You're Not A Slut Soo~

.

Cast : Just KaiSoo Focus! And maybe the other Cameo and Couple

Genre : Romance. Angst. Hurt. Drama.

Rated : finally M

Lenght : Chaptered

.

.

Warning : Shounen ai, BL, Yaoi, OOC, Gaje, Kependekan, and Typo(s).

Disclaimer : Cerita ini 100% hasil pemikiran saya. Saya Cuma pinjem nama doang sama sooman.

.

.

WARNING! YAOI HERE!

.

THIS FF IS HAVE MATURE CONTENT!

.

NO BASH NO FLAME YAA~~~

.

Don't like don't read~

.

.

.

Teleport Kim

Present

2014

.

.

Before :

Kyungsoo meneteskan air matanya kembali saat mendengar perkataan Jongin. Sungguh Jongin adalah orang ertama yang menilainya dengan sangat baik seperti ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa Kyungsoo sangat senang mendengar semua perkataan Jongin. Kyungsoo ,erasa bahwa hidupnya menemukan sebuah titik terang sekarang.

Jongin pun tersenyum kembali sembari menghapus air mata yang menuruni Kyungsoo. "Berhentilah menangis hyung... aku lebih menyukai senyuman mu." Jongin menyentil hidung Kyungsoo lembut.

"Jongin-ah" Kyungsoo bergumam dengan suara seraknya.

"hm?"

Kyungsoo memajukan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Jongin. Jongin sedikit memundurkan wajahnya namun sayang kepalanya bertemu dengan kepala ranjang dan Jongin hanya bisa memandangi wajah Kyungsoo yang terus saja maju mendekatinya.

.

.

.

.

.

O. o. O. o. O. o. O. O

.

"Gomawo" Kyungsoo dengan suara seraknya berbisik ditelinga Jongin dan tersenyum simpul setelahnya.

Jongin pun membalas senyuman Kyungsoo yang masih berjarak sangat dekat dengan wajahnya. "Apa hanya itu saja eum?" Jongin menyeringai sebelum ia menarik tubuh Kyungsoo dan segera menempelkan bibirnya dengan bibir Kyungsoo.

Kyungsoo hanya tersenyum dibalik ciuman tersebut dan Kyungsoo sesegera mungkin mencari posisi ternyaman untuk meladeni Jongin tentunya. Dan akhirnya Kyungsoo beringsut menidurkan tubuh Jongin dan segera menduduki perut Jongin tanpa melepas tautan bibirnya dan Jongin.

Jongin yang merasa Kyungsoo menerima dengan senang hati pun dengan cepat melancarkan aksinya. Jongin mengulum bibir atas Kyungsoo dengan lembut dan hati hati membuat Kyungsoo menarik rambutnya tanda Kyungsoo benar benar terangsang dengan apa yang ia lakukan. Jongin hanya berteriak puas dalam hatinya dan melanjutkan kulumannya lebih dalam dan intens.

Kyungsoo yang diperlakukan dengan sangat lembut pun hanya mengeluh nikmat. Belum pernah ada yang memperlakukannya sebaik selembut dan senikmat ini. Kyungsoo sangat suka dengan cara Jongin mencumbuinya. Lembut namun tetap merangsangnya dengan sangat hebat. Kyungsoo benar benar dimabukkan dengan ciuman Jongin saat ini.

Sedangkan Jongin terus saja mengulum dan mengemut bibir Kyungsoo bergantian. Bagaikan candu yang tidak bisa Jongin hentikan. Karena belum puas, Jongin pun berusaha untuk menelesakkan lidahnya untuk mendalami rongga hangat Kyungsoo. Dan tidak butuh usaha lebih untuk memaksa Kyungsoo membuka mulutnya dan membiarkan lidah Jongin melesak masuk menyapa deretan gigi putihnya disana.

"Eunnmmgg" Kyungsoo semakin terangsang dan meremas surai Jongin pelan. Bagaimana tidak? Jongin menggodanya dengam menggelitik seisi mulutnya dengan lidah lincahnya membuat Kyungsoo tak tahan dengan sengatan listrik yang tiba tiba menyerangnya.

Namun tiba tiba Jongin melepas tautannya dengan mendorong dada Kyungsoo dan menyeringai kearah Kyungsoo yang memasang wajah kecewanya. Jangan lupakan campuran saliva milik Kyungsoo dan Jongin yang menuruni dagu Kyungsoo dengan sangat indah dan membuat Jongin kembali menyeringai. Detik berikutnya ia mendorong Kyungsoo untuk turun dari perutnya agar ia bisa mendudukkan dirinya. Dan segera setelah Jongin mendudukkan dirinya, ia pun beringsut duduk tepat dihadapan Kyungsoo dengan wajah yang menggoda.

"Kau berantakan hyung" Jongin terkekeh sembari menghapus jejak saliva yang masih terpampang jelas di dagu Kyungsoo.

"benarkah? Tapi aku ingin terlihat lebih berantakan lagi Jongin-ah" Kyungsoo mengalungkan kedua tangannya tepat dileher Jongin dengan wajah nakal tentunya.

Jongin menghela nafas berat dan memalingkan wajahnya. "tidak hyung… aku tidak akan melakukannya" Jongin melepas tangan Kyungsoo yang mengalung dilehernya secara perlahan.

Kyungsoo membelalakkan matanya tak percaya. "Jongin?" Kyungsoo memandangi wajah Jongin lekat.

"Aku tidak ingin kau berfikir aku membantumu hanya karena aku ingin menidurimu hyung…" Jongin mengecilkan suaranya di akhir kalimat.

"…" Kyungsoo hanya terdiam dan menunggu kelanjutan dari ucapan Jongin. Kyungsoo tau Jongin belum menyelesaikan perkataannya.

"Aku tulus mencintaimu dan membantumu. Aku tidak akan melakukannya sebelum kau benar benar mencintaiku hyung… aku tidak ingin kau salah paham terhadapku… aku hanya—"

"Aku sudah mencintaimu bodoh" Kyungsoo menangkup wajah Jongin untuk menghadap kearahnya.

"apa?" Jongin tak percaya dengan apa yang ia dengar.

"Aku bilang aku sudah mencintaimu Kim Jongin. Terserah jika aku melupakanmu dimasa laluku. Kau sudah membuatku mencintaimu. Dan aku tidak akan salah paham denganmu Kim Jongin" Kyungsoo tersenyum lembut kearah Kim Jongin yang terlihat terkejut dan belum bisa mencerna perkataan Kyungsoo barusan.

"Benarkah? Kau tidak berbohong karena kau sudah teangsang kan?" Jongin berkata polos.

.

.

Pletak

"AAwww sakit hyung!" Jongin mengusap dahinya kasar setelah Kyungsoo menyentilnya keras.

"jaga bicaramu Kim Jongin!" Kyungsoo geram dan hendak turun dari pangkuan Jongin. Namun dengan cepat Jongin menarik tubuhnya kedalam sebuah pelukan hangat.

"Saranghae Do Kyungsoo" Jongin mendekap tubuh Kyungsoo erat dan mengecup puncak kepala Kyungsoo lembut.

"nado saranghae Kim Jongin" Kyungsoo pun tersenyum dan membalas pelukan Jongin.

Detik berikutnya Jongin melepas pelukannya dan sesegera mungkin menidurkan tubuh Kyungsoo dan menindihnya. "Kita selesaikan yang tadi hm?" Jongin menyeringai dan segera menyumpal bibir Kyungsoo yang hendak protes dibawah sana.

Jongin kembali mengulum bibir Kyungsoo yang terasa selalu manis saat ia menyentuhnya. Membuat Jongin ingin mengulumnya terus menerus. Kali ini ciuman Jongin lebih bergairah namun tetap lembut dan teratur. Kyungsoo yang sudah terangsang, kembali mengalungkan kedua tangannya dileher Jongin.

"Eeemmnnggghhh" Kyungsoo kembali melenguh saat lidah Jongin kembali masuk menyapa rongga mulutnya. Kyungsoo pun meladeni lidah Jongin dengan senang hati. Walaupun lidah milik Jongin lebih mendominan, Kyungsoo tetap menikmati perang lidah yang mereka lakukan.

Dirasa perang lidah tersebut sudah cukup, Jongin pun melepas tautannya dan beralih memandangi wajah Kyungsoo yang terlihat kecewa dengan keputusan Jongin. "Kau benar benar menggoda hyung" Jongin memandangi jejak saliva yang menuruini sudut bibir Kyungsoo.

"kalau begitu nikmati aku Jonginhh" entah dengan sengaja atau tidak Kyungsoo mendesah seperti itu kepada Jongin dan membuat Jongin semakin bersemangat.

"baiklah sayang~" Jongin kembali turun untuk menjilati jejak saliva tadi dan terus menuruni leher jenjang nan mulus milik Kyungsoo.

Kyungsoo dengan senang hati mendongakkan kepalanya berniat memberikan lebih banyak ruang untuk Jongin. Merasa mendapatkan ruang yang cukup, Jongin dengan cepat menciptakan kissmark di leher Kyungsoo. Dengan sangat teliti Jongin menyapu seluruh permukaan leher Kyungsoo menggunakan lidahnya yang basah dan membuat Kyungsoo mengerang frustasi karena sensasi basah yang Jongin berikan tersebut.

"Janganhhh permainkan aku ngghhh Jongiinnnhhh" Kyungsoo meremas surai hitam milik Jongin akibat rangsangan yang benar benar memabukkan.

Mendengar Kyungsoo yang mulai mendesah dan menyebutkan namaya, Jongin pun semakin gencar menjilati leher Kyungsoo dan mulai diselingi dengan gigitan kecil beserta kuluman lembut disana. Jongin sama sekali belum berniat untuk menaikkan tingkat rangsangannya terhadapan Kyungsoo. Dan yah, sepertinya Jongin ingin bermain lebih lama.

"AAHHH… eeummnn" Kyungsoo mengerang lebih keras saat Jongin mengulum lehernya sedikit lebih keras. Kyungsoo benar benar tidak tahan jika Jongin terus mempermainkannya seperti ini. Yang benar saja? Kyungsoo sudah sangat terangsang olehnya. Kyungsoo pun mendorong tubuh Jongin agar menjauh darinya dan dengan cepat Kyungsoo membalik posisi mereka dengan Kyungsoo yang menindih tubuh Jongin lagi.

Kyungsoo mendekatkan wajahnya ketelinga Jongin sementara tangannya menelusup kedalam kaos Jongin dan meraba perut ber abs milik Jongin dengan sangat intensif. "Aku tidak ingin dipermainkan hhmmnnhh" Kyungsoo mengakhiri bisikannya dengan sebuah desahan sengaja. Jongin yang mendengar perkataan Kyungsoo hanya menyeringai saat menyadari seberapa sensitifnya Kyungsoo.

Setelah puas meraba perut Jongin, Kyungsoo pun melepas kaos Jongin paksa dan membuangnya kesembarang arah. Dengan wajah yang sudah memerah karena terangsang Kyunsoo menyeringai sebelum ia turun menyapa kedua nipple Jongin yang sudah terlihat didepan matanya. Tanpa ragu Kyungsoo pun mengulum nipple kanan Jongin dan memainkan nipple sebelahnya dengan tangan nakalnya. Begitu sebaliknya ia mengulum nipple kiri dan memainkan yang sebelah kanan.

Jongin hanya mendongakkan kepalanya frustasi karena ia belum pernah merasakan sensasi basah nan memabukkan seperti ini sebelumnya. Setelah Jongin merasa bahwa ia sedang dipermainkan Kyungsoo. Jongin pun dengan sekuat tenaga memaksa Kyungsoo untuk berhenti dan kembali menindih tubuh mungil Kyungsoo.

"Kau mau membalasku hmm?" Jongin menelusupkan tangannya dan mencubit nipple Kyungsoo nakal.

"Aaagghhh eeummnn kau yanghh mempermainkankuhh Jongin-ssi aagh" Kyungsoo mengelinjang saat Jongin terus saja bermain disekitar nipplesnya.

"Baiklah. Kau tidak ingin bermain dulu hm? Kau tidak tahan?" Jongin menggoda Kyungsoo.

"AAagghh aku benar benar tidak tahan Jonginhh mmmnn" Kyungsoo semakin frustasi saat Jongin berhasil membuatnya memohon.

Setelah kalimat terakhir Kyungsoo, Jongin pun segera melepas semua pakaian Kyungsoo dengan cepat. Mulai dari kemeja celana hingga boxer. Jadilah Kyungsoo yang naked tergeletak pasrah dibawah Jongin. Jongin sempat kehilangan kejernihan otaknya untuk beberapa saat karena tubuh putih nan mulus Kyungsoo yang terpampang saat ini.

"Jongin-ah~~ kau tidak akan memandangiku terus hmmn?" Kyungsoolah yang menyadarkan Jongin untuk kembali kedunia nyata.

Setelah sadar, dengan sedikit tergesa gesa Jongin menyambar bibir tebal Kyungsoo dan membawanya kembali kedalam ciuman dalam dan penuh hasrat. Bedanya kali ini, tangan Jongin tidak tinggal diam. Ia terus meraba dan memainkan perut, dada dan nipple Kyungsoo tentunya.

Setelah puas dengan bibir Kyungsoo, Jongin pun turun dan menelusuri leher Kyungsoo yang sudah penuh dengan kissmark. Jongin terus menuruni tubuh Kyungsoo dengan lidahnya. Sedangkan Kyungsoo hanya bisa menerima semua kenikmatan ini dengan erangan frustasi. Merasakan lidah Jongin menyapu dadanya dan juga mengulum nipplenya bergantian.

"Eummnnnhhh Jonginnhh" Kyungsoo terus saja meracau dan menyerukan nama Jongin.

"Terus sebut namaku hyung" Jongin mengangkat wajahnya untuk memandangi wajah Kyungsoo yang memerah. Dan detik berikutnya pandangan Jongin tertuju pada junior Kyungsoo yang sudah mengacung sempurna.

Tanpa adanya keraguan, Jongin pun segera mengulum junior medium milik Kyungsoo dan menaik turunkan kepalanya disana. Sesekali ia juga menggigiti junior Kyungsoo. Kyungsoo? Ia hanya bisa mengerang nikmat dan mencengkram sprei ranjang miliknya.

"AAahhh Jonginnnhhh lebih cepatthh eemmnnn aaaah Jonngghhhiiinnnhhh" racauan Kyungsoo yang semakin menjadi pun membuat Jongin semakin semangat mengulum junior Kyungsoo dan tidak lupa memainkan twinsball milik Kyungsoo.

"eemmmnnn aakuuu hampirrhh aaahhh" baru saja Kyungsoo hendak mencapai puncaknya, namun Jongin malah menghentikan kulumannya secara tiba tiba membuat Kyungsoo memasang wajah kecewanya.

"Milikku juga hyung" Jongin dengan wajah yang dibuat polos dan menunjuk kearah miliknya sendiri yang sudah kelihatan sangat terangsang walau masih terbungkus lengkap.

Kyungsoo pun bangkit dan segera membuka seluruh celana Jongin dan mendorong Jongin untuk terbaring dan memudahkannya untuk memberikan blowjob pada junior hard Jongin tentunya. Kyungsoo pun mulai menggoda Jongin dengan mengelus seluruh permukaan Junior miliknya dan juga twinsbalnya.

"ssshh hyung… cepat lakukannnhh…. AAHH" Jongin sedikit menjerit saat Kyungsoo langsung mengulum juniornya dan menggigitnya sedikit keras.

"Hyung… kau menggigitnya!" Jongin berseru heboh. Kyungsoo pun melepas kulumannya dan memandang Jongin malas.

"itu balasan karena kau tidak membiarkanku klimaks Kim Jongin!" Kyungsoo pun kembali mengulum junior Jongin bahkan sebelum Jongin sempat berkomentar terhadap kekesalan Kyungsoo itu. Kyungsoo pun dengan sangat mahir mengulum junior Jongin dan juga memainkan twinsball milik Jongin. Bahkan Jongin dibuat mengerang frustasi akibat kemahiran Kyungsoo.

Detik berikutnya Kyungsoo hampir saja tersedak karena Jongin dengan tiba tiba memaksa Kyungsoo untuk melepas tautannya dan segera menindih Kyungsoo. Sugguh Kyungsoo kembali kesal. Ia bahkan baru saja menikmati junior Jongin dan sekarang ia sudah dipaksa untuk berhenti.

"Yak kim Jongin! Aku belum selesai!" Kyungsoo mencoba untuk mendorong Jongin dan kembali mengulum junior Jongin. Namun sayang, Jongin jauh lebih kuat tentu saja.

"Hyung… kau tidak ingin milikku memasukimu dalam keadaan tidak terangsang kan?" Jongin menyadarkan Kyungsoo pada sebuah kenyataan. Dan Kyungsoo menyerah.

"Kalau begitu cepat masuki aku Kim Jonginnnhhh" Kyungsoo malah merengek sembari mengelus junior Jongin nakal. Dan ketika Melihat Jongin sudah mempersiapkan juniornya, Kyungsoo pun segera mengalungkan kedua kakinya dipinggul Jongin. Jongin pun mengocok juniornya dan mempersiapkannya sebelum ia memasuki Kyungsoo tentunya.

"EEeunggmmm" Kyungsoo melenguh saat milik Jongin mulai memasukinya. Tentu saja hal ini sangat mudah bagi Kyungsoo mengingat ia sudah sangat sering melakukan hal seperti ini.

"ssshhhh hyung… kau aahhh" Jongin mengerang kenikmatan saat merasakan miliknya yang terjepit erat oleh Kyungsoo.

"ssshhh bergerakhhh Jonginnhhh" Kyungsoo menggerakkan pinggulnya gelisah saat Jongin tidak langsung menggerakkan juniornya dibawah disana.

Sedangkan Jongin yang mendapatkan lampu hijau dari Kyungsoo pun mulai menggerakkan juniornya secara perlahan. Jongin hanya mendongakkan kepalanya menahan kenimatan yang ia dapatkan dari lubang surga milik Kyungsoo yang benar benar memijat miliknya kuat.

"Lebihh cepatthhh mmmnnnnhhh Jongghhh innnh" Kyungsoo mendongak dan mencengkram sprei kasurnya yang sudah sangat berantakan. Sungguh Kyungsoo tidak pernah merasakan sensasi sex senikmat ini sebelumnya.

"As your wish honeyhh mmmnhh" Jongin melenguh dan menambah kecepatan dari gerakan in outnya.

Jongin semakin menggila dengan sensasi yang baru pertama rasakan. Yaa,, inilah yang pertama untuk Jongin. Ia tidak pernah berniat melakukan hal seperti ini sejak dulu. Ya sebelum ia bertemu dengan Kyungsoo lagi tentunya.

"AAAAAHHH" Kyungsoo berseru dan mengelinjang saat Jongin menusuk prostatnya dengan sangat tepat. Jongin yang merasa bahwa ia menemukan sesuatu pun terus menghujami titik tersebut dengan sodokannya yang semakin cepat.

"I wanna cum sshhh aaahhh Jonginhhh fasstthh aaahhh" Kyungsoo memberi sebuah sinyal bahwa ia akan segera mencapai puncaknya.

"Me too honey ssshhh" Jongin pun mempercepat gerakannya agar ia bisa mencapai puncak bersamaan dengan Kyungsoo.

"JONGGIIINNNHHH" Kyungsoo sedikit berteriak saat ia mencapai pucaknya dan menyemprotkan sperma kedada dan perut Jongin. Sungguh ini adalah klimaks ternikmat yang pernah Kyungsoo alami selama hidupnya.

Sedangkan Jongin sebagai seme sejati, ia hanya medogak dan memejamkan matanya menahan sensasi luar biasa yang ia rasakan saat ia menumpahkan sperma miliknya kedalam Kyungsoo dan membiarkan Kyungsoo penuh dengan sperma miliknya.

.

.

"nnnggghhh" Kyungsoo melenguh saat Jongin menarik miliknya perlahan dari dirinya. Seketika Kyungsoo merasakan sebuah kekosongan dibawah sana. Dan Kyungsoo tidak menyukai kekosongan itu.

"Cukup sampai sini saja eum?" Jongin beranjak untuk mengecup bibir Kyungsoo sekilas.

Kyungsoo hanya memasang wajah kecewanya karena ia sangat ingin melakukan beberapa ronde lagi dengan Jongin. Entahlah mungkin sex yang Jongin lakukan menjadi candu baru baginya.

"Kita lakukan lagi setelah kita menikah. Lagipula Kyunghee akan segera pulang sayang" Jongin memungut bajunya yang berserakan dan mulai merapikan tempat tidur Kyungsoo.

Kyungsoo pun mau tak mau pun bangkit dan membantu Jongin mengganti sprei dan segera membersihkan tubuhnya dari bau sperma yang lumayan menyengat.

.

.

.

.

.

O. o. O. o. O. o. O. O

.

Kyungsoo dan Jongin sedang duduk diruang tengah dengan tv yang menyala. Lebih tepatnya hanya Kyungsoo yang duduk. Sedangkan Jongin hanya terbaring nyaman dipaha empuk milik Kyungsoo. Beruntung sekali Kyunghee langsung pergi tidur setelah ia makan malam tadi. Sepertinya Kyunghee cukup lelah dan tentu saja Kyungsoo dan Jongin harus bersyukur karnanya.

"Kau tak menginap?" Kyungsoo menyahut tanpa melirik Jongin yang ada dibawahnya.

"kau mau aku menginap hm? Apa kau mau melakukannya lagi hm? Sudah kubilang. Aku akan melakukannya lagi setelah kita menikah."

Kyungsoo dengan murah hati menjitak kening mulus Jongin dengan sedikit .ga.

"aaaawwww" tentu saja Jongin menjerit setelahnya.

"Kau mau mati hm?" Kyungsoo melayangkan tatapan mengancam kearah Jongin.

"Aku ingin menikahimu dulu, dan memiliki anak bersamamu baru aku ingin mati" Jongin malah menjawab seenak hati.

Kyungsoo? Ia memutar bola matanya jengah walaupun semburat merah timbul dipipinya.

"berhenti bercanda" Kyungsoo akhirnya menambahkan saat merasakan Jongin terkekeh melihat tingkah Kyungsoo yang sangat imut dimatanya.

.

.

.

Beberapa menit setelahnya hanya keheningan yang menyelimuti ruangan tersebut. Sampai pada akhirnya Kyungsoo memulai kembali sebuah percakapan.

"Jongin-ah" Kyungsoo mengelus surai Jongin yang masih focus dengan layar datar didepannya.

"Maaf" Kyungsoo tersenyum kecut dan Jongin segera mendudukkan dirinya setelah mendengar ucapan maaf dari Kyungsoo.

"untuk apa hyung? Kau kenapa?" Jongin meraih pipi kanan Kyungsoo lembut.

"maaf karena melupakanmu… maaf sungguh aku minta maaf" Kyungsoo tidak tahan dan ia pun menangis sembari memeluk tubuh Jongin erat.

"sssttt behentilah meminta maaf. Bukan salahmu hyung." Jongin pun membalas pelukan Kyungsoo dan mengelus surainya lembut.

Tiba tiba Kyungsoo melepas pelukan tersebut secara paksa. "Aku akan berusaha mengingatmu." Kyungsoo bersuara serak.

"Tidak.. kau tidak perlu melakukannya sayang" Jongin mengelus pipi Kyungsoo lembut. Kyungsoo? Ia mendongakkan wajahnya karena terkejut.

"Aku tidak ingin kau mengingat masa lalumu lagi. Biarkan saja berlalu hm? Kita bisa memulainya dari awal" Jongin tersenyum lembut kearah Kyungsoo.

Kyungsoo berterima kasih kepada tuhan didalam hatinya karena telah mengirimkan seseorang seperti Jongin.

.

.

.

.

.

-To Be Continued-

Assalamualaikuumm….

AAAAAA SAYA LAGI GILA SAMA RAVI~~~ #abaikan.

Eternity keren beneran Lol.

Lohaaaa akhirnya rated M muehehehehe *smirk* maaf kalo kagak hot. Saya nulis ini sepenuhnya dari imajinasi saya soalnya saya gasempet baca ff buat dijadiin contoh Lol.

Saya mau bilang ff ini bakalan hiatus selama bulan puasa dan lebaran. Kan lucu banget kalo ff rated M tetep diapdet pas puasa /

Saya juga lagi kerja makanya apdetnya lama banget. Ini aja mati matian nulisnya. Mana lagi nulisnya pake keringat dingin elaaahh.

Jadi sekali lagi mohon support. Tetep ditunggu dan mohon pengertiannya. Saya erja buat lebaran nanti XD hahaha tapi aku Cuma hiatus di ff aja sih kalo yg lain ttep aktif kok.

Kalo mau cerita atau apaan bisa kik, line, atau bbm aku. Feel free aja ya readers. Saya bakalan seneng banget kalo kalian mau mencoba berinteraksi lebih sama saya hohoho.

IG : teleportkim

Kik : teleportkim

Asianfanfic : teleportkim

Yang nanya nama akun aff aku tuh namanya di add ya. Walopun belom sempet ngepost sesuatu hehe. Yang mau nanya pin atau id line komen aja yooo~

LOVE YOU ALL

N/a : panggil saya sis. Gausah thor, aneh massa!

Big Thanks To :

kaisooism. Insooie baby. Diary1412. Michelle kim. Jung Eunhee. Kim Hyunshi. miszshanty05. ParkOna. . baekyeolidiots. RirinSekarini. Thousand Spring. Dyodyokyung. Kadislove. uwiechan92. I Was A Dreamer. exindira. loveHEENJABUJA. KaiSoo Fujoshi SNH. yamanaka aya. opikyung0113. ulfarafida. Lalala Kkamjong. Jonginnie. Kai's twin. WulannS. Myeonsoo baby. Kim Eun Seob. wflyhr. ChangChang. dumzie. Tatiana12. ReikiAkishima28. KS-shipperaddict. DyahKaisoo. Jung Rae Ra. redkimchi. Amortentia Chan. Ia. OhSooYeol. lailatulmagfiroh16. Berlindia. Dyodo Hyung. leedongsun3. Nabilaadzkia. DobiPanda. kaisoobscribe. EdeLweISS O.O. Keepbeef Chiken Chubu. dokimkyungsooJongin. kaisoo13. rebeccakiney81. syafasalsabila67 . Kim Hyunshi. miszshanty05. 20Gag. Aku suka ff. dokydo91. Guest. Baekyeolidiots. toanyone05. Sintia. luhan90. Uchiha Tachi'4'Sora. kaisoo daughtie. SyAgung. rebeccakiney81. Fzkhrfa. hdkL12. GotchaCode. BangMinKi. arinacassiopeia. Kim Bo Mi .Maple fujoshi2309. flowerdyo.kaidozwag. yesungyehet. Jonginyah . Crayson . nonapanda. Chanyumi . fykaisoo. Haihaihai. Kkambaek. rebeccakiney81. Thousand Spring. Dobaek.raul sungsoo12. volturi6. uffiejung. Emaknya HunHan. . yoyoye. Hany Kwan. k0j3t4.younlaycious88. MissJIA. wereyeolves. Angellous90. Dildillkyung. Rei Akisima. kyungie22. Dominique. Rexs. rossadilla17. . mrblackJ. KaiSooLovers. Desta Soo. DO Bitches. t.a. Erika GalaxyPark. reiasia95. 369. hea. gotbubbleteacha.naideel.kaisoul. diamonds. kkamjong13. wereyeolves.Luxiaolu.volturi6. Realjongout. Sen no fuyu. humaira9394. kimhyera96. chanyeol lover. LuXiaoLu. GotchaCode. ohsehans. Kyungie. Dims. Jongindo. Re-Panda68.