TWINS?!
Baca sampai bawah yah Reader-nim, karena ada pengumuman yang penting^^ XD.
Summary :
Kembar tapi beda marga?! Itulah yang terjadi pada Jung Daehyun dan Byun Baekhyun.
YAOI! It's Daejae Fanfiction. Chanbaek, Banghim, Kaisoo, Jonglo and others. B.A.P and EXO.
Yang penasaran mending langsung baca ajja^^
Cast : Yoo Youngjae
Jung Daehyun
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Others Cast : B.A.P member
EXO member
(DAEJAE,BAP, EXO, YAOI,BL,FANFICS)
-Jika ada kesamaan jalannya cerita, mungkin itu hanyalah kebetulan semata(?)-
Typo mungkin bertebaran…..
Cerita ini keluar secara tiba-tiba dari otak kacau saya o_o(?). jadi jika ada kesamaan jalannya cerita, mungkin itu hanyalah sebuah kebetulan saja.
Ini hanya sekedar FF yang aku buat sesuai dengan isi pikiran/khayalan saya^^, jadi jika ada kesamaan tolong di maklumi yahh :).
Karena saya anak kembar, jadilah kepikiran bikin nih FF gaje^^
Cerita ini hanya milik saya!
You Happy, I'm Happy too(?)
.
Daejae
.
Happy Reading….
CHAPTER 11
Langit yang sangat indah berwarna jingga ini menandakan berakhirnya sore hari dan akan berganti menjadi malam hari, seorang yeoja baru saja turun dari mobil dengan tergesa-gesa."OPPA!" teriaknya.
"Ada apa Naeun-na?" tanya Baekhyun, dan semua orang yang berada disana langsung menatap Naeun dengan aneh. Yah lihatlah keadaannya yang lumayan kacau itu, mata sembab, rambut panjangnya lumayan berantakan dan keringat yang mengucur dipelipisnya.
"Youngjae oppa! Apakah Youngjae oppa ada disini?" tanyanya panik.
"Nde? Bukannya Youngjae tadi bersamamu?" tanya Baekhyun.
"Nde. Tapi kami terpisah dipasar." naeun menjeda penjelasannya, dan semua orang yang berada disana menatap Naeun dengan serius termasuk Daehyun dan Chanyeol."terus kami tidak bertemu lagi, dan aku pun akhirnya memutuskan untuk kembali saja, dan berharap kalau Yongjae oppa sudah berada disini. Tapi ternyata tidak ada yah? Ottokhae?"
"Mwo?! Ini sudah hampir malam hari." ujar Chanyeol dengan nada agak tinggi. Dan Daehyun pun tanpa berucap langsung melesat pergi dari sana menuju jalan sambil berlari. Chanyeol yang melihat pun akhirnya ikut menyusul Daehyun. Dan semua orang yang berada disana pun menjadi panik.
"Hubungi Youngjae sekarang juga!" seru Yongguk. Dan Baekhyun pun mencoba untuk menelpon Youngjae.
"Hei handphone milik Youngjae ada disini" tunjuk Himchan pada sebuah ponsel ditangannya."bagaimana ini? Youngjae memang ceroboh."
Sementara itu Daehyun terus berlari dijalan dan diikuti Chanyeol dibelakangnya. Mereka pun berhenti dipertigaan, mereka bingung harus mengambil jalan yang mana. Dan akhirnya Daehyun berlari kearah kanan sedang Chanyeol arah kiri.
"Kalau kau menemukannya hubungi aku." ujar Chanyeol dan Daehyun pun mengangguk.
Hari sudah gelap dan udara pun mulai dingin. Cuaca pun tak mendukung hari ini, hujan turun dengan lebatnya. Hingga membuat Youngjae harus berteduh disebuah rumah kayu dipinggir jalan yang sepi.
"Aish kenapa harus turun hujan." gerutu Youngjae.
Ditempat perkemahan Baekhyun dengan yang lainnya berada didalam villa."aduh mana hujan lagi."
"Aku dan Yongguk akan ikut mencari Youngjae." kata Himchan."kau memegang kunci mobil milik Chanyeolkan?" tanya Himchan pada Baekhyun.
"Nde hyung ini." Baekhyun pun menyerahkan kunci mobilnya pada Yongguk."biarkan aku ikut hyung."
"Tidak perlu, kau tunggu disini saja. Kalau-kalau Youngjae tiba, hubungi kami arra?" Baekhyun pun hanya bisa mengangguk.
.
.
"Wahh baru saja sampai, sudah disambut oleh hujan deras." ucap namja berambut cokelat ini didalam mobilnya sembari menatap keluar jendela.
"Tak apa nak, yang penting kita tidak kehujanan." ujar seoarang wanita cantik paruh baya ini sembari memegang tangan sang putra dipangkuannya.'aku kembali Jung Ilwoo.'
.
.
Himchan dan Yongguk sudah berada didalam mobil. Tapi mereka berhenti dipertigaan, mereka berpikir-pikir apakah mereka harus mengambil jalur kanan atau kiri, tapi akhirnya mereka memilih jalur kiri. Mobil pun melaju kembali. Setelah beberapa saat mobil mereka berhenti karena melihat seseorang didepan sana.
.
Dehyun terus mencari dan mencari tidak peduli dengan hujan yang mengguyur dirinya."YOUNGJAE-YA!."
.
Sama halnya dengan Daehyun, Chanyeol pun tak henti-hentinya mencari Youngjae walaupun air hujan mengguyurnya."YOUNGJAE-YA!"
.
Youngjae masih berada ditempatnya, disebuah rumah kayu yang terbuka dipinggir jalan berharap seseorang akan mencarinya."Aish hujan semakin deras saja. Tidak tahukah bahwa aku sangat kedinginan." gerutunya sembari mendongakkan kepalanya menatap langit.
Youngjae berhenti diacara menggerutunya terhadap langit, karena mendengar seseorang memanggilnya.
.
.
.
Sementara itu dikediaman keluarga Jung terlihat seorang pria tampan yang hampir berumur sedang duduk dikursi kerjanya sembari menatap keluar jendela yang dialiri oleh air hujan. Tiba-tiba saja ada seseorang mengetuk pintu ruang kerjanya dan masuklah seorang pria paruh baya berpakaian rapih."Sajjang-nim, istri dan putra anda baru saja tiba dari Amerika." ujarnya sembari menunduk hormat saat tuannya memutar kursi kerjanya.
"Hahh aku mengerti." katanya sembari memijit pelipisnya.
"Jadi saya harus membawanya kerumah ini, atau ketempat lain?"
"Karena masa pengasingannya sudah berakhir, dan mereka sudah menebus dosanya, biarkan mereka kembali kerumah ini." pria paruh baya itu pun mengerti dan langsung undur diri dari sana, setelah sebelumnya membungkuk hormat.
"Sebenarnya aku dan Daehyun belum memaafkanmu sepenuhnya."
.
.
.
Yongguk menepikan mobilnya didekat orang tersebut dan ternyata itu adalah Chanyeol."Chanyeol-ah masuklah." Chanyeol pun memasuki mobil miliknya dikursi penumpang.
"Bagaimana, apakah sudah ada kabar?" tanyanya sembari menyibak rambutnya yang sangat basah, tak peduli dengan air yang menetes dari setiap pakaiannya.
"Belum." jawab Himchan sembari menundukkan kepalanya. Mobil mereka pun melaju kembali.
.
Sementara itu dari kejauhan Daehyun melihat seseorang sedang berteduh disebuah rumah kayu. Orang itu seperti sedang mencari sesuatu, dan Daehyun pun langsung berlari dan memeluk orang itu. Orang yang dipeluk langsung membelalakan matanya.
"Dae..Daehyun-ah..."
"Pabbo. Kau membuatku khawatir." katanya tanpa melepas pelukan itu dan lebih mempererat pelukannya. Mata Youngjae pun meredup dan balas memeluk Daehyun yang gemetaran karena menahan dingin. Youngjae pun menepuk-nepuk punggung Daehyun."aku baik-baik saja." ujar Youngjae sembari tersenyum lembut.
Daehyun dan Youngjae pun akhirnya tetap berada disitu, karena hujan semakin deras saja. Hening yang tercipta semenjak tadi.
"Daehyun-ah bagaimana jika kau sakit." Akhirnya Youngjae membuka suaranya."kau ingat terakhir kali kau memberikan jaketmu padaku, hanya begitu saja kau langsung sakit."
"Hahaha gwaenchanha. Yang penting aku tidak mati."
"Aish kau ini. Jangan bicara sembarangan." Youngjae pun memukul lengan Daehyun.
"Appo." ringisnya sembari mengusap-ngusap lengannya yang tidak sakit sama sekali.
"Rasakan." Daehyun pun hanya mendelik.
"Ohh aku belum mengabari Chanyeol hyung." seru Daehyun sembari mengambil ponselnya disaku jaketnya.
"Ehh Chanyeol hyung?"
"Nde hyung aku sudah menemukan Youngjae. Ya dia ada bersamaku sekarang." kata Daehyun sembari menatap Youngjae yang juga menatapnya.
"Wae wae wae?" tanya Youngjae pelan hampir berbisik, tapi Daehyun mengabaikannya.
"Nde Yongguk hyung, aku akan menunggumu." Daehyun pun menutup sambungan telponnya.
"Wae?"
"Mereka akan menjemput kita." Youngjae pun hanya ber-oh ria.
Tak lama kemudian sebuah mobil sudah berada didepan Daehyun dan Youngjae. Seseorang keluar dari mobil dan langsung memeluk Youngjae.
"Hyu-hyung..."
"Kau ini membuatku khawatir saja." Daehyun menatap dengan tidak suka saat Chanyeol memeluk Youngjae barusan.
"Aku baik-baik saja hyung." ucap Youngjae menenangkan. Dan mereka pun melajukan kembali mobilnya menuju villa tempat mereka berkemah. Disana Youngjae disambut dengan sebuah pelukan oleh Baekhyun. Dan Naeun pun meminta maaf. Naeun bilang tadi Naeun mencari Youngjae, tapi Youngjae tidak ada ditempatnya. Padahal Youngjae tadi menunggu sangat lama ditempatnya, tapi Youngjae tidak berkata apa-apa dan hanya tersenyum saja, ia tidak ingin memperumit keadaan.
Tak terasa jam pun sudah menunjukan tepat pukul 9 malam. Dan mereka pun sudah melupakan kejadian tadi, karena Youngjae pun tidak kenapa-napa. Dan acara pun dilanjutkan dengan bermain game. Yap apalagi kalau bukan Truth or Dare. Itu permainan yang paling populer dikalangan anak remajakan? Apalagi kalau sedang MT seperti ini.
Mereka pun duduk melingkar diruang tengah divilla milik Baekhyun. Walau pun diluar hujan sudah reda, tapi keadaan tanah sangatlah becek, jadi mereka lebih memilih untuk tinggal didalam.
"Cha, aku akan memutar botolnya." kata Baekhyun siap memutat botol yang berda ditengah mereka. Semua orang pun memasang wajah seriusnya. Botol masih berputar bersiap mencari mangsanya. Dan botol pun berhenti di Sunhwa.
"Truth or Dare?" tanya Baekhyun.
"Truth." jawabnya mantap.
"Oke siapa cinta pertamamu?" tanya Baekhyun dengan senyum menggodanya. Pipi Sunhwa pun jadi merona.
"Emh, molla aku lupa hehe." semua orang pun mendesah, Sunhwa hanya menggaruk kepalanya. Dan permainan pun berlanjut kembali. Botol selanjutnya berhenti di Jongin, dia pun sama memilih Truth, dengan pertanyaan yang sama pula, tapi jawabannya sungguh membuat jengkel, jawabannya pasti berakhir dengan gombalan terhadap Kyungsoo. Oke kita teruskan kembali gamenya. Botol pun berhenti di Seulgi, dia pun sama memilih Truth. Botol sudah mendapatkan 5 mangsa tapi mereka semua pasti memilih 'Truth', kenapa tidak 'Dare' itu membuat Daehyun jengkel.
"Kenapa tidak ada yang memilih Dare? Kalian ini penakut sekali." Kata Daehyun sarkastik.
"Uhh lihat saja nanti Jung, kalau nanti giliranmu kau harus pilih Dare arra?" tantang Yongguk. Daehyun pun menjawabnya dengan mantap"OKE."
"Baiklah ayo kita lanjutkan." Baekhyun kembali memutar botol tersebut dan putaran itu berhenti di Youngjae."Assa, Youngjae-ya siapa cinta pertamamu?" tanya Baekhyun semangat, Youngjae pun langsung memasang wajah berpikirnya. Semua orang menatapnya. Terutama Chanyeol yang menatapnya dengan tatapan seriusnya.
"Hmmm... Aku tidak tahu siapa namanya. Seingatku aku bertemu dengannya saat aku berumur enam tahun."
"Hahh itu namanya bukan cinta. Masa anak kecil sudah mengerti hal yang begitu." Ucap Daehyun sarkastik dan Youngjae hanya memelototinya. Dasar menyebalkan.
"Kau ini merusak suasana saja." Himchan pun memukul kepala Daehyun.
"Appo hyung."
"Rasakan."
"Sudah sudah ayo kita lanjut~~~"
"Siap-siap Jung kali ini pasti berhenti diarahmu~" goda Yongguk, Daehyun hanya mendengus. Dan itu tepat sekali, karena botol itu tepat berhenti diarah Daehyun."Yes! Biar aku yang memberinya tantangan." seru Yongguk ia pun tersenyum misterius, dan semua orang pun menjadi penasaran.
"Cium salah satu orang dari kami." Semua orang pun melongo mendengar tantangan dari Yongguk itu.
.
Dikediaman kelurga Jung terlihat dua orang namja dan satu orang eoja sedang duduk dimeja makan sembari menikmati makan malam mereka.
"Hm yeobo dimana uri Daehyunie?" tanya wanita paruh baya ini dengan senyum yang dipaksakan?
Mr. Jung pun hanya menatapnya dengan tidak suka."Daehyun sedang MT bersama teman klubnya."
"Ohh appa, apakah aku akan bersekolah ditempat yang sama seperti hyung?" tanya adik tiri Daehyun ini dengan antusias.
"Hm. Kau harus manjaga sikapmu."
"Nde." Jawabnya lesu karena tatapan yang dipancarkan ayahnya seperti yang tidak suka. Apa salahku?!
Sang eomma pun menatapnya dengan prihatin, ini semua memang salahnya. Itulah sebabnya mereka berdua diasingkan selama beberapa tahun di Amerika. Bukannya merenungkan kesalahannya. Ia malah akan mengulanginya kembali. Wanita ini memang tidak berubah sama sekali. Yang ia pikirkan hanyalah harta.
.
Daehyun pun menatap Yongguk sembari menyeringai, ia sama sekali tidak takut akan tantangan itu. Justru ini adalah kesempatannya. Daehyun pun menghampiri sesorang dan langsung menarik dagunya. Dan orang yang ditarik dagunya itu terbelalak menatap bola hitam dihadapannya. Daehyun tersenyum sebelum melancarkan aksinya. Semua orang yang berada disitu menelan salivanya dengan berat.
"Wow..."
.
.
.
.
.
.
TBC
Ahahaaaa (malah ketawa) ahahaha SAM gak tau mau ngomong apa XD, inginnya sih setiap UP chapter itu maunya SAM itu menyapa para Reader-nim^^, biar lebih deket gimanaaa gitu XD. Tapi karena sekarang sedang bulan puasa SAM mau ngucapin "Selamat Beribadah Puasa bagi yang Menunaikannya^^~". Semoga dibulan penuh berkah ini para Reader-nim mau pada Review nih FF XD Hehehe…
Sebelumnya makasih sama yang udah Read, Review, Favorite And Follow nih FF~. kamsahamnida*bow*
Oke deh A-yo! Kita bales Review~~
yjae :
isshhhh naeun lagi naeun lagi , kenapa sih harus ada nama itu?
:
Karenaaaa Naeun juga cocok jadi pengganggu hubungan Daejae XD, menurut aku sih^^. Makasih udah Review^^;*.
Guest : Jung rae gun :
yaaelahh daejae ucul aned siiiii wkkw
.
.
btw pas adegan yjae yg ditinggal naeun aku ngebayangin pas adegan nya eunji di WD cheer up kwkwkwk
jadinya malah ngebayangin ntar daehyun marah ke naeun kaya si kim yeol marah ke kwon soo ah :D
:
Iyah hihihi…
Ahahaha begitukah?, kepikiran juga sih XD, tapi setelah baca chapter ini beda kan? Soalnya disini gak ada yang marah sama Naeun. Soalnya Youngjae-ku baik hati sihh :D hehehe. Makasih udah Review^^;*.
Guest : Sooya :
Tu youngjae kasian banget di tinggal ,naeun kurang ajar banget sih ,,nanti dae bakalan nolongin jae kan ,ditunggu kelanjutannya athornim
:
Iyah kasian:(, untung ada aku yang nemenin XD hehehe, iyah kurang ajar bangetz sihhh (maaf udah buat Naeun jadi kurang ajar disini XD).. udah taukan Daehyun nolongin^^, makasih udah nunggu~ini udah dilanjut^^. Makasih udah Review^^;*.
Kwonie18 :
Ku kepo siapa saudara tirinya daehyun, jangan jangan nanti malah sekongkolan sama naeun lagi hmm, pokoknya youngjae ga boleh tersakiti disini wkwk. Semangat author-nim ditunggu next chapt secepatnya hehe
Mau bales yg my sweet (sequel) hehe. Yeeaayyy dibikin next chapt nya lagi, ditunggu ya author-nim, gomawo
:
Aku juga kepo siapa sih saudara tirinya Daehyun/plak/. Hmmm entahlah XD. Pasti akan tersakiti :( apalagi Daehyunnya.. Makasih udah nyemangatin~~ dan makasih juga udah mau nunggu^^ iyah ini udah dinext^^.
Yeyyy iyah makasih udah mau nunggu^^, tapi maaf kalau gak sesuai dengan yang diharapkan ceritanya, hahaha sama sama. Makasih udah Review^^;*.
Ohhh iyahhh maaf sekali nih FF TWINS?! Akan aku 'PAUSE' dulu Reader-nim, sampai lebaran hehehe. Liatkan diatas TBCnya adegan apa? Aku gak mau membuat para Reader-nim jadi batal Puasa XD gegara SAM (padahal bisa di UP nya sesudah buka puasa), tapi akunya gak mau:(, bukan gak mau sihh, soalnya aku gak punya HP Reader-nimmm, menyedihkan yahh? HP ku rusak. Jadi aku juga selalu UP nya diwarnet, jadi masa nanti yang lain tarawih aku ke warnet sihh XD hahaha. Jadi aku 'PAUSE' ajja yahh Reader-nim. Sekali lagi SAM minta maaf *bow*.
Senang Anda menikmatinya^^
© SAM or Daejae24 2018
See You Next Time^^ pai pai~~~
