MinYoon Oneshoot and drabble collection : Sugar

.

.

.

.

.

Park Jimin x Min Yoongi

.

.

.

MinYoon

.

.

.

.

Jika kita bertanya pada Jeon Jungkook, manis manis berarti jelly jelly kesukaannya, jika kita bertanya pada Min Yoongi, manis manis berarti cotton candy, dan jika kita bertanya pada Kim Seokjin, manis manis berarti coklat. Nah beda lagi kalau kita bertanya pada Kim Taehyung, manis manis berarti Jeon Jungkook, dan jika bagi Kim Namjoon, manis manis berarti Kim Seokjin, nah beda lagi jika kalian bertanya pada Park Jimin, karena jika kita bertanya pada manusia bantet ini, pasti begini jawabannya

"manis manis? Tentu saja sugar"

Itu yang akan dikatakan Jimin jika kita bertanya. Dan jawaban Jimin membuat Kim Taehyung selaku sahabat sehidup sematinya itu bertanya tanya. Dan jawaban Jimin adalah

"Tentu saja Sugar. Sugar itu gula kan artinya? Nama panggung Yoongi hyung itu suga dan diberi nama begitu karena dia manis seperti gula. Jadi kalau kau peka, sugar yang aku maksud tentu saja Yoongi hyung kesayanganku. Dasar pabbo"

Kira kita begitulah jawaban nyolot Jimin yang membuat Taehyung kesal. Tapi, kata kata Jimin ada benarnya juga, Taehyung mengakui itu dan semua sahabat sahabat serta orang terdekat mereka juga mengakui jika Yoongi itu manis. Contohnya, seperti kata Seokjin dan Jungkook yang suka berkumpul di café milik Seokjin bersama Yoongi.

Seokjin, Jungkook dan Yoongi sedang berkumpul di café milik Seokjin di lantai dua. Ruangan khusus yang biasanya di pakai Seokjin dan sahabat sahabatnya jika ingin berkumpul. Dari ruangan mereka, Seokjin masih bisa memperhatikan kerja semua karyawannya di bawah. Kegaitan berkumpul mereka ini biasanya dilakukan dua minggu sekali.

Apa?

Ah, kalian penasaran apa yang dilakukan mereka?

Ya biasanya mereka akan mengemil dan mengobrol atau menggosip artis artis atau membicaakan kekasih mereka atau terkadang pekerjaan mereka. Seperti sekarang, Seokjin sibuk berbicara dengan Jungkook tentang kakak sepupu Jungkook, Jeon Wonwoo dengan kekasihnya, Kim Mingyu

"Iya Jin hyung, Kookie juga bingung kenapa Wonwoo hyung mau sama Mingyu hitam" Kata Jungkook dengan polosnya. Seokjin tertawa mendengarnya.

"ya namanya juga cinta Kookie, memangnya kenapa Kookie mau sama Taehyung? Dia juga aneh kan" kata Seokjin. Jungkook hanya nyengir mendengarnya

"hehe soalnya taetae hyung tampan, baik dan sayang dengan Kookie" kata Jungkook malu malu. Seokjin terkekeh dan mereka melanjutkan obrolannya, dan obrolan mereka terhenti ketika Yoongi berbicara

"Jin hyungggg~~~ Cheese cakenya habissss, mau lagiiii" rengek Yoongi. Seokjin dan Jungkook berhenti mengobrol dan memandangi Yoongi. Mereka bengong melihat Yoongi yang menggemaskan, bahkan kali ini Jungkook yangultimate maknae dan menggemaskan mengakui hyung kesayangannya ini benar benar dalam keadaan yang benar benar menggemaskan.

Bagaimana tidak, di hadapan mereka, Yoongi yang mengenakan baju kodok, dengan rambut sewarna cotton candy kesukaan Yoongi dan bibir yang mengerucut dan pipi yang belepotan cream dari cheese cake kesukaannya, tengah memandang Seokjin dan Jungkook dengan tatapan memelas agar mendapatkan cheese cake lagi.

1

2

3

4

5

Akhirnya Seokjin dan Jungkook tersadar

"Aaaahhh kyeoptaaa" Seru mereka dan segera menghampiri Yoongi dan menyubiti pipi Yoongi yang mulai berisi.

.

.

.

.

Beda Jungkook dan Seokjin beda lagi Hoseok dan Namjoon.

Sudah tiga hari Hoseok, Namjoon dan Yoongi terjebak di dalam studio. Di tong sampah di pojok studio, sudah ada banyak tissue bekas dah bahkan sampai ada yang berserakan di sekitar tong sampah, jangan lupakan juga ada banyak sampah bekas makanan juga disana. Dan di dalam ruangan itu, ketiga makhluk hidup disana sibuk dengan pekerjaan mereka. Namjoon yang sibuk dengan musiknya, Yoongi yang memakan masker sibuk dengan kertas liriknya yang sudah penuh dengan coretan begitu juga dengan Hoseok. Suasana disana hening hingga

SSSRROOOTTTT

Hatchi hatchi

Suara orang bersin dan membuang ingus terdengar di ruangan sepi itu. Hoseok memandang Yoongi ngeri. Semua tissue di tong sampah sebagian besar adalah milik Yoongi. Lebih tepatnya bekas Yoongi. Sudah dua hari dari tiga hari mereka terjebak di dalam studio, Yoongi mulai terkena flu. Kepalanya pusing dan hidungnya tidak berhenti mengeluarkan ingus.

"Namjoooonnnn~~" panggil Yoongi

SSRROOOTTT

Terdengar lagi suara Yoongi menyedot ingusnya kali ini. Namjoon menoleh melihat Yoongi yang terlihat mengerikan. Pipi yang memerah dan masker di sekitar hidung dan mulutnya juga, mata sayu dan tampang yang mengenaskan

"ayo kita pulang sajaaaaa, deadlinenya kan masih 8 hari lagi, dan kita hanya tinggal finishing dan mengaransemen satu lagu" kata Yoongi. Ya Yoongi bisa saja kembali ke rumahnya dengan kekasihnya namun bagaimana juga dia harus minta izin dengan Namjoon atau paling tidak mereka bertiga harus kembali atau Seokjin akan mengamuk karena Namjoon memaksa Yoongi bekerja disaat sakit.

"Iya aku rasa kita harus pulang, dua atau tiga hari kita harus beristirahat juga. Apalagi keadaan Yoongi hyung sudah mengenaskan begitu" kata Hoseok memandang Yoongi dan juga tumpukkan tissue di pojok ruangan. Yoongi mengangguk dengan mata seperti anak anjing yang menggemaskan. Namjoon menghela nafas dan mengangguk.

"baiklah, kita pulang. Tiga hari lagi setelah flu Yoongi hyung sembuh kita kembali lagi kesini untuk evaluasi dan finishing" kata Namjoon. Hoseok tersenyum dan mengangguk. Yoongi membuka maskernya dan tersenyum lebar memamerkan gummy smilenya

"Jinjja? Assaaaaa.. Yoong mau tidur, mau peluk Jiminieee" kata Yoongi senang

"Gomawo Namjoonieeee, hosikiiii" kata Yoongi sambil tersenyum manis. Hoseok dan Namjoon hanya menggeleng dan terkekeh melihat Yoongi yang begitu menggemaskan

"kau menggemaskan sekali hyung" kata Namjoon

"Hyungggggg,, jadi kekasihku saja, kenapa kau menggemaskan sekali bahkan ketika kau lagi flu seperti itu" kata Hoseok

.

.

.

Beda Namjoon, Seokjin, Hoseok dan Jungkook yang baru kenal dengan Yoongi saat yoongi sudah berada di Seoul, beda lagi dengan Kim Taehyung. Taehyung bilang dia tidak bisa menceritakan apa apa dengan kemanisan dan keimutan seorang Min Yoongi. Bersahabat dengan Yoongi sejak mereka kecil di Daegu hingga di Seoul, Taehyung sudah kenyang dan kebal dengan Aegyo maupun kemanisan Min Yoongi. Namun dia masih mengakui jika Yoongi sama manisnya dengan kekasih kelincinya, Jeon Jungkook.

Beda teman teman Yoongi beda lagi kekasih Yoongi. Park Jimin. Jimin hanya terpaut dua tahun dengan Yoongi. Mereka sudah tinggal bersama sejak mereka menjadi sepasang kekasih sejak Yoongi berada di tingkat akhir dan Jimin berada di tingka dua perkuliahan. Awlanya, Yoongi tinggal dengan Taehyung di apartemen milik Taehyung, beda lagi dengan Jiminy tang memang tinggal di apartemennya sendiri. Setelah menjadi sepasang kekasih, Jimin meminta Yoongi untuk tinggal bersamanya. Dan Yoongi dengan polosnya mengiyakan keinginan Jimin. Dan akhirnya setelah empat tahun bersama, mereka tetap tinggal bersama dan awet. Yoongi menjadi seorang composer dan arranger. Jimin menjadi guru dance di hari sabtu minggu dan menjadi manager di perusahaan ayahnya di hari biasa.

Bagi Jimin, saat bertemu dengan Yoongi hidupnya langsung penuh dengan yang manis manis. Ya walaupun sebelumnya hidupnya juga manis dengan sahabat kecilnya, Jeon Jungkook yang benar benar menggemaskan seperti kelinci. Namun ketika dengan Yoongi, rasanya berbeda. Yoongi memang kadang kelihatan cuek, tsundere, suka marah marah, tapi Jimin banyak lihat sisi manis Yoongi. Bagaimana Yoongi merengek demi cheese cake dan cotton candy kesukaannya, lalu merengek agar Jimin menemaninya ketika sakit, atau merengek kecapaian pada Jimin dan banyak hal lainnya.. belum lagi ketika cengengnya Yoongi kambuh.

Jimin mengutuk ramalan cuaca yang mengatakan jika kemarin cuaca akan terang benderang. Kemarin, Jimin libur dari jadwal mengajarnya dan Yoongi juga libur, lalu Yoongi merengek ingin cheese cake dan cotton candy juga ice cream favoritnya, dan sebagai kekasih yang baik, Jimin menuruti keinginan Jimin dengan membelikan semua keinginan Yoongi. Mereka berdua keluar dari apartemen mereka dan pergi memenuhi keinginan Yoongi. Tadinya Jimin ingin membawa mobil, namun yoongi bilang dia ingin jalan kaki saja dan menghabiskan waktu dengan Jimin. Ah menggemaskan memang.

Awalnya semua baik baik saja ketika mereka keluar dan melangkah membeli es krim, cuacanya panas dan pas sekali untuk makan es krim. Ketika ingin membeli cotton candy, mendung mulai terlihat dan mereka mempercepat langkahnya. Semua aman aman saja sampai mereka di jalan pulang dengan dua kotak cheese cake favorit Yoongi dan satu tangkai besar cotton candy favorit Yoongi.

Ya

Semua baik baik saja

Hingga saat mereka memasuki daerah perumahan, gerimis mulai turun. Awalnya sedikit, tidak deras dan mereka lari agar cepat sampai apartemen mereka. Ngomong ngomong mereka memutar jalan agar cepat sampai. Namun sialnya hujan turun dan mereka tidak bisa bertedu, akhirnya mereka harus lari dan baru bisa berteduh ketika sudah di dekat apartemen mereka.

Dua jam mereka berteduh dan Yoongi sudah menggigil kedinginan. Jimin memeluk Yoongi dan menggesek gesekkan tangannya dan menempelkan pada pipi putih Yoongi yang mulai memerah karena dingin, agar Yoongi tidak kedinginan. Ketika hujan reda mereka segera kembali ke apartemen sebelum hujan kembali turun.

Dan sekarang, jam empat pagi, Yoongi malah kena demam. Saat Jimin tidur tadi, Yoongi mendempeti Jimin dan menggumam asal sehingga membuat Jimin bangun. Jimin merasa ada yang aneh dengan kekasihnya dan memeriksa keadaan kekasihnya. Ketika mengetahui Yoongi demam, Jimin segera bangkit untuk mengambil air dan kain untuk mengompres Yoongi, namun sebelum dia bisa berdiri, Yoongi sudah menariknya lagi

"Jiminieeee~~" keluh Yoongi.

"sssttt iya sayang iy aku disini" kata jimin sambil mengusap kepala Yoongi menenangkan Yoongi. Yoongi memeluk pinggang Jimin dan melesakkan tubuhnya ke Jimin.

"Tunggu disini sebentar ya sayang, aku ambil air untuk mengompresmu dulu hm?" kata Jimin sambil masih mengusap kepala Yoongi. Yoongi menggeleng dan masih memeluk Jimin erat melesakkan wajahnya pada ceruk leher Jimin. Jimin menghela nafas dan menggendong Yoongi ala Koala. Keluar kamar dan pergi mengambil kompresan untuk Yoongi.

Dengan tangan yang satu menahan tubuh Yoongi di gendongannya dan dengan satu tangan lagi yang memegang baskom yang berisi air, Jimin menaru baskom di meja kecil di samping ranjang mereka dan merebahkan Yoongi lalu mengompres kening Yoongi

"jiminie jiminie" kata Yoongi sambil menepis kompresan di keningnya

"ssstt sayangg, Yoongi hyung sayang harus di kompres supaya cepat sembuh hm?" kata Jimin menenangkan Yoongi

"shireooo~~" manja Yoongi

"waeyo hm" kata Yoongi sambil mengusap kepala Yoongi dan mengelap keringat di kening Yoongi dengan Tissue

"kalau di kompres gak bisa peluk jiminie" kata Yoongi lirih. Jimin tersenyum kecil

"bisa sayang. Percaya sama Jimin" kata jimin. Jimin lalu menggendong Yoongi menggesernya ke bagian dalam ranjang mereka dan naik ke atas ranjang mereka. Yoongi segera memposisikan posisinya dengan menempeli Jimin dan memeluk Jimin. Jimin menempelkan kompresan di kening Yoongi dan menahannya dengan tangannya sambil memeluk Yoongi dan mengusap kepala Yoongi agar Yoongi cepat tertidur.

Setelah Yoongi tidur, Jimin dengan sebelah tangannya yang bebas, mengganti air kompresan dari kain kompresan Yoongi dan sebelumnya mengecup kening Yoongi sebelum menempelkan kompresan yang baru.

"get well soon sugar" bisik Jimin. Lalu Jimin juga ikut tidur sejenak sambil menjaga sugarnya sebelum harus bangun lagi mengganti kompresan Yoongi.

.

.

.

END

.

.

.

.

A/N: Yo halloooo, adakah yang kangen sama fic ini? maaf buat ff yang belum di lanjut lanjutin, soalnya habis uts dosen dosen langsung kasih presentasi lagi. Dan ada kp kp yang belum di kpin eh ternyata di kp-in pas habis uts jadinya sibuk banget. Belum tugas tugasnya. Nyampe rumah udah sore banget. Dan aku juga jadi buntu ide. Huft.

Aku usahain weekend ini aku lanjutin ff ku, tapi aku ga janji yaaaa, hehe.. dan buat yang nunggu my cookies, sumpah mafinkau karena aku mentok banget. Lagi belum dapet VKook feel. Aku lagi ngembaliin VKook feel aku sambil baca baca fic VKook dan liat moment moment mereka. Hehe..

Akhir kata, mohon rnr nya yaa, dan siapa tahu ada yang mau kasih ide lagi buat fic ini? dan yang minta yoongi yang lagi tergila gila sama holly, nanti yaaaa.. aku usahain aku buat hehe.. tapi aku ga bisa janji. Tapi aku usahain ^^

Satu lagi, ada yang bilang di kotak review tentang kenapa fic ini ada di rated M. jadi gini, aku bukannya mau cari reviewer yang banyak makanya aku taruh di rated M. karena menurut aku, walaupun aku taro di rated M pun fic ini, reviewenya ga sampe banyak dan meledak banget.

Aku seneng kalau para readers sekalian suka baca fic aku, atau follow atau fav fic aku, soalnya kalian berate tertarik sama fic aku. Dan aku lebih seneng lagi kalau kalian review, tapi kalau kalian nggak mau review pun aku gak maksa. Itu kan hak kalian. Karena kalau aku lihat follow dan fav fic aku yang ini aja bertambah, aku udah seneng hehe.

Ah dan aku taro ini di rated M karena gini, kadang aku udah upload storyku di doc manager dan ternyata aku lupa publish. Dan biasanya aku bakalan publish lagi dan kalau ternyata ratednya berubah, aku suka lupa buat ganti. Hehe. Aku suka ceroboh gitu soalnya. Pernah juga aku pikir udah publish ternyata baru di update ke doc manager dan aklhirnya aku nyalahin laptop lagi dan langsung upload dan aku lupa ganti ratednya.

Jadi, tolong jangan salah paham sama rated fic ini. aku emang berencana ada bikin adegan ++ cuman belum tahu kapan. Tapi karena itu, aku bakalan ubah fic ini ratednya ke rated T, biar sesuai sama isinya yang sekarang.

Terima kasih yang udah review dan ngomongi tentang rated hehe dan terima kasih yang udah suka kasih ide ide hehe. Gomawo~~ ^^