"aku tidak menyangka chanyeol sangat kasar padamu baek" ujar seorang namja bermata bulat sambil mengelus baekhyun yang belum sadarkan diri dari 3 jam lalu
"sudahlah kyungsoo, kita biarkan baekhyun istirahat dulu, kau tidak lelah menunggunya selama 2 setengah jam ?" Tanya seorang namja bermata unta kepada kyungsoo atau namja bermata bulat
"hum kasian baekie sendirian disini chen" ujar kyungsoo kepada namja bermata unta atau chen. Chen pun memeluk kyungsoo dari belakang dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher kyungsoo
"aku kasian dengan baekhyun, chen" ujar kyungsoo sambil mengelus kepala baekhyung
"entahlah apa yang dipikirkan chanyeol, sekarang dia bersama murid kelas sebelah, siapa itu namanya zeal zelu atau siapa" ucap chen
"zelo, chen, zelooo" kesal kyungsoo mengingat kejadian saat dia akan menghampiri baekhyun, kyungsoo melihat dengan kedua bola matanya chanyeol sedang bermesra mesraan dengan zelo di depan kelasnya
"sudah kyung, aku lapar kyung" ujar chen manja di leher kyungsoo
"huff baiklah, kajja kita ke kantin. Baek aku pergi dulu ne" ujar kyungsoo mengelus kepala baekhyun lalu berjalan keluar uks
.
.
.
"zelo-ah gimana kalau liburan nanti kau main kerumahku, sudah lama kau tidak bermain kerumah" ujar chanyeol kepada zelo, mereka saat ini sedang duduk di depan kelas chanyeol. Yah kebetulan zelo tadi di suruh mengantarkan buku ke kelas chanyeol, dan saat itu chanyeol yang sedang malas karena kehilangan 'kehangatannya' langsung semangat 45 melihat kedatangan zelo.
"aku tidak bisa yeol, aku sudah janji kepada youngguk untuk pergi kerumah keluarganya" ujar zelo dengan senyum yang berkembang
"aish, apa tampannya youngguk itu sih, jelas jelas tampanan aku" umpat chanyeol
"walaupun dia tidak tampan, tapi dia baik dan perhatian denganku yeol" ujar zelo membuat chanyeol kesal
"zel" panggil chanyeol sambil mengangkat dagu zelo
"ne yeol" jawab zelo melihat chanyeol yang mendekatkan matanya, sontak saja zelo memejamkan matanya
CUP
Bibir tebal chanyeol menempel di bibir zelo, tidak tau ada seorang namja bereyeliner melihat kejadian tersebut. hatinya perih, panas, kesal semua bercampur menjadi Satu
Sebenarnyas saat kyungsoo dan chen membicarakan tentang chanyeol, baekhyun sudah bangun hanya saja dia diam dan ingin mendengar kabarnya lebih lanjut. Saat kyungsoo dan chen pergi, dnegan susah payah baekhyun beranjak dari tempatnya dan berjalan kekelasnya, saat dia sudah dekat dengan kelasnnya dia melihat chanyeol dan zelo sedang berduaan di depan kelasnya, dan yang lebih parah baekhyun melihat chanyeol berciuman dengan zelo
"hiks…. Yeol hiks…." Baekhyun berlari entah kemana melupakan rasa sakit yang mendera tubuh bagian bawahnya
BRUK
Dengan tidak elitnya baekhyun menabrak seorang namja berkulit tan dan terus menagis meratapi nasibnya
"baekie" panggil namja berkulit tan tersebut, sontak saja baekhyun mendongakkan kepalanya
"kai hiks…"
GREP
Baekhyun langsung memeluk kai dan menagis di pelukannya
"kenapa baek?" Tanya kai binggung melihat baekhyun yang menangis meraung raung saat itu
"hiks kai hiks…. Yeolie hikss…." Tangis baekhyun bertambah kencang mengingat kejadian tersebut
"sudahlah baek jangan menangis terus" ujar kai sambil mengelus punggung baekhyun yang bergetar hebat
"BAEKHYUN" teriak seseorang membuat baekhyun menoleh
"yeol hiks…" baekhyun mengigit bibir bawahnya agar tangisnya tidak keluar di depan chanyeol, dan dengan bodohnya chanyeol mengira baekhyun sedang menggodanya
"kau sudah baikan, syukurlah. Dari tadi aku menunggumu" ujar chanyeol sambil mengelus bokong sintal baekhyun
"eugghhh yeol" desah baekhyun saat tangan chanyeol meremas remas baekhyunnya
"baek, aku ingin punyaku didalam lagi" bisik chanyeol dan dapat anggukan dari baekhyun. Sedangkan kai hanya menatap binggung pasangan chanbaek, 'tadi baekhyun nangis, tapi sekarang ?. ah sudahlah aku tidak usah mengurusinya' batin kai
.
.
.
***at night***
Saat ini luhan sedang ada di dalam lab tempat sehun dan chanyeol di'anuin'
"AAAAARRRGGGGGGHHHHHH" pekik luhan merasakan nikmat yang mendera bagian bawahnya
"stop" ujar key saem lalu jonghyun mematikan alat tersebut
"kau bisa istirahat di tempat itu lu" ujar key menunjuk ruangan yang ada di dalam lab
.
.
.
"ahhhh yeol sshhhhh" desah baekhyun saat chanyeol terus menerus mengendarainya tanpa ampun
"sshhh selalu sempit ughhhh" desah chanyeol mempercepat genjotannya di hole baekhyun
"yeol sshhh cum ahhhh YEOLLL" desah baek lega saat spermanya mengotori perut chanyeol dan perutnya sendiri
"AAHHHHH" desah chanyeol mengeluarkan spermanya di hole baekhyun
"kau selalu nikmat baek" bisik chanyeol lalu tidur memeluk baekhyun dari belakang
'apa hanya tubuhku yang kau suka yeol, apa hanya kenikmatan yang kau incar yeol, hiks… bisakah kau lihat hatiku yeol hiks…" batin baekhyun menangis
.
.
.
"eugghhh" lengguh seorang namja manis bepipi chubby merasakan basah di badannya
"hey baby, irreona" panggil seorang namja tampan namun cantik sambil mengelus pipi namja chubby yang tertidur di atas badannya
"lu" panggil namja berpipi chubby saat membuka matanya
"ne baby" jawab namja tampan itu yang bernama luhan, sedangkan namja berpipi chubby merasakan ada yang mengganjal di holenya
"lu jangan bilang" panic xiumin atau namja berpipi chubby
"kenapa baby umin" jawab luhan dengan nada menggoda dan jangan lupakan tangan luhan yang mulai turun ke bawah
TBC
Maaf Cuma sedikit, song lagi buru buru masalahnya, jadinya Cuma sedikit. Maaf kalo gak memuaskan, gak usah di read juga gak papa asal tetep review /plak
