MARCUSS IS HUMAN, ISN'T HE ?
.
.
Previews Chap
"Ku mohon Samchon… aku benar-benar tak bisa hidup tanpa Kyunnie… selain Samchon, Kyunnie segalanya bagiku.." isakan Sungmin semakin keras.
Leeteuk menghela nafas berat. Dia menyerah.
"Kau, sudah dewasa Sungminnie… Kau berhak menentukan masa depanmu. Aku tak berhak lagi mengatur kehidupanmu."
"Samchon?"
"Baiklah. Terserah padamu. Aku tak akan menghalangimu."
Samchon…" Sungmin terharu. Leeteuk akhirnya luluh.
"Tapi… tapi, kau harus berhasil menemukan Cho Kyuhyun dengan usahamu sendiri. Tanpa bantuan Inspektur Lee maupun Changmin dan para pengawal yang lain. Kau harus berusaha. Kau bilang kau mencintainya kan? Kalau begitu kau harus berusaha."
"Samchon.. Baiklah! Sungmin akan berusaha! Gomawo Samchon! Saranghae!" Sungmin langsung menghambur ke pelukan Leeteuk. Leeteuk tertawa kecil sambil memeluknya. Dia memang tak akan menang melawan air mata Sungmin. Karena dia tak memiliki anak, satu-satunya yang dimilikinya adalah Sungmin.
Inspektur Lee memandang interaksi mereka dengan haru.
'Baiklah Tuan Muda Sungmin. Buktikan kekuatan cintamu. Temukan Kyuhyun.' Batin Inspektur Lee menyemangati Sungmin.
'Aku harus mencari cara untuk mencari Kyunnie! Kyunnie… semoga kita segera bertemu…' batin Sungmin berharap.
.
.
Chapter 11
.
.
Setelah mendapatkan persetujuan Leeteuk, Sungmin langsung membuat rencana untuk menemukan Kyuhyun.
Dia memang tidak diperbolehkan meminta bantuan Inspektur Lee ataupun para pekerja di mansion, tapi Sungmin yakin dia bisa melakukannya dengan kemampuannya sendiri.
Pertama, diam-diam Sungmin meminta data mengenai Kyuhyun dari kepolisian dengan memohon (merayu) salah seorang anak buah Inspektur Lee, yang prosesnya sangat tidak mudah. Namun akhirnya, anggota polisi tersebut bersedia menolong Sungmin, sebenarnya mungkin polisi itu lelah karena seminggu penuh terus-terusan diikuti oleh Sungmin disertai rayuan berupa pandangan sedih lewat mata foxy Sungmin yang takkan sanggup ditolak oleh siapapun. Polisi itu salut dengan kegigihan Sungmin untuk dapat bertemu Kyuhyun.
Dan, tak sia-sia usaha Sungmin, cukup banyak informasi yang didapatnya.
Tedapat informasi standar seperti tentang tanggal lahir Kyuhyun, yang baru disadari Sungmin bahwa Kyuhyun 'hanya' 8 tahun lebih tua darinya. Dia sempat berpikir Kyuhyun itu seumur Inspektur Lee (30 tahun), karena Kyuhyun selalu memasang wajah datar nan dingin seperti orang tua. (#digeplakKyu)
Informasi lainnya adalah riwayat pendidikan Kyuhyun, sekolah asrama khusus pria tempat Kyuhyun dulu bersekolah. Lalu daftar prestasi yang Kyuhyun peroleh selama di sekolah kepolisian. Tak heran Kyuhyun begitu hebat, dan membuat Sungmin semakin terpesona pada Kyuhyun.
Yang paling membuat Sungmin tercengang adalah mengenai status Kyuhyun.
Ternyata Kyuhyun berada di level yang sama dengannya, sama-sama pewaris keluarga kaya. Bedanya, Kyuhyun hanyalah anak angkat, yang tidak diketahui siapa orang tua kandungnya. Sedangkan Sungmin, dia sedikit lebih beruntung karena sempat merasakan kasih sayang orang tuanya walau hanya sebentar.
Itu yang membuat Sungmin bingung, untuk apa Kyuhyun bekerja sebagai bodyguard jika dia memiliki harta yang melimpah. (jika tidak menjadi bodyguard tentu aja ga akan ada cerita ini Min -_-" #abaikan
Dan berbekal informasi yang di perolehnya itu, Sungmin memulai pencariannya terhadap Kyuhyun.
.
.
Sungmin mendatangi satu persatu tempat yang berhubungan dengan Kyuhyun dengan menggunakan taksi.
Sendirian.
Seperti kata Leeteuk, Sungmin harus berusaha sendiri, itu termasuk tidak boleh menggunakan mobil pribadi dan juga di antar supir pribadinya. Untunglah Leeteuk masih BERBAIK HATI memberikan Sungmin bekal berupa uang tunai dalam jumlah yang cukup banyak serta kartu atm dan kartu kredit unlimited yang dapat Sungmin gunakan sebaik mungkin.
Namun sesuai dugaan Sungmin, perjalanannya pun tetap tidak mudah.
Hampir 2 tahun di Prancis, ditambah sejak usia 12 tahun sewaktu masih di Korea, Sungmin jarang berjalan-jalan keluar dari mansion membuatnya seperti anak kecil yang tersesat.
Usianya sudah hampir 17 tahun, tapi dengan tubuhnya yang memang mungil (bukan kecil ya, tapi mungil), banyak yang mengira Sungmin anak yang kabur dari rumah dan tersesat.
Seperti saat ini.
Sungmin tiba di sekolah asrama yang merupakan tempat Kyuhyun bersekolah. Yah, barangkali Kyuhyun beralih profesi menjadi pengajar atau mungkin penjaga keamanan, istilah kerennya satpam.
Dengan langkah mantap dan optimis Sungmin menghampiri sekolah mewah tersebut yang dikelilingi oleh tembok-tembok yang tinggi layaknya tembok penjara. Dan pintu gerbangnya pun juga tak kalah tingginya, mustahil bisa lolos dengan melompatinya. Dengan tinggi mencapai 3 meter, siapa yang sudi memanjatnya? Ditambah lagi dengan sistem keamanan yang ketat, cctv dan penjaga keamanan yang ehem tampan namun berwajah datar dan dingin, seram!
Sungmin pun mendekati gerbang dan berusaha mencari perhatian sang penjaga keamanan.
Namun sayangnya, bukan sambutan hangat yang didapatnya, mereka justru mengira Sungmin siswa yang kabur dari sekolah itu dan baru kembali setelah puas bermain di luar.
Salah seorang penjaga keamanan langsung membuka gerbang dan langsung menghampiri Sungmin dan menarik tangannya dengan sedikit kasar.
"Kau dari mana hah!? Berani-beraninya kabur yak! Akan ku laporkan kau pada Kepala Sekolah! Dari asrama mana kau?!"
Sungmin yang terkejut pun berusaha berontak.
"Tidak Ahjushi! Anda salah paham! Saya bukan siswa disini! Saya ingin mencari seseorang yang dulu bersekolah disini!"
"ENAK SAJA AHJUSHI! AKU MASIH 30 TAHUN! DAN KAU JANGAN BOHONG! AYO MASUK!"
"Sungguh Ahjushi! Sungguh! Saya hanya tamu!"
Sungmin kembali berusaha melepaskan diri dari cengkeraman sang penjaga yang tampan namun seram seperti Kyunnie-nya. Ah, tidak, lebih tampan Kyunnie-nya, dan Kyunnie juga lebih seram (#digeplak Kyu)
Dengan berbagai upaya Sungmin berhasil meloloskan diri dan langsung berlari menyelamatkan diri ke sembarang arah, diiringi teriakan sang penjaga yang marah.
Setelah dirasa cukup jauh, Sungmin menghentikan larinya. Nafasnya tersengal. Catat, Sungmin benci aktivitas fisik yang menguras tenaga dan membuatnya berkeringat. Itulah yang membuatnya langsung kelelahan karena terpaksa berlari menghindari ahjushi aneh yang mengiranya siswa yang membolos.
"She…pher…hah…thi-nyah shu…dah am..ugh…man.. hah…hah… (sepertinya sudah aman)" ujar Sungmin masih terengah-engah.
Dengan cueknya Sungmin mendudukan dirinya di trotoar, masa bodoh dengan pejalan kaki yang mungkin akan terhalang langkahnya karena ulah Sungmin.
Dia lelah!
"UGH! LELAH!" keluhnya sambil menghapus keringat.
"Sekarang bagaimana? Aku lelah sekali!"rengeknya.
"Apalagi tadi ahjushi itu memarahiku… aku kan hanya ingin mencari Kyunnie…." rengeknya lagi.
Tanpa sadar Sungmin akhirnya menangis.
Sungmin sejak kecil selalu dimanja oleh kedua orangtuanya, Harabeojinya dan bahkan Samchonnya dan juga seluruh pekerja di mansion. Semua keinginannya dipenuhi tanpa syarat. Dia juga tak pernah sekalipun dibentak dan dimarahi. Semua selalu bersikap ramah dan baik padanya. Paling hanya Kyuhyun yang bersikap dingin padanya, tapi kyuhyun itu baik.
Dan perlakuan yang didapatnya dari si penjaga sekolah tadi membuatnya syok.
Bagaikan shock therapy yang langsung membuka keran perasaan Sungmin yang sensitive.
Dia pun tak kuasa menahan tangisannya.
Dan tindakan Sungmin yang duduk di trotoar dan menangis pun langsung menarik perhatian orang-orang yang ada dijalan.
Mereka berfikir mungkin Sungmin anak orang kaya yang tersesat atau korban kejahatan.
Namun tak ada yang berani mendekati Sungmin, entah menghibur atau menolong.
Mereka takut karena melihat penampilan Sungmin, pria mungil yang manis nan imut dengan pakaian, yang mereka tahu mahal dan orisinil, serta bagaimana Sungmin menangis hingga wajahnya memerah. Mereka takut justru mereka akan menjadi pihak yang disalahkan sebagai penyebab Sungmin menangis. Hal-hal yang sering ditampilkan di drama-drama tv. (korban sinetron -_-')
Sungmin masih terus menangis meluapkan ketakutannya, hingga seseorang yang sepertinya polisi, terlihat dari seragam yang dipakainya, menghampiri Sungmin dan menyentuh bahunya pelan.
"Chogiyo, agashi…" panggil orang tersebut.
Masih terisak dengan wajah penuh air mata Sungmin menoleh.
Dan orang itu, sang polisi, terkejut dan berseru, "SUNGMINNIE!"
Sungmin mengerjabkan matanya masih sambil terisak.
"Ugh, nugu?" tanyanya bingung.
"Sungmin kan? Lee Sungmin?" tanya sang polisi antusias.
Dengan wajah bingung yang merah dan penuh air mata Sungmin hanya bisa mengangguk.
"Eunhyukkie! Aku Eunhyuk! Kau lupa Minnie-ah!?" seru sang polisi, yang ternyata adalah Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk, anak buah sekaligus tunangan Inspektur Lee Dong Hae dan mantan guru privat Sungmin.
"Eunhyukkie?" tanya Sungmin masih bingung sambil memandang Eunhyuk lekat.
Eunhyuk yang dikenalnya sedikit 'manly' dan selalu berpenampilan kasual namun tampan, berbeda dengan pria di depannya yang berpakaian seragam polisi lengkap dengan segala atributnya.
Tanpa basa-basi Eunhyuk langsung berlutut dan memeluk Sungmin dengan erat sambil sesekali menggoyangkan badan karena senang.
"Aigo Minnie-ah! Kapan kau kembali dari Prancis?! Aku merindukanmu tahu! Ah, kau semakin manis Sungminnie…" ungkap Eunhyuk senang sambil masih memeluk Sungmin.
Setelah sadar bahwa sosok yang memeluknya ini adalah mantan guru privat favoritnya sekaligus teman yang paling disayanginya, yang menghilang setelah pesta ulang tahunnya ke 13, Sungmin balas memeluk dengan erat dan ikut menggoyangkan badannya.
Mereka jadi seperti sepasang saudara yang akhirnya bertemu kembali setelah sekian tahun terpisah jauh.
Setelah cukup meluapkan rasa senang mereka, Eunhyuk pun melepaskan pelukannya dan menatap Sungmin senang. Namun pandangannya berubah khawatir melihat jejak airmata di wajah Sungmin dan wajah Sungmin yang memerah karena terlalu banyak menangis.
"Sungminnie kau menangis? Waeyo?" tanya Eunhyuk bingung dan khawatir.
Dengan lembut dan hati-hati dihapusnya air mata Sungmin yang masih tersisa diwajahnya.
"Waeyo Minnie-ah? Kau menangis di tengah trotoar begini, ada yang berbuat jahat padamu?"
Dijawab Sungmin dengan gelengan.
"Atau kau tersesat?"
Dengan sedikit ragu Sungmin mengangguk.
Eunhyuk menghirup nafas berat.
Dia sudah menduganya.
Tentu saja Sungmin akan tersesat. Biasanya Sungmin selalu didampingi bodyguard ataupun para pengawal yang lainnya. Sungmin pun sangat jarang keluar. Dan sekarang Sungmin harus pergi sendiri tanpa didampingi siapapun. Dan tak mengetahui sama sekali tentang situasi di luar mansionnya yang sebenarnya sangatlah berbahaya bagi anak manis sepolos Sungmin.
Kemudian Eunhyuk mengernyit bingung, bagaimana Sungmin bisa bepergian keluar tanpa pengawalan? Kemana Changmin sang tiang listrik bodyguard Sungmin yang baru?
"Bagaimana kau bisa diluar sendiri seperti ini Minnie-ah? Kau ingin kemana?" tanya Eunhyuk lembut sambil mengelus-elus bahu Sungmin untuk menenangkannya.
"Apa kau kabur?"
Sungmin menggeleng.
"Lalu?"
Dengan ragu-ragu Sungmin pun menjawab, "Aku… ingin mencari Kyunnie."
"Cho Kyuhyun?" tanya Eunhyuk memastikan.
Sungmin mengangguk.
Eunhyuk bertanya dengan hati-hati, "Kau… sudah tahu kalau Kyuhyun-ssi itu-"
"Manusia kan? Aku sudah tahu." Potong Sungmin cepat. Dia sudah mulai bisa tenang. Keberadaan Eunhyuk membuatnya sedikit lega karena akhirnya dia bertemu seseorang yang dikenalnya, dan mungkin bisa membantunya.
Eunhyuk cukup terkejut, Sungmin sudah tahu?
Berarti…
Ah! Jadi itu alasan mengapa kata Donghae (Inspektur Lee) berkata bahwa Cho Kyuhyun menjadi aneh setelah menerima telepon dari Sungmin, sekitar 2 minggu sebelum kepulangan Sungmin. Mungkin di telepon itu Sungmin menanyakan identitas Kyuhyun yang seorang manusia?
Eunhyuk tahu mengenai salah satu kesepakatan yang tertera di kontrak kerja Kyuhyun sebagai bodyguard bahwa Kyuhyun harus berpura-pura sebagai robot (berterima kasih pada Inspektur Lee yang tak sengaja membocokannya kala mabuk saat bersama Eunhyuk, dan secara tidak langsung memberikan ide untuk menyamar ke mansion Lee guna menggoda Kyuhyun).
Dan akting Kyuhyun memang nyaris sempurna karena tentu saja sikap alami Kyuhyun yang cenderung dingin dan pendiam seperti robot, tak perlu disuruh berpura-pura memang begitu aslinya. Dibilang nyaris karena ada beberapa saat kyuhyun kelepasan mengungkapkan perasaannya layaknya manusia, seperti saat menyerang Eunhyuk waktu itu (mungkin karena cemburu), dan tentu saja di malam tahun baru saat dia membuktikan diri bahwa dia-lah yang dipilih oleh Sungmin, seperti persaingan antar laki-laki (atau seme) merebutkan 'uke' pilihan mereka.
Eunhyuk tanpa sadar tersenyum mengingat kenangan itu.
Sungmin memandang Eunhyuk yang tersenyum sendiri itu dengan bingung.
"Eunhyukkie?" panggilan dari Sungmin menyadarkan Eunhyk dari lamunan singkatnya.
"Ne Minnie-ah?"
Sungmin terlihat sedikit ragu, namun akhirnya memutuskan untuk bertanya, "Apa kau bisa membantuku?" pintanya sambil memandang dengan pandangan mematikan ala Lee Sungmin, sang King of Aegyo.
Eunhyuk sedikit tergugup mendapat serangan aegyo dari Sungmin, yang mustahil ditolaknya.
Sambil tersenyum gugup Eunhyuk mengangguk.
"Apa kau tahu dimana Kyunnie sekarang?" tanya Sungmin penuh harap.
Eunhyuk sedikit berfikir untuk menjawab pertanyaan Sungmin.
Dan tiba-tiba Eunhyuk tersadar.
Mereka masih duduk di trotoar.
Sambil menunjukkan gummy smile andalannya Eunhyuk berdiri kemudian mengulurkan tangan untuk membantu Sungmin berdiri. Sungmin pun menyambut uluran tangan Eunhyuk dan berdiri. Kemudian Sungmin membersihkan sedikit debu yang menempel dipakaiannya karena duduk ditrotoar yang tentu saja penuh debu.
Eunhyuk membantu merapikan rambut dan pakaian Sungmin yang sedikit kusut.
Setelah dirasa rapi Eunhyuk pun mengajak Sungmin untuk pergi ke tempat yang lebih nyaman untuk mereka bicara, karena ini akan menjadi pembicaraan yang panjang.
.
.
Sungmin dan Eunhyuk kini tengah berada di sebuah café yang terletak tak jauh dari trotoar tempat mereka bertemu tadi.
Dan Eunhyuk tengah menceritakan mengenai Cho Kyuhyun dan kehidupannya yang diketahui Eunhyuk, baik saat masih di sekolah kepolisian maupun setelah Kyuhyun menjadi bodyguard Sungmin. Tak lupa juga cerita mengenai kehidupan Eunhyuk yang sebenarnya lengkap dengan kisahnya dan Lee Donghae.
Sungmin menyimak cerita Eunhyuk sambil meminum bubble tea-nya dan memakan kue.
Setelah Eunhyuk bercerita, Sungmin juga menceritakan kehidupannya selam di Perancis dan tentu saja tentang kesepakatannya dengan sang Samchon mengenai usahanya mencari Kyuhyun.
Dan tanpa sadar, mungkin karena cerita mereka berdua yang sangat panjang atau karena lapar setelah lelah menangis, Sungmin telah menghabiskan 3 slice chocolate cake, 1 slice strawberry cake dan 1 slice cheese cake. Dan jangan lupakan 6 gelas bubble tea. Dan kini sudah gelas yang ke enamnya.
Eunhyuk pun sama.
Sambil bercerita Eunhyuk telah menghabiskan 3 slice strawberry cake dengan ekstra buah strawberry dan 8 gelas bubble tea. Hanya bercerita membuat mereka berdua lapar dan haus juga ternyata.
"Jadi begitulah Sungminnie. Sungguh, aku juga tak tahu kemana Kyuhyun-ssi pergi. Donghae-ya tak memberikanku informasi apapun. Dia bahkan tak memberitahuku jika kau sudah kembali."
Sungmin sebenarnya cukup, ralat, sangat terkejut mendengar kisah hidup Kyuhyun yang begitu membuatnya sangat bersimpati pada Kyuhyun.
Sekarang Sungmin tahu mengapa Kyuhyun bersikap begitu datar dan dingin. Dia bahkan sukses berpura-pura menjadi robot di depan Sungmin. Ternyata hidupnya-lah yang membuat Kyuhyun seperti itu.
Dan fakta lain yang membuat Sungmin tak percaya adalah bahwa Eunhyukkie yang dihadapannya ini adalah seorang polisi dan satu angkatan dengan Kyuhyun di sekolah kepolisian. Dan yang lebih penting lagi, Eunhyuk adalah kekasih, ah salah, tunangan dari Inspektur Lee Donghae. Mereka gay?!
Yang selama ini Sungmin tahu hanya sepupunya Kim Heechul (sepupu Sungmin dari pihak ibunya) yang terang-terangan menyukai laki-laki dan kini sepertinya telah menjalin hubungan dengan dokter Hangeng. Dan mungkin juga sahabat baiknya Kim Ryeowook yang menyukai bodyguardnya, Kim Jongwoon aka Yesung.
Tapi, Lee Hyuk Jae aka Eunhyuk dan Inspektur Lee juga?
Bagaimana dengan Kyuhyun? Kyunnie-nya?
Dan Sungmin?
Karena Sungmin mencintai Kyuhyun, berarti Sungmin juga gay kan?
Sungmin sendiri tak pernah memikirkan apa dia gay atau bukan, yang dia tahu dia mencintai Cho Kyuhyun, Kyunnie-nya. Itu saja.
Karena itulah Sungmin ingin menemukan Kyuhyun dan mengatakan perasaannya, serta bertanya apa Kyuhyun juga memiliki perasaan yang sama sepertinya.
"Sungminnie?" tegur Eunhyuk yang melihat Sungmin melamun. Dia melambaikan tangannya di depan wajah Sungmin.
Sungmin langsung tersadar dan tersenyum.
"Ne Hyukkie?"
"Kau yakin ingin melanjutkan pencariannmu? Tadi kau bilang kau gagal menemukan Kyuhyun di sekolahnya dulu. Kau akan mencari kemana lagi?" tanya Eunhyuk. Dia kahwatir Sungmin akan tersesat lagi.
Sungmin menghela nafas berat.
"Aku tidak tahu Eunhyukkie. Rumah dan bangunan yang dimiliki Kyunnie banyak sekali dan aku tak tahu harus mencarinya dari mana. Belum lagi tak ada yang bisa menolongku. Dan aku tak punya banyak waktu. Sebentar lagi natal, aku ingin menemukan Kyunnie sebelum natal tiba."
Eunhyuk menatap Sungmin kasihan. Dia mengerti perasaan Sungmin. Dia pasti ingin melalui natal tahun ini dengan Kyuhyun setelah natal tahun lalu dilaluinya di Perancis.
Sungmin pasti sangat merindukan Kyuhyun.
Setelah menimbang dalam hati Eunhyuk sudah memutuskannya, dia akan membantu Sungmin.
"Arraseo Minnie-ah. Aku akan membantumu menemukan Kyuhyun."
Mata Sungmin langsung berbinar senang.
"Jinjjayo? Benarkah Eunhyukkie?" tanya Sungmin meyakinkan.
"Ne. aku akan membantu my aegyo prince ini. Aigo… kau seperti yeoja yang patah hati di tinggal kekasihnya saja." Ledek Eunhyuk.
Sungmin tersipu.
"Aku namja Hyukkie!"
Eunhyuk tertawa puas karena berhasil menggoda Sungmin.
.
.
Namun sayangnya, meskipun sudah mendapat bantuan dari Eunhyuk pencarian Sungmin tak membuahkan hasil.
Kyuhyun bagai hilang ditelan bumi.
Dan itu membuat Sungmin nyaris depresi.
Untunglah ada Eunhyuk dan Changmin yang terus menyemangatinya dan tetap berpikiran optimis.
Dan pada akhirnya memang diam-diam Changmin ikut membantu dengan memberikan informasi yang diketahuinya lewat Eunhyuk. Meskipun tak membuahkan hasil.
Dan untuk menimbulkan rasa optimis Sungmin dalam mencari Kyuhyun, Sungmin pun melakukan kebiasaan baru selain pergi ke sekolah.
Sungmin memang melanjutkan sekolahnya di Korea, di sekolah umum pula. Yah paling tidak Sungmin bisa kembali bersosialisasi dengan teman sebayanya.
Dan kebiasaan barunya adalah mengunjungi makam Choi Siwon, ayah angkat Kyuhyun, setiap hari senin setelah mengunjungi makam kedua orangtuanya dan sang Harabeoji. Dalam hati sungmin berharap suatu hari mereka akan bertemu di makam Siwon saat Kyuhyun datang untuk berziarah.
Dengan rutin dia membawakan bunga untuk memperindah makam Siwon dan tak lupa membersihkan rumput-rumput liar yang mengganggu.
Sungguh calon menantu yang baik.
.
.
Sebenarnya dimanakah Kyuhyun?
Ternyata setelah membatalkan kontrak dan keluar dari mansion Lee, Kyuhyun kembali ke rumah Siwon tempatnya dulu di besarkan. Dan alasan mengapa Sungmin tak bisa menemukannya karena rumah Siwon itu tak terdaftar dalam daftar harta yang dimiliknya yang telah diwariskan Siwon padanya.
Rumah serta perkebunan disekitarnya itu telah diberikan Kyuhyun pada Kibum dan telah diubah surat kepemilikannya atas ijin Kyuhyun sebelum Kyuhyun masuk ke sekolah kepolisian, dan tentu tak tercatat di daftar harta Kyuhyun yang dicatat kepolisian. Sedangkan Shindong mendapatkan salah perkebunan yang lain yang ada di daerah itu juga.
Dan selama ini Kyuhyun tinggal disana untuk menenangkan diri dan mempersiapkan dirinya, fisik dan mentalnya, untuk mulai mengambil alih seluruh bisnis yang menjadi hak warisnya yang selama ini di urus Kibum.
Dan sudah 1 minggu ini dia memulai tugas barunya sebagai CEO di salah satu perusahaan besar yang diwarisinya, yang memiliki banyak anak perusahaan yang tersebar di seluruh Korea dan bahkan Jepang dan China.
.
.
Saat sore di hari rabu, jadwal rutin bagi Kyuhyun untuk mengunjungi makam Siwon, ayah angkatnya. Aktivitas baru yang dilakukannya untuk menghormati Siwon yang telah banyak berjasa dalam hidupnya meski hanya orangtua angkat.
Dengan pakaian formal, karena Kyuhyun langsung dari perusahaan, dia memasuki kawasan pemakaman tempat Siwon di makamkan. Ditangannya terdapat buket bunga untuk menghiasi makam.
Sesampainya di depan makam Siwon.
Kyuhyun terpaku menatap makam Siwon.
Makam Siwon begitu bersih, lebih bersih dari minggu lalu saat Kyuhyun berkunjung. Dan lagi, makam itu telah dihiasi dengan berbagai karangan yang memperindah makam itu. membuat pemakaman tak terasa suram dan menyeramkan.
"Siapa?" gumam Kyuhyun. Siapa yang menaruh bunga-bunga itu dan membersihkan makam ayahnya?
Kibum? Shindong? Mereka memang lebih sering berziarah, tapi mereka tak mungkin sedetail ini hingga membuat makam Siwon seperti bukan makam. Bahkan ada karangan bunga berbentuk lingkaran yang biasanya digantungkan ditembok atau dekat pintu saat natal.
Apa karena natal sudah dekat?
Tap siapa?
Kyuhyun memandang sekeliling untuk mencari petunjuk.
Dan tiba-tiba seorang nenek-nenek yang juga peziarah yang sering berpapasan dengannya setiap dia kemari menghampirinya sambil tersenyum manis.
Biasanya nenek itu hanya akan memandangnya dari jauh sambil tersenyum.
Dan sekarang nenek ini menghampirinya.
"Anak muda, kau berziarah seperti biasanya ya?" sapa nenek itu basa-basi.
Kyuhyun hanya membalasnya dengan anggukan.
"Ah, kau memang anak yang berbakti." Puji nenek itu.
Kyuhyun menanggapinya dengan sedikit tersenyum. (sedikit loh)
"Oh ya, 2 hari yang lalu, hari senin sore, ada seorang laki-laki muda yang berbadan mungil dan berwajah manis yang mengunjungi makam ayahmu ini dan membersihkan makam serta menaruh semua hiasan ini. Untuk hiasan natal katanya. Benar-benar pria yang cantik, manis dan baik."
Kyuhyun terkejut mendengar perkataan sang nenek.
Dan tiba-tiba tubuhnya terasa hangat, jantungnya berdebar keras, dan pikiran Kyuhyun melayang. Mengingat satu-satunya pria manis yang berarti dalam hidupnya yang membuat hidupnya menjadi berwarna.
"Ah aku ingat. Namanya Sungmin. Iya, Lee Sungmin. Katanya, dia ingin sekali bertemu dengan anak dari pria yang dikubur ini. Itu berarti dirimu kan anak muda?"
DEG
DEG
Lee. Sungmin.
SUNGMIN-NYA?!
Dengan tergesa-gesa Kyuhyun berlari keluar area pemakaman dan menuju mobilnya.
Tujuannya satu, ingin bertemu Lee Sungmin. Sungmin-nya.
.
.
Dan disinilah Kyuhyun.
Di Mansion Park. Kediaman Park Jung Soo aka Leeteuk.
Dan kebetulan sekali Inspektur Lee tengah berada di ruang kerja Leeteuk bersama Leeteuk tentu saja.
Dan mereka cukup terkejut dengan kedatangan Kyuhyun yang cukup penuh aksi.
Menerobos gerbang depan dengan mengancam para penjaga, lalu menerobos masuk ke dalam mansion dengan melumpuhkan seluruh pengawal yang berjaga di pintu. Lalu dengan berbagai jurus lainnya dia melumpuhkan para pengawal yang mengahalanginya di sepanjang jalan menuju ruang kerja Leeteuk yang terletak di lantai 3. Total 30 pengawal telah dilumpuhkan Kyuhyun. Waw! The power of love, hem.
Dan aksinya diakhiri dengan membuka (baca : mendobrak) pintu ruang kerja Leeteuk dengan keras.
Setelah sadar dari syok, Leeteuk pun menegur Kyuhyun.
"Ehm. Cho Kyuhyun-ssi. Pertunjukkan yang indah." Sindir Leeteuk dari balik meja kerjanya.
Kyuhyun tak menanggapi sindiran Leeteuk. Dia menatap Leeteuk dan Inspektur Lee bergantian.
Dan tiba-tiba,
Kyuhyun berlutut di depan mereka dengan pandangan lurus pada Leeteuk.
Inspektur Lee dan Leeteuk kaget dengan aksi Kyuhyun.
"Ada ap-" pertanyaan Inspketur Lee dipotong oleh pengakuan mengejutkan dari Kyuhyun.
"Aku mohon jadikan aku bodyguard Tuan Muda Sungmin lagi. Aku mencintainya!"
.
.
TBC
.
.
PEACE….
Jangan timpuk Hasu karena maen TBC aja, Minhae #bow
Ini agak melelahkan karena harus ngerombak skrip yang dah ada.
Berdasarkan review dari chingudeul, Hasu memutuskan untuk membuat sedikit lebih panjang agar endingnya bisa pas dan ga gaje, hehe
Mudah-mudahan nanti gak mengecewakan ne. ^.^
Ff ini akan tamat paling lambat akhir maret, dan akan ada perubahan lagi.
Chap besok belum tamat kok hehehe.
Masih ada epilog nya. Yah, special chap gitu deh..
Tapi tergantung juga dari viewersnya.
Aslinya di manganya, mereka akhirnya ketemu terus the end.
Nah Hasu mau bikin panjangan dikit karena masih ada beberapa yang gantung dari ceritanya hehe…
Mungkin special chapnya Kyumin bakal nikah? Atau
Kyumin pisah lagi?
Let's see… ^.^
Okelah, thank you so much buat yang masih setia ma ff ini #peluksatusatu
Dan juga buat yang review,
wdespita elfjoy, chocoyaa, Joyers, PRISNA, tha, Anisa Jung, abilhikmah, kezypark, Ji Minsoo, Rina271, orange girls, PumpkinEvil137, firtiKyuMin, Charlotte137, anum, and all Guest
Hasu terhibur dan semangat lagi karena kalian #LOVE
Terakhir, Silent Reader, bertahanlah baca ff abal ini ne biar viewersnya makin banyak hehe
Keep Reading ^.^
.
.
RyeoTa Hasu
