"Yuta apa kau merasa tidak enak badan? Kalau iya yasudah kita tidak usah melihat taeyong" tanya doyoung yang melihat yuta lemas

"Ah aku tidak apa apa sungguh hanya sedikit lemas saja tapi tidak usah khawatir, lagipula aku tidak mau taeyong dan ten kecewa kalau kita tidak datang" jawab yuta

"Hhhh kau selalu saja begitu yasudahh tapi jika nanti kau merasa pusing atau yang lain langsung katakan pada kami ya jangan diam saja" suruh doyoung

"Ne arraseyo doyoungie kajja kita berangkat" ucap yuta merangkul doyoung dan jaehyun.

.

.

.

"Taeyong~ah ten~ah" panggil yuta melambaikan tangannya dari bangku penonton dengan senyuman yang merekah

Taeyong pun membalas lambaian yuta senang karna orang yang ia tunggu datang melihatnya, berbeda dengan ten yang hanya melihat yuta malas.

*Ditengah competisi berlangsung "Doyoung~ah aku mau toilet dulu ya" izin yuta

"Ne mau ku antar?" Tanya doyoung

"Tidak usah kau disini saja temani jaehyun " tolak yuta

"Oh yasudah jangan lama-lama ya" suruh doyoung "ne" balas yuta

.

.

"Akhh kenapa disaat seperti ini kepalaku harus pusing sih" ucap yuta sambil mendudukan badannya kepalanya sangat pusing sekarang dan kini ia hanya bisa meremas kepalanya berharap sakit yang ia rasakan hilang

Dia berbohong kalau dia ingin ke toilet sebenarnya ia hanya tidak mau doyoung dan jaehyun khawatir melihat keadaannya memang sebenarnya ia belum sehat benar tapi dia memaksakan diri jadilah seperti ini

"Aakkhh bagaimana ini aku harus kembali taeyong bahkan belum tampil" ucap yuta serak dia berusaha kembali ke bangku penonton meski kepalanya masih pusing

Ia melihat doyoung dan jaehyun masih asik melihat para peserta yang mengikuti competisi dan sebentar lagi taeyong dan ten akan segera tampil yuta pun kembali duduk dibangkunya dengan wajah yang sangat pucat, namun doyoung dan jaehyun tidak menyadarinya karna terlalu asik

Tibalah waktunya taeyong dan ten tampil doyoung dan jaehyun pun berdiri menyambut taeyong dan ten tapi yuta hanya duduk menundukan kepalanya entah ia sudah sangat kesakitan sepertinya, dia hanya tersenyum kearah taeyong dan ten

Taeyong yang melihat kearahnyapun langsung membalas senyumannya, namun taeyong menyadari wajah pucat yuta bahkan dari jauh, seketika wajahnya berubah dengan raut khawatir ingin dia menghampiri yuta tapi tidak bisa

"Apa yuta sakit? Astaga doyoung jaehyun kenapa kalian membiarkannya datang kalau sedang sakit" monolog taeyong dalam hati

"Taeyong~ah" tegur ten yang melihat taeyong hanya diam "ah ne mian" balas taeyong langsung menghampiri ten dan bersiap untuk penampilannya

Namun ditengah penampilan mereka ten melakukan kesalahan gerakan sehingga ia terjatuh bersamaan dengan jeritan doyoung memanggil nama yuta, taeyong yang mendengarpun langsung menengok kearah yuta yang kini pingsan dipangkuan doyoung

Diapun hendak berlari namun ten menahannya dengan wajah meringis kesakitan "maaf ten" ucap taeyong melepas tangan ten dan pergi meninggalkan ten yang akhirnya ditolong oleh panitia penyelenggara

Taeyong langsung mengangkat yuta membawanya kedalam mobil jaehyun dengan wajah yang sangat panik bahkan dia tidak memikirkan bagaimana keadaan ten sekarang, jaehyun dan doyoung pun sama mereka sangat mengkhawatirkan keadaan yuta sekarang, bahkan doyoung sudah menangis sejak tadi

Setelah sampai rumah sakit yuta langsung ditangani oleh dokter moon.

"Doyoung~ah kau tenang dulu ne jangan menangis, yuta pasti baik-baik saja kita doakan saja dia tidak apa apa arrachi sudah jangan menangis" ucap jaehyun menenangkan doyoung seraya menghapus air mata sahabatnya itu

"Sebentar aku akan menghubungi hansol hyung dulu, taeyong kau tenangkan doyoung dulu" suruh jaehyun dan langsung pergi

"Yuta akan baik baik saja kan taeyong~ah?" tanya doyoung

"Ne makannya kau jangan menangis terus ya dia akan sedih kalau tau kau khawatir berlebihan begini" ucap taeyong menghapus sisa air mata dipipi mulus doyoung

"Aku yakin kau juga pasti sangat mengkhawatirkannya" ucap doyoung memeluk taeyong

"Ne aku memang mengkhawatirkan yuta tapi aku menutupinya karna aku tidak mau dia sedih, dan kau juga harus begitu kau tidak mau yuta semakin sakit melihat kita sedih karnanya kan, kau lihat jaehyun aku yakin diapun sama seperti kita tapi dia bisa mengatasinya dengan dewasa jadi kita tidak boleh sedih lagi arrachi" ucap taeyong membalas pelukan doyoung "ne arraseoyo" ucap doyoung mengeratkan pelukannya

"Ehkemm nyaman sekali berpelukan berdua" ucap jaehyun

"Eoh mian jaehyun~ah" ucap doyoung melepas pelukannya pada taeyong dan langsung menghampiri jaehyun

"Cemburu eoh" ucap taeyong yang langsung dibalas dengan wajah datar jaehyun bersamaan dengan datangnya hansol

"Bagaimana keadaan yuta taeyong~ah?" Tanya hansol yang baru datang dengan tergesa-gesa

"Eoh kami juga belum tau hyung dokter moon belum keluar sejak tadi" jawab taeyong

Hansol langsung mengarahkan wajahnya pada doyoung dan jaehyun meminta penjelasan

"Maafkan aku tidak bisa menjaga yuta, hyung" ucap doyoung menyesal

"Hhhh yasudah tidak apa-apa hyung juga tidak bisa menyalahkan kalian pasti yuta yang memaksa kalian agar ia tetap ikut menonton taeyong dan ten, hyung tau dia keras kepala. Kita doakan saja agar dia baik-baik saja ne " ucap hansol

"Ne hyung" balas doyoung dan jaehyun, tak lama dokter moon keluar

"Hyung bagaimana keadaan yuta?" Tanya hansol menghampiri dokter moon

"Untuk saat ini dia harus dirawat sampai keadaannya benar-benar pulih, eohya hansol~ah ada yang ingin ku bicarakan denganmu di ruanganku. Dan taeyong~ah kalian sudah bisa melihatnya setelah yuta dipindahkan keruang rawat arrachi " ucap dokter moon "ne hyung" balas taeyong

.

.

.

"Yutaa" panggil doyoung langsung menghampiri yuta yang kini sudah sadar dari pingsannya

"Kenapa kau selalu membuat kami khawatir yuta~ah" ucap doyoung

"Ne mianhae" ucap yuta lemah

"Yasudah tidak apa-apa, doyoung~ah biarkan yuta istirahat dulu" pinta jaehyung yang langsung menarik doyoung kesampingnya *nih dua makhluk kaga bisa pisah keknya😂

Taeyong pun langsung menghampiri yuta dan menggenggam tangan yuta erat "cepat sembuh ne" ucap taeyong mengelus tangan yuta

"Ne taeyong~ah " balas yuta tersenyum meski suaranya masih sangat lemah

"Dimana ten? Dan bagaimana dengan competisimu taeyong~ah" Tanya yuta menyadarkan taeyong,doyoung juga jaehyun tentang keadaan ten

"Eeo dia dia-" ucap taeyong gugup namun dipotong oleh jaehyun

"Kami tidak tau dia dimana, tadi kami sangat panik karna kau pingsan jadi kami meninggalkannya di tempat competisi dan competisi itu terhenti karna ten cidera" jawab jaehyun membuat taeyong terdiam

"Jadi ten cidera dan kalian meninggalkannya begitu saja, astaga kenapa kalian seperti itu, kalau terjadi sesuatu padanya bagaimana?" Teriak yuta kesal dengan kelakuan mereka

"Yuta tenang dulu, tadi kami sangat mengkhawatirkanmu-" "dan melupakannya, kalian benar-benar keterlaluan" ucap yuta memotong ucapan doyoung, ia langsung meraih ponselnya di atas meja mencoba menghubungi ten

"Yeobuseyo, ten~ah kau dimana? Bagaimana keadaanmu? Ten..ten dengarkan aku dulu yaa ten~ah" ucap yuta terputus karna ten memutuskan sambungannya

"Kalian lihat dia pasti akan membenciku lagi aku benar-benar kecewa pada sikap kalian kalian pergilah aku ingin sendiri" ucap yuta memalingkan wajahnya

"Yuta dengarkan kami dulu jangan seperti ini kumohon" ucap doyoung memohon namun yuta hanya diam

"Sudah doyoung~ah kita biarkan yuta istirahat dulu kajja kita diluar saja" ucap taeyong menahan doyoung

"Ne doyoung~ah kajja" tarik jaehyun lembut doyoung pun akhirnya mengikuti meski masih terus menatap kearah yuta.

.

.

Sementara di ruang dokter moon hansol terlihat sangat lemas mendengar penjelasan dokter moon tentang kondisi yuta

"Bagaimana ini bisa terjadi padanya hyung" ucap hansol menitihkan air matanya

"Entahlah hansol~ah ini benar-benar diluar diagnosaku, tapi kau tenanglah aku akan berusaha sebisaku untuk kesembuhan yuta, kau hanya perlu selalu ada untuknya arrachi " ucap dokter moon menepuk pundak hansol berusaha menenangkannya

T

B

C

Oow what's wrong with yuta?

Jangan lupa review and follow ya karna aku butuh kritik saran, makasih😆 pay pay😘🙋

#yuta#yutae#taeyong#jaedo#ten

-Dimi-