Musou Gakuen! Chapter 9A: Anggota baru 'geng' - Part 1.

P.O.V: Kaien-aeknard.

Oh my... apa yang gue saksikan ini ga bo'ong, 'kan?

Ini bukan mimpi, 'kan?

Lu mau tau apa yang gue liat?

Gue melihat... sebuah pemandangan indah... bagi kita semua, bangsa fujo Sengoku Basara jurusan DateSana... Yang gue saksikan dengan kedua mata kepala gue sendiri adalah...

MASAMUNE DAN YUKIMURA LAGI MAKAN POCKY DENGAN TEKNIK KAYAK SEPASANG PENGANTIN LAKUKAN SAAT MEREKA DISURUH MAKAN SEPOTONG KUE LAPIS SURABAYA, DIMANA PADA AKHIRNYA KEDUA PASANG BIBIR SEMAKIN DEKAT... DEKAT... DEKAT... DAAAAANNNN! ## ^&^%#%$#%! LET THE LIPS...!

"BANGUN KAU, KAIEN!"

Langsung mata gue membelak lebar seakan udah dikasih lensa lup, bukannya lensa kontak.

...SIAAAAAAAALLLLL! ITU UDAH DEKET DAMMIT! AAAAAAARGGGGHHHHH WHO THE HECK YANG BERANI MENGGANGU MIMPI INDAH SIANG BOLONG GUEEEEE?! MAU GUE AMUKIN!

Gue bersiap berdiri untuk mengamuk penggangu nice dream gue, ketika mata gue bertatap langsung dengan tatapan kematian Xiahou Dun, guru geografi gue. Langsung gue membeku dan ga jadi berdiri, tangan yang udah gatel mau nonjok square to the face malah jadi gemeteran. Terus, gue baru inget satu hal.

ANJRIT KENAPA JUGA GUE HARUS GA SENGAJA MIMPI SEINDAH ITU PADA SAAT PELAJARAN PERTAMA INI, YANG ADALAH PELAJARAN SI GURU SANGAR INI?! Hati gue pecah. Broken-pieces. Goodbye, mimpi fujo gue yang indah. Moga gue bakal mimpiin hal greget ini lagi nanti malam. Kalau ga, gue bakal SANTET si Xiahou Dun ini! ...Ato ga deh... ehehehe...

"Du... duibuqi, Xiahou xiansheng...," gile gue gemeteran, satu badan! "Se-semalam saya harus menyelesaikan skripsi kimia dan terpaksa tidur larut hingga hal ini terjadi pada saya...," which is, bohongan semua. Karangan fiktif belaka.

Xiahou Dun tetap natap gue seperti polisi tukang introgasi. Wait. Ingetin gue sama DLC dia dulu. LOL! KENAPA GUE HARUS INGET HAL SE-GA-PENTING ITU DI SAAT DARURAT YANG KERASA KEK PERANG DUNIA KE-3 BAKAL TERJADI DALAM HITUNGAN LIMA, EMPAT, TIGA, DUA, SATU...

"Baiklah, kali ini kau dimaafkan."

PERANG DUNIA GA JADI, SAUDARA-SAUDARA! MARI KITA MULAI HITUNGAN TAHUN BARU! LIMA, EMPAT, TIGA, DUA-

"TAPI SEKALI LAGI KAU TIDUR DI PELAJARANKU, ATAS ALASAN ABSURD APAPUN, KAU AKAN LANGSUNG KUTENDANG KE RUANG PENAHANAN, MENGERTI?!"

"SIAP, PAK!" jawab gue laksana tentara siap maju medan laga mengorbankan diri.

Setelah gue dipersilahkan duduk, nih guru sangar berdeham tiga kali, lalu berkata, "Hari ini kelas kalian kedatangan murid baru."

Seketika itu juga kelas jadi berisik. Tiga... dua... satu...

"DIAM KALIAN SEMUA! KENAPA SETIAP KALI ADA MURID BARU SELALU SAJA KALIAN, BOCAH-BOCAH INGUSAN LANGSUNG BERISIK?!"

PAK! KITA GA INGUSAN! ...Kecuali si Kobayakawa yang kebetulan lagi flu. Tuh.

"HATCHI!" Kobayakawa bersin dan ingus meler dari hidungnya. Udah gue bilangkan dia doang yang ingusan.

By the way, gila kenapa kelas kita selalu dapetin murid baru? ADA YANG NYANTET KELAS KITA KALI YA?! ...Itu ga mungkin banget. Literally dan technically. Oke, mari kita lupakan soal santet itu.

Xiahou Dun memanggil sang murid baru masuk, dan dalam hitungan detik si murid masuk.

Kita menganga. Mau tau kata apa yang pertama keluar dari mulut bocah tengil yang duduk di sebelah gue?

"Oh, shit."

"WOI MASAMUNE ITU SAMBUTAN TERDENGAR SANGAT BENAR YA!" gue bisik-bisik.

Tapi wajar sih. Ini anak masa tingginya... 170-an? Cewe, 170-an. ...Gue jadi inget sama seseorang tapi siapa ya cewe yang setinggi ini selain dia...? Hmm... lupakan. Gue udah lupa juga.

"Selamat pagi. Nama saya Lukeness Dravitsalico, biasa dipanggil Luke," cewe baru ini memperkenalkan diri.

Biarkan gue jadi guider kalian. Nanti bayar PS3 plus Hyakka Ryouran Tametebako Sengoku Basara 4 ya! KALO GA BAYAR, GUE SANTET BIAR DATESANA OFFICIAL DI FICT INI, BUKAN KAYAK TADI MIMPI INDAH BELAKA!

Pertama, iya, dia tinggi banget. Ingetin gue sama Ying Tze, cosplayer Malaysia yang gue fans-kan selain Mayu dari Jepang. Kedua, rambutnya pendek berwarna coklat. Gue bilang lebih bagus kalau panjangan dikit rambutnya. Mata juga sama, coklat. Ketiga, GUE GA TAU BOKAP ATAU NYOKAP LU YANG BERPROFESI SEBAGAI KOMANDAN PASUKAN TAPI YANG JELAS KENAPA BAJU LU BEGITU RAPI DAN DENGAN RAMBUT PENDEK GITU PLUS POSE BERDIRI YANG KEKAR, LU HAMPIR GUE SALAH SANGKA ADALAH SEORANG PRIA?! SEORANG PERJAKA?!

Setelah sedikit perkenalan diri, cewe ini disuruh duduk dan dia duduk tiga bangku di depan gue.

Gue langsung lempar bola kertas ke Fuuma berisikan pesan, 'Oi, Fuuma, tolong lu colong berkas tentang Luke ini dari ruangan Nobunaga. Entar gue tuker info itu dan asuransi jiwa lu dengan dua cangkir teh yang paling disukai pak tua Hojo.'

Fuuma cuma mengangguk. Iya lah ini anak SEJAK KAPAN ADA NGOMONG SATU PATAH KATA?! SIAPAPUN YANG NGOMONG SAMA DIA TUH BAKAL NGERASAIN YANG NAMANYA ONE-SIDED CONVERSATION! ...Kecuali si pak tua yang suka teriak pake toa itu.

Kita bakal bongkar lebih banyak tentang di anak komandan perang ini lebih lanjut di episode depan...

TSUZUKU!


Chapter 9B: Surat kecil untuk Masamune.

P.O.V: Date Masamune.

Sesampainya gue di bedroom sweet bedroom, gue langsung ngelempar ransel gue ke meja. Biasanya sih langsung disemprot Kojuurou tapi karena hari ini dia ga ada di rumah, gue bisa ngelempar tas gue ke kebunnya sekalipun. Tapi gue ga sejahat itu sama retainer sebaik dan se-setia dia.

Gue buka ransel, membalikkannya dan... setumpuk kertas berbagai warna dari hitam sampai transparan (which is ternyata adalah plastik bekas bungkus kacang) dengan derasnya mengalir keluar. I sighed. Ini semua kertas dari dunia pararel sana, yang kata Kaien adalah dunia realita which in my opinion, adalah sebuah dunia yang gue udah ga exist. Sedih sih tapi ya udahlah.

Gue duduk, melakukan sedikit olahraga tangan dan leher sebelum mengambil selembar.

Sekarang lu mau tau kenapa nama chapter khusus gue ini [Surat Kecil untuk Masamune]? Karena emang surat fans yang gue terima ini ukurannya kecil. Kecuali plastik bekas bungkus kacang. Now, let's read its content.

'Dear Masamune-sama,

KYAAAAA MASAMUNE-SAMAAAA! AKHIRNYA SURAT INI BISA MELEWATI DIMENSI PEMBATAS DAN SAMPAI PADAMU! Bagaimana keadaan Anda, Masamune-sama?'

Oh, Anon. Kenapa lu mengawali dengan huruf kapital semua? Tolong kasihani mata kiri gue yang tinggal satu ini. By the way, gue baik-baik saja di sini... meski ada beberapa hal yang membuat gue ga baik-baik aja... contoh si Feiling itu. Bikin hati gue gundah dengan jebakan sejuta troll-nya, apalagi kalau udah keluarin AS.

'Dear Masamune-dono,

Konbawa, Masamune-dono! Bagaimana keadaanmu? Semoga kau selalu sehat walafiat sehingga aku bisa terus melihatmu berkata "LET'S PARTY!" di setiap episode Sengoku Basara! Ngomong-ngomong, titip salam untuk Kojuurou-san, ya! Bilang padanya sekarang aku bisa berkebun sendiri setelah melihat caranya berkebun sayur di Mini Sengoku Basara episode kalian!'

Hahaha, terima kasih atas suratmu, Certain-Someone. Yeah, gue sehat-sehat aja di sini. Kojuurou pun demikian. Tenang saja habis dia pulang dari ajang berkebun nasional. Oh mungkin kau harus mengirimkan satu padanya agar dia bisa menilai kemampuanmu! Dan... LET'S PARTY! Hahaha!

Sekarang yang ke-3...

'Date Masamune-dono,

AKU MENANTANGMU UNTUK MEMPEREBUTKAN LAPANGAN BESOOOOOOOOOKKKKKK!

Sanada Yukimura'

HA! SANADA YUKIMURA, LU MAU REBUT LAPANGAN DARI GUE YANG EMANG JADWALNYA BESOK?! GUE, 4TH BATTER DARI BASEBALL TEAM GA BAKAL BIARKAN LU NGEREBUT! GO AWAY AND PRACTICE AT THE PLAYGROUND AJA!

Setelah sekitar 50 surat... akhirnya gue mulai males bacanya. Bukan karena kebanyakan tapi...

'Dear Masamune-sama,

Aku dengar kau pernah meng-grape" Sanada-dono ya?! APAKAH KAU ADA MINAT UNTUK ME-*PIIIIPPP*-NYA?!'

...GUE MASIH NORMAL, DAMMIT!

Surat selanjutnya juga ngawur abis.

'Dear Masamune-sama,

Bagaimana Yuki-chan, uke-mu yang imut itu? :3'

WHAT?! SANADA? UKE GUE? IMUT LAGI? NO! GUE MASIH NORMAL!

Dan surat terakhir gue yang ditulis di atas plastik bekas bungkus kacang...

'Dear Babe Cool,

GUE DENGER LU UDAH OFFICIAL SAMA BABE KAWAII, 'KAN?! KOK GA NGUNDANG-NGUNDANG GUE KE WEDDING LU?!

Kaien-Aerknard.'

KAIEN TEEEMEEEEEEE! GUE BAKAL BUNUH LU BESOK!


Wokeh, setelah sekian lama akhirnya bisa publish sebuah chapter lagi yang diawali dengan kenistaan saya selaku seorang author fujo :v. Maaf bagi mereka yang tidak in terhadap hal-hal Sho-ai ataupun Yaoi. Gomen...

Balasan review~

1. RuruIchi: Awkwkwkwk XDDDDDDD. IYOI NIKMAT BANGET *nosebleed*. TUH BAGAIMANA DENGAN YANG HARI INI?! APAKAH KE-FUJO-AN DI CHAPTER INI MASIH KURANG? TUNGGU EPISODE SELANJUTNYA! XDDD

2. Mimiko: OH MY GOSH MAKASIH BANGET OKE SAYA MAU BELI LAPTOP MACBOOK PRO DULU YA! *ngibrit* Woah, woah buat Xun sabar dulu ya... soalnya saya udah handle banyak karakter... sekarang totalnya 10 karakter ._. Oke, OC-mu bakal dibagi jadi dua introduce chapter... ga apa-apa kan? ^^

Thanks for the reviews!