Kim Yesung Is CEO Of SMEnt
.
.
.
Cast : all member SJ
Genre : family, brothership
Rate : T
.
.
.
Summary : Seberat apapun rintangan yang menghadang sekarang, esok yang cerah akan segera datang.
.
.
.
Part 11
.
.
.
author pov
.
.
"Hangeng, ingatlah. Hyung akan selalu menunggumu. Pintu dorm akan selalu terbuka untuk menerimamu kembali."
"Kami menyayangimu Hangeng hyung"
"Kau akan selalu menjadi bagian dari Super Junior hangeng hyung,"
"Hangeng .."
"Han hyung .."
"Gege .."
.
.
"Hyuungg!" hangeng terbangun dari tidurnya dengan keringat yang membanjiri tubuhnya.
"Hah..hah.." hangeng mengusap wajahnya perlahan. Ia mengambil segelas air diatas meja nakas dan meminumnya. Entahlah kenapa dia memimpikan keluarganya di Super Junior.
Hangeng masih terdiam diatas kasur tanpa melakukan apapun. Perasaannya masih tak menentu.
.
.
tok..tok..tok
.
.
Siapakah diluar sana ? Tidak mungkin manegernya bukan ? Dia bahkan tidak ada jadwal hari ini.
Perlahan Hangeng bangun untuk membuka pintu. Dan terlihatlah disana sang Direktur.
"Direktur ?!"
"Pagi hangeng. Boleh aku masuk ?"
"Oh, silahkan Direktur."
Hangeng mempersilahkan Direktur Chou masuk dan menutup pintu kembali.
"Ada apa Direktur datang ke apartementku pagi-pagi sekali ?" tanya hangeng.
"Hanya ingin mampir sebentar." jawab tenang. Hangeng mengangguk.
"Direktur mau minum sesuatu ?"
"Tidak perlu."
Mereka hanya terdiam. Tak ada yang berniat mengatakan sesuatu.
"Apa yesung kemari tadi malam ?"
"Ya Direktur, yesung-ssi kemari."
"Lalu bagaimana jawabanmu ?" hangeng terkejut
"Apa maksud Direktur ?"
"Aku yakin, kau cukup mengerti maksudku hangeng," hangeng diam membisu mendengarnya.
"Aku memilih tetap disini Direktur." menatap hangeng.
"Itukah pilihanmu hangeng ?"
"Ya Direktur"
"Benarkah itu yang diinginkan hatimu hangeng ?"
Hangeng tertegun mendengarnya. Apa itu yang diinginkan hatinya ? dia tidak tau.
"Apa benar itulah keinginanmu hangeng ?"
"..."
"Aku tau sebenarnya kau ingin menerima permintaan Yesung bukan ? Aku tau kau sangat ingin kembali bersama grupmu yang dulu,"
"..."
"Kau tak perlu merasa bersalah seperti ini Hangeng. Kau tau, akulah yang menyuruh Yesung untuk membujukmu secara langsung kemarin." Hangeng menatap ,
"Aku menyuruhnya karna aku tau aku tak bisa membujukmu. Tapi ternyata Yesung juga tidak bisa."
Hangeng masih diam.
"Dengarkan aku Hangeng, aku menganggapmu bukan hanya sebagai artisku, tapi juga anakku. Aku ingin kau bahagia, maka kembalilah bersama keluargamu. Karna aku yakin merekalah kebahagiaanmu."
"Direktur.."
"Semua orang tentu punya salah Hangeng. Seharuanya kau mau menerima tawaran Yesung untuk kembali karna itu adalah kesempatanmu."
"Apa maksud Direktur ?"
"Kau bisa menebus kesalahanmu dengan kembali bersama Super Junior, kau bisa minta maaf pada mereka atas kesalahanmu. Aku percaya mereka masih mau menerimamu, karna seperti kau menganggap mereka keluargamu, kau juga masih keluarga mereka Hangeng."
"Tapi kesalahanku sungguh tak termaafkan. Aku meninggalkan mereka Direktur, aku ..."
"Mereka menyayangimu Hangeng, ingatlah itu ."
.
- Kami selalu menyayangimu bagaimanapun dirimu Hangeng hyung -
.
Perkataan Yesung mengiang dipikiran Hangeng. Dia sangat ingin kembali ke Super Junior, tapi dia takut untuk mengatakannya. Tunggu, kenapa dia harus takut untuk kembali ? Dia bahkan belum mencobanya. Dan lagi pula keinginannnya adalah kembali bersama Super Junior.
"Direktur aku ..."
tersenyum
"Aku percaya padamu Hangeng. Kembalilah bersama mereka. Gapailah kebahagiaanmu dengan Super Junior." Hangeng menitikan air mata mendengar penuturan .
"Pergilah. Aku yakin Yesung belum pergi sekarang. Bersiaplah Hangeng, pergilah." menepuk pundak Hangeng dan tersenyum tulus.
" kasih Direktur." Hangeng balas tersenyum.
.
-Karna kebahagiaanku adalah bersama kalian-
.
.
.
yesung pov
.
.
Saat ini aku dan manager hyung tengah berada dimobil menuju bandara. Aku akan kembali ke Korea hari ini.
Setelah kejadian dengan Hangeng hyung aku sungguh tidak bersemangat lagi sekarang.
"Gwenchanayo sajangnim ?"
"Gwenchana."
Aku sungguh berharap Hangeng hyung mau kembali. Tapi itu tidak sesuai dengan harapanku. Meskipun begitu, aku akan tetap menghormati keputusan hangeng hyung.
Setelah sampai di bandara aku turun dari mobil. Sebentar ku lihat pemandangan Kota Beijing.
.
-Semoga kau selalu baik-baik saja hyung-
.
Saatnya aku pergi. Sungguh aku menyesal tak bisa membawa Hangeng hyung bersamaku. Maafkan aku Leeteuk hyung, aku tak bisa membawa Hangeng hyung pulang.
Sesaat sebelum aku masuk ruang tunggu, aku mendengar seseorang memanggilku,
"Yesung.."
Tapi dimana, perasaan tidak ada yang mengenalku disini. Apa mungkin fans ? tidak mungkin.
"Yesung.."
Suara itu semakin dekat, tapi dimana orang yang memanggilku ?
Kurasakan seseorang menepuk pundakku,
"Yesung!"
"Hangeng hyung ?!" aku terkejut. Ternyata orang yang memanggilku adalah Hangeng hyung. Sedang apa hangeng hyung disini ?
"Hyung ? Ada apa ?"
"Kau sudah mau pulang Yesung ?"
"Ne hyung. Waeyo ?"
Hangeng hyung terlihat menarik napas dalam-dalam,
"Yesung, apakah permintaanmu tadi malam masih berlaku untukku ?" aku terbelalak,
"Hyung.."
"Bisakah aku ikut pulang bersamamu ? Aku merindukan Leeteuk hyung. Bisakah kau membawaku ?"
"Hyung.." aku masih tidak percaya,
"Aku akan kembali ..."
Sebelum menyelesaikan ucapannya, aku langsung memeluk Hangeng hyung. Aku bahagia, aku kira aku akan gagal dalam tugas pertamaku, tapi tidak.
"Yesung"
"Aku senang kau mau kembali hyung. Aku yakin member yang lain juga pasti senang melihatmu pulang." Hangeng hyung balas memelukku,
"Ne yesung. Maafkan aku karna terlambat mengatakannya padamu,"
"Tidak apa-apa hyung."
Aku masih memeluk hangeng hyung.
"Sajangnim ayo..." aku melepas pelukanku,
"Hangeng-ssi ?"
"Annyeong."
"Bagaimana bisa ?" Jung hoon hyung masih terkejut melihat hangeng hyung
"Sudahlah hyung. Ayo kita berangkat. Bukankah kita harus pulang hyung, benar kan hangeng hyung ?" ucapku menatap jung hoon dan hangeng hyung,
"Tentu yesung"
"..."
"Sudahlah Jung hoon hyung, ceritanya nanti saja. Ayo."
Aku melangkah bersama Hangeng hyung sambil tersenyum.
"Sajangnim, tunggu."
Jung hoon hyung menyusul dibelakang.
Banyak hal yang terjadi selama perjalanan kali ini. Meskipun begitu aku senang. Tugas membawa
pulang Hangeng hyung berhasil.
Sang bintang akan kembali menghias langit sapphire blue. That's true!
"Kau tau hyung, aku sangat bahagia."
"Aku juga sangat bahagia Yesung"
.
.
.
-Ini adalah awal dari semuanya-
.
.
.
t.b.c
