TWINS?!
Summary :
Kembar tapi beda marga?! Itulah yang terjadi pada Jung Daehyun dan Byun Baekhyun.
YAOI! It's Daejae Fanfiction. Chanbaek, Banghim, Kaisoo, Jonglo and others. B.A.P and EXO.
Yang penasaran mending langsung baca ajja^^
Cast : Yoo Youngjae
Jung Daehyun
Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Others Cast : B.A.P member
EXO member
(DAEJAE,BAP, EXO, YAOI,BL,FANFICS)
Chaptered
T
/Romance/Drama/Mystery/Hurt-Comfort/
-Jika ada kesamaan jalannya cerita, mungkin itu hanyalah kebetulan semata(?)-
Typo mungkin bertebaran…..
Cerita ini keluar secara tiba-tiba dari otak kacau saya o_o(?). jadi jika ada kesamaan jalannya cerita, mungkin itu hanyalah sebuah kebetulan saja.
Ini hanya sekedar FF yang aku buat sesuai dengan isi pikiran/khayalan saya^^, jadi jika ada kesamaan tolong di maklumi yahh :).
Karena saya anak kembar, jadilah kepikiran bikin nih FF gaje^^
Cerita ini hanya milik saya! Tapi B.A.P dan Daejae belum jadi milik saya(?) /Plakk/ XD wkwkwkkkk,.
You Happy, I'm Happy too(?)
.
Daejae
.
Happy Reading….
CHAPTER 12
Youngjae terbelalak saat benda kenyal itu menempel dengan sempurna dibibir cherynya. Youngjae tak bisa bergerak sama sekali, entah ada dimana kesadarannya saat ini.
"Oh h w waww, apakah kita sebaiknya pergi saja?" tanya Baekhyun dengan canggung. Mereka semua pun mengangguk kecuali Naeun dan Chanyeol. Naeun sangat kesal, sampai ia pun harus ditarik oleh Seulgi, karena yang lain sudah pergi dari tempat itu.
"Wahh kenapa jadi aku yang gugup yah?" ucap Himchan sembari memegangi pipinya yang memanas.
"Wae? Apa kau ingin melakukannya?" tanya Yongguk dengan suara yang menggoda, wajah Himchan pun semakin memerah dan ia pun berlari meninggalkan Yongguk yang sedang tertawa melihat tingkah menggemaskan kekasihnya itu."ugh aku jadi ingin memakanmu Hime."(jangan tanya aku pun tak mengerti hehehe XD)
Lanjut pada si Daejae yang sedang berciuman ini :D
Youngjae tidak bisa bergerak sama sekali entah kenapa. Tatapan Daehyun barusan seperti memenjarakan dirinya didalam tatapan itu. Youngjae pun perlahan menutup kedua kelopak matanya dan mencengkram kuat ujung pakaiannya. Merasa tidak ada perlawanan Daehyun pun semakin menarik tengkuk Youngjae dan memperdalam Ciumannya, ia melumat lembut bibir bawah dan atas Youngjae. Memiringkan kan kepalanya kearah lain begitu juga dengan Youngjae, tapi sekarang kedua tangan Youngjae berada tepat didada bidang milik seorang Jung Daehyun. Merasa kehabisan napas Youngjae pun memukul pelan dada Daehyun. Dan Daehyun pun terpaksa melepas tautan bibir mereka dengan terengah-egah.
"Manis sekali." kata Daehyun sembari tersenyum dan menjilat bibirnya sendiri. Youngjae menjadi tersipu.
"A... Aku..." Youngjae pun berdiri dari duduknya dan langsung pergi meninggalkan Daehyun sembari memegangi kedua pipinya, Daehyun hanya bisa tersenyum.
"Aish Yoo Youngjae apa yang kau lakukan eoh?" gumam Youngjae sembari memukul kepalanya sendiri."Aish jinjja tapi dia... " Youngjae pun membayangkan kejadian barusan sembari tersenyum konyol."ohh tidak tidak, Youngjae pabbo sadarlah." ia pun menampar pipinya sendiri."Terus tadi kenapa aku menutup mataku?! Aghh Wae wae wae?!" lanjutnya lagi sembari memukul udara kosong. Dari kejauhan seseorang menatap Youngjae dengan pandangan sedihnya.
.
.
.
.
Pagi yang cerah dan semua orang sudah siap dengan barang-barang mereka. Yap mereka akan pulang hari ini, seharusnya mereka pulang besok, tapi entahlah mereka akan pulang hari ini saja.
Dan Youngjae belum keluar dari kamar mandi sedari tadi."aduhh bagaimana ini ?" gumam Youngjae sembari menggigiti kuku jarinya sendiri. Ia pun membayangkan saat dimana Daehyun menciumnya semalam. Pipi chubbynya jadi merona. Apakah Daehyun merasakan gugup juga sekarang? Apakah Daehyun menyukainya? Kenapa dia melakukan itu? Apakah karena itu sebuah tantangan jadi ia menciumnya? Tapi kan masih ada yeoja cantik juga disekitarnya? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang berada dibenak Youngjae sedari tadi."aish jinjja, membuatku gila saja." dan Youngjae pun perlahan membuka pintu kamar mandi tersebut, dan berjalan mengendap-mengendap menuju depan. Saat ia sudah sampai disana, Youngjae tidak melihat siapapun didepan sana, Ia pun menggaruk kepalanya."kemana mereka?"
"Mencari sesuatu?" tiba-tiba saja Youngjae jadi menegang mendengar suara itu. Itu suara Daehyun, tepat berada dibelakangnya."mereka sudah pergi." lanjut Daehyun sembari menyeringai.
Beberapa waktu yang lalu saat Youngjae masih berada dikamar mandi, Daehyun memaksa semua orang untuk pulang duluan. Baekhyun gembira bukan kepalang. Ia dan yang lain pun pergi duluan. Tapi sebelum itu Daehyun meminjam kunci mobil Chanyeol terlebih dahulu. Awalnya Chanyeol tidak mau, dan mereka ingin pulang bersama-sama. Tapi setelah bicara dengan Baekhyun akhirnya Chanyeol menyerahkan kunci mobilnya pada Daehyun dengan amat terpaksa.
Disinilah Daehyun sekarang berdua dengan seorang Yoo Youngjae. Daehyun pun mendekati Youngjae yang masih membelakanginya. Dan perlahan menarik lengan Youngjae agar menghadapnya. Youngjae menundukan kepalanya. Daehyun mengernyit."wae?" tidak ada respon."wae? Apa karena aku menciummu? Dan kau masih merasa malu? Haha kau ini, abaikan saja itukan hanya permainan."
"Mwo?!" Youngjae menatap Daehyun dengan tajam."ha-hanya permainan?!"
"Hm. Itu hanya per ma i nan."
"K kau!" mata Youngjae berkaca-kaca, ia mengepalkan kedua tangannya dan berbalik arah hendak meninggalkan Daehyun. Tapi Daehyun langsung membawa Youngjae kedalam sebuah pelukan yang hangat. Youngjae membatu. Dan Daehyun pun menghembuskan napasnya.
"Kau ini mudah terbawa suasana sekali. Aku tadi hanya menggoda mu. Mana mungkin aku mencium seseorang tanpa sebuah alasan." ucap Daehyun tanpa melepas pelukan itu.
"Lalu kenapa kau melakukannya?" Tanya Youngjae pelan, bahkan terdengar seperti bisikan, tapi Daehyun masih bisa mendengarnya dengan sangat jelas. Daehyun pun menyunggingkan senyumnya.
"Karena aku..." Daehyun melepas pelukan itu dan langsung menatap Youngjae yang juga menatapnya."ingin saja melakukannya." Lanjut Daehyun sembari tertawa melihat wajah kesal Youngjae."wae kau mengharapkan jawaban yang lain?" Tanpa menghiraukan pertanyaan Daehyun, Youngjae berlalu pergi meninggalkan Daehyun.
"Hah karena ingin melakukannya?
Itu adalah ciuman pertamaku... Dan aku ingin yang menciumku untuk pertama kalinya adalah orang yang kusukai dan orang yang menyukaiku , tapi dia...!"
Youngjae pun menghentak-hentakkan kakinya dan terus berjalan cepat menuju sebuah jembatan dipinggir sungai, saat ia pertama kali datang ketempat ini ya bersama Daehyun. Tanpa disadarinya Daehyun terus mengikuti Youngjae.
"Hei aku hanya bercanda. Jadi maafkan aku." Youngjae terus berjalan menghiraukan wajah memohon Daehyun. Entah apa yang dipikirkan namja bermarga Jung ini. Setiap kali berbicara dengan Youngjae selalu saja hal-hal yang menyebalkan yang keluar dari mulutnya. Daehyun pun langsung menarik Youngjae kedalam sebuah ciuman yang sangat panjang dan lembut. Youngjae sangat terkejut, ia pun mencoba melepaskan diri dari Daehyun, tapi Daehyun langsung melingkarkan lengannya dipinggang Youngjae dan memeluknya dengan erat. Youngjae terus memberontak, walaupun ciuman ini bukan ciuman penuh nafsu. Ini hanyalah sebuah ciuman penuh kasih sayang dan cinta, dan akhirnya Youngjae pun berhenti memberontak saat Daehyun melepas tautan bibir mereka mata Daehyun masih tertutup rapat."kau lihat, mana mungkin aku mencium orang lain begitu saja. Aku hanya mencium seseorang yang aku sukai." Youngjae pun terkejut mendengar kata-kata Daehyun. Jadi Daehyun menyukainya? Rasanya ada berjuta-juta kupu-kupu yang beterbangan didalam perut Youngjae.
"Yoo Youngjae maukah kau menjadi kekasih dari seorang Jung Daehyun?" Daehyun mengutarakan perasaannya dengan menatap Hazel indah didepannya dengan tatapan serius, tapi orang didepannya tidak merespon sama sekali.
"Yak!"
"N nnde?"
"Kau tidak mendengarku?"
"Hah?"
"Wahh jinjja. Kau benar-benar Yoo Youngjae." Daehyun pun kesal dengan Youngjae."kau benar-benar tidak mendengarku?" tanya Daehyun lagi karena melihat wajah linglung Youngjae."kau benar-benar." Daehyun pun berjalan ketepi jembatan membelakangi Youngjae.
Youngjae mendengarnya! Sangat sangat mendengarnya, ia diam karena merasa sangat malu.
"O.. Oke..." gumam Youngjae. Youngjae pun perlahan tapi pasti langsung berjalan kearah Daehyun seperti ada sesuatu yang menarik dirinya untuk memeluk Daehyun dari bekalang dengan sangat erat dan membenamkan wajahnya dipunggung milik seorang Jung Daehyun.
Daehyun terkejut saat merasakan seseorang melingkar kan lengannya diperutnya. Lalu ia tersenyum bahagia dan langsung menggenggam erat tangan yang berada diperutnya.
Kau sekarang milikku Yoo Youngjae.
.
Sementara itu sarapan yang tak nyaman terjadi disebuah meja makan milik seorang Jung Ilwoo ayah dari seorang Jung Daehyun. Ilwoo yang sedari tadi fokus membaca koran paginya sesekali ia menyesap kopi yang berada diatas meja makan. Sementara seorang anak muda terlihat sangat lesu hingga membuat eommanya khawatir.
"Ada apa Hoseok-ah?" sang ibu bertanya dengan khawatir.
"Aku ingin bertemu Daehyun hyung eomma." Ilwoo pun langsung menatap Hoseok, sedangkan sang eomma terkejut memdengarnya.
Ilwoo pun berkata."Daehyun akan pulang besok."
Setelah sarapan Ilwoo langsung berangkat kerja. Sedang Hoseok langsung menuju ruang tengah dan menyalakan televisi, dan eommanya langsung pergi kekamarnya.
Merasa bosan Hoseok pun pergi untuk melihat eommanya. Tapi ia tak sengaja mendengar percakapan sang eomma dengan seseorang diponselnya.
"Ya terus awasi dia. Kudengar dia berada di Yangppyeong sekarang."
"..."
"Ya tentu saja aku akan membuatnya menderita kembali."
"..."
"Ini untuk kebaikan Hoseok."
Hoseok pun menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Ia tak menyangka bahwa eommanya... Eo... Eomma...
.
Daehyun sedang mendirikan kembali tenda dipinggir jembatan. Youngjae manatapnya dengan aneh bercampur bingung."untuk apa kau mendirikan tenda lagi?"
"Kau ingat? Kemarin aku bilang aku akan mengajakmu kembali kesini pada malam hari." oh ya Youngjae ingat, sangat ingat. Tapi karena kejadian kemarin ia pun jadi lupa.
"Hanya berdua?" Daehyun pun mengangguk dan tersenyum kearah Youngjae. Itu berarti dia akan bermalam dengan Daehyun? Hanya berdua? Bagaimana bisa aku berduaan dengan orang mesum macam Daehyun. Wajah Youngjae pun jadi memerah.
"Wae? Apakau memikirkan yang tidak-tidak? Aku tidak semesum yang kau pikirkan." Daehyun bisa membaca pikirannya? Daehyun pun tertawa kecil melihat wajah kekasih barunya itu.
"A... Ani..."
"Sudahlah, kemarilah." Daehyun menyuruh Youngjae untuk duduk disampingnya diluar tenda yang tepat menghadap ke pemandangan indah didepan jembatan. Youngjae pun langsung duduk disamping Daehyun. Rasanya ia sangat gugup. Youngjae pun memandang Daehyun yang sedang memandang pemandangan didepannya. Daehyun merangkul pundak Youngjae dan langsung merapatkan mereka. Youngjae awalnya terkejut, tetapi sesaat kemudian ia mendaratkan kepalanya dipundak kiri Daehyun sembari tersenyum. Tak apakan? Daehyun sekarang miliknya kan?. Daehyun tersenyum juga melihat Youngjae sudah tidak malu-malu lagi padanya
.
"Ohh bahagianya~~ akhirnya Daehyun ku menemukan seseorang." kata namja ini Baekhyun sembari tersenyum bahagia. Chanyeol yang berada disebelahnya hanya menatapnya cuek."mereka serasikan?" Baekhyun menatap Chanyeol yang sedang melamun."yak."
"Eo eohh? Waeyo?"
"Aish menyebalkan." Baekhyun pun berlalu pergi."Himchan hyung tunggu aku." ia pun langsung merangkul tangan Himchan disebelah kiri, karena disebelah kanannya sudah ada Yongguk. Yap sekarang mereka sedang double date disebuah mal. Bukan berempat sih... Yah tepat didepan mereka terlihat seorang namja jangkung sedang melihat-lihat sekelilingnya dengan sangat antusias. Yah itu adalah Junhong. Ya tadi saat Himchan pulang ia sedang sendirian dirumah dan saat Himchan akan pergi lagi ia merengek ingin ikut akhirnya Himchan pun membawa adik kesayangannya itu.
"Ehh bukannya itu Jongup Hyung?" gumam Junhong karena melihat seseorang yang mirip dengan Jongup sedang menaiki lift."kurasa bukan." Junhong mangangkat bahu dan langsung membalikkan badannya dan menatap para hyungnya."hyung aku lapar~~~"
"Ohh jinjja?" Himchan melihat arlojinya dan jam sudah menunjukan untuk waktunya makan malam."kalau begitu ayo kita makan."
.
Sementara itu udara makin dingin saja ditempat Daehyun dan Youngjae berada."Daehyun-ah kita pulang saja nde?" bujuk Youngjae. Ya sedari tadi Youngjae mengajak Daehyun untuk pulang, karena melihat pacar barunya itu kedinginan walau pun ia sudah memakai mantel dan menyalakan api unggun pula, tapi Daehyun tetep keukeuh tidak ingin pulang."atau setidaknya kita diam divilla saja?" Daehyun menggeleng lagi membuat Youngjae jengkel saja.
"Aku kan sudah bilang, aku akan mengajakmu kemari pada malam hari."
"Aku tidak apa-apa. Dan aku tidak ingin kau sakit lagi."
"Kau tinggal membuatkan bubur untukku."
Youngjae mengernyit."bukankah bubur buatanku tidak enak?"
"Ani. Bubur buatanmu sangat lah enak."
"Lalu kenapa waktu itu kau bilang tidak enak?"
"Eyy aku hanya bercanda saat itu."
"Mwo?!"
"Hei aku hanya tidak ingin kau cepat-cepat pergi dari rumahku." Daehyun berkata dengan cepat karena melihat Youngjae yang akan memukulnya. Youngjae jadi tersipu.
"Hah aku lapar..." Youngjae mengalihkan pembicaraan.
"Kau ingin makan apa? Sosis bakar, ayam bakar, atau ramen?"
"Ramen." jawab Youngjae mantap.
"Oke, ayo kita memasak ramen."
Setelah beberapa menit pun ramen sudah tersaji dan mereka menyantapnya dengan nikmat. Setelah selesai tiba-tiba Youngjae teringat sesuatu.
"Oh iya. Daehyun-ah kenapa kau dan Baekhyun hyung memiliki marga yang berbeda?" nah ini adalah pertanyaan yang tidak dijawab oleh Baekhyun saat ia pertama kali berkenalan dengan Baekhyun dulu.
"Hmm kau ingin tahu?" Youngjae mengangguk mantap."poppo~~" Daehyun memanyunkan bibir seksinya, dan itu membuat Youngjae merona.
Tapi itu juga membuat Youngjae memukul kepala Daehyun."yak, apa apaan kau ini." Youngjae pun memalingkan wajahnya dan memegang pipinya yang memanas.
"Ya sudah aku tidak akan bercerita." Daehyun memanyunkan bibirnya lagi dan pura-pura ngambek. Youngjae pun secepat kilat mencium bibir Daehyun dan memalingkan wajahnya kembali. Dan akhirnya Daehyhun tersenyum lebar."apa-apan itu! Tidak terasa sama sekali."
Youngjae menggeram dan langsung membentak Daehyun."Ya sudah kalau tidak ingin bercerita." Youngjae pun beranjak pergi dari tempatnya dan langsung berdiri ditepi jembatan. Daehyun tersenyum misterius dan langsung menghampiri Youngjae dan memeluk Youngjae dibelakang. Youngjae jadi menegang. Daehyun berbisik ditelinga Youngjae."aku hanya bercanda Baby, oke aku akan menceritakannya."
Youngjae tersenyum dan langsung berbalik untuk manghadap Daehyun dan saat itu juga Youngjae langsung mencium Daehyun lagi dengan sangat sangat dalam dibibirnya walaupun hanya beberap detik saja mampu membuat hati Daehyun jadi berdebar. Youngjae pun langsung memeluk Daehyun dan menyembunyikan wajahnya yang merona didada Daehyun. Daehyun tersenyum juga dan balas memeluk Youngjae tak kalah eratnya."bagaimana kalau aku bercerita didalam tenda saja. Disini sudah sangat dingin. Youngjae pun mengangguk.
Mereka masuk kedalam tenda dan berbaring saling berhadapan selimut tebal menutupi mereka berdua sampai pundak. Daehyun pun memulai ceritanya.
"Jadi..."
.
.
.
.
.
.
TBC✌😂💗🐰
SAM kambek SAM kambek! Yooohoooo~~ adakah yang nunggu nihh FF? SAM harap ada^^,
Oh iyah pertama-tama,
🙏Selamat Hari Raya Idul Fitri🙏
Minal aidzin wal faizin😘~ mohon maaf lahir dan batin🙏🙇, maaf kan SAM jika SAM punya salah dalam hal penulisan dan lainnya yahh Reader-nim😁😂 hehehe...
Oke deh sebelumnya mungkin, para pembaca disini ada yang belum tau kalau saya ingin dipanggilnya SAM yah~ hehehe, panggil aku SAM yahh Reader-nim *wink*
Tapi Reader-nim SAM gak 'PD' nihh untuk nge-up chapter berikutnya, ceritanya amat NGAWUR huweeee. Isi pikiran sangat jauh beda nihh saat akan dituangkan kedalam tulisannya Hiks, udah mah dichap 12 ini teh, sebenernya adegan pas waktu Dae nembak Jae seharusnya gak begituuuu Hiks, waktu nulis pertama kalinya tu adegan gak ke SAVE sama SAM huweee(padahal tu adegan lebih bagus lho, walaupun beda dikit), SAM nangis hayoo waktu itu gak save, asli SAM nangis, tengah malem lagi itu teh, terus lebih parahnya lagi SAM sekarang lagi dapet "WB" nihhh terhadap nih FF. maaf kan SAM :"( taukan istilah "Writer's Block", SAM lagi dapet nihh. So kalo SAM Upnya lama tak apa kan Reader-nim*BOW*. MIAN SAM malah curhattt. Ehh iyahh satu hal lagi, udah tau kan siapa adik tirinya Daehyun? Yap, Jung Hoseok :D
Dannn Sequel My Sweet(again) udah ada nihh^^ bagi yang menunggu, judulnya "Believe", dibaca yah Reader-nim *BOW*, udah SAM Up juga barusan^^ bareng yang lainnya
Dan terus, selama bulan JUNI ini SAM tiap minggunya akan nge-publish FF Daejae yang oneshoot yeyyy~ "special menuju ulang tahun pacar aku(?) Jung Daehyun^^ hehehe" bentar lagi kan kan kan?*_*
Sebelumnya makasih sama yang udah Read, Review, Favorite and Follow FF SAM yang 'DaejaeDaejae', kamsahamnida*BOW*
Thanks For Review :
/jungyoungjae/guest:Sooya/daejaeeeee/guest:Damchu14/
Entahlah, SAM lagi mikir-mikir nihh buat bikin Sequelnya^^, karena gak tau kenapa setiap ada yang minta Sequel, pasti SAM inginnya bikin(karena SAM baik hati mungkin yah/plakk/ hehehe), jadi lagi SAM usahain yahh untuk bikin sequellnya ditunggu ajja yah~^^
Oke deh A-yo! Kita bales Review^^
yjae :
aarrggggghhhh~ kenapa si thor suka bgt bikin org penasaran?
:
emang SAM suka bangetz bikin para Reader penasaran hehehe. Itukan yang membuat cerita lebih menarik^^ wkwkwkkk. Makasih udah Review^^;*.
Guest : Sooya :
Aq yakin daehyun pasti nyium youngjae ,bakalan nunggu habis lebaran donk athornim ,dan daejae akan membuat adegan apa yaa sampek ngebatalin puasa hahahaha .
:
Hahaha iya lah udah pasti hehehe~. Makasih udah mau nunggu sampe sekarang, terhura deh :"D. sebenernya sihh gak terlalu gimanaaa gitukan adegannya? Jadiii entah itu bisa ngebatalin puasa gak tau nggak wkwkkk XD. Makasih udah Review^^;*.
Guest : jung rae gun :
tbc nyya selalu tidak tepat kaak-_-
:
Hehehe mian Jung rae gun-ssi kalau tbcnya gak tepat, yang bikin penasaran lebih baguskan kkkk. Makasih udah Review^^;*.
Kwonie18 :
Itu daehyun yg dicium harus youngjae pokoknya ga mau tau wkwk. Btw jadi ibu tiri daehyun itu jahat? Terus adik tirinya daehyun jahat jg ga? Mulai ngebingungin nih wkwk mulai ada konflik di chapter selanjutnya sepertinya. Ditunggu next chapt nya abis lebaran wkwk
Bales my sweet nih hehe. Ku percayakan ceritanya padamu hehe. Pokoknya harus yg so sweet hehe
:
Iyah aku juga gak mau tau!(padahal udah tau wkwkwk). Iyah jahatttt, gak tau tah nanti aku Tanya dulu deh sama Hoseoknya/plak/ hehehe. Iyah permasalan mulai naik nih dari permukaan(?) wkwkwk, iyah konflik2 pun akan berdatangan satu per satu^^. Makasih udah mau nunggu sampe sekarang, terhura deh:"D
Udah ada nih sequelnya judulnya 'Believe'^^, maaf kalau ceritanya kurang Sweet:), dibaca yahh~^^. Makasih udah Review^^;*.
Makasih sama yang udah berkunjung ke nih FF^^
RnR again Juseyoooo~~
Senang Anda menikmatinya^^
© SAM or Daejae24 2018
See You Next Time^^ pai pai~~~
