Bleach © Tite Kubo
Bleach Fanfic Story – Dragon Ice and Wolf of Black Snow
-I do not own Bleach-
Don't Like, Don't Read
Warning : TYPO, OOC, OC, AU, Etc
- Chapter 10 -
Toshiro menunggu dengan sabar disamping tubuh kosong gadis itu. Tidak ada yang menyadari kalau tubuh Akatsuki itu kosong atau aneh. Semua pikiran murid terpaku pada gerbang dan tes mereka. Satu jam berlalu Toshiro berusaha menahan emosinya ketika orang yang terakhir masuk dan memperhatikan mereka dengan penasaran sebelum menghilang di balik gerbang.
Sepuluh menit kemudian, Toshiro masih menunggu. Seorang pelatih melihat mereka berdua dengan tatapan aneh. Dia menghampiri dia dan Akatsuki, walau sebenarnya gadis itu sedang pergi.
"apa dia tidak apa-apa?" tanya pelatih pada Akatsuki.
Toshiro mengangguk dengan cepat, "dia sedang meditasi, pak. Sebentar lagi selesai. Ap—"
"beberapa menit lagi. Para kapten mempunyai... pembicaraan spesial untuk kalian..."
Suasana kembali hening, Toshiro mulai khawatir. Bagaimana pun banyak hal rahasia yang dipegang olehnya. Dia tidak masalah jika mereka menunda kelulusannya. Yang menjadi kekhawatiran sebenarnya adalah Akatsuki. Sebaik apapun mereka menyembunyikan kebenarannya, ada kemungkinan suatu saat mereka ketahuan. Akatsuki mengetahuinya juga dan siap menanggung semua resikonya selama Toshiro tidak terlibat.
"Hitsugaya, kau bisa masuk sekarang..."
Toshiro menarik nafas dan menenangkan posisinya. Dia melihat Akatsuki beberapa detik, dia yakin kalau Akatsuki juga melakukan hal yang terbaik. Mata Toshiro kembali pada gerbang itu. Waktu yang tertunda tidak masalah. Apapun yang terjadi sekarang dia hanya harus terus maju ke depan, seperti kata Akatsuki melakukan yang terbaik. Kakinya terus melangkah kedalam tanpa ragu.
.
Langkah Toshiro berhenti ketika diakhir jalan. Dia berpikir kalau para kapten akan berdiri disisi lain dari mengawasi dan pelatih yang akan dihadapinya, ada didepan menunggunya. Namun yang terjadi adalah para kapten berdiri di garis salah satu sudut arena, semua menatap dengan wajah serius. Soutaichou berdiri tepat ditengah semuanya.
'dan apa yang akan terjadi sekarang?'
Toshiro bisa merasakan kebingungan Hyorinmaru. Dia berjalan kembali di tengah arena. Ukitake tampak terlihat sangat serius saat itu juga. Toshiro melihat semuanya dan menyadari salah satu yang berkacamata memiliki aura yang aneh, berbeda dengan semua kapten yang ada.
Yang tubuh terbesar, Komamura dari divisi tujuh bisa dia rasakan mengawasi dengan aura lebih ingin tahu. Soutaichou menyadari itu, "Kapten Komamura, lepaskan penutup kepalamu" Perintahnya dengan jelas. Semua kapten melihat itu dengan mata lebar kecuali Ukitake melihat pada Soutaichou seolah baru saja mengatakan hal yang tidak mungkin.
"untuk apa itu, Yama-jii?" Komamura terdengar tidak suka.
"lakukan saja..." Soutaichou lebih tegas lagi. Komamura tampak mengalah dan melepasnya, Toshiro melebarkan matanya tidak percaya dengan yang dilihatnya. Kapten itu adalah manusia binatang juga. Toshiro tidak takut, dia hanya kagum. Mulutnya tidak berbicara karena takut mengatakan hal yang aneh. Komamura mengawasi reaksi Toshiro dan menangkap reaksinya.
"kau tidak takut, bocah?"
Toshiro menggelengkan kepalanya pelan, Kapten yang lain menatap anak itu lebih serius sekarang. Soutaichou tidak memberikan waktu mereka untuk bertanya kembali.
"Hitsugaya Toshiro..." Soutaichou bicara lantang "kau datang kesini dalam kasus yang sangat khusus. Untuk menyelesaikan masalah ini kami telah menemukan solusinya." Toshiro melihat lurus pada orang tua itu "kau akan menghadapi pertarungan singkat hari ini. Kau akan bertarung siapapun yang akan menjadi lawanmu. Jangan menahan diri, jangan khawatir dengan resiko pada lawanmu. Lihat ini sebagai pertarungan sebenarnya, tidak ada batas waktu disini."
Toshiro terlihat sangat kebingungan sekarang. Apa para guru telah mengetahui kemampuan mereka sebenarnya? Dia melihat sekeliling, tidak ada pelatih yang berdiri disana. Soutaichou melihat kesampingnya.
'tidak mungkin...'
"Ichimaru, kau yang memulainya" kata Soutaichou. Seorang kapten dengan rambut perak pendek dan senyuman aneh maju dan mengeluarkan Zanpakutou-nya.
"SON OF A *&$ &*"
.
untuk catatan kalimat terakhir Toshiro katakan dalam telepati ya... bukan langsung ngomong kok. Ya siapa yang kaget kalau gga kaya gitu? orang yang punya riwayat penyakit jantung bisa langsung kumat disana.
Cukup dengan itu, sebelumnya saya pengen ngasih tahu nih. Bagi yang pernah membaca bleach fanfic seperti yang sudah saya tulis dalam profil saya. Bagian ini hampir 80% dari fanfic lain. kalau kalian ingin melihat fanfic yang saya ambil atau gunakan alurnya. saya dengan senang hati memberitahu kok.
judulnya, Journey to The end By AliaofTwoWorlds.
seperti biasa sebelum kalian pergi silakan tinggalkan review atau kalau malu-malu kirim langsung pesan. saya menghargai semua ide dan akan berusaha menjadi lebih baik. Terima kasih!
