EXO (EXtra Ordinary)
.EXOolfeu Present.
Cast : Member EXO
Pairing : Official Couple—lebih fokus ke Kaisoo—
Slight : KrisLu, JongMin (Jongin-Taemin)
Genre : Fantasy, Romance
Disclaimer : Member EXO punya Tuhan YME, keluarga, serta fansnya. Alur cerita dan Chanyeol (?) mutlak milik author.
Summary : Kyungsoo, murid pindahan dari Busan masuk ke dalam EXO—sebuah perkumpulan dari anak-anak 'luar biasa' di SM High School—membuatnya merasakan 'flavour of love'. Bad summary! Kaisoo Area! IT'S YAOI! BOY X BOY! BL! SHONEN AI!
.
.
IF YOU DON'T LIKE
.
.
PLEASE DON'T READ!
.
.
DON'T BE PLAGIARISM!
EXOolfeu Present
.xxx.
Pagi terasa sangat cerah kala Kyungsoo terbangun dan mendapati Kai duduk bersandar ranjang dengan tangan yang tak luput mengelus lembut surai coklat Kyungsoo. Kyungsoo melesakkan wajahnya pada dada yang belum terlalu terbentuk milik Kai saat laki-laki tan itu menggumamkan kalimat maaf berulang kali. Apa lagi kalau bukan untuk gagalnya pesta semalam?
"Kyungie—"
Isakan kecil menginterupsi perkataan Kai. Sungguh, ia teramat sangat menyesal ketika memilih merayakan ulang tahunnya semalam bersama Taemin. Ia tidak menyangka kalau Kyungsoo akan membuat kejutan seperti ini.
Kai menghela napas semakin berat kala matanya bertemu pandang dengan kue blackforest serta kado diujung ranjang sana. "Aku kekasih yang benar-benar tidak berguna."
Isakan itu terasa makin kencang. Kyungsoo menggeleng keras. "K-kau.. hiks tidak."
Kai mengeratkan pelukannya lebih lagi. Ia sudah bersalah dan ia harus menebusnya. Tapi— hari ini ia ada janji dengan Taemin—
Lingkaran tangan itu terlepas kala Kyungsoo menjauhkan diri dari Kai. Mata sembab penuh dengan sirat kekecewaan itu membuat Kai seolah menjadi laki-laki paling brengsek.
Oh, atau mungkin ia memang brengsek.
"Nanti malam aku akan mengajakmu membeli semua eskrim yang kau mau. Aku yang akan membayarnya. Jadi sekarang, Kyungie-ku yang manis ini harus berhenti menangis. Ara?"
Kyungsoo mengangguk imut, menghantarkan ribuan kehangatan dalam diri Kai yang—jujur saja—tidak bisa ia dapatkan lagi pada diri Taemin. Kai mengecup pelan bibir plum Kyungsoo. Ia ingin melumat bibir itu dan mungkin akan masuk ke tahap selanjutnya. Ya, hanya sekedar keinginan karena Kai merasa belum pantas mendapatkan bibir itu seutuhnya.
'biarkan aku egois untuk saat ini, Kim Jong In.'
.
.
.
Onix tajam itu kini terpejam. Sirat kepedihan yang mendalam tak dapat dipungkiri bahwa itu telah dilihat oleh banyak orang. Tingkah laku mungkin dapat berbohong, tapi tidak dengan bagian tubuh yang satu itu.
Kris menghirup udara bersih taman belakang mansion. Ia tengah menikmati waktu luang dengan berdiam diri lebih dari dua jam sebelum nanti siang ia pergi ke tempat Tao.
Sebuah kain menelungkupi bahu tegapnya, membuat Kris menoleh pada orang iseng yang mengganggunya. Perkataan kasar yang ingin ia lontarkan hilang entah kemana saat onixnya bertemu pandang dengan tubuh mungil Kyungsoo.
"Pagi ini lumayan dingin, Ge. Kau kenapa? Ceritalah padaku."
Kris memalingkan wajahnya, satu orang yang paling tak kuasa ia bohongi adalah Kyungsoo. Walau kenyatannya saat dihadapan Kyungsoo ia akan dengan sendirinya menjadi pribadi yang lain. Bukan lagi Kris yang kuat.
"Ge— katakanlah~"
Satu tetes airmata yang tak pernah singgah pada pipi mulus Kris, kini terlihat. Semakin banyak kala telapak Kyungsoo mengusap punggungnya penuh kehangatan. Kris runtuh. Pertahanan yang ia buat sekokoh mungkin sudah tak berguna lagi jika berhadapan dengan tatapan lembut Kyungsoo. Ia mengaku kalah dengan kelembutan namja mungil dihadapannya kini.
"Apa yang harus kulakukan, Kyungie?"
Jemari mungil itu mengusap pelan sesuatu yang membasahi wajah Kris. Ia tahu Kris-lah yang berada diposisi paling sakit dibandingkan dengan Sehun atau Luhan. Kris yang selalu memedam perasaannya membuat Kyungsoo iba.
"Kalau kau berbicara mengenai hubunganmu dengan Luhan-ge, tanyakan padanya untuk apa yang ia inginkan. Jika ia lebih memilih Sehun dan berpisah denganmu, terimalah. Anggap kau berkorban untuk orang yang kau cintai."
Kris tersenyum pahit. Mungkin ini satu-satunya jalan untuk benar-benar membebaskan hatinya yang terasa terjerat.
Tawa renyah Kris melantun aneh membuat Kyungsoo ikut tertawa— mungkin lebih tepatnya mentertawakan Kris. "Bagaimana kalau sebelum mengajar Tao, kita kekedai eskrim?" Kris menaik-turunkan alisnya genit.
"Daripada itu, bagaimana kalau mengelilingi Seoul dengan mobilmu dan berakhir dengan ikutnya aku mengajari Tao?" goda Kyungsoo balik.
Keduanya tertawa keras.
Kris menggeret lengan Kyungsoo melewati beberapa member EXO.
"Kalian mau kemana?" Baekhyun membeo.
"Aku dan Kris-ge mau berkeliling Seoul dengan mobilnya, kau mau ikut?" Kris tersenyum melihat betapa semangatnya Kyungsoo. Baekhyun mengangguk cepat dan melompat dari pelukan Chanyeol, membuat sang tiang listrik menggelengkan kepalanya.
Mata bulat Kyungsoo beralih pada sosok yang menundukkan kepalanya. "Luhan-ge! Ayo ikut!"
Kris tersenyum mengerti apa maksud Kyungsoo. "Ikutlah, Lu. Akan semakin seru jika ramai."
Luhan mencoba menatap mata Kris. Sedikit lega karena tak ada amarah seperti biasanya. Luhan mengangguk ragu dan berdiri dari duduknya. Sungguh, ia ingin menangis karena—sepertinya—Kris sudah memaafkannya.
"Ada yang mau ikut lagi? Masih ada satu tempat." Semua menggeleng. "Mana Chen dan Xiumin?"
Suho beralih ke Kris, "Tadi mereka bilang mau mengunjungi Ibu Xiumin dirumah sakit."
.
.
.
Mobil sport merah yang melaju dengan kecepatan sedang itu tampak ramai didalamnya. Berisikan teriakan heboh tiga orang yang memang memiliki suara dengan oktaf yang tidak diragukan. Untung saja Chen dan Xiumin tidak ikut. Bisa-bisa kaca mobil ini pecah.
"Bagaimana kalau kita jemput Tao dan mengajaknya keliling Seoul?" Luhan memberi usul yang langsung diangguki oleh seluruh awak mobil.
Baekhyun mendengus kasar. Ia sudah bertekad mendiami Luhan tapi kenapa daritadi dia malah terus bicara dengan heboh pada Luhan dan Kyungsoo mengenai apa saja yang mereka temui dijalan.
Sudah seharusnya keadaan EXO membaik.
.
.
.
Surai hitam kelam itu bergoyang tatkala hembusan angin menyapa hangatnya kulit. Duduk seorang diri di balkon bertemankan boneka panda sudah lebih dari sering ia lakukan. Ia hanya menginginkan waktu berjalan sesuai keadaan. Tidak 'berhenti' atau berjalan lebih cepat. Satu tetes air mata meleleh dengan sendirinya.
Bukan kelainan fisik ataupun jiwa yang tengah ia idap sejak lahir. Hanya saja sesuatu yang tidak mungkin dimiliki manusia dan sudah tentu menyalahi kodrat yang kini ia genggam. Ia bukan Tuhan, tapi kenapa ia seolah memiliki sebagian kecil kekuatan Tuhan Yang Agung?
Waktu.
Tangannya menggenggam erat daun hijau. Matanya tak sedikitpun berpaling pada sesuatu yang sudah ia cabut. Jemarinya bergerak melempar daun itu hingga tertiup angin dan—
HUP!
Benda itu berhenti diudara. Tak ada yang bergerak kecuali dirinya sendiri. Ia tersenyum miris, inilah alasan mengapa ia ingin tinggal di Seoul agar pisah dengan kedua orang tuanya. Orang tua mana yang tidak akan shock saat mengetahui anaknya adalah pengontrol waktu?
Ia manusia, hanya saja memiliki mata panda. Tentu ia bukan malaikat atau dewa yang mengatur jalannya kehidupan.
"Aku makhluk aneh—"
Keadaan kembali seperti semula saat ia sudah rileks.
Drrttt...ddrtttt...
Deringan ponsel itu membuat Tao mengalihkan perhatiannya. Satu pesan masuk dan berasal dari Kris. Tao tersenyum manis kala mengingat tentang gurunya yang tampan itu. oh, sungguh— Tao ingin sekali memiliki Kris. Ia bahkan lebih menarik daripada boneka panda manapun.
Tao berlari kebawah menemui Kris. Tadi Kris berkata bahwa ia sudah berada di depan pagar dan menyuruh Tao turun.
"Hei, Tao-er. Ayo masuk, kita akan jalan-jalan mengelilingi Seoul."
Tao melongokkan kepalanya dan mendapati Kyungsoo, Baekhyun, dan Luhan didalam mobil. Tao mendengus sebal, ia jadi ingat bahwa Luhan adalah mantan kekasih Kris. Ia cemburu melihat Luhan dan Kris jalan-jalan. Yeah, meski faktanya tidak hanya berdua.
"Waeyo, Baby?" Tao bersemu saat Kris memanggilnya Baby. Yah, akhir-akhir ini Kris selalu berlaku romantis hingga membuatnya makin menyukai sosok pria jangkung ini.
"Gege, Tao boleh bawa panda, tidak?" Kris terkekeh, muridnya yang satu ini selalu saja berlaku manja membuatnya ingin menelan Tao bulat-bulat.
Ups~
Kris meneguk saliva kasar saat pikirannya justru membayangkan Tao tengah telanjang bulat.
Oh, Shit!
"Boleh ya, Gege. Boleh yaa~ boleh saja yaa~"
Hell!
Seluruh awak mobil menatap Tao gemas saat namja panda itu melakukan bbuing bbuing untuk merayu. Oh, betapa mereka ingin memakanmu.
Kris mengangguk kikuk, sedangkan tiga 'uke' lainnya berteriak heboh ingin membawa Tao pulang untuk pajangan dirumah. Namja panda itu berlari girang memasuki rumah untuk mengambil boneka pandanya.
Beberapa menit kemudian Tao kembali dengan boneka panda yang berada direngkuhannya. Bukannya masuk ke kursi belakang, Tao justru mengetuk-ngetuk kaca jendela disamping tempat Kyungsoo duduk. Kyungsoo memang duduk disamping pengemudi dengan Luhan dan Baekhyun yang—sengaja—dibuat duduk berdua.
"Waeyo, Tao?" Kyungsoo mengernyit.
"Gege~ panda bilang ingin duduk didepan. Katanya kalau duduk dibelakang pemandangannya tidak terlalu jelas. Boleh ya~?" Tao berbicara dengan aksen manjanya membuat tiga uke itu teriak-teriak lagi.
Kyungsoo terkekeh sebentar, "Bilang saja kau yang minta. Ck, bagaimana bisa kau seimut ini?" Kyungsoo turun dari mobil dan dengan senang hati bergabung dengan Luhan dan Baekhyun dibelakang. Tao hanya nyengir kuda lalu duduk didepan.
"Gomawo, Yungie-ge!"
"Kyungie, baby. Bukan yungie." Kris menginterupsi.
"Aniyo, Yungie lebih imut."
.
.
.
Luhan menekan sesuatu yang tampak tak mengenakan dibagian dadanya. Ia kini sedang berada ditaman bersama Sehun. Pikirannya selalu memutar tentang bagaimana Kris memanggil Tao dengan sebutan Baby yang dulunya sering Kris gunakan untuknya. Kris terlihat tanpa beban jika bersama Tao. ia bahkan dapat mengingat jelas kekehan Kris yang selalu ia tunjukkan pada Tao tapi tak pernah sekalipun ia dapatkan saat mereka masih menjalin hubungan.
"Apa yang menganggu pikiranmu?" Sehun mengusap punggung Luhan dengan sayang. Ia tahu ia-lah yang menyebabkan semua menjadi seperti ini. Ia menyakiti Luhan dan kakaknya sendiri. Sehun mengecup bibir Luhan sekilas, membuat sang empu berjengit kaget.
"Aku amat mencintaimu, Lu. Aku minta maaf karena menyakitimu. Aku menyesal atas apa yang telah aku perbuat. Seharusnya dulu aku menanyakan dulu apa kau punya pacar atau tid—"
Kalimat Sehun terpotong saat merasakan bibirnya dilingkupi benda lembut dan lembab. Luhan menciumnya!
Merasakan pergerakan bibir Luhan terus menuntut, akhirnya Sehun membalas pagutan itu. ia tahu Luhan butuh sesuatu untuk pelampiasan. Bahkan ia dapat merasakan bagaimana bulir airmata itu jatuh satu persatu.
"A-aku takut menyakitimu seperti aku menyakiti Kris." Luhan beujar saat sesi panas ciuman itu terhenti.
Sehun tersenyum hangat, "Tak apa jika kau belum siap. Aku akan menunggumu sampai kapanpun. Tapi kalau kau masih mencintai kakakku, kembalilah padanya."
.
.
.
Kyungsoo menggenggam erat ponselnya hingga mungkin saja benda kotak itu akan pecah ditangannya. Ia tengah duduk bersama member EXO dan menerima telepon dari Jongin. Chanyeol yang merasakan hawa aneh segera menatap Kyungsoo khawatir.
"Kyung—" Chanyeol memanggil.
"Kau sangat sangat egois, Tuan Kim." Desisnya tajam. Bulir airmata tak dapat ia cegah lagi membuat Chanyeol dan Kris mendekatinya.
'Aku benar-benar minta maaf, Kyungie. Ku mohon jangan seperti ini. Taemin-hyung benar-benar tidak bisa kutinggalkan.'
"Kau memang tidak pernah bisa meninggalkannya dan tidak akan pernah bisa." Sekuat tenaga Kyungsoo menahan agar ia tidak terisak.
'Kyungie—'
"—Aku tak lebih penting dari Taemin, bukan?"
Satu untaian kalimat membuat seluruh member hampir menangis. Kris merampas ponsel Kyungsoo sedangkan Chanyeol langsung melesakkan tubuh Kyungsoo dalam dekapannya. Tak menyadari bahwa tubuh Baekhyun seperti mencelos.
"Kalau kau tidak pulang sekarang, akan kupastikan Taemin-mu itu mati ditanganku."
.
.
.
TBC!
Ada yang tahu siapa yang ngomong kalimat terakhir itu?
Preview Chapter 12:
"Aku ingin berpisah—"
"Lupakanlah masa lalu kita. Mulailah apa yang kau inginkan."
"W-wo Ai Ni!"
.xxx.
Author bener-bener minta maaf untuk chapter kemarin yang alurnya kecepetan banget. Author juga ngerasa itu kecepetan dan bener-bener ngecewain.
Banyak yang bilang gak suka Luhan sama Kai disini. Maaf, author bukannya bikin kalian jadi gak suka sama mereka, author Cuma pengen bikin gimana ribetnya hubungan mereka.
HARAP BACA!
UNTUK YANG GAK SUKA TAEMIN, TOLONG JANGAN BASH DIA. AUTHOR GAK MAU FF INI MALAH NGUNDANG FANWAR.
Balasan Review:
Fahrikpop: disini gak ada yang kayak gitu. FF ini Cuma fokus gimana complicatednya hubungan antar member.
Kyeoptafadila: wkwkwk XD author sengaja bikin bener-bener complicated disini.
Amazing Kaisoo: Akan diusahakan ya dear~
AmeliaShim: Main RP juga? Wkwkwk author juga main RP XD udah gak terlalu sering nongol tapi.
Oneshootbunny: wwkkwk author emang suka chen kalo lagi bertingkah gila gitu. Aaaaa sumpah dia itu imut banget. Cimit cimit gitu T-T btw untuk siapa itu ketua gak akan dikasih tahu. Terserah kamu mau nganggepnya itu siapa. Dan masalah lawan, mereka gak akan perang atau gimana karena FF ini Cuma fous tentang gimana complicatednya hubungan mereka.
Kim soo jong: chanyeol tau apa yang gak diketahui member lain kkk~ dan untuk hubungan kaisoo, lihat kedepannya aja oke?
Hunhan's Real: ilah ribet-_- udah manggil author itu 'nyonya park' aja /diinjek/ wkwk btw untuk karakter Luhan bakal author tetep bikin imut imut lucu polos kayak author gini kok /ngek/ yah pokoknya gitu (?) /pelukunyubalik/
uRuRuBaek: gomawo ya dear kritik kamu. Ternyata author baru sadar kalau itu kecepetan banget. Akan author perbaiki kedepannya ya~
KrystalCloundsJaejoongie: /smirk/ disini akan banyak slight yang bikin ribet hubungan. So, tunggu aja ya dear~ untuk chansoo akan author jawab lewat chapter nanti.
Ruiki Kaera: maap say -_- itu author typo bzzzz wkwkk duh malu XD
Fzkhrfa: wkwkkw ekpresinya gitu amat XD tenang aja.. untuk ending pasti official pairing kok.
Lisa: jangan omelin author TT_TT disini emang sengaja dibuat complicated.
Almighty Magnae: untuk crack pair Cuma digunain sebagai slight nya aja. Untuk ending udah pasti official pairing. Untuk KrisLu, author gak tega ngebiarin Kris selingkuhin Tao -_-v
Kim Chan Soo: iya Chanyeol itu milik Baekhyun~
Younlaycious: dia sukanya ama taembok -_- untuk pertanyaan kamu akan author simpan dan jawab kapan2~
Ulfarafida: mereka temenan~
BIG THANKS TO:
Fahrikpop, ajib4ff, Lee Soo Won KrisBaek Shipper, MinSeulELFSparFishy, Nurfadillah, Vicky98Amalia, kyeoptafadila, Amazing Kaisoo, AmeliaShim, oneshootbunny, Brigitta Bukan Brigittiw, kim soo jong, cyanxclalu1, HunHan's Real, Kim Hyunshi, uRuRuBaek, earlkyuumay, KrystalCloudsJaejoongie, ichakyungsoo, lee kaisoo, Kaisoo'sChild, EXOfan, Ruiki Kaera, andini taoris, Oh Hannie, fzkhrfa, Jenny, fishyelf, lisa, luphkaisoo, sfsclouds, kyunggf, Almighty Magnae, bacon 506, 12wolf, Prince Dudu, yongchan, fzhdryn, Kim Chan Soo, Miss Kui Jeong-Sshi, younlaycious, ChangChang, ayukaruniawati9, justL, hijkLEETEUK, HaeSan, ulfarafida, Park Ri Rin, telukinetics.
