~They Started With a Kiss Again~

~0~

Cho kyuhyun as namja

Lee sungmin as yeoja

And other cast

~0~

Genderswitch

~0~

WARNING: DON'T LIKE DON'T READ!


BEFORE

~0~

"aku orang yang beruntung kyu. Sangat beruntung. Aku bahagia." Jawab sungmin yang membuat kyuhyun masih tidak mengerti akan maksudnya dan tidak berniat menanyakan lagi kepada istrinya itu kemudian kyuhyun melepaskan pelukan sungmin dan membimbing sungmin untuk berjalan kedepan dan mendudukannya dipangkuannya. Kemudian kyuhyun mengelus pucuk kepala sungmin dan mengecup dahinya sekilas dan kemudian mencium istrinya tepat di bibirnya.

Mereka berciuman dan saling melumat satu sama lain. Sungmin mengeratkan pelukannya dileher sang suami. Mengeluarkan rasa bahagia yang di dapatnya karena bisa menikahi orang yang ada dihadapannya ini.

~0~

CHAPTER 11

~0~

Setelah menyelesaikan ritual mandinya, sungmin segera menidurkan dirinya di hamparan kasur miliknya. Berbeda dengan sang suami yang masih sibuk memandangi layar laptop 14 inchinya, menyelesaikan sebagian tugasnya.

"apa kau tidak ada tugas." Tanya kyuhyun yang masih asik dengan kegiatan mengetiknya.

"ani kyu, seminggu ini aku lebih banyak praktek dan tidak banyak tugas." Jawab sungmin yang masih mencari posisi nyaman untuknya tidur.

"tapi kau harus tetap belajar, praktek itu lebih susah daripada teori." Ucap kyuhyun lagi.

"ara dokter cho. Aku mengerti." Sejenak tidak ada yang memulai pembicaraan kembali dan menyibukan dirinya masing-masing dengan kegiatan mereka sendiri-sendiri.

"kyu, bagaimana jika aku hamil? Apa kau akan senang?" perkataan sungmin barusan membuat kyuhyun menghentikan pergerakan tangannya diatas keyboard. Kyuhyun masih diam dan belum berniat menjawab pertanyaan sungmin. Masih memandang kedepan dengan pandangan datar.

"wae kyu? Apa kau tidak senang?" sungmin bertanya lagi karena tidak segera mendapatkan jawaban dari suaminya.

"akuuu, aku tidak tahu. Aku belum memikirkannya." Jawab kyuhyun datar dan membuat sungmin sontak menegapkan tubuhnya dan menatap punggung suaminya itu dengan penuh tanda Tanya.

"wae kyu? Kau tidak ingin mempunyai aegi denganku?" Tanya sungmin dengan nada sedikit kecewa.

"ani bukan begitu." Kyuhyun kemudian membalikkan badannya menghadap sungmin.

"maksudku, akuuu, kita kan masih muda min, lagipula apa kau tidak takut kalau kehamilan akan menghambat semua aktivitasmu?"ucap kyuhyun dengan hati-hati agar tidak melukai perasaan sungmin.

"ani kyu, kan aku sudah pernah bilang padamu kalau kapanpun aku hamil aku siap. Tapi sepertinya kau belum siap."ucap sungmin lemah.

"bukan begitu,aku hanya mengkhawatirkanmu jika kau belum siap. Sudahlah kau pasti lelah. Tidurlah." Ujar kyuhyun seraya membalikkan tubuhnya lagi menghadap layar laptopnya.

"besok kita bisa berangkat bersama lagi tapi tidak bisa pulang bersama, tidak apa-apa kan min." ucap kyuhyun

"hem, gwenchana kyu. Memangnya kau besok kau mau kemana?" Tanya sungmin.

"setelah pulang kuliah beberapa mahasiswa kedokteran senior mengajak kami juniornya untuk makan bersama." Jawab kyuhyun dan membuat sungmin melebarkan senyuman penuh arti dan melupakan kekecewaannya karena perbincangan mereka tentang aegi tadi.

"araseo kyu." Jawab sungmin sembari memejamkan matanya dengan masih tersenyum.

~0~

Seperti biasa pagi ini sungmin sudah dicemaskan dengan praktek dari salah satu dosen yang sangat galak menurutnya. Dan seperti biasa juga dia akan merengek pada teman-temannya untuk membantunya belajar praktek. Dan praktek hari ini adalah belajar menyuntikan obat kepada pasien dimana yang sudah diketahui bahwa seorang lee sungmin sangat takut pada jarum suntik.

"huft!bagaimana kalau aku tidak lulus ujian ini. Kalian tahu aku sangat takut pada jarum suntik." Ucap sungmin cemas.

"jika takut kenapa mau jadi perawat. Bagaimana dengan pasienmu nantinya!" Ucap siwon ketus.

Sungmin hanya memandang heran akan temannya itu. Karena sikap siwon yang kembali ketus.

"sudahlah, kalau kau berusaha pasti bisa min." ucap kibum sembari memegang bahu temannya itu.

"LEE SUNGMIN DAN LEE DONGHAE, kalian maju kedepan." Panggil ibu shin.

"ah, wae? Kenapa aku harus dengan lee sungmin. Aku pasti mati." Protes donghae namun dia tahu jika protesnya tidak akan diterima oleh dosennya itu.

"lee sungmin coba kau praktekkan ini kepada lee donghae." Perintah dosen shin, donghae hanya membaringkan tubuhnya dengan menutup mata tanpa mau melihat apa yang akan dilakukan sungmin padanya.

Sungmin sudah bersiap dengan dengan sebuah suntikan ditangannya dan berniat akan mempraktekan ke tangan donghae, namun tangan sungmin tampak gemetar dan wajahnya seketika berubah pucat.

"lee sungmin ayo cepat lakukan. Kita harus bergantian, waktu kita tidak banyak." Perintah dosen shin tanpa sadar membuat sungmin semakin tertekan dan akhirnya karena tidak bisa menahan ketakutannya.

BRUKKKKK‼‼

Sungmin terjatuh tak sadarkan diri dan sontak membuat seisi kelas panik. Beberapa saat kemudian siwon berlari mendekati tubuh sungmin dan mengangkatnya. Siwon membawa sungmin ke ruang kesehatan agar bisa dirawat. Tanpa sadar saat membawa sungmin menuju ruang kesehatan dia berpapasan dengan kyuhyun dan tidak menggubrisnya.

Sesampainya di ruang kesehatan siwon membaringkan tubuh sungmin ke salah satu bed di ruang itu. Siwon menarik selimutnya sampai sebatas dada sungmin.

"terima kasih sudah membawa istriku tuan choi, kau bisa keluar." Ucap kyuhyun ketus seraya memasuki ruang kesehatan dan mendekati ranjang sungmin.

Siwon tidak membalas perkataan kyuhyun dan hanya melemparkan pandangan tidak sukanya pada kyuhyun kemudian berlalu meninggalkan kyumin berdua di ruang kesehatan itu.

~0~

Keempat orang itu masih memandang sungmin penuh arti. Menyiratkan kekhawatiran karena kejadian pingsan di dalam kelas tadi.

"sudahlah, jangan melihatku terus seperti itu, aku sudah tidak apa-apa. Jinjja!" ucap sungmin.

"jinjjaro?" ucap Victoria sembari menyentuh dahi sungmin dengan punggung telapak tangannya.

"jinjja vic, sudahlah kalian tidak usah mengkhawatirkan aku ! bagaimana nasibku nantinya ditangan ibu shin. Itu yang seharusnya aku khawatirkan sekarang. Hueeeeee." Sungmin menjatuhkan kepalanya di meja dengan cukup keras.

"tenanglah min, kami akan terus mengajarimu sampai kau bisa. Kami pasti akan membantumu." Ucap kibum.

"kecuali aku, aku tidak mau. Kalian berdua saja yang membantu lee sungmin." Ucap donghae

"gomawo, kalian memang teman yang baik dan siwon gomawo karena tadi kau sudah membawaku ke ruang kesehatan." Ujar sungmin

"hmm. Gwenchana." Siwon masih berkutat dengan pikirannya yang tidak suka saat kejadian pengusiran dirinya oleh kyuhyun diruang kesehatan tadi. Ya, setelah sungmin siuman, dia bersikeras ingin kembali kekelasnya dan tidak ingin pulang, akhirnya kyuhyunpun mengantarkannya kekelas dan tak sengaja bertemu dengan siwon lagi. Entah mengapa sejak pertemuan mereka yang pertama membuat kyuhyun makin tidak menyukai namja teman istrinya itu.

"baiklah karena kalian sudah sangat baik padaku, aku juga mau memberikan sesuatu pada kalian." Ucap sungmin sembari memandangi teman-temannya satu persatu itu.

"kyuhyun setelah pulang kuliah nanti tidak akan pulang bersamaku, dan kalian tahu, dia akan menghadiri gathering yang diadakan seniornya dalam rangka untuk mengakrabkan antara senior dan junior." Ucap sungmin dan masih membuat teman-temannya tidak bergeming akan maksudnya.

"yak‼! Kalian ini, kenapa masih memandangku dengan pandangan kosong begitu. Apa kalian semua ini pabo! Masih tidak mengerti maksudku?" Tanya sungmin lagi.

Victoria dan kibum masih menggelengkan kepala mereka tidak mengerti.

"ish! Gathering antara senior dan junior itu artinya disana akan ada banyak calon dokter yang kalian inginkan." Ujar sungmin sembari melipat tangannya didadanya.

Seketika raut wajah Victoria dan kibum berubah menjadi bercahaya.

"jinjja min?" Tanya kibum yang masih tidak percaya.

"jinjja‼‼‼‼‼!" jawab sungmin.

"uwa gomawoooooo." Ucap vic dan kibum bersamaan sembari memeluk sungmin.

"yak‼! Lepas, kalian membuat aku sesak saja, ish!" ucap sungmin sembari berontak dari pelukan Victoria dan kibum.

"hihihih, mianhae kami terlalu senang, hehehe. Kau juga ikut dengan kami kan nanti." Ujar Victoria seraya melepaskan pelukannya terhadap sungmin.

"MWO‼‼ ikut lagi? Aku pasti habis! Kyu pasti akan marah besar‼‼"

~0~

Sudah selama 30 menit sungmin, vic, kibum, donghae dan siwon berada di dalam mobil diluar gerbang kampus mereka menunggu rombongan kyuhyun dan kawan-kawannya. Hal ini karena sungmin lupa menanyakan kyuhyun akan mengadakan gathering dimana, dan dengan terpaksa mereka harus mengikuti kyuhyun dan teman-temannya.

"min, kenapa lama sekali? Bukankah kelas kyuhyun sudah selesai sejak sejam yang lalu." Ucap donghae yang sudah tidak betah berada didalam mobil.

"molla, sudahlah kita tunggu saja. Aku juga tidak mungkin menanyakannya kan." Ucap sungmin sembari melipat tangannya didadanya. Dan tak berapa lama sungmin melihat mobil suaminya itu.

"ya, ya, itu mobil kyuhyun. Donghae cepat ikuti saja mobilnya." Perintah sungmin

"palli donghae~ya, nanti kita ketinggalan jejaknya." Ucap Victoria yang sudah tidak sabar.

"ck! Kalian cerewet sekali." Donghae yang kesal langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.

~0~

Setelah mengikuti mobil kyuhyun, sekarang sampailah kelima sahabat itu didepan sebuah restoran yang bisa dikatakan tidak asing bagi kyuhyun maupun sungmin. Karena restoran yang dikunjungi mereka adalah restoran appanya sungmin yaitu mobit.

"mwo‼! Kenapa malah ke restoran appaku." Ucapan sungmin sontak membuat keempat temannya memandang heran kearahnya.

"restoran appamu?" Tanya kibum heran.

"nne, ini restoran appaku." Jawab sungmin.

"uwa~~~ daebak, beberapa kali aku kesini tapi aku tidak tahu kalau ini restoran appamu min. kau tahu restoran ini sangat terkenal dikalangan anak muda di seoul. Karena menyediakan masakan korea sekaligus menyajikan menu ala café." Ucap Victoria kagum.

"jinjjaro?" Tanya sungmin yang tidak percaya kemudian beberapa saat kemudian mereka turun dari mobil dan masuk kedalam restoran.

'baguslah dengan begini aku tidak akan ketahuan oleh kyuhyun kalau kami mengikutinya, hehehe.'ucap sungmin dalam hati.

~0~

Kyuhyun dan teman-temannya memasuki restoran milik appa mertuanya itu dan langsung duduk di tempat yang sudah disediakan karena sebelumnya kyuhyun menelepon mertuanya itu untuk memesan tempat untuk sepuluh orang.

"anyeong yeorobun, terima kasih kalian mau mampir ke restoran kami. Perkenalkan aku adalah appa mertua cho kyuhyun. Lee kangin imnida. Aku harap kalian akan puas dengan pelayanan kami." Kangin menghampiri tempat kyuhyun dan teman-temannya itu untuk memberikan pelayanan terbaik kepada teman-teman menantunya itu. Kangin sangat senang karena kyuhyun mau membantunya mempromosikan restoran miliknya.

"nne, ahjussi kami pasti puas, tempat anda sangat nyaman sekali dan anda ramah sekali." Ucap senior kyuhyun yang bernama Eric itu.

"nne, gomawo kami pasti akan memberikan pelayanan terbaik kami. Kim jungmo… kemari." Kangin memanggil jungmo yang kebetulan sedang memberikan makanan di meja disebelah meja kyuhyun.

"kau catat semua pesanan meja ini dan layani tamu kita dengan baik." Perintah kangin kepada jungmo.

"nne, lee ahjussi." Jawab jungmo.

"anyeong jungmo~ah." Kyuhyun menyapa jungmo dengan tersenyum

"anyeong cho kyuhyun." Jungmo menjawab dengan ekspresi datar.

Tak berapa lama setelah kyuhyun dan teman-temannya memesan makanan, rombongan sungmin kemudian memasuki restoran itu.

"o' sungmin?" jungmo melihat sungmin memasuki restoran.

"anyeong jungmo, oh? Kyu kau ada disini?" sungmin berusaha berakting seakan dia tidak tahu kalau kyuhyun juga berada di restoran appanya itu.

Kyuhyun tidak menjawab kekagetan sungmin dan hanya memandangnya dengan wajah datar.

"anyeong haseo, kami dari mahasiswa keperawatan. Kalian dari mahasiswa kedokteran bukan? Kebetulan sekali kalian juga berada disini. Hehehehe." Victoria menyapa semua mahasiswa kedokteran itu dan sungmin hanya menggelengkan kepalanya karena sikap Victoria itu.

Semua yang berada di meja kyuhyun hanya memandang datar rombongan sungmin dan hanya ada satu orang yang menyunggingkan senyumannya.

"wah, kebetulan sekali. Apa kalian mau bergabung dengan kami? Kami sedang mengadakan gathering antara senior dan junior, lebih bagus kalau kita akrab juga dengan mahasiswa keperawatan." Ucap seorang senior kyuhyun yang bernama nickhun itu.

"jeongmal? Gomawo sunbae mau mengajak kami untuk bergabung." Victoria yang senang langsung mendudukan dirinya disebelah nickhun itu. Sedangkan donghae dan siwon memilih untuk duduk di meja disebelah meja kyuhyun dan teman-temannya itu.

"kau lee sungmin? Kau istrinya kyuhyun?" Tanya eric kepada sungmin.

"nne sunbae, anyeong haseo nan lee sungmin imnida. Bangap seumnida." Sapa sungmin ramah sembari membungkukan badannya sekilas.

"lee sungmin, kau mengikuti kami ya, kenapa kau bisa disini. Huft mengganggu saja." Seohyun yang kesal melihat sungmin dan teman-temannya menyandarkan punggungnya dan melipat kedua tangannya didadanya.

"memangnya kenapa seo? Bukankah sungmin itu istrinya kyuhyun." Ucap yonghwa

"tapi.."

"duduklah disini sungmini." Yonghwa menyuruh sungmin untuk duduk disebelah kyuhyun.

Kyuhyun hanya memasang ekspresi datar akan obrolan orang-orang didepannya. Dan menyibukan dirinya membuka-buka buku menu yang ada di tangannya.

"kau mau makan apa?" Tanya kyuhyun kepada sungmin yang sudah mendudukan dirinya disebelahnya.

"samakan denganmu saja kyu." Ucap sungmin pelan.

Siwon memandang tidak suka akan sepasang suami istri itu, terlebih melihat sikap dingin kyuhyun sebagai suami membuatnya ingin mendekati sungmin dan mengajaknya duduk disebelahnya.

Siwon yang sudah tidak tahan dengan pemandangan didepannya itu segara berjalan mendekati kursi kyumin.

"sungmin~ah, sebaiknya kita duduk dimeja kita sendiri saja dan tidak menganggu acara mereka." Ucapan siwon membuat seorang kyuhyun mengeluarkan death glearnya.

"ah,, tapi." Belum sempat sungmin menjawab, siwon sudah menarik tanganya dan mengajaknya ke mejanya.

Mau tidak mau kibum dan Victoria juga pindah kemeja siwon dan donghae itu.

"wae wonnie? Bukankah tadi mereka sudah mempersilahkan kita untuk duduk bersama mereka." Victoria protes akan sikap siwon.

"kita akan mengganggu acara mereka. Tidak baik." Ucap siwon ketus.

"kau menyebalkan, bukankah tujuan kita mengikuti mereka juga karena ingin akrab dengan mereka." Victoria hanya bisa mendengus kesal.

"aku rasa ini bukan waktu yang tepat. Sudahlah, aku tidak mau berdebat lagi, silahkan kalian pesan apa saja. Atau kita pesan steak terbaik ditambah wine biar aku yang traktir." Ucap siwon agar Victoria dan kibum tidak lagi kesal padanya.

"jinjja? Uwa~~ tuan kuda kau keren sekali." Kibum yang senang reflek memeluk lengan siwon yang duduk disebelahnya itu.

"kalian serasi sekali, kenapa tidak pacaran saja?" sungmin yang melihat kedua temannya akrab itu berusaha menggoda mereka.

"tuan kuda ini mana mau denganku, aku bukan tipenya." Kibum yang merajuk hanya memajukan bibirnya

"sudahlah pesan makanan saja lagipula aku lapar." Ucap siwon berusaha mengalihkan pembicaraan.

Tak selang berapa lama pesanan lima steak daging terbaik korea dan sebotol wine sudah berada di meja sungmin dan teman-temannya. Dan tanpa banyak bicara kelima orang itu langsung melahap hidangan dihadapan mereka.

Tak beda dengan meja disebelahnya juga memesan menu yang sama, steak dan wine. Mereka merayakan acara mereka masing-masing tanpa mau mengganggu satu sama lain.

"kyu, istrimu manis sekali. Kau beruntung sekali punya istri yang sangat imut. Jika aku punya istri seperti itu aku akan betah dirumah. Hahaha." Ujar eric seraya menuangkan wine ke gelas miliknya.

Kyuhyun yang mendapat pujian itu hanya tersenyum sekilas dan memandang sungmin dan teman-temannya yang sedang berbincang akrab dengan teman-temannya itu.

Raut wajah kyuhyun hanya menyiratkan wajah dengan ekspresi yang dingin karena berulang kali dia melihat sungmin sedang tertawa dan akrab dengan namja bernama siwon itu.

"aku tidak bisa minum wine." Sungmin menolak gelas berisi wine yang disodorkan Victoria itu.

"ayolah nyonya cho, kau bukan anak sma lagi. Lagipula ini wine bukan soju." Victoria masih berusaha menyodorkan segelas wine kepada sungmin. Karena tidak sanggup menolak paksaan teman-temannya itu akhirnya sungmin meminum segelas wine yang diberikan Victoria. Karena merasakan nikmatnya wine kemudian sungmin menuangkan segelas penuh wine lagi kedalam gelasnya, sedangkan teman-temannya hanya melotot melihat sungmin yang tadinya menolak sekarang malah tidak mau berhenti minum.

"min, min sudah. Kau bisa mabuk nanti, dan aku akan dibunuh suamimu."kibum menghentikan tangan sungmin yang akan menuangkan wine lagi kedalam gelasnya.

"ah~~ kepalaku pusing sekali aku ingin pulang." Ucap sungmin yang mulai merasakan pusing dikepalanya.

"hah! Kau ini, baru pertama minum wine kenapa malah minum banyak sekali." Ucap Victoria

"aku antar pulang." Siwon memapah tubuh sungmin agar berdiri dan merangkulnya.

"biar aku yang membawanya pulang." Kyuhyun yang melihat simin akan berjalan segera menghentikannya dan menarik tubuh sungmin dan memapahnya.

Tatapan itu bertemu lagi, untuk kesekian kalinya siwon dan kyuhyun saling menatap benci satu sama lain.

"hoek." Sungmin sudah merasakan mual dan ingin muntah, kyuhyun segera memapahnya menuju mobil mereka. Kyuhyun mendudukan sungmin di kursi penumpang dan segera melajukan kemudinya untuk pulang kerumah mereka.

"ck! Cho sungmin, kenapa kau minum banyak wine. No pabonya!" amarah kyuhyun tidak mendapat tanggapan dari sungmin karena sungmin kini sudah tidak terlalu focus karena pusing dan mualnya.

"anyeong, apa aku boleh bergabung disini?" nickhun berjalan mendekati meja hoobaenya itu.

Mendapati sunbaenya mendekati mejanya, Victoria sontak menyunggingkan senyumannya dan segera menggeser tempat duduknya agar sunbaenya itu bisa duduk disebelahnya.

"geurom sunbae, silahkan duduk."

Victoria dan nickhun memulai perbincangan mereka sendiri tanpa menghiraukan teman-temannya. Siwon sedari tadi hanya menatap makanannya dengan pandangan kosong dan kibum hanya melihatnya dengan tatapan miris. Kibum tahu tatapan siwon terhadap sungmin dan itu sangat membuatnya kecewa dan sedih. Karena dia sudah memendam perasaannya kepada siwon semenjak mereka di Sma dulu. Namun karena merasa siwon tidak pernah memperhatikannya, kibum mulai mencoba untuk mencari namja lain dan melupakan siwon. Namun semua sangat tidak mudah mengingat hampir setiap hari mereka pasti bertemu.

~0~

Sesampainya dirumah kediaman cho, kyuhyun langsung menggendong sungmin ala bridal style karena sungmin sudah tertidur semenjak di perjalanan tadi.

Ceklek‼!

Dengan susah payah kyuhyun membuka pintu rumahnya dan akhirnya bisa masuk kedalam rumahnya itu.

"kyu, kau sudah pu…, oh! Sungmin kenapa?" heechul yang melihat kyuhyun menggendong sungmin yang tidak sadarkan diri sontak khawatir.

"gwenchana umma, dia hanya minum beberapa gelas wine tadi." Kyuhyun kemudian berlalu dan segera naik kekamar mereka.

Sesampainya dikamar, kyuhyun segera menidurkan sungmin diranjang mereka dan mengganti pakain sungmin dengan piyama karena pakainya sedikit kotor karena muntahannya sendiri.

"ck!merepotkan sekali." Setelah mengganti baju sungmin kyuhyun langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

~0~

"sungmin masih belum sadar kyu?" Tanya kangin kepada kyuhyun.

"ajik appa." Jawab kyuhyun singkat.

Saat ini semua keluarga cho dan kangin sudah berada di ruang keluarga berkumpul bersama.

"anak itu, sudah tahu tidak bisa minum minuman beralkohol, masih saja mencoba-cobanya." Kangin hanya menggelangkankepalanya akan ulah sungmin.

"biar aku temani sungmin saja, siapa tahu dia sudah sadar." Heechul segera beranjak dari ruang keluarga dan menuju kamar kyumin untuk melihat keadaan sungmin.

Kyuhyun masih diam dengan perasaanya sendiri karena memikirkan namja teman istrinya itu, entah mengapa kyuhyun benar-benar tidak suka padanya.

"chagi~~ bangunlah, makan malam dulu." Heechul mengelus pucuk kepala sungmin agar tersadar dari tidurnya karena sejak tadi siang sungmin belum makan.

"eungh,," sungmin menggeliat dan berusaha untuk membuka matanya.

"umma." Sungmin yang sudah mulai membuka matanya segera mendudukan dirinya dan bersandar pada ranjangnya.

"hoekkkkk‼‼!." Merasa ingin muntah, sungmin segera berlari menuju kamar mandi dan memuntahkan seluruh isi perutnya.

"chagi~~ gwenchana?" heechul menyusul sungmin yang berlari ke kemar mandi dan mengelus punggung sungmin agar tidak terlalu merasa kesakitan.

Setelah membersihkan mulutnya dan membasuhnya, sungmin segera berjalan menuju ranjangnya kembali dengan di papah oleh heechul.

"wajahmu pucat sekali, apa efek wine sangat menyiksamu, bahkan sedari tadi kau belum makan lagi tapi memuntahkan seluruh isi perutmu." Ujar heechul seraya mendudukan dirinya di pinggir ranjang sungmin.

"nan gwenchana umma, jeongmal. Besok efek mabuknya juga akan hilang." Sungmin menidurkan dirinya lagi dan menarik selimutnya sebatas dada.

"kau istirahat saja, aku ambilkan makanan nne?" heechul beranjak dari ranjang sungmin dan turun menuju dapur untuk menyiapkan makanan untuk sungmin.

"apa dia sudah sadar?" kyuhyun yang akan masuk ke kamarnya berpapasan dengan heechul di lorong lantai dua itu.

"nne, dia sudah sadar, tadi Minnie muntah lagi. Sebaiknya kau temani Minnie, aku ambilakan makanan untuknya." Heechul kemudian berlalu ke dapur.

Kyuhyun kemudian berjalan memasuki kamarnya dan mendudukan dirinya di pinggir ranjang miliknya.

"apa sudah baikan?" kyuhyun menyentuh dahi istrinya dengan punggung tangannya.

"masih mual kyu." Sungmin kemudian mendudukan dirinya lagi dan bersandar di ranjangnya.

"salah siapa kau mencoba-coba wine!" ucap kyuhyun ketus.

"mereka yang memaksaku kyu." Sungmin merajuk dan mengerucutkan bibirnya.

"apa kau juga menuruti semua perintah siwon itu?" Tanya kyuhyun ketus.

"bukan siwon, Victoria yang memaksaku." Jawab sungmin.

"aku tidak suka kau berdekatan dengannya!"

"makanan datang~~~~." Heechul datang dengan membawa nampan berisi sup dan segelas jus.

"gomawo umma." Kyuhyun mengambil nampan yang dibawa ummanya itu dan meletakkannya dimeja.

"baiklah, aku masih ada kerjaan. Kyu kau suapi Minnie nne. Umma ke kamar dulu. Minnie chagi setelah makan istirahat nne. Supaya efek mabukmu bisa hilang besok."

"nne umma. Gomawo." Ucap sungmin sambil tersenyum pada mertuanya itu.

Setelah heechul keluar dari kamar mereka, kyuhyun beranjak dari pinggir ranjang menuju meja belajarnya. Sungmin hanya menatap heran suaminya itu, bukankah seharusnya dia menyuapinya, kenapa malah meninggalkannya diranjang sendiri.

"kyu~~~ kau tidak menyuapiku?" sungmin bertanya pada suaminya yang mulai membuka laptopnya.

"makan saja sendiri, kau sudah baikan kan!" ucap kyuhyun ketus dan membuat sungmin kesal.

"huft! Tahu begitu tadi biar umma saja yang menyuapiku."

~0~

Pagi ini sungmin terbangun dari tidurnya karena bias cahaya matahari mulai memasuki kamarnya.

"eungh,, jam berapa ini? MWO‼‼‼" sungmin yang melihat jam di meja sebelah ranjangnya kemudian langsung bangun dan berlari ke kamar mandi.

Pagi ini sungmin sudah tidak mendapati suaminya di kamar mereka, karena kyuhyun sudah berangkat ke kampus pagi-pagi sekali.

"ck! Aku terlambat! Kenapa kyuhyun tidak membangunkan aku dan malah meninggalkan aku! Huft!"

Sungmin bergegas mengambil tasnya dan berlari kebawah untuk segera berangkat.

"umma~~ aku aku sarapan dijalan saja! Aku sudah terlambat." Sungmin berlari ke ruang makan dan mengambil sepotong roti kemudian segera berlari keluar rumah untuk berangkat ke kampus.

~0~

~KYUNGHEE UNIVERSITY~

"bagaimana keadaanmu nyonya cho?" Tanya Victoria yang meilhat raut wajah sungmin masih pucat.

"efek wine itu sangat parah sekali, semalaman aku muntah dan sekarang tubuhku sangat lemas." Ucap sungmin lemah.

Saat ini kelima sahabat itu sedang dikantin menemani sungmin yang harus bolos jam pertama tadi karena terlambat dan sudah pasti tidak diperbolehkan masuk oleh dosen shin. Setelah jam pertama usai keempat sahabat Minnie itu langsung menyusulnya di kantin.

"kenapa kau sampai terlambat? Sampai membolos juga." Tanya siwon

"mungkin karena masih lemas dan lagi tadi kyuhyun berangkat pagi-pagi sekali, biasanya dia yang membangunkanku dan kami berangkat bersama." Jawaban sungmin membuat siwon tidak suka dan memilih untuk membaca buku yang dia pegang.

"mahasiswa kedokteran benar-benar berbeda. Kalian tahu, aku dan nick sunbae sekarang sudah akrab, hmmmm senangnya. Gomawo Minnie ini semua berkat kau." Victoria memeluk sungmin sekilas karena bahagianya.

"ck! Hanya kau disini yang mendapat keuntungan dari pertemuan kita dengan mahasiswa kedokteran kemarin sedangkan kami tidak dapat apa-apa. Sungmin malah mabuk juga." Ucap donghae kesal.

"setidaknya ada yang bahagia daripada tidak sama sekali. Hahaha." Victioria berucap senang.

"min, kau pucat sekali dan kelihatan tidak sehat." Siwon yang melihat sungmin sangat lemas menempelkan punggung tangannya ke dahi sungmin.

"aku tidak apa-apa wonnie, hanya lemas karena kurang asupan makanan."

"tapi kau sangat pucat seperti orang yang mau pingsan, badanmu juga sedikit panas. Apa sebaiknya kau pulang saja. Tidak usah kuliah untuk hari ini." Siwon duduk mendekati sungmin dan memperhatikan yeoja itu dengan seksama. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata tajam melihat sikap siwon terhadap sungmin itu.

"mungkin kau benar wonnie, aku pulang saja. Daripada kuliah aku juga tidak focus." Ucap sungmin seraya membereskan barang-barangnya dan mulai beranjak dari kantin meninggalkan keempat sahabatnya itu.

~0~

"aku pulang~~~~." Sungmin menyapa umma mertuanya saat memasuki rumahnya itu.

"Minnie, kenapa sudah pulang? Apa tidak ada kuliah?" Tanya heechul

"aniyo umma, sebenarnya ada kuliah tapi sepertinya aku masih kurang fit. Jadi aku putuskan untuk ijin dan pulang untuk istirahat." Ucap sungmin lemah kemudian mulai berjalan lemah menuju kamarnya.

"ara, istirahatlah chagi~~.'' Ucap heechul

Setelah sampai dikamarnya sungmin segera mengganti bajunya dengan piyama dan segera berbaring diranjangnya. Tak selang berapa lama setelah berbaring istirahat, sungmin akhirnya memutuskan untuk bangun dan menyandarkan punggungnya karena sedari tadi dia tidak bisa memejamkan matanya.

CEKLEEKKK‼!

Pintu kamarnya terbuka dan terlihat sosok kyuhyun yang tampak memasuki kamar mereka dengan sedikit tergesa-gesa.

"kyu kau sudah pulang?" Tanya sungmin yang melihat sang suami memasuki kamar mereka dan menuju meja belajarnya dan tengah mencari sesuatu.

"hmmm." Jawab kyuhyun datar.

"apa ada yang kau cari?"

"hmmm." Lagi-lagi sungmin hanya mendapat jawaban singkat dari suaminya.

Setelah mendapatkan yang ia cari kyuhyun segera berjalan keluar kamarnya tanpa berpamitan dengan istrinya. Sungmin yang melihat suaminya seperti tidak menganggapnya ada di kamar itu hanya mengerutkan dahinya dan merasa sedih.

'kau kenapa kyu, sejak kemarin sikapmu sangat dingin padaku.'

~0~

FLASBACK

"jangan dekati istriku lagi tuan choi!"

"apa maksudmu cho? Aku dan sungmin adalah partner dikampus, tentu saja kami harus selalu bersama!" siwon tidak terima dengan perkataan kyuhyun dan membalas perkataanya dengan ketus.

"jangan kau kira aku bodoh! Kau menyukai istriku bukan?!" ucap kyuhyun kasar.

"apa maksudmu cho kyuhyun! Hah! Benar aku menyukai istrimu. Kau mau apa?" tantang siwon.

Perkataan siwon membuat kyuhyun naik darah dan akhirnya dengan kasar dia menarik kerah baju siwon.

"kau menyukai yeoja yang salah tuan choi, jauhi istriku. Dan kau tahu aku sangat tidak menyukaimu!" kyuhyun melepaskan cengkeramnnya dan kemudian berlalu meninggalkan siwon dengan masih berdiri kaku.

Sedari tadi pembicaraan antara siwon dan kyuhyun didengar oleh seorang yeoja yang menahan tangisnya.

"wonnie, kyuhyun benar kau menyukai yeoja yang salah." Bummie keluar dari tempat persembunyiannya dan menghampiri siwon.

"kau tidak perlu ikut campur bummie, ini masalahku." Siwon berlalu meninggalkan bummie yang kemudian tidak bisa membendung air matanya lagi.

"hiks, wae? Kenapa kau tidak bisa memandang keberadaanku di hatimu wonnie. Hiks!"

FLASHBACK END

~0~

CEKLEKKK‼‼!

"hyung, ada apa?" kyuhyun memasuki kamar minho dan mulai menidurkan dirinya di ranjang minho itu.

"tidak apa, aku tidur denganmu malam ini nne." Ucap kyuhyun kemudian bangkit dan meletakkan tasnya di meja belajar minho.

"kau bertengkar dengan noona?" Tanya minho.

"aniyo, hanya ingin tidur denganmu saja."

Sungmin sedari tadi hanya gelisah dan susah memejamkan matanya. Sejak tadi dia berusaha menelepon ponsel kyuhyun namun tidak ada jawaban. Hari sudah semakin larut dan kyuhyun bahkan belum mengabarinya akan pulang atau tidak. Akhirnya sungmin bangkit dan turun kebawah untuk mengambil air di dapur.

"belum tidur chagi?" Tanya heechul yang melihat sungmin berjalan menuju dapur.

" belum umma, kyu juga belum pulang, aku tidak bisa tidur."

"kyu? Tapi kyu sudah pulang Minnie, umma melihatnya sendiri tadi naik kelantai dua." Ucap heechul.

"tapi sedari tadi aku dikamar kyuhyun belum ada umma."

" apa dikamar minho? coba kau cek saja dikamar minho, siapa tahu dia ada disana. Jaljayo chagi." Ucap heechul seraya berjalan menuju kamarnya.

"nne umma, jaljayo."

Mendengar perkataan ummanya, setelah sungmin mengambil segelas air dia kemudian berjalan naik lagi ke lantai dua dan menuju kamar minho.

TOK TOK TOK‼!

"kyu apa kau didalam?"

CEKLEEKKK‼

Minho membukakan pintu untuk kakak iparnya itu.

"minho~ya, apa kyu ada didalam?" Tanya sungmin dan hanya dijawab anggukan oleh minho.

"kyu~~ kau sudah pulang? Kenapa tidak kekamar?" sungmin berjalan mendekati kyuhyun yang tengah memainkan game dilayar laptopnya.

"tidak apa-apa, aku hanya ingin disini!" jawab kyuhyun ketus.

"kau kenapa kyu? Dari kemarin kau selalu bersikap dingin padaku?" Tanya sungmin.

"aku sudah bilang tidak apa-apa lee sungmin, apa kau tidak dengar?!" perkataan kyuhyun benar-benar membuat sungmin ingin menitikkan air matanya.

"ada apa sebenarnya kyu, kenapa kau berubah?" sungmin masih berusaha menanyakan keadaan kyuhyun.

"bukankah aku sudah bilang tidak apa-apa! Kau kembalilah kekamar. Malam ini aku akan tidur dikamar minho!"

"wae kyu? Kenapa kau seperti ini? Apa aku berbuat salah padamu. Hiks!" sungmin sudah tidak bisa membendung air matanya lagi.

Kyuhyun tidak ingin membalas perkataan sungmin lagi dan kemudian beranjak menuju ranjang minho dan menidurkan dirinya disana. Minho hanya menatap sedih dengan kedua orang dewasa didepannya itu.

"hyung." Minho menatap tidak mengerti akan sikap hyungnya itu.

"apa kau sudah tidak mencintaiku lagi? Apa sudah ada yeoja lain dihatimu. Apa salahku kyu?! Kenapa kau lakukan ini padaku‼‼! Hiks!" mendengar ucapan sungmin yang begitu menyedihkan membuat kyuhyun bangkit dari tidurnya dan berdiri mendekati sungmin.

"bukan begitu min." kyuhyun yang ingin menyentuh pucuk rambut sungmin kemudian ditampik oleh sungmin.

"kau sudah tidak mencintai aku lagi. Lalu selama ini aku kau anggap apa?‼‼! wae? Kenapa kau lakukan ini padaku kyu. Hiks‼! Aku sudah tidak tahan lagi." Sungmin yang sudah tidak sanggup menahan kesedihanya segera berlari keluar kamar minho dan turun kelantai satu dan akhirnya memilih untuk meninggalkan rumah.

~0~

Sungmin akhirnya memutuskan pergi kerumah hyukkie dan menginap disana.

"hyukkie, hueeee… kyuhyun selama ini tidak mencintaiku, bahkan dia sudah tidak ingin tidur dikamar kami. Hiks!"

"tenanglah min, mungkin kyuhyun sedang ada masalah. Jangan bicara seperti itu." Hyukkie berusaha menenangkan sahabatnya itu.

"tapi sikapnya berubah padaku hyukkie, waktu aku Tanya dia kenapa dia juga tidak menjawabnya. Apa dia menyukai gadis lain?!"

"jangan bicara seperti itu min, kalian bisa membicarakan hal ini baik-baik. Sekarang tidurlah."

Sudah dua hari sungmin menginap dirumah hyukkie dan tidak berniat pulang ataupun masuk kuliah. Sampai vic, kibum, donghae dan siwon sampai harus menjenguknya di rumah hyukkie. Bujukan dari orang rumahpun tidak dihiraukannya, saat ini sungmin benar-benar tidak ingin bertemu kyuhyun dulu sampai hatinya benar-benar tenang. Dan kyuhyun, sampai detik ini juga tidak berusaha menghubungi sungmin ataupun mengajaknya pulang. Sama dengan sungmin, saat ini dia ingin menenangkan pikiranya, kenapa masalah cemburu pada siwon bisa menjadi hal yang sebesar ini.

~0~

Suasana di keluarga cho saat ini sangat tidak baik mengingat masalah kyumin yang semakin tambah rumit. Saat kyuhyun menuruni tangga, dia berpapasan dengan mertuanya. Mungkin saat ini kepada kanginlah kyuhyun merasa paling bersalah.

"apa kau sudah menghubungi sungmin?" Tanya kangin saat mereka berpapasan ditangga.

"ajik appa." Jawab kyuhyun datar.

"kenapa kau sangat tenang! Istrimu sudah tidak pulang dua hari. Apa kau tahu saat ini dia dimana hah!" kangin mulai tidak bisa membendung amarahnya lagi.

"dia sekarang baik-baik saja. Dia dirumah temannya." Jawab kyuhyun datar.

Mendengar jawaban-jawaban dari kyuhyun yang terkesan tidak merasa bersalah membuat kangin tidak bisa membendung amarahnya lagi.

SRETTTT‼! BUAG‼‼

Kangin menarik lengan kyuhyun dan mendaratkan satu pukulan ke pipi kiri kyuhyun.

"KAU ITU NAMJA ATAU BUKAN‼‼ AKU SUDAH BERSABAR MENGHADAPI SIKAPMU YANG TERKESAN ACUH DENGAN PUTRIKU‼‼ DIMANA TANGGUNG JAWABMU SEBAGAI SUAMI HAH‼‼ CHO KYUHYUN, AKU BENAR-BENAR TIDAK AKAN MEMAAFKANMU JIKA TERJADI APA-APA DENGAN PUTRIKU‼‼ KAU MENGERTI‼!" kangin melepaskan cengkeramannya di kerah baju kyuhyun kemudian turun kebawah menuju kamarnya. Pertengkaran antara menantu dan mertua itu hanya bisa dilihat oleh hankyung dan heechul dari lantai dua. Heechulpun tidak kuasa membendung tangisnya dan kemudian menyandarkan dirinya di pelukan suaminya itu.

"yeobo, ottokae? Kenapa semua jadi seperti ini?"

~0~

Dengan bujukan dari teman-temannya akhirnya sungmin mau masuk kuliah. Walaupun sebenarnya dia tidak ada mood untuk belajar namun mau tidak mau dia harus berangkat agar tidak terlalu banyak ketinggalan pelajaran.

"lee sungmin HWAITINGGGGG‼! Ayolah kau harus semangat! Semua pasti bisa kau lalui." Victoria berusaha menyemangati sungmin agar tidak lemas lagi.

"gomawo vic."

"min, vic benar. Kau harus semangat. Kami semua akan terus mendukungmu. Dan sebenarnya aku menyukaimu min." ucapan siwon benar-benar membuat Victoria dan donghae membulatkan matanya tidak percaya sedangkan kibum yang sudah mengetahui perasaan siwon hanya menunundukan dirinya.

"woo wonnie, wae? Aku sudah menikah. Aku rasa kau menyukai yeoja yang salah." Sungmin sangat tidak nyaman dengan ucapan siwon yang menurutnya salah itu.

"tapi kyuhyun selalu mengacuhkanmu. Aku rasa dia tidak benar-benar mencintaimu."

"tapi aku rasa kau juga tidak harus bersikap begini wonnie." Sungmin mulai menepis genggaman tangan siwon. Victoria dan donghae yang masih syok mendengar perkataan siwon tidak bisa berkata apa-apa.

"tapi min…"

"cho sungmin!" sebuah panggilan membuat sungmin menoleh ke sumber suara.

"kyu kenapa dengan wajahmu?" sungmin yang melihat wajah suaminya agak lebam itu langsung berdiri mendekati suaminya itu.

"cho kyuhyun, mau apa lagi kau!? Tidak puaskah kau menyakiti istrimu sendiri!" siwon yang tidak suka dengan kedatangan kyuhyun juga mulai beranjak berdiri dan mendekatinya.

"aku kesini bukan untuk bertengkar denganmu tuan choi, aku kesini untuk meminta maaf pada istriku. Mianhae ming, aku tahu aku salah. Aku hanya cemburu pada siwon karena dia memperlakukanmu dengan baik. Aku hanya marah ketika tahu dia menyukai istriku. Sekarang pulanglah, umma appa dan minho merindukanmu." Ucapan kyuhyun membuat sungmin menangis dan memeluk suaminya itu.

"kyu~~ jangan begitu lagi. Berjanjilah padaku."

"yakso chagi~~~." Tanpa mempedulikan pandangan orang-orang yang ada dikantin itu kyumin masih berpelukan erat melepaskan rasa rindu mereka karena beberapa hari mereka tidak bertemu. Melihat kemesraan kyumin membuat siwon jengah dan memilih untuk beranjak dari kantin.

"wonnie.." melihat siwon berjalan menjauh kibum mulai mengejarnya.

~0~

~CHO'S HOUSE~

"hiks, maafkan aku oppa. Aku salah membesarkan anak. Aku juga tidak menyangka kyuhyun akan seperti itu." Kini heechul, hankyung dan kangin berada di pantry dapur untuk membicarakan nasib anak mereka.

"jangan begitu heenim~ah, aku yang harusnya minta maaf karena telah berani memukul anakmu. Mianhae." Ucap kangin.

"mungkin itu bisa menjadi pelajaran untuk kyuhyun, hyung." Ucap hankyung.

"tapi aku benar-benar…"

"hahahaha, kyu… jangan menggelitikku terus." Ucapan kangin terpotong karena mendengar suara yang mirip dengan sungmin. Dan benar saja, ketiga orang tua itu hanya melebarkan matanya memandang tidak percaya pemandangan dihadapan mereka.

"hahha, mianhae ming. Itu karena aku terlalu merindukanmu." Ucap kyuhyun. Ketiga orang tua melihat kemesraan anak-anaknya dari balik tembok dapur.

"kyu, gendong aku sampai kamar nne. Aku lelah." Sungmin merengek agar kyuhyun mau menggendongnya.

"ara nyonya cho, kau manja sekali. Tapi ada satu syarat." Ucap kyuhyun yang mulai mengangkat tubuh sungmin dan menggendongnya didepan dengan posisi sungmin mengahadap tubuhnya dan memeluknya.

"apa?" Tanya sungmin.

Tanpa menjawab, kyuhyun langsung memejamkan matanya dan memajukan bibirnya. Sungmin hanya tersenyum dan mengeratkan pelukannya pada suaminya itu.

"jika kau tidak menciumku, aku akan menurunkanmu." Ujar kyuhyun seraya mengendorkan gendongannya.

"ara tuan cho, CHU~~~~~." Sungmin mencium bibir kyuhyun sekilas kemudian mulai berjalan menuju kamar mereka. Para orang tua hanya menyunggingkan senyumannya melihat anak-anaknya kembali mesra.

"kyu~ setelah ini kita mau apa?" Tanya sungmin yang masih berada digendongan kyuhyun itu.

"tentu saja tidur, sudah lama kita tidak tidur bersama." Ucapan kyuhyun membuat sungmin malu dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher kyuhyun.

"hehehehe. Kyu~~ bogosipo."

TBC

Am back,

Gomawo jeongmal gomawo reviewnya yeorobun….

Cipokin atu-atu.

Sesuai permintaan penggemar #plak! Ff ini masih lanjut,

#sorry2answer

-Banyak banget yang pengen ming hamil, heheheh, ada waktunya nanti.

-NC yang panjang, mian di chapt ini skip dl NCnya, chapt depan nne.

-DadjoePranatha∷: iyakah? Km semarang mana?

-jadwal update blom bisa mastiin, pengennya si cepet tapi kerjaan lagi numpuk. Jadi bikinnya agak lama .kalo sibug max seminggu sekali tapi kalau lagi free bisa 3 hari. Hehehehe.

-pair lainnya satu2 yah. Mungkin besog sibum ama yewook dl. Maap bang eunhae. Lagi muter otak buat nyomblangin kalian ini. Hehehehehe

Segitu ajah. Silahkan dikomen-komen lagi chapter ini, mian kalau kurang memuaskan.

Ps:

Yang btuh LS buat ntn konser mubank besog bisa buka fb "Minnie corner".numpang promosi.

Gomaaaaaaaaaaaaaaaawwwwwwwww woooooooo readerdeul.