SSS Rank Secret

Disclaimer : Naruto n other chara© Masashi Kishimoto

This ficts © punya saya terinspirasi dari salah satu ficts dari senpai pppeppermint

Genre : Adventure , Humor

Warning: fem!naru , good!kyubi , OC , OOC , gaje , abal ,TYPO ,EYD perlu bimbingan , semi canon , author pemula

Summary :

Naruto bertemu dengan seseorang yang menceritakan padanya sebuah rahasia rank SSS yang hanya diketahui oleh tiga orang. Siapa sajakah mereka? Dan apa rahasia itu?

"…." (percakapan manusia / orang)

'….' (monolog)

"…" (perkataan bijuu / jutsu)

Chapter 11 : Meledaknya Sennin Mode

"tidak apa-apa, Ruko nee. Aku akan baik-baik saja. Lagipula, kita datang kesini untuk berlatih senjutsu level dua, bukan?" potong Naruto. Kemudian ia memasukkan kepalanya ke mulut patung tersebut. Keringat dingin mengucur dari dahi Naruko. Jeda sejenak, tiba-tiba terdengar teriakan Naruto.

"aaaarrrrrrggggghhhhh" teriak Naruto keras. Mendengarnya Naruko panik.

"Naruto!" teriak Naruko. Namun tidak dijawab Naruto.

"Hiks Naruto! Jangan bercanda, baka!" teriak Naruko sembari menarik tubuh Naruto. Dan didapatinya kepala Naruto yang hilang.

"tidak mungkin! Hiks ini…pasti tidak mungkin, ttebane." Ucap Naruko parau.

"keeenaaa kaaauuuu, neeee-chaaaan! Itu adalah kebiasaanku. Hanya ada satu tombol disana." teriak Naruto setelah menghilangkan hengenya.

"hahaha, aku juga melakukan itu dulu. Itu juga kebiasaanku." Ucap Attakai. Dan seketika Naruko membatu. Tiga perempatan muncul di dahi putih mulusnya.

"tadi kenapa kau mengatakan ini tempat keramat dan entah apa namanya tadi, jii-san no baka!" teriak Naruko kesal. Kemudian dinding di depan mereka terbuka dan menampilkan ruangan dengan warna hitam dan putih yang saling harmoni dan menciptakan ketenangan tersendiri.

"ayo ikuti aku!" ucap Attakai tanpa menghiraukan sumpah serapah yang masih dilemparkan Naruko kepadanya. Naruko yang masih asyik menyumpah serapahi Attakai kaget. Dan akhirnya ikut masuk juga.

"tempat apa ini, jii-san?" tanya Naruto.

"ini tempat latihan kita. Kali ini kita akan mengambil elemen yin dan yang di alam. Dan tempat ini adalah surganya elemen yin dan yang itu sendiri." Jawab Attakai panjang lebar.

"desain yang jelek. Tidak seperti ruangan-ruangan sebelumnya. Payah!" seru Naruko ketus. Nampaknya ia sedang masih memikirkan cara membalaskan dendamnya tadi kepada Attakai dan Naruto.

"kau tidak tahu apa-apa tentang seni! Seni itu adalah…." Kata Attakai terpotong oleh munculnya dua makhluk aneh dari gu hantu.

"ledakan ! / abadi !" teriak dua makhluk aneh tersebut diiringi oleh suara ledakan dan bunyi boneka kayu khas Sasori. Setelah keluarnya bunyi tersebut mereka menghilang. ketiga orang tadi hanya shock dengan kejadian cepat tersebut.

"dari mana datangnya dua makhluk aneh tadi?" tanya Attakai.

"aku juga tidak tahu, jii-san. Kita harus menghindari kata seni, sepertinya kata seni adalah mantra untuk memeanggil dua makhluk gaje tersebut. Aku masih merinding dibuatnya. Yang satu kuning dan yang satu merah. hiiii" ucap Naruko bergidik tidak jauh beda dengan Naruto. 'bukankah mereka sudah mati? Apa mereka hantu? Kyaaa ! itu tidak mungkin! Hiiii' batin Naruto bergidik takut.

"sudahlah lupakan saja yang tadi. Sekarang masuklah ke mode sennin masing masing. Karena elemen yin dan yang hanya bisa di serap dengan teknik sage." Ucap Attakai akhirnya. Naruko dan Naruto menurut dan mulai bermeditasi. Setelah beberapa menit, muncul warna oranye di kelopak mata Naruto dan hitam di kelopak mata Naruko.

"terus pertahankan! Sekarang coba ambil cakra Yin dan Yang disekitarnmu." Perintah Attakai dan dituruti Narutio dan Naruko. Kemudian muncul lagi garis melengkung yang rumit namun simetris antara belahan wajah kiri dengan belahan wajah kanan di wajah mereka masing-masing. ' mereka memang berbakat!' dalam waktu sebentar mereka bisa sampai sejauh ini.' Gumam Attakai kagum.

"bagus! Tetap pertahankan dan ambil terus chakra yin dan yang disekitarmu!" perintah Attakai lagi. kemudian mulai muncul lingkaran di dahi mereka masing. Namun belum sampai lima detik, lingkaran itu menghilang dan mereka lepas dari sennin modenya. Naruto dan Naruko terengah-engah saat membuka matanya.

"hah…hah….hah…. tidak kusangka akan sebesar itu energinya." Ujar Naruko lemas.

"benar, nee-chan. Padahal baru awalnya saja, efek sampingnya sakit sekali seperti ini." Sahut Naruto menyetujui.

"hey hey hey! Berhentilah mengeluh seperti anak perempuan! Teruslah mencoba!" perintah Attakai.

"kami memang perempuan, jii-san!" teriak Naruto dan Naruko bersamaan.

"begitu, ya?" tanya Attakai dengan muka sok polos.

"huh? Baiklah, akan kucoba lagi!" seru Naruto penuh semangat.

"yosh! Ayo kita mulai Naruto!" sahut Naruko. Sedangkan Attakai tersenyum lembut melihat kelakuan dua cucu angkatnya yang paling disayanginya ini.

"ingat! Saat mengumpulkan chakra yin dan yang, pikiran kalian harus focus! Jangan ada kebencian! Seimbangkanlah semua proses dalam tubuh kalian!" Perintah Attakai Attakai. Dan kedua kakak-adik itu mengikuti perintah jii-san mereka. Setelah beberapa menit, akhirnya mereka berhasil masuk ke mode sage dan satu menit kemudian mereka mulai masuk ke sage mode level kedua. Di wajah manis Naruto muncul garis melengkung berwarna oranye dari ujung matanya yang memotong pipinya masing-masing. Dan dari bawah matanya muncul lagi garis yang sama yang menghubungkan matanya dengan wajah bagian bawahnya dan muncul seperti gambar matahari berwarna oranye lagi di dahinya. Pokoknya serba oranye-lah. Sedangkan Naruko, paras cantik mirip ibunya muncul garis melengkung berwarna hitam yang menyambungkan dahi dan pipinya melewati masing-masing matanya. (mirip seperti punyanya Tsunade). Dan muncul dua garis lengkung yang sama yang menyilangi garis yang tadi dan muncul gambar bulan berwarna hitam di dahinya (seperti punyanya Hashirama). And keadaan itu berlangsung lebih lama.

"selamat! Kalian berhasil menyelesaikan sennin mode !" ucap Attakai. Kemudian Naruto dan Naruko membuka matanya. Setelah mereka membuka matanya, tiba-tiba Naruto berteriak.

"hey, orang yang di sana! Keluarlah! Jangan jadi pengecut!" teriak Naruto.

"ada apa denganmu, Naruto?" tanya Naruko bingung. Begitu pula dengan Attakai.

'ck. Padahal chakraku sudah kusamarkan dalam Samehada. Kenapa bisa ketehuan?" rutuk seseorang entah dimana. Kemudian Samehada bergerak sendiri dan muncul kepala seseorang dari dalamnya dan mencoba kabur. Namun dengan cepat Naruto memukulnya hingga menghantam lantai hingga lantai tersebut hancur. Sedangkan orang yang dipukul meringis kesakitan.

"ouwh, kuso!" umpat orang itu.

"Hoshigaki Kisame! Bukankah kau sudah mati? Aku yang mengecek jasadmu sendiri, bagaimana kau bisa hidup kembali?" tanya Naruko tajam.

"yang kalian kalahkan waktu itu adalah zetzu putih. Mana mungkin kau mengalahkanku?" ejek Kisame.

"kauu…." Geram Naruko.

'kenapa aku tidak mengetahui kalau dia disini? Benar-benar licin.' Batin Attakai.

'ini tidak menguntungkan bagiku. Aku harus cepat-cepat kabur dari sini. Chakraku menipis dan aku juga tidak mungkin mencuri chakra mereka. Aku tidak mau mati konyol.' Batin Kisame was-was. Kemudian muncul duri-duri dari badan Samehada akan menusuk Naruto, namun tidak berhasil karena Naruto sudah menghindar dengan baik. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kisame untuk kabur lagi. namun ia harus rela mencium tanah lagi akibat serangan Naruko.

'kuso! Aku harus mencium tanah lagi.' umpat Kisame dalam hati.

"jangan bergerak!" ancam Naruko. Sejenak Kisame tidak bergerak. Namun ia mencoba menggerakkan jarinya dan 'BLAR'. Terdengar bunyi hantaman dahsyat di tanah dan dari kejadian itu membuat Kisame pingsan. Tak berselang lama, Jiraiya datang karena merasakan getaran dari bawah.

"ada apa ini?" tanya Jiraiya to the point.

'hanya seekor tikus kecil yang masuk perangkap." Jawab Attakai ringan. Sementara Kisame hanya berdecak kesal. Kemudian dengan cepat ia keluar dari Samehada dengan tubuh yang luka-luka. De\ngan sisa kekuatan yang ada, dia mencoba melawan mereka berempat. Dengan cepat ia mengambil Samehadanya dan menyerang Jiraiya. Namun Jiraiya menghindarinya dan membalas serangn Kisame, namun masih bisa ditangkis Kisame dengan Samehadanya. Alangkah terkejutnya Jiraiya ketika dia merasakan chakranya berkurang. Ternyata waktu Kisame menangkis serangan Jiraiya de\ngan Samehadanya, ia juga mencuri chakra Jiraiya sekalian. Karena Jiraiya saja yang belum masuk kemode sage dan terdekat dengan Kisame. Akhirnya Jiraiya jatuh terduduk kehabisan chakra. 'kuso! Aku lupa kalau pedang itu bisa menyerap chakra.' Umpat Jiraiya dalam hati. Dan keadaan Kisame sekarang lebih baik dari yang tadi. Ia merasa lebih berenergi. Ckckck dasar iakan pencuri! # terkam hiu Kisame.

"nah~ sekarang kita lebih adil, kan. Aku takkan ragu-ragu lagi melawan kalian." Ucap Kisame tenang.

"cih. Diamlah kau, ikan busuk! Sebentar lagi kau akan kukalahkan untuk yang kedua kalinya" teriak Naruko. Dengan cepat Kisame merapal segel tangan yang rumit diikuti Naruko juga.

"Suiton: sen same no jutsu!" teriak Kisame lalu memuntahkan air yang banyak dan membentuk banyak sekali hiu.

"Suiton: suiryuudan no jutsu!" teriak Naruko dan muncul naga air entah dari mana datangnya.

"ayo kita selesaikan ini sebagai sesama pengguna Suiton!" teriak Naruko. Kemudian Naruko dan Kisame kembali bertarung dan masih seimbang. Naruko menyerang lagi de\ngan Taijutsu level tinggi dan berhasil dihindari Kisame dengan sedikit kesulitan karena kecepatan Naruko yang luarbiasa karena Sennin mode. Karena terdesak, Kisame melompat mundur. Melihat itu, Naruko menyeringai. 'tikus sudah masuk perangkap.' Batin Naruko.

"sekarang!" teriak Naruko bersamaan dengan dua orang yang sudah siap menghantamkan pukulannya. 'sial! aku terjebak!' batin Kisame panik. Karena saat itu ia masih di udara, ia tidak bisa menghindar lagi dan untuk mengurangi dampak serangannya, ia menggunakan Samehada sebagai perisai. Dan dengan tubuh yang sudah kelelahan Kisame menerima serangan kombinasi pukulan dari Attakai dan Naruto tersebut hingga ia terpental puluhan meter sampai membentur tembik pembatas ruangan. Dan dalam seketika Kisame langsung pingsan. Kemudian Attakai merapal segel cepat.

"shoton: kessho no keimusso" ucap Attakai dan muncul Kristal yang membelenggu kepala dan tangan Kisame.

"Jiraiya, panggillah Gamakuru*. Suruh dia membaca pikiran orang ini." Perintah Attakai. Jiraiya yang sudah pulih menurut saja dan melakukan jurus kuchiyose.

"ada apa anda memanggilku, Jiraiya-sama?" tanya seekor katak seukuran anjing dengan tubuh berwarna biru. Diala Gamakuru

"aku membutuhkan bantuanmu untuk mengambil informasi sebanyak-banyaknya dari pria ikan ini." Perintah Jiraiya.

"hai', JIraiya-sama" jawab Gamakuru patuh. Kemudian ia menempelkan telapak tangannya kekepala Kisame dan mulai menelusuri ingatan Kisame.

~KISAME'S MEMORY~

Di sebuah gedung yang berwarna biru laut, tampak dua orang sedang berbicara. Dan tampaknya orang yang berperawakan seperti ikan adalah bawahan dari orang yang bertubuh besar.

"Kisame, aku memberimu misi agar mengantar pesan ini. Yang harus kau ingat, kau harus menjaga rahasia ini dari siapapun. Jangan sampai ada yang membocorkannya. Kau mengerti?" ucap orang bertubuh besar tadi.

"hai' akan saya laksanakan, kapten" ucap Kisame patuh. Setelah itu Kisame menghilang meninggalkan orang bertubuh besar tadi.

~SKIP TIME~ semuanya sama seperti di canon.

Sekarang disebuah hutan di perbatasan Konoha. Tampak Kisame dan timnya telah terkepung. Kemudian de\ngan cepat ia membunuh temannya sendiri.

"kenapa kau melakukan ini, Kisame?" tanya salah seorang temannya.

"salah satu misi istimewaku adalah….. membunuh teman-temanku." Ucap Kisame enteng dengan datangnya ninja dari Konoha.

"berhenti!" teriak salah satu ninja Konoha yang berjubah hitam. Kita sebut saja dia Ibiki. Namun ucapan Ibiki tak digubris oleh Kisame. Ia nekat melompat menuju jurang yang tidak diketahui dasarnya.

Setelah itu, ia kembali ke tempat tuannya tadi. Ia melaporkan semua tentang misinya tadi. Termasuk ia yang membunuh temannya.

"kerja bagus Kisame. Kau memang seorang shinobi yang handal" ucap pimpinan Kisame. Kemudian de\ngan cepat Kisame menusukkan pedangnya ke atasannya tersebut. Namun atasannya tersebut hanya tersenyum.

"kau memang seorang shinobi, Kisame." Kata terakhir dari atasan Kisame sebelum ambruk tak bernyawa. Kemudian Kisame mengambil samehada dari atasannya tersebut. Lalu ia meninggalkan mayat atasannya yang tergeletak begitu saja. Setelah ia keluar dari markas atasannya tersebut, ia langsung ditemui oleh orang bertopeng yang tak lain adalah Tobi si anak baik.

"apa maumu?" tanya Kisame tajam.

"aku hanya ingin kesetiaan. Kau adalah ninja paling berbakat yang pernah kutemiui. Aku ingin dirimu." Jawab Tobi serius.

"apa imbalanku?" tanya Kisame lagi.

"aku akan membebaskanmu dari dunia yang penuh de\ngan kepalsuan ini. Sejenak, Kisame menimbang-nimbang. Pada akhirnya, ia menyetujuinya.

"baiklah, aku ikut denganmu." Ucap Kisame.

Kemudian Gamakuru membaca ingatan Kisame yang lain, namun sesuatu terjadi. tiba-tiba Kisame sadar dan memberontak.

~KISAME'S MEMORY END~

Kisame langsung mengahancurkan Kristal yang membelenggunya. Dan dengan cepat ia merapal segel.

"suiton : daikodan no jutsu!" teriak Kisame. Kemudian muncul air yang keluar dari mulut Kisame dan mengurung Kisame. Attakai mencoba memukul Kisame, namun terhalang oleh dinding air Kisame. Kemudian Kisame merapal segel lagi.

"suiton : sen same no jutsu!" teriak Kisame di dalam air. Kemudian mucul hiu yang terbuat dari air dan mencabik-cabik tubuh Kisame. Naruko tidak sanggup melihat fenomena(?) tersebut. Dan kehidupan Kisame berakhir di mulut hiunya sendiri.

"dia benar-benar seorang shinobi sejati. Shinobi tidak diukur dari seperti apa ia hidup, namun dengan cara apa ia mati." Ucap Jiraiya.

"lihat! Ini gulungan yang akan dia serahkan kepada Madara." Ucap Naruto. Kemudian ia membuka gulungan tersebut. Tiba-tiba muncul air yang mengurung semua orang yang ada disana. Dan satu hiu merebut gulungan yang dibuka Naruto dan mencoba melarikan diri. Namun belum sampai pintu, hiu tersebut langsung musnah oleh jutsu api Jiraiya.

"cepat sekali kecepatan api Jiraiya jii-san." Gumam Naruko. Kemudian Jiraiya membebaskan semuanya dari penjara air Kisame.

"dia mencoba memerangkap kita." Ucap Jiraiya.

"ayo kita ambil gulungannya lagi." ucap Attakai.

"hehehe… gomen. Gulungan itu juga ikut terbakar oleh jutsuku." Ucap Jiraiya menyegir kuda.

"apa? Kenapa jiji bakar?" teriak Naruto.

"aku tidak sengaja, gaki! lagian itu lebih berarti daripada kau yang tidak melakukan apa-apa." Jiraiya tersulut emosinya juga.

"apa katamu? Dasar Jiraiya jii-san mesum!" teriak Naruto tidak terima.

"apa? Dasar wanita jadi-jadian!" teriak Jiraiya juga tak mau kalah.

TWICH

"apa kau bilang? Dasar sennin mesum sedunia.." teriak Naruto terptong oleh Naruko.

"SUDAH DIAM KALIAN BERDUA! Lebih baik kita lanjutkan lagi latihannya." Teriak Naruko murka dengan rambutnya yang sudah melayang seperti Kushina. Red habanero mode on. Lalu keduanya (Naruto dan Jraiya) langsung diam. begitu pula Attakai. Takut.

"nah… kalau begini kan lebih baik." Ucap Nruko yang sudah normal.

"ne, minna. Aku merasakan hawa kejahatan dimana-mana. Apa yang sedang terjadi?" tanya Naruto memecah keheningan sebelumnya.

"apa jangan-jangan… perang sudah dimulai?" ucap Attakai.

"bisa saja itu terjadi. kalau begitu, kita harus segera membantu yang lainnya." Ucap Jiraiya.

"yosh! Aku juga akan membantu!" teriak Naruto dan Naruko kompak.

"tungu ! Kalian berdua harus menyelesaikan latihan ini dulu. Jadi kalian akan tetap disini." Jiraiya menahan mereka berdua.

"kalau begitu…. Tajuu kage bunshin no jutsu!" teriak Naruto. Kemudian muncul puluhan klon Naruto yang sudah terselimuti chakra kyuubi. Kemudian semuanya serempak ingin keluar. Alhasil semuanya berdesak-desakan. Melihatnya, Naruko naik pitam.

"HEY KALIAN SEMUA! KALIAN INI BISA ANTRI APA TIDAK SIH?" teriak Naruko menggelegar dan sukses mengehntikan aksi berdesak-desakkan bunshin Naruto.

"kalian! Kemarilah!" teriak Attakai. Kemudian para bunshin Naruto mende\kati Attakai.

"Naruto, sebaiknya kamu henge menjadi sosokmu yang dulu. Agar semua orang tidak heboh." Saran Attakai. Naruto hanya mengangguk, kemudian ia merapal segel henge.

"Henge!" teriak para bunshin Naruto.

"nah, sekarang kau Naruko. Buatlah bunshin juga untuk menemani salah satu bunshin Naruto." Perintah Jiraiya.

"hyoubunshin" gumam Naruko. Kemudian muncul es disamping Naruko dan membentuk sepertinya.

"sekarang aku akan menunjuk salah satu dari bunshinmu, Naruto. Suruh bunshinmu melingkar." Perintah Jiraiya. Kemudian bunshin-bunshin Naruto mulai membentuk lingkaran yang mengelilingi Jiraiya dan kawan kawan.

"sensei, aku pinjam katanamu." Pinta Jiraiya. Attakai membuka gulungan penyimpanannya dan membuka segelnya. Poft. Muncul sebuah katana di genggaman Attakai. Kemudian Attakai memberikan katananya kepada Jiraya dengan ekspresi bingung.

"untuk apa katana ini, Jiraiya-chan?" tanya Attakai.

"ada deh, sensei tidak perlu tahu." Jawab Jiraiya enteng.

"sebaiknya kalian agak menjauh dariku." Perintah Jiraiya. Kemudian mereka kecuali Jiraiya menjauh sedikit masih bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh Jiraiya. Kemudian jiraiya memegan katana itu didepannya. Dia lalu menempelkan salah satu ujungnya ketanah didepannya.

"apa yang dilakukan ero-sennin, jii-san?" tanya Naruto bingung.

"aku juga tidak tahu. Kita lihat saja agar mengetahuinya." Jawab Attakai tak tahu.

Kemudian Jiraiya bersiap siap mengambil nafas.

"hoy kalian! Kemarilah!" teriak Jiraiya. Naruko, Naruto asli dan Attakai mendekati Jiraiya lagi dengan ekspresi yang lebih bingung.

"tadi suruh menjauh, sekarang suruh mendekat. Sebenarnya bagaimana, sih." Gerutu Naruto.

"sudahlah, jangan banyak bicara. Lihat dan perhatikan. Sebentar lagi aku akan melekukan jurus andalanku." Ucap Jiraiya tenang. Kemudian ia menepukkan telapak tangannya keras sehingga menimbulkan bunyi tepukan yang keras. Otomatis katana yang dipegangnya terjatuh dan membuat semua kaget.

"Jiraiya jii-san. Katananya…" belum sempat Naruko menyelesaikan perkataanya, ia sudah dipotong Jiraiya.

"dia orangnya!" seru JIraiya. Semuanya mengikuti arah telunjuk Jiraiya dan mendapati sebuah bunshin yang berdiri cengo dan dengan ekspresi nista.

"aku?" tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri dengan telunjuknya dan dijawab anggukan dari Jiraiya.

"kenapa aku?" tanya bunshin itu lagi. Jiraiya hanya menunjuk dengan dagunya kearah katana yang terjatuh tadi yang menunjuk kearah bunshin tersebut. Dan sontak itu membuat semuanya bergubrak ria tak terkecuali semua bunshin Naruto.

"apa-apaan kau! Jadi kita menunggu lama hanya untuk ini?" maki Naruto.

"sudahlah sekarang suruh bunshinmu segera keluar dan menyebar. Udara disini semakin panas, tahu." Ucap Jiraiya tidak menghiraukan sumpah serapah Naruto. Dengan pasrah, seluruh bunshin Naruto dan bunshin Naruko keluar dengan tertib dan segera menyebar.

"ayo kita lanjutkan latihan ini. Aku akan mengajarkan cara memasuki mode sage meski kita bergerak. Teknik ini adalah teknik dari shodaime. Namun aku sudah menyempurnakannya. Kau tidak hanya bisa lari saja, namun kau masih bisa menggunakan jutsu-jutsu kalian." Ucap Jiraiya.

~Bunshin Naruto place~

"ayo semua! Kita bantu teman-teman kita!" seru bunshin Naruto yang bersama Naruko.

"yaaa!" sahut yang lain. Kemudian mereka menyebar.

'tunggu aku, teman-teman.' Batin semua bunshin Naruto.

To be continued

A/N : yo! Bagaiman ceritnya? Bagus? Keren? Semakin gaje? Jelek? Sedikit? Memang gomen kalo chapter ini wordnya sedikit. Saya kehabisan ide. Langsung saja, saya serahkan kepada Jiraiya-sama ero-senninuntuk mebalas review #dijitak Jiraiya

Jiraiya :Ehem. Baiklah, meskipun aku sedang tidak mood untuk melakukan ini, akan kulakukan. Moga-moga dapat cewek seksi. Hahahaha. #tertawa mesum. Ckckck

Yang pertama, dari Axa Alisson Ganger

oh,ya. author ini sudah ngelanjutin. silahkan baca.

dari Agung Moelyana

memang ini mirip seperti pengendalian kyuubi. aku yang lihat episode itu kasihan sama si kyuubi. di rasengan Naru-chan.

dari Tsunayosi Yuzuru

wah itu malah bagus! sejujurnya aku tidak begitu suka sama si Uchiha itu. tapi entah kesambet apa nih author malah masangin mereka bedua. aku gak rela banget! masa anak angkat kesayanganku dijodohkan sama sebuah batu.

(Sasuke: siapa yang kau mangsud bat?

Jiraiya: kamulah! siapa lagi yang lebih pendiam dan lebih dingin dari kamu.

Sasuke: Huh! terserah.)

aiisshh gara-gara uchiha jadi terhambat. mungkin Naru-chan sama si Uchiha brengsek itu akan ketemuan masih lama. jadi aku masih bisa bernafas lega. gahahaha.

selanjutnya dari Dark Yami Kumagawa

yah, ini sudah dilanjut sama si author dari klan Nara ini. pemalas

selanjutnya... dari Akira No Sikhigawa

ini dah dilanjut. ya iya dong! Naru-chan harus bisa mode kyuubi. kalo si kyuubi ngak mau , akan kubantai dia! #emangnya berani? #gak

selanjutnya!

dari Kazekage Golief Saputra

oh,ya. terimakasih atas dorongan semangatmu. moga-moga author malas yang satu ini bisa lebih rajin

selanjutnya!

dari...Blue-senpai

pasti! apa sih yang direncanain oleh si Uchiha brengsek itu! moga-moga rencananya gak macam-macam. ini lanjutan chapternya.

selanjutnya!

dari...

oke ini sudah dilanjutkan sudah dilanjutkan oleh author member ABS (Anak buah SBY)

selanjutnya!
dari...alvaro d diarra

nih pairnya SasufemNaru. aku keberatan sebenarnya dengan pair ini. tapi gara-gara author sialan bin pemalas ini, malah jadi begitu. #hey! ini memang fict SasuNaru, Ero Sennin

selanjutnya!
dari...a first letter

ini chapter selanjutnya

selanutnya!

dari...Uzumaki 21

ya, mungkin ini update yang telat setelah sekian kali telat. dasar murid Kakashi

selanjutnya!

dari...EstrellaNamikaze

iya enak banget tuh si Kurama. aku kan juga pengen dipeluk sama mereka bertiga dan merasakan #duk. ittei. kenapa sih,author! #ini masih rate T jangan sebarkan virus mesummu itu! nati tidak baik. dasar author sok alim.

iya tuh! dasar Uchiha sialan! kalo gak ditahan sama Naru-chan, pasti sudah kubakar tuh, muka stoicnya. kalo soal update kilat, kayakna si author pemalas ini gak bakal kelaksana deh. sama siput aja kalah.

selanjutnya!

dari...Luka

wah terakhir ini. bisa darah inggi aku kalo lama-lama begini. ya. aku juga nunggu peranku. aku kan artis terkenal ! jyah! author sipt ini mau update kilat! mukjizat itu. tapi tenang. akan saya tendang kalo telat lagi nih author. #eh? jangan tendang aku! bakiak yang kau pakai itu sakit atau kalo buat nendang.

hah~ akhirnya selesai juga.. sampai upa chapter depan! 'poft'