiba pintuku terdobrak dan terlihat namja seusia ku yang asyik memakan es krim banananya memandangiku sambil turut tersenyum. Mereka adalah keluarga eunhyuk. Seakan – akan hidupku dimulai hanya dari saat itu. Sedangkan sebelumnya aku tak memiliki ingatan apapun. Apakah itu hal wajar?
Lee ahjusshi pernah mengatakan bahwa kedua orang tua telah meninggal. Aku sedih mendengarnya. Katanya aku tak memiliki saudara. Namun kenapa hatiku menolak ucapan itu. Ah hidupku rumit sekali.
Dan baru beberapa saat Taemin menarikku masuk kedalam hidupnya. Aku menyukai anak itu. Tapi sayang appanya benar-benar sangat menyebalkan. Mau kuberi tahu satu rahasia? Sepertinya aku mulai menyukai daddy ahjusshi. Sebenarnya bukan rahasia lagi sih soalnya eunhyuk juga mengetahuinya. Ah iya aku lupa kalian juga sudah tau kan. Kami sempat membuka sesi curhat-curhatan saat ku sakit dulu. Tapi aku merasa tak layak mencintai daddy ahjusshi. Siapa aku? Aku saja tak tau asal usulku. Mau kubeberkan perasaanku sekarang?
Aku senang terjebak berdua dengan daddy ahjusshi disini. Jauh dilubuk hatiku aku ingin menarikan hula-hula saking bahagianya. Tapi sayang bahkan sebelum rasa ini terbalas aku harus gigit jari mendengar rencana pernikahan daddy ahjusshi dengan victoria seonsaengnim. Aku iri dan cemburu dengan vic seonse tapi kenapa aku tak bisa membencinya yah.
Cho Kyuhyun. Hatiku berdenyut nyeri saat nama itu terucap dibibirku. Makanya aku lebih memilih memanggilnya daddy ahjusshi. Nama itu seakan menyimpan luka. Nama itu membuatku ingin berteriak kesakitan karena denyutan tak tertahan. Sudah berulang kali aku mencari tahu tapi tak pernah ada jawaban. Tuhan juga rupanya sudah bosan untuk menjawab pertanyaanku. Membiarkanku mencari sendiri jawabannya.
Meski aku terluka akan namanya tapi hatiku juga bahagia melihat raut tampannya. Hanya orang buta yang mengatakan daddy ahjusshi tidak tampan. Aku memang Lee Sungmin yang bodoh, yang mudah tertipu bahkan kekanakan. Tak ada alasan daddy ahjusshi bisa menyukaiku juga. Melihatku saja dia akan berteriak kesal apa salahnya sih wajahku. Kata orang-orang wajahku yang mengandung anti aging ini sungguh imut dan lucu. Aku bangga sih mendengarnya. Tapi daddy ahjusshi malah tak melihatnya.
Balik lagi ke mimpi. Akhir-akhir ini aku sering bermimpi aneh. Gang sempit , rumah gelap, teriakan kesakitan, amarah, danau, ah dan lainnya. Mimpi itu terus menjalin sebuah cerita. Tapi sayangnya mimpi itu hanya sebuah siluet saja. Aku tak bisa melihat secara jelas. Apa yang dilakukan oleh mereka. Mereka? Iya lah karena dimimpiku selalu saja ada dua orang itu. Yang aku herankan adalah kenapa nama daddy ahjusshi yang disebut. Ah iya ada yang ingin menjelaskan padaku, perkosa itu apa sih? Sudah beberapakali aku mendengr kata perkosa dalam mimpiku. Mau tanya eunhyuk nanti dia nanya terus. Tapi aku harus cari tahu nanti. Tenatang mimpiku dan juga tentang Cho Kyuhyun.
Sedang asyik termenung tak sengaja ku melihat sebuah kain yang mengalir didekatku. Kupandangi kain itu. Berwarna pink. Kepala bunny. Gambar hati kecil. Benda berbentuk segitiga itu terus melaju mengikuti aliran air. Aku diam. Sepertinya aku mengenal benda itu. Tapi dimana yah?
Ku edarkan pandanganku. Aku melihat pakaianku yang kutaruh disalah satu batu besar. Pakaianku masih lengk- MWO? UNDERWEARKU MANA?
" omona!" aku segera mencoba mengambil Uwku yang hanyut. Mungkin karena yangberhembus makanya membuat uw ku terjatuh dan hanyut disungai ini. aku terus berusaha mengambil uw ku yang hanyut. Namun air seakan menipuku. Dengan refleks aku pun berteriak.
" HUWAA~~ DADDY AHJUSSHI TOLONG!"
Sadar akan teriakanku ku tepuk dahiku pelan. Bodoh sekali diriku. Memanggil daddy ahjusshi sedangkan keadaan ku yang tanpa busana seperti ini.
Kuedarkan kembali kepalaku. Sesekali kudengar sayup suaramemanggil namaku. Omona bagaimana ini. daddy ahjusshi segera sampai. Tanpa pikir panjang ku robek daun pisang disampingku kusampirkan ke bawah pinggangku. Menutupi my angry bird. Segera ku kembali mencoba mengambil uwku yang hanyut. Dan tak beberapa lama ku mendengar suara tawa yang menyebalkan.
Daddy ahjusshi pasti menertawakan keadaanku. Menyebalkan.
Flashback of
"mommy~ daddy~ hiks" tangis taemin terus saja terdengar pilu. Membuat yang mendengarnya turut merasakan kesenduan yang dialami gadis kecil itu. Eunhyuk terus menggendong gadis kecil itu. Di tak menyangka idenya bisa berakibat seperti ini.
" nyet unnie, kasihan daddy ama mommy dicana. Pasti meleka kelapalan. Kedinginan. Digigit nyamuk. Huweee nyet unnie, mimin lindu ama meleka" taemin menenggelamkan kepalanya kepundak eunhyuk. Menangis tersedu disana. Eunhyuk hanya mengelus rambut taemin menenangkan.
Sementara itu victoria terlihat menunduk saat mata siwon dan kibum menatapnya intens. Semalam dia telah menceritakan beberapa poin penting.
" jadi siapa vincent yang kemarin seonsaengnim sebutkan? Apa ada hubungannya dengan sungmin dan kyuhyun hyung" tanya kibum
" kalian tak perlu tau. Yang terpenting temukan mereka. Aku khawatir kalau dia sampai melakukan hal yang tak terduga" kata victoria.
" dia siapa yang seonsaengnim maksudkan?" tanya siwon
" aku tak bisa mengatakannya. Kibum , siwon ku mohon temukan mereka. Ini demi masa depan taemin. Aku tak mau hidup taemin kembali terlunta. Biar bagaimana pun taemin berhak mendapatkan hidup seperti keluarga lainnya" kata victoria
" bukankah kau ibu kandungnya taemin?" siwon melontarkan pertanyaan mendengar ucapan victoria yang begitu ambigu.
" apa jangan-jangan sungmin benar ibu kandung taemin. Benar bukan?" kibum melontarkan pertanyaan yang cukup serius itu. Victoria memandangi kedua anak didiknya itu. Dia bingung jawaban apa yang akan diberikan kepada muridnya itu.
" baiklah. Akan aku ceritakan semuanya"
.
.
.
kini kyuhyun dan sungmin tengah duduk diperapian berdua. Akhirnya dengan susah payah kyuhyun turut andil dalam pencarian uw sungmin sungmin. Dan kini dengan bertelanjang dia duduk kearah perapian yang susah payah dibuatnya. Bajunya yang basah dijemur. Sungmin turut duduk disampingnya dengan berpakaian lengkap. Tak ada percakapan saat itu. Suara binatang malam lebih mendominasi.
" sungmin, siapa kau sebenarnya?" kyuhyun bertanya pada sungmin namun matanya hanya menatap lurus kedepan.
" aku? Ya lee sungmin lah daddy ahjusshi. Masa daddy ahjusshi lupa sih. Atau jangan-jangan penyakit lupa minnie menular di daddy ahjusshi. Ah mianhe"
Sret
Kyuhyun menarik tangan sungmin. Pandangan keduanya terkunci. Saling menyelami. Kyuhyun tak ubah merubah arah namun malah mendekat memutuskan jarak. Desah napas mereka terhembus dan bisa dirasakkan dikuduk keduanya. sungmin mengerjapkan matanya memandang bingung. Namun kedua pipinya memerah. Apalagi dengan keadaan kyuhyun yang bertelanjang dada membuat sungmin bisa merasakkan gesekan kulit halus dari tubuh kyuhyun. Sekuat tenaga dikepalkannya kedua tangannya menahan suatu kejutan yang menerpanya. Benda kenyal itu menempel dibibir plumnya. Matanya melotot menyaksikan bagaimana jarak itu benar-benar hilang. Bibir keduanya telah bersatu. Sedikit rontaan di berikan sungmin sebagai respon penolakan. Namun tangan kyuhyun meraih tengkuk sungmin menahan rontaan agar ciuman itu tak terlepas. Dengan lemah sungmin bersikap pasrah mana kala menyaksikan betapa kyuhyun menciuminya dengan lembut. Tak tergesa-gesa namun dalam dan menghanyutkan. Matanya turut terpejam. Ketulusan bisa dirasakan olehnya. Lidah kyuhyun kini melilit lidah sungmin. Suara kecapan kini berlomba melawan dengan desiran angin dan hewan malam. Benang-benang saliva itu menetes ketanah. Entah waktu keberapa yang berdentang tak membuat kyuhyun melepaskan ciumannya. Dengan pelan dibaringkannya tubuh sungmin ke tanah rerumputan ini. ciuman mereka semakin intens. Wajah sungmin memerah total. Kyuhyun tak memberikannya waktu untuk menghirup oksigen. Dengan kuat dipukulnya dada dan lengan kyuhyun meminta kebebasan bernapas. Namun kyuhyun tak bergeming. Dia seakan hanyut dalam dunia lain. Tangannya kini mengelusi lengan sungmin. Dan sungmin akhirnya bisa bernapas bebas karena ciuman kyuhyun kini turun kelehernya. Diraupnya oksigen sebanyak yang ia mampu.
'nggh' desahan itu keluar saat kyuhyun memberikan kecupan mesra di leher mulus sungmin. Sebuah tanda merah keunguan tercetak disana. Kyuhyun menyeringai melihat karya nya. Tangannya kini semakin turun menjamah daerah dada sungmin. Digenggamnya lalu di berikan sedikit pijatan. Sungmin mengejang merasakan sentuhan kyuhyun kali ini
" ahh.. kyu~ lepaskan aku arggh. Appo~ appo~"
" diam brengsek. Nikmati saja. Sial! Hole mu benar-benar sempit."
"ARGGGHHHHH"
" berhenti berteriak sialan. Ternyata kau masih perawan. Kupikir single hole mu ini telah banyak yang menjamahnya."
" ngghh~ arggh... appo~ hiks"
" menangis sesukamu. Aku tak peduli. Gila! holemu mencengkram erat memberku. Nghh"
"kyu` ku mohon le arggh~ paskan aku.. nggh~ ngh ahh"
" peduli setan dengan mu. Semua ini tak sebanding dengan penderitaanku ditinggal olehmu, monster sialan."
"KYU LEPAS ARGGGGHH~"
"Hiks lepas hiks lepaskan aku hikss"
Kyuhyun terhempas seketika saat kesadarannya datang. Sungmin meringkuk menjauh. Airmatanya menetes.
" apa yang aku lakukan " kyuhyun mengacak frustasi surai coklat madunya. Dia kelepasan. Tadinya dia hanya ingin menciumi sungmin untuk meyakinkan dirinya bahwa sungmin dan vincent adalah orang yang berbeda. dia ingin membuat penyangkalan. Tapi kini dia malah menyerang sungmin. Dia tak bisa mengendalikan dirinya. Sedangkan sungmin disana menangis bukan hanya karena mendapat pelecehan dari kyuhyun. Tapi sekelebat bayangan tadi membuatnya ketakutan. Kenapa orang yang dibayangan tadi seperti kyuhyun. Dan dia ingat mendengar nama kyuhyun disebut. Apa kyuhyun terkait dengan semua mimpi dan bayangan yang menghantuinya.
"KATAKAN PADAKU LEE SUNGMIN. KAU LEE SUNGMIN HANYA LEE SUNGMIN" teriak kyuhyun panik. Dia butuh sebuah penguatan untuk penyangkalan dari semua yang terjadi ini.
" AKU MEMANG LEE SUNGMIN. DADDY AHJUSSHI. KENAPA KAU MELAKUKAN ITU PADAKU. KENAPA HIKS KENAPA DADDY AHJUSSHI MENYENTUHKU HIKS KENAPA DADDY AHJUSSI? KENAPA ? DADDY AHJUSSHI JAHAT. AKU BENCI DADDY AHJUSSHI" sungmin menangis kencang. Dia tak suka diperlakukan seperti ini terhadap kyuhyun. Kyuhyun mendekat. Memeluk erat. Ada rasa kasihan juga mendapati sungmin yang begitu terluka akan sikapnya.
" mianhe sungmin. Jeongmnal mianhe. A-aku tak tahu kenapa bisa lepas kendali begini. Kumohon maafkan aku. Aku janji tak mengulanginya. Mulai sekarang aku akan bersikap baik terhadapmu. Jangan membenciku. " kyuhyun berujar tanpa sadar airmatanya mengalir. Sungmin dalam dekapan kyuhyun hanya mampu mengangguk.
" berjanjilah satu hal padaku. Kau adalah lee sungmin. Apa kau bisa menjanjikan itu padaku?" tanya kyuhyun. Sungmin yang tak mengerti hanya mampu mengangguk.
'setidaknya sampai aku tau siapa kau sebenarnya lee sungmin '
Ya kyuhyun terlalu bodoh . dia terus menyangkal hati kecilnya. Membuat beribu penyangkalan dengan mengabaikan satu fakta. Bahwa kebenaran tak pernah ada sanggahannya.
oOoOoOoOoOoOoOoOo
TE~~BE~~CE~
Annyeong~
Blue baru bisa datang membawa chap ini sekarang. Blue terharu ada yang kangen dengan ff blue. Ama blue gak dikangenin nih :3
Jujur blue gak pede ama chap ini. karena tak mau ff ini terbengkalai mungkin blue akan memajukan alurnya lebih cepat. Adegan akhir itu anggap saja blue lagi kerasukan sehingga jadi kata-kata diatas yang aneh dan gk ada kecut-kecutnya hahaha.
Sebelum-sebelumnya memang blue menitik beratkan ama hubungan sungmin-taemin. tapi mulai kedepan hubungan abstrak kyuhyun –sungmin dimulai. Kenapa abstark? Karena Cinta mereka itu rumit dan sulit. tak bisa dilihat dengan kasat mata. Dan gak tau kenapa pengen buat kyuhyun tau identitas sungmin.
Ah iya blue orangnya labilan. Makanya ff nya turut labil hahaha Yang tanya soal sungmin itu vincent atau bukan jawabannya ada diatas. Ada yang mau tau soal VINCENT? Baca chap depan yah...
Kamsahamnida buat yang sudah baca, review, favorit, follow terlebih buat readerdeul yang sudah menagih lewat PM dan FB. Saya akan usahin chapter depan lebih baik dari chapter ini. ^_^
Juga terima kasih buat yang sudah baca " Kyunnie, aku mau bilang" dan juga " Chagiya, ayo kita putus~". Saya jadi suka bikin oneshoot hehe.
Kebanyakan bacot saya. Pay pay all
Big Thanks Buat :
Bebek/min/Cho Hyunmin/AnotherGirlinAnotherPlace/feby3424/meotmeo t/AnjarHana137/Ria/mihi/YcKyu/Babyming/minoru/cho miko/Sari nayolla/Theana/AdeKyuminJoyer/winecouple/sissy/tuk angbaca/ajidkyumin/cywelf/fariny/santiyanifebby/Ch o MinHyun/wydaJoyer/ammyikmubmik/laurarose14/IwasADr eamer/rearelf/minniekyumin/angelakirari137/ChanMoo dy/zi'pumpkins/sitapumpkinelf/deviyanti137/zahra amelia/riika/hyuknie/fonami-kyuminelf/KeylaHBMalik /ZebriJoy/HeeKitty/YefahJoyerCloudsomnia/Anik0405/ UruruBaek/leefairy/annieChangminnie/NyChoEvil/dana ctebh/abilhikmah/olive1315/SnowyMochi/pumpkinspark yumin/gracegrace9026/runashinee88/onlylovehenrylau /mikanELF/AutumnCrocus21/IAmELFAndJoyer/ALL-GUEST
Taemin : cilahkan di lipyu unnideul, oppadeul, readerdeul ^^.. calanghaeee 3
SungTaeBlue: lipyu pwisss! *kedip-kedip *aegyo power attack^^
Kyu : *Die
See you in next chapter ^^
South Sulawesi, 26 Oktober 2013. 20:15
Sign
** BLUE **
