Kekonyolan Di Hari Minggu

By:Hikary_Cresenti

Disclaimer :Bleach punya Tite Kubo

Rated :T

Warning :OOc,Gajeness,Mistypo(s),Eyd(s)

Chapter 11 : Oh Ternyata...


Ternyata readers masih meragukan kejeniusan mereka yang tidak tau harus di bawa kemana ya? Ya baiklah, karena dalam rangka hari libur terjepit Nasional, maka saya kasih contoh lagi

Flash back

Kali ini kejadian pada sebuah malam di hari minggu yang sangat mencekam, dan terkesan mistis. Menonton Film horror dalam kegelapan? Pasti seru ya. Maskudnya sangat mencekam...

Ditambah lagi di luar hujan deras, dan petir menggelegar (Kenapa kesannya kayak di mansion tua?). Kali ini para MA aka Men Association lagi menonton film Final Destinination. Bisa Dibayangkan bagaimana semakin mencekamnya malam yang sangat tidak tenang ini.

"His... Hisa udahan ya,"kata Kaien yang udah merinding dan terlihat sangat pucat dan stress itu.

"Nanggung Kai, satu film lagi,"kata Hisagi yang masih terpanah dengan film itu.

"Hisa, satu itu nggak nanggung,"gerutu Kaien seraya menggemplang kembarannya itu dengan remot Tv

"Itte... Nanggung Kai, kan Cuma tinggal 2 jam lagi,"kata Hisagi lagi seraya mengusap kepalanya yang benjol itu

"2 jam itu lama bego!" maki Kaien lagi namun remot sudah di amankan Hisagi jadi Kaien nggak jadi untuk menggemplang kembarannya itu lagi.

Terkadang Kaien bingung dengan kembaran tapi bedanya ini yang bisa di bilang maniak dengan film hantu. Tapi yang lebih membuatnya bingung lagi dengan para anggota Ma yang sudah terbang ke alam mimpi masing-masing.

'Gimana caranya mereka bisa tidur dengan tenang sih? Padahal kan baru saja nonton film kayak gini,' gumam Kaien dalam hati

'Eh... tunggu dulu,Gin nggak ada? Kusa juga kemana ya tuh orang?'gumam Kaien lagi

"His, gue ke dapur dulu,"kata Kaien

"Iya,"kata Hisagi yang masih tidak berkedip ataupun menoleh dengan adegan film tersebut.

Kaien Pov`s

Aku keluar dari ruang tamu dan menuju dapur, jujur udara di dapur membuatku merinding. Bisa kurasakan angin kencang masuk dan memenuhi dapur.

'Aneh, kog dingin banget. Kan jendelanya terkunci,'kataku bingung

Lalu saat menginjakkan kaki di dapur bisa kulihat jendela terbuka dan seseorang di dekat jendela.

'Hah?Siapa tuh malam-malam? Masa di dekat jendela sih? Jangan... jangan... 'gumamku sambil menelan ludah lalu mulai menghampiri orang tersebut.

Saat tinggal beberapa langkah lagi orang itu menoleh, dan saat itu juga petir menyambar dan...

"Hya! Vampir!" sorakku panik

"Vampir jidat loe Kai! Heboh aja loe!"maki sosok itu

"Eh... ah elo Gin! Lo ngapain baka!" maki ku

"Loe nggak liat gue nelepon?" kata Gin lagi

"Trus napa pakai acara buka jendela segala baka!"makiku

"Sinyal nggak ada Mas Bro!" kata Gin lagi

"Napa nggak ke luar aja loe sono!?" kataku lagi

"Nggak ah, diluar kan ujan ntar basah deh," kata Gin lagi

"Mau-mau elu deh. Hati-hati aja Masbro, dijilat petir ntar,"kataku sambil meninggalkan dapur

Lalu aku kembali ke ruang tamu.

End Of Kaien Pov`s

"His.. woi.. ah dasar, malah tidur,"gerutu Kaien

Lalu ia memerhatikan jam dinding di ruangan tersebut.

'Hm... jam 1 malam, pantas udah molor,'gerutu Kaien seraya bersweatdrop ria

Tiba-tiba

"Gya!"

"Loe napa Kusa? Bikin kaget aja?" tanya Kaien kaget

"Sorry Kai-nii habis di dapur ada- ada... "

"O vampire maksud loe? Itu mah si Gin sialan,"kata Kaien lagi

"Aduh... bukan si Gin! Si gin barusan aja udah ke kamar,"kata Kusaka lagi

"Lalu?"

"Yang kelihatan hanya cairan bewarna merah berserakan di lantai. Lalu... orang itu megang pisau,"kata Kusaka lagi

"Hie?! Jangan-jangan maling. His woi! Bangun!" panggil Kaien sambil mengguncang tubuh Hisagi yang masih tidur itu

"Ungh... Apa sih,Kai?" gerutunya tapi matanya masih belum terbuka alias tiga perempat sadar(Emang ada?)

"Ada maling kayaknya His,"kata Kaien lagi

"Hah? Maling? Masuk dari mana? Loe kebanyakan ngayal kali,"gerutu Hisagi sambil menguap

"Aduh... Gue serius Nii-san!"kata Kusaka lagi

"Huah.. ya udah ayo kita cek kesana,"kata Hisagi dengan tampang ogah-ogahan

Lalu mereka bertiga pun menuju ke dapur.

"Apaan nih, lengket segala. Kerjaan siapa sih?" gerutu Hisagi saat menginjak cairan bewarna merah

"Jangan-jangan da-darah His,"kata Kaien gemetaran

"Ah, nggak mungkin. Ntar gue hidupin lampu du- loh kog nggak hidup?"gumam Hisagi lagi saat menekan saklar lampu tersebut

"Apa mati lampu ya?"tanya Kaien

"Sepertinya begitu,"kata Kusaka

"Ya udah ayo kita ambil lilin dulu,"kata Hisagi lagi

"Iya..."

Tuk... Tuk... Tuk...

"Apaan tuh?"tanya Kusaka

"Paling hanya angin doang,"kata Hisagi lagi

"Aduh lilin dimana sih,His?"gerutu Kaien yang kerepotan mencari lilin dalam gelap itu

"Nggak tau juga deh,Kai-nii. Oya nih pake lampu Hape aj- Hwa!" sorak Kusaka lalu langsung kabur

"Woi!Kusa! Ah dasar tuh anak benar-benar deh,"gerutu Hisagi

"His-Hisa..."

"Apa? Udah ketemu lilinnya?"tanya Hisagi lagi

"I-itu apa ya?"tunjuk Kaien pada sesosok mahluk di sudut ruangan

"Apaan sih?"kata Hisagi sambil memicingkan matanya untuk berusaha melihat lebih jelas

Tiba-tiba Petir kembali menggelegar dan dengan penyinaran dari petir tersebut sosok itu menjadi terlalu jelas dan

"HANTU!" pekik Kaien dan Hisagi lalu berlari dari tempat itu.

"Gila... "kata Kaien yang ngos-ngosan

"Hadoh kaget banget,"gerutu Hisagi

"Loe bedua ngapain?"tanya Gin yang ternyata belum tidur itu

"Gawat Gin! Ada hantu!"kata Kaien lagi

"Hah?Kog bisa?"tanya Gin bingung

"Itu tadi gue juga liat di ruang tamu,"kata Hisagi

"Heh? Kog bisa?"kata Gin lagi

"Nggak tau juga deh,"kata Kaien

"Mana Hantunya?"tanya sesosok orang berambut orange dan-

"Gya!Hantu Jeruk Sunkist!"sorak Hisagi,Kaien dan Gin

"Sialan loe! Ini gue Ichi!"maki Hantu Sunkist itu aka Ichigo

"Sorry-sorry,"kata Kaien lagi

"Bagaimana kalau kita lihat lagi,"usul Ichigo

"Boleh juga tuh,"kata Gin

Lalu ahirnya mereka pun kembali ke Dapur.

"Itu dia,"kata Kaien sambil menunjuk sesosok benda yang lagi mejeng di jendela.

"Hm... Kayaknya pocong,"kata Gin

"Atau Kuntilanak,"kata Hisagi

"Jangan-jangan Kuchisake Onna,"kata Kusaka

"Loe jangan yang aneh-aneh baka! Mana ada Kuchisake Onna di rumah gue,"gerutu Hisagi lagi

Lalu ahirnya mereka pun mendekati sosok itu

Satu langkah...

Dua langkah...

Dan...

"Ternyata Elo Baboon!" maki semuanya

Sosok yang lagi asik facebookan itu hanya melongo karena disorakin seperti itu.

"Loh pada ngapain disini?" tanya sosok itu aka Renji yang masih asik update status itu

"Bego! Bilang dari tadi!"sorak Kaien dan Hisagi keki dan langsung menghajar Renji hingga tak berbentuk itu.

"Wah, prihatin yah,"kata Ichigo

"Iya," kata Gin

"... cantik... "

Semuanya langsung terdiam

"Hehehe kayaknya gue kebanyakan nonton ya? Kog kayak denger suara ya?"kata Hisagi lagi

"Nggak elo aja, gue juga denger kog," kata Kaien

"Kita juga..." kata yang lain

"Lah... jangan-jangan..."

Saat menoleh kebelakang... Mereka kembali menelan ludah melihat sesosok figur yang berdiri di belakang mereka. Lalu tanpa count down dan aba-aba mereka langsung berteriak

"Gya! Kuchisake Onna!" sorak mereka lalu segera ngacir dari tempat itu

"Sialan! Masa gue secantik ini di bilang Kuchisake sih? Huah... tidur tengah malam tidak bagus untuk kulit,"kata sosok itu lalu pergi


End Of Flashback

Semenjak itu mereka kapok untuk nonton bioskop hantu di rumah. Dan Juga Kapok untuk nonton Oh Ternyata(?)

Oke Minna! Saya balik lagi! Hehehe Gommen udah lama nggak update, apalagi jadwal dan tugas-tugas makin menumpuk nih, hehehe. Makasih buat yang udah mau bersabar menunggu Fic ini, dan Terimakasih pada readers yang udah mau Read and Review. Tau kan yang terahir itu siapa?*plak*

Still mind to read this Fic?