Drabble Entahlah Apa ini

Boboiboy © Animonsta

Drabble Entahlah Apa Ini © Ai Kazoku

Rated : T

Pair : Boboiboy x Fang

Genre : Drama

Warning : Baca chap sebelumnya

.

Chapter 12

.

Rencana Liburan

"Jadi siapa yang gak bisa ikut ke pantai?" tanya Yaya pada teman-teman satu kelasnya. Kebetulan hari itu hanya Boboiboy saja yang gak masuk karena sakit.

Fang mengacungkan tangan. Kebetulan ada perlu pas itu. Ada beberapa anak yang tidak bisa ikut juga jadi ada empat orang yang tidak bisa ikut.

"Oke, yang gak ikut empat." Yaya mulai menyatat siapa saja yang gak ikut.

"Tunggu!" seru salah seorang siswa yang duduk di bangku samping Fang, "Biasanya kalau Fang gak ikut soulmatenya juga gak ikut." Kata anak itu.

Semuanya diam. Mereka kembali berpikir.

Sementara Fang hanya bingung, soulmatenya siapa?

.

Gak Mau Pilih Mercy

Boboiboy mengamuk dan terus menyalahkan Fang karena timnya kalah. "Harusnya kau pilih Mercy."

"Gak mau. Aku gak mau milih Mercy. Kalau kau suka Mercy, nikahi saja dia!" balas Fang membanting earphonenya dan langsung pergi meninggalkan kamar Boboiboy.

Dalam hati Boboiboy menangis, 'Aku maunya nikahin kamu, Fang.'

.

Dance Cover

Untuk tugas seni kali ini, kelas Boboiboy kebagian dance. Boleh solo boleh kelompok. Dan Fang memutuskan satu kelompok dengan Boboiboy. Mereka akan meng-cover lagu Side to Side.

Fang sebagai Ariana dan Boboiboy sebagai Nicki.

Untuk sisanya kalian bisa bayangkan sendiri.

.

Ungu?

Boboiboy suka saat Fang menatap keluar jendela dengan wajahnya yang datar. Terliha alami kalau Boboiboy lihat. Paras manisnya terlihat natural dengan kilauan iris ungunya.

Tunggu?

Iris mata Fang warnanya ungu? Bukannya coklat ya?

.

Semok

"Kau tahu bokong paling semok di kelas siapa? Kalau menurutku Yaya." Komentar Gopal. Dia sedang berbincang bersama Boboiboy di perjalanan pulang sekolah.

"Hah? Gak salah?" tanya Boboiboy mengulang.

"Gak lah. Walau dia berkerudung gitu kalau kau teliti bokongnya seksi."

Boboiboy menghela napas, "Kau salah lah. Bokong paling semok di kelas itu Fang."

"Kok bisa?" heran Gopal.

Kebetulan Fang sedang lewat pulang dari belanja mingguan (sepulang sekolah). Untungnya dia pakai tas miring jadi bokongnya tercetak jelas oleh celana ketatnya.

"Oke, aku menyerah."

.

Tes Lari

"Satu." Kata gurunya begitu Fang dan Boboiboy mencapai garis finish. Menunjukkan kalau mereka urutan satu dalam lari estafet.

"Yeay! Aku peringkat satu!" seru Fang senang.

"Mana ada, aku yang peringkat satu!" sahut Boboiboy cepat.

"Ngaco kau."

"Mana mungkin aku ngaco! Kau yang ogeb!"

"Apa! Oke, kita duel ulang!"

"Fine!"

Dan lomba lari antara Boboiboy dan Fang kembali terulang.

.

Gak Malu

Bagi Boboiboy dan Fang, berpelukan di depan umum bukan masalah bagi mereka. Yang penting nyaman. Sudah.

.

Pingsan

Hari itu SMA Pulau Rintis mengundang tentara untuk melatih pbb agar murid mereka lebih disiplin. Dilakukan oleh satu angkatan Boboiboy dan di tengah lapangan panas. Mereka dalam sikap sempurna dan tidak boleh bergerak sedikit pun.

Fang sendiri merasa sial, karena dia lupa sarapan dan kemarin malam lupa makan. Dia melirik ke kanan dan ke kiri. Mendadak pandangannya buram, keringatnya juga bercucuran, tubuhnya mulai mendingin.

Boboiboy yang ada di belakang Fang menyadari ada yang aneh dengan temannya ini. Seperti terhuyung.

Saat Fang akan terjatuh ke tanah berumput, Boboiboy yang memiliki reflek cepat pun segera menangkap dan menggendong bridal temannya ini. Membawanya ke stand PMR dengan agak berlari.

.

Hari yang Indah

Pagi ini Boboiboy bangun dengan penuh keceriaan. Langit menyambutnya dengan senyuman dan burung-burung bernyanyi. Udara sejuk dan airnya juga. Intinya hari ini indah.

Boboiboy sendiri sudah rapi di depan kaca. Dia memakai baju yang cukup berbeda dengan topi yang berbeda pula. Untuk hari ini saja. Dia ingin tampil berbeda dan menjadi anak remaja biasa.

Karena hari ini Boboiboy ada kencan (baca:cuma jalan-jalan) ke kota.

.

Manis

Fang kala itu sedang istirahat di taman belakang sekolah yang sudah lama tidak dikunjungi para murid. Lebih tepatnya dia tertidur. Dengan kata lain tidur siang.

Boboiboy tentu saja mencari Fang karena mereka satu kelompok tugas bahasa Malaysia. Dia cari ke mana saja temannya ini dan menemukan temannya yang tertidur ini di taman belakang.

"Dasar."

Boboiboy mendekat dan duduk di dekat Fang. Bibirnya tidak bisa tida tersenyum melihat wajah polos temannya.

Karena merasa memiliki kesempatan, Boboiboy mendekat wajahnya ke Fang perlahan, menipiskan jarak di antara wajah mereka. Dan itu membuat Boboiboy bisa merasakan jelas deru napas Fang yang jelas dan teratur. Akhirnya bibir mereka bertemu. Menguntungkan satu pihak yang awal niatnya bukan begini.

.

.

.

Tbc…

.

.

A/N: Hai hai, Ai Kazoku desu. Maafkan saya yang sudah lama tidak update. Terakhir saya up abangku jones ya? Abis itu saya selesai magang dan kembali ke sekolah. Sibuk, sebal, dan gimana gitu. Udah mau lulusan dan agak sibuk jadi jarang mikir fanfic. Fanfic ada sih, di lappy tapi ya itu. Rusak.

Kalau saya boleh curhat nih ya, saya pengen curhat. Kalau ada yang notice dan gak keburu klik back atau review saya bakal bahagia. Jadi saya balik sekolah itu November. Selama itu lancar, walau matematika agak nyebelin. Dikasih apa yang diuji apa. Tapi itu bukan masalah. Malah mendadak di rapot nilai Sembilan puluh. Entah bagaimana bisa. Habis itu siap-siap buat UKK. Tiap anak SMK pasti ada UKK, dan saya mengalami. Jurusan saya suruh bikin iklan animasi dan saya nurut. Gurunya ada tiga. Tapi yang ngurus dua. Satu 2D satunya 3D. saya 3D, tapi karena gurunya gak ada jadi ke 2D konsultasinya. Guru ini enak kalau ngasih saran. Dia ngasih ide konflik buat iklan saya biar bagus. Intinya semuanya dimudahkan sama orang ini. Dan juga orangnya juga gampang akrab gitu, diajak omong enak gitu. Intinya gurunya enak. Nah, terus dikembalikan ke guru 3D. pas ini hancur saya. Gak saya saja sih, dua kelas malahan. Terancam gak lulus gara-gara ini. Gurunya kasih revise apa kita nurut. Kalau bantah malah tambah masalah (note:denger-denger sih gurunya atheis. Bukannya apa ya, orang atheis gak enak diajak ngobrol kadang. Saya punya teman Atheis dan dia juga gak enak.) Kami sudah nurut apa kata guru tapi malah disalah-salahkan. Katanya dibiarkan gak lulus dua kelas itu. Yang 3D. kalau yang 2D lancar. Sekolah saya sudah jadi sableng. Begitu juga gurunya. JADI GILA SEMUA!

Intinya kami putus asa. Tinggal satu minggu lagi sudah ujian UKK. Waktu pengerjaan tiga hari. Bukan apa ya, tapi kami itu dianggap salah terus gak pernah bener. Plus rasanya gak pernah dihargai. Mau nangis rasanya juga gak boleh. Pengen keluar juga nanggung kelas tiga. Intinya kelas kami itu dalam masalah besar. Dan Fanfic di atas saya buat minta maaf ke reader karena lama update dan begitu update seperti mengecewakan gitu. Saya merasa kurang fanfic ini. Oh ya, chapter depan itu chapter terakhir. Tapi akan ada fanfic BoiFang yang lain.

Dan kalau boleh, saya minta doa ke para reader agar UKK kelas saya sama teman-teman saya dilancarkan. Mata hati guru 3D saya dibukakan. Maaf juga kalau curhatan saya panjang dan banyak ngeluhnya. Maaf lama update dan begitu update mengecewakan. Maaf yang buat request fanfic belum saya up. Intinya saya minta maaf sebanyak-banyaknya.

Kalau bisa reader mau review, saya akan sangat berterima kasih.

Ai-Kazoku06