Maaf sebesar-besarnya buat keanehan dan hal-hal menjijikan di chapter sebelumnya, minna-san._.
Makasih buat yang udah nge-reviewww gue hargai banget itu *muach* /authordilemparkedalamsumurdanbertemusadako/
Makasih juga buat kewan-kewan gue yang udah ngasi beberapa ide keramat buat gue. Yah benernya sakit si disebut kewan tapi enak gini sih. Oke lanjut!
Peristiwa sinetron bin alay sudah kalian tonton barusan.. Oh, salah naskah.
Kuroko menangis. Itulah yang dilakukannya sejak tadi. Ia memeluk erat-erat cahaya kawan-kawannya itu. (Kalo bagi author itu kewan-kewan.)
Ter-flash back kisah persahabatan mereka.
Pertama kalinya ia memasuki SMP Teikou.
Ia menabrak Kagami sampai makanannya terjatuh. Lalu Kagami memarahinya habis-habisan.
"DASAR BOCAH PENDEK, PUTIH, CEROBOH, PUNYA MUKA KAYAK CEWEK, NGAPAIN LO NABRAK-NABRAK GUE. GUE GAMPAR LO SINI."
Kagami mengepalkan tangannya dan mengangkat tangannya. Tak lupa ia memakai REXONA biar kelihatan tambah seksi keleknya(?) Oke lupakan rexona.
"OI BOCAH, BERANINYA KOK SAMA CEWEK! SINI KAMU HADAPI AKU!" Bocah berambut biru sapphire datang sambil berpose menantang. Dari belakang tampak seorang gadis muda yang cantik dan baik hati (Aomine langsung muntah) /maaf Ahomine, ini disuruh Momoi/ berambut pink menghampiri anak berambut biru sapphire itu.
"AHOMINE! SUDAH KUBILANG CEBOK SEHABIS DIPANGGIL ALAM, KENAPA KAMU GA CEBOK HAH! BAU TAU!" Ujarnya sambil memukul-mukuli kepalanya dengan golok(?)
"Uwaaahh~~~ anak ini unyu sekaliiiiii..." Momoi langsung fangirling di depan Kuroko yang ketakutan dengan tingkah idiot wanita pedofil(?) Itu.
Bocah berambut kuning yang awalnya melihat kejadian itu dengan poker face tiba-tiba juga ikut-ikutan pedofil...
"UWAAAAH LIHAT! MATANYA BULATTT WAAAHH UNYU SEKALI!"
Keributan itu tiba-tiba berhenti sejenak karena ada si empat mata indomie cabe ijo muncul di depan mereka sambil bilang "kalian bodoh, nanodayo!"
Lalu Tom and Jerry pun dimulai. Tak lama kemudian ada makhluk bongsor berambut ungu yang membawa tas piknik raksasa berisi makanan.
"Apa kalian jual bakso? Bunyi kalian seperti bakul bakso(?)"
Hening
.
.
.
Lalu si keramat berambut merah pun menemui mereka semua.
"Bocah aneh, kalian semua mulai hari ini jadi budakku!"
Hening...
.
.
.
Oke apa hubungannya cerita ini dengan Kuroko? Lupakan.
"Tetsuya.. Tetsuya.."
Kuroko tersadarkan dari lamunannya. Oh rupanya itu suara si keramat. Eh? Apa ini neraka?
"Tetsu-kun! Tetsu-kun!" Bocah berambut pink mengguncang-guncangkan tubuh Kuroko. Ia melihat kearah tangannya, lho kenapa tangannya kembali lagi?
Lalu, Kuroko meninggal.
.
.
.
LOL JUST KIDDING-
Kuroko pingsan. Ia digotong oleh si ungu bongsor menuju ke rumah sakit terdekat. Mereka menemani Kuroko hingga keesokan paginya.
Kuroko membuka matanya.. Ia melihat teman-temannya menunggunya dengan wajah khawatir. Kuroko tersenyum, untuk pertama kalinya.. Senyumnya sangat tulus dan manis..
TUBERCULOSIS
LOL, BUKAN!
TBC
