Chapter 10! Yey~! Akhirnya saya bisa melanjutkan fanfic gaje + banyak typonya ini :'). Terima kasih atas dukungannya! Sei chan sangat bahagia karna dapat banyak penggemar padahal masih pemula '3')/ Sekali lagi arigatou (/w)/
~!FLASHBACK!~
"Oi, jangan penting kita akan liat videonya sekarang"
"…pliss jangan"
"Nggak ada jalan kabur~ Ene~"
"Ok kill me now…"
~!END OF A FLASHBACK!~
Ene yang biasanya ceria murung! Wow! Ene berhasil mengubah sejarah! #ditendang Ene
"Sekarang, ayo kita saksikan~"
"….."
FILM
"what? Dimana saya?"
"Oh, hei, Enemoto san~"
"Eh? HARUKA?!"
"Kenapa kau langsung berteriak? Apa ada sesuatu?"
"(Seingatku saya dikasih nightmare eye sama Ali… kok nggak ada yang berubah…) ah, nggak apa-apa"
"Hmmm… ya sudahlah"
"(Tunggu! Ini kesempatanku untuk menyatakan cintaku!) Ah! Haruka! S-sebenarnya aku…."
"Ah! Takane san! Perkenalkan, paca baruku! Namanya Ayano!"
"….. WHAT?!"
"Sebenarnya saya sudah lama suka dia, dan kita sudah lama pacaran!"
Jantung Ene terasa ditusuk 10000 paku berkaat habis diasah dan digoreng(?).
"E-eh? T-tapi….."
"Saya juga sudah tau kau menyuakiku kok, tapi saya harus menolakmu~"
"WHAT?! WHY?!"
"Kau sangat aneh~ dan kau selalu menyiksaku. Kau bahkan pernah mendengar memakai headset yang nggak kesambung dengan hpmu~"
JLEB….. Suara tusukan yang berada di hati Ene
"kau bisa berpacaran sama orang yang sudah lama suka sama kau, Enemoto san~"
"What?! SIAPA?!"
"Tuh!"
Terlihatlah cwo berjaket merah dan bergaris putih yang langsung lari ke arah Ene
"Ene cayank(?)! Pergi jalan-jalan yuk~"
"HOEK! HIKINEET PACARAN SAMA AKU?!"
"Idih~ kok tiba-tiba jaat sich~"
"ALAY! MATI!"
"Ene cayank, nggak enak badan?"
"DIAM LO HIKINEET YANG MENJIJIKAN! MENDING LO NIKAH SAMA COCACOLA SANA!"
"Apa yang kau bicarakan kita udah cerai~"
"WHAT?! CWO JABLAY! MENJAUH DARIKU!"
Tiba-tiba, muncul ayahnya Ayano(?) yang make lipstick(?)
"Yayank~ nanti pergi kemana~?"
"WHAT?! KOK LO MAKE LIPSTICK SIH?!"
"Apa yang kau bilang, ini udah kebiasaanku~"
"JANCOK! OM OM TUA NYURUH PACARAN SM GW!"
"Takane san, kok complain orang? Lihat dong diri sendirimu dulu"
"Eh…."
Dia langsung melihat tubuhnya. Dan ternyata….
"OY! KENAPA INI?! KENAPA GW MAKE LIPSTICK, HAK TINGGI LAGI?!"
"Karna kau kalah permainan tembak-tembakan sama aq~"
"HOEK! KELUARKAN SAYA DARI SINI!"
"Keluar ke mana, Enemoto san~?"
"AYANO! KENAPA KAU SATU-SATUNYA ORANG NORMAL DISINI?!"
"Eh, apa maksudmu~? Sebenarnya saya punya rahasia desu~"
"A-apa itu…"
"Sy botak desu!"
Ayano langsung melepas rambutnya(?) sambil tersenyum
"JAAAAANCOOOOOOOOK!"
Lalu, tiba-tiba dunia berputar-putar(?)
"GEMPA! GEMPA OY!"
"Yayank Ene~ jangan teriak-teriak donk~"
"GW EMANG TAKUT SM GEMPA, TAPI LEBIH TAKUT KALAU OM-OM HENTAI MENYURUHKU PACARAN!"
"Idih~ yayank Ene nakal~"
"TINGGALKAN AKU SENDIRI!"
Tiba-tiba, air terjun pu langsung melanda
"TSUNAMI!"
"OY ADA APA DENGAN TEMPAT INI HAH?! KOK SEKOLAH KITA MENJADI TEMPAT BENCANA?!"
"Yayank~ selamatka aq dai hatiq~"
"HOEK! SINTAROU KOK LO JADI GEER?!"
"Gw kan memang begini~ lebay ah~"
"APA INI?! HAREM ORGIL?! LAMA-LAMA SAYA JADI ORGIL JUGA!"
"apa yang kau maksud, enemoto san~"
"GW DIHAREMIN HIKINEET DAN OM OM TUA! MEREKA ALAY LAGI"
"Sebenarnya, Enemoto san, ada yang harus saya bilang sama kau…."
"A-apa…."
"Gw ini banci lho~"
"NOOOOOOOOO!"
Habis itu, dia pun ketindis(?) runtuhan tebing sekolah dan akhirnya, sadar di dunia nyata
END OF A FILM
"AYANO NEE BOTAK?!"
"Ene san….. mimpi burukmu sangat ga jelas banget….."
"Tinggalkan gw sendiri…"
"Sebenarnya, saya megerti perasaan Ene…. "
"I pity you…."
"Diam…"
"Hp gw….. berkorban Cuma untuk film ga jelas ini yang tiba-tiba saya jadi alay dan mecintai Ene…. Saya rasa sym au muntah….."
"Oy, ini siksaan nerakaku. Emang kau punya siksaan neraka nggak buruk juga?"
"…diam…"
"Jadi~ apa sudah direkam, Kano?"
"eh? Ah iya…"
"Coba liat"
*Setelah liat*
"Yosh! Ini sudah bagus!"
"Saya mempunyai ide, Lia"
"Hmmm? Apa itu?"
"mengpublish semua video ini e youtube"
"JANGAN!"
"NOOOO!"
"APA SALAH HAMBA INI?!"
"husss… kenapa ya, banyak orang disini, yang berteriak?"
"Karna mereka habis keluar dari rumah sakit jiwa dan membuat grup?"
"Hmmm…. Jawabanmu masuk akal, Lia"
"Tee hee~"
"KITA INI JADI GEER KARNA KEDATANGAN KALIAN TAU!"
"Oh~! Jadi kedatangannya kita special gitu? Ah! Terharu banget!"
"Kalian mendapatkan pujianku. Bersyukurlah karna nggak banyak yang menerima pujianku"
"NGGAK BUTUH!"
"Ah, nggak usah malu-malu"
"….. Grup ini ancur…"
"Iya…. Trouble sister memang melakukan pekerjaannya dengan baik"
"Hmmm~ kalian berkata sesuatu~?"
"Nggak…nga ada…."
"Saatnya kita bermain lagi~"
"Heh? Besok saja, Lia"
"Jangan desu~ besok kita akan melanjutkan permainan kita desu~!Karna masih banyak orang~"
"Baiklah…"
"Tunggu… mereka mau datang lagi besok?"
"Aw sial…. Padahal besok gw kira akan berakhir…"
"Apa salahnya kita sampai-sampai ini terjadi…."
"Simple aja, besok gw nggak datang ke sini"
"Oh iya, bagi yang nggak datang besok, nanti….. nggak aka nada yang tau tentang keberadahannya kalian… hihihihi~"
" *Gulp*…"
"We are screwed"
"Yeah…"
"Sampai kapan gw terperangkap disini, Sei chan?"
"tee hee~ nggak tau juga~"
"….."
"Jadi~ siapa yang mau bermain lagi~"
*nga ada yang menjawab*
"Kalau begitu, Kano~"
"WHAT?! ME?! NO WAY! gW NGGAK BERKATA APA-APA!"
"Tapi~ sy penasaran apa mimpi burukmu~"
"HELL NOOO!"
"Kalau kau nggak mau, saya akan pilih yang lain deh~"
"TIDDAAAAAK"
"KANO AJA!"
"GW MASIH PENGEN IDUP!"
"GYAAAAH!SNACKKU ILANG!"
"…kalian ini….."
"Gw akan menghargai jasamu sob"
"Ada orang yang bilang kalau kucing mempuyai 9 nyawa"
"APA HUBUNGANNYA"
"Matamu seperti kucing. Jadi mungkin nyawamu seperti kucing juga"
" "Seperti kucing" NDASMU! GW MANUSIA!"
"Hei~ ayo cepat mulai~"
"….. ampuni nyawa hamba…."
"…. We salute Kano…"
"Kano, baru kali ini saya menerima jasamu"
"Kido chan…. Baru kali ini juga sebenarnya saya nga mau memberi jasa….."
"Tenang saja…. Saya sudah membuat kuburan dan memesan tempat kau dikubur"
"…"
"Oy, buruan nih. Hari sudah mau sore"
"Kano san~ diharapkan untuk cepat~"
"….baik….."
Dan setelah Ali memakai kekuatannya, Kano mencakar-cakar(?) tembok sambil berteriak. Habis itu dia gigit meja(?) habis itu membelah meja dengan karate (?). Dan seperti yang dilakukan Hibiya dan Shintarou, dia guling-guling dilantai. Tapi sebelumnya, dia ngesot dulu(?)
"….tuh kan dia seperti kucing"
"….iya…"
"Kucing penyelamat…"
"Kucing geer penyelamat…."
Mereka pun menjuluki Kano begitu. Kucing geer penyelamat sambil sweatdrops. Sedangkan Lia dan Ali seperti menikmati apa yang dia lihat sekarang.
Yahoo~ chapter 10 selesai! Nyahahaha~ sekarang saya udah berlangganan listrik lho~ jadi ene bisa datang kesini lagi~
Ene: ….
Me: Kenapa Ene?
Ene: Mati
Me: WHAT?! WHY?!
Ene: siksaan nerakaku….
Me: JAHAT! Ini kan perintahnya pembaca!
Ene: masih tetap saja…
Me: …. Ya sudah! Ditunggu ya, chapter 11nya! Dan ingat! No review means no chapter! Bye!
