Couple : HunHan
Main Cast :
Female (Luhan, Kyungsoo, Baekhyun, Shiraishi Mai, Itano Tomomi, Kojima Haruna, Takahashi Minami, Maeda Atsuko, Oshima Yuko, Shinoda Mariko, Watanabe Mayu, Matsui Jurina, Kashiwagi Yuki, Yoona, Krystal) - Member idol grup
Male (Sehun, Kris, Suho, Chanyeol, Hoya, Minho, Taeyong, Yonghwa, Minhyuk, Siwon, Yunho)
"Kami mengucapkan selamat kepada semua siswa - siswi yang lulus tahun ini" sang kepala sekolah memberikan ucapan kepada semua yang lulus
PROK PROK PROK
Semua bertepuk tangan senang karena akhirnya mereka bisa lulus, Sehun dan yang lainnya memberikan selamat satu sama yang lainnya.
"Selamat ya Sehun, dan selamat untuk kalian semua" Luhan muncul tiba - tiba dikelompok Sehun cs dan memberikan kejutan bagi mereka semua
"Wah Lu, kau datang juga ke sekolah untuk merayakan kelulusan kami?" Baekhyun tidak menyangka kalau Luhan tahu hari ini merupakan hari terpenting bagi mereka semua
"Tentu saja, lagian kalian sahabatku dan Sehun adalah kekasihku" Luhan menjawab mantap dan tidak malu mengumbar sedikit kemesraannya dengan Sehun
"Terima kasih sayang" Sehun mengecup pipi Luhan karena kekasihnya datang disaat momen mengharukan bagi mereka. Seseorang dari atas panggung menggangu momen bahagia mereka.
"Tes Tes, saya ingin menyampaikan bahwa pesta kelulusan ini harus diikuti dengan nyanyian kelulusan yang akan dibawakan idol grup sekolah kita sekaligus mantan center kita Luhan" sang guru yang sebagai pembawa acara menyuruh semua member idol grup untuk perform terakhir kalinya bersama - sama dengan mantan center mereka
"Semangat Lu" semua memberikan semangat pada Luhan, pasalnya ini adalah performance pertamanya setelah dua tahun berlalu dan ini yang menjadi terakhir kalinya untuk Luhan berkumpul bersama member ido grup yang satu generasi dengannya
"Hm" Luhan mengangguk mantap dan masuk kebelakang panggung untuk mengurus perlengkapan performnya termasuk kostum yang digunakan
K.B.48
Semua fans kompak melakukan fans chat untuk terakhir kalinya karena semua member lama akan lulus dari kelompok secara resmi.
ARE YOU READY.
Setelah overture berakhir, maka Luhan cs menaiki panggung dan membentuk formasi untuk lagu Give Me Five.
"Sakura yang beterbangan di jalan itu
Tak terasa sebentar lagi kita berpisah
Dan di sudut salah satu tembok sekolah
Semuanya membubuhkan nama tuk kenangan""seragam ini
tak lagi di pakai
bersama dengan musim semi yg datang"
"Dan ketika waktu
Bunga bunga pun gugur
Kita kan memulai mimpi baru""Sahabat , Ku s'lalu percaya
Hari esok nanti
Pasti kan gemilang lagi
Maka , kelulusan ini bukan sebuah akhir
Namun awal baru""Sahabat , Perpisahan ini
juga bukan akhir , dari pertemuan kita
Pasti kita kan bertemu lagi
suatu hari soro give me five""Semua foto yg kita ambil bersama
Adalah tanda mata yg menghubungkan kita
Tawa dan juga pertengkaran yg tlah lewat
Juga tanda mata yg tak akan terlupakan""dan semuanya
lihatlah kembali
ruang kelas yg penuh dengan memori
mungkin kini berseri , karena harus berpisah
dan masa depan telah menanti""tangisan , dari anak kecil
tanda kehidupan saat m'reka di lahirkan
banyak hal yg tlah terjadi
dan membuat mereka , menjadi dewasa""tangisan , yg kini keluar
tanda bahagia atas kelulusan ini
juga , tanda terima kasih untukmu sahabat
soro give me five""Sahabat , Ku s'lalu percaya
Hari esok nanti
Pasti kan gemilang lagi
Maka , kelulusan ini bukan sebuah akhir
Namun awal baru""Sahabat , Perpisahan ini
juga bukan akhir , dari pertemuan kita
Pasti kita kan berjumpa lagi
suatu hari soro give me five"
Setelah lagu pertama berakhir, tepuk tangan menggema dengan kencang. Sedangkan para member idol grup membentuk formasi untuk lagu kedua mereka berjudul 10Nen Zakura
"Di suatu tempat kelopak bunga sakura..
Menari dengan lembut bersama udara..
Seseorang mengepakkan sayapnya..
Dan pergi ke tempat yang ia suka.."
"Dapat bertemu denganmu..
Artinya adalah pergantian musim..
Senyummu itu begitu cemerlang..
Kita tak dapat pergi bersama..
Namun jangan menangis..
Aku takkan melupakanmu.."
"Mari bertemu 10 tahun lagi..
Dan aku akan menunggu di sini..
Bersinarlah lebih terang daripada aku saat ini..
Perpisahan adalah proses pembaruan dari tekad kita..
Bahkan ketika cinta ini telah lenyap..
Kamu masih berharga untukku.."
"Karena aku cinta padamu..
Melebihi dari siapa pun yang telah ku temui hingga sekarang..
Aku ingin dapat melindungi..
Kenangan impian darimu.."
"Meski pun rasa sakit tetap datang..
Dan banyak hal yang tidak berjalan dengan baik..
Musim semi terus menerus terlewatkan..
Aku dapat menjadi kesepian..
Namun jika aku percaya pada masa depan..
Aku akan dapat terus maju.."
"Mari bertemu 10 tahun lagi..
Di kala bunga sakura itu mulai mekar..
Apa pun yang terjadi aku akan datang ke sini..
Perpisahan adalah awal dari perjalanan yang abadi..
Meski pun jika sesuatu menjadi gelap, kamu akan melambaikan tangan padaku.."
"Tidak peduli entah berapa kali..
Bunga sakura ini mekar..
Aku tak akan lupa..
Matahari terbit hari ini.."
"Mari bertemu 10 tahun lagi..
Dan aku akan menunggu di sini..
Bersinarlah lebih terang daripada aku saat ini..
Perpisahan adalah proses pembaruan dari tekad kita..
Bahkan ketika cinta ini telah lenyap..
Kamu masih berharga untukku.."
"Di suatu tempat kelopak bunga sakura..
Menari dengan lembut bersama udara..
Seseorang mengepakkan sayapnya..
Dan pergi ke tempat yang ia suka..
Aku ingin dapat lebih melindungimu lagi.."
"Mari bertemu 10 tahun lagi.."
Setelah lagu kedua berakhir, tepuk tangan kembali membahana untuk kedua kalinya. Lagu kedua merupakan lagu perjanjian antara sesama member untuk bertemu disekolah setelah 10 tahun mendatang.
"Dengarkanlah lagu terakhir dari kami yang berjudul Sakura No Hanabiratachi" Luhan menjadi MC untuk melanjutkan lagu terakhir mereka
"Dari jendela kelas terpancar sinar mentari yang indah Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Ke kalender musim semi yang kan berlalu""Saat kupandang ruang kelas semua teman sekelasku
Memakai seragam namun tampak dewasa""Semuanya kan pergi menuju
Masa depannya masing-masing
Di punggungnya itu
Terlihat membentang
Sayap mimpi""Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Di suatu tempat lonceng harapan mulai bergema
Memberikan kebebasan dan keberanian
Hari esok pada kita""Disaat kelopak bunga sakura bermekaran
Disuatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
Pintu menuju ke dunia yang baru
Haruslah kau buka dengan tangan sendiri""Kita bertengkar, kita menelpon, kita pun pernah menangis
Hari-hari itu sangat aku rindukan""Selama ini kesedihan dan kegembiraan bagai jalan
Di saat apapun tak pernah sendirian""Di album foto buku angkatan
Ku memperlihatkan senyuman
Mengantarkan pergi
Musim yang berlalu
Selamat tinggal""Kelopak bunga air matapun terus menetes
Jatuh melewati pipi kemudian mulai pergi
Kutatap langit biru terbentang luas
Menarik nafas dalam""Kelopak bunga air matapun terus menetes
Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
Tangga kedewasaan di depan matamu
Ayo naiki bersama, lambaikan tangan"
Di suatu tempat lonceng harapan mulai bergema
Memberikan kebebasan dan keberanian
Hari esok pada kita
Disuatu tempat seseorang pasti sedang berdoa
Pintu menuju ke dunia yang baru
Haruslah kau buka dengan tangan sendiri""Kelopak bunga air matapun terus menetes
Jatus melewati pipi kemudian mulai pergi
Kutatap langit biru terbentang luas
Menarik nafas dalam""Kelopak bunga air matapun terus menetes
Dengan indahnya sejumlah dengan kenangan yang ada
Tangga kedewasaan di depan matamu
Ayo naiki bersama, lambaikan tangan"
Semua orang ikut menyanyikan lagu terakhir, karena lagu ini sudah sering didengar semua orang ketika Luhan mengadakan konser kelulusannya beberapa tahun yang lalu.
"Terima kasih untuk semuanya" Luhan memulai mengucapkan sedangkan yang lainnya mengekori Luhan setelah Luhan mengucapkannya
.
.
.
Setelah perform dari idol grup selesai, Luhan dan yang lainnya memilih untuk mengambil foto bersama untuk terakhir kalinya memakai seragam sekolah.
"Sehun, selamat ya" seseorang datang kesekolah Sehun cs untuk memberikan selamat kepadanya
"Kamu siapa" Sehun berbalik badan untuk menghadap orang yang memberikannya selamat, dia agak terkejut dengan orang tersebut karena dia tidak mengenal orang tersebut
"Aku Irene, sahabatmu dulu" Irene tesenyum manis kearah Sehun sedangkan yang lain memasang wajah mau muntah, Sehun memang tampan sehingga banyak yang sok akrab dengannya dan berbeda dengan ekspresi Luhan yang mengenal betul siapa Irene dari cerita Sehun dan ekspresi terkejut Sehun sudah menggambarkan semuanya
"Hai" Sehun sungguh terkejut dengan perubahan Irene yang imut jadi cantik, dia sungguh senang bisa jumpa dengan sahabat lamanya sekaligus orang yang pernah membuatnya sakit hati
"Hm.." Kai walaupun mesum tetapi dia tidak suka dengan kedatangan Irene yang menjadi orang ketiga diantara Sehun dan Luhan
"Hun, ayo kita merayakannya dengan makan bersama" Baekhyun mengajak Sehun untuk merayakan kelulusan mereka dengan makan bersama agar moment Sehun dan Irene berakhir
"Kau mau ikut dengan kami" Sehun mencoba menawari Irene untuk ikut bergabung dengan mereka, sedangkan yang lain memasang wajah kesal karena Sehun mengajak nenek sihir didalam kelompok mereka
"Maaf aku lagi sibuk, aku hanya ingin mengucapkan selamat saja untukmu Sehun" Irene tersenyum manis khusus untuk Sehun, dia sudah terpesona akan Sehun yang sempurna bagi semua wanita
"Baiklah, aku duluan ya noona" Sehun pamit pada Irene untuk pergi duluan dengan teman - temannya
"Ya" Irene menjawab dengan centilnya dan senyumnya tidak luntur dari bibirnya
"Ayo Hun" Baekhyun sengaja berteriak karena dia sungguh tidak suka dengan moment yang dilihatnya
"Sabar Baek" Sehun berlari menghampiri Baekhyun cs dan memeluk Luhan dengan erat
Mereka menaiki mobil masing - masing pergi menuju restorant yang sudah mereka rencanakan sebelumnya. Luhan masuk kedalam mobil Sehun karena tadi pagi dia dijemput oleh Kyungsoo.
.
.
.
Setelah mereka sampai direstorant yang sudah dijanjikan sebelumnya, mereka masuk keruangan vip dan duduk dengan pasangan masing - masing sambil bercanda ria.
"Sehun, Irene itu siapa?" Baekhyun memang dasarnya cerewet langsung to the point menyanyakan tentang Irene
"Ah.. Dia hanya sahabat lamaku yang pindah ke cina Baek" Sehun menjawab apa adanya, tetapi Baekhyun tetaplah orang yang pengen tahu masalah orang lain
"Kurasa dia menyukaimu" Baekhyun menimpali sedangkan yang lain sahut - menyahut membenarkan apa yang dikatakan Baekhyun
"Tidak mungkin" Sehun menjawab cuek, karena menurutnya Irene pasti sudah memiliki kekasih. Dia cantik, dan sudah dipastikan banyak yang suka padanya
"Awas kalau kau selingkuh dengan mak lampir Irene itu, akan ku siksa kau Oh Sehun" Baekhyun geram dengan Sehun yang menjawab sekedarnya
"Apa kau tidak takut Lu, diduakan oleh Sehun?" Kyungsoo yang tidak pernah mengejek Sehun kali ini berbalik arah justru menyerang Sehun
"Bila dia mencintaiku maka dia akan memilihku dan apabila dia mencintai kami berdua maka aku akan merelakannya untuk Irene. Cinta itu menjengkelkan untuk dipahami" Luhan menjawab dengan tulus walaupun rasanya berat untuk merelakan Sehun dengan Irene
"Lu, kau jangan bicara seperti itu" Sehun terkejut mendengar Luhan akan melepaskannya apabila dia mencintai mereka berdua dan langsung memeluk Luhan erat sambil menangis kecil karena tidak mau berpisah dengan Luhan yang sudah mencuri hatinya
"Sehun, ku hanya mengatakan seaindanya. Itu tergantung padamu apakah kau mencintaiku atau mencintai Irene. Kau harus kuat menghadapi cobaan dalam percintaan, itulah yang kualami sehingga aku ingin mencoba menjauh darimu. Tetapi semakin aku menjauh maka bayanganmu selalu menghantuiku, cobalah jujur pada perasaanmu. Apakah kau masih ada rasa untuk Irene atau tidak" Luhan menangkup dagu Sehun untuk memberikan motivasi dan menghapus air mata Sehun, kekasih besarnya sungguh manja
"Aku mencintaimu Lu, Irene hanya sahabat lamaku. Aku merasa heran dengan perubahan Irene dari yang sebelumnya" Sehun mengaku jujur sambil menangis dipelukan Luhan
"Shh... Babyku kenapa nangis lagi, kalau memang tidak mencintainya untuk apa kau menangis seperti ini" Luhan menepuk punggung kekasihnya untuk memberikan ketenangan
"Aku hanya takut kau salah paham Lu" Sehun yang sudah redah dari nangisnya langsung menatap mata rusa Luhan
"Aku tidak pernah salah paham selama kau tidak pernah menciumnya didepanku" Luhan mengatakan hal yang membuatnya risih dan salah paham apabila Sehun bermain dibelakangnya
"Hm" Sehun memeluk Luhan dan pelayan sudah datang mengantar pesanan mereka semua, sehingga mereka makan dengan tenang termasuk Sehun yang sudah tidak menangis lagi
.
.
.
"Luhan, kau mau kita honey moon kemana nanti setelah kita menikah?" Sehun bertanya pada Luhan ketika mereka berada dikamar Luhan setelah selesai makan bersama dengan sahabat - sahabatnya
"Kau saja yang tentukan, aku ikut saja dengan pendapatmu" Luhan hanya mengikuti kemana Sehun ingin honey moon
"Lu..."
Drtt.. Drrt
"Halo" Sehun yang niatnya ingin merajuk pada Luhan batal karena handphonenya bunyi dan menampilkan nomor asing meneleponnya
"Hai Sehun" seorang wanita menjawab sapaan Sehun dengan manis
"Ini dengan siapa ya?" Sehun heran dengan seseorang yang mengenal namanya dengan baik
"Ini aku, Irene" Irene menjawab masih dengan nada manisnya
"Oh, ada apa?" Sehun melihat kearah Luhan was - was takut Luhan mendengar percakapan mereka
"Aku ingin mengatakan kalau aku ingin kita menjadi sepasang kekasih" Irene yang memang dasarnya gatal langsung to the point mengatakan ingin menjadi kekasih Oh Sehun
"Aku... Maaf aku tidak bisa menjadi kekasihmu, aku sudah memiliki seseorang yang spesial didalam hidupku" Sehun yang awalnya ragu untuk mengatakannya tetapi dia tidak ingin Luhan kecewa dengannya
"Kau bercanda Sehun?" Irene tidak percaya dengan yang dikatakan Sehun kalau dia sudah memiliki kekasih
"Tidak, aku sudah memiliki kekasih dan aku minta maaf kita tidak bisa menjadi sahabat seperti dulu" Sehun langsung menutup telepon agar tidak mendengar nada menjijikan dari Irene, sedangkan Luhan senyum dalam hati karena Sehun adalah orang yang setia
"Dari siapa Hun?" Luhan pura - pura bertanya walaupun dia sudah mendengar dengan jelas semua percakapan mereka
"Ah.. Itu dari Irene, dia sungguh nekat jadi orang" Sehun malu untuk jujur tetapi tidak baik berbohong pada kekasih sendiri
"Dia memang orang yang nekat" Luhan memeluk Sehun makin erat
"Kenapa kau jadi manja Lu?" Sehun hanya menggoda kekasihnya tetapi respon berbeda diberikan Luhan
"Lebih baik manja daripada cewek gatal kayak Irene" Luhan menggigit dada Sehun karena kesal dengan kekasih tampannya
"ARGH... SAKIT LU" Sehun kesakitan dadanya digigit oleh Luhan tidak sengaja membentak kekasihnya, sedangkan yang dibentak hanya mengusap sayang daerah yang digigitnya
"Makanya jangan menggodaku" Luhan masih fokus pada dada Sehun yang digigitnya tadi
"Rusaku sudah mulai nakal main gigit, kenapa tidak mau main yang dibawah saja" Sehun mulai kambuh mesumnya karena sentuhan lembut Luhan di dadanya
"Jangan mesum Sehun" Luhan kesal karena kekasihnya paling putih ini sungguh mesum, tertular dengan Kai
"Hahaha... Aku kan cuma mesum padamu sayang, daripada sama orang lain" Sehun sungguh lucu melihat wajah kesal Luhan yang membuatnya semakin imut
"Aku mau tidur" Luhan tidak mampu memarahi Sehun karena kekasihnya itu terlihat lebih tampan ketika ketawa dan tersenyum
"Hei.. Ini baru jam sembilan malam sayang, kenapa cepat sekali tidurnya. Hei.." Sehun melihat jam dinding dan terkejut karena jam tersebut masih menunjukkan pukul sembilan malam, Luhan memang suka mengalihkan perhatian
"Sehun jangan ganggu aku" Luhan tidak mau untuk melihat wajah kekasihnya, dia sungguh malu dengan perkataan Sehun
"Hei.. apakah wajahku sungguh jelek makanya kau tidak mau melihatku" Sehun memasang wajah dan nada sedih sehingga Luhan yang tadinya malu harus menatap Sehun. Dia paling tidak suka Sehun sedih
CHUP
Sehun langsung mencium bibir Luhan dan berbalik badan langsung tidur dengan posisi membelakangi Luhan, sedangkan yang dicium hanya mematung dengan apa yang sudah dilakukan Sehun padanya hingga saat kesadarannya sudah sepenuhnya kembali Luhan langsung memukul pantat Sehun
PLAK
"Mencari kesempatan di dalam kesempitan" Luhan langsung membelakangi Sehun karena kesal dengan Sehun yang selalu mampu menggodanya
"Aduh, sakit Lu. Tidak perlu main pukul segala" Sehun mengusap sayang pantatnya yang terkena pukulan Luhan
~TBC~
