Kupu-kupu Cinta

Chanyeol - Baekhyun

Katanya kalau orang jatuh cinta itu, seperti ada ribuan kupu-kupu yang berterbangan di perut. Rasanya aneh tapi menyenangkan. Rasanya menggelitik, menciptakan lengkungan indah di bibir.

Aku sudah pernah merasakannya saat melihatnya untuk pertama kali, lalu kedua, lalu ketiga, hingga aku tak dapat menghitung sudah berapa kali aku merasakannya. Karena setiap kali melihat dirinya, rasa aneh itu ada. Ribuan kupu-kupu itu muncul tanpa aku minta lalu beterbangan di perutku membuatku ingin selalu tersenyum.

Aku mencintainya. Lagi, lagi dan lagi. Bertambah dari hari ke hari. Terus menumpuk, hingga aku sendiri tak tau sudah sebesar apa rasa cintaku.

Dia adalah Chanyeol. Lelaki yang membuatku merasakan rasa aneh di perutku. Lelaki yang kini ada di hadapanku. Lelaki kini akan menjadi suamiku.

"Aku, Park Chanyeol, membawa Anda, Byun Baekhyun, untuk menjadi suami saya. Saya berjanji untuk mencintai dan menghormati Anda sejak hari ini, untuk lebih baik, lebih buruk, untuk kaya, untuk miskin, sakit, dan kesehatan semua hari-hari kehidupan kita, sampai kematian memisahkan kita." Ucapnya dengan tegas dihadapan pendeta, orang tua kami, sanak saudara, teman-teman, dan jemaat lain yang hadir.

"Saya, Byun Baekhyun, membawa Anda, Park Chanyeol, menjadi suami saya. Saya berjanji untuk mencintai dan menghormati Anda sejak hari ini, untuk lebih baik, lebih buruk, untuk kaya, untuk miskin, sakit, dan kesehatan semua hari-hari kehidupan kita, sampai kematian memisahkan kita."

Lalu saat pendeta mengumumkan bahwa kami sudah menjadi sepasang suami-suami, kupu-kupu itu semakin banyak dan berterbangan di perutku.

Aku tak tau lagi harus bagaimana, karena kupu-kupu itu telah berhasil membuatku tak kuasa berdiri. Maka saat Chanyeol menciumku seperti yang diminta pendeta, aku dengan cepat mengalungkan kedua tanganku di lehernya, dan itu memperdalam ciuman kami.