Siwon bekerja dan terus menggerak gerakkan jari jarinya , pekerjaan siwon masih banyak, jam makan siang pun sudah selesai beberapa menit yang lalu, siwon pun sudah memakan makan yang diberikan yesung kepadanya, pekerjaan yg diberikan sikepala botak sebelum istirahat tadipun sudah siwon kerjaan dan sudah selesai, sekarang pekerjaan yg diberikan stella wanita seksi yg menjadi wakil pak shin sikepala botak yg sedang siwon kerjakan dan beberapa pekerjaan yg diberikan pak shin yg masih menunggu untuk dikerjakan olehnya , siwon memijat lehernya yg sangat lelah hari ini, sudah beberapa jam siwon hanya fokus kepada komputer dan lembaran kertas didepannya.

Siwon berdiri ketika siwon sudah tak sanggup menahan sesuatu yg ingin siwon keluarkan.
"Mau kemana siwon?" Yesung yg baru akan duduk melihat kearah siwon yg sedang berdiri.
Siwon tersenyum "aku ingin ke toilet sebentar"
Dia menganggukan kepalanya dan kemudain yesung kembali bekerja.

Siwon berjalan kearah toilet, diperjalanan dia melihat kyuhyun yg sedang berjalan kearah sebaliknya, siwon tersenyum begitupun kyuhyun.
"Aku menunggumu" bisik kyuhyun ketika mereka melewati diri masing masing. Siwon tersenyum memberikan tanda setuju dengan senyumnya.
Siwon mengerti maksud dari 'aku menunggu mu' yg dibisikkan kyuhyun tadi, karna memang kata singkat itu yg mereka bisa gunakan ketika mereka hanya bisa bertemu sekilas.
Siwon mempercepat jalan ketoilet dan mempercepat urusannya ditoilet, dia tak ingin kyuhyun menunggu terlalu lama, karna dia juga tak sabar ingin menyalurkan rindunya kepada kyuhyun.

Kyuhyun menunggu dengan sangat gelisah, meski dia baru sampai, tapi kyuhyun sudah tak sabar karna sangat merindukan pria yg sedang ditunggunya. Kyuhyun duduk ditangga darurat yg berada dikantornya, menggigit jarinya menunggu pria yg sangat dirindukannya hari ini.

Ketika pintu terbuka, kyuhyun lalu berdiri dan menghampir siwon yg sedang menutup pintu tersebut,siwon tersenyum ketika dia berbalik kyuhyun langsung memeluknya, mengalungkan tangannya keleher siwon memasukkan wajahnya keleher siwon, dan menciumnya.
"Aku merindukanmu siwonie"
Siwon tersenyum, membalas pelukan kyuhyun, dan melakukan hal yg sama dengan kyuhyun.
"Aku juga sangat merindukan mu sayang, sangat"
Mereka saling berpelukan beberapa menit, dan saling melepaskan pelukan tanpa memindahkan letak tangan mereka kemudian saling menatap.
Kyuhyun meletakkan satu tangannya kepipi siwon, mengelusnya dengan sayang, siwon menikmati belaian kyuhyun .
"Apa kau sudah makan?"
Siwon tersenyum"sudah, dan aku makan sangat banyak tadi, bagaimana dengan mu?"
"Aku tak nafsu makan karna kamu tak ada bersama ku"
Siwon menaikan satu tangannya, menggenggam tangan kyuhyun yg sedang membelai pipinya.
"Kau harus makan banyak sayang, aku tak ingin kau sakit nantinya"
Kyuhyun menarik nafas dan menyamankan keplanya didada siwon.
"Aku tak bisa makan bila kau tak ada, aku bahkan mengabaikan cangmin yg berbicara sangat banyak tadi"
Siwon menyentuh dagu kyuhyun dan menariknya lembut agar kyuhyun menatapnya.
"Hei.." siwon tersenyum.
kyuhyun menatap siwon.
"Tidak baik seperti itu sayang, kau mengabaikan seseorang yg berbicara dengan mu, dan kau mengabaikan makanan mu, kau tau banyak orang ya~mmppp"
Siwon melebarkan matanya, kyuhyun menutup mulut siwon dengan bibirnya, kyuhyun menggerakkan bibirnya dibibir siwon dan siwon menutup matanya menikmati gerakan bibir kyuhyun dibibirnya, siwon membalasnya menaikan satu tangannya kepunggung kyuhyun dan kyuhyun makin mengencangkan lilitan tangannya dileher siwon, meremas rambut siwon ketika siwon mulai menciumnya dengan panas , mereka menikmati ciuman mereka menyalurkan rindu karna beberapa jam mereka tak bertemu.

Bip bip bip.

Bunyi pesan diponsel menghentikan ciuman kerinduan mereka, mereka saling menatap.
"Jangan memulai untuk berceramah lagi, kebiasaan mu selalu menceramahi ku ketika aku mengabaikan cangmin"
Kyuhyun mempoutkan bibirnya.
Siwon tersenyum dan mengecup bibir kyuhyun.
"Baiklah sayang, aku tak akan melakukannya lagi "mereka tersenyum.
Siwon mengmabil ponselnya dan melihat beberapa pesan masuk .
Siwon menarik nafas dan menatap kyuhyun yg sedang menyamankan kepalanya didada siwon .
Siwon mengeratkan pelukannya setelah memasukkan ponselnya didalam saku celananya dan mencium kepala kyuhyun.

"Aku rasa aku harus kembali bekerja sayang, bos ku sudah mencariku"

"Tidak bisakah dia menunggu sebentar lagi, aku masih merindukanmu,dan aku masih ingin bersama mu siwoniee "

".aku juga sayang, aku bahkan enggan untuk berjalan kembali kebangku itu, tapi aku harus harus kembali agar aku tak dipecat dari sini"

Kyuhyun terpaksa melepaskan pelukannya "aku tak bisa jauh dari mu" kyuhyun merapikan kemeja siwon dan mengelap bibir siwon menghilangkan jejak bibir kyuhyun dengan jarinya .

"Jangan katakan itu, jika mereka melalukan itu aku yg akan menendang mereka" kyuhyun merapikan dasi siwon yg terlihat berantakan "dan malam ini aku akan lembur siwonie, kau bisa pulang terlebih dahulu jika kau ingin"

Siwon melihat kyuhyun yg sedang sibuk merapikan penampilan siwon"aku akan menunggu mu diruangan ku sayang"

Kyuhyun menghentikan kegiatannya, dan menatap siwon heran "apa ku juga akan lembur?"

Siwon sedikit gugup, "tidak, aku hanya menunggu mu diruanganku sambil.. mmm .. sambil membaca buku, iya membaca buku"

Kyuhyun memincingkan matanya, mengamati siwon"kau berbohong?"

"Tidak"jawab siwon cepat.

Kyuhyun menarik nafas, dan kembali merapikan penampilan siwon.
"Kau tau jika mereka memberikan kamu lembur, aku akan memarahi mereka, aku tak menyukai mereka yg selalu memberikan banyak pekerjaan kepada mu, padahal mereka tau jika kau baru disini, jika kau tak menghalangi aku waktu itu, mungkin kepala botak itu sudah aku kirim kedaerah karana selalu mengganggu makan siang kita"

siwon tersenyum, kyuhyun tak suka jika siwon terlalu lelah, dan lembur ketika bekerja, oleh karena itu siwon selalu sembunyi sembunyi membawa pulang pekerjaannya .
"Dan kau sudah tampan kembali siwonie" kyuhyun tersenyum puas ketika melihat penampilan siwon yg tak kusut lagi, rambut dan pakaian yg berantakan karna ulahnya pun sudah kembali rapi.

"Baiklah, aku keluar duluan sampai bertemu nanti malam"
Siwon keluar setelah mengecup pipi kyuhyun.

Jam kantor sudah selesai, beberapa dari mereka masih berada dikantor menyelsaikan pekerjaannya, dan sebagian dari mereka telah pulang.

Siwon sendiri didalam ruangannya, mengerjakan pekerjaan untuk diselesaikan hari ini. sedikit bersyukur karna kyuhyun lembur hari ini, setidaknya dia bisa menambah jam tidurnya untuk nanti malam, mengingat dia harus mengerjakan pekerjaannya ketika kyuhyun tertidur. Dan siwon berjanji akan memberikan pijatan lembut kepada kekasihnya karna ini lembur pertamanya, dan pasti kyuhyun akan kelelahan.

Dia tak mungkin mengerjakan pekerjaannya ketika kyuhyun sedang terjaga, jika itu terjadi, mungkin kyuhyun akan mendatangi kepala botak dan memakinya.

Apa itu bisa terjadi, oh tentu, mengingat kyuhyun sangat menyayangi siwon, tak ada yg tau seberapa besar sayang kyuhyun kepada siwon, bahkan orang tuanya pun tak tau apa yang nanti akan kyuhyun lakukan jika mereka memisahkan kyuhyun dengan siwon.

Selama ini kyuhyun hanya selalu menuruti perintah siwon, bahkan untuk menutupi hubungan mereka dikantorpun itu karna keinginan siwon, bahkan kyuhyun tau jika keluarga nya dan cangmin tak 100% menyetujui hubungan mereka, kyuhyun hanya diam menunggu dan menyiapkan penjagaan dengan apa yg akan dilakukan oleh mereka kepadanya nanti.
Ingat kyuhyun sangat pintar, dia hanya mengikuti kemana arah permainan mereka.
Dan dia lihat, selama ini tak ada yg membahayakan hubungan kyuhyun dan siwon.
Siwon terlalu polos menurut kyuhyun, jadi kyuhyun tak ingin mengecewakan siwon dengan tidak mengikuti keingan siwon, jadi kyuhyun hanya mengikuti semua keinginan siwon.

Bahkan kyuhyun tau jika selama ini cangmin berusaha akrab dengannya agar bisa mengalihkan perasaan kyuhyun kepada cangmin. Dan kyuhyun menanggapi itu hanya dengan tersenyum meremehkan.

Tapi sayang, kyuhyun tak tau jika siwon dibuat sibuk dengan pekerjaannya, karna selama ini siwon selalu menyembunyikan darinya.

Hingga hari ini, malam ini kyuhyun bekerja dengan beberapa pikiran diotaknya, dia tau siwon berbohong tadi, dia menghentikan pekerjaannya setelah selesai dengan pekerjaannya, menatap jam yg berada ditangannya, sudah jam 7 malam, dia belum makan malam dan dia melihat ponselnya yg diletakkan dimeja, siwon tak menghubungin, dia jadi semakin curiga dengan siwon.

Kyuhyun keluar dari ruangannya berjalan dilorong kantor yg terlihat sepi meski ada beberapa orang yg masih bekerja dibeberapa ruangan.

Dia melangkah kearah ruangan siwon, disana dia melihat siwon yg sedang fokus mengerjakan sesuatu, dia melihat siwon tanpa ekspresi.
kyuhyun mengepalkan tangannya ketika melihat sesekali siwon memijat lehernya yg kaku, siwon terlihat lelah, dan kyuhyun tak menyukai itu.
Dia mengangkat satu sudut bibirnya, ketika terlintas diotaknya akan pembalasan yg akan diberikan kepada orang yg membuat kekasihnya lelah.

Perlahan kyuhyun melangkah kearah siwon, semakin dekat siwon terlihat fokus bahkan suara sepatu kyuhyun yg jelas jelas berisik tak didengarnya, kyuhyun makin memelas, dia berdiri dibelakang siwon, sedikit kaget melihat tumpukan dokumen dimeja kekasihnya, dia memperhatikan beberapa dokumen tersebut. Meski dia tak menyentuhnya tapi dia tau dokumen apa saja itu, karna siwon meletakkan secara tak beraturan.
Kyuhyun semakin emosi mengingat dokumen tersebut tidak harus siwon yg mengerjakan. Itu pekerjaan yg harus diselesaikan oleh bagian yg lain dari devisi ini dan bukan pekerjaan siwon.
Dan ketika kyuhyun melihat kearah komputer, kyuhyun menajamkan matanya, 'apa itu? Itu tugas yg tadi aku berikan kepada ketua shin, mengapa dia berikan kepada siwonie?'
Kyuhyun mengepalkan tangannya, dia terlihat marah 'awas kau kepala botak, lihat pembalasan ku besok' kyuhyun terlihat sangat marah, sedangkan siwon masih terlihat fokus dengan pekerjaannya, dia ingin ini selesai sebelum kyuhyun kembali.
Perlahan kyuhyun mengalungkan tangannya dileher siwon, siwon terlihat kaget dan menghentikan jarinya yg sedang asik mengetik.

Kyuhyun meletakkan dagunya dipundak siwon. "Mengapa kau berbohong soal ini"

Siwon memejamkan matanya, tangannya kanannya dinaikan dan mengelus tangan kyuhyun yg berada dilehernya.
"Maaf kan aku sayang, Aku hanya tak ingin kau marah"

Kyuhyun mencium pipi siwon"aku marah karna kau berbohong padaku"

Siwon menarik tangan kyuhyun, dan agar kyuhyun berdiri disampingnya. Tapi alangkah kagetnya siwon ketika kyuhyun meletakkan buttnya di pangkuannya mengalungkan tangannya dileher siwon kemudian memeluk nya.
Siwon terlihat panik dan berusaha melepaskan pelukan kyuhyun" sayang jangan begini, bagaimana jika ada yg melihat"

Kyuhyun tak bergemih"aku tak perduli, aku hanya ingin memlukmu, kau tau aku sangat lelah hari ini"
Kyuhyun menyamankan duduknya dipangkuan siwon, dia menyandarkan kepalanya didada siwon.
"Kau lelah?" Siwon terlihat khawatir menggantikan rasa takut ketahuan akan perbuatan kyuhyun.
"Hmm.. " kyuhyun bergumam.
Siwon mengeratkan pelukannya berusaha menyamankan kyuhyun. dan membelai rambut kyuhyun, kyuhyun memejamkan matanya, menikmati belaian siwon.
"Ku harap kau tak melakukan hal yg buruk kepada atasanku sayang"

"Aku tak bisa berjanji siwonie, mereka membuatmu lelah"

"Aku tak lelah"

"Kau berbohong, aku tau itu"

Siwon menarik nafas,"kau keras kapala"

Kyuhyun tersenyum "inilah aku"

"Aku berkerja, dan ini resiko untukku"

"Tapi tidak dengan membebani mu, dan yg kau kerjakan ini, bukanlah tugas mu"

"Aku tau itu"

"Lalu mengapa kau masih mengerjakannya?"

"Karna aku tak ingin mengecewakan mu dan keluarga mu sayang, kalian yg memberikan aku segalanya"

"Tapi tidak dengan seperti ini siwonie"

Kyuhyun membuka matanya, menatap siwon yg masih membelai kepalanya.
"Aku menyayangi mu, dan aku tak ingin kau diperlakukan seperti ini"

"hei .. Mereka baik terhadapku"siwon mengelus pipi kyuhyun
"Jadi kau tak perlu khawatir, aku akan berusaha menjadi kebanggaan mu, dan aku akan menyelesaikan ini semua dengan baik"

Kyuhyun menegakkan badannya dan mengecup bibir siwon.
"Tanpa kau melakukan ini aku sudah bangga terhadap mu, kau kekasih ku, dan aku mencintaimu, jadi bisakah kau tak melakukan ini, biar aku yg akan bertanggung jawab nanti"

Siwon memejamkan matanya, kyuhyun selalu seperti ini, seolah dialah pihak yg perlu dilindungi padahal dia kan seorang pria.

"Sayang... aku mohon ~"

Kyuhyun menarik nafas"baiklah.. "

Siwon tersenyum "trimakasih.. "

"Jadi.. apakah pekerjaan mu masih lama?"

Siwon mengangguk, "ini masih lama, aku belum mengerjakan tiga dokumen ini. lalu bagaimana denganmu?"

Kyuhyun terkekeh"bodoh, jika aku belum selesai, aku tak mungkin ada disini"

Siwon hanya tertawa hambar dan menggaruk keplanya yg tak gatal.

"Apa pekerjaan ini bisa dibawa pulang? "

Siwon mengangguk mendengar pertanyaan wanita yg masih setia berada dipangkuannya.

"Baiklah jika begitu, kau kerjakan dirumah saja, kita pulang aku sangat lapaaaar" suara kyuhyun terdengar sangat manja, kyuhyun memeluk siwon dengan erat menyamankan wajahnya dileher siwon.

Siwon tersenyum dan membalas pelukan kyuhyun.
"Baiklah, tapi setelah aku merapikam ini semua"

Kyuhyun mengangguk.
"Jadi bisakah kau turun sayang, aku kesulitan merapikan mejaku dengan kau yg masih berada dipangkuanku"

Kyuhyun mempoutnya bibirnya dan berdiri dengan malas"baiklah"

Siwon tersenyum, merapikan mejanya dan mematikan komputernya.

Memakai jasnya yg diletakkan dikepala bangkunya, memasukan dokumen kedalam tas punggungnya, kemudian memakai tasnya.

Kyuhyun memperhatikan siwon yg terlihat sibuk dengan kegiatannya, sangat kesal melihat kekasihnya terlihat kacau, ancaman terhadap kepala botak masih akan dilakukan besok.

Kyuhyun merangkul tangan siwon dengan erat, siwon mencoba melpaskan"kyuhyunie sayang.. "

"Aku tak ingin melepaskan nya~~~"

"Tapi bagaimana jika ada yg melihat"

"Aku tak perduli"

Siwon menarik nafas, dia sangat lelah untuk melanjutkan perdebatan kepada kekasih tersayangnya ini.

Mereka berjalan keluar menuju parkiran dengan kyuhyun yg masih setia merangkul tangan siwon, dan itu mengundang beberapa orang yg masih berada dikantor untuk melihat kedekatan kyuhyun dengan siwon.
Siwon menarik nafas, dia harus menyiapkan penjelasan untuk besok, kemungkinan akan ditanyakan kepadanya prihal kedekatan ini dikantor.

Tbc.