We Got Love?

Author: Menusdof

Rating: Teen

Genre: Romance

Cast: BTS member

Warning: Genderswitch untuk kepentingan cerita

Tenth Day of Date

"Noona, aku dan Jin Hyung mau pergi ke sungai Han. Mau ikut?" tawar Kookie.

"Tapi, nanti kencannya?" tanya Hoseok.

"Ikut sajalah" ujar Kookie.

"Heuh, baiklah" ujar Hoseok.

Sampai di sungai Han, Hoseok langsung berlari-lari meninggalkan Jin dan Kookie. Menghirup udara di sekitar sungai Han. Hoseok merasa lega. Serasa lepas dari semua kepenatannya. Namun, tak sengaja matanya menangkap seseorang yang ia kenal beberapa hari ini sedang memeluk seorang gadis.

"Di-dimple?!" serunya kemudian menutup mulutnya lalu lari.

Hoseok berlari tanpa tujuan. Ia bingung. Sungguh. Kenapa ia seperti ini. Ia sakit. Tapi, bagaimana menjelaskannya? Ia, bukan siapa-siapa. Air matanya meluncur bebas. Tapi, ia kesal melihat Namjoon dengan gadis lain. Sebenarnya ia kenapa?

Kookie yang melihatnya berlari mengejarnya sambil berseru memanggilnya.

"Noona!" seru Kookie.

Kookie memegang tangan Hoseok dan menghentikan lari Hoseok.

"Kenapa tiba-tiba lari?" tanya Kookie.

"Aku, tidak tahu Kookie. Aku sakit" ujar Hoseok.

"Sakit? Kenapa?" tanya Kookie.

"A-aku melihat Namjoon dengan se-seorang gadis. A-aku kesal. Dan air mata ini, dia keluar begitu saja" jelas Hoseok.

"Namjoon hyung dengan seorang gadis?" ujar Kookie.

"I-iya" jawab Hoseok.

"Heuh, kalau begitu, kita pulang saja. Aku akan menelepon Jin Hyung dulu" ujar Kookie.

Kookie mengeluarkan ponselnya kemudian menghubungi Jin. Jin datang membawa mobil yang dipakainya tadi.

"Ayo masuk" ujar Jin.

Hoseok dan Kookie masuk. Kookie sesekali menatap kebelakang, dimana Hoseok sedang menangis tak jelas.

"Kookie, Hoseok kenapa?" tanya Jin.

"Tidak. Dia capek saja. Pusing sepertinya" dusta Kookie.

"Oh, begitu" gumam Jin.

Sampai di rumah, Hoseok langsung berlalu menuju kamarnya. Membaringkan tubuhnya kemudian mencoba memejamkan mata. Dia bingung, perasaan apa ini? Apa ini cinta? Tapi, mana mungkin? Ia baru bertemu dengan Namjoon beberapa minggu yang lalu. Dan ia sudah jatuh pada pesona Kim Namjoon?

"Aish.. hiks, aku kenapa?" gumamnya sambil tersedu.

"Mana mung-hiks-kin aku jatuh cinta?" lanjutnya.

Akhirnya, karena lelah menangis Hoseok tertidur hingga menjelang malam hari. Ia sudah lupa tentang hari kencan terakhirnya dan pilihan Namjoon. Hingga suara ketukan pintu menginterupsinya dari tidur 'siang' nya.

"Noona?" panggil Kookie.

"Hm?" balas Hoseok.

"Keluarlah sebentar" ujar Kookie.

"Hm" jawab Hoseok.

Hoseok bangkit dari kasurnya kemudian berjalan ke kamar mandi untuk sekedar membasuh muka dan memperbaiki tatanan rambutnya. Kemudian berjalan keluar dari kamarnya.

Ia mendapati Namjoon duduk di depan Jin dan Kookie sambil membawa sebuah kotak kecil berwarna biru dan sebuket bunga mawar merah. Melihat muka Namjoon, air muka Hoseok langsung berubah.

Namjoon melihat Hoseok. Menatap mata Hoseok intens kemudian tersenyum, memamerkan lesung pipi manisnya. Hoseok tidak tersenyum, tau sekedar membalas tatapan hangat mata Namjoon. Hoseok kesal, sungguh.

"Noona?" panggil Kookie.

"Hm" sahut Hoseok.

"Duduk sini" suruh Jin.

Hoseok berjalan ke arah Kookie dan Jin kemudian duduk diantara keduanya. Kemudian menatap Jin dan Kookie bergantian.

"Silahkan Namjoon Hyung" ujar Kookie.

"Ne. Mmm… Hwimang, kita memang baru beberapa minggu ini kenal. Tapi, bagaimana ya? A-" uja Namjoon.

"Siapa gadis tadi pagi?" potong Hoseok.

"Huh? Gadis? Yang mana?" tanya Namjoon.

"Sungai Han. Pukul 10 tepat" jawab Hoseok.

"Huh? Aku tidak keluar rumah dari tadi pagi" ujar Namjoon.

"Lalu, siapa yang tadi pagi?" ujar Hoseok bingung.

"Jangan-jangan dia berambut merah marun?" ujar Namjoon.

"Ya, memang merah ma- ta-tapi rambutmu kan perak? Siapa yang tadi pagi?" heran Hoseok.

"Kembaranku. Namjin" ujar Namjoon.

"Eo? Kau tidak pernah cerita" ujar Hoseok.

"Kupikir kau tidak akan pernah bertemu denganmu. Dia tinggal jauh. Tapi, tumben ia pulang. Eh, aku kesini bukan bermaksud cerita" ujar Namjoon.

"Ehm, Hwimang ini hari terakhir acara yang kita ikuti, dan seperti yang sudah kau tahu, aku, kau mau jadi kekasihku tidak?" lanjut Namjoon.

"Huh? A-aku bagaimana ya? Ehm, ta-tanya pada Kookie saja" ujar Hoseok.

"Kenapa aku?" ujar Kookie.

"Jadi, aku butuh ijin Jungkook ya? Bagaimana? Kau mengijinkanku tidak?" tanya Namjoon.

"Aku sih setuju-setuju saja. Asal Noona bahagia. Yah, itu jawabanku. Kalau Jin Hyung?" tanya Kookie.

"Loh, aku juga? Aku, bagaimana ya, aku tidak berhak sebenarnya, ini kan hidup Hoseok. Kalau Kookie sudah setuju, aku juga bisa apa" ujar Jin.

"Kalau begitu, aku boleh ya jadi pacar Hwimang? I-ini, untukmu" ujar Namjoon sambil menyerahkan bunga yang dibawanya.

"Eh? Te-terimakasih ya" ujar Hoseok gugup.

"Oh iya, kemarikan tanganmu" ujar Namjoon.

"Eh?" kaget Hoseok.

Namjoon menarik tangan kiri Hoseok. Kemudian membuka kotak biru kecil yang dibawanya, lalu menyelipkan sebuah cincin perak sederhana ke jari manis Hoseok. Oertanda Hoseok telah menjadi miliknya. Dan ia menunjukkan jari manis kirinya. Yang membuat Hoseok merona.

"Wah, memang sudah matang ya persiapannya" ujar Jin.

"Iya Hyung. Oh ya, terimakasih semuanya. Karena telah mengijinkanku berpacaran dengan Hoseok. Juga, para kru yang ada di depan, kalian boleh masuk sekarang" ujar Namjoon.

"Ja-jadi ada kru juga?" bisik Hoseok.

"Kau tak sadar?" heran Namjoon.

"Mereka diluar, aku kan jadi tidak tahu" kesal Hoseok.

Semua kru yang meliput pun masuk ke rumah Hoseok. Meminta Hoseok dan Namjoon menunjukkan cincin mereka. Kemudian meminta Namjoon untuk mengucapkan sepatah dua patah kata.

"Nah, sebelumnya, kami sangat-sangat bersyukur bisa dipertemukan lewat acara ini. Kami, memang belum apa-apa. Tapi, tolong doakan kami langgeng dan hubungan kami berlanjut ke jenjang yang lebih sakral lagi. Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kami. Sekali lagi terimakasih semuanya" ujar Hoseok.

"Hoseok-ssi?" ujar salah satu kru.

"Ehm, terimakasih untuk semua yang telah dilakukan demi kelancaran acara ini dan kami. Doakan kami bisa terus bersama selamanya. Sekali lagi terimakasih. Kerja bagus semuanya" ujar Hoseok.

Kisah cinta antara Namjoon dan Hoseok masih akan terus berlanjut seiring berjalannya waktu. Begitu juga dengan masalah dan rintangan yang pastinya akan mendera hubungan mereka kelak. Semoga mereka dapat menyelesaikannya…

Finally, We Got Love selesai yeay! terimakasih yang setia mereview meski sedikit :"

rencananya saya mau buat lanjutan kisah cinta si Namseok ini. ada yang setuju? kalau ada, tulis di review ya. gamsahabnida :)