Cerita Sebelum'nya :
.
[ Rain Dragon Fire! ] ucap Naruto sambil menurunkan tangan'nya.
Wush! Wush! Wush! Wush!
Setelah itu dari lingkaran protect yang ukuran'nya sangat besar, langsung mengeluarkan Hujan Naga Api ke arah Sasuke, Sasuke yang melihat apa yang di lakukan Naruto melebarkan matanya, dengan cepat Sasuke mencari objek untuk berpindah namun dia tidak menemukan objek karena semua berjarak 500 Meter dari batas jutsu'nya.
" Kuso! " umpat Sasuke, dengan terpaksa Sasuke mengeluarkan Susano'nya untuk bertahan dari hujan api itu.
" Maa, bagaimana menurut kalian? " tanya Naruto sambil mendekati kelompok'nya tanpa memperdulikan Sasuke yang menghadapi Neraka
" Sangat bagus Naruto-san " puji Hitagi dibalas anggukan oleh mereka semua kecuali Ayumi
Grep!
" Naruto-Nii " teriak Ayumi sambil memeluk Naruto, Sementara Naruto yang dipeluk hanya binggung akan hal itu.
" Hey kau kenapa? " tanya Naruto kepada Ayumi.
" Hiks.. Hiks.. Syukurlah Naruto-Nii tidak apa " balas Ayumi sambil menangis seseguk'kan di dada Naruto.
" Sudah'lah jangan menangis lagi, Ya " ucap Naruto sambil mengelus rambut Ayumi.
" Um.. Um.. " gumam Ayumi sambil mempererat pelukan'nya.
" Ano Naru-kun sebaik'nya kau hentikan Sihir'mu itu " ucap Asuna sambil menatap kasihan tempat Sasuke yang sudah terbakar Api Raksasa.
" Hahaha aku lupa dengan dia " balas Naruto sambil menjetik'kan jari'nya.
Ctik!
Wuuuuuuuuush!
Api yang tadi'nya membara langsung lenyap dan memperlihatkan Tubuh Sasuke yang gosong.
" Arhk.. Arkkh " gumam Sasuke tidak jelas dan langsung pingsan di tempat.
" Sepertinya kau terlalu berlebihan, Naruto-san " ucap Miyuki sambil menatap Kasihan Sasuke.
" Biarlah dia seperti itu " balas Naruto acuh, sementara yang lain hanya geleng-geleng atas tingkah king mereka.
.
Disclaimer :
Naruto milik Masashi Kisimoto
High School DxD milik Ichiei Ishibumi
( Mahouka Koukou No Rettousei, Charlotte, dan Bakemonogatari )
Summary : Uzumaki Naruto dan Hyuga Hinata, dua orang yang telah mati pada saat Perang Dunia Shinobi ke 4 bertemu dengan Shinigami dan memberikan mereka kesempatan kedua untuk hidup. Tapi mereka di berikan misi oleh Shinigami untuk mendamaikan Dimensi yang terjadi peperangan, bisakah Naruto dan Hinata melakukannya.
The Protect
Pair : Naruto x Harem
Genre : Adventure, Fantasy Dll.
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan dan lain-lain
" Naruto " berbicara
' Naruto ' batin
[" Naruto "] Biju/Sacred Gear berbicara
[' Naruto '] Batin Biju/Sacred Gear.
Note : Yo! Saya kembali dengan cerita Geje ini!
Baiklah tanpa menunggu lagi ayo kita mulai.
Warning : Peringatan bagi yang tidak suka silahkan Out.
Note music : Di butuhkan lagunya untuk membuat imajinasi lebih baik
Open Fanfic : Lisa-Rising Hope
Chapter 11 :
Sabtu, 14 Agustus 20xx
07.00
Kuoh Gakuen, Class XI-B
.
Sekarang terlihat di kelas B, seperti biasa Naruto beserta peerage'nya kecuali Asuna karena beda kelas, Tomori dan Asia yang sedang menjaga mereka tengah melakukan kegiatan mereka masing-masing.
Naruto yang tidur di lipatan tangan'nya yang ada di bangku, Hinata sedang mengobrol dengan Miyuki dan Yumi, Hitagi yang tengah menopang dagu'nya Bosan. Lalu untuk Sasuke seperti biasa dia memasang wajah Cool'nya yang aneh'nya tidak ada yang meneriak-neriakinya seperti Naruto dan Yuuto Kiba, alasan'nya...
" Hey lihat rambut pemuda itu seperti pantat ayam "
" Iya kok aneh sekali "
" Sudah begitu mukanya datar lagi "
" Kalian tahu apa saja jika dia bilang ketika menyahut? "
" Apa? "
" Hn "
Yap seperti itulah gosip yang tersebar untuk Sasuke, bahkan Sasuke yang mendengar itu harus menjedukkan kepalanya menerima ejek-ejekan itu, sepertinya kau harus berubah penampilanmu Sasuke.
Tapi Sasuke tetap Sasuke, dia bakal tidak menyerah untuk memikat hati perempuan walaupun Author gak yakin bakal ada yang mau.
" Ohayo Naruto " sapa Issei yang baru saja datang bersama Raynare dan langsung menyapa Naruto. Naruto yang ternganggupun terbangun dan menguap lebar-lebar.
" Ohayo Issei " balas Naruto sambil mengucek matanya.
" Heh~ setiap hari aku lihat kau selalu saja mengantuk. Ada apa denganmu? " tanya Issei penasaran karena setiap dia masuk pasti melihat Naruto dalam ke adaan mengantuk.
" Hooaaam~ hanya masalah kecil " jawab Naruto sambil kembali menaruh dagu'nya di lipatan tangan'nya.
" Heh~ " gumam Issei, lalu arah pandang Issei teralih bangku samping Naruto, setelah itu tatapan Issei menajam kepada sosok di bangku itu.
" Ohey, Naruto apa dia selalu seperti itu? " Tanya Issei kepada Naruto dengan masih menatap tajam sosok di samping Naruto yang tak lain adalah Sasuke.
" Ya seperti itulah dia, muka datar, berbicara datar, singkat, Jones, Pantat Ayam, Sok Cool. Bahkan di ejek perempuan saja dia membenturkan kepala'nya ke tembok hingga berdarah " jawab Naruto bak tak berdosa.
Buagh! Buagh!
Sementara Sasuke yang mendengar. Perkataan Naruto langsung membenturkan kepalanya ke meja bekali-kali, bahkan semua yang melihat itu Sweatdrop.
" Aku benar bukan? " tanya Naruto di jawab anggukan lemah Issei
" Dobe~... Hiks.. Hiks meski aku jelek.. Hiks tapi kamu ingat'kan pada saat aku di akademi terkenal " ucap Sasuke sambil menangis lebay dan Narsis walaupun perkataan'nya seratus persen benar.
Duaaak!
" Teme! Jangan tunjuk'kan wajah aneh'mu itu! Itu membuatku jijik! " terial Naruto sambil membenturkan kepala Sasuke sekali lagi tapi lebih keras. Semua yang melihat itu semakin Sweatdrop.
Kreeett_
Pintu kelas B itu'pun terbuka dan memperlihatkan sang Sensei, baru saja masuk Sensei sudah melihat sebuah asap naik dari kepala Sasuke yang masih mencium meja, bahkan sang sensei ikut sweatdrop.
" Ano.. Uchiha-san.. Kau tidak apa? " tanya sang Sensei dan di balas lambaian Sasuke seolah berkata Tolong namun sang guru sepertinya salah mengartikan.
" Oh, baiklah kalau begitu kita mulai pelajaran'nya " ucap sang sensei melupakan Sasuke begitu'pun semuanya membiarkan Sasuke mencium meja selama'nya. Malangnya nasib'mu Sasuke. -_-
.: The Protect :.
10.30
Breaktime
.
Seperti kebiasaan Naruto, Naruto beserta Peerage, Ayumi, dan Sasuke sekarang tengah pergi ke tempat Naruto beristirahat, namun sekarang terlihat di tempat Naruto terdapat perempuan bertubuh loli dengan rambut putih tengah duduk sendirian sambil memakan kue dengan tenang.
Naruto beserta yang lain yang melihat ada yang menempati tempat mereka mencoba mendekati perempuan itu, setelah dekat Ayumi yang mengenal perempuan itu langsung memanggil " Eh, Toujou-san " pekik Ayumi. Ya perempuan itu adalah Koneko Toujou, siswi kelas X-A, bidak dari Rook Rias.
" Oh.. Uzumaki-san " balas Koneko singkat dan datar.
" Dia sepertiku ya " bisik Sasuke kepada Naruto. Dan Sasuke harus menerima siku Naruto entah karena apa, atau perkataan Sasuke membuatnya emosi.
" Kau mengenal'nya Ayumi-chan? " tanya Naruto kepada adik'nya, sebenarnya Naruto sudah mengetahui semua info akan hal Peerage-Peerage yangvada di Kuoh Gakuen ini namun Naruto sembunyikan agar tidak ada yang mencurigainya.
" Um, dia teman sekelas Ayu, Koneko Toujou " jawab Ayumi memperkenalkan Koneko.
" Um, Toujou-san bisakah kami duduk disini? " tanya Naruto mewakili dibalas anggukan kecil Koneko.
" Arigato Toujou-san " ucap Naruto berterima kasih dan duduk di dekat Koneko sekitar 10 Jengkal bersama Peerage'nya, sementara Sasuke masih terbengong menatap Koneko dengan rona tipis diwajah'nya.
" Oi, Teme! Apa kau hanya berdiri saja atau mau apa! " teriak Naruto membuyarkan lamuan Sasuke.
" A-ah, Hn " balas Sasuke tergagap lalu pergi ke belakang Naruto tidak lupa mengedipka matanya ke arah Koneko, namun Koneko hanya acuh.
Mereka'pun makan dalam ke adaan hening, Naruto yang benci dengan keheningan'pun mencari sumber pembicaraan.
" Ano.. Toujou-san. Kenapa kau sendiri? " tanya Naruto kepada Koneko.
" Karena aku ingin sendirian.. Aku hanya ingin menenangkan diri " jawab Koneko.
" Kenapa? " tanya Hinata.
" ... " tidak ada Jawaban setelah itu dari Koneko. Naruto yang melihat ekspresi Koneko yang bersisikan kesedihan, dendam dan kesendirian bercampur menjadi satu. Mata Shaphire itu bisa melihat jelas apa yang Koneko rasakan.
" Maa, sudahlah tidak ada gunanya kau menahan semua itu, jika kau bisa memberitahu apa yang kau rasakan pada kami, mungkin kami bisa menolong. Namun.. Jika tidak bisa jangan dipaksakan, mengerti? " ucao Naruto sambil menatap pohon di atasnya dan memberikan nasehat kepada Koneko
" Um.. Arigato.. " ucap Koneko terhenti karena tidak mengetahui nama Naruto.
" Naruto, Uzumaki Naruto " lanjut Naruto sambil tersenyum, sementara Koneko hanya mengganguk
" Arigato.. Naruto-Senpai " ucap Koneko lagi.
Tap! Tap!
Lalu mereka mengalihkan pandangan mereka ke arah depan dan mereka melihat Kiba tengah berjalan ke arah mereka.
" Kiba-senpai " gumam Koneko
" Ohayo, Koneko-chan, Naruto-san, Hinata-san " sapa Kiba ramah dan hanya di balas gumaman mereka.
" Dobe, siapa dia? " tanya Sasuke tidak suka akan kedatangan Kiba dan ke akraban'nya terhadap Koneko, lah Cemburu -_-
" Teme, perkenalkan dia adalah Yuuto Kiba, siswa kelas XI-A, satu kelas dengan Asuna-chan " ucap Naruto sambil memperkenalkan Kiba, sementara Sasuke terus menatap tajam Kiba, sementara Kiba hanya tersenyum biasa-biasa saja.
" Ano.. Apa ada yang ingin kau cari Kiba-san? " tanya Asuna kepada Kiba.
" Tidak, hanya saja aku sedang lewat sini, dan kebetulan aku melihat kalian jadi aku mencoba menghampiri kalian " Jawab Kiba sementara yang lain mengangguk kecuali Sasuke yang masih menatap tajam Kiba.
" Jadi apa kau ingin pergi ke gedung belakang itu setelah ini " ucap Naruto sambil menatap Kiba namun tangan kanan'nya melempar sebuah Tomat kearah wajah Sasuke.
Breeeeeet!
Tomat itu'pun hancur di wajah Sasuke dan menyebabkan wajah Sasuke berwarna merah, Sementara Kiba dan Koneko tersentak mendengar perkataan Naruto.
" Ya, bisa di bilang begitu, dari mana kau tahu? " jawab Kiba dan bertanya kepada Naruto.
" um~ hanya perkiraan saja " jawab Naruto sambil kembali melempar Tomat ke arah Sasuke.
Breeeeeet!
Tomat itu'pun kembali mengenai Sasuke begitu Sasuke baru saja selesai membersihkan wajahnya.
" Kalau begitu, aku pergi dulu Naruto-san, Hinata-san, Asuna-san " pamit Kiba lalu pergi ke gedung belakang Naruto dan yang lain.
Wush!
Breeeeet!
Naruto kembali melempar Tomat di tangan'nya tanpa melihat ke arah Sasuke, sementara Sasuke langsung menghindari Tomat itu namun tidak di sangka wajahnya kembali terkena Tomat karena Naruto melempar Dua tomat.
" OHEY! DOBE! KENAPA KAU SELALU MELEMPAR TOMAT KE ARAH WAJAHKU HAAMMMMPH! " teriakan marah Sasuke'pun terhenti begitu sebuah tomat masuk kedalam mulutnya.
" itu karena kau selalu menatap Yuuto-san tajam. Jangan khawatir, Yuuto itu teman Toujou-san jadi mereka itu pacaran Teme " ucap Naruto bak tidak bersalah dan menjelaskan hubungan Kiba dan Koneko. Sementara Sasuke hanya tersenyum
" Hn, aku tidak suka sama orang berambut pantat ayam itu " ucap Koneko seperti tahu arah bicara Naruto.
Jleb! Jleb! Jleb!
Bagai tertusuk seribu pedang Sasuke langsung pundung mendengar itu, Sementara yang lain melihat itu hanya acuh.
" Ano.. Naruto-senpai kalau begitu aku duluan " ucap Koneko bangun dari duduk'nya dan pamit pergi ke kelas.
Setelah itu terjadi ke heningan kembali setelah ke pergian Koneko namun setelah itu Naruto tersentak begitu mendengar langkah kaki di belakang'nya, Naruto'pun menoleh kebelakang dan terlihat dua perempuan berbeda surai berjalan ke arahnya, dan Naruto tahu siapa mereka, siapa lagi kalau bukan Duo Great Onee-sama.
" Ara-Ara Ohayo Uzumaki-kun, Hyuga-san, Asuna-san " sapa Akeno sambil tersenyum palsu.
" Ohayo, Akeno-Senpai " balas ketiganya, setelah itu Naruto mengalihkan pandangan'nya ke arah Sasuke, setelah itu Naruto menatap jijik Sasuke karena Sasuke mengingatkan akan gurunya di Konoha.
Duaak!
Naruto'pun menjitak kepala Sasuke hingga mencium tanah " Ero Teme " gumam Naruto mengepalkan tangannya hingga berasap.
" Ano Akeno-Senpai, ada apa kau kesini? " tanya Asuna.
" Hm~ ya aku hanya ingin " jawab Akeno sambil duduk di samping Naruto di ikuti Rias.
" Ano.. Siapa yang di sebelahmu? " tanya Hinata pura-pura tidak tahu.
" Namaku Rias, Rias Gremory, Siswi kelas XII-A, sama seperti Akeno " ucap Rias memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangan'nya.
" Salam kenal Gremory-Senpai, Namaku Naruto, Uzumaki Naruto, Siswa dari Kelas XI-B " ucap Naruto menjabat tangan Rias dan memperkenalkan dirinya.
" Ano Gremory-Senpai ada apa kau datang kemari? " tanya Naruto kepada Rias.
" Hm, tidak aku hanya biasa beristirahat disini ketika tidak ada hal lain " jawab Rias sambil tersenyum menggoda.
" Oh " balas Naruto, setelah itu terjadi keheningan kembali, Ayumi, Hitagi, Yumi, Miyuki hanya memilih diam dan mendengarkan, sementara Sasuke sepertinya kepalanya masih terbenam di tanah.
" Ano.. Naruto-Nii, kita harus kembali ke kelas " ucap Ayumi memecahkan keheningan setelah melihat jam di tangan'nya.
" Oh, Souka, kalau begitu kami pergi ke kelas dulu ya Akeno-senpai, Gremory-senpai " ucap Naruto sambil mengemaskan bekal'nya dan bangun dari tempat duduk'nya dan pergi ke kelas sambil menyeret Sasuke yang ternyata tertidur bersama Peerage dan adiknya.
Sementara Rias dan Akeno hanya terdiam setelah kepergian Naruto dan yang lainnya. Lalu tangan Rias bergerak ke arah dadanya tepat di jantungnya, bisa dia rasakan bagaimana jantungnya berdetang sangat cepat.
' Kenapa ini? Kenapa jantungku berdetak sangat cepat begitu dekat dengan Uzumaki-san, bahkan perasaan saat dekat dengannya seperti terlindungi dan nyaman? Apa ini di sebut cinta? ' batin Rias sambil menunduk'kan wajah'nya.
" Ara-Ara sepertinya Buchou menyukai Uzumaki-kun " goda Akeno sementara Rias salah tingkah begitu mendengar perkataan ratunya.
Other Place
.
Terlihat di sebuah tempat yang gelap dan berisikan aura hitam pekat, terlihat bayang-bayang sosok manusia berjalan menuju sebuah penjara batu berbentuk tengkorak dengan aura hitam menyelimuti penjara itu.
Wush! Blaaaaaaaaaaar!
Sosok Manusia itu perlahan mengangkat tangan kanan'nya dan langsung mengarahkan sebuahbpukulan ke penjara itu dan menyebabkan penjara itu hancur.
Grooooooooooooaaaaaar!
Setelah penjara itu terbuka keluar berbagai aungan keras dari dalam penjara itu, sementara Sosok Manusia itu menyeringai.
[" Haaaaah~ sudah 1000 tahun tersengel akhirnya aku bebas "] gumam Sosok berbentuk Naga berwarna hitam mengepak'kan sayap hitam'nya.
" Dan selama 1000 tahun itu, kita akan membalaskan kekalahan kita " lanjut Sosok manusia itu, Naga berwarna hitam itu'pun menoleh ke arah Sosok itu.
Wuuuuuush!
Setelah Naga itu'pun berubah menjadi Sosok Manusia dan menatap Sosok Manusia di depan'nya dengan Mata emas menyala.
" Dareda? " tanya Sosok bermata emas itu.
" Sosok pemimpin kegelapan " jawab Sosok bermata merah, sementara Sosok bermata emas menyeringai.
" Masaka? Kitsune? " tanya Sosok bermata emas itu
" Kau benar Trigerdolion " jawab Sosok bernama Kitsune.
" Hoho, sepertinya kau berencana melakukan'nya lagi ne Kitsune " ucap Sosok bernama Trigerdolion.
" Ghahahahaha! Tentu saja, tapi kita harus mengumpulkan yang lain juga " ucap Kitsune tertawa keji.
" Jadi tinggal berapa lagi? "
" Tinggal 4 orang lagi " ucap Kitsune sambil membuat portal kegelapan, " Kau ikut Triger? " tanya Kitsune.
Wuushhh!
[" Tentu saja Kitsune, Groooooooooaaaaaar! "] jawab Triger berubah menjadi sosok Naga'nya dan mengaung keras.
13.00 PM
Kota Kuoh
.
Tap! Tap! Tap!
Sekarang terlihat di jalan, Naruto, Hinata, Ayumi, Asuna, Hitagi, Yumi, Miyuki dan Sasuke, tengah berjalan menuju rumah mereka setelah selesai dari sekolah mereka, Hinata dan Asuna sedang asyik bergelanyut di lengan Naruto, begitu juga Ayumi tapi dia di punggung Naruto, sementara Peerage Naruto hanya geleng-geleng. Untuk Sasuke jangan di tanya, yang pasti dia cemburu dengan Naruto.
" Ohey Dobe, Apa maksudmu melempar Tomat tadi ke wajah'ku Hah! " tanya Sasuke marah begitu mengingat kejadian tadi.
" itu karena kau menatap Kiba-san tajam, Koneko dan Kiba itu tidak memiliki hubungan. Aku tahu kau suka terhada Koneko tapi tidak usah seperti itu juga " Jawab Naruto santai seakan itu bukan masalah.
" A-ah, Hmmph! " balas Sasuke sambil membuang muka. Selama perjalanan mereka Tidak terasa sudah sampai di rumah mereka.
Kriieet
" Tadaima! " ucap mereka semua kompak.
" Okaerinasai " balas Nao dan Asia.
Mereka'pun berjalan ke kamar mereka masing-masing kecuali Naruto yang berjalan ke halaman belakang.
" Are? Naruto-nii? " panggil Ayumi kepada kakaknya begitu melihat Naruto tidak berjalan ke kamarnya.
" Ah? Aku akan melakukan meditasi terlebih dulu, kalian ganti baju gantilah " jawab Naruto tanpa menoleh dan terus berjalan ke halaman belakang.
.: The Protect :.
13.30 PM
Halaman belakang
.
Sraaaaaaaaaaash!
Terlihat sekarang di bawah air terjun yang deras terdapat Naruto dengan bertelanjang dada dan masih memakai celana kuoh tengah melakukan meditasi.
Flasback On
.
12.00
Kuoh Gakuen, XI-B
.
Terlihat di kelas Naruto, tengah melakukan pembelajaran seperti biasa, namun seketika Naruto tersentak begitu merasakan sesuatu di tubuhnya.
[" Naruto ini aku "] ucap suara masuk di pikiran Naruto.
" Great Red? " gumam Naruto dalam pikiran.
[" Ada yang ingin aku bicarakan "] ucap Great Red kepada Naruto.
" Apa itu? " tanya Naruto.
[" Pertama masuklah kedalam alam bawah sadarmu "] ucap Great red sementara Naruto hanya menurut dan mulai menutup matanya.
Twuuuuung!
Setelah itu dari tubuh Naruto keluar sebuah gelombang tak kasap mata dan mulai meluas dan menghentikan waktu dan pergerakan dunia.
Mind Scape : On
.
Terlihat di sebuah tempat yang luas dan berisikan hanya lantai berisikan air keluar Sosok Naruto dari ketiadaan dan setelah itu muncul'lah kesembilan Bijuu di belakang Naruto.
[" Ada apa kau kemari Naruto? "] tanya Isobu.
" Great Red ingin berbicara " jawab Naruto.
Clup!
Setelah itu terdengar suara air jatuh di depan Naruto dan menyebabkan gelombang kecil di lantai dan seketika lantai itu berubah menjadi bayangan Great Red.
[" Kau sudah di situ Naruto? "] tanya Great red dan di balas anggukan Naruto. [" Aku ingin memberitahukan'mu akan The Dark King, The Dark Demon merupakan Kelompok kegelapan di dunia, mereka terdiri dari enam orang, pertama Takagros, kedua Ryukihos, ketiga Hekicos, ke empat Skulimos, Ke lima, Trigerdolion dan yang terakhir... Kitsune "] ucap Great Red menceritakan sebuah kelompok berisikan anggota kegelapan
[" Mereka adalah kelompok ke gelapan terkuat bahkan Kami-sama dalam kesusahan melawan mereka, sebenarnya waktu itu aku ingin membantu tapi Kami-sama melarangku karena dia sudah mengutuskan sebuah kelompok yang akan menghentikan mereka. Lalu tak lama setelah itu muncul Enam orang dan di antaranya memiliki Nama yang sama seperti kalian, Uzumaki Naruto, Hyuga Hinata, Asuna Yuuki, Hitagi Senjougahara, Yumi Shirayanagi, Shiba Miyuki dan... Kau akan mengetahuinya nanti "] ucap Great Red dan menjeda nama terakhir dan itu membuat alis Naruto berkedut namun seketika Naruto tersentak begitu mendengar nama ke enam orang itu.
" Matte! J-Jika seperti itu berarti sejak dulu kami sudah ada di dunia ini begitu " ucap Naruto memastikan pikiran'nya benar dan di balas anggukan Great Red.
[" dengan kata lain kau berenkarnasi setelah 1000 tahun karena mereka akan bebas dan mulai mengumpulkan anggota mereka dan melakukan pembalasan. Kalian pada saat itu bertarung bersama kami-sama bahkan hingga kekuatan kalian sedikit, namun Naruto melakukan sesuatu yang tidak di tahu anggotanya dengan menyegel The Dark secara terpisah dengan memindahkan mereka di dimensi lain. Setelah itu yang tersisa di dunia ini hanyalah Kitsune. Lalu dengan sisa kekuatan Ke enam kelompok ini menyegel Kitsune di sebuah tempat yang jauh dan yang bisa membukanya hanyalah manusia keturunan murni.
Setelah berhasil menyegel mereka kalian'pun meninggal pada saat itu juga "] ucap Great Red menyelesaikan ceritanya.
Tap! Tap!
Seketika semua tersentak begitu mendengar langkah kaki di tempat mereka dan membuat Naruto mendongak dan melihat siapa yang datang, setelah itu Naruto tersentak begitu melihat siapa yang ada di depannya
" Ka-Kau... "
Flasback Off
.
Deg!
Seketika Naruto membuka matanya lebar-lebar setelah mengingat kejadian tadi siang, deru nafas Naruto memburu dan detak jantungnya berdetak sangat cepat.
" Haaah~ " hela Naruto, mengingat itu membuat Naruto sangat stres. Lalu seketika pandangan Naruto teralih di depan'nya terlihat sebuah pakaian'nya rumahnya berserta handuknya, Naruto'pun menghentikan meditasinya dan mengganti pakaian'nya di balik air terjun.
Setelah itu Naruto'pun ke dalam rumahnya kembali untuk melihat ke adaan di dalam rumah. Setelah memasuki rumah, dia bisa melihat kegiatan yang di lakuan peerage'nya Hinata dan Miyuki yang tengah bermain catur untuk melatih strategi, Asuna, Hitagi dan Yumi yang tengah membaca buku-buku bersama , Asia yang sedang berada di kamar mandi mencuci pakaian, Nao yang tengah duduk di Sofa sambil mendengarkan lagu dengan Heanset di telinga, Ayumi yang tengah melakukan Karaoke dengan lagu dari band bernama Haro-Haro, lalu Sasuke... Dia sekarang tengah enak tiduran disofa.
" Ah, Naru-kun kau sudah selesai meditasi " ucap Asuna begitu melihat Naruto sudah kembali dari meditasinya.
" Um, Ne aku ingin bertanya sama kalian, kecuali Ayumi dan Teme " ucap Naruto sambil duduk di sofa yang tersisa.
" Um? Apa itu " tanya Miyuki mengalihkan pandangan'nya ke arah Naruto
" Ano.. Begini.. Apa kalian ada waktu nanti sore? " tanya Naruto.
" ... "
" ... "
Semua'nya'pun terdiam, lalu mereka saling menoleh untuk mengetahui apa mereka sibuk.
" Mm kalau aku tidak ada kegiatan nanti " jawab Yumi polos.
Tiink!
Seketika Semua perempuan kecuali Yumi mendapatkan ide " Ano Naru-kun gomen-ne aku ada acara bersama Miyuki dan Asuna ke toko untuk membeli persediaan makanan " ucap Hinata meminta maaf kepada Naruto karena sibuk tapi itu adalah kebohongan.
" kalau aku, aku akan pergi ke perpustakaan kota nanti " ucap Hitagi juga berbohong.
" Aku dan Asia akan menjaga rumah " ucap Nao santai
" Ayu akan disini bersama Nao-nee dan Asia-nee " ucap Ayumi sambil terus berkaraoke
" Hn " jawab Sasuke tidak jelas
" E-Eh A-are? " pekik Yumi sambil memandang teman-teman'nya.
" Ano Yumi-san apa kau mau ikut ke Festival nanti bersamaku? " tanya Naruto sementara Yumi hanya mengangguk pelan " baiklah nanti jam 6 sore kita akan pergi " ucap Naruto lagi sambil bangun dari duduknya dan berjalan ke arah Dapur untuk membuat ramen'nya.
Setelah membuka laci'nya seketika Naruto terdiam begitu melihat laci dapurnya, setelah itu tubuh Naruto di selumbungi aura hitam, bahkan membuat semua peerage Naruto menjauh sedikit
Tap! Tap!
Perlahan Naruto berjalan ke arah Sasuke yang masih santai tiduran di sofa, setelah sampai Naruto'pun meningkatkan auranya.
" Ne, Teme apa kau yang memakan ramen di laci dapur " ucap Naruto pelan.
" Hm, mana aku tahu " balas Sasuke tidak peduli namun wajahnya mengatakan sebaliknya.
" Ramen spesial itu kau yang makan bukan? " tanya Naruto lagi sambil mendekatkan kepalanya ke arah Sasuke sementara Sasuke salah tingkah.
" Naruto-san aku menemukan ini di kamarnya tadi pada saat aku membersihkan kamar-kamar rumah ini " ucap Nao bak polos atau memang sengaja untuk menambah kesalahan Sasuke dengan memperlihatkan cup ramen edisi spesial, Sasuke yang mendengar dan melihat itu semakin ketakutan ketika aura hitam naruto semakin menambah
" Teme " ucap Naruto penuh amarah " AKAN KUHAJAR KAU! " teriak Naruto dengan wajah sudah berubah menjadi tengkorak api sementara Sasuke semakin pucat.
Dan setelah itu terdengarlah suara kesakitan Sasuke di rumah Naruto bahkan anjing-anjing di dunia melolong seperti menghormati kematian Sasuke.
.
Time Skip
17.45 PM
Kamar Naruto
.
Terlihat di kamar Naruto, sekarang Naruto tengah menganti pakaian'nya karena akan pergi ke Festival di kota bersama Yumi, terlihat Naruto sekarang menggunakan pakaian kemeja putih dengan rompi hitam, celana hitam panjang dan dasi berwarna orange ( Ni mau kerja atau apa? -_- ), rambutnya di biarkan acak-acak'kan dan itu menambah ketampanan'nya
" Yosh sudah siap " ucap Naruto kepada dirinya sendiri lalu pergi keluar kamar menuju ruang tamu.
.
Setelah di ruang tamu bisa dia lihat Yumi tengah menunggunya dengan pakaian gaun tanpa lengan berwarna violet hingga selutut dan rambut yang di biarkan tergerai menambah kecantikan perempuan dengan marga Shirayanagi itu.
" Konbawa Naruto-san " salam Yumi
" O-Oh Konbawa " balas Naruto tergagap dengan rona tipis di wajahnya " Um kalau begitu ayo " ajak Naruto sambil mengulurkan tangan'nya, Yumi yang melihat itu merona tipis dan menerima uluran Naruto pelan. Mereka'pun berjalan sambil bergandengan tangan menuju Festival dan tanpa mereka sadari sebuah benang merah telah terikat di jari mereka dan hanya Kami-sama yang bisa memutuskan'nya
19.00 PM
Festival Place
.
Setelah satu jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di tempat Festival, banyak anak-anak, remaja-remaja, sepasang kekasih, keluarga dan lain-lain berlalu-lalang di Festival itu, apa lagi besok minggu, sekarang Naruto dan Yumi tengah melihat-lihat wahana apa saja yang ingin mereka mainkan dan apa yang ingin mereka kunjungi.
" Ne, Yumi-san apa yang ingin kau kunjungi terlebih dulu? " tanya Naruto kepada Yumi yang ada di sampingnya.
" Um.. Bagaimana kalau festival bunga " usul Yumi sambil menatap Naruto
" Hm baiklah ayo kita kesana " ucap Naruto sambil menuntun Yumi ke arah festival bunga di Festival, Yumi terus menatap Naruto yang terlihat tampan di mata Violetnya, tanpa sadar wajahnya memanas akan hal itu
' Ke-Kenapa denganku? Da-dan perasaan apa ini, kenapa jantungku berdetak cepat ' batin Yumi sambil menunduk
" Yumi-san kau tidak apa? " tanya Naruto kepada Yumi yang menunduk.
" Ah! A-a-a-a Daijobu Naruto-san " jawab Yumi salah tingkah dengan wajah memerah.
" Hm? Tapi wajahmu merah " ucap Naruto sambil mendekatkan wajahnya dan menyentuh keningnya ke kening Yumi, Yumi terpaku begitu melihat mata Shaphire Naruto yang indah itu dia merasakan di laut yang luas dan langit yang cerah di dalam mata itu.
" Dan kau tidak sakit, benar kau tidak apa? " tanya Naruto lagi setelah menjauhkan keningnya dari Yumi, sementara Yumi tersadar dari lamuan'nya dan mengangguk pelan sambil memandang ke arah lain.
" Kalau begitu ayo sebelum terlalu ramai " ucap Naruto sambil menarik Yumi ke festival bunga sementara Yumi hanya mengikuti.
Selama di festival bunga terlihat terdapat banyak jenis bunga-bunga, tidak henti-hentinya Yumi mengagum-ngagumi bunga-bunga disana. Sementara Naruto hanya mengikuti dan memotret-motret bunga-bunga disana.
" Naruto-san! " panggil Yumi, sementara Naruto hanya menoleh " Mitte-Mitte bagaimana bunga ini cocok tidak " tanya Yumi sambil memperlihatkan bunga mawar merah di selipkan di telinganya dan membuat kecantik'kan Yumi bertambah, Naruto yang melihat kecantikan Yumi merona.
" Oh, ka-kau cocok sekali Yumi-san " jawab Naruto gagap dengan rona tipis di wajahnya.
Setelah mereka selesai di Festival bunga, Naruto mengajak Yumi membeli makanan karena perut mereka sudah keroncongan, dan sekarang mereka tengah berada di kedai Okonomiyaki sambil memakan Hiroshima-yaki.
" Umm~ bhaghaimhana? " tanya Naruto sambil mengunyah Hiroshima-yaki di mulutnya.
" Hihihi telan dulu makanan'mu Naruto-san " tawa kecil Yumi sambil meghapus sisa makanan di mulut Naruto dengan tisu, sementara Naruto yang di perlakukan seperti itu merona.
' Pe-perasaan apa ini? ' batin Naruto gugup.
Setelah selesai makan mereka'pun melanjutkan jalan-jalan mereka " Ne, Yumi-san kita akan kemana lagi? " tanya Naruto sambil mengandeng Yumi agar tidak terpisah, sementara Yumi tampak berpikir.
" Bagaimana kalau Rumah Hantu? " tanya Yumi.
Deg!
" Gleek, Ru-Rumah hantu " ucap Naruto gugup dan berkeringat dingin.
" Hm, ada apa Naruto-san? " tanya Yumi ketika melihat Naruto sepertinya ketakutan.
" Ah! I-ie tidak ada apa " jawab Naruto salah tingkah.
" Tapi kenapa tanganmu gemetar? " tanya Yumi lagi dan melihat ke arah Tangan Naruto yang gemetar karena dia bisa merasakan'nya karena tangan'nya masih di pegang oleh Naruto dan sepertinya dia membiarkan hal itu
" A-Ah lupakan, lebih baik ayo kita kesana " ajak Naruto langsung sebelum Yumi bertanya lagi, sementara Yumi hanya menurut.
Setelah itu yang terdengar di rumah hantu suara teriakan ketakutan Naruto bahkan suara itu sampai di rumah Naruto.
" Hm? Sepertinya aku mendengar suara Naruto-san " gumam Hitagi sambil menatap keluar.
" Haah~ semoga saja Yumi-san tidak mengajak'nya kerumah hantu karena dia takut hantu " gumam Asuna sambil menghela nafasnya, sementara Hitagi, Miyuki, Nao, Asia hanya bisa berdoa semoga king mereka baik-baik saja.
Sementara itu di taman sekarang Naruto dan Yumi tengah berada di sebuah lapangan yang luas dengan berbagai kunang-kunang mengelilingi mereka dimana Naruto tengah bersandar pada pohon dengan wajah pucat sementara Yumi mengelus-elus tangan Naruto
" jika Naruto-san takut terhadap hantu seharusnya Naruto-san bicara saja " ucap Yumi sedikit merasa bersalah.
" Ugghh, dengan mengatakan hal itu di tempat umum? Memalukan " balas Naruto sambil memejamkan matanya menenangkan dirinya, setelah itu Naruto kembali membuka matanya dan memasang wajah serius kepada Yumi.
" Ne Yumi-san, bisa kau ceritakan tentang kematian orang tuamu aku mohon, mungkin aku bisa mencari tahu kenapa Kokabiel membunuh orang tuamu? " tanya Naruto memohon kepada Yumi, sementara Yumi hanya menunduk'kan wajahnya
" Baiklah akan aku ceritakan " jawab Yumi
Flasback On + Yumi Pov
.
Timur Jepang, Akerihoto ( Nama desa buatan author sendiri )
.
Dulu di sebuah desa bernama Akerihoto, tempat dimana aku lahir. Saat itu aku tengah bekerja di ladang sawah dan umurku waktu itu 9 tahun, waktu itu ayah dan ibuku tengah berada di rumah.
" Hah~ selesai juga " gumam'ku setelah menyelesaikan menanam pada di sawah ayahku, setelah itu aku memutuskan untuk kembali kerumah.
Setelah sampai di rumahku aku'pun membuka pintu rumah'ku " Tadaima " ucap'ku, namun tidak ada jawaban " Tadaima " aku berucap sekali lagi namun tidak ada jawaban, aku'pun memutuskan untuk mencoba mencari ayah dan ibuku.
Setelah sampai di ruang tamu, aku melebarkan mata'ku begitu melihat ayahku dan ibuku tengah terikat dengan rantai hitam dan di depan ayah dan ibu'ku aku melihat seorang pria tinggi dengan 12 sayap berwarna hitam.
" Oh akhirnya kau sudah sampai " ucap orang itu, sementara aku merasa ketakutan akan apa yang di depan'ku aku berusaha lari tapi tubuhku menolak pikiranku
" Pergi Yumi! " teriak ayahku
" To-tou-san, Ka-Kaa-san " gumam'ku lirih.
" pergilah Yumi-chan! " teriak ibuku
" Akhirnya kau datamg juga, Yumi Shirayanagi No Light Dragon " ucap sosok itu berbalik.
" Si-Siapa kau? " tanya'ku sambil berjalan mundur ketakutan
" Namaku adalah Kokabiel, aku di tugaskan untuk membunuhmu Yumi Shirayanagi " ucap sosok itu yang tak lain adalah Kokabirl sambil mengeluarkan sesuatu yang bercahaya dari tangan'nya.
Aku'pun semakin ketakutan dan terus berjalan mundur hingga tubuhku tidak bisa mundur lagi karena ada dinding di belakangku.
" Hentikan! Dasar kau brengsek! " teriak ayahku lagi
" Urusai! " teriak Kokabiel sambil menebaskan sesuatu yang bercahaya di tangan'nya itu.
Craaaaaaash!
Aku'pun terpaku begitu melihat ayah dan ibu'ku mati di depan mata'ku, setelah itu pikiran'ku terasa kosong dan tubuhku seperti memanas
" Hiks.. Hiks.. Tou-san Hiks.. Kaa-san... " gumam'ku sambil menangis dan aku semakin terasa panas dalam tubuhku
" Khuhuhu dengan begini selesai sudah " aku mendengar ucapan Kokabiel dan setelah itu pikiranku benar-benar sudah di luar kendaliku.
" HWAAAAAAAAAAA! " teriak'ku sambil menangis dan mengadahkan kepala'ku.
Triiiiiiiiiiiiiiiiink!
Setelah itu entah kenapa tubuhku mulai bercahaya terang dan tubuhku terasa sangat panas dan setelah itu aku'pun tak sadarkan diri.
.
Flasback Off + Yumi Pov Off
.
" Setelah itu aku tersadar dan melihat desa'ku Hancur menjadi abu begitu juga rumah'ku, tapi yang aneh'nya aku tidak terluka sama sekali, lalu aku'pun melakukan perjalanan mencari tempat tinggal. Tak lama setelah itu aku bertemu Hitagi yang bernasip sama seperti'ku, setelah itu aku dan Hitagi melakukan perjalanan bersama dan menjadi sahabat, setelah 3 hari, kami'pun menemukan kota ini, aku dan Hitagi'pun mencari perkerjaan yang cocok dengan kami.
Lalu setelah umur kami 12 tahun, akupun bertemu dengan Fexsos sementara Hitagi bertemu dengan Infernos " Ucap Yumi panjang lebar menceritakan kisah'nya sementara Naruto yang di dekatnya menunduk'kan wajahnya dan mengepal tangan'nya.
" Hiks.. Hikss it-itu adalah kenangan Hiks.. Hiks terburuk yang tidak bisa aku lupakan Hiks.. Hiks.. a-andai saja aku bisa.. "
Grep!
Ucapan Yumi'pun terhenti ketika Naruto memeluknya erat, dia bisa rasakan tubuh Naruto bergetar dan dia juga bisa mendengar isak dari pemuda yang memeluknya itu.
" Sudah.. Jangan kau lanjutkan.. Sudah cukup.. " ucap Naruto sambil terisak, Naruto bisa merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang tua, karena dia juga begitu, Orang tua'nya mati karena melindunginya dari serangan Kyubi No Yoko atau Kurama dan pada saat itu dia masihlah bayi. Jika dia ada di posisi Yumi dia pasti akan sangat frustasi dan tidak akan hidup.
Namun dengan adanya Teman-teman'nya Akhirnya Naruto bisa merasakan kebahagian, sementara Yumi mendapatkan kebahagian dengan orang tuanya dan setelah itu dia kehilangan kebahagian'nya, dua sifat yang terbalik Naruto tahu bagaimana perasaan Yumi waktu itu.
Tanpa sadar Yumi membalas pelukan Naruto dan menangis di dadanya, sementara Naruto membiarkan Yumi menangis di dadanya, Naruto'pun mengelus rambut Yumi pelan dan mengecup kening Yumi.
Setelah itu terjadi keheningan kembali sementara Yumi masih belum mau melepaskan pelukan'nya, sepertinya dia merasa nyaman di pelukan Naruto.
" Ne mau sampai kapan kau akan memeluk'ku? " tanya Naruto kepada Yumi, sementara Yumi tersadar dan langsung melepaskan pelukan'nya.
" Go-Gomen " ucap Yumi sambil meminta maaf.
" Haha Daijobu jika kau sedih berceritalah dengan'ku karena aku akan selalu bersama'mu dan berada di dekatmu, karena aku akan menjadi tempat cahayamu " ucap Naruto sambil mengelus rambut Yumi dan tersenyum lima jari, Yumi yang melihat itu memerah wajahnya.
" Ha-Ha'i.. Arigato Naruto-san " ucap Yumi pelan tapi masih bisa didengar oleh Naruto.
" Doushisamashite " balas Naruto.
" A-Ano Naruto-san.. Bolehkah aku bersandar di bahumu? " tanya Yumi malu-malu.
" Hm? Tentu " jawab Naruto sambil tersenyum kecil, Yumi'pun bersandar di bahu Naruto, sementara Naruto mengelus rambut hitam itu.
[" Hoo~ sepertinya ada yang bermesraan ini "] goda Matatabi kepada Naruto, sementara Naruto salah tingkah.
" Matatabi " balas Naruto.
[" Hahahaha "] terdengarlah banyak tawa di pikiran Naruto dan Naruto yakin semua Bijuu'nya menertawakan'nya. Naruto'pun menoleh ke arah Yumi yang ternyata tertidur dibahunya, sementara Naruto hanya tersenyum melihat Yumi yang imut ketika tidur.
Naruto'pun memutuskan untuk pulang ke rumah dengan mengendong Yumi ala bridal style, lalu pergi menggunakan lingkaran Protect'nya.
20.00 PM
Kediaman Naruto
.
Triiiiing
Sementara itu sekarang terlihat di ruang tamu muncul lingkaran protect dan mengeluarkan Naruto dan Yumi yang tertidur, sekarang di ruang tamu terlihat semua tengah menonton acara di Tv kecuali Sasuke yan tengah berada di belakang teras.
" Naru-kun, kenapa dengan Yumi-san? " tanya Hinata kepada Naruto begitu melihat Yumi tidur di gendongan Naruto
" Oh, dia tertidur tadi " jawab Naruto sambil mengantarkan Yumi ke kamarnya. Setelah mengantarkan Yumi, Naruto kembali ke ruang tamu dan dia terkejut begitu melihat ada dua orang yang di kenalnya datang.
" Ada apa kalian kemari Azel, Sirzech-san? " tanya Naruto sambil berjalan ke arah Sofa dan duduk di antara Hinata dan Asuna.
" Bukan'nya kau yang memanggil kami kesini kemarin? " tanya balik Azazel sambil duduk di sofa berhadapan dengan Naruto begitu juga Sirzech.
" Oh, benar aku lupa " ucap Naruto cengengesan.
" sepertinya kau sudah membuat peerage'mu Naruto-san " ucap Sirzech sambil menatap semua Peerage Naruto kecuali Yumi yang tertidur.
" Ya begitulah, ucapkan salam terima kasihku kepada Falbium-san ya " ucap Naruto sambil menyandarkan tubuhnya.
" Kau tahu bahkan Falbium hampir mati ketika membuat Human Piece itu, tapi untung dia menerima pingsan selama 2 bulan " ucap Sirzech sambil mengingat kejadian yang di terima Falbium.
" Ya angap saja itu pembalasan ketika dia menggunakan'ku sebagai uji coba Eksperimen-eksperimen'nya itu " balas Naruto bak acuh dan mengingat dimana dia di jadikan uji coba eksperimen Falbium.
" Oh.. Pak Tua kau datang " ucap Sasuke begitu melihat Azazel ada di ruang tamu.
" Oh! Ternyata kau Pantat Ayam, jadi kau tinggal dengan Naruto " balas Azazel menatap Sasuke tajam begitu juga Sasuke.
" Moi, Azel dia adalah Sahabatku dari Dimensi'ku dan Hime, jadi aku mohon maaf atas kelakuan teman bodohku ini " ucap Naruto kepada Azel dan hanya dibalas gumaman Azel dan Dengusan dari Sasuke.
" Azel aku ingin kau mendaftarkan Nao-san dan Asia-chan di Kuoh Gakuen dan usahakan masukan Nao ke dalam kelas XI-A dan Asia di XI-B " pinta Naruto dan Azel yang mendengar permintaan Naruto binggung.
" Aku tidak ingin mereka menjaga rumah sementara kami pergi, aku ingin mereka juga ke sekolah, Nao bersekolah di SMA Hisasiburi, aku ingin kau mengurus perpindahan Nao-san, lalu untuk Asia, dia berasal dari gereja dan pemegang Sacred Gear Twillight Healing, dan dia adalah teman Issei, aku tidak ingin dia terus melamun dan memikirkan Asia " jelas Naruto kenapa dia meminta hal itu.
" jadi itu kenapa kau memanggil kami kesini? " tanya Azazel sambil melipat tangan'nya
" tidak masih ada yang ingin aku tanyakan kepadamu Azel " jawab Naruto masuk kedalam mode seriusnya " Azel aku ingin bertanya kepadamu mengenai wakil'mu Kokabiel " lanjut Naruto sambil menekan kata Kokabiel.
" Dia sekarang tengah melakukan sesuatu yang membahayakan dunia ini, jika kau tidak menghentikan'nya maka dunia ini akan bahaya " ucap Naruto sambil menutup matanya mencoba menahan sesuatu di tubuhnya
" Aku sudah mencoba menghentikan'nya tapi dia menentang perintahku dan kabur entah kemana " ucap Azazel sambil menatap Naruto serius.
" Kalau begitu boleh aku dan Peerage'ku membunuhnya jika kami bertemu agar dunia ini damai " pinta Naruto sambil mengeluarkan aura membunub yang kuat membuat Sirzech dan Azazel menelan ludahnya dengan kasar, walaupun mereka pemimpin fraksi tapi mereka tidak akan mencari mati ketika berhadapan dengan Naruto karena mereka mengingat bagaimana Naruto melawan mereka.
" Ha-Ha'i ten-tentu saja.. Kuserahkan di-dia padamu " ucap Azazel gugup, dan setelah berkata begitu Naruto menyeringai keji.
" Mo-Moi, jika tidak ada yang di bicarakan kalau begitu kami pamit ya " ucap Sirzech buru-buru dan pergi dengan lingkaran sihirnya di ikuti Azazel.
" Sepertinya kau membuat mereka takut Naruto-san " ucap Asia karena dia bis melihat wajah Azazel dan Sirzech yang ketakutan.
" biarlah seperti itu " balas Naruto acuh lalu membaringkan tubuhnya di sofa untuk menghilangkan rasa lelahnya.
" Ano.. Naruto-san.. " ucap Nao putus-putus.
" Um, tidak apa, aku juga ingin melihat kalian belajar kembali jadi anggap saja ini hadiah dari king kalian " ucap Naruto tahu maksud Nao dan tersenyum.
Naruto'pun bangun dari sofa'nya dan mengambil jubah tudung dan topeng'nya " Aku akan pergi berkeliling lagi, siapa tahu aku akan bertemu dengan Issei dan memberitahukan'nya akan Asia-chan agar dia tidak melamun " ucap Naruto kepada yang lain'nya dan dibalas anggukan mereka semua kecuali Sasuke yang sudah ke kamarnya.
Boft!
Setelah itu muncul kempulan asap di samping Naruto dan setelah asap menipis, terlihatlah bunshin Naruto.
" Dia yang akan menjaga tempat ini, aku tidak ingin si Teme itu mengambil sesuatuku yang berharga " ucap Naruto sambil mendekati Hinata dan mengangkat dagu Hinata.
Cup!
Naruto'pun mencium Hinata di depan Peerage dan adiknya sementara yang lain memerah wajahnya dan memandang ke arah lain. Naruto'pun melumat bibir Hinata dan Hinata membalas lumatan Naruto, Tangan Naruto berpindah ke pinggang Hinata dan menarik Hinata mendekat untuk memperdalam ciuman'nya begitu juga Hinata yang mengalungkan lengan'nya di leher. Hinata membuka mulutnya sedikit untuk mengundang lidah Naruto dan undangan itu'pun di terima dengan Naruto melesatkan lidah'nya kemulut Hinata.
Kedua benda tak bertulang itu saling bersilat dan menukar saliva mereka, setelah beberapa menit, mereka'pun melepaskan ciuman mereka karena kebutuhan Oksigen dan terlihat jembatan saliva menjembatani kedua bibir itu. Terlihat kedua sejoli itu sudah memerah wajahnya akan ciuman yang mereka lakukan.
" Mou~ Naru-kun, kenapa hanya Hinata-chan saja " ucap Asuna ngambek sambil membelakangi Naruto.
Cup!
Tanpa di duga Naruto kembali mencium tapi yang di cium sekarang adalah Asuna, Asuna sempat terkejut namun setelah itu dia menikmati ciuman itu dan mengalungkan lengan'nya di leher Naruto, tangan Naruto yang di pinggang Asuna menarik tubuh Asuna agar mendekat dan memperdalam ciuman mereka, bibir kedua sejoli itu'pun saling melumat, bersilat lidah dan menukar saliva mereka.
Setelah beberapa menit, mereka'pun melepaskan Ciuman mereka karena kebutuhan oksigen, Wajah Asuna'pun memerah antara malu dan di kuasai nafsu, sementara Naruto hanya tersenyum.
" Baiklah kalau begitu aku akan pergi sekarang, dan untukmu aku serahkan rumah ini padamu dan jaga mereka dari Teme, jika Teme melakukan sesuatu kau boleh menghajarnya sampai puas " ucap Naruto dan memberi perintah kepada Bunshin'nya, sementara sang bunshin semangat karena bisa memberi pelajaran kepada Sasuke, ya kalau dia melakukan sesuatu terhadap Peerage Naruto.
" Yosh! Aku berangkat! " ucap Naruto sambil memakai topengnya.
Bziiiit!
Setelah itu Naruto'pun menghilang dengan Hiraishin'nya dan meninggalkan yang lain.
.: The Protect :.
21.00
Factory Place
.
Bziiiiiit!
Terlihat di sebuah pabril tua bagian cerobong, muncul kilatan merah dan memperlihatkan Naruto yang memakai topeng Devile. Naruto bisa melihat banyak kumpulan asap dan getsr-getaran di Pabrik itu, lalu di toleh'nya ke bawah dia melihat dari lubang cerobong di bawahnya terdapat Iblis liar yang sepertinya terpojok.
Wuuuush!
Naruto'pun melompat ke dalam lubang cerobong itu dan melesat ke arah iblis liar itu
" True Emperor! " ucap Naruto
Wuuuuuush!
Lalu dari tangan Naruto muncul api panjang dan membentuk sebuah pedang bergagang merah berbentuk Naga.
Wuuuuuuush!
Lalu Naruto memutar tubuhnya dan membuat pusaran api dan terus melesat kebawah sementara api-api Naruto menaik dan membuat lubang cerobong itu mengeluarkan api layaknya pabrik itu seperti aktif.
.
Sementara itu di dalam Pabrik terlihat Rias, beserta peerage-peerage'nya sekarang tengah menyudutkan Iblis liar yang lebih besar dari mereka, sementara sang Iblis liar hanya mengeram karena di kalahkan oleh iblis.
" Kisama! " geram iblis liar itu.
" Ucapkan selamat tinggal Bakemono " ucap Rias sambil menyiapkan Power Of Destruction'nya.
Blaaaaaaaaaaaar!
" AAAAAARRRRGGHHHH! "
Namun sebelum Rias menembak'kan Sihirnya dari atas muncul sesuatu berapi dan menghantam iblis liar itu, sementara sang Iblis liar berteriak kesakitan.
Rias beserta Peerage'nya terkejut akan apa yang terjadi di depan mereka, setelah asap menipis terlihatlah Devilr berdiri di atas Tubuh Iblis liar yamg sudah hangus dengan sebuah pedang menancap di kepala iblis liar itu.
Sriiiiing!
Devile'pun mencabut pedangnya dan setelah itu tubuh Iblis liar itu'pun melebur menjadi debu, sementara Rias beserta Peeragenya bernafas lega karena Devile yang datang.
" apa kalian tidak apa? " tanya Devile sambil menghilangkan pedangnya.
" Um kami tidak apa Devile-san " jawab Rias sambil mendekati Devile.
" Devile-san.. Asia " ucap Issei terhenti.
" Um, aku memang baru saja akan mencarimu, Argento-san akan masuk ke Kuoh Gakuen bersama pemuda berambut kuning, jadi kau tidal usah takut " ucap Devile sambil menepuk bahu Issei.
" Pemuda berambut kuning? " beo Issei dn hanya di balas anggukan Devile.
" Mungkinkah? " gumam Issei lagi sambil berusaha menebak siapa. Yang di maksud Devile.
Sementara Devile segera memalingkan wajahnya ke arah Peerage Rias yang lain dan dia bisa melihat sepertinya Mitlet dan Raynare sudah akrab dengan Rias dan yang lain.
Lalu pandangan Devile berpindah ke arah Rias yang tengah menatapnya layaknya patung, Devile yang melihat itu mendekati Rias dan mencoba menyadarkan Rias.
" Oi, kau tidak apa? " tanya Devile membangunkan Rias, sementara Rias tersentak dari melamun'nya dan saat bersamaan Rias terkejut Devile sudah ada di depannya
" A-Ah! Ak-Aku tidak apa. Ha-hanya saja aku ke-kepikiran sesuatu " jawab Rias salah tingkah dengan wajah memerah.
" Begitu... Baiklah jika begitu aku akan melanjutkan tugasku terlebih dahulu " ucap Devile membalik'kan badan'nya dan berjalan menuju cerobong yang tadi dia datangi.
Wuuuuuush!
Setelah itu Devile'pun terbang dengan api dari kakinya menuju atas meninggalkan Rias dan yang lainya.
" Ano.. Buchou, apa dia Devile-san? " tanya Raynare yang baru pertama kali melihat Devile karena sebenarnya dia sudah pernah melihat Devile tapi ingatannya hilang karena Devile.
" Hm, dialah Devile-san " jawab Rias " Baiklah ayo kita kembali " ucap Rias memberi perintah dan di balas anggukan mereka dengan Issei yang paling semangat.
Devile/Naruto Place
.
Wuuuuuush!
Sementara itu di tempat Devile atau Naruto sekarang dia tengah terbang sambil melihat-lihat keadaan kota pada malam hari.
" Hah~ medouksei " gumam Naruto sambil mengehela nafasnya " Sepertinya Dragon element lagi satu susah di temukan " gumam Naruto lagi
[" Itu benar, Dragon Element yang tersisa sepertinya berpindah-pindah, dan memang benar pemegang Dragon ini kadang sedikit jahil dan nakal "] ucap Great Red di kepala Naruto.
" Hah~ sepertinya aku pulang saja, mungkin aku akan menemukan'nya kapan-kapan " hela Naruto dan langsung terbang menuju rumah.
Sementara itu tanpa di sadari ada sosok perempuan tengah terbang dengan sepasang sayap emas di punggungnya dan tertawa kecil.
" Tunggu sebentar lagi Naruto-kun, aku akan datang kok, jadi kau tidak usah repot-repot, hihihihi " gumam sang perempuan dan tertawa kecil.
Wuuush!
Lalu perempuan itu menghilang dengan sangat cepat seperti sosok hantu, sementara Naruto yang merasa ada seseorang di belakangnya mencoba melihat kebelakang namun tidak ada siapa-siapa disana.
' Mungkin perasaanku saja ' batin Naruto sambil terus terbang menuju rumahnya.
.
.: The Protect :.
Minggu, 18 Agus 20xx
07.00 AM
Kediaman Naruto
.
Sekarang terlihat di kediaman Naruto, semua berjalan seperti biasanya, The Protect hanya bergerak jika pasukan The Dark Demon bergerak jika tidak maka The Protect akan diam, namun jika ke adaan mendesak mereka terpaksa bergerak untuk melawan.
Namun sekarang semua tengah berada di Traning Ground di balik ait terjun, semua sekarang tengah berlatih dengan kekuatan mereka, sementara Asia, dia duduk di bawah pohon sambil memandang sparing dari teman-teman'nya, walaupun Asia baru mengenal mereka selama 3 hari, tapi mereka sudah saling mengenal dan bersahabat, lalu untuk Ayumi, dia tengah asyik memainkan suling di tangan'nya sambil mendengar lagu kesukaannya.
Sementara Sasuke tengah tiduran di bawah pohon dekat Ayumi, lalu untuk sang King, Naruto sekarang tengah melakukan Meditasinya di bawah air terjun penghubung'nya dengan bertelanjang dada.
Setelah itu Naruto membuka matanya dan berjalan keluar dari air terjun itu dan merenggangkan badan'nya, sementara seluruh peerage perempuan Naruto merona melihat tubuh atletis Naruto, bahkan Hinata hampir mengeluarkan darah dari hidungnya.
" Teme! Jangan tiduran saja cepat latihlah tubuhmu sebelum kau tertinggal jauh " ucap Naruto sambil melakukan beberapa gerakan pemanasan,
" Cih! Walaupun aku tidak latihan aku tetaplah kuat " ucap Sasuke sombong.
" Hah~ terserahlah " balas Naruto bosan, lalu Naruto segera melakukan kuda-kuda.
Wuuuuuush!
Lalu di bawah Naruto muncul api memutari tubuh Naruto dan di belakang atas Naruto muncul lingkaran protect.
[ Dragon Laser! ] ucap Naruto sambil mengarahkan pukulan ke arah udara kosong.
Twuuuuuuung!
Lalu dari lingkaran protect keluar laser api berbentuk Naga mengarah ke sebuah Gunung buatan dimensi itu.
Blaaaaaaaaaaaar!
Seketika Gunung itu meledak dengan dasyat'nya bahkan suara ledakan itu sampai terdengar dintempat mereka padahal jaraknya sangatlaj jauh sekali.
" Gaaahhh~ ternyata banyak menghabiskan energi " gumam Naruto sambil menghela nafasnya kasar karena energinya terkuras untuk sihir tadi.
" Kuso! Dobe ayo kita bertarung " tantang Sasuke yang merasa kalah dengan Naruto karena dia melihat sihir Naruto lebih hebat darinya, tadi katanya kuat kok takut kalah sama Naruto.
" Cih! Tadi kau bilang kau itu sudah kuat " ucap Naruto mengejek Sasuke, sementara Sasuke tidak peduli dan langsung melesat ke arah Naruto.
Triiiiiiiink!
Pedang Kusanagi Sasuke'pun tertahan pedang besi milik Nao yang muncul di depan'nya secara tiba-tiba.
Wuush!
Lalu dari atas muncul Hitagi sambil menebaskan pedang kegelapan'nya ke arah Sasuke, Sasuke yang melihat itu sesegera mengambil kunainya.
Triiiiiiink!
Pedang Hitagi'pun tertahan dengan Kunai Sasuke tapi itu membuat Hitagi tersenyum
[ Dark Blast! ] ucap Hitagi.
Blaaaaaaar!
Seketika Sasuke terpental karena ledakan energi kegelapan Hitagi, Sasuke yang sudah berhenti terpental berusaha berdiri dari berlututnya namun saraf kakinya tidak bekerja dan membuatnya susah berdiri.
" Jika kau menyerang Naruto-san, hadapi kami terlebih dahulu " ucap Hitagi sambil mengarahkan pedang hitamnya ke arah Sasuke.
" Hah~ Sasuke-san, kau itu sudah tahu Naru-kun masih lelah kau mau langsung menyerangnya saja dasar " ucap Hinata sambil berkecak pinggang di samping Naruto.
" Uggh " gumam Sasuke masih berusaha berdiri tapi masih belum bisa.
" Kalian tenanglah, tidak usah seperti itu " ucap Naruto menenangkan Peeragenya lalu berjalan menuju tempat Ayumi dan Asia berada bersama peeragenya, meninggalkan Sasuke yang masih belum bisa berdiri.
" Oi! Kalian kejam! Jangan tinggalkan aku! " teriak Sasuke marah-marah tapi tidak di hiraukan mereka.
" Ne ayo kita kembali " ucap Naruto sambil memakai bajunya kembali, sementara yang lain hanya mrngangguk dan berjalan menuju air terjun penghubung.
" Kampret! Kenapa aku di tinggalin?! Apa salahku?! Kalian kejam! " teriak Sasuke sengsara karena di tinggal sendirian.
.
.
Sementara itu sekarang Naruto beserta seluruh Peeragenya, kecuali Ayumi yang tidak termasuk kedala Peerage Naruto, dan Sasuke yang masih berstatus Ninja, berjalan menuju ruang tamu dan membahas masalah The Dark Demon.
" Ghhaaa~ kita harus cepat mencari pemegang Dragon Helios, sebelum The Dark Demon melakukan apa yang mereka telah lakukan 1000 tahun yang lalu " gumam Naruto sambil memandang peta di meja ruang tamunya dengan serius sambil menatap tempat-tempqt yang menurutnya mencurigakan.
" The Dark Demon? " tanya Asia yang tidak mengetahui apa-apa akan The Dark Demon begitu juga Miyuki, Asuna dan Ayumi yang belum mengetahui akan hal itu
Naruto'pun melirik ke arah Hitagi sementara Hitagi mengangguk mengerti atas lirikan itu, lalu Hitagi'pun menceritakan siapa The Dark Demon dan siapa mereka dulu, mereka'pun terkejut bahwa mereka tidak tahu bahwa pahlawan yang ada sejak 1000 tahun yang lalu telah berenkarnasi kembali.
" Sugoi~ aku tidak menyangka kalian ternyata adalah pahlawan sejak 1000 tahun yang lalu. Bagaimana rasanya berenkarnasi kembali ya " ucap Asuna sambil menatap Naruto, Hitagi, Yumi, Hinata, dan Nao
" kalau itu sangat susah untuk dijelaskan " ucap Yumi sambil memainkan rambutnya.
" Sudah, kita harus mencari keberadaan Dragon Helios sebelum The Dark Demon bergerak " ucap Naruto menyudahi percakapan itu dan kembali menatap peta di meja'nya.
Ting! Tong!
Terdengar suara bel rumah di depan kediaman Naruto membuat semua menoleh ke arah pintu.
" Biar aku yang buka " ucap Hinata sambil berjalan kepintu depan.
Kreeeet
Hinata'pun membuka pintu'nya dan dia melihat dua orang perempuan berbeda rambut, perempuan pertama memiliki rambut ungu, dan yang lagi satunya berambut cokelat.
" Ano Anda mencari siapa? " tanya Hinata ramah.
" Hm.. Apa benar ini kediaman Uzumaki Naruto? " tanya Perempuan berambut cokelat dengan senyum manisnya.
" Benar "
" Kami ingin mencari Uzumaki-san, kami ada urusan dengannya " ucap Perempuan berambut cokelat to the point, Hinata yang mendengar itu langsung mengajak kedua perempuan itu masuk, setelah masuk Kedua perempuan itu'pun disuruh duduk di sofa yang berhadapan dengan Naruto, sementara yang lain berdiri di Belakang Naruto, sementara Hinata membuatkan teh di dapur.
" Jadi kalian ini siapa? Aku belum pernah bertemu kalian? " tanya Naruto menatap kedua perempuan di depannya.
" Fufufu tidak usah seperti itu Naruto-kun " ucap perempuan berambut cokelat tertawa halus, sementara yang lain menaikkan alisnya
" Kenapa kau memanggilku seperti itu? " tanya Naruto.
" sepertinya aku harus mengenalkan diriku bukan? Naruto No Great Red, Hinata No Glamios, Hitagi No Infernos, Yumi No Fexsos, dam Nao No Ferros " ucap Perempuan tersenyum melihat keterkejutan Naruto, Hinata, Yumi, Hitagi, dan Nao.
" Ka-kau mungkinkah? " gumam Hitagi sambil menunjuk Perempuan berambut cokelat gemetar.
" Namaku Hikari Uzume, pemegang Helios " ucap perempuan berambut cokelat bernama Uzume
" Helios! " pekik Yumi, Hitagi, Nao dan Hinata.
" Jadi begitu Uzume No Helios, dari ciri-cirimu, seperti yang dikatakan Great Red, jahil dan nakal " ucap Naruto sambil menilai Uzume, sementara Uzume tertawa halus " Lalu siapa perempuan di sampingmu? " tanya Naruto sambil menatap perempuan berambut ungu di samping Uzume.
" Namaku Miya Ashama, teman Uzume-chan " ucap perempuan bernama Miya
" Sebenarnya dia bukan hanya teman tapi pemegang Sacred Gear Katana Demon " ucap Uzume membenarkan, sementara Naruto melebarkan matanya begitu mendengar nama Sacred Gear itu.
" Katana Demon " gumam Naruto dan dibalas anggukan dari Uzume.
" Ada apa Naru-kun? " tanya Hinata penasaran akan sifat Naruto yang sepertinya terkejut.
" Katana Demon adalah Sacred Gear langka yang susah di dapat, Sacred Gear ini berbentuk Katana yang muncul jika pemiliknya ingin mengeluarkan, aku juga pernah membaca buku milik Azel di Grigory bahwa kemampuan Katana Demon bisa membelah gunung menjadi dua, namun pedang ini dulu pemilik saudara dari Iblis yokai Tengu, aku tidak menyangka akan bertemu secara langsung pemegang pedang Yokai disini " ucap Naruto menjelaskan tentang Katana Demon bahkan terlihat keringat mengalir dari pelipisnya, semua yang mendengar perkataan Naruto melebarkan matanya.
Blaaar!
Tiba-tiba Pintu belakang terbuka dengan keras membuat semua menoleh ke arah pintu itu dan terlihat Sasuke dengan wajah memerah dan nafas memburu.
" Kuso kau Dobe! " umpat Sasuke kepada Naruto sementara Naruto hanya menaikkan alisnya " Gara-gara kau! Aku tersesat di dimensi lain sebanyak 10 kali bahkan aku bertemu iblis-iblis aneh! Kau tahu bagaimana susahnya kabur dari 100 iblis yang mengejarmu sambil membawa senjata mereka! " teriak Sasuke marah-marah sementara yang lain sampai menutup telinga mereka kecuali Naruto yang menatap Sasuke diam
" Hah.. Hah.. Hah.. " gumam Sasuke sambil mencoba mengontrol emosinya
" Kau bilang sesuatu Sasuke? " tanya Naruto sambil melepas penyumbat telinga di telinganya
" KAMPRET! " teriak Sasuke marah besar.
" Ano Naruto-san, siapa dia teriak-teriak gak jelas? " tanya Miya sambil menatap Sasuke aneh.
" Ya bisa dibilang dia adalah sahabat anehku " jawab Naruto tanpa dosa, sementara Sasuke yang membenturkan kepalanya ke arah pintu
" Apa salahku Kami-sama! Apa salahku Kami-sama! " gumam Sasuke sambil membenturkan kepalanya, sepertinya dia tengah mencari apa salahnya dia dengan cara seperti itu.
" Sudahlah kita biarkan saja dia " ucap Hitagi acuh dan lebih memilih kembali ke topik.
" Baiklah dengan begini The Protect sudah lengkap, namun Uzume-chan, kau akan menjadi.. "
" Aku Tahu Naruto-kun, aku akan menjadi bidak pawnmu, tapi aku ingin kau juga memasukan Miya-san kedalam Human Piecemu itu " potong Uzume sementara Naruto hanya tersenyum.
" Tentu saja, aku tidak akan menyia-nyiakan pemegang Katana Demon disini, jika orang lain mendapatkan'nya itu akan sangat bahaya " ucap Naruto sambil mengeluarkan Catur Human Piece.
Setelah itu Naruto'pun melakukan Ritual Human Piece dengan Uzume memegang Empat bidak Pawn begitu juga Miya, setelah selesai melakukan ritualnya Naruto tiba-tiba mendengar suara di kepalanya
[" Naruto akhirnya kau sudah mengumpulkan semuanya. Dengar ini adalah masalah Human Piecemu, kau sudah mengumpulkan beberapa pengguna istimewa di Human Piecemu itu, jangan sia-siakan mereka "] ucap Great Red memberi Nasehat sementara Naruto hanya mengangguk.
' dengan begini, Human Pieceku sudah lengkap, baiklah bersiaplah kau Dark Demon ' batin Naruto sambil memandang sekitarnya dimana semua Peeragenya telah berkumpul dan tersenyum senang.
.
.
.
.
Other Place
.
Wuuuuush!
Sementara itu di suatu tempat muncul sebuah lubang hitam dari atas dan mengeluarkan seekor naga hitam besar dan di atasnya terdapat sosok manusia sambil memandang kebawah dengan seringai di mulutnya.
" Saatnya membebaskanmu "
.
.
.
.
.
.
.
.
" Hekicos "
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Note : Yo akhirnya update juga, pada akhirnya The Protect telah lengkap, sementara The Dark Demon sekarang akan membebaskan Hekicos.
Katana Demon, Ini adalah Ciptaan saya sendiri, Senjata milik saudara iblis Tengu yang merupakan senjata Yokai tertinggi. Saya memberikannya ke pada Miya karena dia ahli dalam bermain katana. Lalu ini juga insspirasi dari katana Susano'o Madara yang sempurna.
Lalu Uzume, saya mengambilnya dari anime Sekirei, dan untuk marganya saya juga yang membuatnya karena Uzume tidak memiliki marga, dan Uzume saya berikan pemegang Helios.
Lalu untuk The Dark Demon, itu juga kelompok buatan saya yang berisi enam orang dengan berbagai bentuk yang kalian akan tahu nanti.
Baiklah itu saja yang bisa saya jelaskan, dan untuk para Flame, jika kalian masih membaca cerita ini tapi kalian tidak suka sama saja kalian mengejek diri kalian
Anggota Human Piece :
King : Uzumaki Naruto
Queen : Hyuga Hinata
Rook : Senjougahara Hitagi
Rook : Tomori Nao
Bischop : Argento Asia
Bischop : Shiba Miyuki
Knight : Shirayanagi Yumi
Knight : Yuuki Asuna
Pawn 4x : Ashama Miya
Pawn 4x : Hikari Uzume
.
The Dark Demon
Kitsune-Ketua ( Rubah )
Trigerdolion-wakil ( Naga Htm )
Hericos-Anak buah ( Ular )
Skulimos-Anak buah
Takagros-Anak buah
Ryukihos-Anak buah
Baiklah dengan begini saya dedek undur diri
Please Review
