Author double update ya
Please, Stay Here
Chapter 10
Main cast:
Kim (Lee) Daehwi
Park Woojin
Kim Samuel
And other cast
.
.
.
"Oh itu… aku menemani Hyungseob berbelanja di dekat sini lalu aku melihat mirip denganmu dan ternyata itu benar kau" jelas Woojin.
Daehwi menganggukan kepalanya beberapa kali, namun ia menyadari kalau hyung nya menyebutkan nama yang terdengar asing ditelinganya.
"Hyungseob? Siapa dia?" Tanya Daehwi sambil memiringkan kepalanya.
"Dia itu-"
"WOOJIN" panggil namja manis didekat pintu masuk yang sepertinya mencari seseorang.
Sontak Daehwi dan Woojin menolehkan pandangan mereka ke arah orang itu.
"Hai Seobie, kemarilah" ucap Woojin pada namja manis itu.
Orang yang dipanggil Seobie tadi oleh Woojin segera menghampiri di mana meja Woojin dan Daehwi berada.
"Nah ini yang namanya Hyungseob dia itu-"
.
.
.
.
17.50 KST
"Woojin hyung Hyungseob hyung sepertinya Daehwi harus pulang soalnya sudah jam segini" pamit Daehwi.
"Padahal aku masih ingin mengobrol dengan mu hwi-ya" ucap Hyungseob tak rela karena Daehwi harus pulang.
"Aku juga hyungie tapi aku harus pulang karena sebentar lagi Samuel pulang. Lain kali kita akan pergi jalan jalan bagaimana?"
"OKE" jawab Hyungseob semangat.
Woojin hanya tersenyum melihat interaksi sepasang namja manis dihadapannya, padahal mereka baru berkenalan beberapa menit lalu tetapi mereka sudah terlihat sangat akrab seperti sudah berteman selama bertahun tahun.
"Hati hati dijalan Dae, dan titip salam untuk Tuan Kim mesum itu" kata Woojin.
"Ne Woojin hyung.. Bye bye hyungdeul"
.
.
.
.
.
Sekarang Daehwi sedang memasakkan sesuatu untuk makan malamnya dengan Samuel yang dibantu oleh Bibi Song.
Daehwi sendiri sedang sibuk memotong bahan yang akan digunakan dengan wajah serius, setelah itu ia meletakan pisau dan kemudian berjalan menuju panci yang berisi sup.
Tak lama Daehwi mendengar suara mesin mobil yang itu artinya Samuel sudah pulang, hal itu membuatnya mengangkat sudut bibirnya.
"Dear, where are you?" teriak Samuel..
"Aku di dapur, Sam" balas Daehwi.
Setelah mendengar jawaban dari istrinya Samuel segera pergi ke dapur, setelah sampai di dapur ia melihat Daehwi sedang meletakkan makanan di meja makan.
Bibi Song yang melihat Tuannya ia segera membungkukan badannya, namun sepertinya Samuel lagi lagi menghiraukan nya padahal beberapa hari lalu Samuel suddah bersikap baik kepada para maid seperti permintaan Daehwi.
Samuel segera memeluk Daehwi dari belakang tubuh mungil itu. Ia membenamkan wajahnya di ceruk leher Daehwi membuat pemilik leher merasa kegelian.
"Bogoshipeo" gumam Samuel.
Daehwi terkekeh mendengar gumaman Samuel.
"Kita hanya tak bertemu selama beberapa jam, Sam"
"I don't care"
"Cha sekarang mandi lalu turunlah untuk makan malam"
.
.
.
Di kamar mandi Samuel mulai menanggal kan kain yang melekat pada tubuhnya hingga tidak ada satu pun kain yang tersisa. Ia berdiri tepat di bawah shower kemudian ia menyalakan shower, yang membuat seluruh tubuhnya dibasahi oleh air yang mengalir.
Lalu ia menutup matanya mencoba untuk menikmati air yang mengguyurnya agar ia bisa melupakan sesuatu yang membuatnya tak tenang. Namun tiba tiba memori itu kembali terputar dikepalnya.
.
.
.
FLASHBACK
.
.
.
Bunyi notif pesan membuat konsentrasi Samuel pada laptop buyar seketika. Ia segera membuka handphone miliknya dan mengecek pesan yang ternyata dari Daehwi.
Saat membaca pesan dari Daehwi Samuel tak berenti tersenyum, Samuel sengaja tidak membalas pesan dari Daehwi karena ia harus segera menyelesaikan pekerjaanya agar ia bisa pulang tepat waktu.
"Permisi Tuan, jam kerja saya sudah selesai jadi saya harus pulang dan presentasi untuk meeting dengan perusahaan dari Jepang besok, saya akan mengirimnya lewat email nanti malam" ucap Sekertaris pribadinya yang bernama Yoojung.
"Oke" jawab Samuel singkat tanpa melepaskan pandangannya dari laptop.
"Saya permisi Tuan"
Dan beberapa menit kedepan hanya terdengar suara keyboard dan kertas.
Namun tiba tiba terdengar suara pintu yang terbuka dan kemudian tertutup. Samuel mengetahui jika ada seseorang yang memasuki ruangannya tanpa ijin.
"Kupikir aku belum memberikan mu i-" ucapan Samuel tiba tiba berhenti karena melihat seorang yeoja yang tak asing lagi dimatanya.
"Hai honey, long time no see" sapa sapa yeoja itu sambil berjalan mendekat ke arah Samuel jarak mereka tak lebih 30 cm dan yeoja itu semakin mendekatkan wajahnya dengan Samuel, bahkan sekarang jarak wajah mereka menjadi 5 cm.
Mata yeoja itu menyusuri setiap lekuk wajah rupawan milik Samuel dan berhenti di mata coklat tajam yang selalu membuatnya bertekuk lutut dan tak berdaya.
Sementara Samuel sama sekali tidak bergerak karena ia masih shock dengan kedatangan yeoja didepannya.
Yeoja itu mulai menutup matanya dan sedikit memiringkan kepalanya.
Jarak mereka berdua semakin menipis bahkan mereka bisa merasakan nafas hangat masing masing dan...
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Long time no see reader-nim
I'm so sorry for late update :" author bener bener sibuk sama tugas sekolah apa lagi minggu ini bener bener gila tugasnya. Author juga minta maaf kalo ni ff jadi gaje banget author harap ada yang masih nunggu ff ini ^^
Sebenernya author lebih aktif di wattpad dengan nama akun yang sama
Makasih yang udah mau reviews di chap sebelumnya^^
