Cast :

Cho KyuHyun (17 years old)

Lee Sungmin (18 years old)

Lee (Cho) DongHae (18 years old)

Choi (Cho) Siwon (20 years old)

.

Genre : Family, Romance, School Life

.

Rate: T

.

Disclamer : KyuHyun adalah milik SungMin, dan SungMin mutlak milik KyuHyun

Fanfic ini terinspirasi dari manga Jepang yang berjudul Animal Jungle dan Small Devil Kiss. Kedua manga tersebut memiliki tema yang hampir sama. Namun, jalan cerita dalam FF ini mutlak hasil perasan otak saya sendiri meskipun ada beberapa kesamaan dengan komik, namun jalan ceritanya berbeda kok

Summary : Lee SungMin seorang namja manis yang harus memulai kehidupan bersama keluarga barunya karena pernikahan kembali eomma-nya. Bagaimanakah kehidupan barunya bersama appa dan saudara tirinya?

WARNING : YAOI. Don't like don't read.

.

.

.

Our Love Chapter 11

.

.

.

Happy Reading ^^

.

.

"Kyuhyun-ah, Sungmin-ah" Panggil seseorang dari arah belakang mereka. Mereka membalikkan tubuhnya dan langsung terpaku ketika melihat sosok yang sangat mereka kenal tengah melambai kearah mereka.

"Si-Siwon hyung" Gumam Sungmin terbata. Perasaan takut kembali menyelimuti perasaannya.

"Apa yang sedang kalian lakukan disini?" Tanya Siwon pada dua namja di hadapannya.

"Hanya jalan-jalan. Aku dengar disini sedang ada festival" Jawab Kyuhyun setelah tersadar dari keterkejutannya.

"Hyung sedang apa disini?" Kali ini Sungmin yang bertanya.

" Hanya jalan-jalan" Siwon tersenyum kepada Sungmin.

"Sendiri?"

"Eumm itu..."

"Wonnie, maaf menunggu lama" Suara seorang namja membuat ketiga namja itu mengalihkan pandangannya kearah sumber suara.

"Anni, gwaenchana" Jawab Siwon sambil mengusap belakang kepala namja itu.

"Eumm.. nugu?" namja itu bertanya sambil menatap kedua sosok namja asing dihadapannya.

"Mereka saudara ku. Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin" Siwon mengenalkan Kyuhyun dan Sungmin.

"Jinjja? Siwon hyung sering banget menceritakan kalian. Tak ku sangka bisa bertemu kalian disini" Namja itu berucap dengan semangat. "Nama ku Kim Kibum" imbuhnya sambil menampilkan senyuman manis.

"Ahh.. ne~~" Sungmin hanya menjawab seadanya. Terlihat sekali kalau dia bingung mau membalas apa.

"Dia siapa hyung?" Kali ini suara Kyuhyun yang terdengar.

"Namja chingu ku" Jawab Siwon sambil memeluk pundak Kibum yang tengah menunduk malu.

"Jinjja? Hyung tidak pernah cerita" Sungmin berujar dengan semangat.

"Kami jadian belum lama Sungmin-ah"

"Ahh~~"

"Apa kalian sudah mau pulang?" Kali ini Kibum yang bertanya.

"Sebenarnya iya" Sungmin menjawab sambil sedikit mempoutkan bibirnya.

"Kau sepertinya belum ingin pulang"

"Tapi dia sudah mengajak pulang"

"Kita bisa kesini lagi besok Ming" Sela Kyuhyun membuat Sungmin semakin mempoutkan bibirnya.

"Kau kejam sekali Kyu. Dan apa itu? Ming? Seperti itukah cara mu memanggil hyung mu?" Kali ini Siwon yang bersuara dan hanya di tanggapi decakan malas oleh Kyuhyun.

"Karena sepertinya Sungmin belum mau pulang. Kajja kita jalan-jalan saja. Anggap saja double date" Ceplos Kibum tanpa menyadari ekspresi tegang yang kembali menyelimuti wajah dua namja di hadapannya.

"Sepertinya ide bagus juga" Siwon menyetujui ajakkan Kibum.

"Tapi..."

"Kajja!" Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan ucapannya, Sungmin sudah menarik tangannya untuk kembali berjalan berkeliling. Mengabaikan Kyuhyun yang hanya bisa menarik nafas dan kembali mengikuti keinginan sang kekasih.

.

Setelah lebih dari satu jam berkeliling, Kyuhyun memilih mendudukkan tubuhnya di kursi panjang guna mengistirahatkan tubuhnya yang sudah sangat lelah. Sedikit banyak dia menyesali ajakkannya untuk membawa Sungmin ke tempat ini. Namun, saat matanya menangkap Sungmin tengah tertawa bahagia bersama Kibum, bibirnya pun ikut menyunggingkan senyumman.

"Kau tidak menyusul mereka?" Suara seseorang membuat Kyuhyun menolehkan pandangannya dan mendapati sosok Siwon yang sudah duduk di sebelahnya.

"Tidak. Tenaga ku sudah habis" Jawab Kyuhyun sambil kembali mengalihkan pandangannya pada Sungmin dan Kibum.

"Minumlah" Siwon menyodorkan sebotol minuman kepada Kyuhyun dan langsung di terima oleh sang adik.

"Gomawo"

"hmm" Siwon hanya membalas dengan deheman. "Sejak kapan?" Siwon kembali bersuara membuat Kyuhyun kembali menatapnya.

"Sejak kapan kau dengan dia?" Kali ini Siwon bertanya dengan menunjuk Sungmin.

"Hyung~" Tidak ada kata lain selain 'shock' yang dapat menggambarkan kondisi Kyuhyun.

"Kenapa? Jadi benar ya?" Kyuhyun dapat mendengar nada kecewa disana.

"Aku.."

"Aku tahu kau mencintainya. Tapi dia hyung mu Kyu"

"Aku tahu, tapi aku benar-benar mencintainya hyung" Jawab Kyuhyun yakin.

Siwon menatap dongsaeng terkecilnya.

"Kau akan membuat appa dan eomma sedih"

Kyuhyun tidak menjawab. Ia tahu akan hal itu. Hubungannya dan Sungmin memang bukanlah sesuatu yang benar. Meskipun bukan saudara kandung, tapi appa-nya sudah mengikat janji dengan eomma Sungmin, kekasihnya. Kyuhyun memejamkan matanya, menghirup udara sedalam-dalamnya dan menghembuskannya.

"Tapi.." Siwon menahan ucapannya. "Semua berhak merasakan cinta dan bahagia" Dia tersenyum kepada Kyuhyun yang tengah memandangnya. "Aku pasti mendukung mu" Kali ini Siwon merangul pundak Kyuhyun dan tersenyum lebar ke arah sang adik.

"Hyung?" Kyuhyun masih tidak percaya. Dia berpikir kalau hyung tertuanya itu akan menentang habis-habisan hubungannya dengan Sungmin. Bukankah Siwon pernah suka pada Sungmin? Setidaknya pertanyaan itulah yang muncul di kepala Kyuhyun.

"Wae? Kau tidak percaya pada hyung?"

"Anni, bukan begitu. Tapi bukan kah hyung mencintai Sungmin?"

"Aku? Aku hanya mencintai Kibum" Siwon menjawab sambil tertawa. Membuat kerutan muncul di dahi Kyuhyun. "Aku serius Kyu. Aku menyayangi Sungmin sebagai adik. Sama seperti aku menyayangi mu dan Donghae"

Kyuhyun tersenyum senang mendengar ucapan sang hyung.

"Gomawo hyung" Ucapnya dna langsung memeluk sang hyung. Siwon hanya tersenyum dan mengelus punggung sang adik.

"uri Kyuhyunnie sudah dewasa eoh? Hahahaha" Siwon mengacak-acak rambut Kyuhyun mengabaikan protesan dari sang adik.

"Kalian sedang apa?" Kibum muncul dengan Sungmin di sisinya yang tengah melahap permen kapas.

"Tidak. Hanya menggoda adik kecil ku yang ternyata sekarang sudah dewasa" Jawab Siwon sambil melepas rangkulannya di pundak Kyuhyun.

"Aigoo Ming! Kau tadi kan sudah makan permen kapas!" Kyuhyun yang melihat Sungmin sangat menikmati benda berbentuk pink itu langsung menegur Sungmin.

"Wae? Ini sangat nikmat Kyu! Kau mau?" Ucap Sungmin sambil menyodorkan permen kapasnya kearah Kyuhyun.

"Tidak. Terimakasih" Jawab Kyuhyun.

"Yasudah" Sungmin kembali memakan benda pink itu dengan polosnya.

"Sudah ingin pulang?" Siwon bertanya pada Kibum yang sudah duduk di sebelah kirinya.

"Hu'um" Jawab Kibum yang tengah menyenderkan kepalanya ke pundak Siwon.

Siwon hanya tersenyum dan menanggapi sang kekasih yang terlihat sudah mengantuk.

"Kalian juga akan pulang?" Kali ini dia bertanya pada Kyuhyun dan Sungmin.

"Ya~" Jawab Kyuhyun. "Kau tidak keberatan kan?" tanyanya pada Sungmin yang masih sibuk dengan permen kapasnya.

"Tidak. Sepertinya kau juga sudah lelah" Jawab Sungmin.

"Kalian bawa mobil sendiri?"

"Anni. Tadi kami berangkat bareng Donghae dan kesini dengan bis" Sungmin menjawab pertanyaan Siwon.

"Kita pulang bersama saja. Kita mengantar Bummie dulu" Usul Siwon.

"Tidak masalah" Kyuhyun menanggapi dan menggandeng tangan Sungmin.

.

.

Setelah mengantar Kibum, Kyuhyun, Sungmin dan Siwon pun pulang kerumah bersama. Siwon tengah fokus menyetir sedangkan Kyuhyun sudah terlelap dengan bersandar pada pundak Sungmin.

"Aku merasa seperti sopir pengantin baru" Gumam Siwon namun cukup keras untuk dapat sampai pada Sungmin.

"Nde?" Sungmin yang tidak yakin dengan apa yang baru saja di dengar pun bertanya pada Siwon.

"Aku merasa seerti sopir pengantin baru" Kali ini Siwon berkata lebih keras membuat Sungmin memelototkan matanya lucu. Siwon yang melihat ekspresi lucu Sungmin dari pantulan kaca pun mengalunkan tawa pelannya.

"Jangan memasang ekspresi seperti itu. Kau sangat menggemaskan Min. Pantas Kyuhyun tergila-gila pada mu"

"Hyung. Aku tidak-"

"Aku tahu semuanya Min. Tidak usah sembunyi-sembunyi" Siwon tersenyum, meskipun dia tahu Sungmin tidak akan melihatnya.

"Bagaimana bisa? Apa Kyuhyun menceritakan pada hyung?"

"Tidak. Apa sih yang tidak aku ketahui hahaha" Jawab Siwon. "Kau tenang saja. Aku akan menjaga rahasia kalian baik-baik" Imbuh Siwon membuat Sungmin merasa lega.

"Gomawo" Ucap Sungmin tulus. "Apa Donghae juga tahu?"

"Tidak. Anak itu sangat bodoh. Aku tidak yakin dia akan menyadari hal ini"

"Dia hanya polos"

"Polos dan bodoh itu beda sedikit Min"

"Terkadang hyung terlihat mirip dengan Kyuhyun"

"Tidak. Aku evil seperti dia" Jawab Siwon membuat Sungmi terkekeh pelan.

"Eungghh" Sungmin menghentikan kekehannya dan menatap pada Kyuhyun yang menggeliat ringan dan tak lama dia pun namja tampan itu membuka matanya.

"Kau bangun? Apa kami mengganggu mu?" Tanya Sungmin yang hanya di balas dengan gelengan kepala oleh Kyuhyun.

"Apa masih jauh?" Tanya Kyuhyun.

"Tidak. Mungkin lima menit lagi" Jawab Siwon.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya dan kembali menaruh kepalanya di pundak Sungmin.

"Apa kau sakit?" Kali ini Sungmin yang bertanya sambil memegang kening Kyuhyun.

"Anni" Jawab Kyuhyun sedikit serak.

"Kita sudah sampai" Ucap Siwon setelah memasuki halaman rumahnya. Setelahnya mereka pun keluar bersama dan memasuki rumah.

"Kami pulang~~" Teriak Sungmin semangat.

"Aigoo darimana saja kalian?" Ucap Leeteuk dengan wajah khawatirnya.

"Hanya jalan-jalan sebentar eomma" Jawab Kyuhyun.

"Kenapa bisa sama Siwon?"
"Tadi aku melihat mereka di halte. Jadi sekalian saja kami pulang bareng dan jalan-jalan sebentar" kali ini Siwon yang menjawab.

"Aigoo, kalian membuat eomma khawatir. Kalian sudah makan?" Tanya Leetuk yang langsung di balas dengan gelengan kepala oleh ketiganya.

"Yasudah. Kalian mandi dulu setelah itu makan" Suruh Leeteuk kepada ketiga anaknya.

.

.

"Kyu! Kau mau apa ke kamar ku?" Protes Sungmin saat Kyuhyun ikut masuk kedalam kamarnya.

"Aku ingin tidur"

"Tidur di kamar mu sendiri! Lagipula eomma menyuruh kita untuk mandi dan makan"

"Kau ingin kita mandi bersama?" Tanya Kyuhyun dengan ekspresi sok polos.

"YAA! Mesum!" Teriak Sungmin sambil mencubit pinggang Kyuhyun.

"Appo! Ming!" Kyuhyun reflek berteriak dan mengusap pinggangnya.

"Rasakan! Keluar sana!" Sungmin kembali melalukan pengusiran.

"Tidak. Aku akan menginap disini" Tolak Kyuhyun dan melangkahkan kakinya menuju tempat tidur Sungmin.

"YAA!"

"Mandilah. Aku ingin tidur" Kyuhyun berucap dengan cuek dan merebahkan dirinya di tempat tidur Sungmin.

"Anak ini benar-benar!" Tidak mau melakukan perdebatam, Sungmin pun lebih memilih berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah hampir setengah jam berada di kamar mandi, Sungmin pun keluar dengan keadaan lebih fresh. Pertama kali pandangannya langsung tertuju pada tempat tidurnya, lebih tepatnya pada sosok yang tengah tidur di atasnya.

"Bahkan dia masih memakai seragam" Gumam Sungmin dan berjalan menuju tempat tidurnya.

"Kyuhyun-ah" Sungmin mencoba untuk membangunkan. Meskipun sedikit tidak tega, tapi Kyuhyun belum mandi dan lagi pasti sangat tidak nyaman tidur dengan pakaian seperti itu.

"Kyu~~" Sekali lagi Sungmin mencoba peruntungannya dengan menepuk pelan pipi kiri Kyuhyun. Di tariknya garis bibirnya membentuk sebuah lengkungan manis ketika namja tampan yang tengah di bangunkannya menggeliat pelan.

"Hey! Ireona" Sungmin kembali menepuk pipi Kyuhyun pelan.

"eungghhh" gumam Kyuhyun sebelum membuka matanya dan mendapati Sungmin yang ada di hadapannya.

"Mandilah. Biar aku ambilkan baju ganti untuk mu" Ucap Sungmin.

"Aku masih ngantuk Ming" Gumam Kyuhyun sambil memiringkan tubuhnya- mencari posisi yang lebih nyaman.

"Paling tidak ganti bajumu dulu!"

"YAA! Cho Kyuhyun!" Sungmin kembali berteriak dan mencubit ulang pinggang Kyuhyun yang berbaring memungungi nya.

"Aish! Arraseo! Arraseo!" Kyuhyun balik berteriak dan langsung melangkahkan kakinya menuju kamar mandi Sungmin.

"Tsk anak itu" Gumam Sungmin sebelum melangkahkan kakinya keluar kamar dan masuk kedalam kamar Kyuhyun yang ada di depan kamarnya.

"Wow~ Kamarnya rapi sekali" Sungmin tidak bisa untuk tidak takjub. Untuk ukuran namja bebal seperti Kyuhyun, kamar ini benar-benar tertata rapi. "Aku pikir dia tidak akan peduli dengan kebersihan kamar" Sungmin kembali bergumam sebelum membuka pintu almari yang dia yakini sebagai tempat Kyuhyun menyimpan baju-bajunya.

"Yang mana ya?" Gumamnya. "Baju tidur saja, palingan setelah makan dia akan kembali tidur" Katanya sambil menarik keluar baju tidur berwarna hijau. Sebelum berjalan keluar Sungmin menyempatkan diri untuk melihat-lihat isi kamar Kyuhyun. Kamar yang sangat luas dengan aksen warna soft blue, membuat aura tenang sangat terasa di kamar ini. "Wuahh tak ku sangka dia benar-benar pintar" Ucapnya ketika melihat piala, piagam serta medali emas yang berada di salah satu almari di kamar itu. Sungmin mengedarkan kepalanya, dan matanya tertuju pada bingkai foto yang berada di atas meja kecil di sebelah tempat tidur Kyuhyun. Sungmin berjalan menghampiri meja itu dan duduk di atas kasur Kyuhyun. Di pandanginya foto yang terdiri dari lima orang yang terdiri dari 4 namja dan satu orang wanita yang sangat cantik. "Pasti ini ibunya" Gumam Sungmin sambil mengelus permukaan kaca yang ada pada bingkai itu. Matanya terus mengamati foto itu. Satu senyuman tersungging dibibirnya ketika melihat raut wajah Kyuhyun yang terlihat sangat tampan di dalam foto. "Kau bahkan sudah sangat keren sejak kau masih kecul. Ini umur berapa ya? 4 tahun? Dia masih kecil" Sungmin masih terus bergumam sambil terkekeh pelan. Sungmin sangat yakin kalau itu adalah sosok Kyuhyun. Dari ketiga bersaudara itu, hanya Kyuhyun lah yang memiliki rambut sedikit ikal. Sungmin berpikir apa jangan-jangan Kyuhyun bukan saudara kandung mereka? Mengingat hanya Kyuhyun yang memiliki rambut sedikit ikal dan kulit putih pucat yang erbeda dari hyungnya, belum lagi kelakuan evil-nya yang sangat bertolak belakang dengan kedua hyungnya. Namun ketika Sungmin menyadari apa yang tengah dipikirkannya, dia langsung memukul pelan kepalanya. "Bodoh kau Lee Sungmin! Jangan berpikir yang aneh-aneh!" Sungmin kembali meletakkan bingkai foto itu dan berjalan keluar kamar Kyuhyun dan memasukki kamarnya sendiri.

Tok Tok Tok

"Kyuhyun-ah? Kau sudah selesai?" Sungmin mengetuk pintu kamar mandinya. Suara gemericik air masih terdengar samar dari balik pintu itu. "Lama sekali. Seperti gadis sedang luluran" Gumam Sungmin hendak berjalan menjauhi pintu sebelum pintu kamar itu terbuka dan menampilkan sosok Kyuhyun yang hanya memakai handuk untuk menutupi tubuh bagian bawahnya. Sesaat Sungmin hanya menatap sosok di hadapannya tanpa berkedip sebelum kesadarannya kembali dan langsung membalikkan tubuhnya sambil menutup wajahnya dengan baju Kyuhyun yang masih di ada di tangannya.

"YAA! Apa yang kau lakukan!"

"Wae? Aku baru mandi! Kau membawa baju ganti untuk ku?" Ucap Kyuhyun sambil memegang pundak Sungmin. Mencoba untuk membalikkan tubuh Sungmin agar menghadapnya namun nihil. Namja manis itu masih terus menutup wajahnya dengan baju Kyuhyun. "Jangan seperti gadis perawan yang mau di perkosa om-om mesum"

"Apa?! YAA! Aku memang masih perawan!" Sungmin berteriak dan melempar baju itu kearah Kyuhyun yang langsung menangkapnya.

"Kau.. perawan?" Kyuhyun bertanya dengan nada sedikit menggoda.

"Tentu sa-" Sesaat Sungmin mengerutkan dahinya sebelum menyadari kesalah pada ucapannya. "Kau menyebalkan Cho Kyuhyun!" Sungmin kembali berteriak dan berjalan keluar kamar dengan menghentakkan kakinya. Lucu sekali, batin Kyuhyun.

.

.

"Kyuhyun tidak makan Min?" Siwon yang tengah menyantap makanan malamnya bertanya pada Sungmin yang baru saja mendudukkan tubuhnya di salah satu kursi kosong dengan wajah cemberut.

"Kalian bertengkar?" Siwon kembali bertanya.

"Tidak" Sungmin menjawab dengan menyendokkan nasi keatas piringnya.

Melihat mood Sungmin yang sedang buruk, Siwon tidak mau kembali bertanya lebih lanjut dan lebih memilih untuk fokus pada makanannya yang tinggal beberapa suapan sebelum tertinggal piringnya saja.

"Ming~" Suara Kyuhyun menginterupsi kegiatan makan kedua namja itu. Kyuhyun langsung menarik kursi kosong di sebelah Sungmin dan mendudukkan tubuhnya diatas nya.

"Kau masih marah eoh? Padahal aku cuma bercanda" Ucap Kyuhyun.

"Makanlah" Sungmin tidak ingin menjawab pertanyaan Kyuhyun.

Kyuhyun hanya menghela nafas pelan dan menjalankan apa yang Sungmin perintahkan. Siwon yang melihat aura tidak baik pun memilih untuk segera pergi setelah menghabiskan makanannya. Hanya tinggal Kyuhyun dan Sungmin di meja makan. Anggota keluarga yang lain sudah pasti sudah makan semua mengingat jarum jam telah merangkak menuju angka sembilan lebih.

"Aku sudaha selesai" Ucap Sungmin dingin dan berniat untuk meninggalkan meja makan.

"Tunggu aku sebentar" Kyuhyun yang melihat Sungmin akan meninggalkan segera menahan tangan Sungmin agar tetap duduk di tempatnya dengan tangan kirinya.

"Pelan-pelan Kyu!" peringat Sungmin yang sedikit jengkel dengan cara makan Kyuhyun yang teralu terburu-buru. Dia tahu Kyuhyun melakukan itu karena tidak ingin di tinggal sendiri di meja makan.

"Aku sudah selesai" Ucap Kyuhyun setelah meminum habis satu gelas air putih.

"Kau ingin tidur?" Sungmin bertanya. Sebenarnya ada perasaan tidak rela. Namun sedikit sisi hatinya masih merasa jengkel dengan Kyuhyun.

"Aku tidak mengantuk" Jawab Kyuhyun. "Jangan marah. Aku hanya bercanda tadi. Kau jelek sekali kalau marah"

"Kau benar-benar menyebalkan Cho!" Sungmin bangkit dari duduknya.

"Dan kau benar-benar menggemaskan Cho" Balas Sungmin.

"Aku bermarga Lee!"

"Yang akan berubah menjadi Cho" Seringai kemenangan terukir dibibir Kyuhyun ketika melihat wajah Sungmin sudah bersemu merah.

"Jaga bicara mu Kyu! Semua orang sedang ada di rumah" Sungmin berucap dengan lirih namun masih bisa terdengar jelas oleh Kyuhyun.

"Memang kenapa? Mereka pasti akan memikirkan opsi kedua jika mendengar nama Cho Sungmin."

"Huh?" Sungmin tidak mengerti dengan maksud omongan Kyuhyun.

"Sudahlah. Lupakan" Ucap Kyuhyun sambil mengacak pelan surai rambut Sungmin.

"Kyuhyun-ah, Sungmin-ah. Kemarilah" Suara Kangin membuat kedua namja itu menolehkan kepalanya kompak.

Kyuhyun dan Sungmin berpandangan sebentar sebelum melangkahkan kakinya menuju Kangin yang sedang duduk di sofa ruang tengah dengan yang lainnya.

"Ne appa" Ucap Kyuhyun dan mendudukkan tubuhnya di salah satu tempat kosong dengan Sungmin disebelahnya.

"Besok appa dan eomma akan ke Jepang. Mungkin sekitar satu minggu disana" Kangin berucap setalah melihat kedua anaknya sudah mendudukkan dirinya.

"oh..ne appa" Kyuhyun kembali menjawab. Sedikit seringaian muncul di bibirnya. Entah apa yang sedang di pikirkannya. Yang pasti dia sudah memikirkan berbagai rencana untuk satu minggu kedepan.

.

.

.

TBC

.

Huwweee maaf hancur, nggak jelas dan sebagainya TT

Dan maaf sudah lama tidak post chapter ini. Biasanya saya post dengan menggunakan jasa wifi kampus, tapi sekarang sedang liburan dan lagi operator saya memblockir FFn. Membuat saya bingung mau post bagaimana karena saya juga sangat malas kalau harus berhubungan dengan warnet.

Terimakasih untuk yang sudah mereview di chapter sebelumnya. Maaf tidak bisa membalas satu-satu :'(

Dan lagi... ada yang berniat menonton SJ M tanggal 23 Agustus nanti? Bertepatan dengan KyuMin anniversary lho :D

Yoshh segini saja cuap-cuap saya

.

Review?
.

.

Khamsahamnida ^^