Part 11:Goodbye Friends

Opening Theme: Bokura No Senjou - Walkure

"Game Rider... Itu adalah, sebuah permainan yang menentukan takdir siapapun yang terlibat sebagai player, entah dari ras apa, atau latar belakangnya seperti apa, tidak ada yang peduli"

"Tapi siapapun yang bertahan dan menjadi pemenang, dia memiliki hak untuk mengetahui kebenaran dan menantang Game Master, walau belum pasti, namun dengan begitu, permintaannya dapat terkabulkan"

Opening Scene

Scene terakhir, menampakkan Title Card Kamen Rider Unima

Kono bangumi wa goran no suponsa no teikyou de okurishimasu

Bandit

Bullshitroll

Takeran tomi

Lintas

Aidia F*ct*ry

Kodakawa

Marpeles!

Poni Kenyen

IMAN OK

KING REKODS

Disclaimer:Char diluar OC dan semua parodi yang digunakan di fic ini bukan punya auth, auth hanya punya plot dan char OC dalam lini Kamen Rider Unima buatan auth sendiri

"HAAAA!"

Kemudian Unima menyerang Shion dengan Uni-Savernya dan ditangkis dengan Rinkaku dari ekor dan selanjutnya dengan Drill Rinkaku di tangan kanannya ia mencoba untuk menusuk Unima namun ia menahannya dengan Sonic Blade

TRIIING

"Cih, sama kerasnya kah?!" kata Unima

Setelah itu ia menjauh dari Shion dan bermaksud untuk menggunakan Celestial Cardnya lalu dia gesekkan di Drivernya

PUNCH
BLAZE
BURST

Tangan Unima terbakar api dan penuh dengan kekuatan untuk menghempaskan lawannya, dia akan menggunakannya untuk membangunkan Shion

"Nah, bangunlah dengan ini!" teriak Unima

"GRRROOOARRR" Shion mengerahkan tenaganya untuk menggunakan Drill nya untuk menusuk Unima, Unima menggunakan tinjunya untuk melawannya

Sementara itu Death dan Chrome beradu serangan mereka masing masing, tebasan diadu dengan serangan naga yang tak terhitung, semua naga berhasil ditangkis oleh Death-Incisor Beam Scythe milik Death

TING TING TING TING TING TING

"HEAAA!"

Death terus berusaha menebas Chrome sambil mengitarinya, namun ia terus terusan menangkis serangan dengan tembok es dan kabut kegelapan

"Lumayan juga kau" kata Chrome sedikit memujinya

"Heh, tak kusangka aku akan dipuji oleh iblis sepertimu" Death menerimanya namun ia sambil mengejek Chrome, selanjutnya dia ubah Beam Scythenya jadi Beam Spear dan coba menusuk Chrome secara beruntun

"Percuma!" ia masih menangkisnya dan.. "Terima ini!" ia mengeluarkan Doujutsu andalannya agar Death termakan ilusi Lullaby, namun Death langsung menghindar dan menjauhkan kontak mata dari Chrome dengan cara berubah menjadi asap dan muncul lagi di belakang Chrome

"Inilah yang kutunggu dari tadi!" kata Death sambil menebas punggung Chrome

"Ukh, sial, nampaknya Shinigami bukan hanya sekedar nama ya" kata Chrome yang tertebas punggungnya, lalu saat ia berusaha menembakkan api hitam ke arah Death dari tangannya, ia malah kalah cepat dengan tusukan beruntun Beam Spear dari Death

DEATH-SLAYRUSH

"Huh! Kalahlah kau!" kata Death yang menusuki dan mementalkan Chrome

"Wuaaa!" Chrome terpental dan meledak di tanah

DUAARRR

Sementara itu Unima dan Shion masih beradu 1 tinju, lalu mendadak topeng sayap Unima terbuka dan tergeser ke bagian samping helmnya, memperlihatkan topeng keduanya

"HISSATSU! SHAAAAININGUUUU FINGAAAAAAA!"

Unima membuka tangannya dan menangkap Rinkaku milik Shion dan coba menghancurkannya, dan langsung dia tangkap dan remukkan dengan Shining Finger sampai meledak juga

"GRRROAAARRR!"

"Sadarlah Shion!" teriak Unima yang kembali mengepalkan Shining Fingernya menjadi tinju api sebelumnya dan meninju wajahnya hingga ia terpental dan meledak di tanah

"GRRRRAAAAAA!"

DUAAARRR

"Nepu! Mereka masih punya sisa tenaga sebanyak itu!" kata Neptune

"Ren-san benar benar kuat ya" kata Nepgear kagum

"SUBARASHII! KALIAN BENAR BENAR MEMBUATNYA MENARIK! d b" kata Mr.Y di Text Message

"Haaah….." Death tertunduk sesaat karena kelelahan

"Cih… aku berhasil melindungi kalian" kata Unima berbalik ke arah Nepgear dan mengacungkan jempolnya

Mereka berdua sudah kelelahan sehingga Driver mereka ter force disconnected

DISCONNECTED FROM THE SERVER

Dan secara langsung Armor mereka menjadi transparan dan pecah rontok bagaikan es batu, dan Ren terjatuh di depan Nepgear

"Ren-san!" Nepgear secara reflek menangkap Ren dan kemudian memeluknya

"WOOOOW" para dewi hanya melihat mereka berdua dan merasa sedikit kagum dan tercengang

"NEPUUUUU!" kecuali Neptune

"Cih, aku malah tidak bisa bergerak…. Aku payah juga hehehe…" kata Ren lemas

"Emm… Ren-san sudah berjuang sekuat tenaga kok" kata Nepgear yang menyenderkan kepala Ren di dadanya

"Sialan luh, aku rapopo lah Ren" kata Ryuki yang hanya jatuh sendirian tanpa ada yang menolongnya

"Fufufufufu… menarik, jadi kau ini benar benar seorang Shinigami… Tapi kau takkan bias mengalahkanku" kata Chrome di balik asap

"Eh? Hahahahaha… masih idup aja lu….." kata Ryuki dengan lemas

"Sudah… tidak ada lagi…" Shion muncul lagi dalam keadaan setengah sadar

"Apa?!" Ren kaget, para dewi juga ikutan kaget

"Tak ada lagi… yang bisa kulakukan!" Shion melompat dan menerkam Ren dengan tambahan ledakan Spiral Energy yang semakin bertambah sambil memungut Ghoul Boomerang yang jatuh sebelumnya

"Takkan kubiarkan!" teriak Uni yang menembaki Shion dengan peluru beam dari rifle raksasanya setelah berubah

"Ukh" Shion bertahan dengan Rinkaku dan Ghoul Boomerang

"Ice Coffin!" Rom dan Ram berusaha membekukan Shion dengan sihir es tingkat menengah, namun ia berhasil keluar

"HUOOOOO!" Shion masih mengamuk

Di saat itu juga, Reiji yang tertidur mendadak bangun lagi, walau seharusnya dia sudah mati, entah mengapa tubuhnya terlihat seperti akan melebur layaknya terbuat dari data dengan beberapa cahaya yang sedang berkedip di tubuhnya

"Aduh… berisik sekali, apa aku tidak bisa istirahat dengan tenang?"

Kembali ke Chrome dan Ryuki, kini Ryuki tidak bisa bangkit lagi, ia hanya perlu menunggu waktu hingga dia diserang

"Kau lumayan menghiburku, aku senang…" kata Chrome

"Huh… sampai akhirpun kau berusaha untuk memujiku?" kata Ryuki yang mulai kehilangan kesadarannya

"Tapi aku akan membunuhmu sekarang… ada pesan terakhir?" kata Chrome yang menyiapkan tangan kanannya untuk menembakkan api hitam

"Fuh… Ada seseorang yang jauh lebih kuat dariku, darimu, atau bahkan semua Game Rider" kata Ryuki

"Dan maksudmu itu adalah Unima? Dia bahkan belum bisa membuka potensi penuh dari Driver nya, beda denganmu"

"Yah, memang tapi jangan kira hanya dia yang berkualitas di saat saat terakhir…."

Kembali ke tempat Ren, keempat calon dewi masih menjaga Ren, Nepgear menyiapkan senjatanya dan menembaki Shion hingga ia cukup menjauhi mereka

"Tidak ada lagi… Harapanku sudah tidak ada lagi…" kata Shion yang sudah pesimis

Setelah itu, ia mendengar suara yang sangat tidak asing baginya, suara yang selalu menyemangatinya, suara yang selalu mendukungnya selama ini

"SHION! PERSIAPKAN DIRIMU!"

"Eh?!"

Shion membuka matanya dan mengangkat wajahnya yang sedang sedih, ia melihat Reiji melaju di depannya dan meninjunya hingga ia terpental

BUAAKK

"WUAAAA!"

Shion terpelanting dan terguling sampai 5 kali kemudian ia mendarat, berhenti dan berdiri lagi

"Heh~" kata Reiji tersenyum

"Kau masih hidup?! Aniki?!" Shion kaget dan tak menyangkanya

BGM:With Your Drill, Pierce Through Heavens – Tengen Toppa Gurren Lagann OST

"Cih… ternyata kau masih bias bangun lagi" kata Ren lemas

"Apa?! Tidak mungkin! Seharusnya Jiwanya sudah habis dan ia terluka parah karena kubunuh dalam wujud manusianya!" Chrome kaget benar benar kaget

"Makanya…. Jangan sekedar menilai Rider lain lebih lemah darimu hanya karena peranmu…" kata Ryuki sebelum ia benar benar terkapar lemas

Di bagian ini, percakapan inspiratif(?) antara kedua orang yang terikat takdir sebagai Ghoul Regen dimulai

"Shion, menurutmu siapakah dirimu?" kata Reiji yang terlihat tegar

"Eh?" Shion tercengang dan kemudian Reiji mengangkat telunjuknya

"Drill mu itu… yang nantinya akan menembus Langit dan Bumi, serta hari esok bukan?!"

"Woah" Shion terkagum karena ia merindukan perkataan inspiratif dari Aniki nya

"Jadi apa yang kau tangiskan dari tadi?! Kita sudah menang! Yang penting kita sudah menyelamatkan orang itu! Kau tak perlu ragu lagi!" Reiji mengingatkan Shion atas usahanya menyelamatkan jasad pinjaman Chrome dan menyemangatinya agar ia tidak terpuruk lagi

"Kau benar, Aniki!" Shion sudah yakin dengan hatinya, dan dia langsung menenangkan Core Drillnya agar dapat kembali jadi semula dan menekan ledakan Spiral Energy dari dalam tubuhnya

"Semuanya! Spiral Energynya telah berhasil kukendalikan lagi! Sekarang sudah tidak apa apa!" kata Shion

"Fuh… akhirnya kau sadar juga…." Kata Ren yang terbaring di pelukan Nepgear

"Baguslah" Ryuki sudah terlalu lemas agar suaranya terdengar

"MENARIK! SUNGGUH MENARIK! *^*" kata Mr.Y di Text Message di HP/Driver Ren dan Ryuki

"Cih!"

Chrome melompat dan terbang ke arah Shion dan Reiji

"Sialan kau.. dasar sialan! Itu adalah Energy yang sudah lama kuincar tapi kalian malah berhasil menekannya lagi agar kembali stabil dan tidak bisa kurebut! Kalau sudah begini biar kuhancurkan sekalian bersama kalian berdua!" katanya sambil melempar banyak Naga hitam setelah Henshin menjadi wujud Ridernya

SCANNING CHARGE

"Cih… dasar iblis yang tidak tahu kapan harus menyerah…. Shion, oi, ayo langsung kita akhiri…" kata Reiji

"Heh?" Shion kebingungan menanggapi kata kata Reiji

"Henshin lah, misi terakhir kita, biar Ghoul Regen yang menentukannya!" Reiji mengatakannya dengan keren walau tubuhnya sudah berlumuran darah

"Baiklah, Aniki!" kata Shion sambil tersenyum lalu ia berlari ke arah Reiji yang masih berjarak sekitar 20m dan ia lemparkan Ghoul Boomerang beserta Core Drillnya ke arah Reiji, lalu naga yang ingin menyerang dari belakang Reiji terkena Boomerang dan hilang karenanya

CRING

"IKUZE!" Reiji menangkap Core Drillnya dan menancapkannya di RasenDriver lalu diputar

GHOUL REGEN

SPIN ON

Spiral Energy berkumpul di Drivernya, mengeluarkan cahaya energy yang sangat terang di seluruh tubuh Reiji dan ia perlahan ditutupi oleh armor merah membaranya

"Ketika kami ditertawakan karena gegabah atau riskan, semangat kami akan mendukung kami pada jalan perkelahian!" kata Ghoul Regen

"Jika ada tembok akan kami hancurkan, jika tidak ada jalan tangan ini akan menciptakannya!" kata Shion

"Kokoro no magma ga honoo to moeru!" magma dalam hati ini terbakar bersama dengan api, kata mereka sambil menangkap Ghoul Boomerang dan dipakai di dada Ghoul Regen

"Game Rider, Ghoul Regen!"

"Ore o!" kata Shion

"Oretachi o!" kata Ghoul Regen

"DARE DATTO OMOTTE YAGARU!" kata mereka berbarengan yakni lu kira siapa kami, di saat bersamaan Ghoul Regen berpose dimana ada gunung berapi di belakangnya dan saat itulah gunungnya meletus, menunjukkan semangatnya, bahkan Dai-Regen Dan mampu menjawab perasaannya

"WOOOOOOOO!"

"NEPU!"

"Wah, mereka hebat juga…." Kata Blanc datar

"Masih ada lagi!" Chrome melempar naganya ke segala aah beserta dengan api hitam ke segala arah dan sudut yang membuat Ghoul Regen terkepung

"MINGGIRLAH! BRENGSEEEEEKKK!"

SPIRAL ENERGY

FULL DRILLIZE

Lalu lubang Drill di tubuh Ghoul Regen semuanya menyala nyala dan mengeluarkan ujung Drill, setelah itu mengeluarkan banyak sekali Drill dari Quinque yang di upgrade dengan Spiral Energy dari dalam Driver nya yang mampu menembus apapun, bahkan serangan Chrome tak akan mempan, semua naganya tertusuk

ZREEETT

SYUUT

Semua Drill ditarik kembali dan semua naganya meledak, hanya tersisa ujung duri di tiap lubang, tandanya sudah memasuki Full Drillize Mode

"Sial, terima ini! Deliora Freeze!" teriak Chrome sambil menembakkan gelombang pembeku dari tangannya kea rah Ghoul Regen

"Kau perlu lakukan lebih dari itu!" katanya sambil menangkis serangannya bahkan hanya dengan satu tangan dan menghancurkannya

"TIDAK MUNGKIN!" Chrome sudah kehabisan cara, dan satu satunya cara yang ia miliki hanyalah melakukan RaKuRiora Kick, dan ia melakukannya

SCANNING CHARGE

"HUOOOOO!"

"Dengarlah Shion, jangan lupa, percaya pada dirimu sendiri, bukan pada dirimu yang memercayaiku, bukan pula diriku yang memercayaimu, percayalah pada dirimu yang memercayai dirimu sendiri!" kalimat ini adalah nasihat terakhir Reiji

"Aniki?" Shion kebingungan melihat tingkah Ghoul Regen

SPIRAL ENERGY

MAX POWER

Setelah itu Ghoul Regen melepas kacamata hitam di dadanya dan ia lempar ke arah Chrome

"HISSAAAAAAAAATSU!"

Bumerangnya terbagi jadi 2 klon dan bergerak dengan pola putaran lalu mencabik cabik Chrome hingga serangannya batal karena dia terputar putar di langit dan gerakannya terhenti saat tangan dan kakinya tertancap oleh ujung boomerang, kaki tangan kiri tertancap 1 boomerang dan kaki tangan kanan tertancap boomerang lainnya, lalu ia bersiap melakukan serangan akhir

"GIGAAAAA….."

Dengan mengangkat tangan kanannya ke atas, seluruh Drill di tubuhnya keluar dan memanjang

"DORIRUUUUUU….."

Sekali lagi ia mengangkat tangan kanannya, seluruh Drill tadi hilang dan menjadi satu Drill panjang di tangan kanannya, yang kemudian menjadi besar 2 kali tubuhnya dan ia topang menuju ke arah Chrome, kemudian ia memutar Drill itu

"BUREEEEEEEIKUUUUUUU!"

Kemudian ia melesat menuju Chrome yang tertahan di udara, dengan kecepatan dan kekuatan Giga Drill Break yang luar biasa, tercipta dari quinque dan spiral energy yang berjumlah dahsyat, kemudian menembus tubuhnya

"WUAAAAAAA!"

Ghoul Regen mendarat di belakang Chrome, lalu ia mengibaskan lengannya menjauh dan menghilangkan drill di tangan kanannya, lalu dia berdiri tegak dan kemudian Chrome yang ada di belakangnya meledak sampai 5 kali ledakan timbul, barulah kemudian kedua Ghoul Boomerangnya muncul lagi di hadapannya lalu menjadi satu dan terpasang di dadanya

Music Off

"Fuh…."

Ghoul Regen langsung kembali jadi Reiji dan ia meninggalkan sebuah kalimat

"Selamat tinggal, kawan kawan"

Dan ia mati berdiri dalam keadaan tubuh terluka parah dan berdarah darah, lalu ia menghilang secara perlahan dan musnah

"Aniki!"

Beberapa saat kemudian….. setelah teriakan Shion tadi, mereka baru saja kehilangan seseorang yang tak tergantikan, meskipun baru bertemu, dan bagi mereka semua yang ada di lokasi, ReijI Sakuragi adalah orang yang sangat luar biasa dan tidak tergantikan bahkan dalam sejarah suatu saat nanti, team Dai-Regen Dan mulai bimbang dan gelisah karena kehilangan pemimpin mereka

"SIAAAAAAAAAAAL!" teriak Shion melihat Reiji yang terkapar karena mati, lalu Ren dan Ryuki baru saja terbangun dan melihat semuanya

"Tidak mungkin… padahal kita kan baru saja bertemu" kata Ren yang tidak percaya

"Sudah lihat? Inilah pertarungan Game Rider, dan aku juga turut berduka pada orang ini, dia telah berjuang sampai akhir walau itu untuk waktu yang sesaat… kau masih bisa mundur kalau mau, serahkan Driver mu kepadaku" kata Ryuki

Mendadak Nepgear berada di antara mereka

"Jangan bicara seperti itu! Ren-san sedang menderita sekarang, bukannya kamu teman baiknya? Kenapa kamu malah bicara seperti itu?!"

"Ini demi kebaikan dia, dia terlalu baik untuk pertarungan ini, ini beda dengan dunia pro gamer mu, disini nyawa seseorang yang jadi taruhannya, meski dia lebih kuat dariku tapi percuma bila dia tidak siap akan hal ini" kata Ryuki

TRRT TRRT

Ren dan Ryuki memeriksa HP mereka

"Yah, tapi kalo dia menyerah saying dong u.u nanti ga ada kejadian yang menarik lagi dong o" kata Mr.Y lewat text message

"Bagimu ini hanya permainan…" kata Ren pelan

"Yah emang apa lagi? ^^ btw selamat kalian sudah menang dari Chrome, sesuai perjanjian hadiah untuk kalian akan segera dikirim ke dalam Inventory pemenang pertama, tapi karena dia sudah mati maka hadiahnya akan kubagi untuk kalian juga, dan lagi, Data dalam Driver milik Reiji akan kembali di reset ke awal dan dapat dipakai oleh siapapun juga, tapi bagi pengguna yang beruntung, ia akan mendapatkan kekuatan penuh RasenDriver yang telah dibuka oleh Reiji sampai sekarang, sekian, babay~ ^^"

"SIAL! Jadi dia bermaksud untuk menggantikan Rider yang sudah mati!" Ren tampak kesal dengan hal ini

"Sudahlah, tidak ada yang bias kita perbuat untuk saat ini…" kata Ryuki yang berusaha menyudahi kekesalan Ren

Lalu mendadak ada sesuatu yang bergerak di balik bayangan

"Apa?!" Ryuki kaget

"Nepu!"

"Bukannya dia sudah mati?!" Noire dan Neptune kaget melihat sosok yang ternyata adalah Chrome Greed yang hidup lagi

"Fuh… hahahahahahahaha! Bagus sekali! Dengan ini test selesai! Aku tak membutuhkan Driver lagi untuk bisa bertarung!" teriak Chrome

"Apa maksudmu?!" bentak Ryuki, kemudian terjadi perdebatan antara mereka berdua

"Tubuh pinjaman, OOODriver, dan keinginan bertarung yang tinggi dari kalian telah merealisasikan wujudku yang sesungguhnya, kini aku telah hidup sebagai Rider terkuat… dan ini semua berkat kalian!"

"Sialan, jadi event tadi hanya percobaan agar Y-san bisa menyelesaikan wujudmu?!"

"Fuh… memangnya untuk apa lagi, senang rasanya melihat wajah kalian yang tertipu oleh iming iming event ini, kalian hanya mempercepat kebangkitanku saja!"

"Aniki… jadi…" Shion semakin tidak bias membendung perasaannya

"Yaaa, perbuatan dia hanyalah sia sia! Sekarang akan kutenggelamkan kalian semua dalam keputusasaan!"

"Gawat, kalau dia dibiarkan!" Blanc menanggapi serius tentang ancaman Chrome

Semua yang ada di sana ambruk kecuali Chrome, Shion Ren dan Ryuki

"Sekarang juga tetap saja keadaannya gawat, ukh… kita semua sudah tidak punya tenaga lagi" kata Vert

"Ukh… Ren-san…" kata Nepgear

"Nepgear! Semuanya!" teriak Ren

"Sialan kau!" Ryuki langsung maju dan berubah

RIDER DEATH, GAME START

READY

GO

Lalu ia menebas Chrome dengan Death-Incisor Beam Scythe Mode berulang kali, namun tidak mempan sama sekali pada Chrome Greeed yang baru bangkit dengan kekuatan penuhnya, karena Staminanya juga sudah terkuras habis sebelum ini

"Percuma saja…." Chrome membiarkan dirinya terkena serangan, namun justru tidak ada efek bahkan tergores pun tidak

"Sialaaaan!" Death membuang Death-Incisornya dan berusaha untuk menebasi Chrome dengan Sonic Blade di tangannya

"Muda da!" kata Chrome yang menendang perut Death dengan lututnya, dia tidak bisa berubah menjadi asap karena staminanya sudah terkuras

"Hoeeekk!" Death terhenti sesaat dan kemudian ia dihajar habis habisan oleh Chrome

"MUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDAMUDA! MUDAAAAA!" Chrome memberikan pukulan beruntun yang cukup banyak, cepat dan kuat ke arah Death lalu membuatnya terpental

"WUAAAA!"

"Owari da…" Chrome mengepal tangannya dan menembakkan naga hitam yang menembus tubuh Rider Death

JRAASSS

Tembakan itu hamper mengenai Ren, wajahnya terluka sedikit karena tergores oleh naga itu dan kemudian sebelum dia mengetahuinya, Naga itu menyentuh tanah dan meledak

"AAARGH'

Death langsung force disconnect sekali lagi

DISCONNECTED FROM THE SERVER

Ryuki jatuh dan kembali jadi manusia, sementara Ren masih terdiam melihat Ryuki

"Ryuki!" teriak Ren ke arah sahabatnya itu dan berlari ke arahnya dan menangkapnya

"Hoo…" Chrome mengamati mereka berdua

"Woy bangun!" Ren berusaha membangunkan Ryuki, lalu ia terbangun

"Uhh.. diamlah…" Ryuki terbangun

"Oh kau bangun, syukurlah apa kau baik baik saja?!"

"Hmm… entahlah, serangan tadi telah memakan sebagian jiwaku…. Ukh…"

"Tidak mungkin! Hey bertahanlah!"

Tubuh Ryuki mulai menghilang seperti Reiji, lalu ia menyerahkan sesuatu pada Ren

"Ini, ambillah" kata Ryuki menyerahkan DeathDrivernya pada Ren

"Eh? Kenapa?" tanya Ren yang mulai mengeluarkan air mata

"Anggap ini permintaan maaf atas perkataanku barusan, mungkin kau memang belum siap untuk semua ini dan pertarungan ke depannya tapi aku hanya ingin kamu tau, bahwa aku percaya kamulah Rider terkuat dari semua yang terpilih menjadi Game Rider, masih ada 6 Rider lagi selain kita di luar sana….. kuharap semua data yang ada di dalam Driverku akan berguna untukmu" kata Ryuki

"Tunggu, jangan mati!"

"Huh…. jangan ragu, yakinlah dan hadapi Rider lainnya… jika kamu menang, kamu dapat mengubah dunia…." Lalu Ryuki menghilang

"Apa…" Ren kaget melihat sahabatnya menghilang di depan matanya

"Fufufufufu….. satu lagi tumbal yang telah tumbang"

"WUAAAAAAA!"

Ren menangis karena kehilangan lagi, seorang teman yang berharga baginya dan tentu saja, dia tidak ingin ini terjadi dan merasa sangat bersalah

"Cukup sudah, matilah kau, Shirokawa Ren!" kata Chrome yang menembakkan naganya ke arah Ren

"…Mati ya?" tanya Ren

"Apa?!"

WEAPON SELECT:UNI-SAVER

Mendadak Ren memanggil Uni-Saver nya dan menebas naga itu menjadi 2 dan keduanya terpental ke belakangnya dan meledak

"APA?!" Chrome kaget akan apa yang dilakukan Ren barusan

"Berani juga kau daritadi, menipu kami semua, membunuh teman teman kami…" Ren berdiri dan menunjukkan keanehan dalam kepribadiannya

"WOAH :O NGAMOK GAN, BADASS ABEEESSSS! O -fangirling-(?)" pesan dari Mr.Y muncul dari HPnya yang saat ini sedang dilihat oleh Ren

"Diam kau bodoh…" Ren meremukkan HPnya dan merusaknya sehingga Mr.Y tidak bisa memantau perbuatannya

"Apa yang kau lakukan?!"

"Aku gunakan beberapa Item pemulih yang kumiliki terlebih dahulu…." Ren mengambil beberapa Item dari Inventory dan ia pakai sampai HP dan MPnya pulih

"Sial… jadi kau masih belum mau menyerah?! Tapi percuma! Akulah yang terkuat!" kata Chrome

"Lalu kugunakan 2 Item Revive yang kumiliki, pada 2 Dewi yang tertidur! Aku pilih Neptune dan Nepgear!" Ren melempar 2 Revive kepada Neptune dan Nepgear, lalu mereka bangun lagi

"Umm….Ren-san…?"

"Nepu? Aku bangun lagi…"

"Kalian sudah bangun… bawa yang lain pergi dari sini…" kata Ren

"Eh? Ren-san sendiri bagaimana?"

"Cepat pergi dari sini!" Ren membentak Nepgear dan membuatnya kaget

"Eh…."

"Hey, tunggu dulu! Kenapa kau menjadi seperti ini?!" Neptune memprotes Ren namun yang terjadi malah sebaliknya

"Aku bilang pergi!" Ren memberikan tatapan dingin pada mereka berdua, layaknya Sakaki Yuuya yang berganti kepribadian saat dia marah

"Iya, aku mengerti… ayo Oneechan…" kata Nepgear yang mendengar perkataan Ren lalu berubah dan membawa Rom dan Ram

"Eh? Baiklah" Neptune juga berubah lalu membawa Vert dan Blanc

"Aku pakai 2 lagi" Ren melempar 2 Revive kepada Noire dan Uni

"Uhh…" Noire terbangun

"Kita bangun lagi" Uni terbangun

"Kalian, tetaplah disini dan bertarung bersamaku…." Kata Ren

"Eh? Ren ini kamu kan?" Noire kaget melihat Ren

"Kamu jadi keliatan lain, kenapa? Kemana perginya yang lain?" Uni bertanya pada Ren

"Sudah ikuti saja perkataanku!" Ren membentak mereka

"Eh? Kamu kenapa sih?!" bentak Noire

"Tidak ada waktu untuk menjelaskannya… ayo!" kata Ren

"Kamu ini aneh, sifatmu mendadak berubah total begini memangnya kenapa?!" bentak Uni

"Uni, sudahlah… kita fokus dengan musuh di depan kita dulu"

"Baik Oneechan"

"Huh, kau sombong juga, akan kumusnahkan kau duluan!" Chrome menembakkan 2 naga hitam dan kemudian Noire dan Uni menghindari serangan sementara Ren hanya diam dan ia ditutupi oleh 2 naga yang berputar sampai tidak terlihat

"Apa?!"

"Kenapa tidak menghindar?!"

Noire dan Uni kaget melihat Ren yang tidak menghindar sama sekali, lalu mendadak dari dalam sana muncul ledakan energy yang besar lalu membekukan naga dan menghancurkannya

RIDER UNIMA, GAME START

READY

GO

Ren langsung henshin menjadi Unima dalam keadaan NT-D aktif dan menjadi Destroy Mode dan mengambil Uni-Savernya dan memisahnya menjadi 2 dan mengubahnya jadi Naginata Mode, dia memutar mutar pedangnya dan mengacungkannya ke depan layaknya Sword Impulse Gundam

Ending Theme:Reason - Nami Tamaki

Tooku hanareteru hodo ni

Chikaku ni kanjiteru

Sorot mata Unima diperlihatkan dengan jelas selama beberapa detik

"Ukh" Chrome agak kaget melihat Unima yang kembali ke kekuatan penuhnya

"Ren-san?" kata Uni heran melihat Unima

"Dia serius" kata Noire

Samishisa mo, tsuyosa e to

Kawatteku, kimi mo omotta nara

"Kau masih menginginkan pertarungan seperti ini kan?! Akan kuberikan!"

Unima langsung melesat ke arah Chrome dengan cepat

To Be Continued

Layar nge freeze di adegan terakhir dan diberi efek scratch seperti sketching menggunakan pensil warna di sebuah kertas kanvas(?)

Layar berubah jadi monochrome(hitam putih)

Note:kalo disini diberi efek kayak ending satu episode Drama Korea LOL

Machi mo hito mo yume mo, kaeteiku jikan ni

Tada sakaratte ita

Background merah hitam dan semua karakter muncul dari sisi kanan dan layarnya digeser ke kiri, mulai terlihat dari posisi Ren duduk dengan kaki lurus dan kaki kanan ditekuk, tangan kanan ditaruh di atas lututnya, lalu Ryuki yang hanya menampakkan punggung dan menghadap ke kanan, lalu Sakuragi Bros yang berpose seperti Reiji melipat tangan dan jubah berkibar ala Kamina sementara Shion menaruh kedua lengan di pinggangnya sambil menengok ke kanan dari tampak depan

Kotoba wo kasanete mo, wakariaenai koto

Mada, shiranakatta

Mulai Nampak lagi Hiruto Kenji Possessed dan Normal, yang possessed terlihat seperti Accelerator dan yang normal seperti Ouma Shu, dan Otori Kazehaya yang memakai jaket sambil menatap kartunya, Rei Shiramatsu hanya menatap dingin, lalu Kazami Ken dan Hikaru Daryuu bersebelahan(?), setelah itu Reka yang hanya datar seperti Emiya Kiritsugu lalu wujud iblis Chrome dan siluet aneh yang bisa dipastikan Mr.Y terakhir muncul

Kimi dake wo dakishimetakute

Nakushita yume kimi wa

Akirame nai de to itta

Setelah itu backgroundnya jadi berganti dan ditampilkan karakter Neptune dimulai dari Planeptune(Neptune dan Nepgear) background ungu hitam, lalu Lastation(Noire dan Uni) background abu hitam, Lowee(Blanc, Rom dan Ram) background putih hitam, dan Leanbox(Vert) background hijau hitam

Lalu Ren muncul mendadak di tengah tengah, sepertinya ia dikelilingi batuan besar dan layarnya digeser sehingga setiap ke arah kanan muncul batuan besar(kayak Natsu di opening 3 Fairy Tail) setelah itu langsung memakai Driverya dan bercahaya

Tooku hanareteru hodo ni

Chikaku ni kanjiteru

Samishisa mo, tsuyosa e to

Kawatteku, kimi mo omotta nara

Dengan background silver, kondisi layar seperti pertama, diawali dengan Unima setengah Normal dan NT-D, kemudian Death dan Ghoul Regen langsung dalam keadaan Full-Drillize, lalu Rider Mazin dan Rider Chrome, Viper dan Jingu, Banshee-Unima dalam keadaan setengah NT-D juga lalu Rider Aragoto dan Chronos, dan siluet Game Master

Setsunaku mune wo sasu

Sore wa yume no kakera

Ari no mama, deaeteta

Sono kiseki, mou ichidou shinjite

Kemudian nampak Tsukasa Shirosaki yang muncul belakangan, bayangan Decade muncul di belakangnya, ia melihat ke arah Ren dan kemudian mereka berubah di scene selanjutnya, dan mereka melompat bergantian dan beradu pedang setelah menebaskan tebasan bergantian, lalu titik beradu pedangnya mengeluarkan cahaya dan menutup layar, muncul dari balik cahaya itu semua karakter yang ada

Music selesai

Part 11 End