Apa jadinya, Jika Uciha Sasuke tidak di terima di konoha, Lalu dimanakah kini ia tinggal.

Pairing: Sasuke X Tenten

Disclaimer: Naruto Shipudden Karangan Massashi Kisimoto

Chapter 11

Masa Lalu

"Pernah lihat dimana ya" Tanya Tenten pada diri sendiri

"Mungkin melihat saya Saat di perang dunia ninja" Sasuke

"Benar juga" Tenten

Tenten kemudian membersihkan pedang itu dari darah yang masih membekas di Kunasagi Sasuke.

"Tidak pernah dibersihkan ya, " Tanya Tenten

"Hn" Sasuke mengangguk

Tenten kemudian mengelap pedang itu setelah membersihkan Noda darah.
Perlahan lahan, Hingga kusanagi sasuke mengkilap.
Dan juga tak sengaja, Tenten menemukan Huruf U.S Dipedang Itu.

"U.S, Apa itu,? Namamu?" Tanya Tenten

"Hn" Sasuke hanya mengangguk

Sasuke kemudian merebut pedangnya untuk menghindari pertanyaan berlanjut dari Tenten.
Tak terasa Pagi sudah menjadi Siang.
Sasuke kemudian memutuskan untuk pamit kembali ke apartemennya.
"Membersihkan Ratusan senjata sangat melelahkan" Batin Sasuke

"Terima Kasih ya Anbu-san, Sudah mau membantuku" Ucap Tenten senang

"Hn, Sama sam. Permisi" Sasuke Tenten melambaikan Tangannya yang dibalas oleh Sasuke

Sasuke kemudian beranjak daribtempat itu menuju penginapannya. Ia kelelahan lantaran membersihkan banyak senjata. Padahal Ia sendiri tak pernah membersihkan pedangnya.
Saat perjalanan, Ia tak sengaja bertemu ShikaTema yang sepertinya akan kembali ke penginapan.

"Yo Anbu-san, Sukses" Tanya Shikamaru saat mereka sudah dekat dan tidak lupa dengan kedipan sebelah matanya,

"Ck, Sukses apanya, Membersihkan Ratusan Senjata yang disebut Sukses" Jawab ketus Sasuke

Shikamaru terkekeh, Temari tertawa yang membuat Sasuke. Malu.

"Ck, Kalian ini" Ucap Sasuke

"Nee, Anbu-san, Nanti juga terbiasa" Ucap Temari yang masih tak bisa menghentikan Tawanya.

"Hn" Balas Sasuke

"Nanti sore masih ada kesempatan, Tenang Saja" Ucap shikamaru

Sasuke hanya ber hn ria, Kemudian melenggang pergi meninggalkan ShikaTema yang masih mentertawakannya.
Menuju penginapannya, Kemudian beristirahat.
Meunuju alam mimpinya.

Sore hari adalah kesempatan menemui Tenten batin Sasuke.
Ia akan ke bukut didekat clan nara dulu saat ia masih bermain bersama.

"Gaara tidak ada" Batin Sasuke saat melewati kamarnya "Temari sedang Tidur "Batin Sasuke saat melihat melalu lubang kunci seperti pencuri.

Sasuke kemudian melangkah menuju bukit yang ada didekat clan Nara. Tentunya tidak jauh dari penginapan, Karena penginapannya ada didekat clan Nara.
Berjalan disore hari memang menyenangan. Udara yang sejuk desa konoha, Sudah lama ia tidak rasakan, Lantaran di suna hanya pasir yang ada.
Seharian Sasuke tidak melihat Naruto Dan Sakura.
"Mungkin lagi panas panasnya" Batin Sasuke dengan Kekehannya.

Saat melewati Klan Nara, Sasuke tak sengaja melihat Shikamaru yang sedang duduk menikmati kopinya, Yang juga melihat Sasuke.

"Yo Anbu-san. Sepertinya orang yang anda cari sudah lewat beberapa menit yang lalu" Ucap shikamaru dengan Kekehannya

Sasuke hanya berdecak kesal lalu melanjutkan perjalananya.
Ia melompati pohon pohon agar cepat segera sampai dan Tap.
Sasuke berdiri dipohon dan melihat ke dataran rumput yang tidak terlalu luas.
Ia melihat Tenten yang sedang duduk dan melihat matahari yang sebentar lagi akan terbenam.
"Sepertinya ia tak menyadari keberadaanku" Batin Sasuke.
Lama ia diposisi itu dan ia dikejutkan oleh kunai yang menancap disampingnya.

Sasuke kemudian keluar dari situ dan melompat disamping tenten.

"Oh, Anbu-san. Ada apa" Tanya Tenten

"Tidak, Hanya jalan jalan dan kebetulan menemukan tempat ini" Bohong Sasuke

Sasuke kemudian duduk disamping Tenten dan melihat matahari terbenam.

"Lihat, Indahnya" Ceria Tenten sambil menunjuk Matahari terbenam

"Hn" Ucap Sasuke

Sasuke kemudian beralih melihat wajah Tenten yang tak hentinya tersenyum itu, Mengingat Ia dan Tenten saat kecil.

FLASHBACK

Sasuke kecil sedang duduk menhadap matahari, Sedangkan Tenten sedant bermain main dengan Serangga. Itu adalah Hari kedua mereka bertemu.

"Nee, Tenten-chan, Kesini" Ucap sasuke melambaikan Tangan pada Tenten untuk menyuruh duduk disampingnya.

Tenten kecil kemudian berlari menghampiri Sasuke dan Duduk disampingnya.

"Lihat Tenten-chan, Matahari terbenam" Ucap sasuke kecil lalu menunjuk kearah matahari terbenam

"Wah, Indahnya" Ucap Tenten kecil yang tak hentinya tersenyum.
Sasuke kecil yang melihat itu hanya tersenyum.

End Flashback

"Yah, Sudah tenggelam" Ucap Tenten yang membuyarkan Sasuke dari lamunanya.

"Baiklah, Aku pulang dulu ya Anbu-san" Ucap Tenten

"Hn, Aku antar" Ucap Sasuke

"Benarkah? Baiklah kalau tak merepotkan" Tenten

"hn" Sasuke

Mereka berjalan beriringan , Setelah mewati pohon pohon, Sasuke kemudian menggenggam Tangan Tenten Yang menyebabkannya Blushing, Tapi ia tak menolak.
Tenten teringat sesuatu bersama Sasuke saat ia kecil.

FLASHBACK

"Tenten-chan, Ayo pulang, Aku antar" Ucap Sasuke kecil

"Baiklah" Ucap Tenten

Mereka kemudian berjalan beriringan menuju rumah tenten, Sasuke kecil kemudian menggengam Tangan Tenten Yang menyebabkan rona kemerahan menjalar di pipinya.

"Nee, Sasuke kun kenapa menggenggam Tangan ku" Ucap Tenten

"Kan Aku udah bilang, Kalo aku menyayangi Tenten-chan, Jadi aku harus menggenggam tangan tenten-chan supaya tidak meninggalkanku" Ucap polos Sasuke

"Terima kasih sasuke-kun" Tenten

Tenten kini menggenggam tangan Sasuke sangat erat

flashback off

Mereka berdua berjalan melewati Klan Nara ,
Saat melewatinya, Sasuke tidak sengaja melihat Shikamaru yang terkekeh sambil mengacungkan Jempolnya kepada Sasuke Saat ia melihat SasuTen bergandengan Tangan.
Sasuke hanya tersenyum tipis dibalik topengnya lalu melanjutkan perjalanannya.

Tak terasa kini mereka sudah sampai didepan rumah Tenten. Tenten segera melangkah maju untuk masuk rumah.
Namun Tenten berbalik menatap Anbu itu.
Kemudian ia berlari kecil menghampiri Anbu itu, Sedikit membuka Topeng bagian pipinya , Lalu menciumnya.
Sasuke hanya Terdiam menerima perlakuan Itu.

"Terima kasih ya Anbu-san , kau telah menemaniku, Kau mengingatkanku teman kecilku" Ucap Tenten lalu berlari masuk ke dalam.

FLASHBACK ON

"Tenten-chan, Ayo pulang, Aku antar" Ucap Sasuke kecil

"Baiklah" Ucap Tenten

Mereka kemudian berjalan beriringan menuju rumah tenten, Sasuke kecil kemudian menggengam Tangan Tenten Yang menyebabkan rona kemerahan menjalar di pipinya.

"Nee, Sasuke kun kenapa menggenggam Tangan ku" Ucap Tenten

"Kan Aku udah bilang, Kalo aku menyayangi Tenten-chan, Jadi aku harus menggenggam tangan tenten-chan supaya tidak meninggalkanku" Ucap polos Sasuke

"Terima kasih sasuke-kun" Tenten

Tenten kini menggenggam tangan Sasuke sangat erat. Sementara Sasuke hanya TersenyM um lalu berjalan bersama menuju rumah Tenten.

Sesampainya dirumah Tenten, Sasuke lalu melepaskan gemnggaman Tenten , Lalu Tenten melangkah kedepan. Sebelum masuk kerumah, Tenten menghampiri Sasuke, Ia langsung mencium pipi Sasuke .

"Karena Sasuke-kun Menyayangiku, Aku juga Akan menyayangi Sasuke-kun, " Ucap Tenten Lalu masuk kerumah,
Sasuke hanya Tersenyum lalu berjalan kerumahnya

FLASHBACK OFF

PRAK...

Sasuke baru sadar dari lamunanya, Setelah topeng yang ia kenakan jatuh terlepas,
Sasuke buru buru mengenakan topengnya itu Lalu kembal ke penginapannya dengam senyum yang tak bisa lepas dari bibirnya.

Sementara Tenten yang ada didalam kamarnya hanya senyum senyum sendiri.

"Bodoh bodoh bodoh , Tenten, Kenapa kau melakukan Itu" Ucap Tenten pada diri sendiri. Tapi masih tersenyum saat mengucapkannya.

TBC

Hohohoho, Maaf ya, Banyak Flashback,