MARRY ME?

Im sory for repost this fiction again (.-.)

Pairing: HOMIN!

Rate: T

Disclamer : Yunho, Changmin milik diri mereka /saya cuman pinjem nama doang~/Ide cerita pasaran/tapi dijamin alurnya dari otak saya yang pas-pasan/ga suka boleh bash dengan bahasa yang baik dan benar~/ read n review oke!

.

Summary : Marry me? Changmin hanya bisa menganggukan kepalanya dengan matanya yang berkaca-kaca. Kalimat yang ditunggunya selama sepuluh tahun!

WARNING!

TYPO/songfic/oneshoot/alur maju pake mundur/italic itu yang flashback/cerita aneh bin gaje /YAOI/HOMIN couple/DLDR/OOC.

Saya reader yang coba-coba nulis, kalo gak suka nikmatin ajaa wajah bang Changmin~ XD

DEAL!

NP: Wedding Dress- Tohoshinki

.

Sepasang mata bambi itu menatap guguran bunga sakura yang terletak tak jauh dari kafe yang ia duduki. Guguran bunga sakura itu terlihat begitu indah ia jadi teringat kejadian beberapa tahun lalu ketika ia mulai jatuh cinta kepada kekasihnya.

.

Sepasang namja yang masih mengenakan seragam sekolah SHS sedang berjalan bersama. Tampak sesekali mereka terlihat tertawa bersama.

"hua..lihat sakuranya bergugurannn~" teriak Changmin senang tangannya menengadah seakan ingin menampung kelopak bunga sakura yang berguguran. Yunho yang melihatnya tersenyum tipis melihat Changmin namja yang diam-diam telah merebut hatinya, ughh… wajah Changmin terlihat begitu manis saat itu. tiba-tiba ia melangkahkan kakinya menuju Changmin yang masih asik dengan kelopak bunga sakura itu.

Pluk.

Changmin terdiam begitu merasakan tangan Yunho yang berada diatas mendongakkan kepalanya. Matanya yang bulat menatap mata musang Yunho yang terlihat lembut. Jarak mereka yang begitu dekat membuat Changmin menyadari bahwa Yunho memiliki wajah yang begitu tampan.

Srett.. Changmin yang tersadar memundurkan langkahnya menutupi rasa malunya. Ia bisa merasakan mukanya memerah.

"Mianhae, tadi ada kelopak bunga sakura di rambutmu, aku hanya mengambilnya" jelas Yunho sambil menunjukkan kelopak bunga sakura yang berada di gengamannya. Saat itulah Changmin mulai merasakan detak jantungnya yang semakin kencang bersama Yunho. ia jatuh cinta, untuk pertama kalinya ia jatuh cinta. Dan ia jatuh cinta kepada namja bernama jung Yunho~

.

TUK.

Bunyi sebuah gelas kaca yang mengenai meja membuyarkan lamunan Changmin. Ia menolehkan kepalanya kesamping ketika melihat seorang yeoja meletakkan minuman yang ia pesan tadi.

"Silahkan menikmati minumannya" ucap yeoja itu ramah sebelum berlalu pergi meninggalkan dirinya. Changmin menatap gelas kaca yang berisi teh rasa strawberry flavour yang ia pesan tadi. Ah.. ia jadi ingat kenapa ia bisa menyukai minuman yang awalnya hanya disukai kekasihnya itu.

.

Changmin sesekali terlihat menggerutu, ia telah menunggu Yunho paling tidak setengah jam di bangku ini. Yunho dan Changmin baru saja selesai melakukan lari pagi dan sekarang mereka sedang beristirahat dibangku taman sampai Changmin yang mengeluh haus dan Yunho pergi untuk membelikannya minuman. Changmin melihat pohon sakura yang berada diatasnya. Bunga di pohon sakura itu hampir semuanya telah gugur menyisakan bunga sakura yang masih kuncup. Ia memejam matanya sambil menikmati aroma bunga sakura.

TUK

Rasa dingin menerpa pipi tembamnya. Ia membuka matanya melihat Yunho yang tersenyum didepannya.

"Nih kubawakan minuman" ucap Yunho sambil menyodorkan kaleng minuman itu ke Changmin.

"Kenapa lama sekali?" gerutu Changmin " Dan kenapa rasa strawberry?" Tanya Changmin begitu tahu minuman yang dibelikan Yunho merupakan the rasa strawberry. Yunho yang mendengarnya tertawa kecil.

"Memangnya kenapa? Aku suka ko." Ucap Yunho cuek dan mulai meminum minumannya. Changmin yang mendengarnya mendengus kesal, bukannya ia tak berterima kasih tapi ia tak begitu menyukai buah bernama strawberry yang menurutnya sangat asam.

"kau tahu min-ah…?

Changmin yang mendengar perkataan Yunho menghentikan kegiatan minumnya. Ia menatap Yunho yang sedang menatapnya. Changmin bisa merasakan Yunho sedang menatapnya dengan lembut membuat wajahnya memerah kembali.

"N-ne..?" Tanya Changmin gugup

"kau tahu Changmin-ah? Kenapa aku begitu menyukai strawberry?"

Changmin hanya menggelengkan kepalanya bingung. Yunho yang melihatnya terkekeh pelan.

"karena buah strawberry selalu mengingatkan ku pada mu Changmin-ah~. Warna buahnya yang merah mengingatkan ku pada wajahmu yang merah padam. Rasanya yang manis dan asam diwaktu bersamaan mencerminkan perasaan yang ku rasakan jika bersamamu. Kadang kau bisa membuatku tertawa kadang kau bisa membuat ku cemburu~"

BLUSH

Changmin bisa merasakan wajahnya berubah merah seperti strawberry ia menundukkan kepalanya dalam.

"will you be my boyfriend?" suara rendah Yunho terdengar di telinganya.

"N-ne?" Changmin mendongakkan kepalanya melihat Yunho.

"Aku mencintaimu Changmin" ucap Yunho lagi.

"N-ne?" Changmin bingung. Ia terlalu kaget dan gembira disaat bersamaan. Otaknya tak berfungsi untuk mengeluarkan kata-kata menjawab perkataan Yunho.

Yunho kali ini tertawa keras. Ia tak menyangka Changmin yang begitu jenius di kelasnya akan menjadi seperti ini. Yunho mencondongkan tubuhnya kedepan mengeliminasi jaraknya dengan Changmin. Changmin bisa merasakan bibir tebalnya bersentuhan dengan bibir hati Yunho. bibir Yunho terasa lembut. Sebelum ia menutup mata ia bisa melihat guguran bunga sakura yang berjatuhan disekeliling mereka seaakan ikut merayakan sepasang kekasih yang baru.

.

Drtt..drttt

Lagi. Changmin tersentak dari lamunannya begitu ponselnya bergetar menandakan pesan yang masuk. Ia menggeser tombol read pada ponselnya sebelum kemudian tersenyum kecil melihat pengirim pesan tersebut.

From : my baby

Baby aku akan terlambat. Rapat baru saja selesai. Wait me

Saranghae :*

Bibir Changmin yang tadi tersenyum sekarang berubah mengerucut kesal. Huh lagi-lagi Yunho membuatnya menunggu. ia tak habis pikir begitu maniaknya Yunho pada pekerjaan sehingga bisa melupakan dirinya. Changmin bahkan sempat berpikir Yunho lebih mencintai pekerjaannya dibandingkan dirinya.

Changmin tak mau egois, namun ini sudah sekian kalinya Yunho terlambat di acara mereka dan itu disebabkan oleh pekerjaan Yunho. tiba-tiba matanya membulat begitu melihat sepasang namja dengan anak kecil, mereka menggandeng tangan yeoja kecil itu sambil melewati mejanya. Changmin bisa mendengar percakapan mereka ketika melewati mejanya.

"Appa aku ingin pesan es krim vanilla" kata bocah berumur lima tahun itu.

"ne nanti appa akan belikan" ucap namja seumuran Changmin yang dipanggil appa oleh bocah berumur lima tahun itu.

Changmin tersenyum miris. sebuah keluarga. sebuah ikatan. Sebuah hal yang tak pernah Yunho tawarkan selama sepuluh tahun ini. ya, Changmin dan Yunho sudah menjadi sepasang kekasih sejak sepuluh tahun yang lalu. Dan umur mereka sudah menginjak dua puluh tujuh tahun. Sebenarnya tidak ada halangan yang begitu berarti. Keluarga mereka telah merestui hubungan mereka berdua bahkan Jung eomma sudah sering membujuknya untuk menikah. Apalagi eommanya yang ingin menimang cucu. Changmin sih siap-siap saja toh ia yakin Yunho merupakan cinta pertama dan terakhirnya. Namun, ia tak sanggup jika ia yang harus merengek dinikahi oleh Yunho. hell, jika ia merengek untuk dinikahi bukankah itu seperti sifat yeoja? Dan Changmin lebih memilih untuk menunggu Yunho yang melamarnya. Menunggu dengan sabar. Dan kesabarannya terus diuji hingga sepuluh tahun hubungan mereka. Kadang-kadang Changmin berpikir jika ia saja yang melamar Yunho tapi apa kata dunia jika ia yang melamar. Pliss disini dia yang uke berarti dia yang dilamar bukan? Kecuali jika Yunho mau jadi uke~ maka ia akan bersedia melamar Yunho dengan senang hati(?).

"apa sih yang dilakukan Jung pabbo itu" sungut Changmin kesal. Ia bosan. Changmin melirik jam tangannya. Great! Sudah satu jam lebih ia menunggu! dijalan apanya! Jarak kantor Yunho dan kafe ini hanya membutuhkan waktu setengah jam. Apakah ia lupa kembali dan lebih memilih berkutat dengan filenya itu? jika benar akan Changmin pastikan dirinya mengamuk dikantor Yunho nanti. Bosan, Changmin kembali menolehkan kepalanya ke jendela menatap pohon sakura yang berada diluar kafe.

Eh? Bukan kah itu mobil Yunho? kapan? Dan kenapa Yunho belum muncul dihadapanya?" pikir Changmin begitu melihat mobil audi hitam milik Yunho.

KLEK.

Tiba-tiba lampu café dimatikan dan diganti dengan lampu warna-warni yang berkelap-kelip. Awalnya Changmin tak ambil pusing, mengingat sekarang sudah sore mungkin itu memang konsep kafe ini jika hari menjelang malam. Ia tetap asik memandang sakura yang berguguran diluar sana sampai alunan melody permainan piano terdengar ditelinganya. Suara bass yang terdengar lembut mengiringi permainan piano itu.

Changmin membulatkan matanya maksimal begitu ia melihat sosok yang ia kenal sedang bermain piano yang disediakan di sudut kafe.

TRAK.

Ia langkahkan kakinya pelan, matanya tetap melihat namja yang masih asik bermain piano didepannya.

.

.

yeah wedding dress..

Yeah wedding dress..

Yeah wedding dress.. (i love you boy, yeah)

Yeah wedding dress..

Deliver to the sky wedding dress wedding dress

You are an angel with white feathers

Beautiful wedding dress say yes

Baby im embracing my love wedding dress for you

Ah ah to be happy

Ah ah together forever

Ah ah will you marry me? Wedding dress

In this one universe theres a certain someone

Surely it seems your shining day that i see

Ive seen a figure from a picture, its really similar, i wonder

You wear your parents dress

Little little boys story ding-dong ding-dong

Start from today, good bye to sadness (good bye)

Then kiss me kiss me ill love and ill protect your family

Deliver to the sky wedding dress wedding dress

You are an angel with white feathers

Beautiful wedding dress say yes

Baby im embracing my love wedding dress for you

Ah ah to be happy

Ah ah together forever

Ah ah will you marry me? Wedding dress

That future that future is a dream day

Precious white dress

That future that future is a dream day

Inside your heart lives memory

Keep loving you thats something i can do

You cried for a short time only, next time its smile thatll take over

Little little girls story tick-tock tick-tock

Even after 100 years (forever)

Always smiling smiling become halo harmony, everytime

Deliver to the sky wedding dress wedding dress

You are an angel with white feathers

Beautiful wedding dress say yes

Baby im embracing my love wedding dress for you

Ah ah to be happy

Ah ah together forever

Ah ah will you marry me? Wedding dress

Langkah kakinya perlahan semakin lambat begitu jaraknya dengan namja itu semakin dekat. Semakin dekat dan sekarang Changmin berada satu meja dengan jarak Yunho yang terus memainkan piano. Bolehkah ia berharap? Bolehkah ia berharap yang selama ini ia tunggu terjadi? Changmin berdiri mengamati wajah Yunho yang menikmati permainan pianonya.

That future that future is a dream day

Precious white dress

That future that future is a dream day

I want to grant your dream right now

Special dress, memory

Eternally, i love you more

I take a vow, i love you so

I want to be by your side

That future that future is a dream day

My precious girl

That future that future is a dream

TENG.

Bunyi alunan terakhir permainan Yunho. Yunho mendongakkan kepalanya dan tersenyum begitu menyadari namja yang telah merebut hatinya berrdiri tak jauh dari dirinya. ia bangkit dari duduknya dan tak lupa mengambil kotak persegi yang dilapisi beludru merah yang telah ia siapkan selama ini.

Ia berjalan mendekati Changmin yang masih menatapnya. Yunho berlutut didepan Changmin begitu berada tepat didepannya. Tak lupa ia menggengam tangan Changmin yang terasa begitu hangat. Kemudian ia menatap mata doe Changmin yang menatapnya bingung, sebelum Yunho membisikkan sebuah kalimat yang sukses membuat sepasang mata doe Changmin berkaca-kaca.

Changmin mengigit bibir bawahnya menahan isakan yang keluar dari bibi lebarnya. Ia mati-matian menahan air matanya tumpah. Namun ia tak bisa, kedua matanya telah tergenang Changmin tahu ini bukan air mata kesedihan. Ini air mata kebahagiaan. Benar Changmin bahagia. Penantian dan kesabarannya selama sepuluh tahun terbayar dengan kalimat yang Yunho ucapkan.

.

'Changmin-ah, will you marry me?'

.

.

E.N.D~

Holla~

terimakasih bagi kalian yang sudah baca sma repiu fanfic jadul saya *kecupsatusatu*

hiks, bntr lagi yunho wamil ya? tadi ga sengaja buka artikel ttg yunho yng bbrpa minggu akan wamil, sedihnya bukannn maiinnnnnnn T/T)

tadinya mau publish fanfic baru, tapi saya ga pede sama hasilnya *lirikchap4*. alhasil saya repost saja~

ehehhe

oke. terimakasih banyakkk *kiss*kiss*

LAST! GIVE ME CHANGMIN!