Sebelumnya di Naruto Lucifer Namikaze : Revenge The Absolute Satan.
.
.
"hahaha baiklah untuk saat ini aku akan mundur dulu tapi kalau waktunya tiba nanti saat pertemuan selanjutnya aku pastikan kalian akan mati hahaha" ucap Loki yang mulai terbang dan memasuki lubang dimensi tapi.
DUAAAAAAAARRRR
Tiba-tiba tubuh loki tersambar halilintar biru membuat dia jatuh menghantam tanah. semua orang syok karna tiba-tiba ada serangan kejutan yang bisa membuat loki jatuh. Bisa di lihat dengan jelas separuh jubahnya hancur terkena serangan itu.
"SIAL SIAPA KAU"bentak loki yang melihat sesosok pria yang mengenakan jubah hitam bercorak awan merah terbang degan sepasang sayap naga pedang biru yang teraliri listrik.
"Na-naruto-kun" ucap Akeno yang pertama tersadar dari syoknya dan melihat sosok pria yang amat dia sayangi,Mendarat di hadapannya
"maaf semua! Aku terlambat" ucap Naruto Monoton dan wajah mengacungkan pedang barunya
menantang Loki.
.
.
Naruto Lucifer Namikaze : Revenge of The Absolute Satan
.
.
.
.
Disclimer :Masashi kisimoto and Ishibum
Crosever:Naruto X High school dxd
Rating : M
Genres : Romance,Adventure,
fantasy,Hurt /Comfort,Supranatural
Pairings : Naruto.N X Harem.
.
.
.
ARC 2 : RAGNAROK
Chapter 12 : Terbentuknya tim penyerbu dan bangkitnya sang campione.
.
.
Di suatu tempat.
.
.
"Sebenarnya apa yang kau rencanakan dengan memberi Naruto blade of Olympus, kau tahu apa resikonya?" ucap sesosok pria paruh baya yang terlihat gagah dan berkarisma.
"aku tahu semua itu tapi aku punya rencana lain untuk anak angkat ku, Jadi kau tidak perlu ikut campur Kakek tua"
"haaaah terserah kau saja aku cuma mengingatkan mu dengan konsekuensinya" ucap pria itu dengan menghela nafas berat dan menghilang meninggalkan seberkas petir biru.
.
.
With Naruto.
.
.
.
"Siapa kau bocah tengil!" ucap loki dan dapat di lihat luka yang di terimanya dari serangan Naruto mulai meregenerasi walau tidak secepat sebelumnya.
"Aku adalah Naruto lucifer namikaze dan aku keturunan Absolute satan lucifer terakhir salam kenal Dewa jahat Loki" jawab Naruto datar dan memancarkan aura membunuh yang pekat.
"hahaha oh tidak ku sangka akan bertemu kau di sini nama mu sudah terkenal di antara para dewa bocah tapi hari ini kau akan tamat karna berani membuat ku marah hyaaaaaah" Loki memancarkan aura yang gila membuat tanah yang dia pijak bergetar dan akhirnya remuk.
"cih jangan sombong kau Loki orang yang mengaku-ngaku dewa tidak pantas hidup terlebih lagi kau melukai kekasih ku dan teman-teman ku. Aku akan menghabisi mu dengan Blade of Olympus" ucap Naruto dengan nada serkatis menyebut nama pedangnya dan mendapat respon syok dari beberapa orang.
"jadi itu bentuk pedang legendaris blade of Olympus" gumam Azazel tapi bisa di dengar oleh semua orang.
"sensei apa itu blade of olympus" tanya isse dengan nada inocent dan watados (wajah tanpa dosa hehe).
Gubraaak! Pertannyaan isee membuat Loki dan Naruto jatuh dan membuat yang lain sweedropt.
"ya ampun isse sempat-sempatnya kau bercanda di suasana segenting ini!" ucap Azazel.
"Blade of Olympus adalah salah satu pedang legendaris dan milik sang raja dewa zeus di kabarkan bahwa pedang itu bisa menimbulkan bencana besar kalau berada di tangan yang salah" jelas Kamito panjang lebar.
Isse mengangguk dan ber'oh'ria mendengar penjelasan Kamito. (Back to fight)
"sial kau Namikaze kenapa selalu makhluk dari fraksi mu yang memiliki benda seperti itu tapi aku tidak akan takut karna aku adalah dewa hahaha"
" sombong" ucap Naruto yang menghilang meninggalkan percikan api hitam.
Syuuut
Traaaank
Tepat setelah munculnya Naruto di hadapan Loki dan berniat menebas loki dengan pedangnya tiba-tiba fanrir memblok serangan Naruto dengan cakar yang mampu membunuh Dewa.
"hahaha bagus anak ku serang dia dan hancurkan dia" perintah loki yang menunjuk Naruto.
Syuut
Trang
Trang
Terdengar dentuman logam yang memekikan telinga dari kedua makhluk selevel dewa tersebut.
Mereka beradu serangan tiap kali Naruto menebas fanrir selalu menahan dengan cakar bajanya begitu pula beradu kekuatan dalam kecepatan cahaya bisa terlihat dengan jelas dalam gerakan slow motion tidak ada dari mereka yang mau menyerah.
Trank
Trank
Kraaak
Zrazzsss
"sial dia mematahkan black thunder"ucap Naruto yang berhasil menebas kepala fanrir hingga terpisah dari tubuhnya. Tapi dengan bayaran setimpal sabit kesayangannya harus patah karna menahan kuatnya taring sang monster yang mampu membunuh dengan mudah sekalipun itu dewa.
"SIAAAAAAL KAU NAMIKAZE" ucap Loki yang melesat menghantam Naruto dengan tinju yang terlapisi api emas menyala.
Brakk
Naruto terkena Bogem loki dengan telak karna kurang waspada. Dia masih syok karna salah satu senjata andalannya hancur.
"si-al ternyata tidak semudah yang kubayangkan" ucap Naruto yang menyeka darah dari sudut sigap Naruto memutar pegangan pedangnya terbalik menyiapkan kuda-kudanya.
Syuut
Zraaaaas
"Argaaaaaaa"pekik loki saat Naruto memotong tangan kirinya.
"SIALAN KAU!" Ucap Loki diapun menaikan auranya tiba-tiba tubuhnya terselimuti api emas tanya bersiap mengeluarkan serangan andalannya.
Tidak mau kalah Naruto menguatkan genggamannya membuat posisi kaki kiri agak di tekuk maju kedepan bersiap menjejak tanah dan kaki kanan kebelakang untuk memulai manuvernya.
[Athena special techniques: blue lightning dance]
[meteor shower of gold flame]
ucap Naruto dan Loki menyebutkan nama skillnya,kedua serangan itu menimbulkan cahaya yang menyilaukan dan
DUUUAAAAR
BUUUUUUUM
Terjadi guncangan hebat dan ledakan semi atom yang menghancurkan area sekitar semua hancur lebur tanpa sisa, menimbulkan kawah raksasa yang dalam dan mengepulkan asap debu yang membuncal hingga angkasa.
NARUTO!
Teriak semua orang yang berlarian menuju kawah besar bekas terjadinya benturan meteor api dan halilintar biru pemusnah tersebut.
Syuuut
Tap tap
Sebelum semua orang sampai di pinggir kawah Naruto sudah melompat dan berdiri tegak di hadapan mereka sembari menggantungkan pedangnya ke punggung.
'hah...hah...hah..! sial pedang ini menguras banyak sekali energi ku walaupun aku sudah menetralkannya dengan kekuatan iblis ku' batin Naruto yang bernafas terengah-engah
"Naruto apa kau baik-baik saja? Kulihat tidak biasannya kau kelelahan seperti ini" tanya Azazel dengan nada cemas.
" baik-baik saja Azazel" jawab Naruto datar dan wajah stoicnya.
"ya ampun kawan! Ada apa dengan mu sifat mu masih saja dingin!" tegur kamito yang berusaha memegang bahu Naruto tapi baru beberapa senti Naruto menepis tangan Kamito dengan paksa.
"bukan urusan mu!" jawab Naruto datar dan memandang tajam Kamito membuat siapa saja yang menatap matanya langsung meringding di buatnya karna mata Naruto sudah tidak biru lagi melainkan merah berpupil vertikal.
Duuuuaaaar!
Terdengar suara ledakan dari kawah tadi."SIALAN KAU NAMIKAZE AKU AKAN MEMBALAS MU DI KESEMPATAN SELANJUTNYA DAN ODIN AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN RENCANA MU HAHAHA" terdengar suara Loki menggelegar di langit malam.
"cih ternyata dia belum mati" dengus Naruto.
"Naruto-kun aku merindukan mu" ujar Akeno yang berlari hendak memeluk Naruto tapi sebelum gadis cantik berOppai besar itu bisa memeluk pujaan hatinya. Dengan tanpa basa-basi Naruto sudah lenyap meninggalkan seberkas percikan api hitam.
Buuuk
Akeno terduduk di tanah dan mengangis sejadinya. Tidak pernah terlintas di benaknya bahwa sifat asli sang pujaan hati begitu dingin! kejam sangat kejam orang yang benar-benar dia sayangi membiarkan di terjatuh hanya untuk memeluk udara hampa yang berapa detik lalu terisi oleh sosok pria yang sangat ia rindukan.
Sakit Akeno merasa sakit di dadanya baru pertama kali dia merasa sesakit ini bagaikan di hujani ribuan...bukan! tapi jutaan tombak cahaya tepat di jantungnya.
Puk!
"sabarlah Akeno-senpai dia pasti kembali! Dan sifat dinginnya hanya akan berlangsung sementara waktu. Jadi bangunlah! masih ada kami dan kelompok mu yang akan menyokong mu dari segala arah" ucap Tohka yang memahami perasaan Akeno karna dia merasa apa yang Akeno rasakan.
Perlahan Akeno bangkit dari tanah dan menatap semua orang tersenyum hangat kepadanya yang otomatis mendamaikan hatinya yang kacau."Arigatou minna"ucap akeno yang berjalan menuju semua orang dengan bantuan Tohka.
'Naru ada apa dengan mu sebenarnya' batin Tohka dan mereka semuapun pulang menuju kediama isse unutuk beristirahat dan mennyusun rencana untuk keberhasilan misi diplomatis sang ketua dewa Norse Odin.
.
.
.
DI SUATU TEMPAT
.
.
Terlihat sesosok pemuda pirang yang terduduk di suatu ruangan, pemuda itu termenung menundukan wajahnya yang tertutup poni rambut pirang yang panjang dan menutupi expresinya.
'Kenapa? Kenapa aku sangat bodoh?' batin pemuda itu yang meratapi kebodohanya andai saja dia tidak mementingkan emosi dan egonya! dia pasti tidak akan membiarkan gadis yang sangat menyayanginya dan dia sayangi terjaduh untuk memeluknya.
'kau terlalu egois Naruto bodoh bodoh bodoh'
Dalam lubuk hati kecilnya dia begitu ingin memeluk gadis itu dan kembali di sisi timnya. tapi egonya berkata tidak entah apa yang ia inginkan opsesinya untuk membunuh semakin pesat bagaikan psikopat yang merasa sangat dahaga terhadap darah.
'Jangan-jangan pedang ini yang membuatku jadi haus berperang dan darah'
Otak cerdasnya menarik suatu kesimpulan dengan sifat yang amat janggal ini. Naruto mencabut pedang barunya dari punggung dan menancapkan kelantai.
'Harus kucoba dengan ini'
Batinya dalam hati lalu dia memasang sikap bersila dan menempelkan kedua tangannya dengan formasi ibu jari di angkat keatas dan sisa-sisa jarinya saling terhubung. Naruto mengambil sikap bermetitasi untuk merasakan aura di sekitarnya.
Senjutsu adalah energi alam yang berada di luar tubuh hingga akhirnya terkumpul di dalam tubuh tapi untuk mendapatkan energi ini diharuskan konsentrasi yang tinggi untuk menstabilkan antara volume energi alam, energi jiwa dan energi tubuh hingga tercipta suatu kestabilan antara ketiga energi tersebut dan menjadi senjutsu.
walaupun hanya beberapa minggu Naruto mempelajari jurus energi alam itu dari mendiang ibunya saat kecil tapi dia mampu munguasainya 50 persen dan hannya untuk bisa dia gunakan untuk merasakan aura positif,negatif maupun yin dan yang.
"sungguh gila aura kegelapan pedang ini!" ucap Naruto yang sudah menonaktivkan senjutsunya.
"tapi aku harus bisa mengontrolnya hanya dengan ini aku bisa mengalahkan Loki" naruto lalu membaringkan tubuhnya di sebuah ranjang yang tidak jauh dari tempatnya tadi dan membiarkan rasa kantuk menyergap indra pengelihatannya hingga dia terlelap dalam tidurnya.
.
.
Naruto dream
.
.
Naruto!
Aku mendengar suara berat yang amat aku kenali memanggil ku tapi aku tidak menemukan siapa pun di tempat ini! Entah aku berada di mana aku belum pernah datang ketempat ini.
Bisa di lihat ini adalah sebuah kastil tua dengan ukuran yang sangat besar sebenarnya siapa yang menghuni tempat sebesar ini. Merasa penasaran aku berjalan menusuri tempat ini sungguh sangat menakjubkan tempat ini sangat luas dan besar.
Naruto!
Suara itu lagi sebenarnya siapa yang memanggilku." siapa yang memanggilku" ujar ku berharap ada yang menjawab pertannyaan ku.
"Akhirnya kau datang juga aku sudah lama menunggu mu" aku memalikan wajah ku tepat ke arah suara itu.
"Black thunder itukah kau" ucapku saat mengetahui suara berat yang memanggilku adalah Naga besar bersayap 4 berwarna hitam kelam yang ku tahu adalah parner ku yang patah oleh monster serigala fanrir.
"Benar nak sudah lama kita tidak berjumpa"
"ya begitulah tapi aku sempat tidak percaya bahwa itu kau bukanya kau sudah patah"
"hahaha apa kau fikir aku akan musnah heh? Aku tidak akan mati hanya karna serigala sialan itu nak! Tapi malah sebaliknya aku harus berterimakasih kepadanya karna telah menghancurkan segel ku dan mengembalikan kekuatan ku!"
"Jadi begitu! Lalu ada apa kau memanggil ku kesini partner" ujar ku to the point.
"ah aku hampir lupa baiklah sebelumnya karna bentuk sabit ku sudah hancur dan tidak akan ada gunanya kalau kau menempa ulang sabit itu"
"Lalu" ujar ku santai.
"aku akan memberi semua kekuatan ku pada mu!"
"cukup black aku sudah tidak mau kehilangan sesuatu yang sangat berharga lagi jadi urungkan niat mu" jawab ku karna dia berkata akan memberi semua kekuatanya pada ku berarti dia akan melakukan pengekstrakan dengan ku dan itu artinya dia akan mati.
"tidak nak aku sudah terlalu lama tinggal di dunia ini dan inilah saatnya daun muda menggantikan daun tua yang gugur dan aku hanya ingin menjadi daun tua yang gugur tanta sia-sia kau tahu maksud ku?"
Tanpa menjawab aku menganggukan kepala ku lemah aku sudah tidak bisa berfikir jernih satu-persatu mereka pergi meninggalkan ku apakah memang ini takdir ku.
"jangan bersedih Nak aku kan selalu ada di hati mu untuk memgawasi mu dan kau tahu apa artinya itu" dengan mendengar nasihat dari black thunder aku merasa sangat damai dan aku menganggukan kepala ku dengan mantap mengisyaratkan bahwa aku mengerti apa yang di ucapkan Naga ini,
"Saatnya sang kaisar naga hitam bangkit" ucap ku dan black secara bersamaan dan mengadukan tinju kami berdua.
.
.
.
Kediaman hyoudo 3 jam sebelum pertemuan berlangsung
.
.
.
Terlihat di ruangan bawah tanah dan kolam renang indoor kediaman issei sudah berkumpul tim Akatsuki,Gremory,Azazel,Baraqiel dan tim vali yang sengaja datang untuk membantu penyergapan invasi Loki yang akan berlangsung 3 jam lagi
"yo oppai dragon tampaknya kau sangat populer di dunia bawah" ucap seorang pria berwajah lucu yang mengenakan armor cina kuno.
"hahaha terimakasih pujianya Bikou tapi jangan katakan itu lagi karna Draig akan menjadi frustasi dan menangis di fikiran ku tiap malam" jawab isse yang tersenyum pahit Bikou yang melihat tingkah isse hanya menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.
"wooow jadi ini ya pedang raja suci coulbrend"ujar irina yang sedang berbicara santai mengenai pedang dengan kamito dan seorang pria tampan dengan senyum yang menyegarkan.
"ya begitulah tapi aku juga penasaran dengan pedang iblis suci Terminus vorbal est" ucap pria tersebut dengan senyum yang menyegarkan.
"hehe kalau anda mau melihat silahkan sungguh terhormat pedang ku bisa di lihat oleh keturuna great king Arthur." jawab Kamito kepada orang tersebut yang sekarang di ketahui adalah Arthur pentragon.
Tiba-tiba di hadapan mereka semua muncul portal sihir berwarna hitam dengan outline kuning yang khas berlambangka absolute satan lucifer.
"lama tikak bertemu semua"ucap Naruto yang masih dengan nada datarnya tapi tunggu terjadi keheningan sesaat Naruto muncu.
'tubuh yang bagus dan sexy' batin beberapa gadis yang menatap penampilan Naruto dia menggunakan celana jeans hitam dan sepatu kats putih bergaris biru tubuh bagian atasnya tertutup kaus putih tanpa lengan dan di kedua tangannya mengenakan sarung tangan kulit hitam se siku membuat penampilannya terkesan liar dan jangan juga pedang barunya yang bertengger di pundak tegapnya.
Azazez yang memandang tatapan hampir semua gadis menuju Naruto tersenyum mesum."yare-yare tampaknya kau yang pantas menjadi raja harem dari pada isse" ucapan Azazel memecah lamunan semua gadis yang otomatis membuat wajah mereka merona.
" harem heh?sepertinya bagus" jawab Naruto dengan sedikit menyeringai.
"oh Rias-senpai dimana Akeno" tanya Naruto kepada Rias yang sedang membicarakan sesuatu dengan Isse.
"dia ada di kamarnya Naruto-kun sebaiknya kau kesana!" ujar Rias dan setelah itu Naruto berjalan menuju kamar Akeno yang berada di lantai 3
Tidak memakan waktu lama menuju lantai 3 karna rumah ini juga di sediakan lif yang langsung menuju lantai 3 setelah sampai Naruto langsung menuju kamar sang kekasih untuk membicarakan sesuatu.
Sesampainya di kamara Akeno Naruto melihat Akeno yang terduduk di kasur miliknya sambil menundukan kepala
"hime maafkan aku" pinta Naruto yang sudah berada di hadapan Akeno sambil memegang pundak gadis sexy tersebut dengan lembut.
"kau tidak perlu meminta maaf Naruto-kun aku sudah memaafkan mu jauh sebelum kau meminta maaf dari ku" ucap Akeno dengan senyum lembut tapi matanya menitikan sedikit cairan bening.
Airmata yang mengalir dari kedua mata indah gadis keturunan Malaikat jatuh itu bukanlah airmata kesedihan melainkan kebahagiaan karna sang pujaan hati yang beberapa hari lalu tanpa perasaan menelantarkannya sekarang sudah berada di hadapannya
"Naruto-kun jangan tinggalkan aku lagi aku tidak akan mampu untuk melanjutkan hidup ku tanpa mu" lirih Akeno yang sudah memeluk Naruto dengan lembut.
"aku berjanji hime aku tidak akan pernah meninggalkan mu lagi walaupun raja neraka dan para dewa-dewa memisahkan kita aku akan tetap di sisi mu hingga aku tidak bisa bernafas lagi. Maafkan aku atas ego ku aku mencintai mu "jawab Naruto yang membelai lembut surai dark blue gadis tersebut.
"aku juga mencintai mu Naruto-kun"
.
.
.
10 Menit sebelum berlangsungnya konfrensi Dewa Norse dan Dewa Jepang.
.
.
Di salah satu gedung pencakar langit di kota Tokyo telah berdiri beberapa orang yang mengenakan jubah awan merah mereka adalah tim Akatsuki yang tengah bersiap untuk melakukan misi resmi mereka
Misi kali ini adalah mengamankan konfrensi antar dewa dari invasi yang akan di lakukan oleh dewa jahat Loki dan antek-anteknya. masih belum di ketahui Loki akan membawa berapa banyak pasukannya.
Di salah satu gedung yang lain juga kelompok Gremory serta Baraqil sudah siap pada posisinnya Azazel tidak ikut kali ini dia menjadi penengah dari konfrensi yang di lakukan di dalam hotel bintang 5
Ada juga kelompok Sitri yang bersiap menjadi transforter untuk memindahkan Loki ketempat pertempuran.
Berbeda dengan tim Vali yang menyebar di seluruh penjuru dan di garis depan sudah menunggu Vali sang hakuryuuko isee sang sekiryuutei dan Naruto mereka bertiga akan menjadi ujung tombak misi ini. ya walaupun bisa juga di sebut perang sekala kecil.
Tiba-tiba langit terdistorsi menampakan 3 orang yang yaitu Loki dan 2 laki-laki lain di belakangnya.
"target terkunci rencana A di mulai" ucap Baraqil yang mengonfirmasi kedatangan musuh. Langsung setelah itu kelompok sitri mengaktifkan sihir transfer dan mengirim Loki dan yang lain menuju tempat yang sudah di rencanaka.
.
.
.
Di tempat yang sudah di rencanakan
.
.
Mereka semua tiba di sebuah pulau besar tak berpenghuni tempat ini di pilih untuk mengurangi sifat destruksif pertempuran yang akan di mulai.
"hahaha jadi kalian ingin bermain di pulau ini dasar bocah-bocah tengil" ujar Loki dengan nada sombong.
"cih jangan sombong kau Loki" bantah Naruto yang mulai menaikan aura Naganya.
"Ayo isse" ujar vali yang menatap isse dan di balas anggukan paham oleh isse.
BALANCE BREAKER
Triak Vali dan isse bersamaan, terjadi ledakan energi merah dan putih yang seketika menjadi 2 armor khas naga langit.
"hahaha sungguh mengejutkan kedua naga langit bersatu untuk melawan kami haha biar ku perkenalkan nama ku adalah Dewa susano'o" ucap pria bertubuh besar dan tegap yang di ketahui dia adalah sang dewa badai susano'o
"dan aku adalah dewa pahlawan perseus" ucap pria tampan tapi tampang sombong.
Semua orang minus Naruto dan Vali meneguk ludah karna ini benar-benar gila di hadapan mereka berdiri 3 orang dewa yang akan menjadi lawan mereka what the hell?
"semua biar aku yang melawan mereka bertiga kalian jadilah tim suport vali dan isse kalian tahan Loki sebentar karna aku harus menghabisi kedua orang itu! mereka memiliki pedang yang mematikan terhadap naga" perintah Naruto memberi komandan kepada semua orang.
"Ha'i" jawab semua orang yang mulai pada posisinya masing masing.
"Cih tidak akan kami biarkan kalian semua harus melawan anak buak kami juga hahaha keluarlah peliharaan ku!" ucap susano'o
Braaaaaaak!
Tiba-tiba tanah menjadi retak dan dari balik tanah muncul seekor monster ular berkepala delapan.
"Hancurkan mereka Yamata no Orochi" perintah Susano'o dalam sekejap Monster ular raksasa itu melesat pada tim Akatsuki.
"Aku juga akan memeriahkan pesta ini"ucap Loki yang menyibakan jubahya dan muncul 2 sosok benda...bukan! Tapi dua sosok makhluk berbulu abu-abu tinggi 8 meter dengan taring dan cakar bagaikan baja Naruto menatap tidak percaya saat kedua makhluk itu muncul di hadapannya lagi.
"Maju skoll dan hati bunuh mereka semua"ucap loki dan kedua serigala raksasa tersebut berlari menuju tim Vali.
"oh hampir lupa kau sangat salah namikaze kalau menantang ku di dekat laut"ucapan Loki seakan sebuah tanda bahaya dan benar saja dari tepi pantai muncul ular hijau raksasa melebihi yamata no orochi yang tengah menuju kelompok gremory.
"SIALAN KAU LOKI AKU AKAN MEMBUNUH MU"bentak Naruto marah dan memancarkan aura Naga hitam yang amat pekat membuat udara sesak dan tanah berguncang.
[Black thunder warrior mode]
Ucap Naruto yang meledakan aura hitam pekat dan membungkusnya hingga membentuk armor naga hitam yang lebih superior dari kedua naga langit.
.
.
Akatsuki VS Yamata no Orochi
.
.
.
"Kamito awaaas"mendengar Tohka menjerit Kamito langsung memicingkan matanya kebelakang dengan sigap menghindari sabetan ekor raksasa sang ular.
"Semua dengarkan aku kita serang ular itu dengan tenaga penuh aku akan menjadi pembuka lalu kalian urus sisannya" perintah Kamito sebagai wakil ketua.
"ha'i" jawab semua tim Akatsuki setelah itu Kamito berlari dari titik buta sang ular dia membuat energi di sekitar tubuhnya untuk menambah kecepatan berlari dengan sekali hentakan Kamito melompat tinggi-tinggi dan mengepakan sayapnya untuk terbang menuju salah satu kepala ular tersebut.
Syuuut
Buuuum
Yamata no Orochi menghantam kamito dengan salah satu kepalanya tapi kamito masih bisa menghindari serangan tersebut dengan menukik rendah ke samping kanan dan langsung terbang tinggi bagaikan seorang akrobatik udara kamito menghindari beberapa serangan ular raksasa tersebut, setelah itu jarak kamito dengan salah satu kepala ular tersebut semakin tipis dia langsung menggenggam erat partner kesayangannya.
"ayo est kita hancurkan makhluk itu" ucap kamito yang makin mendekat sasaran dan menyiapkan pedangnya yang sudah teraliri listrik hitam keunguan.
[blade dance art seconing form : vorbal blash ]
Zrazzzz
Dengan menyebutkan salah satu jurusnya kamito terbang dengan kecepatan cahaya memenggal kepala sang ular raksasa.
"sekarang" ucap Kamito yang mendarat dengan 4 anggota Akatsuki yang lain berlari menuju sang ular dengan.
[Megidog]
Ucap Kotori yang menembakan flasma panas dari battle axe yang bertransformasi menjadi meriam.
[Blade dance art : seconing form moon fang ]
Ucap Tohka yang mengayunkan pedang besarnya secara horizontal yang melesatkan aura biru berbentuk bulan sabit
[Zafkil]
Ucap Kurumi yang menembakan beberapa peluru hitam dari refolver kembarnya.
[Fang of fire hell]
Ucap Lisara melemparkan sabit merahnya yang terbakar api merah menyala yang sangat panas.
DUAAAAAAAARRRRR
Terjadi ledakan besar dari serangan yang di lakukan member Akatsuki secara asap debu pekat yang menghambur di sekitar Ular raksasa tersebut.
GOAAAAAAAAAAR
Kamito dan yang lainya menatap tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. sekarang di hadapan mereka ular raksasa yang baru saja mereka hancurkan semua kepalanya menyatu no Orochi kembali tanpa bekas luka sedikitpun bahkan bertambah besar.
"Kamito sebaiknya kita memakai jurus itu"ucap Lisara yang berada di dekat kamito dan yang lain.
"baiklah tapi apa kalian siap untuk jurus itu? Rasannya sudah sangat lama kita tidak memakai jurus itu! Ucap kamito yang menyeringai.
"aku siap" ucap serempak seluruh Tim Akatsuki.
"Yosh ayo kita tunjukan sekuat apa itu Akatsuki" perintah kamito dengan semangat yang membara!,Setelah itu semua tim Akatsuki mengelilingi sang ular raksasa dari lima arah yang berbeda, dengan jarak 100 meter dari ular tersebut mereka membuat tempat amam agar tidak terkena serangan sang ular.
"Kurumi sekarang"perintah tohka yang di balas anggukan paham oleh kurumi
DooR
DooR
DooR
Kurumi menembakan 3 peluru emas yang terlapisi aura hitam menembus kulis keras Yamata no Orochi seketika setelah tertembus peluru tersebut gerakan ular itu terhenti.
"Berhasil mari kita mulai!" ujar Kurumi yang menyeringai dan menjilat bibirnya dengan penuh nafsu.
Setelah itu masing-masing anggota Akatsuki merapal handshiel yang cukup rumit
Api
Tanah
Angin
Air
Petir
Ucap Kotori(api),Tohka(tanah),Kurumi(angin),Lisara(air) dan Kamito(petir) yang menyimbolkan elemennya menghentakan tangan kanannya masing-masing ketanah.
Kai
Teriak mereka bersamaan tiba-tiba dari tanah muncul diagram segi lima yang saling terhubung menyimbolkan bintang segi lima
[Element special techniques : five path of dieth]
DUAAAAAAAAAAAAARRRR
.
.
.
Naruto VS Susano'o dan Perseus.
.
.
"Hm?jadi tim mu sudah mengalahkan monster ku ya?"tanya Susano'o yang masih asyik beradu pedang dengan Naruto.
"begitulah! sudah ku katakan jangan kau remehkan tim ku kakek tua" ujar naruto yang menyerang susano'o dengan blade of olympus.
"Sudah cukup berseng-senangnya aku akan mulai serius"lanjut Naruto dalam armor naga hitam dia menguatkan genggamanya pada blade of olympus bersiap untuk serius melawan kedua dewa jahat yang tiba-tiba datang bersama Loki, sebenarnya apa yang sedang terjadi bukanya dewa jepang ini mendukung odin tapi kenapa dia bisa bersekutu dengan Loki? Ditambah lagi dewa pahlawan perseus ada apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi? Siap yang memulai semua ini?
Zrazzzzzz
Saat Naruto masih berkelut dengan fikirannya yang kacau Perseus menebas punggungnya membuat armor yang dia gunakan sedikit rusak.
'sial mereka berdua sangat kuat' batin Naruto yang perlahan-lahan berdiri.
"ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepada mu Susano'o"
"apa itu bocah"
"sebenarnya apa alasan mu bersekutu dengan Loki?"
"jadi kau ingin tahu baiklah tapi kalahkan aku jika ingin pertanyaan mu ku jawab" ujar susano'o yang menyerbu maju dengan pedang ama murokomo no tsurugi.
Traaaank
Traaaaank
Suara dentuman logam berbenturan sangat terasa dari ke tiga makhluk yang sedang beradu skill berpedang mereka tapi ini sangat merugikan 2 lawan 1 ya benar Naruto melawan susano'o dan perseus sama saja mencari mati, ini adalah pertarungan hidup dan mati salah langkah sedikit saja dapat membuat nyawa Naruto terancam.
Naruto memutar tangan kiri menggenggam pedangnya secara terbalik sedangkan dari tangan kananya dia mencabut pedang hitam besar."aku membutuhkan bantuan mu zangatsu" ucap Naruto pada pedang hitam yang menjadi kartu trupnya.
SUB SPECIAL BALANCE BREAKER!
Teriak Naruto dalam sekejap cahaya emas meledak dari ujung pedangnya hingga menyilaukan mata Susano'o dan Perseus. Sedikit demi sedikit cahaya emas itu memudar dan menampakan sosok Naruto yang masih menggunakan Armor naga hitam tapi dengan sedikit perbedaan tangan kanannya berubah menjadi emas dan pedang basar yang ia genggam berubah menjadi lima cakar besar di tangan kananya.
"Hoho jadi kabar tentang Longinus ke 14 itu benar! Sebenarnya apa yang tuhan(dalam alkitab) rencanakan? dia memberikan umatnya senjata yang bisa membunuh dewa tanpa memberi tahu apa kegunaannya"ujar Perseus yang mulai meningkatkan aura dewanya di ikuti dengan Susano'o yang juga meningkatkan auranya.
"Mari kita akhiri ini dengan sekali serang" ujar Naruto yang mulai terbang dengan sayap naganya.
"jika itu yang kau ingainkan bocah"balas Susano'o dan perseus.
[double sword technique: blue lightning
sin]
ucap Naruto sebelum bebenturan dengan Susano'o dan perseus yang sudah terlapisi aura dewanya.
syuuut!
cetub!
DUUUUUUAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRR
.
.
.
di tempat tim vali dan gremory
.
.
.
terdengar suara ledakan yang sangat besar dari arah Naruto melawan kedua dewa lainnya hingga efek ledakanpun sangat terasa bagi tim vali dan gremory.
dapat dilihat tim Vali sudah berhadil membunuh salah satu serigala yang mereka lawan dan satunya lagi mereka tangkap dan dibawa pergi terlebih dahulu oleh kuroka dan lee fay.
Begitu pula tim gremory yang sudah memusnahkan ular air raksasa yang mereka lawan berkat bantuan Arthur yang berkombinasi dengan xenovia dan Kiba.
"semua apa kalian baik-baik saja?" ujar Kurumi yang datang dengan tim Akasuki yang lain.
"kami baik-baik saja kurumi-chan" ujar kiba.
"baiklah kalau begitu ayo kita ketempat Naruto" ajar Rias yang berjalan terlebih dahulu di ikuti kelompoknya dan tim Vali minus kuroka dan lee fay yang sudah pergi entah kemana.
.
.
BACK TO NARUTO
.
.
.
"Terimakasih nak berkat mu kami terbebas dari pengaruh jahat ini!" ujar susano yang tergeletak bersama perseus di dasar kawah kepada Naruto yang duduk kelelahan karna menahan tubuhnya yang terasa sangat sakit.
"apa maksud mu kakek tua?"
"maksud ku saat aku bertarung dengan mu aku sedang dalam pengaruh seseorang tapi entah siapa aku tidak bisa mengingtnya" jelas Susano'o panjang lebar.
'Dipengaruhi?'batin naruto sambil menyipitkan matanya.
Dalam benaknaknya kini bercampur-campur segala fakta baru bahwa seorang dewa bisa terpengaruh what the hell? Sebenarnya siapa yang merencanakan ini? Bagaimana pun orang itu pasti sangat kuat hingga bisa mempengaruhi dewa. Satu fakta baru yang sangat gila.
Tapi dengan itu Naruto bisa menyadari sesuatu bahwa ada orang di balik layar yang mengatur semua sekenario ini. Tapi siapa dan apa tujuannya?
"nak sekali lagi terimakasih karna telah menyelamatkan ku dan selamat tinggal!"ucap Susano'o yang menghilang menjadi partikel cahaya di susul perseus yang juga berubah menjadi partikel cahaya dan menghilang.
"terimakasih kakek Susano'o senang bisa bertarung dengan mu" ucap Naruto yang menonaktivkan mode warrior naganya dan berjalan keluar dari kawah.
"Narutoooooo!"ucap semua Orang minus tim vali dan Vali yang sudah pergi entah kemana.
"Bagaimana dengan Loki?"tanya Naruto yang melihat isse sudah dalam mode normalnya.
"dia sudzh kalah Naruto Rossweise-san sudah menyegelnya."jawab Isse
"baiklah kalau begitu ayo kita pulang"ajak Naruo dengan nada yang kembali ceria dan rama seperti sedia kala membuat semua orang bersorak bahagia dengan kembalinya Naruto dengan sifat yang sejak lama mereka dambakan.
Deg
Agrrrrrrrrrraaaaaaaaaaa
Jerit Naruto yang berjalan paling depan setelah itu dia terjatuh ketanah memegang dadanya semua orang syok dan segera mendekati Naruto.
"Naruto-kun kau kenapa" ujar Akeno yang panik.
"maaf tapi KALIAN SEMUA MUNDUR AKU TIDAK BISA MENGONTROL TUBUH KU"bentak Naruto yang mencabut Blade of olympus dari punggungnya.
Tapi keanehan terjadi saat Naruto memegang pedang tersebut semua kekuatan Naruto terserap kedalam pedang itu membatnya menahan sakit yang sangat terasa di sekujur tubuhnya.
Tiba-tiba pandanganya buram tubuhnya sakit dan kekuatannya terkuras oleh pedang yang ia genggam samar-samar dia bisa mendengar tema-temannya meneriakinnya tapi apa daya dia mulai kehilangan kesadaran dan akhirnya pingsan sesudah mendangar suarz yang amat dia kenali membisikan sesuatu ke telinganya.
'Maafkan kaa-chan'
.
.
.
Naruto mind scape and P.O.V
.
Dimana ini? Tempat ini begitu nyaman! bukannya aku sedang bersama teman-teman ku?
Naruto
Aku mendengar suara yang samar-sama tapi kadang jelas aku berusaha bangkit tapi tubuh ku terasa kaku walaupun aku mencobanya terus-menerus
Yeah akhirnya aku bisa berdiri tapi aku di kagetkan dengan sesosok wanita paruh baya cantik dengan model rambut twin thile.
"Akhirnya kau bangun Nak!"tanya wanita itu dengan tulus.
"aku sudah menunggu mu sejak lama Naruto"lanjutny lagi
"Siapa anda?" bukannya menjawab aku malah bertanya kepadanya dengan sikap siaga.
"aku adalah pandora sang dewi ibu" jawabnya dengan senyum yang menawan.
.
.
.
TO BE CONTINUE
A/N:huhuuuy akhirnya chapter terpanjang yang pernah saya tulis selesai juga hahaha
Oh iya yang merasa chapter ini tidak memuaskan maafkan saya dan juga yang merasa chapter ini chapter trakhir dari arc 2 itu salah besar(gx ada yang nanya #pklaaak) abaikan sy konfirmasi sekali lagi bahwa chapter ini masih pembuka dari arc 2 petualangan Akatsuki dan mistery-mistery baru saja teridentifikasi.
Maaf untuk para reder saya tidak bisa menampilkan review anda di dalam sebuah chapter karna saya selalu membalasnya lwat PM jadi maaf buat yang no-log/silent reader
Terimakasih atas dukungannya dan saran tidak lupa juga buat flamenya itu menambah semangat saya untuk melanjutkan fic gaze ini
Selanjutnya di Naruto Lucifer Namikaze : Revenge The Absolute Satan.
.
"semua kekuatan iblis dan screat gear mu tersegel oleh Blade of Olympus"
pandora pada Naruto
"kau harus mencari 5 kristal element agar tau di mana keberadaan book death"
Athena pada Naruto.
"hanya cara ini yang bisa kau lakukan untuk mendapatkan jiwanya kembali"
Athena pada Naruto
"Jadi kemana kita pergi?"tanya kamito
"kita akan pergi menuju negri para mummy"jawab Naruto.
Jangan lupa Reviewnya sampai jumpa di Arc 2 Ragnarok chapter 13 : New adventure for safing soul of Yoshino.
