SIDE STORY:
-DAEJAE-
STALKER
.
.
.
.
"Yoo Youngjae, ayo temani aku ke mall" ajak Himchan.
"Tidak mau, Hyung.. aku sedang M" tolak Youngjae.
"M? Ayolah kau bukan per--"
"Aku sedang M! M-alas!"
Himchan menjitak kepala Youngjae
"Ayo temani aku ke mall, aku perlu berbelanja" kata Himchan.
"Aku tidak mauu" tolak Youngjae
"Dia tidak mau Hyung, jangan dipaksa" kata Daehyun.
"Hahh~ baiklah kalau kau tidak mau, kudengar mouse wirelessmu rusak..." Kata Himchan.
"Ayo berangkat, Hyung!" Tiba-tiba Youngjae sudah rapih.
"Ck, dasar.. yasudah ayo"
Saat HimJae sudah pergi, Daehyun dapat pesan di ponselnya.
"Basket?"
Lalu Daehyun langsung pergi keluar rumah.
.
.
.
.
.
Youngjae yang bete ikut Himchan belanja cuma ngintilin dari belakang sambil main hp, scroll Instagram sampe mmps :)
Cuma dari tadi perasaan si Youngjae gak enak, kek ada yang ngeliatin dia.
Jadi sebagai kids jaman now, yjay aplod photo.
.
.
yjaybaby-upload photo at mall-
yjaybaby aku merasa seseorang mengikutiku, aku takut. Apa yang harus kulakukan?
Dan ada notifikasi dari Instagramnya, ternyata itu Daehyun yang mengomentari postingannya.
dh_jung_bap kau dimana?
yjaybaby mall bersama Himchan-hyung
dh_jung_bap aku juga disana, kebetulan sekali
yjaybaby buat apa kau di mall ini?
dh_jung_bap mengantar teman membeli bola basket.
dh_jung_bap kulihat seseorang memperhatikanmu? Berhati-hatilah, cepatlah pulang.
yjaybaby nde aku akan pulang
Youngjae memasukkan ponselnya ke sakunya, dan baru sadar kalau Himchan sudah entah dimana.
"H.. Himchan-hyung?" Cari Youngjae.
Tidak ada sahutan.
Himchan sudah hilang dari sana.
"Ya ampun, bagaimana ini? Mana firasatku tidak enak dari tadi.. uhh.." Youngjae mulai gelisah.
Dia merasa ada yang mendekatinya, tapi karena takut dia mencoba untuk membiarkannya.
Sampai semakin dekat, dekat, sangat dekat.
Dan ia menepuk bahu Youngjae.
"!!?" Kaget Youngjae.
"Ya ampun, apa yang terjadi padamu sampai kau shook seperti itu huh?" Tanya orang itu.
"DAEHYUN-AH!!" Youngjae memukul Daehyun kesal.
"Ahaha.. apa yang kau lakukan? Kau hilang? Mana Himchan-hyung? Ulululu~ ayo kuantar ke pusat informasi" kata Daehyun menarik tangan Youngjae.
"Aku bukan anak kecil!"
"Iya iya, ayo kita pergi"
.
.
.
.
"Kau mau kemana?" Tanya Daehyun melihat Youngjae yang terburu-buru.
"Aku mengambil shift hari ini" jawab Youngjae.
"Ini hari Jum'at, jadwalmu kan hari Sabtu" kata Daehyun.
"Yah, aku sedang malas, jadi aku mengambil shift lebih cepat, aku berangkat Daehyun-ah!" Lalu youngjae pergi dari sana.
Daehyun juga mengambil jaketnya dan pergi dengan mobilnya.
Youngjae tampil dengan baik seperti biasa, hanya saja rasa yang kemarin masih nyangkut padanya.
Seseorang memperhatikannya, Youngjae jadi kurang fokus dan hampir melupakan part nyanyinya.
Saat break, youngjae duduk di kursi penonton dan membuka ponselnya.
.
.
yjaybaby-upload photo at cafe-
Yjaybaby it still staring at me
Dan seperti biasa, notif komentar dari Daehyun selalu yang pertama.
dh_jung_bap sedang istirahat?
yjaybaby ya, aku sangat lelah
dh_jung_bap aku berada didekat cafe, mau aku mampir? Apa aku mengganggu jam kerjamu?
yjaybaby tidak, datanglah.. aku butuh teman, aku merasa seseorang memperhatikanku
dh_jung_bap otw, ciao! Berhati-hatilah jae!
Belum ada 4 menit, Daehyun sudah mengambil tempat di samping youngjae.
"Cepat sekali" kata Youngjae.
"Aku tidak mau temanku diculik sasaeng gila" kata Daehyun.
"Dasar!"
"Hyung?" Youngjae membuka sedikit Pintu kamar Yongguk.
"Ah? Masuklah, jae.. ada apa?" Tanya Yongguk merapikan dokumennya
"Aku hanya ingin bercerita, Hyung.. aku selalu merasa aku selalu diikuti, Daehyun bilang itu hanya sasaeng.." kata Youngjae.
"Ya itu bisa jadi, Channie juga pernah mengalaminya.. atau mungkin itu hanya perasaan mu saja, mungkin kau kelelahan" kata Yongguk.
"Tapi aku tidak melakukan apapun Hyung.. aku tidak sesibuk Himchan-hyung dan tidak senganggur Daehyun.. bagaimana?" Bingung Youngjae.
"Mungkin kau harus pulang? Refreshing.. mungkin kau rindu rumah dan hyungmu?" Usul Yongguk.
"Ah Hyung benar! Aku akan pulang besok, aku akan pesan tiket secara online sekarang, terima kasih, Hyung!" Lalu Youngjae keluar kamar Yongguk dan duduk di sofa ruang tamu.
"Daehyun-ah, aku akan pulang, kurasa aku merindukan ibuku.." kata Youngjae.
"Nope, bagaimana kalau sasaeng terus mengikutimu sampai ke rumah orangtuamu?" Kata Daehyun.
"Aku sudah memesan tiket kereta"
"Batalkan"
"Tidak, aku akann tetap pulang"
"Yoo Youngjae.."
"Jung Daehyun.."
"Kau. Tidak. Akan. Pulang"
"Apa hakmu melarang ku bertemu orangtuaku?" Lalu Youngjae langsung berlari ke kamarnya.
"Anak itu aishh" keluh Daehyun.
Besok paginya, Youngjae mengendap membawa kopernya keluar dan pergi terburu-buru, ia sengaja mematikan ponselnya agar Daehyun tidak menghubunginya.
Dan saat itu, Daehyun baru bangun.
Dia langsung melihat ke kamar Youngjae yang terbuka.
Ia mencari Youngjae mengelilingi rumah, lalu saat kembali ke kamar Youngjae, ia baru sadar kalau Youngjae sudah pergi.
Daehyun langsung mengambil kunci mobil dan pergi menyusul Youngjae.
.
.
.
.
Rasa diikuti itu datang lagi, kali ini mengikuti Youngjae berjalan.
Semakin dekat
Dekat
Sangat dekat
Youngjae Sanga ingin meminta tolong Daehyun, tapi ia sedang ada konflik dengannya.
Sampai Youngjae melihat mobil Daehyun di pinggir jalan, dan saat itu juga ia merasa seseorang membekapnya dan kesadarannya hilang.
Dan dia mendengar suara sebelum ia pingsan
"Mianhae"
Youngjae terbangun.
Ia berada di kamar entah milik siapa. Tapi kamarnya memiliki bau yang sangat familiar.
Kamar itu juga sangat gelap.
Hanya cahaya dari jendela yang digembok.
Dan ia bisa melihat banyak fotonya yang diambil diam-diam ditempel di lemari.
"Sasaeng..?" Kaget Youngjae.
Harusnya Ia mendengarkan Daehyun tadi.
Youngjae mengetuk pintu kamar, berharap seseorang mendengar dan berbaik hati membukakan pintu.
Namun tidak ada respon, lalu Youngjae pergi berkeliling kamar yang baginya familiar, tapi tidak tahu kamar milik siapa.
Sampai Youngjae menemukan figur foto yang terbalik.
Dan saat melihat fotonya, ia terkejut.
Itu fotonya dan Daehyun.
Da seketika Youngjae langsung sadar.
Ini kamar Daehyun!
Youngjae langsung menggedor pintu dengan keras.
"YA! JUNG DAEHYUN! BUKA PINTUNYA! KUMOHON!!" teriak Youngjae.
Sementara itu, Daehyun hanya meringkuk didepan pintu, menulikan pendengarannya atas teriakan Youngjae.
Yongguk datang karena suara berisik di lantai atas.
"Ada apa ini?" Tanya Yongguk.
"Ti..tidak.." gugup Daehyun.
Youngjae yang mendengar suara Yongguk langsung menggedor
"Hyung!! Ini aku!! Hyung! Buka pintunya!!"
"Youngjae?" Bingung Yongguk.
"A..aku bisa jelaskan.."
"Kau punya 5 menit untuk menjelaskan.."
"Begini.. akhir-akhir ini Youngjae merasa kalau dia sering diikuti, Hyung.. dan dia tiba-tiba bilang ingin pulang, dan itu berbahaya.. aku takut ada stalker--" belum sempat melanjutkan kalimatnya, Daehyun sudah mendapat tonjokkan di rahangnya dari Yongguk.
Lalu Himchan datang.
"Ada apa ribut?" Tanyanya.
"Buka pintu kamar Daehyun dan tenangkan Youngjae, cepat" kata Yongguk.
Himchan langsung menuruti yang Yongguk katakan.
Yongguk kembali ke Daehyun.
"Kau ini bodoh atau apa?" Kata Yongguk.
Daehyun diam memegangi rahangnya.
Dan Himchan berhasil mengevakuasi Youngjae.
"Ya.. Yoo Youngjae memang mempunyai seorang stalker.." kata Yongguk.
Daehyun, Youngjae, dan Himchan membolakan matanya kaget.
"Ya.. dan stalker itu adalah kau sendiri Jung Daehyun"
.
.
.
.
.
END!
reaksi ura;
"YA JUNGDAEHYUN SHVDBSJSKDJLSNXXJSHEB_-38?$01[%?!!"
Chapter. Selanjutnya Lantu ke cerita ya :v
ubanbiru: udah dilanjut nih, seneng gak?
