My Nerdy Yunie ( ChangKyu Side )
.
.
.
Disclaimer : mereka cuma milik Tuhan, Changmin milik Cho seorang. Hehehehehehe
Pairing : ChangKyu, Yunjae, Yoosu
YAOI, typos, membosankan, aneh, pasaran
Rating T
.
.
.
.
.
Akhirnya setelah makan, Changmin menemani Kyuhyun sebentar sampai Kyuhyun kembali tertidur kemudian menelepon supirnya untuk menjemput.
Tak lama dia pun pulang dan mendapati keluarganya sedang berkumpul diruang tengah.
" Baru pulang Min?" Tanya sang eomma
" Ne eomma"
Changmin menghampiri mereka dan duduk disamping Yunho.
" Kau dekat sekali dengan Kyuhyun" Ucap Kibum
" Ne eomma... Waeyo?" Perasaan Changmin sedikit tidak tenang " Ng... Eomma tidak bermaksud menjodohkan ku dengan seseorang bukan?"
" Hahahahaha... Mana ada yang mau denganmu!" Ucap Kibum
" Mwo?! Aku ini laku eomma!"
" Buktinya kau tidak punya pacar"
" Memangnya kalau aku punya harus cerita pada eomma?"
" Eh? Kau punya?"
" Tentu eomma..Kyuhyun pacar Changmin, iya kan?" Yunho menatap Changmin
' Hyung tahu darimana?' Batin Changmin
" MWO?!" Kali ini kedua orangtuanya kaget mendengar pernyataan Yunho
" Pantas saja kau kerumahnya terus! Eomma melarangmu kerumahnya lagi!" Bentak Kibum
" Mwo?! Wae?!" Teriak Changmin
.
.
.
.
~ Chapter 11 ~
.
.
.
.
" Kau ini sama mesumnya dengan appamu! Tidak mungkin Kyu selamat dari kepervertanmu!"
" Eh? Ja-jadi eomma tidak keberatan?" Tanya Changmin tidak percaya
Kibum tersenyum pada anak bungsunya.
" Asal kau tidak melakukan hal aneh - aneh saja padanya. Kyu anak yang baik kelihatannya..."
" Gomawo eomma!"
Changmin langsung bangkit dan duduk ditengah appa dan eommanya kemudian memeluk eommanya menimbulkan erangan sebal dari sang appa karena rangkulannya terputus.
" Eomma.." Panggil Yunho
" Ne?" Kibum menatap Yunho sedangkan Changmin masih bergelayut padanya
" Aku rasa Minnie melakukan hal yang aneh - aneh pada Kyu" Ucap Yunho, sebuah seringaian tipis terpampang diwajahnya.
Changmin langsung melepaskan pelukannya, dia merasakan akan ada hal yang tidak enak menimpa dirinya.
" Mwo?"
" Lihat leher Changmin Eomma..."
Deg
' Mati kau Changmin!' Batin sang korban
" Jung... Changminnie..." Kibum menoleh kearah anaknya begitu pula Siwon
Glup
Changmin menelan ludahnya kasar, tanpa aba - aba Kibum memeriksa leher Changmin dan aura gelap seketika meneyelimutinya. Dia segera menjewer putra bungsunya.
" Aw... Aw... Appoooo!"
" Kau! Bagaimana bisa melakukannya padahal umurmu belum tujuh belas tahun! Hah! Aigoo! Kau pasti memaksa Kyu! Iya?!" Maki sang eomma
" Aniya eomma! Appoo... Aww... Appaa.." Changmin menarik lengan sang appa
" Jangan coba membantunya Wonnie..."
Siwon langsung bungkam, tadi dia hendak membantu Changmin.
" Eomma.. Mianhae... Appohhh!"
" Kau ini! Mulai sekarang kalau kau ingin pacaran ajak Kyu kesini! Eomma tidak mengizinkan kau ke rumahnya" Ucap Kibum kemudian melepaskan jewerannya
" Mwo? Bagaimana bisa begitu?"
Pletak
Kibum menjitak dengan gemas anaknya.
" Appooohh... Eomma kejam!"
" Biar saja! Pokoknya Eomma tidak mau tahu! Dasar mesum!"
Changmin menggerutu kemudian mempoutkan bibirnya. Matanya melirik ke arah hyungnya yang sedang senang mentertawainya. Balas dendam eoh?
Setelahnya Changmin masuk ke kamarnya diikuti oleh sang hyung.
" Hyung mau apa eoh?"
Aigoo... Sepertinya uri Changminnie sedang merajuk.
" Mianhae ne?" Sang hyung duduk disamping Changmin dan mengelus pundak sang adik
" Huh! Lihat... Gara - gara hyung aku tidak boleh bebas kerumah Kyu"
" Hahahaha... Salahkan sifat mesummu eoh?"
" Ish..." Changmin memajukan bibirnya namun kemudian " Hyung, bagaimana hyung bisa berpikiran bahwa Kyu adalah kekasihku?"
" Hmm... Sewaktu di Hawaii aku terbangun tengah malam dan melihatmu tertidur menghadap kearah laptop saat aku coba nyalakan laptopmu, ternyata wajah Kyuhyun yang terpampang... Kau zoom pula... Jadi hyung simpulkan bahwa kau berpacaran dengan Kyu "
" Mw-mwo?"
" Jaga dia Min... Kau tahu kan di Seoul dia hanya sendiri?"
" Ne hyung"
" Ya sudah, kau tidurlah... Kau pasti lelah" Ucap Yunho kemudian tersenyum penuh seringaian
" Ya!"
Sejak kapan hyungnya senang menggoda?
Changmin mengganti pakaiannya kemudian berbaring ditempat tidur, dia meraih ponselnya.
' Jangan marah karena aku tidak ada disampingmu saat kau terbangun, besok aku akan menjemputmu ditempat biasa. Cwang'
Namun Changmin kembali berpikir. Berpacaran? Dia hanya bilang pada Kyuhyun untuk membuatnya mencintainya bukan? bukan mengajaknya berpacaran? Lalu... Kyuhyun menganggap hubungannya dengan Changmin itu seperti apa?
Tak mau ambil pusing dia melihat ponselnya dan membuka galerinya. menyentuh sebuah foto namja manis yang tengah tersenyum manis itu sungguh membuatnya damai dan merasa nyaman. Dan setelahnya dia tertidur dengan senyum mengembang di bibir seksinya.
.
~ Changmin POV ~
.
Hari ini aku menjemput Kyu menggunakan motorku. Eomma sudah mengizinkan aku untuk memakai motor sport kesayanganku karena hyung sendiri memakai mobil untuk menjemput kekasihnya.
Aku melihat Kyu berdiri di halte dekat apartemennya. Aku berhenti didepannya. Dia yang fokus pada pspnya mendongak saat mendengar suara motorku berhenti didepannya.
" Kajja Kyu"
" Ne"
Kyu segera memasukkan pspnya ke dalam tas dan naik ke atas motorku.
" Pegangan Kyu" Ucapku
" Ne..."
Grep
Aku tersenyum, aku merasa tangannya memberikan kehangatan yang berbeda setiap memelukku atau mendekapku. Tak lama kami pun sampai dan aku terkekeh melihat cara jalannya yang sedikit aneh.
" Gwaenchana?" Tanyaku
" Masih sakit" Keluhnya
" Aku bantu"
Aku merengkuh pinggangnya dan kami berjalan bersama, diiringi pandangan aneh dari sekitar kami. Wae? Tidak pernah lihat makhluk tampan dan manis eoh?
" KYYUUUUUU~~~~"
Ck..
Suara menyebalkan itu... Junsu datang menghampiri kami dan menatap aneh padaku.
" wae?" Tanyaku
" Kenapa dengan Kyu? Omo! Kau memukulnya kemarin?!"
" Ya! Jangan sembarangan!" Pekikku
" Gwaenchana Kyu?" Tanya Junsu dia menepis tanganku yang sedang memapah Kyu
" Gwaenchana hyung ah..."
" Kajja aku bantu"
Junsu menggandeng Kyuhyun menuju tempat duduknya, aku melihatnya sedikit iritasi namun ya sudahlah... Toh... Kyu tidak keberatan.
Aku melangkah masuk namun terhenti saat seorang namja menyerobotku dan berteriak.
" Kyuunniiiieeee~~~~~"
Ck...
Aigooo...
Banyak sekali halanganku hari ini...
Namja manis itu duduk ditempatku dan menghadapkan diri kearah Kyu.
" Wae? Kau kenapa hmm?" Tanyanya
Sok akrab...
" Gwaenchana Taeminnie ah..."
Mendadak aku merasa panas kembali, Taeminnie?
Eoh?
Bagus Kyu...
Terus saja panggil namanya seperti itu.
" Kenapa kemarin tidak bisa menemaniku?"
" Aku kurang sehat kemarin"
" Omo! Kau sakit? Sudah minum obat? Bukankah hari ini kau ada pelajaran olahraga?"
Mwo?! Dia bahkan tahu jadwal pelajaran kami? Dia itu stalker ya?
" Aku tidak apa - apa... Jangan khawatir ne?"
" Ne... Eomma menanyakanmu, dia sungguh khawatir"
" Aku akan menelepon ahjumma nanti"
" Ya sudah, jangan lupa kalau kau sudah sehat temani aku ne?"
" Ne Taeminnie ah..."
Ck...
Dalam mimpimu saja! Kyu tidak akan aku perbolehkan pergi denganmu!
Aku berjalan mendekati mereka yang sepertinya mengacuhkanku.
" EHEM"
Kyu tersentak kaget kemudian menoleh.
" Y-ya sudah Taemin ah... Nanti aku kabari ne?"
Hahahaha...
Tidak ada panggilan akrab sekarang. Rasakan!
" Ne! Aku pergi"
Cup
MWO?!
Aku menatap tajam namja genit itu.
Gggrrrr...
Tanpa dosa dia pergi dengan riangnya dari sana, aku terus memandanginya.
" Mi-min..."
Aku menoleh dan menatap tajam pada Kyu.
" Kau kenapa Min? Menyeramkan sekali" Ucap Junsu
" Aniyo! Tiba - tiba moodku buruk"
Aku segera duduk dikursiku dan tak lama bel berbunyi. Aku memperhatikan guru didepan, bahkan mencoba tidak menganggap Kyu.
GREP
Aku menoleh dan manatap tanganku yang digenggam oleh Kyu, dia menarik tanganku membuat kami bergandengan dibawah meja. Aku memandanginya, dia tengah serius memperhatikan guru didepan. Aku tersenyum kemudian mencoba fokus pada pelajaranku.
.
Saat jam istirahat, aku dan Kyu makan bersama ditaman belakang. Tadi jidat hyung mengajak Junsu makan bersamanya.
" Kyu... Akhir - akhir ini aku lihat jidat hyung dekat dengan si bebek?" Tanyaku
" Oh... Mereka pacaran" Ucap Kyu santai kemudian memasukkan nasi kedalam mulutnya
" Mwo?! Berpacaran?! Aigoo... Bebek itu laku juga eoh?"
" Ne... Mereka kan saling suka, biarkan saja eoh?" Kembali, Kyu memasukkan nasi kedalak mulut kecilnya
Saling menyukai? Aku memandang teduh namja yang terbilang manis didepanku.
" Wae?" Kyunmenatapku
" Aniyo... Kau makannya berantakan"
Tanganku mendekati bibirnya dan membersihkan butiran nasi yang ada dipinggir bibirnya. Entah hanya perasaanku saja atau aku melihat pipinya memerah, membuatnya terlihat sangat manis.
" Ya! Makan sayurannya!" Suruhku saat melihat Kyu malah menyingkirkan sayuran ke pinggir bekalnya
" Kau saja, ini!" Kyu menyumpitkan sayur itu kemudian mengarahkannya padaku
" Ish...!"
Mau tak mau aku memakannya juga, lain kali aku akan memaksanya makan sayur!
" Oh ya Kyu"
" Hmm?"
" Eomma minta kau ke rumah" Ucapku
" Eh? Ad-ada apa?"
" Dia tidak mau aku macam - macam padamu"
" Eommamu tahu tentang kita?"
" Ne, karena hyungku yang pabbo itu!"
" Eh? Kau menyesal?" Terdengar Kyu bertanya dengan nada sendu
" Ne, tentu saja!"
" Wae?" Kali ini Kyu menundukkan kepalanya
" Kalau kau main dirumahku terus, kapan aku bisa memakanmu?"
" Eoh?! Pervert!"
Pletak
Kyu memukul kepala dan lenganku dengan semangat.
" Aw!"
Grep
Aku menahan lengannya yang hendak memukulku dan sekarang wajahnya tepat dihadapanku.
Cup
Aku mengecup bibirnya dan itu membuat pipinya merona malu.
" Ya! Mesum!"
" Hahahahahahaha..."
.
.
Pulang sekolah, Jae hyung menarik hyung, aku, Kyu, Junsu dan Yoochun hyung menuju parkiran mobil. Aku sangat bingung dengan keinginan Jaejoong.
" Pokonya kalian harus mencarinya!" Teriak Jae hyung
" Mencari apa?" Tanya Junsu
" Junsu carikan aku jajangmyun yang saaaannngggaaaaattt pedas, Yoochun juga cari sosis bakar rasa nanas, lalu lalu lalu hmmmm... Kyuhyun carikan aku es krim rasa Barbeque dan kau Minnie! Carikan aku sate kambing saja, kajja Yun... Kau juga harus mencari manisan salak dan durian kan?"
" Ya! Hyung mana ada es krim barbeque?" Protes Kyu
" Lalu sosis bakar rasa nanas?"
" Jaejoong hyung... Tega sekali! Lagipula kenapa kami harus menurutimu?" Tanyaku
" Yunie ah! Mereka tidak mau hueeee! Hiks! Yunie!" Jae hyung menangis keras lalu memeluk hyung
Omo?! Ada apa dengannya dia seperti... Ngidam?
" Ka-kalian berusahalah... Aku juga mencari apa yang Joongie mau" Ucap Yunho hyung dengan wajah memelas " Uljima Joongie... Kajja.. Masuk ke mobil. Kita cari manisan yang kau mau? Otte?" Rayu Yunho hyung, Jae hyung mengangguk dalam tangisannya
Kami menatap bingung mobil yang dikendarai oleh Yunho hyung. Mungkinkah...
" Apa Jae hyung hamil? Kenapa minta aneh - aneh seperti itu?" Tanyaku
" MWOOO!" Yoochun hyung, Junsu dan Kyu berteriak kaget
" Ya! Tidak usah kaget! Mereka kan sudah melakukannya! Wajar saja jika Jae hyung hamil" Jelasku
" Tapi, Jaejoong hyung itu namja" Ucap Junsu
" Ne! Tapi tidak ada yang tidak mungkin kan?" Ucapku lalu tersenyum
Drrrttttt...
Yoochun huung menerima pesan.
" Dari Jaejoong katanya 'Kalian harus menemukan makanan itu sebelum makan malam atau kalian yang akan kujadikan makan malam!'"
Entah kenapa kata - kata Jae hyung membuatku bersweatdrop mendengarnya kemudian aku menatap Yoochun hyung dan Junsu.
" Aku akan mencarinya dengan Kyu" Ucapku
" Mwo?! Kyu ikut dengan kami saja!" Ucap Junsu sinis
" Ya! Ya! Apa masalahmu eoh?! Kyu, ikut denganku!" Kataku tegas
" Aniya!"
" Hyung, gwaenchana... Aku akan mencarinya dengan Changmin ne? Kajja... Jangan buang waktu"
Tuh! Rasakan!
" Weq! Kajja Kyu!" Kataku lalu menarik Kyu dari mereka
" Ya!"
Kami mengelilingi daerah kami, namun tidak menemukan pesanan Kyu. Aku sendiri sudah menemukannya, sate kambing ini terlihat menggiurkan. Aigo..
" Otte Cwang?"
" Aigooo... Molla Kyu..."
" Hah... Aku lelah..."
Aku mulai berpikir. Kasihan Kyu kalau mencarinya seperti ini. Apalagi dia masih terlihat menahan sakit pada buttnya!
" Hmm... Ah! Kajja kita ke minimarket!" Ucapku tiba - tiba
" Eh wae?"
" Nanti aku jelaskan!" Aku menarik tangan Kyu
" Pelan Cwang... Aw..."
Aku menoleh dan melihat Kyu memegangi pinggangnya.
" Ah! Mianhae..."
Aku berjalam pelan bersamanya menuju sebuah minimarket dan mengambil saus barbeque kemudian berjalan menuju toko eskrim. Dengan rayuan mautku aku meminta sang chef untuk mencampurkan saus barbeque itu pada adonan dan tentu saja uang untuk eskrim tersebut.
" Waahhh... Idemu briliant Cwang" Ucap Kyu saat keluar dari toko eskrim itu, dia menggenggam kotak eskrim berkurang satu liter sebanyak tiga kotak
" Ne, kajja... Sudah malam ternyata..."
" Ne"
Aku pun mengendari motorku menuju rumahku, Yunho hyung bilang kalau mereka menunggu disana. Dan digerbang rumah aku bertemu dengan Junsu dan Yoochun hyung dan kami pun masuk bersama.
" Hyung!" Panggilku
Hyung dan Jae hyung menoleh, kami berempat menghampirinya.
" Ini! Aku hampir gila mencarinya! Aigoo... Aku sampai harus mencari selai nanas dulu! " Protes Yoochun
" Aku bahkan harus memaksa penjual es krim memasukkan saus barbeque ke dalam adonan es krim" Keluh Kyu
Namun Jae hyung sepertinya tidak menghiraukan protes dari Yoochun hyung dan Kyu. Dia sibuk memakan makanan yang dibawa oleh kami membuatku bergedik ngerti. Aku memang suka makan tapi tidak seperti itu. Berbeda dengan Yunho hyung yang justru mengelus kepala Jae hyung saat makan.
" Terima kasih semua! Besok aku akan memasakan bekal untuk kalian semua" Ucap Jae hyung dengan tersenyum manis
Aku sangat senang mendengarnya, aku memang sangat menyukai masakan Jae hyung. Asiiikkkk...!
" Eoh? Kalian sedang berkumpul?"
Kami menoleh, disana eomma membawa sebuah tas, begitu juga appa.
" Eomma mau kemana eoh?" Tanyaku
" Appamu besok ada meeting penting di Busan. Eomma akan ikut"
" Ish, apa Appa tidal bisa hidup tanpa eomma eoh?!" Keluhku
" Aigo.. Kau tahu kan, appamu seperti apa? Ya sudah, kami pergi ne?"
Eomma menghampiri Jae hyung dan mengecup keningnya. Kemudian dia berhenti didepan Kyu lalu memeluknya serta membisikkan sesuatu. Apa yang eomma bisikkan? Sampai Kyu merona seperti itu?
" Jja... Annyeong anak - anak"
" Annyeong eomma/ahjumma" Ucap kami bersamaan
Setelah Yoochun hyung dan Junsu pamit pulang, aku mengajak Kyu untuk pulang juga, aku mengantarkannya menggunakan motorku. Aku memarkirkan motorku pada basement apartemen Kyu.
" Gomawo" Ucap Kyu melepas helmnya kemudian memberikannya padaku
" Ne..."
" Aku masuk" Ucap Kyu kemudian berbalik namun aku menahan tangannya membuatnya berbalik dan menatapku bingung
Sreeett
Grep
Aku memeluknya, posisiku sekarang masih duduk diatas motor.
" Cw-cwang..."
" Hmm...?"
" Aniya..."
Kyu membalas pelukanku dengan erat. Tak lama aku melepaskan pelukan dan menatapnya.
Cup
Aku menempelkan bibirku pada bibirnya kemudian sedikit menyesap bibir bawahnya dan kemudian melepasnya.
" Ya!" Terlihat sekali wajahnya merah
" Apa yang eomma bisikkan padamu tadi?"
" Eh?"
" Apa?"
" Bukan apa - apa. Aku masuk dulu Cwang mesum!"
Kyu berlari meninggalkanku dengan wajah merah merona. Dia sungguh manis bukan?
.
.
.
.
~ TBC ~
.
.
.
.
.
Chap 11 up!
Otte? Mengecewakan?
Cho lagi kehilangan mood dan inspirasi... jadi begini deh chap ini ^^
.
nonapanda : ne, ngaret bingittss... jiah... kita yadong bersama eon.. ^^
mufidatul andriani : hot kah? dua - duanya sama - sama mesum sih ==" walaupun Mas KyuKyu belom ngaku kalo dia mesum
Guest : baca chap sebelumnya chingu sayang, Kyu di seoul sendirian. orangtuanya ngurus bisnis penginapan di Jeju ^^
liae. friezty : udah kejawab di chap ini ne? hamil? Kyu mpreg ga yaaa...
FiWonKyu0201 : hehehehe... maklum eommanya kan tahu kalo anak sama bapanya sama - sama mesum! jadi gitu deh ^^
evilpumpkin : ntu dia... si bang Mimin belum bilang jadian sama si Mas KyuKyu
joongmax : nyebelin bgt! ne... telat bgt si Bummie eomma... kkkkk..
aggassi. diiana : panas? pake ac eonnie... wkwkwk...
CuteCat88 : udh kejawab disini ne?
fuawaliyaah : udah kejawab di chap ini ne?
littlecupcake noona : maklum, turunan dari Wonnie appa... mesum...
ilma : maacih ne? ^^
.
Maacih buat yang udah nyempetin baca ne? semoga Cho bisa update kilat untuk chap selanjutnya.
See u next chap eoh?
Chuuuu~~~~
