~* Little Sweet Heart *~
KyuMin Fanfiction
©AlisyaRamadhani
Rate : T
Warning : Typo(s), Gaje, BL, BoysxBoys, Yaoi
.
DON'T LIKE DON'T READ!
.
Chapter 11
.
"SUNGMIN!"
Kyuhyun berteriak kencang. Tak memperdulikan beberapa orang yang tengah menatapnya aneh, namja jangkung itu mendudukan kembali tubuhnya di kursi taman tempatnya meninggalkan Sungmin tadi. Kyuhyun meremas kuat rambut Brunette-nya. Apa yang harus di lakukannya sekarang?
"Ming.. Shhh.. kau di mana?" lirih Kyuhyun. Namja tampan itu lalu mendongak. Kedua mata nya kembali menyusuri daerah di sekitar nya. Berharap kedua Obsidian-nya mendapati se-sosok bocah mungil yang sendari tadi di carinya. Tetapi nampak nya namja penyuka game itu harus menelan dalam-dalam keinginannya. Bukannya menjumpai Sungmin, namja tampan itu malah hanya mendapati tatapan sinis dari orang yang -mungkin- merasa terganggu ketika ia berteriak tadi.
Kyuhyun menghela napas. Namja Jangkung itu lalu beranjak berdiri lagi. Berdiam diri tak ada gunanya. Kyuhyun mulai melangkahkan kaki nya. Menyusuri Kebun Binatang yang sangat luas itu untuk yang kedua kali nya. Sampai akhirnya ia menemukan sosok bocah kecil yang sedang berjongkok di depan kelinci putih kecil. Kyuhyun mempercepat langkah nya.
"Ming! Astaga.." Kyuhyun berujar sambil mengangkat tubuh mungil iku kedalam dekapannya. namja tampan itu lalu mengangkat dagu Sungmin. Memperhatikan dengan seksama wajah imut polos yang tengah menatapnya polos. Ia harus memastikan Sungmin baik-baik saja.
Sungmin mengerjab. "H-hyung!"
"Apa kau baik-baik saja? Ada yang sakit?" tanya Kyuhyun khawatir. Tidak memperdulikan ucapan Sungmin tadi.
"Hyung!"
"Apa? Mana yang sakit?"
Sungmin mengerucutkan bibirnya. "Minnie tidak baik-baik saja, hyung!"
Kyuhyun menghela napas. Menyadari bahwa ia terlalu berlebihan. Lalu namja tampan itu kembali mendekap erat tubuh mungil Sungmin. "Sudah ku katakan kan, Jangan kemana-mana!"
"Kyunnie hyung lama!" bantah Sungmin sebal.
"Hei!" Kyuhyun melepaskan pelukannya. Lalu kembali menyentil kening dengan jari telunjuknya. "Sudah berani membantah eoh?" tanya Kyuhyun kesal. "Kau tidak tahu bagaimana aku mencari mu tadi! Aku berkeliling bukan hanya sekali untuk mencari mu.. dan kau? malah bermain dengan kelinci bodoh itu di sini." ujar Kyuhyun sambil menunjuk makhluk kecil putih yang sibuk memakan wortel, dengan dagunya.
Sungmin mengerjab. "Benarkah hyung?"
"..."
"Hyung?"
"..."
"Kyunnie hyung marah?" tanya Sungmin. "Hyung~" Sungmin mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun dan membenamkan wajahnya di sana. "Hyunggg~ Maafkan Minnie.." rengek Sungmin.
Kyuhyun tidak merespon. Ia tidak boleh gentar kali ini. Bagaimana pun Sungmin harus di hukum agar suatu saat tidak seperti ini lagi.
"Hyung~ Maafkan Minnie nde? Tadi Minnie menunggu Kyunnie hyung kok! Tapi karena Kyunnie hyung lama, Minnie bermain bersama Bunny dulu.." ujar Sungmin menjelaskan.
Kyuhyun menghela napas. Selalu seperti ini. Tak tega juga marah lama-lama dengan Sungmin. "Benarkah?"
Sungmin mengangguk polos. "Heumm!"
"Baiklah, ayo pulang." ujar Kyuhyun sambil mulai melangkahkan kaki nya. Masih dengan Sungmin dalam gendongannya.
"Hyung? Ice Cream Minnie mana?"
"Jatuh."
"Jatuh? Eoddie?" tanya Sungmin bingung.
"Tidak tahu." Jawab Kyuhyun cuek.
"Yahhh~" Sungmin melengos kecewa. Ia tidak berani bertanya apapun lagi. Ditambah Mood Kyuhyun yang -sepertinya- sedang jelek. Bocah kecil itu kembali melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun. Kedua Foxy nya mengerjab bosan. Masih terus seperti itu sampai ia mendapati beberapa makhluk kecil putih yang ada di dalam sebuah kandang kecil-kecil yang berada tak jauh dari nya.
"Hyung-hyung!" teriak Sungmin heboh. Tangan mungil nya menepuk-nepuk punggung Kyuhyun memintanya berhenti melangkah lagi.
Kyuhyun berhenti. "Waeyo?" tanya Kyuhyun sedikit sebal.
"Minnie ingin itu hyung!" Sungmin menunjuk 'objek' tadi dengan antusias.
"Ck!" Kyuhyun berdecak. "Apa lagi sih?" tanya nya sambil berbalik dan ikut melihat 'objek' yang di tunjuk Sungmin.
Kyuhyun mengerutkan keningnya.
"Minnie ingin itu hyung~" pinta Sungmin mendayu.
"Kelinci?"
Sungmin mengangguk semangat. "Heumm.. Belikan hyung~"
Kyuhyun memutar bola matanya jengah. "Bukankah kau sudah memiliki banyak kelinci di rumah? Ada Mr Bunny juga kan?"
Sungmin menggeleng. "Ingin lagi." Bocah kecil itu menangkup pipi Kyuhyun dan menatap obsidian Kyuhyun dengan Aegyo attack andalannya. "Jebbaaall~"
"Tidak-tidak! Kau baru saja membeli kelinci kemarin."
"Hyung-ah, jebball~" Sungmin masih menggunakan Aegyo attack-nya. Di tambah dengan kedua matanya yang megerjab polos. Kyuhyun pasti kalah kali ini.
"Aish! Bukankah sudah ku bilang jangan melakukan Aegyo di hadapanku, huh?" sahut Kyuhyun sambil merengut. Kalau Sungmin sudah melakukan jurus andalannya seperti ini, ia pasti akan dengan mudahnya luluh.
"Hyungg~ yayaya?"
"Hanya kelinci saja? Tidak boleh meminta apapun lagi. Bagaimana?"
"Eunggh.." Sungmin menggerung kecewa. "Permen kapas tidak boleh?"
"Tidak."
"Hyung~"
"Atau tidak sama sekali. Bagaimana?"
"Aish, baik-baik. Hanya Bunny." jawabnya kesal. Bibirnya mengerucut maju.
"Haha.. baik.. kajja!" Kyuhyun tersenyum menang lalu melangkahkan kaki nya menuju penjual binatang peliharaan yang berada di samping gerbang utama.
.
oOo
.
"Hae.."
"Hm?"
"Hae tidak ingin mengajak Hyukie ke taman bermain seperti Minnie?" protes namja kecil ber-gummy smile itu.
"Hae sibuk Hyuk.." jawab Donghae singkat sambil membalik lembaran kertas yang tengah di bacanya.
"Sibuk apa? Melihat majalah dewasa milik eomma, huh?" ujar sinis Eunhyuk. Meskipun begitu, mata nya juga ikut memperhatikan majalah tebal yang tengah mempertontonkan beberapa pose wanita dewasa yang sexy.
Namja kecil berusia delapan tahun yang belum cukup umur membaca majalah dewasa itu mendengus kesal lalu menutup majalah nya. "Bukankah Hyukie yang meminta Hae untuk mengambil majalah ini dari meja kerja eomma?" protesnya kesal.
"Ya-yah! Hae kenapa di tutup!" protes Eunhyuk.
"Hyukie yang meminta Hae untuk menutupnya kan?"
"Tidak. Kapan Hyukie bilang seperti itu!" Eunhyuk berujar tidak terima.
"Tadi saat Hyukie meminta Hae membawa Hyukie jalan-jalan!"
"Ish!" Eunhyuk merengut. Ia merasa terpojok kali ini. "Hae menyebalkan! Hyukie benci Hae!" Teriak Eunhyuk sebelum beranjak pergi meninggalkan rumah Donghae.
"Hyukie yang menyebalkan!" teriak Donghae tidak keras. Namja kecil itu mengerucutkan bibir nya. "Kenapa susah sekali sih bilang pada Hyukie kalau Hae mencintai Hyukie!" Dumalnya kesal. lalu menumpuk majalah-majalah yang telah ia curi dari ruang kerja Eommanya dan segera beranjak mengembalikannya.
.
oOo
.
"Ming! Aish!" Kyuhyun menggerang. Ia benar-benar kesal kali ini. Matanya menatap kesal pada Sungmin yang masih berjongkok sambil mengusap-usap 'Hewan peliharaan barunya'. "Ming!"
"Yayaya?" sahut Sungmin. Tetapi matanya masih belum beralih dari hewan imut itu.
"Kenapa kau memberi nama 'Kyu-Kyu' sih?" tanya Kyuhyun sebal.
"Kenapa tidak boleh?"
"Tentu saja! Kau menyamakanku dengan Kelinci, huh?"
"Tidak kok hyung!" Kilah Sungmin sambil mendongak dan menatap Kyuhyun polos. "Minnie memberi nama 'Kyu-Kyu' Karena Minnie suka dengan Kyunnie hyung!" jawabnya antusias.
Kyuhyun mengerutkan keningnya. "Apa hubungannya?"
"Eunghh.. Molla.." jawab Sungmin yang langsung membuat Kyuhyun sweatdrop.Kesabaran Kyuhyun benar-benar sedang di uji oleh makhluk polos yang tengah mengerjab padanya ini.
.
oOo
.
"Tenanglah Siwon-ah, tidak ada yang perlu kau khawatirkan." Ujar namja cantik itu sambil tersenyum lembut. Tangan kanannya masih sibuk mengusap punggung putra sulung nya.
"Eomma," panggil Siwon lirih.
"Hm?"
"Apakah akan baik-baik saja?"
"Tentu saja sayang. Kau hanya perlu berkata jujur dan semua nya akan baik-baik saja." Jawab Leeteuk masih dengan senyum lembutnya.
Siwon hanya mengangguk sekilas. Lalu menghela napas. Mungkin memang cinta konyolnya –menurut Kangin- hanya akan sampai di sini saja. Ia juga tidak bisa terus menggantungkan Kibum seperti ini. Ia mencintai Kibum. Hanya saja mungkin di dalam hati kecilnya ia masih mengharapkan namdongsaeng-nya
Tap.. Tap.. Tap
Suara derap kaki itu menyadarkan Siwon dari lamunannya. Ia mengangkat wajahnya yang semula menundunk. Menatap sang Eomma seolah meminta kekuatan moral. Leeteuk mengangguk sambil tersenyum. Jujur saja itu membuat Siwon sedikit merasa tenang. Ia menghela napas sekali lagi lalu kembali memejamkan matanya. Mianhae Minnie-ah, selamat tinggal.
"Tentu saja Kangin-ah.."
Suara samar-samar itu semakin mendekat. Siwon membuka matanya dan menelan saliva nya gugup. Sekarang ini ia di hadapkan dengan dua orang yang paling di segani di Korea. Tentu saja Yeunghwan dan Hankyung.
"Siwon-ah?"
Suara tegas itu menyapa-nya. Siwon masih dengan gugupnya beranjak berdiri. "A-Appa." Sapanya kikuk. Lalu membungkukan badannya, memberi hormat.
"Tidak usah canggung." Kekeh Hankyung. Lalu menarik tubuh tegap Siwon ke dalam pelukannya. "Bagaimana kabarmu, hm? Sepertinya makanan Jepang cocok denganmu." Candanya lalu menepuk kilas bahuSiwon dan melepas pelukannya.
Siwon hanya tersenyum canggung lalu mengangguk kilas. "Nde Appa," jawabnya. Lalu dengan ekor matanya, melirik sosok baya di samping Hankyung yang masih tak membuka suara. Raut wajahnya dingin dan tegas. Seperti terakhir kali saat Siwon bertemu dengannya.
"Bagaimana kabarmu?"
Siwon tersentak. Meskipun nadanya ramah, tetap saja itu membuat Siwon bergetar hebat. "Gw-gwenchana Halaboejji," jawabnya dengan nada setengah bergetar. Jujur saja tatapan penuh intimidasi yang di layangkan sosok paru baya itu padanya membuatnya kehilangan kata-kata.
"Silahkan duduk,"
Yeunghwan dan Hankyung menggangguk dan memndudukan tubuh mereka hampir bersamaan di sofa besar Mansion keluarga Choi.
"Jadi, ada apa Ahjussi dan Hangeng-ah repot-repot kemari?" Tanya Kangin mencoba basa-basi meskipun sebenarnya ia sudah sangat tau apa yang membuat kedua sosok itu mengunjungi Mansionnya.
Hankyung melirik Yeunghwan sebentar seolah meminta persetujuan yang di balas anggukan dari sosok baya itu.
"Begini," Hankyung menghela napas sebentar. "Kami kemari ingin mendiskusikan perihal pertunangan Kyuhyun dan Minnie tentu saja, dan.."
"Memastikan perasaanmu Siwon-ah," sahut Yeunghwan mengintrupsi Hankyung.
Hankyung berdehem sebentar. "Jadi bagaimana, Siwon-ah?"
"Hm?"
"Apa kau masih mencintai Minnie? Jawab dengan jujur.. pertunangan Kyuhyun dan Minnie harus segera di langsungkan. Ini sudah empat bulan lebih dari waktu yang telah di tentukan. Dan ini sangat melenceng dari Tradisi keluarga Cho."
Siwon melirik Leeteuk sebentar. Memantapkan hati nya sebentar lalu kembali menatap Hankyung. "Aku masih mencintai Minnie Appa,"
Semua yang berada di ruang itu. Menghela napas kecewa. Bagaimana pun ini sudah dua tahun dan Siwon masih belum bisa melupakan perasaannya.
Terlebih sosok namja manis yang sedang bersandar di lemari kaca sedikit jauh dari sofa utama. Namja manis itu menggigit bibir bawahnya. Berusaha sekuat tenaganya untuk meredam isakannya. Lengan kanannya juga ia gunakan untuk menekan bibirnya kuat. Tapi tetap saja..
"Hiks.." isakan itu lolos juga. Tak ingin tersiksa lebih lama, namja manis itu berbalik cepat. Meninggalkan ruangan utama dengan langkah yang ia buat secepat dan selebar mungkin. Ini sangat menyakitkan baginya.
"Hiks.."
.
oOo
.
"Hyung~"
"Hm?" Kyuhyun bergumam. Tetapi namja tampan itu bakan tidak mengangkat ataupun mengalihkan pandangannya pada gadget putih di tangannya yang sedang menampilkan Game kegemarannya.
"Hyung, kenapa KyuKyu dan Bunny suka memakan wortel ya?" Tanya Sungmin sambil mengerjab polos. Tangan kanannya masih ia gunakan untuk menahan salah satu jenis sayuran berwarna orange panjang –wortel- yang sedang di kerat oleh hewan peliharaan barunya –KyuKyu-.
Kyuhyun melengos dan memutar bola mata nya jengah. "Sekarang ku Tanya, kenapa kau suka memakan Ice Cream dan segala makanan manis kesukaanmu, hm?"
"Eunghh.." Sungmin mengerutkan keningnya. Mencoba berpikir. "Karena rasanya enak hyung!"
Kyuhyun kembali melanjutkan permainannya. Ia menarik dan menekuk kedua kaki nya ke atas kursi -duduk bersila-. "Sama dengan kelinci."
"Eh? Sama? Apakah KyuKyu dan Bunny menyukai Ice Cream sama seperti Minnie?" Tanya nya kaget. Masih dengan Polos-face nya.
"Ck! Bukan begitu!" Kyuhyun melengos dan lebih memilih meletakan gadget-nya di atas kursi taman lalu berjalan menghampiri Sungmin yang masih berjongkok memberi makanan Bunny nya. Kyunhyun ikut berjongkok. "Kelinci itu makhluk berbulu yang tidak tahan dengan air ataupun dingin. Sedangkan Ice Cream adalah makanan basah. Kenapa kau bodoh sekali sih!" Kyuhyun menyentil kening mulus Sungmin.
"Minnie bukan makhluk berbulu juga?" tanya nya bingung.
Kyuhyun tergelak. "Tidak bodoh!"
Sungmin mengangguk paham lalu kembali mengusap lembut kepala hewan kecil putih itu.
.
"Ming, kau menginap di rumah Teukie eomma atau ikut dengan ku pulang?"
Sungmin mendongak. "Tentu saja bersama Kyunnie hyung!" Sungmin segera memasukan 'KyuKyu' ke dalam kandang merah muda kecil miliknya dan setelah itu merentangkan tangannya pada Kyuhyun yang beranjak berdiri. "Gendong hyung~"
Kyuhyun tidak memprotes apapun. Ia tetap membuka tangannya dan mebawa bocah mungil itu kedalam gendongannya. Namja penyuka game starcraft itu sudah sangat hafal dengan tabiat Sungmin yang sangat manja dan selalu minta di gendong. Lalu namja tampan itu beranjak meninggalkan taman Mansion keluarga 'Choi' setelah mengambil gadget-nya.
Kyuhyun mengerutkan keningnya saat samar samar ia mendengar suara yang sangat ia kenali dari arah ruang keluarga, keluarga Choi.
"Hyung, ada tamu ya?"
Kyuhyun mengangkat bahunya. Ia semakin mengerutkan keningnya saat melihat Kibum yang berjalan cepat menuju pintu utama. Dan yang semakin membuatnya heran, Kibum seperti orang yang.. menangis?
Kyuhyun semakin mempercepat langkahnya. "Appa?
Semua yang berada di ruang keluarga itu tersentak kaget saat suara Bass Kyuhyun menggema. Hampir dari mereka semua menoleh bersamaan.
"Ahh~ Kyuhyun-ah.." Leeteuk beranjak berdiri dan mempersilahkan Kyuhyun untuk bergabung. "Duduklah Kyu,"
Kyuhyun mengangguk dan ikut duduk bergabung. Ekspresi kaget nya terlukis saat mendapati pria baya yang tengah tersenyum hangat padanya. "Hallabeojji?" Kyuhyun mendudukan dirinya di samping Siwon. "Ada apa ini?"
"Minnie chagi, kau mau kembali kekamar? Biar Eomma antarkan." Leeteuk menghampiri Kyuhyun dan mengulurkan lengannya untuk mengambil alih Sungmin dari pangkuan Kyuhyun. Tetapi Sungmin langsun menggeleng cepat dan semakin mendekap erat Kyuhyun. "Minnie ingin bersama Kyunnie hyung eomma~" rengek Sungmin.
"Sayang.."
"Gwaenchana eomma.. biar Sungmin di sini saja." Kyuhyun tersenyum pada Leeteuk yang membuat namja cantik itu mengangguk lalu kembali mendudukan dirinya di samping Kangin.
"Ada apa ini?" Tanya ulang Kyuhyun. Kyuhyun sedikit melirik Siwon yang berada di sampingnya.
"Aku memang masih mencintai Minnie.. tapi.."
Kyuhyun kembali mengerutkan keningnya saat mendengar Siwon bersuara. Kenapa nama Sungmin di bawa-bawa? Dan apa-apaan ini? Siwon mencintai Sungmin? Namdongsaengnya?
"Tapi aku lebih mencintai Kibum.. Aku sudah memikirnya matang-matang kemarin malam.. dan aku menyadari dua hal." Siwon melirik Sungmin yang masih tampak nyaman dalam pangkuan Kyuhyun. "Perasaan ini salah, maafkan aku.. aku memang terlalu lemah. Aku akan mencoba untuk melupakan Minnie, dia.. dia adalah namdongsaeng kecil ku, tidak seharusnya aku memiliki perasaan seperti 'ini' Maafkan aku Appa.. Eomma.."
Masih tidak ada yang menyahut. Semua masih larut dalam pikirannya masing-masing.
"Dan satu hal lagi, Aku mencintai Kibum.. sangat.."
Leeteuk tersenyum lalu beringsut mendekati putra sulungnya dan memeluknya erat. "Gomawo Siwonnie."
"Ada apa sebenarnya ini? Bisakah salah satu dari kalian memberi tahu ku?" tanya Kyuhyun dengan sedikit keras. Kesal juga dihiraukan seperti ini.
Hankyung tersenyum. "Nanti Appa yang akan menceritakan padamu, Kyu.."
"Baiklah.. sekarang tinggal membahas perihal pertunangan Kyuhyun dan Minnie." Yeunghwan membuka suara.
Kangin mengangguk setuju. "Bagaimana jika minggu depan Ahjussi?"
Yeunghwan tersenyum. "Baiklah. Minggu depan. Aku akan meminta Cullie mengatur semua nya bersama Teukie. Kau bersedia kan Teukie-ah?"
"Tentu saja Ahjussi," jawab Leeteuk sambil tersenyum hangat.
"HAH?" Kyuhyun yang baru saja menyadari arah pembicaraan semua orang berteriak kaget. "Tidak-tidak! kenapa harus minggu depan? itu terlalu cepat, bukankah Sungmin masih terlalu kecil.. dan aku juga harus fokus dengan kuliah ku!" kilah Kyuhyun.
"Tidak ada penolakan Cho!"
Kyuyhyun berbalik cepat saat mendengar suara eomma nya. Dan bisa ia lihat namja cantik yang baru saja datang dan bergabung itu mengulas senyum mengejeknya.
"Tapi Eomma, aku.."
"Cho!"
Kyuhyun terdiam. Wajahnya berubah masam. Ia bahkan tidak berani sekedar mengeluarkan sepatah kata. Disini ada Yeunghwan dan Appanya juga. Ia pasti kalah.
"Siwon-ah, dimana Kibum? Aku tidak melihatnya sama sekali?" tanya Hankyung.
"Kibum?" Siwon mengerutkan keningnya. Ia baru saja menyadari jika istri manisnya belum terlihat sama sekali.
"Aku melihat Kibum hyung berlari dan menangis ke arah pintu utama sebelum aku kesini tadi." sahut Kyuhyun.
Siwon menegang. Lalu dengan kilat namja tampan itu beranjak meninggalkan ruang keluarga Choi dengan tidak sopannya.
Leeteuk menghela napas. "Kibummie~"
.
oOo
.
Kibum terengah setelah berlari cukup jauh dari Mansion Choi tadi. Namja manis itu mengusap air mata nya yang terus mengalir dengan kasar. Lalu ia mendudukan dirinya di salah satu kursi di pojok taman.
Sebuah lelehan kecil kembali mengalir di pipinya saat kilasan memori itu kembali menghantui pikiranannya.
"Hiks.. hiks.."
'Choi Siwon imnida..'
'Aku pindahan dari Seoul sedangkan kau?'
'Kau sangat manis.. membuat ku teringat dengan namdongsaeng ku di Seoul..'
'Maukah kau menjadi kekasihku?'
'Saranghae..'
'Aku sangat mencintaimu. Will you marry me?'
Jeongmhal saranghae..
'Aku masih mencintai Minnie.. Appa..'
"Hiks.."
.
TBC
.
Maaaff kalau masih pendek ya? -,- bawaannya ngantuk mulu kalau lagi ngetik -_-
Bisanya ngetiknya malam sih.. Mianhae..
Mungkin ada beberapa yang saya jawab review nya. Maaf kalau tidak bisa satu-satu ya? *Bow*
.
Ternyata Seohyun baik ya? Gak nyangka
Itu awalnya pengen saya buat jadi penghalang nya hubungan KyuMin juga chingu.. tapi ternyata gak jadi deh, soalnya nanti ceritanya malah makin panjang dan gak kelar-kelar, dan malah akhirnya sih Vic eonni muncul deh :D Bener-bener melenceng/? Dari Plot awal :D
Siapa 'pangeran' jahatnya? Siwon?
Iya, hehehe :D
Sungmin di mana? Di culik?
Enggak kok.. *nunjuk atas*
Kasihan sama Kibum..
Iya, saya juga :( Mianhae Kibum Oppa #plak :D
Ada NC nya ga?
Enggak kayaknya ._. *tampang polos* maaf ya? Lagi tobat mau UN #plak :D
Enggak ada EunHae momentnya?
Ada kok *nunjuk atas* maaf ya kalo cuma secuil :D
.
KyuMin tunangan chap depaaaaann okehh? Ming gedenya juga chap depan, okesip? tapi kalau END nya ya kalau enggak bisa chap depan ya berarti chap depannnya lagi. Miaaannn..
Oh ya, mungkin buat chap depan agak lama. lagi pengen fokus To, UAS, sama Ujian Praktek. tapi pasti saya lanjut kok. Minta doa nya ya chingu-deul? :D
Maaf juga buat Typo, belum sempat ngedit. ataupun kalo misalnya feel nya gak kena. Ini ngetiknya putus-putus, setiap ada waktu ataupun pas malam saya nyicil ngetik sedikit-sedikit, jadi sekali lagi kalau nggak kena feel nya maaf ya..*bungkuk 360derajat/?*
Last, RnR please?
Thanks To :
Trytofindlieta | keykyu | babychoi137 | saycarp | NAP217 | Cywelf | Riyoung17 | 5351 | reaRelf | Heldamagnae | kyumin | AlmiraAzhari | Park Heeni | Phia89 | Cho Na Na | BluelfRose | Kim Yong Neul | Kyuminsaranghae | AegyaCho | snow-drop-1272 | KikyWP16 | Maximumelf | tarrraaa | abihikmah | Lilin Sarang Kyumin | TifyTiffanyLee | Aey raa kms | BabyRiihyun | Cho Meihwa | Reva KyuminElf II | hyuknie | strawberry rae | Ria | sissy | AdeKyumin joyer | wullancholee | Ristinok 137 | joyyyyyy | airi-tokieda | indah-elfii | Yefah | bebek | chokyuri | Ega EXOkpopers | Kyumin joyer | winecouple | GaemGyu137 | minnie kyumin | sha-nakanishi | S-ELF137 | feby-eby12 | Tika137 | pumpkinsparkyumin | Dan para Guest..
