ABOUT CHANBAEK LOVE

Author: Shin Raewoo

Rate: T

Main Cast: Chanyeol x Baekhyun

Other Cast: Exo member, Kwak Saebyul

Length: Chapter

Genre: Romance, Humor, EXO life

Warning: Yaoi, Typo, B x B, Bahasa berantakan

CHAPTER 11

Kecanggungan menyelimuti meja makan mereka. Baekhyun hanya menundukkan kepalanya memandang makanan di piringnya tanpa niat untuk menjamah sama sekali. Ia. Dia telah kehilangan nafsu makannya. Chanyeol, kekasihnya, yang duduk berhadapannya sedang sibuk melayani Saebyul yang duduk di sebelah namja tinggi itu. Obrolan yang terkadang di selangi dengan gelak ketawa keduanya membuatkan Baekhyun muak.

Member lain hanya memandang miris tentang pemandangan yang sedang berlaku dihadapan mereka. Terkadang mereka juga ikut tertawa sebagai menanggapi. Bagaimanapun juga Saebyul itu tetamu mereka. Jadi mereka tetap harus melayani Saebyul dengan baik.

Dan Chanyeol, ah sepertinya lelaki itu sudah lupa dengan lelaki cantik yang duduk berhadapan dengannya . Dia sibuk bercerita tentang kenangannya bersama Saebyul dan tak kurang juga Saebyul tertawa mendengar lelucon yang dilontarkan Chanyeol. Hey Chanyeol tidak sadarkah kau kekasihmu memerhatikanmu bermesra bersama Saebyul?

"Hyung, tidak makan?" Sehun bertanya kepada Baekhyun dengan suara perlahan tapi cukup bisa di dengar oleh semua orang.

Baekhyun mengangkat kepalanya. Memandang kesamping Sehun yang duduk di sebelahnya. Dan memberikan senyuman keterpaksaannya. Kerna sejujurnya dia tidak mau tersenyum kepada sesiapa pun saat ini!

"Sehuna-ah suapin hyung dong~." Baekhyun memayunkan bibirnya. Sedangkan Sehun, dia hanya bisa melongo melihat tingkah Baekhyun yang tiba-tiba di tambah lagi Baekhyun sedang memasang aegyonya membuatkan ia telihat begitu manis sekali.

Bukan hanya Sehun, bahkan member lain pun turut melongo melihat Baekhyun, begitu juga Chanyeol, dia langsung terdiam dan memandang tajam Baekhyun yang terliat seperti sedang merayu Sehun. Nafasnya mulai menjadi tidak teratur.

"Ayo Sehun-ah~" lagi dia mengeluarkan jurus terampuhnya. Kali ini dia menggunakan puppy eyes nya membuat Sehun langsung menutup mulut menggunakan kedua belah tangannya.

"Aigoo Baekhyun hyung manis sekali… buka mulut mu hyung ..ah." Sehun menyodorkan Bulgogi ke mulut Baekhyun dan Baekhyun membuka mulutnya besar-besar persis seperti menyuapi seorang bayi.

"Wah mashita Sehun-ah." Baekhyun tersenyum menampilkan eyes smilenya membuatkan Sehun terpesona melihat senyuman Baekhyun yang tersangat manis. Harus kalian tau, Baekhyun sempat mengerling Chanyeol sekilas untuk meliat reaksi namja bermarga Park itu.

"Kyung bulu kuduk ku merinding." Kai berbisik kecil kepada D.O yang duduk disebelahnya. Dia mengusap-usap tengkuknya. Tiba-tiba dia merasakan aura hitam menyelubungi mereka saat ini.

"Ia Jongin aku juga sama." D.O menganggukkan kepalanya tanpa mengalihkan matanya dari melihat kelakuan Baekhyun yang tiba-tiba aneh itu.

Chanyeol mengenggam sumpitnya erat. Tiba-tiba hatinya memanas melihat moment itu. Tanpa sadar dia mematahkan sumpit ditangannya membuatkan Saebyul yang duduk di sebelah Chanyeol refleks memandang Chanyeol keheranan.

"Chanyeol, waeyo? Apa kau baik-baik aja?"

"….."

"Chanyeol?" Saebyul menguncang lembut lengan Chanyeol, kerna sedari tadi Chanyeol masih tidak bergeming.

"Ah nae?"

"Gwenchana?"

"Nae Saebyul. Aku baik-baik aja." Jawab Chanyeol gelagapan. Chanyeol melihat Saebyul sebentar sebelum dia menempatkan semula pandangannya ke arah Baekhyun yang masih di suapin Sehun. Hatinya benar-benar memanas!

C

X

B

"Apa maksudmu Baekhyun?"

"Kyaaa appo!"

Chanyeol menghempas tubuh Baekhyun ke dinding membuatkan namja kecil itu meringis kesakitan. Setelah mereka selesai makan malam dan menghantar Saebyul pulang, Chanyeol langsung menarik Baekhyun ke kamarnya dan jadilah situasi mereka seperti sekarang ini.

Chanyeol menatap nyalang Baekhyun yang masih meringis. Kedua belah tangannya di letakkan di kedua sisi tubuh Baekhyun membuatkan tubuh Baekhyun terkunci di antara tubuh Chanyeol.

"Aku tidak mengerti maksudmu." Baekhyun memalingkan wajahnya dari menatap Chanyeol. Dia tau Chanyeol sedang marah kepadanya dan dia tidak mau membahas tentang itu.

"Jangan pura-pura BAEKHYUN!" Bentakkan Chanyeol refleks membuat Baekhyun menatap Chanyeol dengan emosi yang menahan marah.

"Ada apa dengan mu Park Chanyeol-ssi? Jangan membentakku seperti itu!" Nada suara Baekhyun meninggi. Dia terpancinng emosinya saat ini. Tidak mengerti kenapa harus Chanyeol yang marah kepadanya. Bukankah dirinya lebih berhak untuk marah kepada Chanyeol?

"Apa maksudmu meminta Sehun untuk menyuapimu?" Suara Chanyeol datar. Dia cuba merendam emosi nya saat ini. Tanpa mengalihkan pandangannya dari Baekhyun. Dia benar-benar merindukan sosok malaikatnya. Kenapa harus serumit ini?

"Kau cemburu eoh? Apa kau memikirkan perasaan ku saat kau dengan wanita itu? Jadi apa alasan mu Park Chanyeol-ssi membawa dia kemari?" Baekhyun bertanya balik dengan sarkastik.

Mendengar pertanyaan Baekhyun, Chanyeol menundukkan wajahnya. Dia mengacak-acak rambutnya dan mengerang frustasi. Di kesempatan itu, Baekhyun menolak kuat tubuh Chanyeol yang masih menghimpit tumbuhnya. Baekhyun sudah beranjak untuk meninggalkan kamar Chanyeol sebelum Chanyeol menarik tangannya kasar dengan sebuah ciuman mendarat di bibirnya.

"Mmmphhh.." Baekhyun meronta, untuk melepaskan ciuman Chanyeol tapi ternyata Chanyeol menarik kuat tengkuk Baekhyun dan memperdalamkan lagi ciuman mereka.

Baekhyun tidak bisa berbuat apa-apa. Tenaga Chanyeol lebih besar darinya. Terliat jelas Chanyeol memejamkan matanya menikmati ciuman mereka. Ciuman dari bibir yang bisa membuatnya candu setiap saat.

Lumatan lembut Chanyeol di bibirnya membuatkan Baekhyun terbuai dengan ciuman yang memabukkan itu. Baekhyun mengalungkan kedua tangannya di leher Chanyeol dan memiringkan kepalanya ke kanan manakala Chanyeol memiringkan kepalanya ke kiri untuk mencari kenyamanan di setiap ciuman yang mereka lakukan.

"Ermmmhh" sebuah desahan lolos dari bibir munggil Baekhyun sangat Chanyeol memainkan lidahnya ke dalam rongga mulut Baekhyun. Menghisap kuat lidah Baekhyun yang membuatkan Baekhyun mulai menyelipkan jari runcingnya di antara helaian rambut Chanyeol.

"Ermm..ckph..ckph.." kedua tangan Baekhyun memegang rahang tegas milik Chanyeol sungguh dia tidak mau melepaskan ciuman mereka saat ini. ciuman manis yang hanya bisa di berikan oleh Chanyeolnya.

Chanyeol melepaskan ciuman mereka saat di rasakan masing-masing sudah hampir kehilangan oksigen. Dia melihat Baekhyun dengan wajah memerah terengah-engah meraup oksigen sebanyak mungkin.

"Kyaaa apa yang kau-" tanpa sempat menghabiskan kata-katanya, Chanyeol langsung menarik tubuh kecil itu ke dalam rengkuhannya. Memeluk dengan erat tanpa niat ingin melepaskannya. Chanyeol menghirup lama pucuk kepala Baekhyun. Aroma yang menjadi igauannya setiap hari.

"Chanyeol?"

"Biarkan seperti ini Baek. Aku merindukan mu. sangat merindukanmu. Aku sangat mencintaimu Baekhyun." Baekhyun turut membalas pelukan Chanyeol. pelukan yang sudah terlalu lama tidak di rasainya.

"Aku juga sangat merindukanmu Chanyeol."

C

X

B

Sepertinya hari ini berlaku sedikit perubahan. Ya. Sepertinya Chanyeol dan Baekhyun sudah baikkan meski masih ada perasaan yang mengganjal di hati Baekhyun. Tapi dia tidak mau mengeruhkan lagi keadaan. Cukuplah dia menikmati keadaan saat ini.

"Cieh yang sudah baikkan." Kai menggoda ChanBaek yang sedang duduk di sofa mereka sedang asyik bermain game di ponsel masing-masing. Tak kurang Chanyeol yang memukul sayang Baekhyun kerna kalah bermain permainan game melawan Baekhyun.

"Kapan kami bertengkar, kami baik-baik aja kok. Iya kan Baekhyunee?" Chanyeol merangkul manja Baekhyun yang duduk di sebelahnya. Dia juga mencubit gemas pipi gembil Baekhyun membuatkan Baekhyun terkikik geli dengan perlakuan Chanyeol.

"Iya ni sih kkamjong. Kami baik-baik aja." Baekhyun mengecup sekilas bibir Chanyeol membuatkan Kai yang melihatnya memasang ekspresi seperti mau muntah.

"Jebal. Mataku terkena iritasi." Ucap Kai sarkastik sambil menutup kedua belah matanya. ChanBaek yang sudah berbaikkan seperti ini terlihat menjengkalkan di matanya.

"Katakan saja kau cemburu tidak bisa bermesraan seperti kami bersama Kyungsoo. Iya kan?" Chanyeol menggoda kai dengan mengangkat-angkat sebelah alisnya dan Kai langsung mencibir pasangan aneh di hadapannya.

"Oh ya Baek. Sebentar lagi aku mau keluar. Aku ada beberapa urusan di luar." Baekhyun menghentikan permainan game di ponselnya. Menatap Chanyeol yang juga sedang menatapnya.

"Ke mana?" alih-alih menjawab, Chanyeol memeluk tubuh Baekhyun. Menghirup aroma surai kecoklatan Baekhyun.

"Jangan khawatir sayang. Aku akan pulang secepatnya."

"Kyaa kalian sudah mesra-mesraannya." Kai mulai teriak frustasi. Pasalnya dia cemburu kerna tidak bisa melakukan hal-hal mesra seperti ini bersama D.O nya.

"Diam lah Jongin." Dan sebuah bantal selamat mendarat tepat di wajah Kai. Hahaha.

C

X

B

Kai, Sehun dan Baekhyun berjalan-jalan di sekitar kota Seoul. Sedikit menikmati pemandangan malam. Tentu saja mereka melakukan penyamaran agar tidak ketahui oleh fans-fans mereka. Ingin di perjelaskan di sini Baekhyun terpaksa , ya, terpaksa mengikuti duo maknae kereka Sehun maupun Kai tidak henti-henti merengek kepadanya agar mau menemani mereka berjalan-jalan di sekitar Seoul.

Jadilah mereka seperti ini. Kai dan Sehun berjalan dihadapannya dan Baekhyun berjalan di belakang mereka. Terkadang Baekhyun mendengar ocehan yang tidak jelas dari makne SeKai. Entah apa yang mereka berdua bicarakan, Baekhyun tidak mau mengambil pusing.

Baekhyun memasukkan kedua tangannya di dalam saku sweaternya. Angin malam membuatkannya berasa ke dinginan. Coba saja saat ini dia sedang bersam Chanyeol, pasti Chanyeol akan merangkul tubuhnya untuk memberikan kehangatan. Ah memikirkan itu membuatkan pipi Baekhyun bersemu.

Sedang asyik dengan angan-angannya, tanpa sadar Baekhyun menabrak punggung dua maknae, membuatkan Baekhyun mengernyitkan dahinya.

"Kyaaa kalian kenapa berhenti?" Kai dan Sehun memandang satu sama lain. Mereka membalikkan tubuh mereka menghadap Baekhyun yang sedang memerhatikan mereka berdua dengan wajah kesal.

"Kalian kenapa?" Baekhyun merasa aneh melihat kedua orang yang berbeza warna kulit itu. Kerna kedua orang ini hanya memandang antara satu sama lain sambil menggaruk-garuk tengkuk mereka.

"Minggir, aku mau jalan."

"Jangan hyung!" dengan cekatan Kai menahan tubuh Baekhyun membuatkan Baekhyun terpaksa menghentikan langkahnya. Dia memandang aneh kedua orang yang mulai salah tingkah itu.

"Jangan?"

"Ah maksudku ayo kita ke sana hyung?" kali ini giliran Sehun berbicara. Dia menjulurkan tangannya ke hadapan menunjukkan arah secara random. Dan sedaya upaya membalikkan tubuh Baekhyun kearah bertentangan.

Baekhyun melihat arah yang di tunjukkan Sehun. Seketika wajahnya berubah datar memandang Sehun dan Kai secara bergantian. Yang di tatap hanya menyengir dan membuat v sign.

"Kita baru saja ke sana. Dan kalian apa-apaan sih?! Jangan aneh-aneh deh. Dan juga kenapa kalian mau menghalang jalan ku eoh? Ke tepi aku mau jalan!" Baekhyun mulai merasa jengah dengan sikap tidak jelas kedua orang itu.

"Kyaaa hyung ja-..."

Terlambat!

"….-ngan!"

Baekhyun membeku di tempatnya. Langkahnya terhenti ketika melihat sosok yang cukup di kenalinya berada tidak jauh dari tempat mereka berdiri sekarang. Sedangkan Kai dan Sehun yang berada di belakang Baekhyun hanya mampu berdoa agar tidak akan berlaku kejadian yang tidak mereka inginin.

Penasaran dengan apa yang dilihat Baekhyun barusan?

Baekhyun melihat Chanyeol di sebuah toko perhiasan. Baekhyun tidak bodoh untuk mengetahui tokoh perhiasan yang di masuki Chanyeol itu kerna toko itu agak terkenal di Seoul. Dan harus diberitahu Chanyeol tidak keseorangan.

Ya! Chanyeol bersama Saebyul berada di sebuah toko perhiasan khusus menjual cincin perkahwinan!

TBC

Akhirnya chapter ini terupdate! Maafin author yang idenya baru muncul. Dan author juga tidak tau kenapa FF nya bisa menjadi drama seperti ini. sigh~

Selamat membaca ya reader-nim! ^^

Oh ya, apa kalian tau Far East Movement like foto-foto Chanbaek di IG? Yehet! ^^

Read and Review? Gomawo~