~ICE CREAM MIRACLE~
Main Cast : KNJ/KSJ/KTH/JJK of BTS
Rate : T
Genre : Romance/Drama
Lenght : 11 of ...
Summary : Just two story of miracle and a ice cream
Disclaimer : FF is mine. Ini murni dari otak gajeku, tapi aku pinjem nama member BTS aja biar tokoh dalam FF ini bisa teridentifikasi /apasih/
WARNING!
GS! CRACK! Typo(s)! DLDR!
Backsound : iKON – My Type #cumansaran
Happy Reading~
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tampak sepasang kekasih sedang menaiki tangga sebuah gedung agensi yang cukup besar. Sang yeoja menggelantungkan dirinya manja pada sang kekasih. Si namja pun hanya bisa tersenyum simpul melihat kelakuan kekasih cantiknya ini. Seharusnya kekasih cantiknya ini harus bekerja sekarang, namun karena beralasan ingin mengurusnya sepanjang hari maka si namja blonde itu hanya bisa menghela napas. Apa memangnya yang bisa ia lakukan jika si cantik sudah memohon dengan aegyo yang membuatnya makin imut. Ia hanya bisa pasrah dan meng'iya'kan saja.
"Chagiya... apakah kau benar tak apa bolos bekerja seperti ini?" kata si namja blonde memandang ke arah bawah dan menatap kekasihnya yang masih bergelayut manja dilengannya.
"Aishh... apa kau tak suka aku ingin mengurusmu sepanjang hari? Apa kau merasa terganggu? Uhh..." si cantik merajuk dan memajukan bibirnya lucu, menghentikan langkahnya menaiki tangga.
"Bu-bukan begitu... maksudku, kau tak perlu repot menjagaku sepanjang hari jika itu mengganggu pekerjaanmu, aku tak ingin merepotkanmu..." jelas si blonde gelagapan. Kekasihnya ini jika sudah merajuk dan salah paham pasti akan sangat membingungkan.
"Aku sudah bilang tidak! Pokoknya aku akan mengurusmu seharian, aku akan buatkan makanan spesial dan aku akan rapikan apartemenmu yang seperti gudang barang elektronik itu"
"Hm... baiklah terserahmu saja"
Kalau sudah seperti ini, memang lebih baik dirinya mengalah. Tidak baik juga memaksa orang yang kau cintai. Namjoon-si namja blonde- sebenarnya juga tak keberatan jika sang kekasih ingin mengurusnya sepanjang hari. Malah ia dengan senang hati menerimanya bahkan jika itu setiap hari, tapi kembali lagi, Namjoon itu seorang yang intelek dan gila kerja, bekerja adalah bagian dari hidupnya dan ia bahkan tidak pernah ijin bekerja jika memang badannya tidak benar-benar sakit parah.
Namun kekasihnya yang satu ini mempunyai pendangan berbeda tentang kerja, baginya kerja itu sesuatu yang dilakukan dengan hati senang dan ikhlas, jika tak ingin bekerja maka jangan bekerja dan bersenang-senaglah, saat kau sudah menemukan keinginanmu lagi untuk bekerja, maka kembalilah bekerja dengan hati yang senang. Intinya kerja itu sebuah kesenangan.
.
Saat sudah sampai dilantai dua didepan sebuah pintu bertuliskan COMPOSER, kedua sejoli itu berhenti seketika saat tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan seorang namja tinggi tampan bersurai orange dengan balutan t-shirt putih polos, jeans panjang santai dengan sedikit robekan disalah satu lututnya, jaket kulit yang nampak tebal dan membuat si namja terlihat lebih cool dan manly. Tak lupa ujung kaki jenjangnya dilapisi Converse hitam casual senada dengan jaketnya. Sungguh pemandangan yang akan membuat semua yeoja bertekuk lutut padanya *berikan pengecualian pada Kim Seokjin*
Penampilan yang terkesan simple dan mempesona. Ditambah gitar akustik yang terkalung rapi di bahu kiri menyilang sampai ke pinggul bagian kanannya. Semua pasti berpikir ia adalah artis muda berbakat dengan suara yang merdu sedang bersiap untuk membawakan sebuah lagu spesial dengan iringan gitar akustik didepan fansnya.
"Hai, Namjoon Hyung, Seokjin" sapa si pemuda bersurai orange ceria.
"Tae... Wow! Kau terlihat menakjubkan. Mau pergi kemana memangnya?" tanya Seokjin yang masih memandang Taehyung bingung sekaligus takjub. Tak biasanya sahabat kekasihnya ini berpenampilan seperti ini, walau terkesan simple tapi Taehyung sangat wangi tercium dari aroma parfum maskulinnya.
Biasanya Taehyung selalu cuek dengan penampilannya, bahkan terkesan asal-asalan jika memakai baju dan itu sama seperti Namjoon dulu-sebelum berpacaran dengan Seokjin-. Namun sekarang Seokjin selalu menegur cara berpakaian Namjoon dan akan mengkritiknya jika masih terlihat berantakan. Apakah Taehyung juga menemukan yeoja yang disukainya? Atau malah ia sedang bersiap untuk pergi berkencan? Entahlah. Seokjin pikir ini adalah perubahan yang sangat baik.
"A-ah... itu aku... aku ingin ke-"
"Dia ingin menemui takdirnya. Menyatakan apa yang dia rasakan pada seseorang yang membuatnya tergla-gila akhir-akhir ini" tukas Namjoon memotong perkataan Taehyung yang terbata-bata karena canggung.
"Oh... kau ingin menyatakan cinta. Lalu gitar? Oh! Jangan bilang dengan sebuah lagu. Aigoo... itu pasti sangat indah. Aku yakin yeoja yang kau sukai itu tak akan bisa menolak pernyataanmu" Seokjin memberikan pujian dan harapan doanya pada Taehyung. Berharap kisah cintanya juga berakhir bahagia seperti dirinya dan Namjoon.
"Semoga berhasil, Tae-ah..."
"Gumawo, Hyung, Seokjin-ah. Baiklah aku pergi dulu" ujar Taehyung melesat menuruni tangga dan menuju tempat parkir untuk mengambil motornya, melaju santai menuju tempat tujuannya. Menuju cintanya...
.
TBC
.
.
Ok! Fast update /yeay/
Aku bayar ke-sedikitan chap 10 /ya walaupun ttp kurang panjang/ yang jelas ini lebih panjang dan semoga suka.
Thank's for always waiting and reading this absurd story.
Thank's for review, fav and follow my story, always do that. That make me better /sweetsmilebysuga/
The last...
With Love, Rahma
