Seminggu pacsa operasi sudah berlalu. Mata Kyuhyun masih terbalut perban. Dia dirawat dikamar terpisah dari Siwon. Selama terbalut dalam perban itu, Kyuhyun hanya sekali mendengar suara Yesung dan Ryeowook yang datang menengoknya. Tidak banyak yang mereka ceritakan. Mereka hanya mengatakan Siwon masih dalam masa pemulihan dan tidak bisa menemui Kyuhyun diruang rawatnya.
Yoona 2 kali datang juga tidak banyak bicara. Yang bisa Kyuhyun dengar dari Yoona adalah suara isak tangisnya yang tertahan
"Tuhan sebenarnya ada apa ini? Kenapa Yesung, Ryeowook juga Yoona bersikap aneh padaku? Kemana Donghae? Tuan juga nyonya Choi? Lalu bagaimana keadaan Siwon hyung? Apakah mereka sengaja pergi meninggalkan aku setelah aku menyerahkan kedua mataku?" Kyuhyun memikirkan hal yang amat buruk
Hanya perawat Park yang setia menemani Kyuhyun dalam sakitnya.
"suster! Kapan saya boleh pulang?" saya sudah bosan tinggal disini" keluh Kyuhyun pada perawat Park yang sedang memeriksanya
"apakah mata anda sudah tidak merasakan sakit?" perawat Park balik bertanya
"saya sama sekali tidak merasakan sakit dimata saya! Jadi saya sudah boleh pulang bukan?"
"akan saya tanyakan pada dokter" perawat Park membetulkan posisi Kyuhyun untuk tidur
"apa suster tau? Bagaimana keadaan Siwon hyung?" Kyuhyun mulai mencari tahu tentang kondisi Siwon
"besok perbannya sudah akan dibuka dia akan kembali melihat dunia ini" jawab suster Park
"jinja? Lalu kenapa tidak ada seorang pun yang memberitahu saya tentang hal ini?" Kyuhyun merasa kecewa
"beristirahatlah! Karena besok perban anda juga akan segera dibuka" perawat Park berlalu meninggalkan Kyuhyun
Ditempat lain dimana Siwon mendapatkan perawatan intensive. Matanya masih terbalut perban sama seperti Kyuhyun dimana hanya ada Donghae yang menemaninya
"entah berapa lama aku pingsan pasca operasi itu. aku tidak tahu apa yang terjadi dengan Kyuhyun setelah operasi itu? kenapa aku tidak mendengar suaranya ada diruangan ini. Kemana dia? Apakah appa juga eomma mengingkari janjinya merestui cinta kami dan memisahkan aku dengan Kyuhyun? Apa yang sedang disembunyikan oleh Donghae, Yesung hyung juga Ryeowook? Aku sangat merasakan keanehan dari sikap mereka yang menjadi tidak banyak bicara. Dan kemana eomma juga appa? Kenapa aku tidak mendengar suaranya setelah operasi itu?" seribu pertanyaan menggelayut dalam benak Siwon
"Siwon-ssi apa yang anda rasakan sekarang? Apakah anda masih sering merasa pusing?" terdengar suara dokter Lee Hyukjae bertanya pada Siwon
"tidak dok!" jawab Siwon singkat
"anda sudah siap menghadapi hari besar dimana mata anda sudah bisa melihat kembali bukan?" dokter Lee membuka perban yang menutup mata Siwon untuk memeriksanya
"semoga" jawab Siwon tidak bersemangat
"waeyeo? Sepertinya anda tidak bersemangat?" dokter Lee mengganti perban itu dengan yang baru dan membalut kembali mata Siwon yang terpejam
"apakah hari ini matahari bersinar dengan cerah dok?" Siwon malah memberikan pertanyaan
"sudah beberapa hari hujan turun Siwon-ssi, tampaknya langit sedang membiarkan matahari untuk beristirahat" jawab dokter Lee
"itulah sebabnya kenapa saya tidak lagi bersemangat dokter! Karena matahari tidak lagi memberikan saya kehangatan juga cahaya terangnya" Siwon beralasan
"anda harus beristirahat dan siapkan diri menghadapi hari esok! Sesuatu yang sangat besar sudah menunggu anda" dokter Lee memposisikan Siwon untuk kembali berbaring
"kita lihat saja besok dok" Siwon menarik nafas panjang
"Donghae-ssi! Bisa kita bicara diluar?" dokter Lee mengajak Donghae keluar kamar
"nee!" jawab Donghae mengikuti langkah dokter Lee
"sebenarnya apa yang diantara mereka? Kenapa aku merasa ada sesuatu yang sudah terjadi" Siwon terus saja mencurigai orang disekelilingnya
Diluar kamar Donghae berbincang dengan dokter Lee
"saya minta besok kamu segera menghubungi keluarga yang lainnya dan beritahu mereka, besok perban Siwon akan segera dibuka dan mereka harus menjadi yang pertama Siwon lihat setelah kebutaannya" saran dokter Lee
"tentu saja dok! Saya akan lakukan semua saran dokter" Donghae menyanggupi
"baiklah kita ketemu lagi esok hari! Semoga semua berjalan seperti yang kita semua harapkan" dokter Lee menepuk bahu Donghae dan segera berlalu
"semoga dok! Dan bantu aku melewatinya" Donghae memandangi kepergian dokter Lee dengan mata berkaca – kaca
Donghae kembali masuk kedalam kamar setelah puas melepaskan duka dalam tangisnya.
"Donghae-ah! Hyung akan bertanya untuk terakhir kalinya! Sebenarnya apa yang sudah terjadi? Dimana Kyuhyun? Kemana eomma juga appa? Kenapa aku tidak lagi mendengar suara mereka?" Siwon mendesak Donghae
"miane hyung! Aku tidak diijinkan untuk mengatakannya pada kamu sekarang! Mereka semua memerintahkan aku untuk diam dan tidak menceritakan apapun padamu! Biarlah matamu sendiri yang mencari jawabannya" suara Donghae terdengar parau karena tangisnya kembali pecah setelah mendengar pertanyaan dari Siwon
"baiklah hyung tidak akan bertanya apapun lagi! Hyung akan mencari tahu jawabannya sendiri" siwon membalikan badannya membelakangi suara Donghae berasal
"miane hyung! Aku selalu berdoa kamu akan bisa melewatinya" Donghae berlalu menuju kamar mandi untuk meneruskan tangisannya
)(
Pagi itu tepat jam 10 pagi perawat Park menghampiri Kyuhyun dikamar rawatnya. Dia sudah membawa kursi roda untuk membawa Kyuhyun keluar dari kamarnya
"selamat pagi Kyuhyun-ssi! Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Siwon-ssi. Seperti yang sudah saya ceritakan kemarin! Perbannya akan segera dibuka dan dia akan segera melihat lagi" perawat Park memapah Kyuhyun untuk duduk dikursi roda
"jadi sekarang suster hendak membawa saya kekamar Siwon hyung?" tanya Kyuhyun bersemangat
"ya! Karena kamulah orang pertama yang ingin sekali dia lihat untuk pertama kalinya setelah kebutaannya" perawat Park mulai mendorong kursi Kyuhyun keluar dari kamar rawatnya
"aku sangat bahagia pagi ini suster! Walaupun aku tidak lagi bisa melihat wajahnya" Kyuhyun menyentuh perban yang membalut matanya
Kyuhyun sudah sampai didepan kamar Siwon. Perawat Park segera membuka pintu kamar itu. didalam kamar itu sudah berkumpul anggota keluarga Siwon yang lainnya. Kyuhyun tentu saja tidak bisa melihatnya dia tidak bisa merasakan hangatnya suasana didalam kamar itu
"Kyuhyun-ssi! Bagaimana kabarmu?" suara Yesung terdengar menyapa Kyuhyun
"entahlah aku tidak tahu bagaimana keadaanku" jawab Kyuhyun berusaha mencari dimana suara itu berasal
"Kyuhyun-ah! Apakah kamu ada disini?" suara Siwon terdengar begitu bersemangat
"hyung-ah! Aku disini! Bagaimana keadaanmu? Aku sangat merindukanmu" Kyuhyun mencari suara Siwon berasal
"kemana saja kamu selama ini? Kenapa aku tidak lagi mendengar suaramu ada dikamar ini? Aku juga sangat merindukanmu Kyuhyun-ah!" Siwon berusaha berdiri namun eomma menahannya
"bersabarlah Siwon-ah! Sebentar lagi kamu akan bisa melihat Kyuhyun!" eomma membaringkan Siwon kembali
"Kyuhyun-ah" Siwon kembali memanggil nama Kyuhyun
"selamat pagi semua!" dokter datang bersama 2 orang asistennya juga 2 orang perawat
"pagi dok!" jawab semua bergantian
"anda sudah siap untuk kembali melihat Siwon-ssi?" dokter Lee mendekati Siwon
"tentu saja dok! Karena aku tahu matahari sudah kembali bersinar" jawab Siwon puitis
"bagaimana anda tahu matahari bersinar dilangit cerah hari ini? Apa ada seseorang yang memberitahumu?" tanya dokter Lee mulai membuka gulungan perban yang membalut mata Siwon
"ani! Karena matahari itu ada disini bersamaku didalam kamar ini" jawab Siwon
"nee arraseo" dokter Lee menoreh kearah Kyuhyun
"baiklah kita mulai membuka satu persatu mata anda Siwon-ssi!" dokter Lee membuka kapas yang menempel dimata kanan Siwon lalu bergantian mata kiri Siwon. Kemudian dia membersihkan kelopak mata Siwon kiri dan kanan dengan obat khusus
"buka mata anda perlahan dan katakan apa yang anda rasakan!" perintah dokter Lee
Perlahan Siwon mulai membuka matanya. Dia mencoba memfokuskan objek yang dia lihat pertama kalinya adalah dokter Lee. Dia lalu berkeliling mengitari ruangan memandangi satu persatu orang yang ada dikamar itu.
Dia melihat eomma berdiri disampingnya dengan mata yang bengkak dan sembab tanda eomma sudah menangis
"eomma!" sapa Siwon pada eommanya
"Siwon-ah kamu bisa kembali melihat nak!" eomma langsung memeluk Siwon dengan tangisan haru
"nee eomma!" Siwon memeluk eommanya dengan erat
Pelukan itu perlahan dia lepaskan lalu kembali memandangi yang lainnya.
"hyung! Aku bisa melihatmu" sapa Siwon pada yesung yang berurai air mata
"chukkae Siwon-ah" Yesung memberikan selamat dengan memeluknya
Pelukan itu dia lepaskan
"Donghae-ah!" Siwon melihat Donghae yang juga menangis lebih parah dari Yesung
"chukkae hyung! Aku bahagia karena kamu mendapatkan kembali penglihatanmu" Donghae memeluk Siwon dan segera melepaskannya kembali
"hyung chukkae!" Ryeowook berinisiatif menghampiri Siwon sebelum Siwon memanggilnya
"Ryeowook-ah" Siwon memeluk Ryeowook erat lalu melepaskannya kembali
Mata Siwon berakhir memandang namja tampan yang duduk diatas kursi rodanya dengan mata terbalut perban. Air mata Siwon tidak terbendung lalu menetes membasahi pipinya
"Kyuhyun-ah!" Siwon hendak turun untuk segera memeluk Kyuhyun
"Hyung! Kamu bisa melihat aku bukan?" Kyuhyun mencari dimana suara Siwon
"tentu saja Kyu!" Siwon turun dibantu Donghae untuk memeluk Kyuhyun
"aku sangat merindukanmu Kyu! Mulai hari ini kita tidak akan lagi terpisahkan" bisik Siwon ditelinga Kyuhyun sambil memeluk kekasihnya itu dengan sangat erat
"saranghae duniaku!" Kyuhyun berbisik mesra ditelinga Siwon
"nado matahariku" Siwon tanpa ragu mengecup kening Kyuhyun dengan penuh cinta
Siwon melepaskan pelukannya dari Kyuhyun lalu mulai tersadar ada yang kurang diruangan itu.
"kenapa aku tidak melihat appa?" tanya Siwon mencari – cari
Semua hening dan tidak ada seorangpun yang menjawabnya. Eomma malah menangis terisak dalam pelukan Yesung begitu juga yang lainnya.
"waeyeo? Apa yang terjadi? Kenapa kalian menanngis?" tanya Siwon mulai cemas
"suster Park! Silahkan buka perban Kyuhyun!" dokter Lee memerintah perawat Park
"nee!" perawat Park segera membuka perban yang membalut mata Kyuhyun
"bukalah mata anda perlahan Kyuhyun-ssi" perintah perawat Park
Kyuhyun melakukan apa yang diperintahkan perawat park. Matanya perlahan terbuka dan,,,,,,
"hyung! Aku bisa melihatmu" Kyuhyun menatap Siwon penuh cinta
"jinja?" Siwon kembali memeluk Kyuhyun bahagia
Tangisan anggota keluarga yang lainnya kembali pecah melihat moment yang mengharukan itu
"anda tidak pernah benar – benar menjalani operasi itu Kyuhyun-ssi! Anda hanya melewati masa anestesi saja! Mata anda masih anda miliki" dokter Lee mengejutkan Kyuhyun
"lalu mata siapa ini? Siapa pemilik mata yang aku punya sekarang ini?" Siwon memandangi keluarganya
"mungkin keluarga anda sendiri yang akan menjelaskannya! Tugas saya sudah selesai, saatnya saya dan suster Park mohon diri" dokter Lee pamit dan mengajak semua asisten dan perawatnya keluar dari kamar itu
"mata itu adalah milik appamu Siwon-ah" jawab eomma menangis penuh duka
"appa!" Siwon membeku diam seribu bahasa lalu air mata Siwon berlinang
"nee! Mata itu milik appamu. Itu adalah hadiah terakhir yang appa berikan untukmu Siwon-ah. Dia sangat menyayangi kamu dan sangat ingin membahagiakan kamu! Dia merelakan matanya untukmu maka jagalah baik – baik mata itu. mata yang pernah membuat eommamu ini tergila – gila padanya" eomma menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya lalu menangis tersedu
"appaaa! Gumapta!" Siwon berlari menghampiri eomma lalu memeluknya dan mereka menangis bersama
"lalu dimana appa sekarang?" Siwon kembali bertanya tentang appanya
"kamu akan melihatnya sepulang dari rumah sakit ini hyung" Donghae menyeka air matanya
)(
Kondisi Siwon sangat baik dan tidak mengalami keluhan yang berarti sehingga diijikan untuk pulang oleh dokter Lee. Kyuhyun tentu saja ikut pulang bersamanya karena Kyuhyun memang tidak pernah menjalani operasi itu.
Keluarga besar Choi minus tuan Choi datang menjemput Siwon dan Kyuhyun untuk segera pulang kembali kerumah mewah mereka.
Dua mobil mewah sudah terparkir dipelataran parkir membawa Siwon dan Kyuhyun pulang.
Eomma, Siwon dan Kyuhyun berada disatu mobil BMW Maybacht 625 bersama supir pribadi eomma. Mereka duduk sejajar dijok belakang dimana Siwon berada diantara Kyuhyun dan sang eomma. Sementara Donghae, Yesung dan Ryeowook berada dimobil yang biasa mereka pakai untuk kekampus dimana Yesung menjadi supirnya.
Dokter Lee berjanji untuk datang menemui mereka dirumah selepas tugasnya dirumah sakit selesai.
"kita jalan duluan! Biarkan mereka mengikuti kita dari belakang" eomma memerintah supirnya untuk segera pergi meninggalkan rumah sakit itu
"baik nyonya" supir Jung segera menyalakan mesin dan mulai berlalu
"apakah appa merindukanku eomma? Sedang apa appa dirumah?" tanya Siwon membuka percakapan
"appa selalu merindukanmu" jawab eomma singkat dan matanya kembali berkaca – kaca
"eomma gwencana?" Siwon mencemaskan eomma
"gwencana" eomma menghapus air matanya
"kita ketempat tuan!" perintah eomma pada supir Jung
"baik nyonya" supir Jung melajukan mobil mewah itu lebih cepat dari sebelumnya
Mereka sampai disebuah pemakaman elit didekat Incheon. Mobil mewah itu menelusuri jalan masuk untuk mencari blok dimana tuan Choi dimakamkan. Siwon sudah merasakan hal yang buruk yang sudah terjadi terhadap appanya saat melihat komplek pemakaman yang super mahal itu
"kita turun" eomma membuka pintu mobilnya tanpa menunggu supir Jung membukakan pintunya diikuti Kyuhyun juga Siwon
"eomma!" mata Siwon mulai berkaca – kaca
"hyung!" Kyuhyun menggenggam tangan Siwon memberikan kekuatan
Eomma meneruskan langkahnya menuju makan yang letaknya tidak jauh dari mobil terparkir. Donghae, Yesung juga Ryeowook sudah sampai dimakam tidak lama dari mereka
"Disinilah appamu berada sekarang" air mata eomma seakan tidak pernah habis walau terus mengalir menunjukan makan kristen milik tuan Choi
"andwee appa tidak mungkin meninggalkan aku bukan" Siwon menahan langkahnya dan menahan tangisnya
"hyung!" Kyuhyun semakin erat menggenggam tangan Siwon
"kemarilah! Temui appamu" ajak eomma
Siwon meneruskan langkahnya mendekati makan tuan Choi ditemani Kyuhyun yang juga ikut menangis begitu setia mendampinginya. Disusul Donghae, Yesung dan Ryeowook
"bagaimana appa bisa meninggal eomma?" tanya Siwon menyentuh makan tuan Choi
"Tuhan sangat menyayangi appamu Siwon-ah! Dia tidak membiarkan appamu menanggung beban atas kesalahan langkahmu menjalin cinta sesama jenis bersama Kyuhyun" jawaban eomma sangat menusuk hati dan perasaan Siwon juga Kyuhyun
tbc
gmn sama kejutannya? puaskan ternyata Kyuhyun g jadi buta?
soal operasi donor mata author tidak sempat mencari tahu tentang prosedur dan ketentuannya
miane kalau ffnya melenceng dari dunia kedokteran yang sebenarnya
author cuma pgn bikin ff ini dramatis aja
masih penasaran ama next chapter kan
keep reading n review yah
gumawao atas reviewny yang makin bertambah banyak
