"Tapi mereka pasti akan mengejarku bukan?" tanya Kyuhyun sambil meremas rambut nya.
"Karena itu... kau harus pergi dari kota ini."
.
.
.
KEEP YOUR EYES OPEN
.
.
.
Kyuhyun sedikit terperangah saat mendengar apa yang baru saja Siwon katakan. Pergi dari kota ini? Tidak, dia tidak ingin melakukan nya karena dia sudah terlanjur... cinta pada kota Forks. Akhirnya Kyuhyun mengakui bahwa dirinya lama-kelamaan menyukai kota Forks dan menjadi cinta.
"Tunggu dulu... pergi dari kota ini? Sendirian?" tanya Kyuhyun gugup karena dia tidak mau pergi sendirian. Dia terlalu takut pergi sendirian.
"Tentu tidak, kami semua akan menjaga mu. Kan sudah kubilang kalau aku tidak akan pernah membiarkan mu terluka" ucap Siwon tegas sambil melirik Kyuhyun yang tubuh nya mulai menggigil.
"Euh... baiklah tapi truk ku masih ada di sekolah" ucap Kyuhyun ragu sambil memeluk tubuh nya sendiri.
"Baiklah."
Lalu dengan cepat Siwon menginjak pedal gas mobil dan menambah kecepatan mobil nya. Kyuhyun pun memejamkan mata nya mungkin karena jantung nya yang terus berdegup kencang. Selalu dia... selalu dia yang di incar oleh para vampire. Bukan orang lain.
"Hiks..."
Siwon terkejut setengah mati saat melihat Kyuhyun sedang menangis di samping nya. Perlahan Siwon menepikan mobil nya karena merasa terganggu saat mengemudi kemudian dia tatap Kyuhyun yang terus saja terisak.
"Ada apa hm?" tanya Siwon lembut kemudian memasukkan Kyuhyun ke dalam pelukan nya. Tangan Siwon pun mengelus-elus punggung Kyuhyun dengan lembut.
"Hiks... ke... kenapa selalu aku yang di incar?" tanya Kyuhyun kemudian mendongak menatap wajah Siwon yang selalu dapat membuat Kyuhyun gila. "Kenapa selalu aku? Kenapa bukan orang lain saja?" ucap Kyuhyun lagi. Siwon pun hanya diam mematung, tidak tau apa yang harus dijawab nya. Perlahan Siwon kemudian menghapus air mata Kyuhyun yang terus saja terjatuh lalu dia mulai mendekatkan wajah nya dengan Kyuhyun.
CUP
Akhirnya bibir mereka bertemu. Tidak ada lumatan karena Siwon hanya ingin memberi ciuman penenang kepada Kyuhyun dan seperti nya berhasil karena Kyuhyun mulai berhenti terisak. Siwon pun melepaskan ciuman itu dan menatap mata Kyuhyun. Mata vampire bertemu mata manusia.
"Dengar, kau jangan panik karena aku selalu ada disini... menjaga mu" ucap Siwon lalu membelai pipi Kyuhyun yang terasa sangat lembut ditangan Siwon. Dengan perlahan Kyuhyun pun menganggukan kepala nya karena sudah merasa sedikit tenang.
Siwon pun tersenyum kemudian mengelus rambut Kyuhyun lalu kembali fokus menjalankan mobil nya. Kyuhyun pun kembali tersenyum dengan sedikit guratan merah karena perkataan Siwon barusan mampu membuat Kyuhyun melayang jauh ke atas. Maksudnya perasaan nya.
Siwon kembali fokus mengemudikan mobil nya dan mulai terlihat bangunan sekolah yang sudah lama berdiri. Siwon kemudian memarkirkan mobil nya tepat di samping truk Kyuhyun. Kyuhyun pun membuka pintu mobil Siwon dan menghampiri truk nya dengan sedikit meloncat-loncat. Siwon hanya dapat tertawa pelan melihat tingkah Kyuhyun yang imut dan kekanak-kanakan.
"Kau masih di sini! Ku kira kau sudah di curi" ucap Kyuhyun polos sambil memeluk truk nya yang sangat dingin itu.
"Tidak akan ada yang mau mencuri truk seperti itu" ucap Siwon jahil sambil mendekati Kyuhyun yang dihadiahi tendangan di tulang kering Siwon yang tentu tak terasa apapun bagi Siwon.
"Hemph..." Kyuhyun pun menggembungkan pipi nya kesal yang membuat nya terlihat semakin imut di wajah Siwon.
"Kyu, kau harus pulang dan berpamitan pada Leeteuk hyung. Oh.. dan jangan lupa bawa beberapa pakaian" ucap Siwon.
"Tapi... aku harus bilang apa pada Leeteuk hyung?" tanya Kyuhyun bingung karena dia tidak mungkin bilang kalau dia sedang di incar vampire jadi dia harus pergi dari kota Forks.
"Entahlah" Siwon kemudian membukakan pintu truk Kyuhyun dan kemudian Kyuhyun masuk ke dalam nya. "Yang pasti kau harus cepat keluar dari rumah itu" sambung Siwon.
"Bagaimana dengan mu?" tanya Kyuhyun setelah menghidupkan mesin truk nya.
"Aku akan menyusul mu setelah kau keluar dari rumah itu oke..." Siwon kemudian menjauh dari truk Kyuhyun. Kyuhyun terus menatap Siwon dan akhirnya Siwon pun mengangguk kepada Kyuhyun. Lalu Kyuhyun pun mulai menjalankan truk nya kembali ke rumah.
Kepala Kyuhyun pun tiba-tiba kembali terasa sakit mungkin karena terlalu banyak masalah yang menimpannya kali ini tapi Kyuhyun percaya... suatu hari nanti... semua ini akan berakhir dengan kebahagian. Kyuhyun berharap seperti itu.
Lalu truk nya kembali melaju dengan cepat karena jalanan yang sepi bahkan tidak terlihat kendaraan yang lain di jalan ini. Dari kejauhan Kyuhyun pun dapat melihat rumah nya yang terang karena di terangi lampu. Perlahan Kyuhyun memberhentikan truk nya kemudian berjalan masuk menuju rumah nya.
"Kyunnie! Kau sudah pulang!"
DEG
Sapaan ramah itu... sapaan itu yang sedang tidak ingin Kyuhyun dengar karena dia akan segera meninggalkannya... entah sampai kapan. Merasa di acuhkan Leeteuk mulai berjalan mendekati Kyuhyun dan berhenti tepat di depan wajah nya.
"Hey... Kyunnie..." ucap Leeteuk sambil terus memperhatikan wajah Kyuhyun yang terlihat sangat sendu sekarang. Dengan cepat Kyuhyun langsung mengalihkan wajah nya dan berjalan ke atas menuju kamar nya. Leeteuk pun hanya dapat menatap bingung ke arah Kyuhyun yang telah masuk ke kamar nya.
.
.
.
"Argh..."
Kyuhyun terus mengumpat kesal sambil berjalan mondar mandir dikamar nya. Sudah satu jam dia tidak keluar kamar nya karena masih sibuk memikirkan kata apa yang harus dia ucapkan pada Leeteuk. Mungkin saja Taemin sedang dalam perjalanan nya menuju ke sini dan ia tidak ingin kalau Leeteuk ikut bertempur melawan Taemin hanya untuk melindungi nya. Tiba-tiba saja sebuah kata terlintas di otak nya. Dengan mantap Kyuhyun mengambil tas nya yang sudah di isi oleh pakaian nya sebelum nya. Kyuhyun pun berjalan menuruni tangga dan sudah memegang kenop pintu rumah nya sampai sebuah suara mengintrupsi nya.
"Kau mau kemana?" tanya suara itu lembut yang membuat Kyuhyun makin tidak mau pergi dari kota ini.
"Bukan urusan mu" jawab Kyuhyun berusaha dingin bahkan Kyuhyun dapat merasakan kalau Leeteuk sedikit tersentak.
"Tentu saja ini urusan ku karena aku keluarga mu. Jadi kau mau kemana?" tanya Leeteuk berusaha sedikit tegas.
"Meninggalkan kota ini. Memang nya kenapa?" jawab Kyuhyun dan berhasil membuat Leeteuk membulatkan mata nya.
"A..apa? Tapi kenapa?" tanya Leeteuk karena masih tidak percaya akan apa yang baru saja di ucapkan Kyuhyun.
"Aku muak dengan kota ini. Pemandangan nya, para makhluk aneh nya seperti werewolf dan vampire... dan vampire yang paling membuat ku muak adalah kau! Jadi jangan halangi aku untuk pergi dari kota ini bukankah tanpa aku dirumah ini kau bisa lebih puas dengan Kangin."
"Cukup..."
"Kau bisa lebih berlovey dovey ria dengan vampire tercinta mu itu dan-"
"CUKUP!"
PRANGGG
Vas bunga itu pun sukses retak karena teriakan Leeteuk barusan. Kyuhyun hanya menatap dengan sendu ke arah vas bunga yang baru saja pecah itu dan Kyuhyun pun bisa mendengar isak tangis mulai keluar dari mulur Leeteuk. Apa dia tadi terlalu berlebihan?
"Jika itu mau mu... baiklah! Pergi!" ucap Leeteuk menahan emosi dan tubuh nya mulai sedikit bergetar.
"Cih... persetan dengan vampire" ucap Kyuhyun menyelesaikan ucapan nya yang dingin dan menusuk hati Leeteuk. Kemudian dia keluar dari rumah itu dan masuk ke dalam truk nya. Dengan cepat Kyuhyun segera menghidupkan mesin truk nya dan menginjak gas dengan kasar.
Nafas Kyuhyun terus saja tersengal-sengal. Dia menyesal... sangat menyesal karena telah melontarkan perkataan yang mampu membuat pertahanan hyung tersayang nya retak. Dia telah menyakiti hati Leeteuk
DUKKKK
Kyuhyun terlonjak kaget dan hampir saja kehilangan kendali truk nya saat Siwon meloncat ke samping truk nya.
"Minggirlah biar aku yang mengemudi" ucap Siwon membuka pintu truk nya kemudian menggeser Kyuhyun agar mampu memegang stir truk itu.
Kyuhyun kemudian memijat kening nya yang sedikit pusing itu dan tanpa aba-aba satu tetes air mata berhasil lolos dari kedua kelopak mata nya. Dan satu tetes lagi jatuh... dan lagi... dan lagi. Akhirnya Kyuhyun pun menahan tangis nya agar tidak didengar oleh Siwon namun itu percuma karena Siwon sudah memandangi Kyuhyun sedari tadi.
"Aku menyakiti nya hyung... hiks... aku menyakiti perasaan Leeteuk hyung..." ucap Kyuhyun sedikit tersendat-sendat. Siwon kemudian melingkarkan tangan kanan nya pada bahu Kyuhyun dan mengusap-usap nya pelan.
"Sssshhhh... tidak apa-apa mungkin itu memang cara yang terbaik" ucap Siwon sesekali melirik ke arah Kyuhyun.
DUKKKK
"Apa itu?" ucap Kyuhyun reflek saat merasakan kalau dinding truk atas nya seperti baru dijadikan tempat mendarat sesuatu.
"Tenang itu hanya Yesung dia yang menjaga di atas dan di belakang ada ayah, ibu dan yang lain nya. Kami semua akan menjaga mu" ucap Siwon menenangkan Kyuhyun yang tadi panik.
"Lalu sekarang kita kemana?"
"Kita akan ke rumah ku dulu untuk menyusun rencana" ucap Siwon dan mempercepat laju truk Kyuhyun.
.
.
.
Sekarang semua nya tengah berada di garasi mobil kediaman tuan Choi. Semua nya terdiam memikirkan bagaimana cara nya mengecoh Taemin dan kawan-kawannya agar tidak dapat menemukan Kyuhyun. Kyuhyun pun sedari tadi hanya memegang erat jaket nya karena merasa terlalu gugup. Siwon terus saja menatap Kyuhyun yang terus mengeratkan jaket nya dan tiba-tiba saja sebuah ide brilian muncul di otak nya.
"Itu dia!" ucap Siwon semangat karena berhasil menemukan sebuah rencana.
"Apa?" tanya Donghae bingung melihat wajah Siwon yang mulai bersinar-sinar.
"Kyu apa kau membawa pakaian yang lain?" tanya Siwon sambil memegang bahu Kyuhyun dan mengacuhkan Donghae.
"Tentu seperti kata mu tadi" jawab Kyuhyun sambil mengacungkan tas nya ke arah Siwon. Kemudian Siwon pun mengambil beberapa pakaian dan memberikan nya pada Yesung, Jiwon dan ayah nya.
"Kita akan berpencar untuk menyebarluaskan bau Kyuhyun agar Taemin dapat terkecoh" ucap Siwon lalu memakai jaket Kyuhyun begitu juga dengan Yesung, Jiwon dan ayah nya namun terlihat wajah Jiwon yang seperti tidak rela membantu. "Lalu ibu dan Ryeowook kau tinggal saja di Forks mungkin saja Kai dan Sulli akan mengincar Leeteuk" sambung Siwon dan membuat tubuh Kyuhyun bergetar hebat.
"Jangan bilang begitu!" bentak Kyuhyun karena tidak ingin sesuatu terjadi pada hyung kesayangan nya itu.
"Maaf" ucap Siwon dan mengacak-acak rambut Kyuhyun untuk meminilasir rasa tegang dan panik Kyuhyun. "Lalu Donghae dan Eunhyuk kalian bertugas untuk menjaga Kyuhyun nanti di Phoenix" sambung Siwon dengan tampang kepemimpinan nya. "Mengerti?"
"Mengerti!" jawab semua nya secara bersamaan dan Kyuhyun hanya dapat tersenyum lemah melihat diri nya yang begitu lemah sampai harus di lindungi seperti ini. Siwon kemudian mendekati Kyuhyun dan mengangkat dagu Kyuhyun.
"Kau tidak perlu cemas... kami ada disini menjaga mu" ucap Siwon lembut dan terus memandang wajah Kyuhyun yang sangat indah dimata nya.
"Ayo kita pergi!" ucap Jiwon membuat aksi romantis itu harus berhenti. Ya mungkin masih belum bisa menerima kehadiran Kyuhyun yang ternyata seorang manusia.
"Jaga dirimu" ucap Siwon kemudian mencium kening Kyuhyun lembut kemudian berlari mengejar Yesung, Jiwon dan ayah nya yang sudah berlari duluan. Kyuhyun pun memegangi kening nya yang masih terasa hangat bekas ciuman Siwon.
"Ayo kita pergi Kyu" ucap Eunhyuk. Kyuhyun sebentar memejamkan mata nya dan kemudian sinar mata nya berubah menjadi tajam.
"Kita pergi."
.
.
.
BUGHHHHH
"Kenapa kau tidak mau membantu ku?" tanya Taemin sambil berteriak tepat di depan wajah Kai. Kai hanya terkekeh pelan dan tidak membalas tinjuan Taemin.
"Sudah kubilang berapa kali... kita harus hentikan memburu orang" ucap Kai dan hanya di tatap oleh penuh amarah oleh Taemin.
"Sekali ini saja Kai.. bagaimana hem?" tanya Taemin sambil terus memandang lekat pada Kai.
"Ku bilang tidak ya tidak!"
BUGHHHHH
Satu tinjuan di pipi kembali di dapat kan oleh Kai walaupun tidak terasa sakit sama sekali karena dia adalah seorang vampire.
"Sulli... apa kau mau ikut?" tanya Taemin pada Sulli yang dari tadi hanya diam mematung melihat pertengkaran mereka. Dan sekarang pun Sulli masih tetap diam menatap Taemin. "Cih... baiklah aku akan pergi sendiri" ucap Taemin kemudian pergi meninggalkan Kai dan Sulli. "Tunggu aku manis..." ucap Taemin sambil memikirkan darah lezat yang akan segera di dapat nya dan dengan cepat dia mengendus bau Kyuhyun lalu berlari mengejar bau itu.
.
.
.
Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk sekarang sudah berada di kota Phoenix. Kota yang tidak kalah keindahannya dengan kota Forks. Sedari tadi Kyuhyun terus memperhatikan pemandangan diluar nya mulai dari bangunan-bangunan disana dan orang-orang yang berlalu-lalang namun entah kenapa pikirannya selalu pergi ke Leeteuk. Dia masih merasa menyesal.
"Kita akan menginap disini" ucap Donghae sambil menurunkan kaca jendela mobil nya agar bisa melihat hotel itu dengan lebih jelas. Kyuhyun kemudian mengikuti apa yang Donghae lakukan dan dapat melihat tulisan besar PHOENIX HOTEL. Menurut Kyuhyun mereka seharusnya tidak perlu memampang nama hotel sebesar itu.
Kyuhyun pun turun dari mobil itu sambil membawa tas nya kemudian mengikuti Eunhyuk dan Donghae yang sedang berada di resepsionis.
"Kami pesan satu kamar" ucap Eunhyuk dan kemudian sang resepsionis pun memberikan sebuah kunci kepada Eunhyuk yang berangka 407.
"Ayo kita beristirahat" ucap Donghae dan mengapit tangan Eunhyuk manja.
Mereka pun berjalan menuju kamar itu berbarengan lalu mereka berhenti di depan pintu lift yang masih tertutup. Sekitar 2 menit mereka tunggu dan akhirnya lift itu pun terbuka.
TING
Kemudian mereka pun masuk dan lift pun kembali tertutup. Kyuhyun sedari tadi terus menundukan kepala nya. Dia terus memikirkan Siwon, Jiwon, Yesung dan ayah nya Siwon. Apakah mereka berhasil membodohi Taemin atau tidak? Dan yang paling dikhawatirkan Kyuhyun tetaplah Leeteuk hyung nya. TING. Pintu lift pun kembali terbuka dan mereka keluar dari sana. Mereka kembali menelusuri hotel dan sampailah didepan pintu berangka 407. Eunhyuk memasukan kunci kamar hotel itu.
CKREK
Dan tampaklah sebuah ruangan yang mewah. Kyuhyun sempat tercengang karena sebelumnya Kyuhyun tidak pernah masuk ke tempat yang mewah seperti karena Kyuhyun termasuk orang yang sedang bukan yang serba wah. Donghae hanya tertawa pelan melihat wajah Kyuhyun yang sedang tercengang itu lucu sekali. Eunhyuk pun membantu Kyuhyun membawa tas nya yang lumayan berat ke atas kasur. Donghae segera duduk di atas sofa karena sudah merasa lelah lalu diikuti Eunhyuk yang duduk di samping nya. Kyuhyun pun berjalan mendekati jendela dan membuka gorden nya dapat terlihat olehnya kota Phoenix. Tanpa terasa Kyuhyun pun menyunggingkan sebuah senyuman.
"Ada apa Kyu?" tanya Donghae bingung melihat Kyuhyun yang tersenyum sendiri.
"Kota ini tidak banyak berubah ya" jawab Kyuhyun.
"Eh... kau pernah ke kota ini sebelumnya?" tanya Eunhyuk yang merasa bingung.
"Ya dulu aku, keluargaku dan Leeteuk hyung pernah tinggal disini sebentar tapi itu tidak lama karena urusan keluarga ku jadi kami hanya tinggal di kota Phoenix selama dua minggu saja" jelas Kyuhyun kepada Donghae dan Eunhyuk yang sudah tidak terlihat bingung lagi. "Dan bagaimana dengan mereka... apa... mereka baik-baik saja?" tanya Kyuhyun dan ekspresi wajah nya langsung berubah menjadi murung.
"Tenang saja sampai sekarang mereka baik-baik saja" jawab Donghae. 'Kuharap Taemin tidak menyadari apapun' ucap Donghae dalam batin dengan sedikit was-was.
'...Wonie...'
.
.
.
SRAK SRAK SRAK
Terdengar bunyi semak-semak yang terkena angin kencang karena lari beberapa vampire ini. Kemudian mereka berhenti di sebelah pohon besar dan melihat kesamping untuk melihat situasi.
"Lakukan Jiwon" ucap Siwon setelah melihat situasi yang seperti nya aman.
Jiwon mengagguk mendengar perintah kakak nya kemudian menggosokan jaket nya mungkin lebih tepatnya jaket Kyuhyun kepada pohon besar ini. Setelah dirasa nya bau Kyuhyun sudah cukup menempel di pohon itu mereka semua kembali melanjutkan berlari menuju tempat yang lebih jauh.
Lalu enam menit setelah kepergian kawanan vampire itu terlihat seorang vampire yang berlari cukup kencang karena rasa haus nya yang sudah tidak bisa ditahan. Taemin pun berhenti tepat disamping pohon besar itu dan menghirup bau Kyuhyun yang telah di ada disana. Mata Taemin pun berubah menjadi merah pekat karena aroma darah yang dapat sedikit tercium oleh nya.
"Kau milikku" ucap Taemin sambil memegang pohon itu dengan kuat.
KRAKKK
Pohon itu pun tumbang dan Taemin kembali berlari mengejar bau Kyuhyun itu.
.
.
.
"Hiks...hiks... Kyu..."
Di salah satu rumah di kota Forks ini nampaklah seorang namja yang sedang menangis tersedu-sedu diatas sofa sambil merobek-robek kecil tisu yang ada di tangan nya. Dia bukanlah namja biasa melainkan dia adalah seorang vampire. Bukankah seorang vampire harus kuat dalam menjalani semua nya? Kalian harus membuat pengecualian... vampire bukanlah makhluk yang sempurna mereka masih punya hati dan diperbolehkan untuk menangis.
"Anda tidak perlu menangis Leeteuk-ssi karena saya percaya keluarga saya dapat menjaga Kyuhyun dengan baik" ucap seorang yeoja paruh baya yang merupakan ibu Siwon. Sedari tadi ibu Siwon sudah berada di depan rumah Kyuhyun bersama dengan Ryeowook untuk memperhatikan gerak-gerik disekitar rumah itu mungkin saja Kai dan Sulli akan datang tapi tidak terlihat apapun yang mereka perhatikan daritadi hanyalah Leeteuk yang terus menangis dan Kangin yang entah kenapa bisa ada di sana. Ibu Siwon pun merasa iba kepada Leeteuk dan berjalan masuk ke dalam, pertama nya Leeteuk dan Kangin hanya bisa cengo melihat siapa orang asing yang datang namun setelah ibu Siwon memperkenalkan diri Leeteuk kembali menangis. Ryeowook kemudian menjelaskan kenapa Kyuhyun harus pergi dari kota ini. "Tapi kenapa dia tidak bilang yang sejujurnya saja padaku?" tanya Leeteuk sambil meredam emosinya. "Karena Kyuhyun... dia tidak ingin melibatkan anda dalam hal semacam ini karena itu dia berkata bohong kepada anda" jawab Ryeowook dan malah membuat Leeteuk semakin menangis seperti sekarang.
"Sudahlah Teukie, aku percaya mereka bisa menjaga Kyuhyun" ucap Kangin berusaha membuat tangisan Leeteuk mereda sambil mengelus-elus pundak Leeteuk yang terus bergetar.
"A...hiks... aku percaya" ucap Leeteuk sambil menghapus air mata nya yang terus mengalir dan ditambah tubuh nya yang semakin memucat.
"Kalau begitu berhentilah menangis karena mereka semua sedang berusaha untuk menjaga Kyuhyun dengan sekuat tenaga dan walaupun kau tidak bisa membantu menjaga Kyuhyun kau harus tetap terlihat tegar tanpa harus dilihat Kyuhyun. Mengerti?" jelas Kangin dan mengangkat dagu Leeteuk sehingga mereka bertatapan. Dua mata vampire yang saling beradu memancarkan suatu keindahan yang tidak bisa diutarakan. Leeteuk menatap kedua bola mata Kangin dengan tidak percaya... Kangin yang biasa nya terlihat bodoh dan suka menggoda didepan nya sekarang berubah menjadi Kangin yang sangat bijak. Leeteuk kemudian tersenyum dan air mata nya berhasil di berhentikan olehnya.
"Kau benar aku harus tegar" ucap Leeteuk dan wajah nya pun kembali terlihat berbinar bukan karena ditimpa oleh cahaya itu hanya karena perasaannya yang kembali membaik. Ibu Siwon dan Ryeowook pun bertatapan dengan saling tersenyum untuk satu sama lain tanpa menyadari adanya gerak-gerik aneh diluar rumah itu.
.
.
.
Taemin terus berlari mengejar bau Kyuhyun dan dapat terus menciumnya namun dia akhirnya merasakan ada sesuatu yang janggal dari bau itu.
SRAKKKK
Taemin pun berhenti dan dengan seksama mencium bau itu... Mata nya membulat sempurna dan berwarna merah terang saat dia mengetahui kalau yang selama ini dikejar nya bukanlah bau mangasanya... bukanlah bau Kyuhyun.
"ARRGGGGHHHHH!" erang Taemin karena sudah berhasil dikelabui. Taemin mengambil pohon besar yang ada disamping nya kemudian melemparkannya jauh ke arah lain sebagai bentuk kekesalan yang sedang dirasakannya saat ini. Dengan cepat Taemin mengendus bau Kyuhyun yang asli dan... BINGGO! Dia akhirnya menemukan bau asli nya. Kemudian Taemin berlari memutar haluan dan berlari dengan secepat kilat karena rasa haus yang sudah tidak dapat tampung nya.
Sementara itu sekelompok kawanan Vampire terus saja berlari sejauh mungkin menuju suatu tempat yang mereka tidak tau apa namanya tanpa merasa bahwa jebakan mereka sudah terbongkar. Namun syukurlah diantara kawanan vampire terdapat satu vampire yang masih peka bahkan sangat peka.
"Berhenti!" teriak Jiwon dan membuat seluruh nya berhenti berlari saat itu juga.
"Ada apa?" tanya Yesung bingung karena perintah Jiwon yang tiba-tiba.
"Kita sudah ketahuan... Taemin sudah menyadari nya" ucap Jiwon dan mampu membuat seluruh kawanan itu membulatkan matanya tidak percaya. Rencana yang sudah disusun dengan rapi sekarang sudah hancur berantakan. Siwon menggertakan gigi nya kemudian melihat kesekeliling dan melihat sebuah pohon besar. Siwon mendekati pohon itu kemudian...
BRAKKKK
Siwon memukul pohon itu dengan keras sampai-sampai pohon itu terbelah menjadi dua.
"Sial..." gerutu nya sambil menatap kesal ke arah pohon yang sudah tidak berbentuk itu. Dengan cepat Siwon mengambil handphone nya dan mengetikan sesuatu yang tertuju kepada Donghae kemudian memasukkan kembali handphone nya kedalam saku setelah urusan nya selesai. "Kita harus segera ke tempat Kyuhyun" ucap Siwon dan mengubah sorot mata nya.
.
.
.
Eunhyuk, Donghae dan Kyuhyun tampak sedang menikmati makanan yang sudah dipesan oleh mereka. Banyak sekali yang mereka pesan namun sepertinya tidak akan habis jika hanya mereka bertiga yang memakannya. Eunhyuk terus saja memberikan lelucon agar suasana hati Kyuhyun yang sedari tadi terlihat murung agar menjadi senang namun Kyuhyun hanya meresponnya dengan senyuman kecil dan kembali melanjutkan makannya yang sempat tertunda malahan yang terus tertawa terbahak-bahak adalah Donghae bukanlah Kyuhyun.
DRRRRTTTTTT
Tiba-tiba saja Donghae merasakan handphone di saku celana nya bergetar dengan malas Donghae mengambilnya dan melihat siapa pengirimnya dengan menaikan sebelas alisnya. Lalu Donghae membuka pesan itu dan terkejut setengah mati. Donghae menjatuhkan handphone nya dan untunglah segera ditangkap oleh Eunhyuk. Eunhyuk membaca isi pesan itu dan tidak kalah terkejut dengan Donghae.
"AKHHHHH!" tiba-tiba saja Donghae mengerang dan menutup matanya sangat erat.
"Ada apa?!" tanya Kyuhyun panik sambil menghampiri Donghae namun segera berhenti karena dihalangi Eunhyuk. Kyuhyun terus melihat Donghae yang memejamkan matanya dengan sangat erat dan raut wajahnya pun aneh. Lalu Donghae pun membuka matanya dan menatap dengan terkejut ke arah Kyuhyun.
"Kau pernah tinggal disini sebelumnya kan?" tanya Donghae tiba-tiba dan Kyuhyun hanya dapat mengerutkan alisnya tanda tidak mengerti. "Jika iya, apa kau tau suatu tempat yang sudah tua di kota ini yang banyak menyimpan alat musik?" tanya Donghae lagi.
"Te..tentu aku tau. Mungkin itu studio musik Phoenix yang sudah lama tua karena hanya ada satu studio itu di kota ini dan itu merupakan tempat Ahra Noona ku dulu belajar biola" jelas Kyuhyun kepada Donghae dengan sedikit takut.
"Ahra?" tanya Eunhyuk bingung. Kyuhyun langsung tersenyum saat ditanyakan seperti itu.
"Dia kakak perempuan ku. Dia sedang ada pekerjaan di Paris karena itu dia menitipkan ku pada Leeteuk hyung" ucap Kyuhyun masih sambil mengulas sebuah senyuman. "Memangnya kenapa Donghae hyung menanyakan studio itu?"
"Tidak. Kyu kau harus mengemasi pakaian mu lagi... kita akan segera pergi dari kota" jelas Donghae dan beranjak berdiri.
"Apa... Siwon hyung sudah ketahuan?" tanya Kyuhyun sedikit was-was dan sedikit peluh mengalir dari dahinya.
"Tidak hanya saja kata Siwon kita harus mencari tempat persembunyian yang lebih jauh lagi" ucap Donghae bohong kemudian menarik tangan Eunhyuk untuk pergi keluar kamar. "Kami akan pergi ke administrasi sebentar, kau kemasi saja barang-barangmu lagi Kyu..." ucap Donghae dan kemudian keluar dari kamar itu bersama Eunhyuk.
Bukan nama nya Kyuhyun kalau dia tidak merasa curiga. Harus pergi mencari tempat persembunyian yang lebih jauh? Sedangkan mereka tadi seperti hampir mau mati saat melihat sesuatu dari handphone Donghae. 'Pasti ada sesuatu...' ucap Kyuhyun dalam hati. Dan tiba-tiba saja handphone Kyuhyun berbunyi menandakan satu panggilan masuk. Kyuhyun melihat layar handphone nya dan nomor yang tak dikenal menelponnya. Dengan malas Kyuhyun pun menjawab panggilan telepon itu.
"Hallo..."
"Ah ternyata benar ini Kyuhyun manis ku" ucap suara dari seberang dan Kyuhyun seperti mengenal suara yang satu ini. Kyuhyun mencoba mengingat siapa pemilik suara ini.
"Ta...Taemin?" tanya nya dengan canggung.
"Wah... kau mengingatku ternyata. Dimana kau sekarang bersembunyi manis?" tanya Taemin dengan nada menggoda.
"Bukan urusanmu!" jawab Kyuhyun dengan nada tinggi.
"Ck...ck...ck... Kau yakin bukan urusanku manis? Baiklah... apakah kau mau aku menyakiti suara yang satu ini..." ucap Taemin dan kemudian jeda lama. Kyuhyun sedikit menunggu lama dia takut jika Leeteuk berhasil ditangkap oleh Taemin namun suara disana malah semakin membuat Kyuhyun melemas. Bukan Leeteuk tapi...
"Kyu... Kyunie... dimana kau?!" ucap seseorang diseberang sana dengan suara yang parau dan mampu membuat seorang Cho Kyuhyun membulatkan matanya bahkan mulutnya pun sampai mengangga ditambah lagi satu bening air mata yang berhasil jatuh dari mata nya.
"A... Ahra Noona?"
.
.
.
Bersambung
.
.
.
Huwaaaaaa ga nyangka kalau bisa sampai chap 11 seperti ini :O dan terima kasih untuk para readers yang mau dengan ikhlasnya berbagi review nya saya cinta kalian~
Hehehe... curhat dikit boleh ya :p Saya habis dari nonton Breaking Dawn Part 2 dan sumpahnyaaaaaa... itu film rame banget! Tapi saya nontonnya bukan liat Edward sama Bella melainkan liatnya itu adalah Siwon sama Kyuhyun._. HAHA! Setelah nonton itu tiba-tiba *cringgg~* ide pun muncul dan kembali mengetik lanjutan chap yang lalu. Kepala saya udah butek gara-gara pelajaran karena itu kayanya inspirasi buat FF jadi menurun-_-
AND ATTENTION FOR READERS! Saya rasa sih chapter 12 adalah chapter penutup dari cerita ini~ *kayanya kalau idenya ga mengalir terus._.
Dan update nya kayanya sedikit lama lagi karena saya mau ada Study Tour ke Jogja! Readers disini ada yg dari jogja ga ehe?=D Mue... cukup sekian aja deh cuapnya pokoknya! KEEP REVIEW AND WAIT THE NEXT CHAPTER!
SparWonKyu undur diri *tring~
