Chapter 11: B-Tournament Begins..

2 hari sebelum turnamen dimulai di kota utara terlihat riki dan basara saling berlatih satu sama lain..

"Curve Shot.." Riki menyaut dan bola b-damannya menyamping seperti boomerang.

"Hmph sepertinya kau siap.." Gumam basara dengan tenang.

"Um.. terima kasih.. Dan kenapa kau mau membantuku basara?" Tanya riki.

"Aku punya alasanku.." Gumam basara lagi.

"Karna sekarang kalian bisa.. aku akan mengantar rivalku dulu.." Gumam Asuka dengan senyumannya.

"Pergilah… kita bertemu di turnamen nanti.." Gumam basara dengan bosan.

"Baiklah basara-san.." Gumam riki dan dia pergi bersama asuka.

"hmm kenapa kau membantunya?" Drasaros b-damannya berkata.

"Karna aku tidak mau dia jatuh seperti anak yang bernama rudy itu.." Gumam basara dengan dingin.

Di tempat lain terlihat samuru dan bakuga serta jenta sudah siap untuk turnamen akan tetapi di tempat lain novu dan sky sedang dengan santai meminum teh di café dan berbincang.

2 hari kemudian terlihat area stadium turnamen b-daman penuh dengan penonton.

"Sha~ sha~ penuh sekali…" Sahut simon dia melihat bahwa penonton hari ini sangatlah banyak.

"Ayo kita lakukan yang terbaik dracyan.." Gumam riki dengan senyuman.

"Baiklah riki.." Gumam dracyan setuju dengan riki.

"Samuru apa kau siap?" Tanya dravise ke samuru.

"Tentu saja aku siap.." Gumam samuru dengan tatapan dinginnya.

Tiba-tiba takakura dan sky muncul.

"Semuanya! Aku akan menjadi announcer kalian hari ini!" Sahut sky.

"Hufft karna announcer biasanya sedang sakit apa boleh buat.." Gumam takakura dengan senyuman.

"Baiklah hari ini kita akan melihat apakah banyak b-shot yang akan menantang hari ini?" Gumam Takakura lagi.

"Oke rule hari ini adalah siapa yang memiliki 50 poin akan maju ke babak selanjutnya tapi hanya akan hanya ada 12 peserta yang bisa masuk ke babak utama!" Sahut sky.

"Berjuanglah riki! Aku mendukungmu!" Asuka menyaut dari kursi penonton.

"Hmph.." Gumam basara yang duduk di samping asuka.

"Hei basara kenapa kau tidak ikut?" Tanya asuka.

"Tidak apa-apa.. aku hanya kali ini malas ikut.. kalau aku ingin ikut pun aku sudah trdaftar.." Gumam basara.

"Oh jadi apa kau takut?" Gumam asuka.

"Pertandingan dimulai!" Sky menyahut dan pintu keluar terbuka dan tema kali ini adalah di kota.

"Kau ini.." Basara melompat dari kursi penonton dan langsung berlai keluar arena.

Di luar lebih tepatnya kota selatan kamon memilki sedikit keunggulan.

"Ha ayo garuburn…" Gumam kamon dia mengambil pion emas pertama berisi 5 poin.

"Hmm." Riki berlari dan langsung shooting dengan menggabungkan 3 dan 2 poin dan dia berlari ke atas gedung sambil novu berada di belakangnya.

"Haa!" Bakuga dan Jenta membantu satu sama lain memasukkan mereka di posisi pertama dengan 15 poin.

"Disitu!" Sahut samuru dia langsung mengambil 25 poin sekaligus karna gold targetnya pas dengan posisinya.

"Itu milikku!" Sahut bakuga yang melihat 2 pion emas.

"Twin shot!" Basara mengambil 10 poin tepat dibelakang bakuga.

"Disini terlihat sangat seru.. para pemain saling mengambil poin satu sama lain.." Gumam sky.

Novu disini sangat tenang dia tahu seluk beluk tempat yang akan dia tuju dan melesat ke posisi kedua..

"Hah tempat apa ini?" Riki masuk ke dalam suatu gedung dan trigger menyala seperti special stage.

"Oh.. gold rush! Disini pemain dapat menembak banyak pion emas semau mereka akan tetapi mereka harus mencapai 50 sampai wkatu yang di tentukan. Time start! " Sahut sky dan waktu 1:30 mulai menghitung mundur.

"Wah apa inii?"Guam riki dengan bingung dan pion emas muncul dengan bentuk zigzag yang terkadang muncul dan pergi banyaknya adalah 25 pion di seluruh ruangan.

"Aku harus tenang. Ada 1 pion setiap tempat.." Riki mulai menshooting semua pion tapi dia hanya mendapatkan 5 dari 25 pion dan waktu sudah menunjukkan 1:00 menit.

"Riki tidak ada waktu lagi.." Gumam dracyan.

"Ayo lightning rise dracyan Emblem Charge!" Dia memodifikasi bagian dari dracyan yang lama.

"Machine Gun Strike!" Sahut dracyan dan sekaligus menghancurkan sebagian dari pion tersebut hanya tinggal 5 lagi yang menjadi posisi melengkung.

"Saatnya mencoba ini.." Gumam riki dengan serius mengasih equip sama seperti twin drasaros.

"Double Curve shout!" Sahut dracyan dan dia langsung melakukan shot yang melengkung membuat semua pion hancur.

"Ayo kita kembali.." Sahut riki dengan serius.

"Ah.." Gumam dracyan.

"Wow aku tidak percaya ini dengan sisa satu detik riki berhasil dan dia dipastikan masuk ke babak selanjutnya.

"Tinggal 11 tempat lagi siapakah yang akan menuju selanjutnya!" Shut sky dengan girang.

"Haa!" Samuru dan bakuga masuk ke putaran selanjutnya dengan mengumpulkan 50 poin lalu dilanjutkan oleh kamon dan basara setelah mereka harus menghadapi ruang sempit.

"Burn in scortch flame! Perfect dragren!" Dengan fire shot terakhir Novu masuk ke putaran selanjutnya diikuti oleh misuru dan simon berada di belakangnya.

"Tinggal 3 tempat lagi siapa yang akan mengambilnya?"Gumam sky dengan semangat.

"Ayo Blaze Scar!" Sahut seseorang yang tidak dikenal tiba-tiba masuk ke dalam turnamen dan langsung memiliki 50 poin.

"Shot itu.. aku tahu siapa.." Gumam sky dalam pikirannya.

"Ayo tankshell!" Sahut jenta dia juga sudah mengantongi 50 poin dengan shot terakhirnya.

"Ayo avian!" Sahut yuki ingin menyudahi 50 poin.

"Tidak akan kubiarkan!" Sahut seseorang dengan proto zero dan mengambil poin terakhir dari yuki.

"Aku menang lagi. Hehe.." Riki yang melihat dari stadium hanya tersenyum.

"Rudy dia sampai ya.." Dia pun tersenyum dengan tatapan santai.

"Pikirkan lagi kawan.." Yuki melihat 2 poin terakhir dan shooting dia juga akhirnya masuk ke 12 besar.

"Rudy apa kau senang?" laki-laki tersebut membuka jubah hitamnya dan ternyata dia adalah..

"Jack…. Dengan ini ke dua belas pemain sudah ditentukan apa yang akan terjadi?" Gumam sky dengan kaget dan perasaan gembira.

Pertarungan selanjutnya adalah perempat final dan disini pertandingannya adalah per tiga orang. Siapa yang akan masuk ke semifinal?

Chapter selanjutnya: Perempat final dimulai.