Title : Totally Captivated (Super Junior's Version)
Disclaimer : Totally Captivated© Yoo Ha Jin
Rating : T
Pairing : KyuHyuk (Main), HaeHyuk, MinHyuk, KyuMin, WonKyu (Slight)
Warning : Typo. Boys Love. No Edited. Boring story.
.
.
.
CHAPTER 10
Siwon duduk termenung di ruang kerjanya. Entah mengapa perkataan Heechul kemarin malam masih senantiasa mengusik pikirannya.
Namun, jauh dalam lubuk hatinya ia sadar jika perkataan Heechul ada benarnya. Bahkan ia sendiri dapat merasakan firasat buruk yang kini mengganggunya.
Ia menyayangi Kyuhyun, namun ia tidak yakin perasaan apa yang ia miliki untuk namja tampan tersebut, mungkinkah hanya perasaan untuk memiliki semata? Ataukah ia benar-benar mencintai Kyuhyun dengan sepenuh hati? Bukan karena fisik atau balas budi semata?
Pertanyaan itu terus mengusiknya. Membuatnya tak henti-hentinya memikirkan segala kemungkinan yang ada, dan tak satu pun yang memberikannya jawaban pasti akan perasaannya yang sesungguhnya.
Tapi, disisi lain. Ia mulai menyadari ada sesuatu yang berbeda. Yah, ia menyadarinya. Karena ia sama sekali tidak buta, ia bisa melihatnya dengan jelas. Bahwa Kyuhyun memiliki perasaan istimewa pada namja pirang bernama Eunhyuk itu.
Meskipun ia tahu, Kyuhyun sendiri pun masih belum menyadari perasaannya tersebut, tapi cepat atau lambat ia pasti akan menyadarinya. Dan jika hari itu tiba, ia belum siap menerima kenyataan pahit bahwa Kyuhyun akan meninggalkannya. Berbalik menjauhinya.
"Kau… benar-benar sosok yang special Lee Eunhyuk. Bahkan aku pun tak bisa memungkiri bahwa kau memang sangat berbeda dengan namja yang pernah dekat dengan Kyuhyun. Tapi itulah… itulah alasan mengapa aku harus waspada padamu… karena kau… bisa saja mengambil orang yang berharga untukku, kapan pun kau bisa…"
Siwon hanya bisa menggumamkan kata itu lirih. Tak ada siapapun di ruangan tersebut yang akan mendengarnya. Tak satu pun.
Sibuk dengan berbagai pemikiran yang memang belakangan ini selalu menghantuinya, ia bahkan tak menyadari jika kini dihadapannya telah berdiri sosok Heechul. Namja yang entah mengapa selalu datang disaat yang tak ia harapkan.
"Apa maumu kemari?" Tanyanya datar.
"Aku hanya ingin menawarkan diri menjadi 'boneka'mu. Hanya itu."
"Heh, apa yang membuat seorang Kim Heechul rela merendahkan harga dirinya sampai seperti ini, hm?" Balasnya dengan nada menyindir yang jelas.
"Kurasa kau sudah tahu jawabannya." Heechul memberinya trade mark miliknya. "Aku hanya ingin membantumu. Karena kurasa kita memiliki kesamaan."
"Maksudmu?" Tanyanya, walau sejujurnya ia sudah tahu apa yang dimaksud namja cantik tersebut. "Kau jangan pernah samakan dirimu denganku, Kim Heechul."
"Ayolah, akui saja. Kita sama-sama memiliki cinta yang bertepuk sebelah tangan, ne? Apalagi yang akan kau tutupi, Choi Siwon?" Balasnya santai. "Apa perlu kuingatkan kau sekali lagi, bahwa cepat atau lambat Kyuhyun akan berbalik melawanmu. Meninggalkanmu dengan segala sikap egoismu." Celanya.
"Kau mengancamku, heh?" Siwon mengangkat sebelah alisnya. Pertanda ingin kejelasan dari sang lawan bicara.
"Tentu saja tidak. Aku hanya ingin menolongmu…"
"Tapi aku tidak butuh." Jawab Siwon tegas. Meskipun begitu ia sendiri tahu, kalau tawaran Heechul sama sekali bukan main-main.
"Terserah. Tapi kuingatkan… jangan sesali keeputusanmu." Ucap Heechul lalu beranjak pergi. Ia sama sekali tak menengokkan kepalanya lagi. Hanya memandang lurus pada pintu yang akan membawanya keluar dari ruangan kerja Siwon.
"…Jangan pernah menyesali keputusanmu Choi Siwon… Karena ini adalah penawaran terakhirku…" Bisiknya lirih. Seolah desahan angin yang membelai halus jiwanya.
.
.
.
Siang terik memayungi bumi. Tak luput pula bagian kecil dari Korea selatan. Sebuah gedung pencakar langit yang menjadi markas besar Cho Kyuhyun dan bawahannya. Apa lagi kalau bukan Sinkyung corporation.
Di depan sebuah pintu megah, berdiri sosok namja pirang. Wajahnya mengerut penuh tanda tanya, pasalnya sudah siang seperti ini Sinkyung terlihat sepi, tak ada suara gaduh dari para karyawan yang biasanya bersiap menikmati makan siang mereka.
Akhirnya dengan enggan, Eunhyuk memasuki ruang kerja sang boss besar. Dilihatnya namja tampan tersebut tengah sibuk membolak-balik tumpukan dokumen yang berisi perjanjian penting atau mungkin berisi transaksi penting.
"Err… Boss, kemana perginya yang lain? Kenapa sepi sekali." Ucap Eunhyuk membuka suara, menghilangkan kesunyian yang ada di sana.
"Mereka sedang menjalankan transaksi. Seperti yang pernah kau dengar, kami memliki organisasi 'balik layar' selain sebagai perusahan permodalan terbesar di Korea Selatan."
"Jadi maksud boss, mereka sedang…"
"Yah seperti itulah. Sekarang cepat bersihkan ruang kerjaku. Aku mau tidur."
"Ne…" Tanpa basa-basi Eunhyuk segera merapikan ruang kerja Kyuhyun. Tak terlalu banyak barang yang berserakan memang, dan karena itulah ia dengan muda menyelesaikan tugasnya.
"Sudah selesai boss! Apa lagi?" Tanya Eunhyuk tanpa memperhatikan sosok Kyuhyun yang kini mulai menyamankan diri di atas sofa empuk yang tersedia di sana.
"Tak ada, kau cukup berada di sini dan jangan pergi kemana pun. Dua jam lagi, bangunkan aku." Perintah Kyuhyun.
.
.
.
Tik…tok…tik…tok…tik…tok…
Bunyi jam berdenting pelan mengisi kesunyian yang ada di ruang kerja Kyuhyun. Dengan bosan Eunhyuk mulai membalik satu demi satu halaman buku yang ia pegang. Sudah hampir dua jam ia menunggu Kyuhyun yang tengah tertidur. Dan disisi lain, ia juga telah selesai dengan pelajarannya.
"Emmm… Kurasa aku harus membangunkannya." Ucap Eunhyuk lirih.
Ia segera bangkit dari tempat duduknya, beranjak menuju tempat dimana Kyuhyun terlelap di alam mimpinya. Menyejajarkan wajahnya dengan sang boss, dapat dilihat sosok tersebut gelisah dalam tidurnya. Seolah mimpi buruk tengah mengusik ketengannya.
"…Boss…boss…" Dengan perlahan Eunhyuk mengguncang tubuh Kyuhyun yang mulai mengeluarkan peluh. Tak ada respon. Ia mengguncangnya dengan lebih keras, menghasilkan erangan kesal dari bibir Kyuhyun.
"Errgh… Apa… yang kau lakuka—" Ucapan Kyuhyun terputus saat kedua matanya yang terbuka menatap langsung wajah Eunhyuk yang ada di hadapannya.
Walau masih buram, ia bisa melihat dengan jelas lekuk wajah yang terpahat sempurna di hadapannya. Sangat mirip dengan seseorang yang selalu menghantui perasaannya selama ini. Orang yang berarti baginya, namun juga orang yang selalu membuatnya kesal disaat bersamaan.
"B-boss… bisakah kau lepaskan tanganmu di kerah bajuku? Rasanya sesak…" Ucap Eunhyuk pelan.
"Apa yang kau lakukan?"
"Tentu saja membangunkanmu. Ini sudah dua jam lebih kau tidur…" Balas Eunhyuk kesal. "Kau yang menyuruhku membangunkanmu, tapi kenapa kau malah menarikku seolah-olah aku orang yang membahayakan?" Tuntut Eunyuk.
"Hm…"
"Hm? Hanya 'hm'?"
"Kau… dulu… Sekolah SD di mana?" Tanya Kyuhyun, jauh dari topic yang tengah mereka bahas.
"Ha?"
"Jangan 'Ha', jawab saja…" Kyuhyun berusaha membuat nada bicaranya setenang mungkin, walau dalam hatinya ia berharap jika semua yang ia bayangkan menjadi kenyataan. Kenyataan bahwa Eunhyuk adalah orang yang dicarinya.
"Emmm… entahlah aku tidak terlalu ingat, tapi mungkin Han Gil Dong… atau… Han Seong Dong yah?" Pikir Eunhyuk mencoba memanggil pecahan memori yang tersimpan di otaknya. "Entahlah… aku lupa, memangnya kenapa?"
"Tidak ada…"
"Oh, lalu kenapa tadi boss menarikku?"
"Karena terbawa mimpi buruk." Jawab Kyuhyun santai. Ia masih berharap, berharap bahwa suatu saat nanti dia akan menemukan Hyukjae dan dia ingin memastikan bahwa Hyukjae bukanlah Eunhyuk.
"Mimpi buruk? Bisakah boss menceritakannya? Mungkin dengan begitu boss akan merasa sedikit lebih lega." Saran Eunhyuk, ia bersiap duduk di single sofa yang ada dihadapannya Kyuhyun. "Aku bersedia mendengarkannya, kok." Ia berusaha meyakinkan sang boss untuk bercerita padanya.
Entah mengapa, mendengar pernyataan Eunhyuk rasa ragu yang semula bersarang di hatinya seolah menghilang. Hanya dengan kata-kata namja pirang tersebut, ia seolah terbawa olehnya. Dan hal selanjutnya yang ia sadari adalah… ia mulai bercerita. Menceritakan kenangan indah yang juga memberikan kesan pahit saat mengingatnya.
_Flashback_
Sosok bocah berusia 12 tahun berjalan dengan wajah angkuhnya. Bukan—bukan angkuh, lebih tepatnya wajah datar tanpa ekspresi. Rambut hitam pekatnya membalut wajahnya yang tampan. Walau baru seusia anak kelas enam SD, namun wajahnya mampu memancarkan pesona yang memukau.
"…Wah, anak baru itu tampan sekali yah?" Bisik-bisik para yeoja-yeoja kecil yang ada di sana. Bukan pandangan genit seperti pada umumnya gadis remaja saat melihat seorang namja tampan. Tapi benar-benar tatapan kagum khas anak-anak yang masih polos.
"Annyeong! Aku ketua kelas di kelas barumu. Victoria imnida!" Gadis berkuncir dua bernama Victoria itu menyapanya dengan senyuman hangat dan uluran tangan. Mencoba untuk berkenalan dengan sosok teman barunya.
"Kyuhyun." Balas namja kecil berambut hitam tersebut singkat. Ia hanya menyambut jabat tangan Vic dengan sebuah senyuman kecil, sama sekali tak membalas uluran tangan itu.
"Oh! Baiklah ayo aku kenalkan pada teman-teman sekelas!" Gadis kecil berkuncir dua itu segera menarik lengan Kyuhyun dan membawanya ke depan kelas.
"Teman-teman! Kenalkan, dia Kyuhyun. Teman baru kita. Jadi mulai sekarang kita berteman. Oke?" Vic, gadis ceria itu mengacungkan ibu jarinya. Dan dibalas oleh teman-temannya yang lain.
"Nah, Kyu-ah. Kau bisa duduk di bangku ke dua dari belakang, ne?" Ucap gadis itu dengan senyum yang seolah tak bisa lepas dari wajah cantiknya.
Baru saja Kyuhyun berjalan menuju bangkunya, suara Victoria menghentikannya kembali. Membuatnya mau tak mau harus mendangarkan apa yang disampaikan sang ketua kelas.
"Ah, aku lupa. Teman sebangkumu sedang tidak masuk sekolah. Mungkin nanti kalau sudah masuk kau bisa mengenalnya." Ucapnya.
Kini mereka mulai duduk di bangku masing-masing. Bersiap memulai pelajaran hari ini.
.
.
.
TBC
Hehehe, mianhaeyo kalau ceritanya Kira putus sampai disini. Penasaran? Kheeeeee… semoga iyah… Cerita lanjutannya bakal Kira update kalau ada waktu. Untuk sementara, Kira potong di sini. Ne?
Huwaaaaaaaa senangnya bisa update juga.
Ujian Sekolah Kira udah selesai, tapi berhubung kurang 2 minggu lagi ada UN jadi Kira gak bisa sering update.
Nah. Mohon doanya ne? makasih pula dukungannya.
Note : Yang udah nunggu flashback Kyuhyun bertemu Hyukjae di masa kecil harap sabar! ^^ dan pada Chapter2 berikutnya aka nada perbedaan dengan alur aslinya. Agak mirip tapi beda, kerana Kira modif #Bow
Mian Kira gak bisa balas satu-satu ne? kali ini Kira benar-benar gak sempat balas…
Mimiyeon
Gamekyu
Dina IchiHitsu JewelsHyukkielf
Liu HeeHee
AnchovyIsMine
Anon
Hyukkiechan
HaEHyuk
Ressijewelll
NakamaLuna
Arit291
Enno KimLee
Chwyn
