Name: Ultimate Team: The Devil Hunter
Author: Izanagi – no - Ookami
Genre: Adventure, Romance
Rating: M

Pair: Naruto x Akeno(Alpha) x Sona x Sara x Shion, Sai x Tsubaki(Sesuai permintaan reader), Sasuke x Xenovia(Sesuai permintaan reader), Issei x Irina x Asia(Sesuai permintaan reader)

Disclaimer: Naruto milik Masashi kishimoto, Genso Suikoden milik Konami, dan Highschool DxD milik Ichiei Ishibumi

Chapter 11: Naruto and Asia vs Blaze Issei: The Combined Power of 2 Rune

-Night Time-

Naruto dan para anggota devil hunternya beserta Shion dan Sara juga anggota peerage dari Rias Gremosaat ini di rumahnya untuk membahas rencana menghentikan kegelapan di diri Issei

"Ukh, jadi teme. Kenapa kau mengadakan rapat tentang Issei disini. Padahal kan di ruangan klub milik Rias itu lebih besar dari markas kita bodoh!" Teriak Naruto yang kesal pada tindakan sahabatnya yang seenaknya itu, kemudian dia menghela nafas dan membatin 'Sebenarnya yang ketua disini, aku atau dia sih?'

"Berisik kau dobe. Yang penting kita bisa nyaman membahas rencana kita ini, lagipula aku lebih nyaman disini daripada disana" Jawab Sasuke dengan santai

"Onii-chan, Sasuke-nii, kalian bertengkarnya nanti saja. Kita sedang serius disini" Ucap Asia

"Baik, sebagaimana yang kalian tahu. Aku sudah memberikan sebuah rencana untuk membuat Issei sadar, dan orang yang bisa membantuku adalag dua gadis di samping kiriku. Yang berambut merah crimson bernama Sara dan yang berambut light blonde bernama Shion" Balas Naruto yang sudah mulai serius

"Tapi Naruto-kun, kenapa kau harus meminta bantuan pada mereka berdua?" Tanya Akeno yang menatap tajam Sara dan Shion dan dibalas mereka dengan tatapan lebih tajam

'Merepotkan' Batin Naruto yang sweatdrop melihat persaingan di antara Akeno, Sara, dan Shion. Kemudian dia menghela nafas dan berkata "Sara terkenal dengan teknik rantai chakra pengikatnya yang sangat kuat, bahkan dia bisa membuat satu ekor Minotaur tidak bisa bergerak karena rantai chakranya. Sedangkan Shion yang merupakan seorang Miko juga memiliki kemampuan khusus, dia bisa membuat jiwa seseorang masuk ke dalam tubuh seseorang. Jadi aku akan memakai rantai milik Sara untuk membuat Issei tidak bisa berontak dan lalu, aku akan menggunakan kemampuan Shion supaya aku dan Asia bisa memasuki alam bawah sadar Issei dan menyadarkannya"

"Itu rencana yang bagus Naruto-san" Ucap Sayla, kemudian dia melanjutkan "Tapi kita harus menemukan Hyoudou-kun dimana?"

"Itu masalahnya, Yasagami-san. Aku juga tidak bisa mendeteksi aura issei dengan rune milikku" Jawab Naruto

Braaakkkk

"NARUTOOO!" Teriak seseorang pemuda berambut merah spike yang terdapat tato berbentuk cinta di dahinya sambil membawa Irina yang dalam keadaan tubuhnya diselimuti oleh jaketnya

"Gaara! Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Naruto yang sudah menyadari bahwa orang yang memanggilnya adalah anggota dari Devil Hunter yang lumayan mengambil cuti beberapa bulan untuk bersama dengan keluarganya. Dia lalu melihat Irina di gendongan Gaara dan berkata "Gaara, kenapa kau bisa bersama dengan Irina?"

Xenovia pun langsung mengeluarkan Excalibur Destruction miliknya dan berteriak pada Gaara "Apa yang kau lakukan pada sahabatku! Cepat jawab, atau kubunuh kau!"

"Hn, hentikan Xenovia-san. Gaara berada di pihak kami" Ucap Sasuke, kemudian dia melihat Gaara dan berkata "Hei! cepat jawab pertanyaan Naruto, Gaara"

"Baiklah, tapi bisa kau taruh dia dulu di kamarmu Asia" Ucap Gaara

"Baiklah, Gaara-nii" Balas Asia dengan terpaksa, karena dia masih menyimpan dendam karena Irina-lah yang telah membuat Issei seperti ini, kemudian dia membawanya ke kamarnya

"Jadi bisa kau jelaskan Gaara" Ucap Naruto dengan nada serius

"Baiklah, saat aku mencoba pergi ke markas sini. Aku mendengar desahan dan rintihan kesakitan dari sebuah gudang tua yang letaknya sebelah utara jauh dari sini. Aku pikir itu cuma iblis liar, jadi aku biarkan saja. Namun saat aku semakin menjauh, terdengar suara teriakan gadis itu yang meminta supaya seseorang yang melakukan ini padanyasegera menghentikan perbuatannya. Aku pun segera kesana, tapi yang kulihat hanya dia yang sedang dalam keadaan telanjang bulat, pakaiannya hancur seperti terbakar. Sepertinya dia habis diperkosa, Naruto" Balas Gaara yang memberikan cerita rinci pada sahabatnya itu

"Hyoudou Issei…" Desis Xenovia saat mendengar cerita dari Gaara, kemudian dia menyimpulkan "Tidak salah lagi, Hyoudou Issei yang melakukannya"

"Jangan menuduh sembarangan Xenovia-san" Ucap Kiba dengan nada tenang tapi menusuk, karena dia mendengar kalau gadis di dekatnya itu kembali memfitnah Issei

"Aku tidak menuduh, Kiba-san. Saat aku pingsan, dia dibawa oleh Hyoudou Issei. Lagipula, dia benci karena status Irina yang menjadi exorcist. Dia mengganggap rendah Issei yang merupakan iblis" Balas Xenovia, kemudian dia melanjutkan "Dia melakukan itu untuk membuat Irina hina dan dia diusir dari gereja, karena Irina sudah melakukan itu"

"Tapi, kenapa Issei tega melakukan itu. Aku tidak percaya ini" Ucap Kiba, kemudian dia melanjutkan "Bukannya dia sangat mencintai Irina. Aku tahu dia kesal pada Irina karena kejadian waktu itu, tapi dia tidak akan mungkin melakukan hal ekstrim seperti itu

"Pasti kegelapannya yang telah melakukan ini" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kegelapannya memanfaatkan kebencian Issei pada Irina sehingga dia membiarkan tubuhnya dikuasai kegelapannya untuk melakukan balas dendam pada Irina"

'Maaf Irina, aku gagal untuk melindungimu' Batin Xenovia yang sedih saat melihat keadaan sahabatnya dalam keadaan ternoda karena perbuatan Issei

Sedangkan di wilayah gelap di Kuoh, Issei sedang duduk santai di sebuah rumah kosong demi menghindari kejaran senseinya dan Asia serta Sasuke dan Sai. Sedangkan di dalam bawah alam bawah sadarnya, dia saat ini sedang berargumen dengan kegelapan dirinya, Blaze

"Blaze! Kau sialan!" Teriak Issei, kemudian dia melanjutkan "Apa yang kau lakukan! Kenapa kau membuatku melakukan hal hina itu pada Irina. Ini bukanlah isi perjanjian kita brengsek!"

"Bukannya kau ingin sebuah pembalasan untuk dia, itulah yang aku lakukan" Balas Blaze dengan nada santai

"Tapi tidak dengan jalan mengendalikan tubuhku dan membuatku memperkosa Irina, KONOYAROU!" Teriak Issei yang berusaha memukul sosok perwujudan kegelapan dirinya itu, tapi bisa dihindari dengan mudah karena dia menghindar dengan skill Fire Teleport miliknya

"Untuk apa kau marah begitu, Hyoudou Issei. Bukannya kau juga menikmatinya? Tubuh gadis itu nikmat kan?" Tanya Blaze dengan nada menyindir

"Kau…" Desis Issei, kemudian dia melesat ke arah Blaze sambil mengarahkan tinju berisi kekuatan apinya sambil berteriak "Jangan pernah mengatakan hal tentang Irina seperti itu di depanku!"

Buaakkkk

"Ohokk!" Issei terlempar beberapa meter karena perutnya terkena pukulan keras dari Blaze

"Kau bodoh, Hyoudou Issei. Sungguh bodohBukannya sudah kubilang bahwa cinta itu membuatmu lemah, kau sudah dia khianati tapi kau masih terus memikirkannya. Kau membuatku muak" Ucap Blaze dengan nada dingin

"Aku tidak akan membiarkan tubuhku dikuasai olehmu lagi. Aku akan mengalahkanmu disini dan aku akan meminta maaf pada semua orang yang telah aku sakiti karena perbuatanmu, termasuk Issei" Ucap Issei, kemudian dia berkata "Fusion Balance Breaker Mode!"

Tapi ternyata armor kebanggaan Issei itu tidak keluar dan membuatnya terkejut, Blaze pun melihatnya dan menyeringai "Terkejut, huh. Kau pikir kau bisa mengalahkanmu dengan kekuatan Rune Magic yang kau pinjam dariku. Dan saat ini kau tidak bisa meminta bantuan partnermu jadi kau tidak akan bisa memakai Balance Breaker milikmu, tapi sayangnya aku bisa. Fusion Balance Breaker Mode!"

Tubuh Blaze pun diselimuti armor merah dan berapi hitam yang kembali mengagetkan Issei, kemudian Blaze berkata "Tidak usah terkejut seperti itu, Hyoudou Issei. Ini adalah wilayahku, jadi aku adalah Tuhan disini"

"Kalau begitu…" Ucap Issei, kemudian dia mengangkat tangan kanannya dan berkata "Rage Rune, SHOW ME YOUR STRENGTH! Explosion"

Api yang ditunggu-ditunggu oleh Issei ternyata tidak keluar juga, membuatnya membatin 'Cih, bukan hanya [Sacred Gear] milikku yang tidak bisa dipakai tapi Rage Rune juga"

"Hmm, kau saat ini tidak ada apa-apanya denganku, Hyoudou Issei. Jadi bersiaplah untuk kalah dan berikan tubuhmu padaku" Ucap Blaze yang sudah menunjuk Issei dengan tangannya, kemudian dia berkata "Flame Sphere Prison!"

Muncullah bulatan api yang mengelilingi tubuh Issei(AN: Bnetuknya sama dengan Suiton: Suirou no Jutsu milik Zabuza), sebelum bulatan api itu menelan seluruh tubuh Issei dan membeku menjadi sebuah Kristal merah dan mengurung tubuh Issei didalamnya, dia pun membatin 'Maaf Kiba, Koneko-chan, buchou, Akeno-senpai, Sayla, Sasuke-san, Sai-san, Naruto-sensei, Asia-chan, dan kau juga Irina

Melihat itu Blaze pun yang sudah menguasai tubuh Issei pun kembali dari alam bawah sadarnya. Kemudian dia menyeringai dan membatin sebelum pergi dengan sayap iblis milik Issei "Saatnya membuat gempar keluarga iblis Gremory, HAHAHAHAHA"

Kejadian berpindah di markas Devil Hunter milik Naruto, Irina terbangun dan terkejut saat melihat dirinya saat ini berada di sebuah tempat yang sangat panas terdapat gunung-gunung berapi menjulang tinggi

'Dimana aku, apakah aku sedang berada di neraka?" Pikir Irina yang sedang berjalan di tempat itu dan merasakan tubuhnya terasa panas, kemudian dia melihat sebuah Kristal berwarna merah. Dia yang melihatnya pun berkata "Sebaiknya aku harus segera pergi kesana"

Irina pun berlari dengan cepat ke arah Kristal itu dan dia terkejut saat melihat tubuh Issei terkurung di kristal itu dan membatin 'Issei-kun! Kenapa dia bisa berada disini?"

"I..Irina-chan, apa itu kau?" Tanya suara Issei dengan terbata-bata dari dalam Kristal itu

"Ya, ini aku Issei-kun" Balas Irina dengan nada dingin, dia takut dan kesal atas perbuatan Issei waktu

"Aku minta maaf Irina atas perbuatanku waktu itu, Irina-chan" Ucap Issei

"Kau pikir kau itu siapa! Kau seenaknya meminta maaf setelah kau memerkosaku tanpa belas kasihan. Karenamu aku kotor dan tidak bisa menjadi exorcist lagi kau tahu" Teriak Irina

"Kegelapanku, dia memanfaatkan kemarahanku padamu untuk melakukan itu padamu Irina-chan. Saat aku berusaha memberontak supaya dia mengembalikan tubuhku supaya aku bisa meminta maaf padamu. Dia mengalahkanku dan mengurungku dalam Kristal itu. Aku tahu dosaku padamu sangat besar, tapi aku hanya ingin satu hal darimu Irina-chan" Balas Issei, kemudian dia membalas "Aku hanya ingin kau memaafkanmu"

Irina saat ini merasa dilemma karena perkataan Issei, dia memang benci pada Issei karena ini tapi memang dia tidak bisa menyangkal kalau Issei seperti ini awalnya memang karena dirinya. Kemudian dia membalas "Aku memaafkanmu Issei-kun, lagipula ini adalah salahku pada awalnya"

"Irina bisa aku minta tolong padamu" Ucap Issei

"Minta tolong apa Issei-kun? Apa kau meminta tolong aku untuk membebaskanmu dari sini? Kalau begitu aku akan mencari suatu cara untuk melakukannya" Tanya Irina

"Tidak usah, kristal ini tidak bisa dihancurkan tanpa Rune Magic Irina-chan" Jawab Issei, kemudian dia melanjutkan "Aku minta kau memberitahukan pada senseiku, Asia, Sasuke-san, dan Asia-san untuk pergi ke Akademi Kuoh. Karena kegelapanku sedang mengendalikan tubuhku untuk menyerang para anggota peerage Rias-buchou, nakama-ku. Kalau perlu bilang pada mereka untuk membunuhku jika sisi jahatku tidak bisa dikendalikan"

"Itu tidak bisa!" Teriak Irina, kemudian dia melanjutkan "Kenapa kau ingin mati, Issei-kun… Kenapa? Ba..Bagaimana kalau aku hamil karena perbuatanmu? Apakah kau sebagai ayahnya tidak ingin melihat dia tumbuh"

"Jujur saja, aku juga ingin sekali melakukan itu jika terjadi. Tapi kutukan dari rune terkutuk ini harus mati. Jadi aku rela mati asal kutukan itu menghilang dari dunia ini, aku tidak ingin ada korban seperti kau lagi Irina-chan" Jawab Issei

'Issei-kun…' Batin Irina dengan lirih sambil melihat wajah kaku pemuda yang dicintainya dari luar Kristal merah itu

"Sepertinya kau harus pergi ke dunia nyata Irina-chan, banyak yang sudah menunggumu. Aku harap kita akan bertemu lagi, tapi untuk saat ini sayonara" Ucap Issei, kemudian dia berkata "Sayonara, Irina-chan. Aku mencintaimu"

"Tidaaakkk!" Teriak Irina yang terbangun di sebuah kamar, kemudian dia melihat seisi ruangan itu dengan tatapan kosong dan membatin 'Aku juga mencintaimu, Issei-kun'

Krieeettt

"Irina! Kau sudah sadar" Ucap Xenovia yang membuka pintu kamar Irina dan melihat sahabatnya sudah bangun

"Xenovia" Ucap Irina yang sudah melihat wajah sahabatnya, kemudian dia melanjutkan "Kita sedang berada dimana?"

"Ini markas Uzumaki Naruto, The Devil Hunter dan juga The Dawn Child" Jawab Xenovia

"Bisa aku bertemu dengannya, ada yang harus aku bicarakan" Ucap Irina

"Tapi… Kau serius, bukannya keadaanmu sedang tidak cukup baik saat ini" Balas Xenovia

Irina pun tidak menggubris Xenovia dan langsung keluar dari kamarnya dan melihat Rias yang berpamitan pada Naruto untuk kembali ke ruang klubnya. Setelah Rias keluar dari rumahnya, dia melihat Irina dan berkata "Jadi kau sudah sadar Irina?"

"Ya…" Balas Irina

"Kau tahu karena perbuatanmu ini pada Issei, kau membuat masalah untuk beberapa pihak" Ucap Naruto

"Maaf" Hanya itu yang bisa dia katakana saat ini, melihat tatapan datar Naruto. Kemudian dia berkata "Tapi tidak ada waktunya untuk kau memarahiku karena hal ini, karena ada sesuatu yang harus aku ceritakan"

"Apa itu?" Tanya Naruto

"Issei akan menyerang peerage Rias Gremory saat ini" Jawab Irina

Rias pun sampai di depan akademi Kuoh dan mereka dikejutkan dengan sosok Issei yang memakai jubah hitam dengan motif api di lengannya dan juga matanya yang masih berwarna merah crimson. Kiba dan Sayla yang melihat itu langsung merasakan firasat tidak enak tentang ini

'Aku mempunyai firasat tidak enak tentang ini' Batin Kiba dan Sayla

"Issei, akhirnya kau kembali juga. Kau tahu kami sudah mencari-cari kau kemana-mana" Ucap Rias saat melihat pawn-nya yang menghilang beberapa hari lalu itu sudah kembali

"Sepertinya kau salah sangka, Gremory" Ucap Blaze yang mengambil alih tubuh Issei, kemudian dia melanjutkan "Pawn-mu itu sedang tertidur dengan lelap di penjara yang kubuat. Aku sedang mengambil alih tubuh bocah ini, khukhukhu"

Mendengar itu Rias sudah bersiaga untuk membuat Power of Destruction di tangannya dan Kiba sudah memunculkan pedang dari Sacred Gear [Sword Birth] miliknya, dan Koneko juga sudah mengambil kuda-kuda menyerang jika Issei akan berniat menyerang mereka

"Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau menguasai tubuh Hyoudou-kun?" Tanya Sayla dengan lantang

"Hmm, rekan sesama Rune Magic user, I see" Balas Blaze, kemudian dia melanjutkan "Namaku adalah Blaze, aku adalah wujud sebenarnya dari kutukan Rage Rune dan kenapa aku menguasai tubuh bocah ini itu bukan urusanmu"

"Keluarlah dari tubuh Hyoudou-kun! The Shredding!" Teriak Sayla yang sudah membuat tornado angin berskala besar dari runenya

'Cih, dasar pemula. Baru awal-awal sudah membuang spell level kuat dengan percuma' Batin Blaze, kemudian dia membuat spell dengan runenya "Blazing Wall!"

Booooooommmm

"Sayla, apa yang kau lakukan. Jangan bertindak gegabah" Ucap Kiba

Kiba pun kemudian melihat tubuh Issei masih sehat bugar karena dinding api hitam buatan Blaze membuat Sayla yang berada disebelahnya pun berkata "Mustahil… Itu kan teknik terkuatku"

"Kau hebat, sungguh. Tapi tidak cukup kuat, Flaming Arrows!" Ucap Blaze yang membuat panah api dari tangannya dan dia lemparkan dengan kuat kea rah Sayla

Kiba langsung meloncat ke depan Sayla dan menangkis panah itu dengan pedangnya membuat panah itu terlempar ke atas, kemudian dia melihat Blaze dengan tajam "Aku tidak akan membiarkan kau menyakiti sahabatku"

'Kiba…' Batin Sayla yang melihat kegagahan Kiba untuk melindungi dia di garis depan. Tiba-tiba saja wajahnya dipenuhi rona merah dan dia membatin 'Perasaan apa ini, kenapa perasaanku pada Kiba jadi begini. Aku kan mencintai Hyoudou-kun bukan dia'

"Ayo serang aku atau aku yang akan menghabisi kalian satu persatu" Ucap Blaze dengan dingin

"Jangan meremehkan kami, AYO KITA SERANG!" Teriak Riasyang sudah berlari ke arah Blaze yang mendiami tubuh Issei dengan Power of Destruction miliknya di tangannyaa dan dia lemparkan "Cicipilah kekuatan khusus dari klan Bael ini dan keluarlah dari tubuh Issei!

Tapi Blaze menghindar dan membuat serangan Rias meleset, dan Blaze pun langsung berkata "Power of Destruction, huh. Tapi tetap saja jika tidak mengenaiku, tidak ada gunanya kan"

"Cih…" Ucap Rias yang melihat Blaze berhasil menghindari serangannya

Blaze pun langsung menghindari tebasan pedang dari Kiba saat menyadari serangan yang akan datang dari Kiba, kemudian dia berkata "Ah,kau pasti Yuuto Kiba, salah satu sahabat dari bocah Sekiryuutei ini. Aku tidak menyangka aku akan melihatmu berencana untuk menebas dan membunuh sahabatmu sendiri"

"Diam kau!" Desis Kiba, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak sudi melihat tubuh Issei dimasuki oleh orang sepertimu. Lagipula Issei pasti akan memilih mati daripada tubuhnya dikuasai oleh kau"

"Kena kau!" Teriak Koneko yang sudah menyerang Blaze tapi malah terlempar karena ada gelombang kejut yang mementalkannya, membuatnya membatin 'Apa itu tadi, panas sekali'

"Koneko, kau tidak apa-apa?" Tanya Kiba

"Aku tidak apa-apa senpai" Jawab Koneko dengan datar

"Hmm, sudah saatnya aku mengakhiri ini. Karena aku bukan orang yang berbasa-basi, kau tahu" Ucap Blaze, kemudian dia melompat dan terbang di udara dengan sayap iblis dari tubuh Issei, kemudian dia mengangkat tangan kanannya di udara dan berkata "Saatnya untuk mewujudkan jurus terkuat dari Rune Magic milikku ini"

Tiba-tiba langit di atas Blaze berubah menjadi hitam dan keluarlah beberapa api besar yang keluar dari langit dan dia jatuhkan ke peerage Rias dan membuat Rias dan para peeragenya menatap horror api besar yang berada di atasnya

"Final Flame!" Ucap Blaze

"Canopy Defense!" Ucap seseorang sebelum api besar itu menabrak tubuh Rias dan para peeragenya

Boooooommmmm

"Mampus kalian semua, khukhukhu" Ucap Blaze sambil tertawa kesetanan, tapi tawanya itu menghilang saat melihat tubuh Rias dan para peeragenya masih utuh akibat dari teknik pamungkasnya membuatnya membatin 'Kenapa mereka bisa selamat'

"Kerja bagus Gaara" Ucap seseorang pemuda berambut pirang yang muncul bersama dengan banyak orang di dekatnya

"Tentu saja Naruto, untung saja aku bisa men-cast Canopy Defense sebelum tubuh mereka hancur karena Final Flame dari Rage Rune" Balas pemuda berambut merah bernama Gaara itu

'Sial, ternyata pemuda berambut merah itu adalah pengguna dari Mother Earth Rune, pantas saja mereka masih bisa selamat. Pasti dia menggunakan Canopy Defense untuk memberikan perlindungan 100% atas magic yang kubuat' Batin Blaze yang kesal melihat kenyataan yang berada di depannya itu, kemudian dia berkata "Siapa kalian? Berani-beraninya kalian mengganggu rencanaku"

Bukan Gaara yang menjawab tapi pemuda pirang di hadapannya "Oh, aku belum perkenalkan namaku ya. Bodohnya aku, perkenalkan namaku adalah Namikaze Naruto. Sebagai ketua dari Devil Hunter dan juga sensei dari Issei, aku kesini untuk menghilangkanmu dari tubuh Issei selamanya dan Rage Rune tidak akan terkutuk lagi seperti dua True Rune, The Rune of Life of Death dan Rune of Punishment"

"Jadi kau adalah orang yang membuat bocah ini bisa bertahan dari pengaruhku selama beberapa tahun lalu" Ucap Blaze dan dianggap dengan anggukan malas oleh Naruto, kemudian dia melesat ke arah Naruto dan berkata "AKU BUNUH KAU!"

"Sara! Gunakan rantaimu sekarang!" Teriak Naruto yang memberikan sinyal pada Sara untuk memulai rencananya

"Ha'i, Naruto-kun" Balas Sara, kemudian dia berkata "Adamantite Chakra Chains!"

Keluarlah rantai dari dalam tangan kanan dan kiri Sara dan mengikat tubuh Issei yang dikuasai Blaze, membuat Blaze kesal dan berteriak "Dasar rantai sialan! Akan aku bunuh kau gadis crimson"

Blaze pun menyalurkan api-nya pada Sara membuat tangannya kepanasan, Naruto ingin menolongnya tapi dia didahului oleh seseorang gadis berambut hitam pendek dan memegang tangan Sara dan membuat tangannya tidak kepanasan lagi. Membuatnya berkata "Sona, sedang apa kau disini?"

Gadis bernama Sona itu tetap fokus memberikan energinya untuk menahan energy panas dari api Blaze dan berkata "Aku ingin membantumu, anggap saja ini permintaan maafku telah menuduhmu waktu itu"

"Arigatou, Sona-chan" Balas Naruto, kemudian dia memegang tangan Asia dan berkata "Shion, cepat lakukanlah"

"Baiklah" Ucap Shion, kemudian dia menggambar sebuah lingkaran sihir di tanah dan mengucapkan sebuah jurus yang langsung membuat tubuh Naruto dan Asia roboh "Soul Teleportation Technique!"

Jiwa Asia dan Naruto pun dikirimkan oleh Shion masuk ke dalam tubuh Issei. Asia pun langsung merasakan panas setelah menginjakkan kakinya di tempat itu karena banyaknya lahar dan gunung api di mindscape milik Issei. Mereka pun melanjutkan perjalanan dan melihat Blaze dengan wujud Issei sedang berada di dalam sebuah ruangan dan berada disebelah Kristal merah yang mengurung Issei

"Jadi kalian berdua sudah datang, my guest" Ucap Blaze

"Jangan basa-basi, cepat keluar dari tubuh Issei-kun!" Teriak Asia

"Sayangnya aku tidak mau…" Ucap Blaze yang sudah mengeluarkan api hitamnya sampai menutupi tubuhnya "Fusion Balance Breaker Mode!"

[Welsh Dragon Over Booster]

[Fusion Balance Breaker Activated]

[Boosted Gear Darkness Flame Dragon Armor Scale Mail]

"Sepertinya tidak ada pilihan lain… Kau siap, Kurama?" Tanya Naruto pada sosok yang mendiami [Sacred Gear] miliknya

[Tentu saja, gaki] Balas Kurama

"Bukan hanya kau yang bisa memakai mode itu, KONOYAROU!" Ucap Naruto, kemudian aura suci yang lumayan kuat keluar dari tubuhnya dan dia berkata "Fusion Balance Breaker Mode!"

[Tailed Beast: Kurama! POWER UP!]

[Fusion Balance Breaker Activated]

[Tailed Beast Holy Cloak]

Ada perbedaan dengan wujud Fusion Balance Breaker Mode miliknya kali ini dibandingkan dengan wujudnya sewaktu awal-awal mengajar Issei. Tubuhnya di selimuti semacam jubah berwarna orange bukan armor dengan 9 magatama di kerah lehernya dan di belakang tubuhnya terdapat lambing dari Dawn Rune

'Sugoiii! Onii-chan memang hebat dan keren' Batin Asia

"Kalau begitu ayo kita mulai!" Ucap Blaze yang kemudian langsung membuat sebuah laser berskala besar di kedua tangannya dan dia arahkan ke Naruto dan Asia "Empowered Dragon Shot!"

Naruto pun langsung menggendong Asia dengan gaya bridal dan berkata "Flying God Technique!"

Sringgg

Boooooommmm

"Akhirnya, kalah juga mereka berdua" Ucap Blaze

"Tailed Beast Bomb!"

"Silent Afterglow!"

Booooommmmm

Blaze pun terlempar jauh karena teknik gabungan dari Fusion Balance Breaker Mode gabungan dari [Sacred Gear] dan juga Dawn Rune milik Naruto dan juga teknik level 3 milik Twilight Rune Asia

"Ohokkk" Ucap Blaze yang mengeluarkan darah segar dari mulutnya setelah armornya hancur karena serangan gabungan dari Naruto dan Asia, kemudian dia melihat Naruto dan Asia dengan tajam dan berkata "Sialan kalian berdua! Akan kubunuh kalian!"

"Berhati-hatilah onii-chan, dia berbahaya" Ucap Asia

"Aku tahu, imouto" Balas Naruto

"Teleport Fire!" Ucap Blaze yang melemparkan kedua bola api besar pada mereka, mereka pun bersiap untuk mencounter jurus dari Blaze dengan teknik mereka tapi bola api itu malah menghilang

'Kemana kedua bola api itu?' Batin Asia dan Naruto

Setelah itu, kedua api itu muncul di belakang Asia dan Naruto dan mengenai mereka berdua dan membuat mereka terlempar kedepan ke arah Blaze dan mereka langsung mendapat pukulan sambutan dari Blaze yang membuat tubuh mereka terlempar ke belakang

"Ohokk!" Saat ini Naruto dan Asia lah yang mengeluarkan darah segar dari tubuhnya, melihat itu Naruto pun menggunakan teknik level 3 Dawn Rune miliknya untuk menyembuhkan dirinya dan Asia menggunakan [Sacred Gear] miliknya "Light of Day!/ Twilight Healing!

"Kenapa kalian berdua bersusah payah untuk melawanku, lagipula aku ini abadi. Jadi jika kalian berhasil mengalahkanku, aku akan tetap hidup dan akan menghantui hidup Hyoudou Issei kembali" Ucap Blaze

"Aku tidak bisa membiarkan kau seenaknya menggunakan tubuh muridku untuk membuat ulah Blaze" Ucap Naruto yang sudah bangkit bersama Asia dengan mode normalnya

"Kau tahu apakah yang berada di dalam kristal ini, Namikaze Naruto dan Asia Argento Namikaze?" Tanya Blaze, dan mendapatkan tatapan bingung dari Asia dan Naruto. Kemudian Blaze pun berkata "Apa kau ingin mengalahkanku dengan cara menghancurkan aku dengan Kristal yang berisi tubuh Hyoudou Issei didalamnya?"

'Mustahil, bagaimana bisa Issei terkurung disitu?' Batin Asia

'Tidak salah lagi, ini adalah teknik Flame Prison Sphere' Batin Naruto

Tiba-tiba saja Kristal merah itu bersinar dengan pekat, dan membuat Blaze membatin 'Apa-apaan ini? Kenapa bisa begini'

[Uzumaki Naruto dan Asia Argento] Ucap sesosok suara dari dalam Kristal yang mengurung Issei

"Siapa kau?" Tanya Naruto, Naruto saat ini sedang malas jika ada salah satu musuh lagi yang memunculkan dirinya saat ini

[Aku adalah Ddraig, Welsh Dragon. Salah satu dari kedua Naga Surgawi dan juga partner dari Issei. Aku akan melindungi Kristal ini dengan aura nagaku supaya tubuh Issei tidak hancur jika kalian memutuskan untuk menghancurkan peniru ini] Jawab Ddraig, partner dari Issei

"Aku mengerti, arigatou Ddraig" Balas Naruto, kemudian dia berkata "Asia, kita lakukan Creation"

"Tapi onii-chan, Creation itu sangat menguras tenaga" Balas Asia

"Setidaknya kita melakukan yang level 3, ayo kita lakukan" Ucap Naruto

"Baiklah" Balas Asia

'Apa yang mereka rencanakan?' Pikir Blaze, kemudian dia pun berkata "Aku tidak akan biarkan kalian, Final Flame!"

"Dawn Rune!"

"Twilight Rune!"

"Creation Level 3!"

Booooommmm

Kedua serangan itu bertubrukan dan saling adu kekuatan, Naruto yang melihatnya pun berkata "Asia, tambahkan kekuatan pada rune kita"

"Baik onii-chan" Balas Asia, kemudian dia dan Naruto menaikkan intensitas kekuatan rune mereka ke tingkat maksimal

Teknik Final Flamemilik Blaze pun terpukul mundur dengan teknik Creation milik Asia dan Naruto dan mengenai Blaze "Tidak mungkin, ARRRRGGGHHHH!"

Tubuh Blaze pun hancur dan Kristal merah yang mengurung Issei pun memudar dan memunculkan Issei yang langsung bergerak ke arah Naruto dan Asia

"Naruto-sensei, Asia-chan… Maafkan aku, karena telah membuat kalian repot" Ucap Issei

"Tidak masalah Issei-kun, apa gunanya teman" Balas Asia, dan dibalas dengan senyuman oleh Issei

"Ayo sadarlah, ada gadis yang menunggu di luar sana" Ucap Naruto, saat Issei tahu sensei mengatakan hal tentang Irina. Wajah dia pun berubah menjadi sedih, membuat mereka berdua bingung

"Apakah aku pantas untuk menunjukkan wajahku ini ke Irina atas apa yang aku lakukan padanya" Ucap Issei

"Issei, Irina sudah memaafkanmu. Percaya padaku" Balas Naruto yang menepuk pundak Issei, kemudian dia berkata "Kalau begitu aku pamit dulu"

Naruto dan Asia pun menghilang karena jiwanya sudah kembali ketubuhnya, Naruto pun bangun dan melihat Akeno yang tiba-tiba memeluknya dengan erat

"Naruto-kun, aku khawatir sekali padamu" Ucap Akeno

"Maaf membuatmu khawatir, tapi bagaimana dengan keadaan Issei?" Tanya Naruto

"Dia baik, tapi dia masih takut untuk menatap wajah Irina atau berbicara padanya" Jawab Akeno

"Bagus kalau begitu" Balas Naruto, kemudian dia melihat sosok pemuda berambut hitam jabrik dengan jubah berwarna hitam gelap "Menma, mau apa kau kesini?"

"Kau bertambah kuat, tapi itu tidak bisa dibiarkan" Balas Menma, kemudian dia berkata "Maaf Naruto, tapi kau harus mati disini supaya kau tidak mengganggu rencana besar Rune Cannon buatanku, Finger of Death!"

Dibawah kaki Naruto pun tercipta lingkaran berwarna hitam, dan kemudian lingkaran itu menghisap seluruh energi milik Naruto "Arrrrrrgggggghhhhh!"

Naruto pun roboh, Akeno pun yang melihatnya langsung menangkap tubuh Naruto sebelum terjatuh ke tanah dan berteriak "Naruto-kun!"

Teriakan itu sampai di telinga orang-orang dan mereka pun menghampiri Naruto. Sasuke yang melihat Menma pun berkata "Menma, kau sialan! Apa yang kau lakukan pada Naruto?". Dia mencoba menyerang Menma dengan pedangnya yang dia namai, Kusanagi tapi dia bisa menghindar dengan mudah

"Aku hanya membereskan penghalang besar rencana Rune Cannon milikku" Jawab Menma, kemudian dia berkata sebelum menghilang dengan lubang sihir buatan True Rune miliknya "Sampai ketemu lagi Sasuke, aku yakin Itachi akan sangat senang jika aku menghadiahkanmu untuk sebagai lawannya"

'Cih…' Batin Sasuke saat dia mendengar nama kakaknya yang telah membunuh semua keluarganya karena Cursed Rune miliknya, Rune of Punishment

'Naruto-kun, kumohon bangun… Aku ingin mengatakan hal bahagia padamu, hiks' Batin Akeno yang terus memegang tubuh kaku dari Naruto sambil memegang perutnya

-To Be Continued-

AN: Done, mungkin setelah ini banyak yang protes kenapa Naru dibikin mati. Oke akan saya jawab, Naruto disini gak mati, cuma sekarat aja. Kalian tahu efek dari spell level 1 dari SouL Eater Rune di Suikoden 1 dan juga 2. Kalo belom, efek dari spell itu adalah 100% Sudden Death ke 1 musuh, jadi musuh yang terkena akan mati kecuali boss di game itu tapi ane buat Naruto cuma sekarat karena dia punya pecahan dari True Rune, kalo kalian pernah liat Suikoden 2 pasti inget pas Riou terkena jurus dari Neclord di Tinto Cave… Sebenarnya, to be honest kalo Riou gak punya Bright Shield Rune, dia udah mati waktu itu. Itachi bakal dimunculin nanti dan juga apa ada yang tahu kabar bahagia yang akan diberitahukan oleh Akeno?

Review:

Luthfi Shinsundan: Ini lanjutannya, maaf agak lama. Abis lagi nge-blank otak dan mesti buka memori tentang spell dari semua rune di Suikoden Series

Wsusanto96: Maaf bro, jadwal update enggak tentu. Kalo ada idenya bisa cepet, kalo gak ada bisa lama

Renn: Ini udah lanjut bro

Guest: Siapa yang enggak lanjut karena review, cuma ide lagi blank doang kok

Uchiha Katoeki: Saran apa dulu nih vroh?

Flayrazuto: Ya intinya, gak bakal jadi malaikat kaya di LN

Volturys: Nanti juga banyakan di Naruto sm Asia. To be honest, pada awalnya pengennya MC-nya itu Naruto sama Issei, makanya paling banyak scene Naruto sm Issei. Kalo Shion dia pake magic aja gak pake rune kaya Naruto and the gank

Ryoko: Maaf vroh, kalo banyak typonya. Moga-moga typonya udah agak berkurang

Guest: Udah tahu udah dikasih tahu sama dia atas ente

Kiiroi Kitsune: Thanks

Ryuzaki: Issei lagi dalam keadaan balas dendam, kok ente mau ikutan. Aneh

NAmikaze: Ada 5 sama Gaara

Safari: Ada 5 sama Gaara, nanti sih ada lagi. Perempuan dan punya Flowing Rune

Guest: Namanya juga pemerkosaan, kalo enggak dipaksa bukan pemerkosaan namanya. Itu Gaara vroh

Kanzaki Yuki: Enggak

Esya27BC: Masuk tim Naru lah, dia kan anggota Devil Hunter, tapi cuti karena harus bantu keluarganya di kampung halamannya

Uzumaki-Irat: Enggak marah kok, ane cuma bingung yang jeleknya itu dimana. Soalnya kadang ada yang bilang jelek tapi pas ditanya dia enggak tahu jeleknya dimana

Saikari Ara Nafiel: Ya, ini Issei-chi udah sadar. Nope, tambahan harem Naru cuma Sona, Sara, Shion aja. Memang janjinya itu, tapi pas dia bikin perjanjian itu dia kan masih bodoh. Maksudnya, dia enggak ngerti maksud sebenarnya dari perjanjian itu tapi main nerima aja. Kayak di Naruto Shippuden Movie 1