"SAAAKUUURAAA!!!" teriak Sasuke. Dia terkejut dengan apa yang ada didepannya.
Tes.
Darah jatuh ketanah melalui pedang tajam yang menusuk perut Sakura.
"Apa yang kau lakukan Sakura?!" tanya Sasuke.
"..."
"Hn. Kenapa kau gadis kecil? Kenapa kau melindungi anak tidak berguna seperti itu?" tanya Madara.
Sakura tersenyum kecil.
"Karena pekerjaanku adalah melindungi Sasuke walau harus mati sekalipun." jawab Sakura.
CHAPTER 11:Together.
"Hn. Kalau begitu....."
Crash.
Madara mendorong pedang itu terus menuju kearah Sasuke. Sakura terus menahannya. Sedang Sasuke diam saja.
"Sasuke, kenapa kau diam saja?! Cepat pergi!" perintah Sakura.
"....." Sasuke terdiam.
"Ugh..... Sialan, aku tidak bisa terus menahannya." batin Sakura sambil memegangi pedang Madara agar tidak bisa bergerak kearah Sasuke. "Cepat pergi, Sasuke! Jangan khawatirkan aku! Aku tidak akan mati semudah ini." kata Sakura.
"Kalau aku pergi lalu siapa yang akan melindungiku lagi?" tanya Sasuke tiba tiba.
"Eh?"
Sasuke berdiri.
Madara hanya tersenyum sinis.
"Kau mau apa? Dasar pecundang." kata Madara sambil terus memegang pedang yang menancap diperut Sakura. "Kau hanya seorang uchiha yang payah, kau tahu?" katanya lagi.
Entah apa yang terjadi tiba tiba Sasuke melompat dan menghajar Madara.
BUGH.
Madara jatuh tersungkur. Genggamannya pada pedang itu terlepas. "Brengsek, kau Sasuke." umpat Madara.
Sasuke menghampiri Sakura yang terduduk setelah genggaman Madara pada pedang itu lepas. "Sakura kau tidak apa apa?" tanya Sasuke.
"A...ku ti...dak a...pa apa." jawab Sakura.
Madara kemudian berdiri. Dan melirik kearah Sasuke dan Sakura.
"Kalian tahu? Kalian benar benar cocok." kata Madara.
"Apa maksudmu?" tanya Sasuke.
"Kalian sama sama mau mati demi membela hal yang sangat bodoh. Hahaha." kata Madara sambil tertawa. "Seakan akan nyawa tak ada gunanya lagi." tambahnya.
"Kau... Akh!" kata Sakura kesakitan. Bayangkan sakitnya tertembus pedang, pisau aja sakitnya luar biasa apalagi pedang? "Sepertinya, aku harus mencabut pedang ini. Untung aku tertolong karena punya kekuatan itu." batin Sakura. Tangannya mulai memegang pegangan pedang itu.
Slep.
Pedang itu ditariknya keluar. "Ugh... Sedikit lagi." kata Sakura. Sasuke yang diam saja langsung membantu Sakura. "Hati hati Sakura." kata Sasuke.
"Sasuke, maaf bila kau harus terlibat sejauh ini. Aku seperti merasa gagal melaksanakan tugasku apabila kau terluka. Aku tidak bisa menjagamu." batin Sakura.
Akhirnya pedang yang menusuk Sakura telah bisa dicabut. Sakura kemudian berdiri meski agak tergopoh gopoh. Dia menatap Madara dan melepar pedang yang menusuknya kearah Madara.
Sontak Madara menghindarinya dengan cara memutar badan sehingga dia sekarang menghadap kebelakang. Melihat ada kesempatan Sakura berlari kearah Madara. Saat Madara berbalik.....
WUSH.
Sebuah pukulan mengarah diwajah Madara. Tetapi...
"Apa?" kata Sakura tidak percaya. Pukulannya berhasil ditahan Madara dengan tangan kanannya.
"Hn. Kau kira cara ini berhasil, gadis kecil?" kata Madara.
Sasuke ikut menyerang. Dia berada dibelakang Madara. Dia mencekik leher Madara dengan melingkari leher Madara dengan tangan kirinya.
"Serangan bersama ya? Hm... Hm... Hm..." kata Madara. Lalu Madara memelintir tangan Sakura dan juga meraih tangan Sasuke dan membanting mereka berdua ketanah. Hebat.
"Akh." kata Sasuke dan Sakura bersamaan. Mereka terbanting ketanah.
"Hn. Kalian kompak ya? Hahaha." ejek Madara.
Tiba tiba tangan Madara ditarik oleh Sasuke dan Sakura sehingga Madara jatuh kearah mereka.
BUGH.
"Akh." 2 pukulan mendarat diwajah Madara membuat Madara terlempar.
"Baiklah. Kali ini aku tidak akan main main." kata Madara. Dia bangkit. Dan menyerang Sasuke dan Sakura.
Sementara itu...
Ditempat Naruto dan Kakashi.
"Kakashi sepertinya aku mendengar suara Sasuke dan Sakura." kata Ino.
"Dari arah mana?" tanya Kakashi.
"Diruangan itu!" jawab Ino sambil menunjuk sebuah ruangan.
"Ok. Kita kesana. Tapi hati hati terhadap musuh!" kata Kakashi.
"Yosh."
Ditempat Sasuke dan Sakura.
Dugh.
Bugh.
Tugh.
"Hah... Hah... Hah." Sasuke dan Sakura terus berusaha menahan serangan Madara.
"Hah. Rasakan!" kata Madara sambil melayangkan tinjunya kearah Sasuke.
Bugh.
Sasuke terpental dan menabrak dinding.
"Sasuke?" kata Sakura. "Beraninya kau pada Sasuke!!!" katanya lagi. Dia menyerang Madara. Pukulan demi pukulan dilancarkan tetapi tidak ada yang kena.
Bugh.
Madara memukul Sakura hingga terpental dan menabrak dinding.
"Cih." kata Sakura.
"Hahahahaha. Kalian payah." teriak Madara.
Sementara itu...
"Suara itu! Kalian ayo cepat dobrak pintu ini!" kata Kakashi.
"Baik."
BRAK.
Pintu didobrak. Mereka melihat Sasuke dan Sakura sedang bertarung dengan seseorang yang terlihat kekar.
"Madara?!" kata Kakashi.
"Madara? Siapa dia, Kakashi?" tanya Naruto.
"Dialah pendiri Akatsuki. Sial kenapa dia disini?" jawab Kakashi.
"Sakura dan Sasuke. Mereka bertarung dengan Madara." kata Couji.
"Cepat kita bantu mereka." kata Kakashi.
"Baik."
Ditempat Sasuke dan Sakura.
"Sudah menyerah?" tanya Madar dengan nada mengejek.
"Hn." jawab Sasuke dan Sakura. Mereka berdua berdiri. Dengan cepat mereka menyerang Madara. Tetapi Madara lagi lagi menghindari bahkan menangkis serangan mereka.
Bugh.
Sasuke dan Sakura terkena tendangan Madara dan mundur beberapa langkah.
"Hn. Kalian akan kubun..." belum selesai Madara ada sesuatu yang menarik perhatiannya.
Ting.
Sebuah pedang tertancap ditanah didepan Madara. Sakura mengenali pedang itu.
"Kakashi?" kata Sakura. Dilihatnya kearah datangnya pedang itu.
"Naruto? Dan... Shikamaru, Ino, Couji?" kata Sakura terkejut.
"Hai, Sakura!" teriak Ino.
Madara hanya mendengus kesal melihat itu.
"Cih, dasar."
Madara kemudian melirik Kakashi.
"Kakashi, bukankah kau itu sekutu Akatsuki?" tanya Madara.
"Memang begitu! Tapi aku muak dengan segala perintahmu itu! Dan aku hanya memanfaatkan Akatsuki untuk tujuanku sendiri! Karena itu, aku sekarang dipihak mereka." jawab Kakashi.
"Kurang ajar!" kata Madara lalu mengambil sebuah walki talki.
"Semuanya yang masih hidup kesini!" kata Madara lewat walki talkinya.
"Baik." jawab suara dari walki talki Madara.
Madara menaruh kembali walki talki-nya itu disakunya. Lalu Madara mundur beberapa langkah.
"Hahahahaha! Kalian semua akan mati disini!"
"Apa?"
"Aku dulu yang akan menyerangmu!" kata Kakashi. Ia berlari kearah Madara. Dan menyerangnya.
Brugh.
Serangan Kakashi berhasil ditangkis. Naruto kemudian ikut membantunya.
Pukukan demi pukulan dilancarkan. Couji ikut membantu serta Ino, Sakura. Sedangkan Sasuke diam ditempatnya sambil bersiap membantu mereka. Tetapi...
Brug.
2 Akatsuki lain datang menghadang Ino, Couji dan Sakura. Salah satunya perempuan berambut biru. Yang satunya lagi laki laki seperti orang arab dan bermasker.
"Siapa kalian?" tanya Sakura.
"Hn. Dasar kau. Bukankah kau yang aku tangkap tadi?" kata perempuan berambut biru.
Sakura ingat pembicaraan yang ia dengar tadi saat dia dicekik dan dibawa ke-Pein.
"Konan?" kata Sakura.
"Hn. Kau ingat ya? Gadis kecil." kata Sakura.
"Hai, Konan. Ayo habisi saja!" kata laki laki yang bergaya arab.
"Kau hadapi 2 orang itu, Kakuzu. Aku akan hadapi gadis ini!" kata Konan.
"Hn. Baiklah." jawab Kakuzu.
"Ayo, gadis kecil." kata Konan.
"Jangan memanggilku seperti itu aku punya nama! Namaku SAKURA HARUNO." kata Sakura dengan memperjelas kata SAKURA HARUNO.
Sasuke yang berada dibelakang langsung maju menyerang tetapi ia dihadang 2 orang yang bisa disebut Anak buah Akatsuki. Satunya perempuan berumur 15 tahun dan bertopeng putih berambut hitam panjang. Sedangkan yang satunya laki laki dengan rambut hitam kebiruan dengan poni yang menutupi mata kanannya.
"Cih. Kau yang menculikkukan?" tanya Sasuke.
"Ya." kata yang laki laki.
"Jangan bertele tele lagi! Ayo kita habisi dia Yuura!" kata yang perempuan.
"Ok, Zaku!" jawab Yuura.
"Jadi kalian menyerangku berdua ya? Hm... Seberapa kuatkah aku sehingga kalian harus berdua?" ejek Sasuke.
"Kurang ajar!"
Sementara diKakashi dan Naruto...
"Hah. Sepertinya teman kalian melawan bawahanku!" kata Madara.
"Sakura?" kata Naruto. Dia berbalik dan melihat Sakura, Ino dan Couji.
"Ok. Mereka sekarang bertarung! aku tidak boleh kalah." kata Naruto lagi.
Chap 11 selesai.
Maaf bila chap ini Lebih sedikit dari chap sebelumnya.
ini disebabkan Hp saya rusak. dan baru saja selesai semesteran.
gomen very much.
Thanks for review :
Argi Kartika 'KoNan'
Nakamura Kumiko-chan
tantanPyo
''Black Rose'' Cyne_chan
Nona Biru Tua
Haruchi Nigiyama
and Reader yang telah meluangkan waktu berharganya(?) untuk membaca fic ini.
Please Review.
Arigatou
