Title: our love
Cast: hunhan, slight kaiso , taeyong Sm rookies , other
Disclaimer: exo milik orangtua mereka, saya Cuma pinjam nama.
bertebaran. Newbie!
Happy reading ^_^
Xoxo high school
"Yo, taeyong ah !"
"Apa ? " kwangmin namja yang memanggil taeyong barusan terkekeh kecil melihat sahabatya yang terlihat berbeda hari ini.
"apa kau bertengkar dengan noona kesayangan mu huh ? wajah mu terlihat kusut, fans mu bisa berkurang nanti .
" diam kau ! " . taeyong menatap tajam kearah kwangmin. Kwangmin menghela nafas.
" aku sarankan kau segera melupakan perasaan terlarang mu itu". Ucap kwangmin serius. Taeyong kerah baju kwangmin sorot matanya sangat tajam , untuk pertama kalinya kwangmin merasa takut melihat tatapan tajam milik taeyong.
" berhenti mencampuri urusan ku, kau tidak tau apa-apa ". Taeyong melepas cengkraman nya kemudian berlalu meninggalkan kwangmin yang terdiam membeku.
Puk
" kau kenapa? Ada apa dengan taeyong ? hansol menatap kepergian taeyong dengan alis terangkat , kemudian menatap kwangmin yang masih terdiam .
" yaa! Hansol menepuk pundak kwangmin .
" yaa, kau mengagetkan ku ! kwangmin mengelus dadanya . hansol mengerutkan keningnya heran. " kau aneh " . ucapnya kemudian berlalu meninggalkan kwangmin.
"tck, dasar " . kwangmin menghela nafas . " taeyong benar-benar mengerikan sedang marah " . gumamnya .
.
.
.
" hun ah, kita mau kemana ? tanya luhan . setelah bel pulang berbunyi sehun segera mangajak luhan pulang bersama mengabaikan suji yang merengek ingin ikut.
" kau akan tau nanti " . jawab sehun. Luhan menatap jalan yang mereka lalui tidak terlalu ramai dan banyak pohon-pohon besar berjejer di sepanjang jalan.
Luhan melihat jam tangan nya. " hun, 1 jam lagi aku harus bekerja, aku tidak boleh terlambat" . sehun melirik luhan sekilas, ia memelan laju mobilnya.
" kau tidak perlu bekerja hari ini"
" nee? Andwae aku sudah membolos kemarin. Tidak mungkin aku tidak masuk lagi aku bisa di pecat" . ucap luhan dengan wajah khawatir .
" aku sudah memberitau bos tempatmu bekerja, kau free hari ini. Aku sudah meminta izin pada bos mu. Kau tidak perlu khwatir " . ucap sehun santai .
Luhan memicingkan matanya. " kau selalu saja berbuat semaumu sendiri". sehun terkekeh membuat luhan mendelik kesal.
" kau sudah tidak kaku lagi padaku hmm ? luhan memalingkan wajahnya. " aku senang ". Sehun membawa tangan nya yang bebas mengelus kepala luhan .
" kau sangat manis jika sedang malu " . lagi-lagi membuat pipi luhan merona panas.
" hun ah, jangan menggoda ku " . cicit luhan mengerucutkan bibirnya .
" hey, jangan memasang wajah seperti itu, kau membuatku ingin mencium mu ". Sontak luhan segera menutup mulutnya.
" kenapa kau menutup mulutmu? Kau tidak mau di cium olehku? Ucap sehun dengan nada sesedih mungkin. Luhan tersadar ia segera menggelengkan kepalanya.
" ani, bukan begitu sehun .. a a ku hanya hanya .. " .
' jadi kau mau aku cium? Tanya sehun geli . luhan menunduk kan kepalanya menyembunyikan wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.
" hahaha " . sehun tertawa membuat luhan terpana melihatnya . sehun yang tertawa sangat tampan . batinnya.
' kau sangat lucu luhannie " . luhan tersenyum ia memalingkan wajahnya menatap kea rah jendela lebih tepatnya pantulan wajah sehun .
.
.
Tidak berapa lama kemudian mereka sampai di sebuah pantai yang terlihat sepi. Suara Desiran ombak menyambut kedatangan hunhan. Setealh keluar dari mobil sehun segera menarik tangan luhan membawa nya mendekat ke pinggir pantai .
Luhan terdiam menatap hamparan air laut di depannya. Rasanya sangat menenagkan mendengar suara desiaran ombak . sudah lama sekali ia tidak pergi ke pantai .
' apa yang kau pikirkan hmm ? sehun memakaikan jacket milik nya membawa luhan ke dalam dekapan nya, dengan tangan yang melingkar di sekitar bahu luhan.
Luhan memegang lengan sehun sedikit mengelusnya.
" gwaenchana ? tanya nya lagi karena luhan tidak kunjung menjawab pertanyaan nya.
Luhan berbalik melingkarkan tangannya pada tubuh ramping sehun . luhan sedikit berjinjit untuk menyamai tinggi tubuhnya dengan sehun . seulas senyum terlukir di wajah cantik nya. membuat sehun ikut tersenyum.
Cup
Sehun melebarkan matanya, tidak menyangka luhan akan menciumnya duluan. Luhan memejamkan matanya , sehun masih menatap wajah luhan sampai luhan melepas tautan bibir mereka.
" nan gwaenchana hun ah ". Luhan mengelus pipi sehun . membuat sehun menutup matanya menikmati sentuhan halus pada pipinya.
Sehun membuka matanya , menatap setiap inci wajah kekasihnya . " kau benar-benar indah lu " . batinnya.
" kenapa ? tanya luhan masih mengelus pipi sehun .
Wajah sehun sedikit menimbulkan rona merah, mengingat luhan yang menciumnya barusan.
Sehun tertawa kecil, membuat luhan menatap sehun dengan alis berkerut .
" kau benar-benar membuat ku gila " lirihnya. Kemudian menarik pinggang luhan untuk lebih dekat , sehun mulai mendekatkan wajahnya . helaan nafas sehun menerpa wajah luhan . luhan tersenyum kemudian mengalungkan tangan nya pada leher sehun.
Chu
" saranghae " . lirihnya . sehun tersenyum ia menarik tengkuk luhan membawa nya pada ciuman panjang yang panas dan manis.
.
.
Sehun tidak bisa menahan senyuman nya , kala mengingat kejadian tadi. Tangan nya yang tidak memegang kemudi, tidak pernah melepas genggaman tangannya pada luhan.
Ia melirik luhan yang memandang keluar jendela dengan wajah masih memerah . sehun tertawa kecil dalam hati. Menurutnya luhan sangat manis dengan wajah merah malu-malu seperti itu.
"Lu, besok aku akan menjemputmu ". Ucap sehun setelah lama mereka terdiam.
Luhan memutar tubuhnya menghadap kea rah samping kemudi.
" tidak perlu sehun, aku bisa pergi sendiri . lagi pula mana mungkin kau menjemputku pukul setengah 6 pagi " . sehun menggeleng .
' aku tidak peduli, jam 3 sekalipun aku tetap akan menjemputmu " . ucap sehun bersi keras. Luhan menghela nafas pasrah. " kau yakin tidak apa-apa ? sehun melirik luhan yang menatap nya khawatir.
' hey, kenapa memasang wajah seperti itu, kau kekasihku luhan . aku memang seharusnya melakukan itu . aku tidak mau kau terlambat lagi dan kang saenm menghukummu lagi " . luhan mengernyit. " dari mana kau tau aku terlambat sampai di hukum kang saem ? tanya luhan penasaran.
" aku tidak sengaja lewat di depan aula , dan mencuri dengar suara kang saem yang menyuruhmu untuk membersihkan aula tersebut dengan dua orang aku tidak tau siapa , tapi bukankah seharusnya kau hanya akan membersih toilet , tapi kenapa sampai kau di suruh membersihkan aula sebesar itu ? tanya sehun bingung. Luhan menghela nafas mengingat kejadian itu.
" dua laki-laki yang kau lihat itu go nam soon dan choi young doo, aku terlambat bangun waktu itu sampai di depan sekolah gerbangnya sudah di tutup, lalu dou itu mengajak ku masuk lewat jalan rahasia . aku sangat gusar waktu itu karena akan ada ulangan matematika jung saem, jadi aku ikut saja dengan mereka. Dan aku tidak tau ternyata jalan rahasia yang mereka maksud adalah dengan memanjat tembok yang berada di taman belakang sekolah". sehun berjengit tidak heran lagi karena itu kelakuan si dou preman SMIHS.
" kau benar-benar memanjat tembok itu ? tanya sehun sedikit ragu. Luhan mengangguk .
" tentu saja, aku tidak mau sampai tidak ikut ujian ". Sehun menatap luhan ragu.
" tentu saja aku tidak bisa memanjatnya sendiri, namsoon membantu ku ia mengangkat tubuhku , kemudian youngdoo juga.
Ckittt
Sehun menghentikan mobilnya secara mendadak membuat luhan sedikit terpental ke depan.
' sehun !"
' diia mengangkat tubuhmu ? tanya sehun horror membayangkan nya saja membuat sehun panas. Pikiran liar memenuhi kepala sehun .
Luhan mengangguk polos, tidak mengerti dengan reaksi sehun.
" yaa, setelah kami berbalik kang saem memergoki kami, dan begitulah sampai akhirnya kami di suruh membersihkan aula " . lanjut luhan .
" kau kenapa sehun ? tanya luhan .
Sehun menghela nafas. " mulai sekarang aku tidak mau tau pokok nya kau harus berangkat bersama ku, supaya kejadian seperti itu tidak terulang lagi " . ucap sehun tegas . luhan mengangguk kaku .
" arraso sehun ".
Tidak sampai 20 menit mereka telah sampai di depan rumah luhan.
"istirahatlah, aku akan bilang pada kai untuk mengganti kan shif mu hari ini" . luhan mengangguk ia melepaskan seal bealt nya , luhan hendak meraih ganggang pintu mobil sebelum sehun menarik tangan nya kemudian mencium bibir luhan.
Sehun mengelus pucuk kepala luhan, mencium kening luhan dengan sayang.
' selamat malam deer " . luhan tersenyum dengar rona merah di wajahnya.
" selamat malam juga, sehun ".
Luhan masih melambaikan tangan nya sampai mobil sehun sudah tidak terlihat lagi .
Luhan berbalik , saat itu juga ia melihat taeyong yang berdiri tidak jauh darinya menatapnya dengan pandangan terluka.
"Ta.. taeyong ah ". Luhan terdiam menatap taeyong yang enggan menatap nya .
" kau dari mana saja? Kenapa baru pulang, kau sudah makan ? tanya luhan beruntun.
Taeyong tidak menjawab ia berjalan melewati luhan, kemudian memasuki rumah sederhana mereka.
Luhan menatap pintu yang baru saja tertutup itu dengan sendu.
" kau benar-benar menghindari noona yongie ". Ucapnya lirih .
.
.
Hampir 1 bulan semenjak luhan dan sehun menjadi sepasang kekasih, hubungan taeyong dan luhan masih sama, tapi akhir-akhir ini taeyong sudah tidak secuek dulu .
.
.
Xoxo high school
"Taeyong ah, kau masih belum berbaikan dengan noona mu ? tanya kwangmin .
Taeyong mendengus. " aku tidak berkelahi untuk apa berbaikan ". Kwangmin berdecak . " apakah dengan tidak menyapa dan berbicara selama sebulan bukan disebut sebagai berkelahi atau sitilah keren nya perang dingin ". Taeyong memutar bola matanya malas.
Taeyong bangkit dari duduk sedikit melakukan pemanasan sebelum menari.
' kau tidak apa-apa ? akhir-akhir ini kau sering menari . bukankah lu noona melarangmu kerana itu tidak baik untuk kesehatan mu. Penyakitmu bisa saja kambuh karena kau terlalu lelah ". Tanya kwangmin khawatir.
' aku tidak apa-apa, di mana yang lain ? kenapa mereka belum datang ?
Ckelek
" anyeong ! maaf kami terlambat " . doyong segera merangkul taeyong menampilkan senyum lebarnya. " tck, seharusnya kalian belajar dengan rajin. Apa kalian tidak bosan selalu mengikuti tes perbaikan setiap kali ulangan " .
" tck, aku tidak seperti mu tuan jenius " . ucap doyong melepas rangkulan nya .
" chaa, sebaiknya kita mulai saja " . ucap jaehyun kemudian segera menyalakan music .
Terdengar suara music mengalun memenuhi raung dance milik xoxo high school .
Ke-enam namja tampan yang terdiri dari taeyong, dooyong, jaehyun, hansol , yuta dan Johnny itu mulai meliukan tubuhnya . sedangkan kwangmin mulai mengambil video ke enam teman nya itu .
(bayangin pas dance practice nya SM rookies yang pas taeyong pakek baju adidas aku lupa judul lagunya, yang pernah nonton video nya pasti tau).
.
.
SM high school
Hun, nanti sore kau tidak ada jadwal belajar dengan sekretaris cho bukan ? tanya kai sambil mengemut permen nya. sehun mengangguk .
" ada apa ? tanyanya dengan mata yang tidak lepas dari layar handphone nya.
"kris hyung mengajak pergi ke vila nya, karena besok libur kita bisa menginap di sana walaupun hanya sehari " . sehun menatap ke arah bangku kris yang tengah bercanda dengan chanyeol dan juga suho.
" apa semuanya ikut ?
" yaa, tentu saja aku juga akan mengajak dyo, kau bisa mengajak luhan ".
Sehun mengangguk . " arraso, akan aku beritau luhan nanti ".
" sehunn, nanti aku ikut pulang denganmu ya " . suji menangkup kedua tangan nya memohon dengan puppy eyesnya.
" tidak bisa, kau tau sendiri aku akan pulang dengan luhan " . suji berdecak kesal.
' ayolah sehun, sekali ini saja . kang ahjusii tidak bisa menjemputku hari ini dia harus mengantar omma ke bandara ". Ucapnya berbohong.
" memangnya bibi mau ke mana? Bukankah dia baru pulang lusa lalu dari itali ? . tanya kai heran. Sehun menatap suji membuat suji gelagapan.
" dia akan ke jepang, ada urusan mendadak . dia baru memberitau ku barusan " . kai mengangkat alisnya sebelah masih tidak percaya dengan ucapan suji.
" baiklah " . ucap sehun membuat kai menatap sehun kesal. " dasar albino bodoh , aku yakin suji pasti berbohong tentang omma nya yang pergi ke jepang" . batin kai kesal. Kai melirik suji yang tersenyum menang karena berhasil membohongi sehun. " dasar bermuka dua " . ucapnya lagi dalam hati, entah kenapa kai sangat tidak suka dengan suji, ia merasa selama ini yang di perlihatkan suji pada orang-orang hanyalah topeng untuk menutup jati dirinya yang sebenarnya. Dan kai tidak menyukai yeoja yang seperti itu. Kai lebih suka yang natural . dan suji bukan yeoja yang seperti itu.
" bukankah kau akan pulang dengan luhan ? tanya kai dengan nada tidak santai. Membuat sehun mengernyitkan keningnya heran, suji melirik tajam kearah kai .
' aku memang akan pulang dengan luhan nanti, aku bisa mengantar suji pulang dulu ".
" kenapa tidak mengantar luhan saja dulu?lagi pula rumah kita kan searah sehunnie " . ucapnya lagi dengan nada manja. Membuat kai ingin muntah mendengarnya.
" aku ada kencan dengan luhan hari ini " . jawabnya membuat suji mengepalkan tanganya kesal. Kai tersenyum miring. " baguslah , kalian kan jarang berkencan karena luhan sibuk bekerja dank au harus kursus dengan sekretaris cho " . suji menatap kai kesal ingin sekali ia memukul kepala kai dengan kamus tebal miliknya.
" kau benar " . ucap sehun tersenyum .
.
.
Di lain tempat tepatnya di kelas 2A .
Kyungsoo dan luhan tengah mengerjakan tugas sejarah mereka .
' apa taeyong masih menghidari mu ? luhan mengehembuskan nafasnya .
" dia masih menjauhiku, tapi dia mulai mau menjawab ku saat mengajak nya berbicara .. yahh walaupun hanya jawaban singkat saja " . kyungsoo mengelus punggung luhan pelan .
" kau tenang saja, butuh waktu lama untuk nya bisa menerima kenyataan kau memiliki kekasih, bagaimana pun juga cinta taeyong sudah terlalu dalam padamu . Tidak mungkin dia bisa mengikhlaskan mu dengan orang lain ". Luhan mengangguk .
" hari ini kau tidak bekerja kan? Luhan menggeleng seulas senyum menghiasi wajahnya.
' hari ini, sehun mengajak ku pergi ke suatu tempat " . ucapnya senang.
" uuuuu, kalian semakin lengket saja . dan aku baru tau sehun benar-benar kekasih yang overprotective " . ucap kyungsoo menggelengkan kepalanya mengingat kejadia tidak beberapa lama ini, saat sehun tidak sengaja melihat luhan dan jonghyun berbicara , sehun dengan tatapan tajamnya menatap jonghyun yang membuat jonghyun langsung saja pergi detik itu juga, apalagi saat chanyeol yang menggoda luhan , bahkan pada sahabat sendiri sehun langsung memukul kepala chanyeol dan menarik luhan pergi menjauh dari kantin. Membuat semua orang menggeleng tidak percaya dengan sikap sehun .
" itu berarti dia sangat mencintaiku " . kyungsoo memutar bola mata nya . 'okee, tapi dia benar-benar membuat semua orang yang berada di dekatmu jadi ketakutan, aku masih mengingat wajah jonghyun waktu itu, aku pikir bergaul dengan youngsoon sunbae membuatnya juga menjadi namja yang pemberani dan manly ". Luhan tertawa . " walaupun dia atlet judo, tapi dia benar-benar penakut , dia hanya bisa berlindung di balik punggung youngdoo dan namsoon oppa".
" kau mulai memanggil youngsoo sunbae oppa ? tanya kyungsoo tidak percaya.
" aku hanya memanggil mereka oppa, kalau sedang ingin saja ". Kyungsoo mendesah.
" padahal aku sudah mengenal mereka dari dulu, tapi tetap saja aku takut jika melihat mereka".
" aah, kai mengajaku pergi ke vila kris sunbae, semuanya juga ikut . apa sehun sudah memberitau mu ? tanya nya antusias. Luhan menggeleng. " belum, aku rasa nanti saat kami bertemu".
" arraso".
.
.
Kriiiiiiiiiiiing !
"Lu, aku pergi duluan ne, kai menyuruhku cepat aku harus mengantar omma kai ke bandara ".
' mmm, arraso . hati-hati kyungie " . kyungsoo mengangguk kemudian segera ke,luar dari kelas menyisakan beberapa murid yang masih membereskan buku termasuk luhan.
Drrt drrt
From: hunnie
lu, aku akan sedikit terlambat . tunggulah di kelas mu .
aku janji tidak akan lama .
I love you 3
Luhan tersenyum , ia segera membalas pesan sehun.
To : hunnie
Arraso
I love you too hunnie 3.
Luhan telah selesai memasukan semua buku nya ke dalam tas, ia sendirian semua nya sudah pulang kerumah masing-masing . luhan menatap foto yang menjadi wallpaper hp nya . foto nya bersama taeyong dan taeyon saat mereka merayakan ulang tahun taeyon di rumah sakit sebulan yang lalu .
' taeyong ah, noona bogoshipo " . ucap nya tersenyum lemah .
Drrt drrt
Luhan mengernyit melihat nama kontak menelponnya, perasaan nya jadi sedikit tidak enak.
" yeobseo ?
" Noona ! kau harus ke xoxo sekarang taeyong bertengkar dengan sunbae di sekolah ".
Luhan langsung berdiri, menyambar tas nya . melupakan sehun akan datang sebentar lagi menjemputnya .
" noona akan ke sana sekarang juga" . ucapnya kemudian segera mematikan sambungan teleponnya.
….
Sehun baru saja keluar dari ruang guru, ia berjalan sedikit cepat tidak mau membuat luhanya lama menunggu, di belakangnya suji yang terus mengekor dengan wajah kesal nya.
" sehun ah, pelanlah sedikit " . ucapnya merengek .
' luhan sudah menungguku , aku tidak mau dia menungguku terlalu lama " . suji menghentakan kaki nya kesal .
Sehun sudah akan sampai di depan kelas luhan, sampai suara pintu di buka cukup keras membuatnya terdiam sebentar. Dari pintu itu luhan muncul dengan wajah terlihat sangat khawatir. Sehun memanggil luhan tapi sepertinya luhan tidak mendengarnya dan malah berlari semakin cepat meningglkan sehun yang terus memanggilnya dan mengejarnya. Suji mengernyit bingung tapi juga senang .
Luhan sudah tidak terlihat lagi, sehun segera merogoh skau blazer nya mengambil handphone untuk menelpon luhan. Sehun mengerutkan keningnya luhan tidak mengangkat telponnya membuatnya khawatir.
' kau kenapa deer ? lirihnya.
" sehun, sepertinya luhan ada urusan. Kita pulang duluan saja ne " . ucapnya memeluk lengan sehun. Sehun melepas rengkuhan tangan suji pada lengan nya .
suji berdecak kesal, kemudian mengikuti sehun menuju mobilnya di tempat parkir.
Xoxo high school
Taeyong ah, ada apa dengan mu ?berhenti . hansol menarik tangan taeyong yang hendak memukul sunbae nya itu.
Hey, kwangmin ah, kau sudah memberitau lu noona ? tanya yuta sedikit khawatir karena taeyong sudah sekali di lerai . namja yang menjadi lawan taeyong juga tidak mau kalah.
" dasar brensek ! berani sekali kau melayangkan tinju pada wajah sunbae mu huh?
" cihh " . taeyong berdecih menatap tajam pada seo dongwoo sunbaenya ." aku tidak akan memukulmu jika kau tidak memulai memancingku dulu " .
" yaaaahhh, kau benar-benar tidak takut rupanya. Kau mau mati ? dongwoo mengangkat dagunya menantang taeyong.
" weo ? kau takut ? apa aku perlu melakukan sesuatu pada noona mu ? ucapnya dengan seringainan nya. taeyong mengepalkan tangan nya .
Bugh
" jangan pernah menyentuhnya seujung jari pun dengan tangan kotor mu itu " . dongwoo terkekeh . " dengar bocah, aku tidak akan melakukan itu jika saja kau dnegan wajah sok tampan mu itu tidak menggoda im lami kekasihku ". Desis nya kemudian menarik kerah baju taeyong.
" aku tidak pernah menggoda nya, dia sendiri yang menggodaku " .
" Kau bercanda, lami bukan yeoja seperti itu ".
Bugh
Taeyong ah ! teriak ke-6 temannya.
"yaa, brensek hentika apa yang kau lakukan padanya ? teriak jaehyun marah .
" hey, aku hanya membalas apa yan ia lakukan padaku " . ucap dongwoo .
Taeyong mengahpus darah yang keluar dari mulutnya, kepalanya sedikit pusing dadanya terasa sakit . taeyong menggelengkan kepalanya berusaha menormalkan penglihatanya yang sedikit memburam.
" sial kenapa harus sekarang " . ucapnya meremas dadanya yang semakin sakit. Perlahan nafas taeyong semakin memberat .
Doyong dan kwangmin yang menyadarinya , segera menghampiri taeyong.
" cihh, hanya satu pukulan saja kau sudah tidak berdaya seperti itu " . dongwoo menatap taeyong meremehkan nya.
" sialan kau "
Bugh . hansol meninju wajah dongwoo . kemudian di balas oleh dongwoo juga.
" yya, hangsol ah " . yuta mengacak rambutnya frustasi . badan hansol terllau besar di bandingkan dengannya ia tidak bisa menghentikan nya. " di saat seperti ini kemana perginya Johnny " .
" doyong dan kwangmin menatap khawatir pada taeyong, nafasnya mulai putus-putus. Keadaan sekolah sudah sepi membuat mereka tidak bisa minta tolong pada guru ".
" doyong ah, cepat ambil inhaler di tas taeyong , palli ".
" aa arraso " . doyong segera mengacak isi tas milik tayeong . tidak ada di sana tidak ada inhaler yang kwnagmin maksud. Membuat nya semakin kalap .
" kwangmin ah, inhalernya tidak ada . ottokhe ? ucapnya khawatir . ia menatap temanya hansol yang tengah saling adu tinju dengan dongwoo dan juga yuta yang berusaha melerai mereka berdua.
' taeyong ah !
Kwangmin dan doyong segera mengalihkan wajah mereka melihat luhan yang tengah berlari dengan nafas terengah .
" ada apa dengan taeyong ? air mata mulai menggenang di pipinya.
Luhan meringis melihat wajah taeyong yang menahan sakit. Luhan segera merogoh tas miliknya mencari kotak p3k yang selalu ia bawa, ia tau tayeong terkadang suka lupa membawa obat ataupun inhalernya .
" luhan segera memakaikan inhaler pada taeyong, tayeong segera mengirupnya dengan rakus ". Kwangmin dan doyong menghela nafas lega.
" luhan segera membuka botol berisi pil itu ia menyodorkan pada taeyong yang langsung menelan nya. doyong segera memberikan air minum milik nya .
" kenapa bisa terjadi? Tanya luhan .
" dongwoo memukulnya, tapi ku rasa karena tadi taeyong ikut latihan dance tubuhnya jadi sedikit melemah, apalagi akhir-akhir ini dia jarang makan siang, dia hanya berdiam diri di kelas kalau tidak dia akan ke ruang dance dan menari sampai lelah ' . ucap kwangmin memberitau membuat luhan semakin khawatir.
" pabo, noona sudah melarangmu untuk melakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh mu lemah".
" nan gwaenchana noona " . taeyong menghapus air mata luhan .
Greppp
" pabo, apa nya baik-baik saja,kau terlihat menyedihkan ". Taeyong tersenyum ia benar-benar merindukan pelukan noona nya. ia sedikit sadar ia tidak boleh seperti ini terus . ia tidak boleh egois. Bagaimanapun juga perasaan nya pada luhan sesuatu yang sangat salah. Ia harus mulai merelakan luhan pada orang lain.
" maafkan aku noona, boghosippo " . luhan mengangguk ." nado ".
Kwangmin dan doyong tersenyum lega. Mereka menatap hansol dan dongwoo yang sudah sama-sama terkapar tidak berdaya dengan luka wajah di mana-mana.
' noona sebaiknya noona membawa taeyong pulang saja, kami harus membantu hansol dan dongwoo sunbae sepertinya mereka sudah tidak sanggup untuk berjalan lagi " . kwangmin menunjuka dua namja yang tengah terbaring dengan tidak elitnya . luhan mengangguk .
" taeyong ah, kau bisa berdiri ? tanya luhan .
' aku sudah baik-baik saja, aku bisa berjalan ". Ucapnya kemudian berdiri ia mengulurkan tangan nya membantu luhan berdiri . luhan menyambut tangan taeyong tapi kaki nya serasa mati rasa . sangat sakit .
" ada apa noona ? taeyong menatap luhan khawatir.
' taeyong ah, kaki noona sakit . sepertinya karena berlari tadi " . ucapnya memijit kakinya .
" mwo ? jangan bilang noona berlari dari SM ? taeyong menatap horror luhan yang hanya menganggukan kepalanya kaku dengan wajah lelahnya.
" noona gila, itu sangat jauh . aku yakin noon apasti tidak berhenti untuk sekedar istirahat dulu " . luhan mengangguk lagi . taeyong mengacak rambutnya frustasi .
" pabo "
" yaa, aku noona mu . kenapa memanggilku pabo dasar adik nakal " .
' noona memang pabo, kenapa tidak menggunakan taxi atu bus saja ?
" noona sangat khawatir, menunggu taxi dan bus lewat hanya akan membuang waktu " .
' tck, tapi tetap saja .. "
" sudah cukup, jadi bagaimana sekarang noona sudah tidak sanggup untuk berjalan atau berdiri sekalipun " . ucapnya cemberut seperti anak kecil.
" hahhh " . taeyong berjongkok di depan luhan menyuruhnya untuk naik ke punggungnya.
" kau gila, kau baru saja sekarat . malah mau menggendong ku ? ucap luhan tidak percaya [ada kelakukan adiknya.
" aku sudah tidak apa-apa, mau bagaimana lagi noona tidak bisa berjalan . cepatlah naik " . luhan menghela nafasnya, kemudian naik ke punggung taeyong.
" kita naik cari taxi saja setelah keluar dari sini ".
' tidak peru, lagi pula rumah kita kan dekat hanya 15 menit kita sampai " .
' nanti kau kelelahan tayeong ah, noona tidak mau melihatmu kesakitan lagi seperti tadi ".
" aku sudah tidak apa-apa noona jangan terlalu khawatir "
" kau benar-benar keras kepala".
" noona juga "
" yeah ,, kita berdua memang keras kepala " . ucap luhan akhirnya . luhan mengeratkan peganganya pada bahu taeyong .
" noona aku minta maaf karena mneghindarimu selama sebulan ini "
Luhan tersenyum. " kau tidak perlu minta maaf, noona tidak marah sama sekali . tapi jangan pernah ulangi lagi, hati noona sangat sakit jika kau abaikan terus ". taeyong mengangguk .
"mmm, aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi " .
.
.
" sehun ! ini sudah sore kita pulang saja ne " . ucap suji . saat ini kedua nya tengah berada di dalam mobil sehun . tepatnya berada tidak jauh dari rumah luhan. Sehun sangat khawatir dengan luhan karena telpon nya yang tidak di angkat. Jadinya sehun memutuskan untuk mencari luhan ke rumahnya. Tapi rumah luhan malah sepi mungkin luhan belum pulang pikirnya menambah kekhawatirannya.
Sudah hampir 3 jam sehun menunggu dengan suji di dalam mobil, tapi siluet luhan belum mencul juga, sehun sudah bertanya pada kyungsoo tapi kyungsoo juga tidak tau membuatnya semakin khwatir.
" kau kemana lu " .
" sehunnie " .
' suji, jika kau ingin pulang . pulanglah dulu kau bisa menggunakan taxi ". Ucap sehun yang merasa kesal karena sedari tadi suji tidak berhenti merengek ingin cepat pulang.
" sireo, aku benci taxi "
" kalau begitu, diamlah . kita akan pulang kalau aku sudah memastikan luhan baik-baik saja ".
Suji memutar bola nya malas." Aku membencimu luhan " . desisnya dalam hati.
Tidak berapa lama kemudian yaoja yang sedari tadi mereka tunggu muncul .
Sehun mengepalkan tanganya melihat kekasihnya berada dalam gendongan orang lain. Sehun segera keluar dari mobilnya menghampiri luhan yang masih dalam gendongan taeyong. Luhan yang menyadari sehun segera menyuruh taeyong untuk menurunkan nya, meskipun pada walanya taeyong menolak karena kaki luhan pasti masih sakit.
' sehun ah " panggil luhan . taeyong menatap wajah sehun yang berjalan mendekat kea rah nya dnegan luhan.
" dia terlihat familiar " . gumamnya.
" se- "
BUGH
Sehun secara tiba-tiba meninju wajah taeyong . membuat luhan memekik kaget .
" tayeong ah " .
" sehun, apa yang kau lakukan ? kau salah paham ". Luhan mencoba menarik lengan sehun yang ingin memukul taeyong lagi . karena tenaga sehun terlalu besar membuat luhan tsedikit terdorong kebelakang dengan kakinya yang juga masih sakit membuat luhan terjatuh . taeyong menatap noona nya kaget .
" yaa, brensek ! apa yang kau lakukan padanya ! teriak taeyong .
sehun terkejut melihat luhan yang kesakitan akibat ulahnya.
' Lu .."
Bugh
Taeyong memukul sehun membuatnya terjatuh. Suji yang baru saja keluar dari mobil segera menghampiri sehun.
"Taeyong ah, berhenti jangan memukulnya ".
" yaa, sialan apa yang kau lakukan pada sehun ku " . teriak suji marah ia melototkan matanya pada taeyong kemudian menatap luhan tajam .
' sehun, salah paham "
" cihh, kau masih mengelak, kau tidak tau sehun menunggumu selama 3 jam di sini dank au tiba-tiba saja datang dengan tidak tau malunya malah berada di gendongan seorang pria lain, kau benar-benar gadis tidak tau malu "
" yaa, jaga ucapan mu " . teriak taeyong menatap tajam kea rah suji membuat nyali suju menciut.
Deg
" ini tidak seperti yang kalian lihat aku dan taeyong hanya .. "
" cukup ". sehun menatap luhan dengan tatapan dinginya ini pertama kali nya luhan melihat sehun menatap nya seperti itu . sehun melepas cekalan tangan suji kemudian beranjak pergi meninggalkan luhan yan sudah terisak , ateyong menghampiri luhan membawa nya kedalam pelukan nya.
" maafkan aku noona"
Luhan semakin terisak . tangisan semakin besar . membuat taeyong sakit hati melihatnya.
" apa kau sangat mencintai lelaki itu noona, sampai kau menangis seperti ini ? batinnya. Meneteskan airmata.
" sehun ! tunggu aku ! !
sehun memasuki mobilnya kemudian segera menjalankannya dengan kecepatan di atas rata-rata meninggalkan suji yang menatap nya tdak percaya karena ia baru saja di tinggalkan.
" aishhh " ,. Tapi ia kemudian tersenyum . " akhirnya sehun sebentar lagi akan jadi milik ku. tidak perlu cara memisahkan mereka berdua, toh sekarang mereka sebenatar lagi akan tamat " . ucapnya menyeringai.
" Say goodbye untuk hubungan kalian ". Ucapnya tertawa setan melihat luhan yang masih menangis dalam pelukan taeyong .
Tbc
Maaf kalok ceritanya gk memuaskan. Tapi aku harap kalian suka sama chapter ini. Mungkin 3 atau 4 chapter lagi bakalan tamat .
Makasi banyak buat yang udah kasik review . gomawo ^_^
Maaf aku belum bisa balas review kalian ya , soalnya aku buka nya gk pakek laptop . tapi pakek hp . mohon di maklumi .
Terahir jangan lupa review lagi ya ^_^
520~
Yoyo974
