Andika Present
Author :
Uke Nya Mingyu
Title :
First Love And First Kisses
Cast :
- Kim Mingyu
- Jeon Wonwoo
Suport Cast :
-Kim Ye Rim
-Chou Tzuyu
-and other cast Seventeen's member
Rating :
T+
Genre :
Yaoi, Romance, Drama, School
Life, Hurt/comfort
Length :
Chaptered
Disclamier :
ini 100% ide saya sendiri dengan pemikiran yang di rencanakan /? bila ada kesamaan tempat, tokoh atau pun jalan cerita mungkin hanya kebetulan semata karna saya masih newbie dalam dunia per FF an /apa ini/ jadi maklum kalo berantakan dan alay dalam penulisan nya :D
Summary :
"Hey jangan lari kumohon berhenti"-Mingyu, "Mau apa kau mengikuti ku"-Wonwoo, "Kau bilang aku penjahat?"-Mingyu, "Aku bisa pulang sendiri"-Wonwoo, "Apa kah kau ingin mempermainkan perasaan ku"-Mingyu, "tolong keluarlah Mingyu aku bisa jelaskan semua nya"-Wonwoo
Warning : YAOI!, Shounen-Ai, BL (Boys Love), Don't bash ga suka yaoi? jangan di baca, Not copast, not plagiat,T+.
terimakasih semoga kalian suka ^^
-HAPPY READING-
chapter : 11
.
.
.
.
09:00 AM KST
Wonwoo sedang bermalas-malasan sambil menonton tv karna hari ini ia libur bekerja karna sebentar lagi akan menyambut hari natal. sebenarnya Wonwoo yang meminta cuti selama satu mingu karna Wonwoo bekerja dengan baik atasan nya memberikan nya cuti selama satu minggu, dan Wonwoo melihat ponsel nya berbunyi di samping sofa tempat nya duduk dan tertera nomor yang tidak ia kenal dan tanpa pikir panjang Wonwoo langsung mengangkat nya.
'halo hyung apa kabar?'
deg!
sepersekian detik kemudian Wonwoo membulat kan mata sipit nya sempurna mendengar siapa yang menelpon nya sekarang, ia begitu kenal dengan suara ini.
'halo hyung kau masih ada di sana?'
'ah iya m-aaf, kenapa kau bisa tau nomor baru ku?'
'akan ku jelaskan nanti bisa kah kita ketemu siang ini sambil makan siang?'
'kau sudah balik ke korea memang nya?'
'iya, bagaimana kau mau?'
'hmmm…baiklah'
'ok! kita ketemu di taman tempat kita dulu jam 11, aku menunggu mu'
'baiklah aku akan datang'
"ah~ bagaimana ini aku sudah terlanjur mengatakan 'iya' sudah cukup lama aku tidak pernah mendengar kabar nya lagi sejak ia pindah ke Amerika" tiba-tiba Wonwoo menjadi gelisah sendiri sambil berjalan kesana kemari mencari alamat /?
dan saat Wonwoo gelisah sendiri sambil berputar-putar tidak jelas Mingyu datang dengan wajah bingung melihat Wonwoo yang seperti nya sedang gelisah lalu ia menghampiri nya.
"Mingyu!?" Wonwoo masih kaget kenapa tiba-tiba Mingyu bisa masuk lagi ternyata ia baru sadar bahwa Mingyu mengetahui kode apartement nya
"hyung kenapa?" tanya Mingyu lalu menghampiri Wonwoo yang sedang berdiri tidak jauh dari nya
"ah a-ku tidak apa-apa" jawab Wonwoo yang berbohong pada Mingyu, dan Mingyu menaruh curiga pada Wonwoo pasti ada yang ia tidak ketahu, pikirnya
"benarkah? lalu kenapa kau terlihat gelisah?" tanya Mingyu lagi memastikan memang tidak ada apa-apa namun mata Wonwoo tidak bisa berbohong, Mingyu tau Wonwoo sedang berbohong padanya tapi soal apa? batin Mingyu
Wonwoo hanya mengangguk pelan tetapi Wonwoo tidak menatap mata Mingyu membuat nya semakin curiga
"kalau begitu kau bisa kan makan siang dengan ku? lagipula kau kan cuti bekerja" ujar Mingyu ingin mengajak Wonwoo makan siang berdua
"umm…m-aaf Mingyu aku tidak bisa" ujar Wonwoo menolak dengan halus ajakan Mingyu, ia jadi merasa bersalah
"kenapa?" ujar Mingyu lagi kenapa Wonwoo menolak, Mingyu semakin curiga di buatnya
"a-ku sudah janji kepada Yeri ingin menemani nya berbelanja" ujar Wonwoo yang menetup ke gelisa han nya agar Mingyu tidak curiga, tetapi sebalik nya Mingyu penasaran tidak biasa nya Wonwoo seperti ini
"oh begitu…baiklah" ujar Mingyu yang sedikit kecewa
"maaf ya Mingyu" ujar Wonwoo lirih ia jadi semakin merasa bersalah telah membohongi Mingyu
"iya, tidak apa-apa" ujar Mingyu menyembunyi kan ekspresi kecewa nya pada Wonwoo sambil menepuk-nepuk pelan pundak Wonwoo dengan tangan kanan nya
.
.
.
.
11:00 PM KST
Wonwoo datang tepat waktu di taman tersebut lalu ia melihat di sekitar taman tersebut mencari orang tersebut namun ia tidak menemukan nya lalu ia duduk di sebuah bangku sambil menunggu orang tersebut datang, karna cuaca hari ini cukup dingin Wonwoo mengenakan sweater dan juga coat, ia melihat ke arah arloji nya ini sudah lewat 10 menit namun orang yang ia tunggu belum datang juga lalu memasukan kedua telapak tangan nya di kedua saku yang ada di coat nya.
dari kejauhan seoarang namja mengintip nya di balik pohon yang ada di taman tersebut ternyata ia adalah Mingyu, Mingyu sengaja mengikuti Wonwoo karna Mingyu tau Wonwoo berbohong pada nya, Wonwoo tidak menemani Yeri berbelanja hari ini karna tadi Mingyu menelpon Yeri, dan Yeri bilang ia tidak ada janji bersama kakak nya tersebut.
jadi Wonwoo ingin bertemu dengan siapa? batin Mingyu bertanya-tanya
Wonwoo sudah menunggu selama setengah jam namun tidak ada tanda-tanda ia akan datang, Wonwoo sudah semakin kedinginan, dan dari seberang sana Mingyu masih 'menguntit' Wonwoo yang nampak nya sudah menggigil kedinginan Mingyu tidak tega melihat Wonwoo seperti dan ia putuskan menghampiri Wonwoo untuk mengajak nya pulang agar Wonwoo tidak sakit.
"ayo kita pulang!" ujar Mingyu lalu menarik tangan Wonwoo, Wonwoo yang nampak terkejut kenapa Mingyu bisa tau ia ada di sini
"Mingyu kenapa kau ada di sini?" tanya Wonwoo namun tidak di jawab oleh Mingyu
"ayo cepat!, aku tidak ingin kau sakit yang menunggu seperti orang bodoh di sini" ujar Mingyu yang sedikit meninggikan suara nya dengan wajah kesal nya, dan Wonwoo tidak menolak nya dan mengikuti Mingyu yang sambil menarik paksa tangan nya menuju mobil Mingyu yang ada di luar taman tersebut.
setelah sampai di baseman apartement, Mingyu turun dari dalam mobil nya, dan mengikuti Wonwoo yang juga turun dari mobil Mingyu. lalu Mingyu menghampiri Wonwoo sesampai nya di depan Wonwoo Mingyu berbalik dan berjongkong, Wonwoo menaikan alis nya bingung apa yang di lakukan Mingyu.
"naik! aku akan menggendong mu" ujar Mingyu berjongkok sambil memblakangi Wonwoo, dan Wonwoo langsung menuruti perkataan Mingyu sambil melingkarkan kedua tangan nya di leher Mingyu.
Mingyu berjalan menelusuri lobby apartement sambil menggendong Wonwoo di belakang nya dan menuju ke lift lantai 17 apartement, selama menuju ke lantai 17 Mingyu dan Wonwoo tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
setelah sampai di dalam apartement Wonwoo Mingyu men dudukan Wonwoo di atas ranjang nya hendak Wonwoo ingin melepaskan coat nya Mingyu langsung membantu membuka kan coat nya dan menaruh nya di samping tempat tidur Wonwoo
namun masih Wonwoo masih melihat wajah kekesalan Mingyu.
"kau tunggu di sini sebentar" ujar Mingyu, Wonwoo hanya mengangguk pelan lalu Mingyu pergi ke arah dapur ingin membuat kan minuman hangat untuk Wonwoo
tak selang berapa lama Mingyu membawa kan secangkir coklat hangat untuk Wonwoo lalu memberikan nya.
"terimakasih" ujar Wonwoo sambil meminum coklat hangat tersebut
"jangan lakukan hal bodoh seperti tadi lagi sampai kau membohongi ku segala" ujar Mingyu dan duduk di pinggir ranjang Wonwoo
"iya, aku minta maaf aku tidak akan mengulangi nya lagi" ujar Wonwoo lirih
"cerita kan padaku apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Mingyu sambil menangkup kedua telapak tangan Wonwoo dan meniupnya pelan menyalurkan kehangatan padanya
"hmm…mantan kekasih ku yang aku ceritakan dulu menghubungi aku lagi tapi aku tidak tau kenapa dia bisa mendapatkan nomor telpon ku padahal aku sudah mengganti nya 2 tahun lalu sejak ia pindah ke Amerika dan tadi ia mengajak aku bertemu di taman itu ia bilang sudah kembali ke korea tapi ia tidak datang, aku tidak memberi tahu mu karna aku takut kau akan marah" ujar Wonwoo panjang lebar pada Mingyu
"terus kenapa hubungan kalian berakhir?" tanya Mingyu lagi dengan keinginan tau nya yang besar setelah melepaskan tangan Wonwoo yang sudah tidak terlalu dingin
"dia berselingkuh" ujar Wonwoo menatap masa lalu nya tapi ia tidak perlu khawatir karna sekarang ia menemukan yang lebih baik dari mantan kekasih nya dulu
"huh!? berselingkuh?" ujar Mingyu kaget dan Wonwoo hanya mengangguk pelan
"hyung kalau aku bertemu dengan nya aku akan mengahajar nya yang sudah berselinkuh di tambah ia membuat janji dengan mu tapi ia sendiri tidak datang" ujar Mingyu yang merasa geram pada mantan kekasih Wonwoo
"jangan!" ujar Wonwoo sambil memegang pergelangan tangan Mingyu
"kenapa? orang seperti itu tidak perlu di kasihani" ujar Mingyu lagi
"aku tidak ingin kau ber urusan dengan nya" ujar Wonwoo dan memegang kedua tangan Mingyu
"tapi-" ujar Mingyu belum sempat menyelesai kan kata-kata nya sudah di potong oleh Wonwoo
"lakukan ini untuk ku, kau janji?" ujar Wonwoo sambil mengangkat jari kelingking nya di depan wajah Mingyu sebagai tanda perjanjian dan Mingyu melingkar kan jari kelingking nya pada kelingking Wonwoo sambil tersenyum, Wonwoo juga membalas senyuman pada Mingyu.
.
.
.
.
04:17 PM KST
Yeri tengah duduk sendiri di sebuah restorant karena Tzuyu murid baru yang pindah satu sekolah bersama nya meminta ingin bertemu dengan nya, Yeri penasaran kenapa Tzuyu ingin bertemu dengan nya ingin membicarakan tentang apa? pikir Yeri
saat Yeri tengah berkutat dengab pikiran nya sendiri ia melihat Tzuyu sudah datang lalu duduk berhadapan dengan nya.
"sudah pesan sesuatu?" tanya Tzuyu setelah duduk
"belum, aku juga tidak lapar" ujar Yeri sambil tersenyum tipis
"baiklah biar aku pesan minum saja, mau?" tawar nya pada Yeri
"boleh" ujar Yeri sambil mengagguk pelan
dan Tzuyu memanggil seoarang pelayan, dan pelayan tersebut mencatat pesanan mereka dan kembali ke pantry.
"baiklah aku langsung to the point saja kalau aku menyukai Kim Mingyu" ujar Tzuyu lantang pada Yeri, Yeri yang mendengar penuturan Tzuyu langsung memasang wajah terkejut nya
"begini Tzuyu, agar kau tidak kecewa aku ingin mengatakan yang sebenarnya bahwa Mingyu itu tidak menyukai perempuan!" ujar Yeri, dan kali ini Tzuyu yang di buat sangat terkejut
"huh! maksudmu Mingyu seorang gay!?" ujar Tzuyu sedikit meninggikan suara nya dan orang-orang yang berada dalam restorant tersebut langsung memandang mereka berdua apalagi ada kata-kata 'Gay' nya, Yeri hanya menjawab dengan mengangguk meyakinkan Tzuyu yang seperti nya tidak percaya
"tidak mungkin!" ujar Tzuyu tegas yang tidak mempercayai apa yang di katakan Yeri
"yasudah kalau kau tidak percaya, Mingyu juga saat ini sudah mempunyai kekasih yang begitu baik dan setia padanya!" ujar Yeri dengan nada sinis pada Tzuyu
"kalau begitu aku akan buat Mingyu jatuh cinta padaku!" ujar Tzuyu dan membalas tatapan sinis pada Yeri
"kau akan berhadapan dengan ku kalau kau menggangu mereka!" ujar Yeri lagi dan kali ini ia berdiri dari tempat duduk nya dan di ikuti Tzuyu juga yang ikut berdiri
"kau ingin menghalangi ku!?" tanya Tzuyu yang sedikit meninggikan suara nya pada Yeri
"iya! kenapa? tidak boleh?" Yeri menyerang Tzuyu dengan ketus
"kau!" Tzuyu yang merasa geram dan menggumpal kan kedua tangan nya lalu ingin menampar Yeri namun tangan nya di tangkis oleh Yeri
"kau pikir aku takut padamu huh!" bentak Yeri lalu mencengkram kuat tangan Tzuyu, karna Tzuyu sudah kesakitan Yeri melepaskan cengkraman nya pada Tzuyu sambil tersenyum sinis padanya lalu beranjak pergi dari restorant tersebut, sedangkan Tzuyu hanya meringis kesakitan sambil memegang lengan nya yang di cengkram Yeri barusan
"akan ku buat kau menyesal" ujar Tzuyu sambil tersenyum miring.
TBC~
hoho udh ch 11 xD yg penasaran siapa sebenarnya mantan nya wonu ntar ada di ch dpan tunggu aja :3 dan kek nya seru juga kalo di ch dpan wonu berantem sama 'seseoarang' tapi pertengkaran nya akan jadi lucu :v tapi ingat wonu bukan berantem sama Mingyu ato yang kalian pikirkan wkwkwk kalo sama Mingyu berantem nya di ranjang aja /?, dan terimakasih banyak untuk semua nya :) :*
maaf ya kalo banyak typo T.T
jangan lupa di REVIEW, FOLLOW dan FAVORITE :)
