~ICE CREAM MIRACLE~

Main Cast : KNJ/KSJ/KTH/JJK of BTS

Rate : T

Genre : Romance/Drama

Lenght : 12 of ...

Summary : Just two story of miracle and a ice cream

Disclaimer : FF is mine. Ini murni dari otak gajeku, tapi aku pinjem nama member BTS aja biar tokoh dalam FF ini bisa teridentifikasi /apasih/

WARNING!

GS! CRACK! Typo(s)! DLDR!

Backsound : iKON – My Type #cumansaran

Happy Reading~

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Namjoon dan Seokjin telah sampai di apartemen Namjoon yang tidak terlalu jauh dari agensi tempatnya bekerja. Tadi mereka mampir ke gedung agensi Big Hit untuk mengambil buku lagu milik Namjoon dan bertemu dengan Taehyung yang nampak sedang bersiap untuk urusan berjuang-mendapatkan-cinta-sejatinya.

Namjoon sedang duduk di sebuah sofa yang cukup besar di ruang tengah apartementnya. Menggenggam buku lagu yang tadi ia ambil dan sebuah bolpoint terselip diantara dua belah bibir tebalnya. Kepalanya menengadah keatas memikirkan deretan lirik lagu beserta melodi yang pas untuk lagu yang akan diciptakannya. Mencoba mengumpulkan inspirasi dan ide yang akan disulap menjadi susunan nada lagu yang indah jika didengar dengan suara merdu sang penyanyi.

Saat sedang serius memikirkan liriknya, Namjoon terkejut dengan sofa sebelahnya yang terasa bergerak pertanda ada orang yang baru saja duduk di sofa itu. Seokjin yang tadi asyik sendiri didapur setelah acara bersih-bersihnya di apartement Namjoon, sekarang sudah menyandarkan kepalanya kedada Namjoon dan membuat Namjoon tersentak sehingga menjatuhkan buku lagu dan bolpointnya. Selagi Namjoon ingin protes dan membuka mulutnya, Seokjin langsung berkata memecah keheningan.

"Namjoonie~ Apa pekerjaanmu masih banyak?" tanyanya manja masih dengan posisi kepalanya digerak-gerakan kecil membuat Namjoon gemas dibuatnya.

"Em... ya, memang kenapa chagi?" jawab Namjoon bingung, tak biasanya Seokjin tiba-tiba menghentikan acara masaknya hanya untuk bermanja-manjaan seperti ini.

"Apa masih sangat banyak?"

"Ya, mungkin, memang ada apa? Ada yang kau butuhkan? Apa persediaan dikulkasku habis? Apa kau ingin membeli beberapa bahan makanan yang kau inginkan?" tanya Namjoon panjang lebar.

"Ani... aku hanya membuat nasi goreng kimchi kesukaanmu dan semua bahannya tersedia di kulkasmu"

"Lalu ada apa? Apa kau sudah selesai memasak?"

"Sudah, akan kubawakan masakannya kemari..."

Seokjin melepaskan pelukannya pada Namjoon dan menegakkan tubuhnya menghadap Namjoon dengan ekspresi yang tak dapat dibaca.

Pantas saja kekasih cantiknya ini mau repot-repot bermanja-manjaan dengannya, ternyata hasil karya-masakan-nya sudah jadi.

"... tapi dengan satu syarat. Kau harus buatkan lagu dulu untukku"

"Mwo?!" Namjoon refleks mengernyit bingung dan menatap Seokjin menyelidik. Ada apa dengan bidadarinya ini?

"Eumm... Tae saja menyatakan cinta dengan sebuah lagu, jadi tak masalahkan jika aku meminta itu pada seseorang yang sudah resmi menjadi kekasihku kan?" ujar Seokjin mengulum bibirnya gugup.

"Aigoo... jadi karena itu princessku ini manja, baiklah, tapi aku harus menyelesaikan lagu ini dulu. Ini harus selesai lusa dan masih kurang 60%. Aku harap kau bisa menunggu, chagiya..." kata Namjoon menatap lekat Seokjin di hadapannya.

"Baiklah..."

Semburat merah sukses muncul dikedua pipi manis Seokjin. Namjoon memang yang paling bisa membuat pipi Seokjin terasa menghangat, ia tak pernah menolak keinginan Seokjin walau itu terkesan aneh. Selama Namjoon masih bisa melakukannya, maka apapun pasti ia lakuakan untuk Seokjin asal yeojanya itu tak bersedih.

"Katanya kau mau mengurusku sepanjang hari, tapi kenapa kau biarkan perut kekasihmu yang tampan ini mulai berdendang ria"

"I-iya... Tapi ada satu lagi..."

Namjoon mngernyit lagi. Apa lagi yang diinginkan princessnya ini?

"Ha?! Apa lagi?"

"Umm... siapa yang Tae sukai? Dari tadi aku ingin menanyakannya padamu tapi kau tampak sibuk sekali. Pasti yeoja itu orang yang spesial ya?"

"Iya. Aku yakin itu yeoja paling spesial dihidup Taehyung, begitu pula denganmu yeoja spesial dihidupku"

Kata chessy Namjoon lagi-lagi membuat Seokjin bersemu, membuatnya memukul lengan kekasih berlabel raja kata-kata chessy kesayangannya.

"Apaan sih... Aku serius, siapa nama yeoja yang disukai Tae itu?"

"Dia adikmu, Jeon Jungkook"

"MWO?!"

Mata Seokjin membulat sempurna, nama adik tersayangnya yang tersebut oleh Namjoon secara sempurna berhasil menohok hatinya dibagian terdalam. Apa Seokjin tak salah dengar? Apa Namjoon mengatakan Kim Taehyung menyukai Jeon Jungkook? Adik imut bergigi keinci kesayangannyan itu?

Oh tidak! Tapi jika memang benar begitu, berarti... berarti...

Ia tak bisa membayangkannya.

"Kenapa? Ada apa, chagi? Kenapa kau memasang ekspresi kaget berlebihan seperti itu?"

Namjoon masih memandang intens Seokjin yang tampak gelisah dan kaget setengah mati.

"Ta-tapi... Jung-jung... kook..."

.

TBC

.

.

Udah mulai ada problem2nya gitu... /jeng jeng jeng/apasih/plak/

.

Bikin penasaran nggk sih? Aku jujur buat ini bener2 nggk nge-feel. Maafin ya~ /pasang puppy eyes-nya chim2/

Sekali abal, tetep abal! Itu motto ff ini kubuat /hehe.../slap!/

Semoga masih ada yang mau stay deh sama #ffabal2016 ini. Aku sih ngarepnya, masih ada yang mau ninggalin jejak barang sepatah 2patah kata gituhhh... tapi klo nggk ya nggk papa sih, aku mah bisa apa /nangis dipelukan tae2/

Oke, tinggalkan ke-baper-an aku yang sangat tak berfaedah itu. Buat yang masih stay, kasih review, fav sama follow pokoknya Luv u pul deh...

Last...

With Love, Rahma