Chalice : Uhuk... maaf kalau saya lama update TTATT entah kenapa chalice akhir-akhir ini kaga punya ide buat nerusin cerita ini yang mentok gegara Taito! *nunjuk mahluk Yandere tersebut*

Taito : Apa salahku?

Chalice : Kaga ada sih.. cuman mentok aja TTATT.

Kagemi : Abaikan saja Chalice yang nangis di pojokkan karena meratapi nasib, apalagi beban buat update bertambah umm... ada... 25 atau 24 atau 23 atau 22 yang musti di update atau lebih?... *ngitung pakai jari*

Aoi : HAHAHAHA! *bahagia* AOI BAHAGIA MELIHAT CREATOR KITA DALAM MASALAH! HAHAHA *sangat bahagia* #Durhaka kepada pembuatnya #plak.

Disclaimer : Vocaloid bukan milik chalice... *pundung* tapi milik *nunjuk motor Yamaha mio* Yamaha [mio *di bunuh] dan Crypton future media...

Warning : GaJe, SARAP, abal, aneh, cacad, Lebay, bahasa campur (maybe), TYPO, kesalahan mengeja EYD, OOC, Kaga jelas, kaga nyambung, ALUR KECEPATA TTATT, Mungkin kaga ada romance DX.

~Happy Reading~


"A, Apa maksudmu, Taito?" tanya Kaito terkejut.

Taito hanya mengeluarkan senyuman psikopat yang membuat Kaito marah.

GREP!

Kaito menarik kerah baju Taito.

"Aku tidak akan memaafkanmu jika kau melukai MIKU, Taito!" bentak Kaito yang entah kenapa dia bisa se-OOC itu

Taito bukannya mengeluarkan wajah kaget atau kesakitan karena di tarik kerahnya terlalu kencang atau apa, melainkan sebuah senyuman kemenangan.

"Eh? bukannya katamu kau tidak peduli? dan tidak menyukai gadis itu, kenapa kau marah, Kaito?" tanya Taito dengan senyuman kemenangan masih ada di mukanya.

"..." Kaito hanya diam saja walau dia kesal.

"He~ kenapa kau diam saja, Kaito Shion?" tanya Taito dengan suara mengejek "Mengakulah kau menyukainya~, K-A-I-T-O~" lanjut Taito dengan seringai.

"Grr..." Kaito hanya menggeram kesal " Baik! aku tidak peduli keadaannya kok! karena aku tidak suka gadis itu" ucap Kaito sambil melepaskan genggamannya di kerah Taito dan membuang muka (?).

Taito hanya mengeluarkan seringai dan pergi meninggalkan Kaito yang diam saja menatap dinding (?).

"Baiklah, aku akan membunuhnya~ Bye" ucap Taito dan pergi.

BUG!

Kaito meninju dinding dan raut mukanya kelihatan terluka.

"Sial..." Ucapnya.


"Miku~" panggil Taito.

"Ada apa ya, Taito-kun?" tanya Miku.

"Ikut aku sebentar, aku mau menunjukkan sesuatu" ucap Taito.

Miku hanya menampilkan wajah bingung tapi pada akhirnya mengangguk dan mereka berjalan ke suatu tempat.

BLAM!

Pintu tertutup dengan indahnya...

Krik...krik...krik... (mbak jankrik lewat untuk menambah dramatis suasana #plaked)

suasana hening...

Kageito hanya bermuka cengo dan membalikkan badanya ke arah Kaito yang memegang kepalanya (dengan satu tangannya itu) sambil menyender di dinding.

"Ka, Kaito... Mi...ku... di, dibawa Taito... Apa dia baik-baik aja?" tanya Kageito dengan gemeteran.

Kaito hanya diam saja.

"Kaito, bagaimana kalau Miku di mutilasi?! Bagaimana kalau dia mati?! APA YANG HARUS KITA LAKUKAN?!" teriak Kageito panik sampai-sampai memegang kepalanya dengan kedua tangannya dan backgroundnya adalah ombak berderu (Effect dramatis XD)

"BERISIK!" teriak Kaito dengan amarah.

Kageito hanya kaget melihat Kaito yang mengeluarkan teriakan yang penuh amarah.

"Umm... Kaito-nii?" tanya Kageito dengan cemas-khawatir dengan kakak kembarnya yang tergolong tsundere dan dingin itu.

Kaito hanya diam saja dan diam seribu bahasa.

Kageito mengerti kenapa Kaito kelihatan kesal dan dia pergi meninggalkan Kaito di ruangan itu.

"Kaito, kita harus mencari Miku sebelum dia di bunuh Taito... Kau tahu Taito seperti apa kan?...Dan aku yakin kau bisa menemukannya" ucap Kageito sebelum menutup pintu.

BLAM!

Sekali lagi, ruangan ini hening tapi kali ini lebih sunyi.

Kaito hanya duduk di lantai.

"..." Dia hanya diam saja.

dan... rumah menjadi Mati lampu (effek dramatis gitu XD *di timpuk beton*).

Hening...


Di sebuah tempat.

"Umm... Taito-kun, kita mau kemana?" tanya Miku.

Taito hanya diam saja dan hanya mengeluarkan senyum psikopat.

"H-I-M-I-T-S-U~" ucap Taito dengan nada imut walau auranya gelap, itu membuat bulu kuduk berdiri semua.

Miku yang merasa bulu kuduknya merinding hanya diam saja walau gemeteran.

"Umm... Taito?" panggil Miku "Memangnya apa sih yang mau kau tunjukkan?" lanjutnya.

Taito membalikkan badannya dan menatap Miku dengan senyum psikopat yang membuat Miku kaget, Taito berjalan ke arah Miku.

BUGH!

Taito memukul bagian perut Miku sehingga itu membuat Miku pingsan.

PLUK!.

Miku pingsan dan sebelum terjatuh tangan kanan Taito sudah menahan tubuh Miku.

"Hmm... Saatnya memulai permainan~" ucap Taito dengan senyum sinis dan menggendong Miku ala bridal style.


Tempat tidak jauh dari tempat Taito dan Miku tadi.

Kageito melihat itu hanya berkeringat

'DIA BILANG PERMAINAN?! APA YANG IA LAKUKAN?! APAKAH PERMAINAN PSIKOPAT SEPERTI SI AKAITO-NII ALAMI?! HE-HEI! TUNGGU SEBENTAR! WALAU MIKU ADALAH TUNANGAN KAITO TAPI KARENA TAITO SERING BERANTEM DENGAN KAITO, MASA DIA MAU MEMBUNUH MIKU SIH?! KAN DIA TIDAK ADA HUBUNGANNYA!" Batin Kageito sambil megang kepalanya.

'BAIKLAH! THE GREAT KAGEITO! (*nada laharl di Disgea 1 atau 2*) AKAN MENYELAMATKAN MIKU!' batin Kageito dan...

"TAITO! MIKU MAU KAU BAWA KEMA-" Kageito teriak sambil menunjuk dan dia kaget karena Taito dan Miku sudah tidak ada "-na..." Lanjutnya melanjutkan kata-katanya,

KRIK...KRIK...

yang terdengar hanya suara om jangkrik (?) yang mendramatisir keadaan Kageito.

"...a..." Kageito hanya tidak bisa berkata-kata.

Banyak orang hanya ketawa melihat aksi Kageito.

"AAAAAAAAAAAAAAAA! TAITOOOO! DIMANA KAU!" teriak Kageito panik dan berlari mencari Miku dan Taito.


Malam sudah tiba, terlihat Kaito berjalan-jalan di pasir.

Dia hanya diam apalagi mengingat perkataan Kageito beberapa jam yang lalu.


-Flashback-

Kaito menjatuhkan es krimnya, mukanya walau kelihatan datar tapi tingkahnya itu sudah ketahuan yang membuat Kageito sweadropped.

"Lalu?" ucap Kaito dengan datarnya.

Kaito mengambil es krimnya yang jatuh dan membuangnya ke tong sampah.

"Lalu?! LALU APANYA?! TUNANGANMU DI BAWA KABUR SI PSIKOPAT ITU!" Teriak Kageito dengan panik.

"Diakan cuman tunangan yang di jodohkan ibuku dan ibunya, jadi ngapain repot-repot" ucap Kaito dengan tenang.

"AKU TAHU! CUMAN APA KAU TIDAK TAHU APA YANG DI LAKUKAN TAITO NANTI! BISA SAJA MIKU DI BUNUH ATAU DI MUTILASI UNTUK JADI KEPUASAN SIFAT YANDERENYA!" omel Kageito.

"Aku tidak peduli" ucap Kaito sambil membuka bungkus es "Dan kenapa kau begitu peduli dengan gadis itu?" tanya Kaito sambil memakan es krimnya.

"Welll, karena dia temanku! apa salahnya menyelamatkan teman?!" omel Kageito sinis "Kalau kau kaga mau membantuku mencari Taito juga kaga apa! aku akan mencari dia sendirian!" omel Kageito lagi dan pergi.

"..."

BLAM.

-Flashback end-


Kaito berjalan terus, dan melihat ada hutan (Ya, aku mempunyai imajinasi bahwa pantai itu ada gunung (alias tebing) kaya di manga/anime gitu, yang banyak pohonnya dan jangan lupa kuburan untuk ujinyali ;D)

Karena penasaran dia berjalan ke sana.


Benar apa dugaannya Taito ada tempat itu, sambil menyender di pohon dan makan es krim.

"Ah, kau sudah menemukanku" ucapnya dengan santai.

"Dimana Miku?" tanya Kaito dengan nada dingin.

"Kaukan bilang tidak menyukainya dan kau tidak peduli apa yang terjadi padanya bukan? kenapa kau menanyakan itu ke aku?" ucapnya sambil makan es krim.

Kaito hanya menggeram kesal "Dimana dia?" ucapnya dengan nada sangat dingin.

Taito hanya mengeluarkan seringai "Kau sudah masuk kedalam permainan ini dan kau mendapatkan waktu beberapa jam, jika sudah lewat 2 jam maka dia akan lenyap dari dunia ini, KAITO" ucap Taito dengan nada gelap.


Di lain tempat.

Miku tertidur di sebuah tempat yang gelap dan dingin.

"Ugh... Dimana aku?" ucapnya kebingungan sambil memegang kepalanya.

Miku melihat kanan dan kiri dan yang ada hanya gelap, sepi, dan dingin.

"Aku ada dimana ya?' ucapnya bingung.

KACLANG!

Miku merasa tangannya di rantai.

"Eh?" ucap Miku dan menarik tangan kananya dan melihat ada rantai terikat di tangan kanannya dan itu rantai menyambung ke sebuah tempat.

"Kenapa aku bisa di rantai ya?" Ucap Miku kebingungan.

Hening..

.

.

.

.

"JA, JANGAN-JANGAN AKU DI CULIK LAGI!? OH KAMI-SAMA! SUDAH DUA KALI HARI INI AKU DI CULIK, APA DOSAKU! APA AKU DI KUTUK SESEORANG?!" Teriak Miku panik.


Kaito terkejut apa yang ia dengarkan, dia hanya menggeram kesal ke arah Taito yang mengeluarkan seringai.

"Kunci jawabannya, Di sebuah tempat yang gelap dan hanya ada di tebing ini, tempatnya penuh dengan batu" ucap Taito dengan santainya

"Baiklah, aku pergi dulu, bye~" ucap Taito pergi "Kau hanya di beri waktu 2 jam mencarinya di tempat ini" Lanjutnya dan menghilang di balik perpohonan.

Kaito hanya menampilkan wajah kesal.

"Apa yang harus ku lakukan?" ucapnya dengan risih.

'Di sebuah tempat yang gelap dan hanya ada di tebing ini, apa maksudnya?" batinnya bingung 'Sigh... aku harus mencari tempat itu' batin Kaito dan berjalan.


KRASAK! KRASAK!

Terlihat Kageito keluar dari semak-semak.

"Geez... Kemana sih Taito dan Miku berada?!'' Umpat Kageito sambil mengubek-ngubek semak-semak.


Sudah satu setengah jam Kaito mencari-cari tempat yang sesuai dengan 'kunci jawaban' Taito, tapi hasilnya nihil

"Geez... Sudah satu setengah jam" ucap Kaito dengan nada kesal.

Tiba-tiba dia melihat pohon dan ada lubang tempat tinggal tupai di pohon tersebut.

"Jangan-jangan..." Ucapnya.


Miku merasa ada seseorang yang jalan dan datang ke arah dia.

Terlihat sebuah mata berwarna Violet gelap (Chalice : Benar gak sih warna matanya ungu? chalice udah lupa #plak).

"Taito-kun?" tanya Miku.

Taito hanya mengeluarkan seringai sambil memegang pisau bedah dan memegang sesuatu yang hijau.


Kaito melangkah masuk ke sebuah goa yang berada di bawah tebing (Dekat dengan laut yang pastinya, kaga tahu cara masuknya gimana =3= *plaked*)

TAP!

Dia melihat di depannya terlihat Taito yang sedang duduk di batu.

"Ah~ kau sudah menemukan tempat ini~" ucap Taito dengan smilling-smilling.

"Dimana Miku?" tanya Kaito dengan nada dingin.

Kaito hanya tersenyum psikopat yang membuat darah Kaito naik (?)

"DIMANA MIKU!" bentak Kaito yang membuat Taito kaget.

'Hebat... aku baru kali ini ngelihat si dingin dan datar itu bisa membentak' batin Taito dengan senyuman sinis.

"Akan kukasih tahu asalkan kau memenuhi satu syarat ku" ucap Taito dengan seringai.

"apa itu?" tanya Kaito sambil menggeram

"KAMU HARUS TERSENYUM TULUS DAN TERSENYUM POLOS, DAN SEGERA KU FOTO! HAHAHAHA!" tawa Taito.

Perkataan Taito membuat Kaito sweadropped.

"Hanya itu?" tanyanya

"Iya, sudahlah cepetan" ucap Taito sambil memegang foto.

Kaito hanya menghela nafas, entah dia bingung harus menerima tantangan itu atau apa.

"Bagaimana?" tanya Taito.

"Baiklah" ucap Kaito pasrah.

(Chalice : Semuanya harap bawa kamera! Kaito shion segera tersenyum #dibunuh)

Kaito segera mengeluarkan senyuman tulus, seketika ruangan tersebut banyak cahaya kelap-kelip yang ngebuat Taito sweadropped.

'Cahaya dari mana ini?' tanyanya

"Senyuman polos" Perintah Taito.

Kaito hanya menghela nafas pasrah.

Segera dia mengeluarkan senyuma polos dan entah kenapa Ruangan tersebut banyak cahaya dan bunga-bunga.

'DARI MANA ASAL BUNGA DAN CAHAYA INI?!' batin Taito OOC.

Setelah 10 detik Kaito berhenti tersenyum

"Sekarang dimana Miku!" bentak Kaito dengan rona merah di wajahnya karena sudah melakukan hal memalukan untuknya.

"Di belakangku, dia lagi tidur, tadi dia pingsan karena ngelihat aku memutilasi kodok, padahal aku hanya ingin memberi tahu dia cara membedah kodok" ucap Taito sambil menunjuk seseorang di belakangnya yang sedang tertidur.

Kaito hanya sweadropped dan segera berjalan ke arah Miku.

Kaito menggendong Miku ala bridal style dan pergi dari Goa itu.

Taito hanya memandang Kaito dari belakang.

'*sigh* Kaa-san idiot! saking penasarannya dengan Tunangan Miku dan senyuman Kaito yang jarang atau lebih tepatnya sangat jarang di keluarkan, memaksaku kesini dan memfotonya' Batin Taito sambil menghela nafas sambil memegang kamera.

'Dan aku sudah menguji bahwa Kaito memang menyukai Miku Hatsune' batinnya 'Saatnya pulang, aku sudah kangen dengan Kiku' ucap Taito dan pergi kesuatu tempat.


"KAIIITOOOO!" Pekik Kageito.

"Miku! kenapa dia?!" teriak Kageito melihat Kaito menggendong Miku ala bridal style.

"Kata Taito dia pingsan karena melihatnya membedah Kodok" ucap Kaito dan masih menggendong Miku ala bridal style.

Kageito manggut-manggut mengerti.

Kaito segera membawa Miku ke kamarnya

CKLEK!

Kaito membuka pintu (yang entah gimana caranya) dan menaruh Miku di ranjangnya.

Kaito memandang Miku yang tertidur dan senyuman tulus terpoles di wajah Kaito.

Kaito mencium kening Miku "Oyasumi, Miku" Ucapnya.

Dan dia pergi dari ruangan itu.

BLAM!

Pintu tertutup dan terlihat Miku yang tertidur di ranjang tersenyum kecil.

~TBC~


Chalice : O_o Kaito sudah mulai Suka!? CEPETNYA!

Kaito : Kan kamu yang buat, Chalice *sweadropped*

Chalice : GOMENANSAIII! JIKA ROMANCENYA KURANG TTATT Chalice bingung ceritanya mau di buat apa dan romancenya gimana TTATT dan Makin GAJE! ide mentok secara tiba-tiba

Kagemi : pooor... Creator... Salah sendiri demen buat multi-chap, jadi bebannya banyak kan *senyuman senang*

Aoi : Setuju~ *senyuman bahagia*

Chalice : Kalian senang banget pembuat kalian sengsara TTATT.

Kagemi & Aoi : MEMANG :3

Chalice : KALIAN DURHAKA KEPADA PEMBUAT KALIAN SENDIRI! *dibunuh* #abaikan

Kagemi : Abaikan saja Creator kami itu :3

Aoi : Intinya...

Yuna : PLEASE REVIEW ;3

Chalice : Walau Ide mentok atau apa, chalice akan berusaha kaga mendiscontinuednya #di bunuh. :3


Balas Review :


Yatogami Kuroh Hana

Benar dia terlalu yandere X3, Waah, chalice senang ada sama dengan ku XD (aib di buka) tapi chalice kaga nosebleed paling-paling meluk bantal saking cengonya dan blushingnya hahaha XD

Makanan... *mikir* Ah, Kaito wafel es krim (?) dan Taito sup rasa kodok (?)

Si kaito memang tsundere X3 *di gergaji es balok*

pengennya buat demikian cuman sayang masa cepet tamatnya XD #di bunuh.

cha, chapter 11? a, ada disini kok *ngeluarin sebuah tumpukan kertas*

terimakasih atas reviewnya, Hana-chan XD


Kisasa Kaguya

sama, chalice juga suka ngelihatnya nista *grin* *di tabok*

Oke, chalice akan terus Ganbatte, anda juga harus Ganbatte ;D

Terimakasih atas reviewnya, Sasa-chan


Karen White

Kaito dan Taito : *udah bawa gergaji dan pisau bedah*

Chalice : Kar, Karen! larii! mereka sudah bawa senjata #di hajar.

#abaikan.

Pengennya buat Yuri :3 #di gampar. tapi kaga jadi XD, Taito sebenarnya kaga suka Miku, dia hanya mencobai Kaito XD dia itu sudah tunangan dengan Kiku X3

Chalice dapat ide Shion bersaudara suka Miku itu dari Junjou romantica yang ukenya diincar keluarga semenya (Aib kebuka tuh #plak)

baguslah jadi lawakan #dibunuh.

Uhuk... romance? moga-moga ada *ngelihat di atas* #dibunuh

sudah update XD

Terimakasih atas reviewnya, Karen-chan XD


Hatsune Cherry

Iya Kaito cemburu lagi :3, soalnya enak ngelihatnya cemburu #dibunuh

sudah update XD

Terimakasih atas reviewnya, Cherry-chan XD


Saitou Kemiko-Arishima Joruri

Kageito : Akan saya ingat amanat anda, Putri-chan, saya sudah tobat mementingkan topeng saya... *pundung*

#abaikan.

Tapi Akaito juga suka Es krim walau number onenya adalah Cabe :3 #di sumpelin cabe

Chalice : *merangkak kabur* 'Untung aja aku kaga, aku paling benci cabe...'

#abaikan.

Iya, eh... atau kaga ya? kaga tahu #di giles.

Sudah lanjut XD

Terimakasih atas reviewnya, Putri-chan XD


OrinariNesuchan

Syukurlah kaga gaje *lega* Typo sedikit... ada peningkatan XD (?)

Kaga tahu juga (Reader : Memangnya siapa yang ngebuat hah?! *gampar chalice*)

Benar, Kaito terlalu tsundere :3 *di gergaji*

sudah update XD

Saya akan ganbatte XD

terimakasih atas reviewnya, Nesu-chan XD


Aprian. K. Len

sudah cuman Levelnya masih kecil dan chalice udah kaga main lagi *pundung*

Mereka memang anak kecil kalau sudah berantem :3 *di gantung*

pengennya buat seperti itu, tapi disana kan kaga ada kayu (?) jadi saya buat pedang aja, hemat energi dan gampang di bawa :3 #plak.

Chalice : Sudahlah Kaito, jangan menyangkal bahwa kamu Itu CEWE *nepuk pundak Kaito*

Kaito : AKU BUKAN CEWE! *lempar chalice ke kutub selatan (?)*

Sudah update XD

Terimakasih atas reviewnya, Aprian-kun XD


hehe rahasia

Uhuk... maaf... Chalice kaga ada ide buat romancenya DX

Tapi kalau chap ini juga kaga tahu #digantung

Terimakasih atas reviewnya ya XD


falling into pieces

Iya, chalice kehabisan ide :3

Bakunya berkurang? mungkin karena chalice udah terlalu lama kaga ngelanjutin fic ini dan terlalu sering memakai bahasa gaul di kelas (?)

Ah, maaf... saya memang kaga bisa bedain 'Sweadropped' dengan 'Sweatdropped'

Benarkah? Chalice senang :D

sudah lanjut XD

Chalice akan berusaha XD anda juga semangat, Shiino-chan (bolehkah saya masih memanggil anda demikian?)


Adelia-chan

benarkah? Chalice senang XD

Boleh boleh XD, mumpung lagi di obral kok :3 #plak

sudah update X3

Terimakasih atas review dan favenya, Adelia-chan XD


ErzaScarlet-47

Chalice juga suka Kaito yang keren (?)

Sudah update XD

terimakasih atas reviewnya, Erza-chan (boleh panggil demikian?)


Mind To Review?