Chapter 12

.

.

.

.

.

Naruto Ootsutsuki

.

.

.

By : Ootsutsuki Al ™

Disclaimer : Naruto ® Masashi Kishimoto

Rate : T (Mungkin bisa berubah)

Genre : Adventure, -?, -?

Pair : Naruto x ?

Warning : Miss Typo, Alur Gaje, OOC, Gaje, ide pasaran (maybe), Strong!Naru, SemiCannon!, Hyoton!Naru, Alive MinaKushi ..Etc

Don't Like Don't Read ..

.

.

.

Summary : Dia yang sedikit demi sedikit mulai mengetahui kebenaran tentang jati dirinya, apa yang akan dia lakukan jika sudah mengetahui semua kebenaran tentang dirinya ?.

.

.

.

Chapter 12

.

.

.

Di sebuah jalan setapak, di perbatasan Hi No Kuni, dua sosok berjubah hitam dengan aksen awan merah tengah berjalan menuju ke arah desa terkuat di negara Hi yaitu Konohagakure No Sato.

"Ne nampaknya kau senang karena bisa melihat kampung halamanmu Itachi".Ucap seseorang berkulit biru, dengan muka sepeeti hiu, dan membawa sebuah pedang besar yang di perban dibelakang punggungnya.

"Hn, kau terlalu banyak bicara, Kisame".Balas orang yang dipanggil Itachi tadi.

Ya mereka berdua adalah anggota Akatsuki, sekaligus Missing - Nin Rank - S, yang berasal dari desa yang berbeda, Itachi atau lebih tepatnya Uchiha Itachi berasal dari desa tujuan mereka saat ini yaitu Konohagakure, sedangkan Hoshigaki Kisame berasal dari Kirigakure.

Tap .. Tap ..

"Nampaknya kita kedatangan musuh yang tak terduga eh".Ucap Kisame sambil mengambil pedang yang berada dipunggungnya, saat melihat dua orang berpakaian serba putih menghalangi jalan mereka berdua.

"Hati - hati Kisame, mereka bukan orang sembarangan".Ucap Itachi datar sambil menatap kearah dua orang tersebut dengan mata merah tiga tomoe nya itu.

"Sharingan eh?".Ucap seseorang yang memiliki badan agak kecil didepan mereka dengan pandangan tertarik.

Trankk ..

Tiba - tiba saja, Kisame maju dan mencoba menebaskan pedang kebanggaannya kepada orang misterius yang tadi berbicara, namun nampaknya serangan tersebut gagal dan ditahan dengan mudah oleh pria berbadan besar disamping pria berbadan kecil tersebut menggunakan pedang yang terbuat dari sinar merah yang berasal dari punggungnya.

"Siapa, dan apa mau kalian?".Tanya Itachi dengan datar.

"Kami adalah orang yang akan menguasai dunia".Balas orang tersebut.

Kening Itachi berkerut bingung mendengar jawaban dari pria misterius didepan nya.

"Apa maksudmu?".Meskipun pertanyaan Itachi terdengar datar namun terdapat sebuah rasa penasaran didalam pertanyaan tersebut.

"Kau tidak perlu tahu, ayo kita pergi dari sini Kinshiki".Balas orang tersebut.

"Ha'i Momoshiki - sama"

Keduanya lalu menghilang dengan menciptakan lubang hitam atau biasa di sebut Black Hole disamping mereka.

Mata Itachi menyipit tajam, "Mereka berbahaya".Guman nya pelan.

"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita Kisame".Lanjut Itachi datar, meskipun kini pemikiran nya sedang kalut memikirkan siapa dan apa sebenarnya tujuan dua orang misterius tadi.

.

.

.

.

.

.

.

Konoha, Hokage Office ..

Terlihat diruangan Hokage terdapat beberapa orang penting, seperti Sandaime Hokage Hiruzen Sarutobi, Yondaime Hokage Minato Namikaze, Jiraiya No Gamma Sannin, dan juga Hiashi Hyuuga.

"Jadi ada keperluan apa kau kesini Hiashi?".Tanya Hiruzen sambil menghisap pipa rokoknya.

"Saya ingin menyampaikan sebuah berita yang sangat penting, jadi bisa hanya kita ber - empat yang mengetahui ini?".Pinta Hiashi dengan mimik muka yang menunjukan keseriusan.

Hiruzen yang mengerti maksud Hiashi langsung menyuruh para Anbu yang berjaga di ruangan tersebut untuk keluar terlebih dahulu menggunakan kode tangan nya, lalu dia menyuruh Jiraiya untuk membuat Kekkai.

"Jadi?".Kali ini bukan Hiruzen yang bertanya melainkan sang Yondaime Hokage Namikaze Minato.

Hiashi menghela nafas pelan.

"Aku mendapat kabar yang menyatakan bahwa ada dua orang misterius yang meratakan Takigakure semalam, dan membunuh Jinchuriku ekor 7, Nanabi".

"A-apa?"

Ketiganya tersentak kaget, bagaimana mungkin dua orang bisa meratakan sebuah desa walaupun desa tersebut kecil akan tetapi mustahil jika diratakan oleh dua orang dalam waktu semalam, apalagi di sana terdapat seorang Jinchuriki ekor 7, yang katanya sudah sedikit mampu mengendalikan Bijuu nya.

"K-kau serius Hiashi?".Minato berucap dengan terbata, karena tidak mempercayai informasi yang menurutnya mustahil itu.

Hiashi mengangguk sebagai jawaban.

"Dan menurut saksi mata, salah satu dari kedua orang tersebut menyerap chakra Nanabi dengan tangan nya".Lanjut Hiashi menjelakan.

Ketiga orang tersebut kembali membulatkan mata karena kaget, bukan karena apa - apa tapi informasi yang diterima mereka saat ini sangat tidak bisa dipercaya, bayangkan saja dua orang meratakan satu desa dalam satu malam dan juga mengalahkan Jinchuriki Nanabi dan salah seorang dari dua orang tersebut mengambil chakra Nanabi dengan mudah hingga Jinchurikinya meninggal.

"Kita harus memperketat keamanan desa, bisa saja mereka datang ke Konoha untuk menangkap Menma, karena dia Jinchuriki Kyuubi, apalagi saat ini kita sedang mengadakan Ujian Chunin, sehingga mereka akan mudah masuk kedalam desa".Ucap Minato serius.

"Aku setuju dengan saranmu Minato".Balas Hiruzen, dan Jiraiya juga sangat mendukung dengan keputusan tersebut.

"Terima kasih atas informasinya Hiashi, boleh kutahu darimana kau mendapatkan informasi sepenting itu?".Tanya Hiruzen menyelidik.

Hiashi kemudian menceritakan bahwa ada anggota klan Hyuuga yang dikirim ke Takigakure untuk melakukan misi, dan beruntungnya dia sampai di Konoha dengan keadaan selamat semalam, meski keadaan nya sekarat sekarang, dan dia menyuruh Inoichi untuk memasuki pikiran anggota klan nya tersebut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Minato memijit pelipisnya, informasi yang diterimanya kali ini benar - benar membuat fikiran nya kalang kabut.

"Ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan".Ucap Hiashi dan otomatis membuaf ketiga pasang mata kembali menatapnya serius.

"Apa itu?".Tanya ketiganya serentak.

"Seorang Jounin dari klan Hyuuga melihat puluhan bahkan ratusan shinobi ber Hittai - atte Otogakure di sebelah selatan perbatasan Konoha".Jelas Hiashi.

Mata ketiganya membulat sempurna karena kaget, belum selesai masalah tentang dua orang misterius yang membunuh Jinchuriki Nanabi, sekarang datang lagi masalah baru.

"Tunggu dulu, bukan kah Otogakure itu dipimpin oleh .."

"Ya kau benar Minato .."

".. Orochimaru".

.

.

.

.

.

.

In Death Forest ..

"Dobe ?".Panggil Sasuke tanpa menoleh kearah Naruto yang kini sedang berbaring memandang langit.

"Hmm".Sahut Naruto malas.

"Sebenarnya siapa Orochimaru itu?".Tanya Sasuke datar.

Naruto langsung bangun dari acara berbaringnya, kemudian duduk bersila dan menatap Sasuke.

"Orochimaru merupakan salah satu dari Tiga legendaris Sannin Konoha, dia merupakan murid dari Sandaime Hokage, bersama kedua rekan team nya dulu Jiraiya dan Senju Tsunade, Orochimaru berhasil mengalahkan pemimpin desa Amegakure, Hanzo si Salamander, setidaknya itu yang pernah kubaca dari buku di perpustakaan Konoha".Jelas Naruto yang kemudian kembali berbaring memandang langit.

"Naruto - kun ?!".Panggil satu - satunya perempuan di dalam team 11.

"Ada apa ?".Balas Naruto tanpa mengalihkan pandangan nya dari langit cerah.

"U-umm A-ano ?".Yui berujar dengan gugup.

Naruto mengernyitkan alisnya bingung dengan nada bicara Yui, kemudian mengalihkan pandangan nya kearah Yui yang kini tengah memandangnya.

"Kau ini kenapa?".Tanya Naruto bingung.

Sedangkan Sasuke hanya memutar mata nya bosan.

'Satu perempuan kasmaran, dan satu lagi orang idiot yang tidak peka, oh ayolahh'.Batin Sasuke.

Bletakk ..

"Ittai".Erang Sasuke kemudian memandang sang pelaku yang tak lain adalah Yui dengan tajam.

"Kau memikirkan apa ne Sasuke - kunn ~".Sebelum Sasuke memprotes apa yang dilakukan Yui, dirinya terlebih dahulu diberi pertanyaan oleh Yui dengan nada yang terdengar sing a song.

"A-aha tidak".Jawab Sasuke dengan keringat dingin yang mulai keluar disamping wajahnya.

'Sial aku lupa dia punya kemampuan 'unik'.Umpat batin Sasuke.

Sedangkan Naruto hanya tertawa pelan, nampaknya dia tau kenapa Yui menjitak Sasuke.

"Makan nya jika kau dekat dengan paranormal ini jangan berfikiran yang tidak - tidak teme ahaha - ittai ittai~".Tawa senang Naruto berubah menjadi erangan kesakitan saat Yui menjewer telinganya.

"Kau tadi memanggilku apa Naruto - kun~".Dan nampaknya ucapan Yui yang terdengar manis itu bagaikan lagu kematian ditelinga Naruto.

"S-sebaiknya kita lanjutkan perjalanan, karena hari sudah mulai sore".Ucap Naruto gugup mencoba keluar dari situasi yang membahayakan nya ini.

"Hmmmpph baiklah ayo !".Yui pun melepaskan jeweran nya kemudian mendengus lalu menyilangkan lengan nya didepan dada.

Naruto pun bernafas lega, kemudian dia alihkan pandangan nya kearah Sasuke yang kini tengah membereskan peralatan Ninja mereka.

Mata Naruto memicing saat melihat sesuatu yang janggal pada 'benda' yang akan dimasukan Sasuke ke kantung Ninja nya.

Dengan sigap Naruto menahan lengan Sasuke agar berhenti melalukan kegiatan nya, lalu merebut secara paksa 'benda' mencurigakan tersebut.

Mata Naruto membulat melihat 'benda' yang baru direbutnya dari Sasuke, begitu pula Yui, Naruto dan Yui kemudian menatap Sasuke dengan pandangan tidak percaya.

Sedangkan Sasuke hanya mengangkat alis nya pertanda bingung.

"Apa?".Tanya nya.

"K-kau, APA - APAAN KAU MEMBAWA KOTAK MAKE UP, KITA INI SEDANG UJIAN CHUNIN TEMEE !".Teriak Naruto sambil menunjuk nunjuk 'benda' yang diambilnya dari Sasuke tadi dengan kesal yang ternyata adalah kotak Make Up warna pink.

"I-itu tidak seperti yang kalian pikirkan".Ucap Sasuke gugup saat melihat kotak Make Up ditangan Naruto.

"Apa jangan - jangan kau ini banci Sasuke ?, masuk akal juga karena kau sama sekali tidak terlihat tertarik dengan perempuan, bahkan banyak perempuan yang mengejarmu dan kau hanya menghiraukan nya, hmm".Celetuk Yui sambil memegang dagunya seperti detektif.

"Dan kau membawa kotak Make Up ini untuk berdandan lalu menggoda Naruto - kun nanti malam".Lanjut Yui.

Wajah Naruto memucat, dirinya membayangkan jika Sasuke memakai Make Up dan jadi gadis cantik, lalu menggodanya, lalu saat dirinya lengah Sasuke menculiknya dan merape nya.

Entah kenapa Naruto memegang lubang pantatnya, seakan melindungi bagian tersebut yang entah mengapa terasa ngilu karena membayangkan hal yang tidak - tidak.

Kembali terlintas diotaknya saat dimana Sasuke nanti merape nya dan dan-

"T-TIDAKKKK !".

.

.

.

.

.

.

"Jadi seperti itu .."

Yah setelah kejadian tidak terduga tadi, Sasuke kemudian menjelaskan bahwa kotak Make Up tersebut merupakan wadah racun yang ia buat dari hasil percobaan nya.

"Lalu?".Naruto bertanya dengan nada yang sulit diartikan kepada Sasuke.

Sasuke dan Yui hanya mengangkat alis bingung.

"Lalu apa?"

"Lalu, KENAPA KAU PAKAI KOTAK MAKE UP UNTUK WADAH RACUN TEMEE !".Teriak Naruto dengan wajah dongkol.

Sasuke memalingkan mukannya yang sedikit memerah karena kesalahan nya sembarangan mengambil wadah untuk racun nya itu.

"U-urusai, itu bukan urusan mu dobe !".Balas Sasuke terdengar gugup.

Sedangkan Yui hanya tersenyum maklum atas pertengkaran kedua reka se team nya ini.

"Sebaiknya kita lanjutkan perjalanan, menara tinggal satu kilometer lagi dari sini, kita harus sampai disana sebelum malam tiba".Ucap Naruto sambil memandang matahari yang kini mulai condong ke barat.

"Ayo".

.

.

.

.

.

.

In Another Place ..

Terlihat disebuah padang rumput yang lumayan luas, seseorang berambut putih dan memakai jubah dengan aksen awan merah sedang duduk disebuah batu besar disana, disampingnya terdapat seseorang yang menggunakan jubah yang sama dan memakai topeng lolipop warna orange.

"Sebenarnya apa tujuanmu dengan membangun organisasi Akatsuki Madara?".Tanya seseorang berambut putih tersebut kepada orang yang memakai topeng lolipop.

"Hn, aku akan mencipatakan dunia yang penuh kedamaian, Toneri".Balasnya sambil memandang langit.

"Kedamaian dalam ilusi maksudmu?".Ucap Toneri terdengar meremehkan.

Sedangkan 'Madara' yang berada disampingnya terlihat kaget.

'Bagaimana dia bisa tahu, proyek Mugen Tsuki No Me'.Batin nya bertanya - tanya.

"Kau tau, percuma menikmati sebuah kedamaian jika kedamaian tersebut hanya ilusi semata".Toneri kembali berucap dengan santai, tanpa mempedulikan orang disampingnya yang mulai bersiaga.

"Darimana kau tahu semua itu, Toneri?!".Tanya 'Madara' dingin.

Toneri terkekeh pelan.

"Itu tidak penting, pikirkan lah lagi tujuanmu untuk membuat dunia ilusi itu, karena yang namanya ilusi dan kenyataan itu berbeda, Madara".Ucap Toneri kemudia menghilang darisana meniggalkan 'Madara' sendirian disana.

'Madara' nampak mendongkakan kepalanya menatap langit.

'Apa keputusanku ini salah, Rin?'.Batin nya sendu.

.

.

.

.

.

.

.

Skip Time ..

Saat ini beberapa Team yang lolos dalam Ujian chunin tahap ke dua sedang berbaris dihadapan Hokage.

Minato yang melihat Menma lolos dari tahap ke dua pun tersenyum kecil.

Minato mengedarkan pandangan nya untuk melihat peserta yang lolos, dan dirinya harus tersentak kaget saat melihat Naruto dan team nya lolos.

Ada perasaan senang, bangga juga sedih saat Minato melihat Naruto, kemudian tersenyum kecut.

Tap .. Tap ..

Muncul seorang Jounin yang mempunyai rambut cokelat, memakai Hittai - atte dengan kain yang seperti menutup kepalanya.

"Ehhmm, baiklah karena ujian chunin ini kelebihan peserta, maka akan diadakan pertandingan satu lawan satu, jika ada diantara kalian yang merasa tidak akan sanggup, kalian bisa mengundurka diri".Ucap sang Jounin yang bernama Hayate Gekko itu.

Tiba - tiba satu orang dari peserta yang mempunyai rambut putih dikuncir dan memakai kacamata bulat mengangkat tangan kanan nya.

"Aku mengundurkan diri".Ucapnya.

"Hmm, Kabuto Yakushi dari Konohagakure?, baiklah silahkan keluar".Ucap Hayate.

Tak lama kemudian Kabuto mulai melangkahkan kakinya keluar arena pertandingan.

"Apakah masih ada yang ingin mengundurkan diri lagi?".Tanya Hayate lagi memastikan.

"Baiklah aku rasa tidak".Lanjutnya saat melihat semua peserta diam saja.

"Pertama - tama akan kujelaskan sistem pertandingan ini, disini kalian akan bertarung satu lawan satu, dan lawan kalian akan di acak, lawan kalian ditentukan dipapan elektrik itu".Jelas Hayate sambil menunjuk sebuah papan eleltrik yang lumayan besar.

"Ada pertanyaan?..".Tanya Hayate, melihat semua peserta diam saja kemudian dia melanjutkan.

"Baiklah kalau begitu mari kita mulai pertandingan pertama ..".Ucap Hayate sambil melihat ke arah papan elektrik yang sedang mengacak nama peserta.

".. Uchiha Sasuke melawan Inuzuka Kiba, untuk peserta yang lain harap meninggalkan area pertandingan".Lanjut Hayate.

"Heh, hanya anak manja Uchiha".Ucap Kiba meremehkan, sedangkan Sasuke hanya diam sambil menatap datar Kiba.

"Baiklah, Hajime !".Ucap Hayate memulai pertandingan.

Kiba langsung melesat bersama Akamaru kearah Sasuke yang terlihat diam saja ditempatnya.

Kiba melakukan serangan berupa Taijutsu Khas klan Inuzuka, sedangkan Sasuke hanya menghindarinya dengan gerakan simpel.

Kesal karena tidak ada satupun serangan yang mengenai Sasuke, Kiba melompat mundur kebelakang.

"Ayo, Akama-"

Duuakkhh .. Blaarrr ..

Belum sempat Kiba menyelesaikan ucapan nya, dirinya sudah terlebih dahulu terlempar kebelakang dan menabrak dinding pertandingan karena tendangan keras Sasuke.

"Kau terlalu banyak bicara".Ucap Sasuke datar.

.

.

.

.

"Sasuke nampaknya ingin cepat cepat selesai, anak anjing itu terlalu meremehkan nya".Komentar Naruto sambil melihat kearah Kiba yang kini sedang beradu Taijutsu dengan Sasuke.

"Hmm, Sasuke tidak serius sama sekali".Komen Yui.

Sedangkan peserta yang lain hanya diam sambil melihat kearah pertandingan, yang kini terlihat berat sebelah.

.

.

.

.

"Gatsuga"

Kiba berputar layaknya bor dan melaju cepat kearah Sasuke, dengan cepat Sasuke merangkai heandseal.

"Katon : Gokakyou No Jutsu"

Dengan cepat Sasuke menyemburkan bola api kearah Kiba yang berputar, namun dirinya dikagetkan dengan bola api nya yang tiba - tiba terbelah dan memunculkan kiba yang masih berputar cepat mash melaju kearahnya.

'Sial'.Umpat Sasuke dalam Hati.

Dengan cepat dirinya megambil Shuriken dan Kunai yang sengaja dia pasangkan kawat baja.

Stab .. Stab ..

Melemparkan dua kunai nya kesembarang arah, kemudian melemparkan Shuriken nya kearah Kiba.

Trankk .. Trankk ..

Mata Sasuke membulat, shuriken yang dilemparkan nya terpental begitu saja karena cepatnya Kiba berputar.

Blarrr ...

.

.

.

.

.

.

"Nampaknya sudah berakhir".Komen Jounin pembimbing Team 8 yang tak lain adalah Kurenai Yuhi.

"Kurasa tidak".Balas Kakashi yang matanya terus menatap antusias ke arah kepulan debu yang dihasilkan serangan Kiba barusan.

"Apa maksudmu Kakashi, jelas - jelas dia -".Ucapan Kurenai terhenti saat matanya menangkap lawan muridnya sedang berdiri dibelakang Kiba yang terlihat terengah engah.

"Apa yang terjadi?".Tanya nya pelan.

.

.

.

.

.

"Kau menyerah Inuzuka?".Tanya Sasuke yang kini tengah menempelkan Kunainya kearah leher belakang Kiba.

"Ba-bagaimana bisa?".Kiba bertanya dengan wajah terkejut.

"Heh, jangan lupakan bahwa aku ini seorang Uchiha".Balas Sasuke datar.

Mata Kiba membulat, dirinya kembali teringat, saat dirinya berputar dan akan menabrak Sasuke, mata Sasuke dengan cepat berubah menjadi merah tiga tomoe, dan dengan mudah Sasuke menghindari nya dan langsung menodongkan kunainya kebelakang lehernya, semua berlalu begitu cepat, dirinya bahkan sempat blank untuk sesaat karena menabrak tembok pertandingan.

Dukk ..

Sasuke memukul tengkuk Kiba dan membuatnya pingsan.

"Kau terlalu lama berfikir".Ucapnya, lalu mulai berjalan kearah balkon tempat peserta lain menunggu, menghiraukan beberapa pasang mata yang menatapnya tertarik.

Hayate tersenyun kecil melihat muridnya mengalahkan lawan nya dengan mudah.

"Baiklah, karena Inuzuka Kiba tidak bisa melanjutkan pertandingan, pemenangnya adalah Uchiha Sasuke".Ucap Hayate.

"Pertandingan selanjutnya adalahh ...".Ucap Hayate menggantung karena menunggu papan elektrik berhenti mengacak nama peserta.

"Sabaku No Gaara melawan Rock Lee"

.

.

.

.

.

.

Skip Time ..

Pertandingan saat ini sudah mencapai tahap akhir, tinggal beberapa peserta yang belum bertanding.

"Baiklah, pertandingan selanjutnya adalah Rei Senju melawan Naruto".Ucap Hayate, dirinya sengaja tidak menyebutkan marga Namikaze maupun Uzumaki karena dirinya tau Naruto pasti tidak akan suka.

"Heh, kalahkan si lemah itu Rei, dia tidak ada apa - apanya dengan mu".Ucap Menma, dirinya telah bertanding dengan Gennin dari Kirigakure, dan hasilnya dialah pemenangnya.

"Tentu saja Menma, dia akan merasakan kekuatan seorang Senju".Balas Rei menyeringai kemudian dia turun kearah pertandingan dan melihat kearah Naruto yang sedang berjalan santai menuruni tangga.

"Cepatlah sedikit, kau membuang buang waktuku saja, cih".Ucap Rei dengan nada yang mengejek.

Sedangkan Naruto sama sekali tidak terpengaruh ejekan yang dilontarkan padanya, dirinya malah menguap bosan.

"Kau berisik sekali seperti perempuan".Ucap Naruto sambil menatap malas Rei.

Rei terlihat menggeram marah, kemudian dia menatap Hayate.

"Wasit, cepat mulai pertandingan nya, aku sudah tidak sabar ingin menghajarnya".Ucap atau lebih tepatnya perintah Rei.

Hayate menghela nafas melihat sifat arogan milik Rei.

'Senju yang seperti Uchiha eh?'Batin nya.

"Baiklah, Hajime".Ucap Hayate memulai pertandingan untuk kesekian kalinya.

Rei langsung melesat kearah Naruto dan langsung melesatkan pukulan kearah wajah Naruto, namun dengan sigap Naruto memiringkan kepalanya kesamping sehingga pukulan Rei hanya mengenai udara kosong.

Duaakkhh ..

Dengan cepat Naruto memukul perut Rei hingga membuatnya sedikit mundur kebelakang, tak sampai disitu Naruto kembali melesatkan tendangan kearah Rei namun dengan mudah ditahan menggunakan tangan kirinya, adu Taijutsu diantara keduanya pun tak terelakan.

Semua penonton nampak terdiam melihat pertandingan, nampaknya mereka terkesima melihat pertandingan antara dua orang berbeda latar belakang tersebut.

"Suiton : Teppoudama"

Rei mengeluarkan tembakan bola air dari mulutnya, dan langsung mengarah kearah Naruto dengan kecepatan tinggi.

Naruto tersenyum kecil.

'Saatnya pertunjukan'.Batin Naruto senang.

"Fuuton No Yoroi"

Wushhh ...

Splasshh .. Splasshh ..

Mata semua orang membulat sempurna, melihat bagaimana bola - bola air Rei hancur beberapa centi sebelum mengenai Naruto.

"A-apa itu?"

"B-bagaimana mungkin?"

Tanggapan dari beberapa peserta dan juga Jounin pembimbing muncul, sedangkan di tempat Hokage, tak jauh beda dari yang lain, Minato beserta Hiruzen pun tak kalah terkejutnya.

"Apa itu jurus Naruto - kun?".Tanya Hiuzen entah pada siapa, namun matanya masih terus terfokus kearah Naruto, dan matanya memicing melihat semilir angin yang berada disekitar Naruto, menggoyangkan rambut dan juga pakaian nya.

Mata Hiruzen membulat.

'Jangan - jangan dia melapisi dirinya dengan chakra yang diubah menjadi elemen angin miliknya, dengan kata lain dia mempunyai armor yang terbuat dari angin..'.Batin Hiruzen terkesima.

'.. Benar benar seorang jenius'.Lanjut batin nya kagum.

.

.

.

.

.

.

"B-bgaimana bisa?".Rei berucap dengan nada tidak percaya.

Matanya membulat ketika melihat Naruto menghilang dari tempatnya meninggalkan kepulan debu.

Duakkhh ..

Belum sempat melakukan apapun, Rei terlempar kebelakang karena tendangan dari Naruto yang tiba - tiba muncul didepan nya.

Duakkhh ..

Rei kembali terlempar namun kali ini kedepan, saat Natuto muncul dibelakangnya dan menendang punggungnya dengan keras.

Blarr ..

Rei menabrak tembok pembatas hingga retak.

"Uhuk uhuk".Rei terbatuk dan mengeluarkan darah dari hidungnya.

'Kuso, dia cepat sekali'.Batin nya kesal.

Rei mencoba bangun meski tertatih.

"Halo?"

Mata Rei membulat melihat Naruto kini sudah ada didepan nya, belum sempat melakukan apapun dirinya terlebih dahulu merasakan sakit dibagian ulu hatinya yang saat ini di pukul Naruto.

"Oheekk".Rei memuntahkan darah segar, belum sampai disitu Naruto kembali melakukan Uppercut kearah Rei.

Duaagghh .. Bruukk ..

Rei pun jatuh pingsan tak sadarkan diri, dengan bibir dan hidung yang mengeluarkan darah.

Naruto menghel nafas kecewa, Fuuton No Yoroi nya sudah tidak aktif lagi.

'Hanya dilawan dengan Taijutsu saja sudah K.O'.Batin Naruto kecewa.

Sementara semua orang hanya terkejut melihat Rei bisa dikalahkan hanya menggunakan Taijutsu saja oleh Naruto.

Sadar dari keterkejutan nya, Hayate berdehem pelan.

"Ekhhemm, Baiklah pemenangnya adalah Naruto".Ucap Hayate sambil tersenyum ke arah muridnya itu.

.

.

.

.

.

Pertandingan kini sudah selesai, dan para peserta yang tadi memenangkan pertandingan kini tengah berbaris kembali ditengah tengah arena.

"Baiklah, selamat untuk kalian yang masuk ke Ujian Chunin tahap ke tiga, untuk pelaksanaannya akan dilakukan satu bulan lagi, jadi persiapkan diri kalian baik - baik, kalian akan diuji kemampuan individual kalian, artinya kalian akan kembali bertarung satu lawan satu di Ujian Chunin tahap ke tiga, untuk lawan masing - masing sudah kami undi, dan hasilnya adalah sebagai berikut ..

Hyuuga Neji vs Chouji

Fuuma Sasame vs Sakura Haruno

Uchiha Sasuke vs Sabaku Gaara

Sikhamaru Nara vs Temari

Kankuro vs Aburame Shino

Yuki Raiga vs Yui

Namikaze Menma vs Naruto .."

.

.

.

.

.

To Be Countinued ..

A/N: Yo minna - san, gomen telat muahaha, author sibuk sekali, pokoknya gomen, oke author ga suka basa - basi, gimna chap ini menurut kalian? tanggapan nya aja, mau kritik, saran, pujian bahkan flame pun bolehh.

Ini beberapa jawaban reviewnya :

Kyuufi No Kitsune : Oke saya beberkan aja, Ainiki Naru itu Toneri, dan tujuan nya masih samar samar :v, Kuchiyose? kan naru udah punya Hiryu.

Ay : oke tapi update nya aga lama ke nya, gomen :v.

Sora - san : masih belum terpikirkan :v karena author dilema.

Senju - nara shira :

iya bisa tidak

iya bisa tidak

bnr :v

gabung

udah

masih lama, kalau sekarang nanti kesan nya over power

belum terpikirkan :v

sekali

mereka disebutkan di chap ini kan

dibumi

iya bisa tidak

nanti kalau natu udah dewasa :v

terfikirkan :v

Sasu yang akan basmi Danzo pluss beberapa orang tak terduga maybe :v

masih samar samar :v

Arigatou .

: wahaha sama sama :v

kaila Wu : Momoshiki dan Kinshiki mereka adalah keturunan Ootsutsuki di film Boruto the movie.

Shizuka : yap Yahiko mash hidup.

sadayana : teuing kmha engke :v

shiko chan : wahaha biar ga mainstream :v

Uzukage menma : naruto ga bakal kembali, lemon tunggu arc shippuden :v

Sasu-kun Naru-chan or Naru-kun : kayaknya ngga, tapi ga tau liat aja kedepan nya.

Arigatou buat yang udah reviewnya :** :v

Gomen ga bisa bales satu satu,

Oh iya ada yang main coc? kalo ada invite pin bb author, ter author ping, kita buat clan :v, nih pin author 57FE6D3A atau bisa pm akun fanfiction ini.

Sekian dulu dah makash nih udah mau nunggu author ini.

salam damai

Ootsutsuki Al ..

.

.

.

.

.

.

Logout ..