4869fans-nikazemaru:" Yahooo~!! Sorry, lama nggak update! Gimana tragedy buatan gue? Lumayan, kan? Hmph! Tragedy emang bukan keahlian gue… Tapi gue coba aja. Yah, itung-itung buat nambah keseruan di fanfic gue ini…,"
Hiruma:" KHE-KHE-KHE-KHE!!! BENAR SEKALI, BOSS!!"
Hitsugaya:" Boss…??"
4869fans-nikazemaru:" Yaah… Gue lagi nyambi ngetik fanfic Bleach crossover Eye Shield 21, nih! Kalo udah jadi baca, yach! Eh… Tapi, gue bingung… Mau di taruh di archive-nya Bleach apa Eye Shield… Yah, liat aja nanti…,"
Readers:" Ya ditaruh di Bleach Crossover-lah!! Atau di Anime X-over!!"
4869fans-nikazemaru:" Wah, iya… Eh, buat readers… Fanfic gue yang 'Super Anime Competition SHOW' udah gue pindah ke fandom Bleach Crossovers… Gilee… Tu fanfic jadi yang pertama, lho, untuk fandom Bleach Crossovers dari Indonesia! Yang lain ikutan gabung, donk!"
Ichigo:" Iye, iye… kita paham, kok… Ayo ngerespon review!"
Hi-chan:" Nyaaaaa~!! Review pertama dari Black-Cat-Yoruichi! Mmm, ni chapter emang sadis banget… Gimana, sih, 'mas'?!!"
4869fans-nikazemaru:" Udahlah! Ini masih mending! Adegan pas Hendra di bunuh itu udah gue sensor pol, tahu!! Versi aslinya begini, lho… 'ZRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAZH~!!! Kuku-kuku yang haus darah itu menusuk perut Hendra. Sambil terus tersenyum, sosok itu menarik keluar usus Hendra… 'AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH~~!!!!!!!' Lolongan Hendra menyayat keheningan malam saat sosok itu memutus ususnya dan-,"
Hitsugaya: (nutup kuping) "TIDAAAAAAAAAAAAAAK~!!! NOOO~!!!" (trauma)
Hi-chan:" Uuh… Iya, sadisan versi aslinya… H-hahaha…… mendingan yang di post ya…??" (ngeri)
4869fans-nikazemaru:" Kalo nggak gue sensor, ntar jadi M rate, donk! Soalnya menunjukkan kesadisan yang amat-sangat!"
Byakuya:" Iya juga… Hmm, dia mau foto Toshiro pas… WHAT?!!"
Hitsugaya:" Doushita?" (ngebaca review) "NANI?!! Semoga nggak ada fotonya! Semoga nggak ada fotonyaaaaaa~!!!" (shock berat)
4869fans-nikazemaru:" Yah, tapi bisa gue gambar…," (di tonjok Hitsugaya) "AWWW~!! SHIRO-CHAN!! YOU'RE SO MEAN~!!!" (nangis gaje)
Renji:" Selanjutnya dari kuro lunatic! Ooh, perasaan akhir-akhir ini, kok, banyak yang ganti pen-name yach? Author apa elo-"
4869fans-nikazemaru:" Gue nggak berminat buat ganti pen-name, Renji…," (angker)
Renji:" Euuuu… Gue kan cuman nawarin!"
4869fans-nikazemaru:" Perbanyak IchiHitsu? Oh, OK~!!!" (berbahagia)
Rukia + para pembenci IchiHitsu:" TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!!"
Ichigo + Hitsugaya: (blushing)
Andre:" Lalu dari Toshiie Maeda! Hmm, author! Kata dia puisimu keren!"
Ichigo + Hitsugaya:" KOK, ELO DI SINI, SIH, NDRE?!!!"
Andre:" Hehehehe… Gue kan tokoh di fanfic ini juga…,"
4869fans-nikazemaru:" Ohohohohohoho~!! Makasih! Gue udah berusaha bikin puisi sebagus mungkin! Btw, gue kalo bikin puisi tu selalu meninggalkan sisi humor dan mendalami sisi tragedy gue. Lagi pula gue punya pengalaman penuh tragedy…,"
Byakuya:" Maksud loe?"
Hi-chan:" Ada, deh…,"
4869fans-nikazemaru:" Toshiie Maeda-san udah kelas 9 yach? Ooh, ya udah, sukses yaaaaa!!! Gue do'ain lulus, coy!! Gue, mah, masih kelas 8… Masih lama…,"
Byakuya:" Dari -69byakuchan69-! Yah, author kan emang maniak IchiHitsu… APA?!! RENBYAKU??? ELO YAKIN MAU BUAT?!!"
Renji:" TIDAAAAAAAK~!!! Mendingan juga RenRuki!"
Hi-chan:" Orangnya nagih tau… Tenang, itu mau gue buat nggak sampe parah, kok! Dan hanya 1 chapter langsung tamat alias ONE-SHOT seperti 'How Many Your Chocolate'! Ada warning-nya, kok, bagi yang nggak suka…,"
4869fans-nikazemaru:" Minta nomer HP-ku? Boleh aja, tapi jangan neror gue yach?!! Dan sorry kalo ntar SMS elo ada yang nggak di bales… Bisa jadi pas itu gue lagi kehabisan pulsa atau lagi pelit pulsa… (gue suka ngabisin pulsa cuman buat nge-net, doank!) Nomernya 085746041754! Silakan SMS gue… Dan ingat! Jangan neror gue ataupun nyantet gue!! (emang bisa nyantet lewat no. hape?)"
Andre: (nyatet no. hape 4869fans-nikazemaru) "Oke, bakal gue santet biar mau nambahin AndreHitsu!"
4869fans-nikazemaru:" Gue kutuk elo jadi monyet tujuh turunan! Dan gue bakal bikin hilang seluruh adegan elo sama my Shiro-chan!"
Andre:" Ampyuuuuuuuun~!! Iye, iye! Bercanda!!!"
Hi-chan:" Hmm, lalu… Chika Nagato Hoshiyama… Eh? Oh iya, salah! Gomen~!! Otak 'mas' gue lagi error… Makasih dah ngingetin! Ok, author note bakal di kurangin!"
4869fans-nikazemaru:" Dari .Karoru. Charlotte. Cullen.! Oh, really? Thank you!! Trus… Eh?! Nglamarin 2 OC sekaligus?!! Oke, deh… Kebetulan lagi butuh OC buat chapter depan… Oh ya, setelah ini, lowongan OC di tutup!!"
Readers:" HAH?!! KENAPAAA?!!"
Hi-chan:" Soalnya, 'mas' gue ini rada pikun… Dia kadang lupa ma nama tokoh OC bikinannya ndiri… Takutnya, ntar kalian marah kalo OC kalian dilupain… Jadi, ya di tutup…,"
Hitsugaya:" Crazy Medicine ya? SEMOGA NGGAK UPDATE!!"
4869fans-nikazemaru:" APA?!! Ya update-lah!! Shiro-chan ni gimana, sih?! Hmm, masih di bikin! Please wait!!"
Renji:" Dari kakkoii-chan… Oh, iya juga… yang mati huruf depannya H semua! Wah… Ada apa gerangan…??? Soal majikan Amir orang Bali… Ntar di jelasin di sini… Ini part terakhirnya chapter Leak… Iya, ya… Ichigo mati juga nggak apa-apa…,"
Ichigo:" SUNGGUH TEGANYA DIRIMUUUUUUUU~!!!" (nangis gaje sambil meluk Hitsugaya. Rukia & Andre mengirim death glare ke Ichigo)
Hitsugaya:" Jangan peluk-peluk!! Najis tau!!" (nonjok Ichigo) "Hm, dari shirayuki haruna! Oh yeah… Author sekarang emang lagi sadis mode ON… Yeah!! Ichigo matek~!! I agree so much!"
4869fans-nikazemaru:" Jangaaaaaaaaaaaaan~!! Ntar jadi nggak bisa IchiHitsu, doooooooonk~!! IchiHitsu it's my favorite pairing!!" (di bantai fans IchiRuki)
Ichigo:" Oh, author~!! Thanks udah ngebela gue…!!" (terharu)
4869fans-nikazemaru:" Oooh… Gue emang demen IchiHitsu… Tapi gue masih punya dendam pribadi padamu…," (angker) "I STILL HATE YOU SO MUCH!!!"
Byakuya:" Dari Aqua van wolf… Tenang author udah janji kalo chapter kali ini yang apes bukan Toshiro… Dan yang mau gue pertanyakan… Emang beneran Toshiro selalu beruntung??"
4869fans-nikazemaru:" Gue udah liat Bleach episode 132 dan 133… Toshiro apes banget! Masa' dia terus-terusan di paksa ikutan pertandingan? Di episode 132… Toshiro dipaksa ikut pertandingan sepak bola sama Karin… Trus di episode 133, Shiro-chan dijebak Ikkaku biar mau ikutan kejuaraan kendo! Uaaaaah~!! Apes bener~! Apalagi Diamond Dust Rebellion! Hueeeeee~!! Malang benar nasibmu, Shiro-chan…,"
Ichigo:" Umm, rasanya udah kepanjangan sambutan kita… Oke…,"
Hitsugaya: (cuek abiz) "Please read and…," (4869fans-nikazemaru nodongin obor)
4869fans-nikazemaru:" Shiro-chan…," (obor ditangan semakin membara)
Hitsugaya:" Uh… O, ok…," (segera kabur ke toilet lalu keluar dengan berpakaian kimono yang bikin dia makin imut & manis kayak cewek) "Readers! Please read and review!!" (senyum manis with blink and sun jauh)
Andre + Ichigo + Byakuya + Renji:" .........................uuh…," (nosebleed dan pingsan di tempat)
4869fans-nikazemaru + Rukia + Hi-chan:" PANGGIL AMBULANCE!!!"
Hitsugaya:" …………," (segera kabur dengan muka super merah)
Chapter 12:
The End of Leak
Hitsugaya merebahkan diri di kasur spring bed sebuah hotel. Byakuya menyuruhnya menginap di hotel itu untuk keamanan. Dia takut kalo ntar para murid mengamuk lagi saat Hitsugaya balik ke villa mereka.
" Nih, Toshiro, barang-barang elo…," kata Ichigo yang sengaja datang untuk nganterin koper punya Toshiro. Hitsugaya yang lagi merenung hanya menjawab," hmm…,"
Ichigo menghela nafas." Hoi, jangan gitu, donk… Nggak ngenakin tau!"
" Hmm,"
" 'hmm' lagi! Elo kenapa, sih? Ngomong yang lain, donk!"
" Ngg…,"
" ………," Ichigo menahan kekesalannya. Jujur, dia kangen sama sifat Hitsugaya yang dulu. Walau nyebelin, tapi dia suka sifat Hitsugaya yang gampang marah dan cool itu. Lucu aja, sih, ngeliat Hitsugaya yang biasanya cool itu teriak-teriak karena kesel dijahilin mulu.
Ichigo langsung jongkok di depan Hitsugaya dan menggenggam tangannya." Please, Toshiro… Jujur… Gue kangen sama sifat elo yang dulu… Please, jangan murung begini…,"
Hitsugaya menatap Ichigo. Matanya berkaca-kaca." Ku, Kurosaki…,"
" Toshiro, please… Elo nggak sendiri…,"
" Kurosaki…," Hitsugaya menyentuh pipi Ichigo.
" Toshiro…," Ichigo luluh.
BUAAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!
" HITSUGAYA-TAICHOU!!!" teriak Hitsugaya sambil nonjok Ichigo. Ichigo langsung terlontar ke belakang.
" Wadaaaaaaaw~!!!" Ichigo mengelus pipinya yang memar." APA-APAAN, SIH?!!"
" HAH?! APA-APAAN KATAMU?!!" Hitsugaya berkacak pinggang dan melotot mengerikan ke Ichigo seakan-akan Ichigo baru saja ngintip dia pas mandi.
" E, eeeh…??? Umm…,"
" Bukannya kau yang memintaku untuk kembali ke sifat seperti ini… Kurosaki…?" kata Hitsugaya lembut sambil tersenyum lemah.
" I, iya, sih…… Tapi…,"
" EHEM!! Jangan mesum di hotel ini ya!" Sagi entah sejak kapan sudah ada di dalam kamar itu.
" EH? Nggak, kok!" kata Hitsugaya dengan muka merah.
" Lho…?? Elo kan orang yang kemarin nolongin kita nge'hancur'in pintu?" tutur Ichigo dengan tampang sangat-amat heran." Kok, bisa disini…???"
" Hah? Ngehancurin pintu yang mana?" tanya Hitsugaya ikutan heran.
" Itu, lho! Pintu kamar elo ma Byakuya kemaren!"
" Eh? Gimana caranya dia ngedobrak pintu sampe hancur begitu?"
" Dobrak? Nggak, dia cuman niup tu pintu!"
" DI TIUP?!! K, KOK…," Hitsugaya mengamati Sagi dengan heran.
" Makanya, kita juga heran ndiri… Padahal cuman sekali tiup, lho! Di tiup, doank, tu pintu langsung ambruk trus hancur berantakan!"
" Elo… elemen angin, yach?" tanya Hitsugaya ke Sagi.
" Enggak, elemen gue listrik kale…,"
" LISTRIK?!!" jerit Hitsugaya dan Ichigo nggak percaya.
" Iya! Kenalin, nama gue Sagi! Gue pegawai di hotel ini…,"
" Pegawai…??" Hitsugaya heran.
" Pantesan kata orang-orang di sekitar sini ni hotel nggak pernah ada yang namanya mati lampu, orang elonya punya elemen listrik!" tutur Ichigo.
" Yup! Udah ya! Gue mau ke kantor lagi! Kerjaan menumpuk, coy!" Sagi ngeluyur pergi.
Nggak ada semenit, Byakuya, Renji, Andre, dan Reno nongol.
" Toshiro! My darling!! Elo nggak apa-apa???" Andre melompat dan memeluk Hitsugaya erat. Hitsugaya yang nggak sempet menghindar dengan terpaksa kejepit di pelukan mesum Andre.
Ichigo menatap Andre angker. Seolah berkata 'Toshiro is mine! Don't you dare to touch him' dan tanpa basa basi Ichigo narik Hitsugaya dari pelukan Andre. Andre segera menarik Hitsugaya kembali dan merepon tatapan angker Ichigo. Dia ganti mengirim death glare yang berbunyi,' no! He's mine! Not yours!'.
Akhirnya terjadilah gerakan tarik-menarik untuk memperebutkan Hitsugaya.
" Heh, cowok mesum! Jangan berani-berani nyentuh Toshiro!" Ichigo narik lengan kanan Hitsugaya.
" Enak aja! Elonya itu yang mesum!" Andre narik lengan kiri Hitsugaya.
" Pervert!" narik Hitsugaya ke kanan.
" Jeruk!" narik Hitsugaya ke kiri.
" Monkey!" narik Hitsugaya ke kanan.
" Strawberry!" narik Hitsugaya ke kiri.
" HELP MEEEEEEE~!!!" Hitsugaya merasa tangannya udah mau putus ditarik-tarik Ichigo dan Andre ke kanan dan kiri. Inilah nasip…
Ichigo dan Andre yang nggak mendengarkan jeritan Hitsugaya tetep asyik saling mengumpat satu sama lain sambil terus memperebutkan Hitsugaya dengan cara tarik-menarik.
" STOP!!" Renji mencoba menghentikan Ichigo dan Andre." KALIAN INI GIMANA, SIH?!! KALO BEGINI TERUS, HITSUGAYA BISA TERBELAH JADI 2, KAN?!!!"
Ichigo dan Andre hening. Hitsugaya dalem ati bersyukur banget. Renji~!! Thanks udah nyelametin gue~!! Ntar gue buatin Black Forest, aaah~!!
" Ya, kau benar, Abarai…," kata Byakuya. Tatapan cool. Suasana jadi angker." …… Abarai…,"
" Apa, taichou?"
" ………………,"
" ………………,"
" ………………,"
" ………………,"
" AYO, KITA TAMBAHIN BIAR KEBELAH JADI 4! KAN, ASYIK, TUH!!" seru Byakuya dengan tampang riang gembira.
" Mmm… guys…???" Hitsugaya pucat.
" Bener juga! Oke, gue tarik kaki kanannya!" Renji mencekal kaki kanan Hitsugaya. Hitsugaya makin ngeri.
" GUE KAKI KIRINYA!!" Byakuya memegang kaki kiri Hitsugaya.
" Kita mulai! 3! 2! 1!!!" ke-4 orang itu langsung melakukan aksi tarik menarik tanpa ampun! Hilang sudah rasa terima kasih Hitsugaya pada Renji…
" TIDAAAAAAAAAAAAAK~!!! MODAR GUE!!! OH, SUNGGUH TEGANYA, TEGANYA, TEGANYA, TEGANYAAAAA~!!!" jerit Hitsugaya.
Reno sweat drop. Dia mencoba menghentikan mereka dengan cara halus.
" Guys?"
" …………!!!!!!!" tetep asyik tarik-menarik tanpa ampun.
" Hello??"
" …………..!!!!!!!!!!!!" tetep nggak berhasil.
Reno yang kesel langsung melepaskan sosok kalemnya. Dia segera keluar kamar dan kembali 20 menit kemudian dengan menggotong basoka yang udah dia pinjam dari Hiruma Yoichi.
" DIAAAAAAAAAAAAAAAM~!!!" Reno menghentikan acara lomba 'tarik tambang' itu dengan cara menembakkan basoka ke udara.
BLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAM~!!!!
Ke-4 cowok itu menoleh.
" APA?!!" kata Ichigo dan Andre sewot. Tapi begitu ngelihat wajah Reno yang biasanya kalem itu sekarang jadi beringas, mereka langsung gemetaran.
" KALIAN ITU, NIAT NOLONG HITSUGAYA ATAU MEMBUNUH HITSUGAYA, SIH?!!"
" Maksudmu…??" ke-4 cowok itu belum nyadar dengan apa yang baru saja mereka perbuat pada Hitsugaya.
" TUH, LIAT PRINCESS KALIAN!! UDAH SAKARATUL MAUT, TUH!!"
Ke-4 cowok itu melirik Hitsugaya. Benar saja, Hitsugaya udah teler setengah modar karena di tarik-tarik sama 4 orang dengan arah berbeda dalam 30 menit!!
" Toshiro!" jerit 4 cowok itu bersamaan.
" ……help…me…," rintih Hitsugaya sesaat sebelum pingsan.
" Jadi, bagaimana?" tanya Byakuya sambil memencet-mencet tombol di remote TV.
" Bagaimana apa maksudmu?" Ichigo balik nanya.
" Heh! Bantuin, donk!" gertak Renji yang sibuk mengipasi Hitsugaya yang masih semaput.
" Iya, ambilin minyak kayu putih, gih!" perintah Reno." Ini kan gara-gara elo!"
" Gue? Andre juga tersangka utamanya, tahu!!" protes Ichigo sambil nunjuk batang hidung Andre yang pesek.
" Gue?! Bukannya elo?!!" balas Andre.
" Udaaaah~!! Mending sekarang elo beliin kita makan siang, Ndre! Kita kelaperan, nih!" perintah Byakuya.
" Ogah!"
" A-N-D-R-E…," Byakuya sudah bersiap melempari jidat Andre dengan vas bunga yang ada di dekatnya. Andre langsung ingat dengan keahlian lempar-melempar Byakuya. Di kelas, lemparan spidolnya nggak pernah meleset dalam men'cium' jidat murid-murid yang nakal. Jangankan vas, Byakuya saja pernah melempar gentong besar penuh air dengan sebelah tangan saat ruang guru kebakaran! Dan lemparannya itu berhasil, lho! Mungkin Byakuya harusnya jadi atlet lempar lembing, cakram, atau tolak peluru ya?
" O, oke…," Andre segera kabur dari kamar itu.
Ichigo berniat mentertawakan Andre. Tapi, begitu ngeliat Byakuya ngelirik dia dengan angker, Ichigo segera kabur buat nyari minyak kayu putih.
Ganti Byakuya, Renji, dan Reno yang tergelak ngeliat tingkah mereka ber-2.
Sedangkan di lantai bawah, Andre lagi memesan makanan ke room service lewat telepon.
" Hmm, tolong nasi gorengnya 6… Minumannya… engg…," Andre mengingat minuman favorit temen-temennya." Mmm, ice lemon tea 3, jus jeruk 1, jus alpukat 1, trus es kopi-nya 1! Udah itu aja… Tolong di antarkan ke kamar nomer 393… Ya, terima kasih!"
TREK!
Andre meletakkan horn telepon ke tempatnya dan menghela nafas. Dia merenungi nasib 2 sahabatnya sejak SD itu, Heru dan Hendra. Hal ini serasa mimpi… 2 sobatnya itu kini meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya…
Heru dan Hendra selalu baik-baik saja… Masa gara-gara dekat sama Toshiro…?? Andre menggeleng-gelengkan kepalanya keras-keras. NGGAK!! Ini emang udah takdir mereka! Toshiro nggak bersalah! Padahal aku hanya kehilangan dua tapi sudah seperti ini… Sedang Toshiro…
Andre selalu ingat pandangan mata Hitsugaya. Itu tatapan mata seseorang yang kesepian dan mengharapkan ada seseorang yang mau peduli padanya. Tapi, Heru, Hendra, dan Andre mau berteman dengan Hitsugaya bukan karena kasihan. Mereka emang suka dengan Hitsugaya sejak pertama bertemu.
" Hhh…," Andre menghela nafas." Toshiro…… salah sendiri kamu manis…," bisiknya sambil tersenyum lemah. Andre menegakkan kepalanya kembali dan berbalik. Tapi, tidak ada 5 meter, langkahnya langsung terhenti.
" Sebentar…," Andre menggosok tengkuknya." Hawa ini…," segera dia berbalik dan mengawasi sekeliling. Tiba-tiba dia mendapati sesuatu yang ganjil.
" Apa itu?" Andre menajamkan matanya ke sosok mengerikan yang mengintip di balik tembok itu. Sebenarnya, Andre mempunyai indra ke-6. Tapi, dia tak pernah memberi tahu siapa-siapa kalau dia bisa melihat yang namanya makhluk halus. Dan entah mengapa, semenjak dia dekat dengan Hitsugaya, dia menjadi lebih sering bertemu dengan penampakan. Padahal biasanya hanya jarang-jarang…
Andre tercekat ketika mengetahui identitas sosok itu.
" ASTAGA!!" jeritnya tertahan. Apakah sosok ini yang menyebabkan Heru dan Hendra tewas lalu membuat Toshiro menderita? Tapi, Andre segera menyadari kalau dia tidak bisa apa-apa. Ingin memberitahu 5 temannya… Tapi…… Apakah mereka akan percaya…??
Andre dengan segera berlari ke kamar Hitsugaya kembali.
Hitsugaya sadar tak lama kemudian. Andre langsung menawarinya nasi goreng hangat dan ice lemon tea.
" Uh, thanks," Hitsugaya segera mengiyakan tawaran Andre itu.
" Eh! Hati-hati! Jangan-jangan nasi goreng itu udah di kasih jampi-jampi ma Andre!" kata Renji memperingatkan.
" Hah?" Hitsugaya yang mau menyuap sesendok penuh nasi goreng langsung menghentikan gerakannya itu." Jampi-jampi…??"
" Sejenis guna-guna gitu kali… Biar elo kesengsem sama ni kingkong!" celetuk Reno yang asyik mengunyah nasi goreng.
" APA?!!" jerit Byakuya dengan angker. Heh!! Gue cincang elo kalo berani macem-macem ama Toshiro!!
" Su, swear!! Gue nggak ngasih apa-apa, kok, ke nasi goreng itu!!" kata Andre sambil menyilangkan tangannya." Swear samber bledeg, deh!!"
" Awas ya kalo macem-macem!" ancam Hitsugaya yang lalu menyuap sesendok nasi goreng yang tadi batal dia makan.
" Beres!" Andre ngacungin jempolnya." Paling pol juga gue kasih obat perangsang…,"
BUUUUUUUUH~!!!!!!!!!!!
Hitsugaya spontan nyemburin nasi goreng yang lagi dia kunyah itu ke wajah Ichigo.
" ANJROOOOOOOOOT~!!!!!!" lolong Ichigo.
" Ehehehehe… Bercanda!" kata Andre yang nyengir lalu ngakak sendiri. Hitsugaya cemberut, Renji cengo, Reno segera nyari handuk buat Ichigo, dan Byakuya hanya ikutan nyengir. Sebenernya Byakuya pengen ngakak bareng Andre. Tapi, dia lagi jaga image cool-nya, nih!
" Kampret lu, Ndre!" umpat Hitsugaya sambil menyeka mulutnya yang jadi belepotan nasi.
" Hiks, sayang nasinya…," kata Renji sambil memandangi nasi yang sekarang udah berpindah ke handuk itu.
" Hah? Mau? Makan aja!" celetuk Ichigo yang lalu melempar handuk yang berlumuran nasi itu.
" Ih! Amit-amit buncis!!" Renji segera melempar handuk itu ke tong sampah.
" Hello…??? Itu handuknya sapa yaaaaaaaa???" sindir Hitsugaya sinis.
" Eh?! Hwah!! Summimasen, Hitsugaya-taichou!!" Renji segera mengambil handuk itu kembali.
" ………………………," Hitsugaya menatap handuk biru kesayangannya itu. Yaiks!! Handuk gue udah ternoda sama Ichigo!! Kudu gue cuci pake air kembang 7 rupa, nih~!! Kalo nggak, bisa ketularan begonya Ichigo! AMIT-AMIT!!!
" Renji, sini handuknya!" kata Reno. Renji menyerahkan handuk itu." Gue cuciin, deh…,"
" Wuah! Thanks, Reno! Elo emang temen gue yang paling WARAS!!" celetuk Hitsugaya.
" Hm, kamu baik sekali…," puji Byakuya. Kalo Toshiro jadian ma Reno… Hmm, rasanya gue nggak keberatan, deh… Dia kan anaknya berbakti dan rajin… Byakuya ngangguk-ngangguk sendiri.
" Aisaretai demo aisou to shinai sono kurikaeshi no naka samayotte… Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte…," lagu Sen no Yoru wo Koete berdendang.
" Wuah! HP-ku!" Hitsugaya segera mengambil HP-nya.
" Eh? Itu tadi 'Sen no Yoru wo Koete'-nya Aqua Timez?" tebak Renji.
" Ganti nada dering lagi?" tanya Byakuya.
" Bukan! Ini bunyi SMS!" jawab Hitsugaya yang lalu sibuk dengan HP-nya.
" Kelakuan si kucing garong! Selalu mencari sasaran!" Renji cepat-cepat menyambar HP-nya.
" Kucing Garong?!! HUAHAHAHAHAHAHA!!!" Andre ngakak.
" Every night in my dream… I see you… I feel you…," sekarang Byakuya yang ganti menyambar HP. Kini tampang 3 cowok itu serius.
" Itu 'My Heart Will Go On'-nya Celline Dion, kan?" tebak Reno.
" Ada apa? Serius amat?" tanya Ichigo.
" ADA HOLLOW!!" kata 3 shinigami itu serempak.
" APUAAAAAAAAAAAAA?!!!!!!!" jerit Ichigo shock.
" Hah? Hollow?" Andre dan Reno yang jelas-jelas nggak ngerti apa-apa jadi cengo.
" Eh, bukan… Maksud gue… Pillow!! Iya! Pillow!!" Hitsugaya yang lumayan jago akting segera nyari alasan." Pillow gue mana?" tanya Hitsugaya sambil berakting pura-pura nyari gulingnya.
" Kalo elo nyari guling… Bukannya tuh guling lagi elo dudukin?" terang Reno.
" Wah! Iya!"
" Tumben elo pikun, darling…," komen Andre.
" Don't call me DARLING~!!!"
HP ke-3 shinigami itu bunyi lagi. Tanda kalo hollow itu udah muncul. Hitsugaya pura-pura membuka jendela kamarnya untuk liat pemandangan pantai. Hotel itu emang ada di pinggir pantai.
" Eh, pemandangannya bagus ya!" kata Renji.
Bagus apaan?! Orang yang 4 shinigami liat itu malah para hollow yang asyik berjemur ala turis Hawaii! Ada 2 hollow yang asyik kejar-kejar di pinggir pantai… Ada yang lagi berjemur… Ada yang lagi renang… Bahkan ada yang lagi mempelototi turis yang asyik berjemur!! Hitsugaya sesekali mengucek mata. Nggak nyangka kalo ternyata ada juga hollow yang bisa nyantai begitu.
Byakuya menyikut Renji dan berbisik." Sst! Elo aja yang urus!"
" Hah? Gueeeeeeeeee~!!!! Why~?!!" Renji nggak terima.
" Soalnya cuman mod soul elo yang cukup mirip sama kepribadian elo!" terang Hitsugaya. Hitsugaya ingat dengan tingkah mod soul-nya yang dulu pernah dia biarkan seharian di gigainya. Hasilnya, tuh mod soul ngegodain cowok-cowok!! Gila aja!! Ternyata mod soul dia 100 persen gay!!! Bahkan, pas Hitsugaya mau masuk ke gigainya lagi, dia malah nemuin tu mod soul tidur sama seorang om-om mesum di kasur! TIDAAAAAAAAAAAAAK~!!! Hitsugaya syok sendiri mengingatnya. Nggak-nggak lagi, deh, dia ngebiarin tu mod soul di gigainya seharian…
" Iya! Kalo gue yang pergi, ntar si Kon jadi napsu ngeliat para turis ntuh!" kata Ichigo. Renji melirik Byakuya. Meminta dukungan.
" Gue kapten elo… Bukan babu elo Renji…," sahut Byakuya tegas.
" Iya, deh…," akhirnya Renji menelan pil mod soul-nya.
Glup! TRENEEEEEEEENG~!!!
Keluarlah Renji dari gigainya dengan seragam shinigaminya. Renji lalu melompat keluar dari jendela.
Andre yang bisa ngeliat makhluk halus, tentu aja bisa liat hollow ma Renji dalam wujud shinigami. Dia cengo sendiri. Renji jadi 2…??? Trus… apaan makhluk gede nan sinting yang di pantai itu…???
" Ada apa, Ndre?" tanya Reno.
" Ah, nggak…," jawab Andre.
" Oaheeeeeeem… Gue ngantuk~!!" celetuk mod soul yang ada di gigai Renji. Dia menguap lebar dan memeluk guling yang ada di sampingnya. Guling itu berkepala putih… Lho? Berkepala…???
HWAAAAAAAH!!! Ternyata mod soul-nya Renji dengan begonya meluk Hitsugaya!!
" Mmm…," mod soul Renji menggeliat dan tidur dengan nyaman sambil meluk Hitsugaya.
" EEEEEEEEEEEEEEEEEEEGH?!!!" Ichigo, Andre, Reno, dan Byakuya melotot shock dengan apa yang di perbuat mod soul Renji itu.
" Yaaaah… Dia kan cuman mod soul… Nggak apa-apa, kok!" kata Hitsugaya. Jujur, Hitsugaya emang kasian sama para jiwa buatan itu. Jadi, ya… Walau mereka berkelakuan kurang ajar… Dia sering maafin mereka… Malah menurutnya lucu saja melihat mereka dengan riang gembira berlari-lari karena senang bisa mendapat tubuh.
" Mod… soul…???" Andre mengernyit dahinya.
" ………….????????" Reno juga bingung.
Ups! Hitsugaya keceplosan!
" AH, uuuuh… anu…," Hitsugaya bingung nyari alasan.
" Kepribadian ganda!! I, iya!! Renji punya kepribadian ganda!!! Kadang dia bisa begini! Tingkah lakunya jadi kayak bayi!!" kata Ichigo pada akhirnya.
" Ooooh…," Andre mengangguk-angguk paham. Walau pun dia masih bingung dengan pemandangan di luar…
Di pesisir pantai sana… Ada sosok Renji lainnya… Dia tampak lagi bertarung dengan monster di pantai itu.
" Umm… Kenapa, Ndre?" tanya Hitsugaya.
" Eh, nggak…," Andre tersenyum.
Apa anak ini bisa melihat arwah…?? Pikir Hitsugaya saat melirik ke arah yang lagi di lihat Andre tadi.
" HWOIIIIIIIIIIIIIIIIIII~!!! HELP~!!!!" seru Renji dari bawah. Dia tampak lagi kesulitan oleh sesosok hollow yang kayaknya napsu abis sama dia. Tu hollow nguber-uber Renji dengan wajah genit.
" Heh?" Byakuya mengerutkan dahinya melihat tingkah memalukan dari wakilnya itu.
Hitsugaya mencari ide untuk menolong Renji.
" Eh, coca cola-mu itu udah habis belum, No?" tanyanya pada Reno yang lagi minum coca cola kaleng itu.
" Mmm, masih ada isinya…," jawab Reno.
" Boleh aku minum? Haus, nih!" kata Hitsugaya. Segera dia rebut kaleng coca cola itu dari tangan Reno. Reno bengong ngeliat tingkah kasar Hitsugaya dalam ngambil kaleng itu.
Hitsugaya segera meneguk sisa coca cola itu langsung dari bibir kaleng.
Ichigo, Andre, Reno, dan Byakuya melotot syok!
" Eh, Hitsugaya… Gue kalo minum langsung dari kaleng juga, lho…," kata Reno.
" Emang kenapa?" Hitsugaya tampak lagi ribet mengisi kaleng kosong itu dengan batu-batu kecil.
" Elo minumnya kan langsung dari kaleng juga…?" kata Byakuya.
" So…???" Hitsugaya melakban lubang di kaleng itu.
" Bukannya itu jadinya… elo ma Reno…," Andre melirik Reno.
" Berciuman secara nggak langsung…???" Ichigo melanjutkan kata-kata Andre. Hitsugaya langsung membeku. Eh? Iya juga…
" ………… mmm, eh… Kalo Reno nggak apa-apa, kok!" jawab Hitsugaya yang pipinya semu merah. Reno nyaris semaput mendengar kata-kata tersebut.
'Kalo Reno nggak apa-apa, kok!'
Gila! Siapa, sih, yang nggak seneng ngedenger namanya terpampang di kalimat di atas?!
" HEYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH~!!!!!!!!!" Hitsugaya langsung mencuri gaya Hiruma di Eye Shield 21 saat akan menge-pass bola, eh, kaleng ke jidat hollow sialan yang lagi ngejar Renji itu.
" Ayo, Toshiro! Super long pass~!!!" kata Byakuya menyemangati.
" Jangan! Devil laser bullet ajaaaaaa~!!!" bantah Ichigo.
" Berisiiiiiiiik~!!! Gue bukan Hiruma tauuuuuuu~!!!" Hitsugaya ancang-ancang.
Dan…
WUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUTS~!!!!!
Kaleng itu melesat dengan kecepatan tinggi…
Pada akhirnya…
DUAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!!
Kaleng itu mendarat!!! Mendarat saudara-saudara!!
Dengan sukses mendarat ke jidat RENJI!! YA, JIDAT RENJI!!!
Eh…???
Jidat Renji…?????????????
" EMAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!!!!!" jerit Renji saat kaleng laknat itu mencium jidatnya.
" Ups!!" Hitsugaya segera nyengir." Ehehehe… Sorry…,"
" SUNGGUH TEGANYA KALIAAAAAAAAAAAAAAN~!!!" jerit Renji dengan jidat benjol.
" Huuu~!! Gayanya, sih, bagus… Tapi, pendaratannya… Nggak ngira-ngira…," sindir Ichigo.
" Hah?!! Lo ngomong apa?!! Sialan! Gue kan bukan ahlinya soal beginian!!" protes Hitsugaya.
" Udah, sini gue aja!" Byakuya ngambil vas bunga yang tadinya mau dia lempar ke Andre.
" CIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT~!!!!" Byakuya melempar vas itu dengan gayanya Kid dari Seibu Wild Gunmans.
" Woooooooow~!!!" seru Hitsugaya dan Ichigo pas ngeliat vas itu sukses menggampar topeng hollow itu sampe hancur.
" Huaaaaaaaaa~!!! Taichou!! Makasiiiiiiiiiih~!!!!" teriak Renji penuh kebahagiaan. Dia lari-lari kayak anak kecil yang baru di beliin mainan baru.
" Kuchiki hebat!" puji Hitsugaya sambil bertepuk tangan.
" Kereeeeeeeen~!!" puji Ichigo sambil ngacungin kedua jempolnya.
" Hmmm… tak masalah…," kata Byakuya sambil pasang tampang cool.
" Mmm… maaf…," Reno mencoba menyela mereka.
" Eh? Ya…???" tanya Byakuya.
" Kalian itu… lagi ngapain, sih…???"
JDEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEER~!!!!
Pertanyaan tersebut seperti halilintar di siang bolong…
MAMPUS!!
Mereka lupa kalo di kamar itu ada Andre dan Reno!! Dari tadi pasti 2 orang itu kebingungan ngeliat mereka yang ribut-ribut sendiri.
" Eh… Mmm… Nggak ada apa-apa! E, ehehehe…," kata Hitsugaya sambil nyengir.
" Iya, tadi ada anak main voli pantai… Kayaknya seru… Jadi kita teriak-teriak gini…," Ichigo menambahkan.
Reno makin bingung. Sedangkan Andre… Dia menatap ke arah 3 sobatnya itu dengan wajah penuh kecurigaan. Mereka… pasti bisa lihat hantu! PASTI!! Dan aku yakin mereka bukan orang sembarangan!
Adzan Maghrib bergema di keheningan. Renji dan Andre berjalan di tengah sunyi adzan maghrib dengan langkah malas. Yaah… Maghrib-maghrib gini apa, sih, yang bisa mereka liat?
" Huaaaaaah… Pengen cepet pulang…," keluh Renji.
" Iya, ya… Gue kangen rumah…," imbuh Andre.
" Rumah ya…," Renji membayangkan Seireitei. Hmm… Bagaimana ya kabar Rukia sekarang? Kangen… Kalo misi panjang ini selesai… Gue pasti pulang dengan membawa banyak hadiah boneka Chappie…
" Eh, mampir ke mini market, yuk!" ajak Andre sambil menjentikkan jari." Kita setelah ini tetep balik ke villa apa ke hotel tempatnya Toshiro?"
" Hmm, ayo! Kalo soal baliknya… Kita balik ke villa-lah… Ntar anak-anak lain ngira kita bersekongkol ma Toshiro…," jawab Renji.
" Iya, sih… Gue udah nyoba ngomong sama mereka… Eh, tetep dikacangin! Huh!"
" Yo, yoooo~!! Kacang murah… kacang murah…!!! 1000 dapet tiga! Yooo… Kacang murah… kacang murah…!!!" ledek Renji dengan gaya penjual kacang.
" HAH?! Elo niat menghina gue, yach?!!" tuduh Andre sambil cemberut.
" Tau aja…,"
" RENJIIIIIIIIII~!!!!" Andre segera nyari batu gede yang kayaknya ajib kalo di lemparin ke kepalanya Renji. Sedang Renji…
Jelas dia segera kabur sambil terus ngikik.
Tiba-tiba…
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Terdengar suara hentakan kaki yang beraturan, kompak, dan tegas.
" Eh? Suara apaan, tuh?" tanya Renji.
" Kayaknya suara langkahnya orang lagi baris…," jawab Andre.
" What?! Maghrib-maghrib gini latihan baris-berbaris?!! Rajin amat!!"
" Cieelah… Palingan juga para tentara yang lagi latihan… Atau hanya warga desa yang latihan baris buat lomba tujuh belasan…," terang Andre.
" Woooy~!! Sadar, Mas Andre! 17 Agustus tu masih lama banget!! Buat apa juga latihan sekarang?? Kayak orang kurang kerjaan aja…," protes Renji.
" Tumben elo pinter! Yaah… Paling para tentara… Biasanya mereka kan latihan pas jalan lagi sepi kayak gini…,"
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Suara hentakan itu makin keras dan dekat.
" EH! Mereka lewat sini!" kata Andre.
" So…??" tanya Renji cuek.
" Ya harus kita kasih jalan, donk! Plus kita kasih hormat! Mereka kan tentara!"
" Hmm… Bener juga…,"
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Sosok-sosok putih tersebut makin kelihatan. Mereka dengan serempak bergerak dan berbaris dengan sangat rapi.
" Lho? Kok, seragamnya putih?!" kata Renji.
" EGH? Wah, iya! Apa sekarang seragam tentara udah ganti ya???" tebak Andre.
" Ngaco elo!"
" Ya sapa tau…,"
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Sosok itu makin terlihat jelas. Sosok itu selain berpakaian putih, juga berbaris dengan melompat-lompat. Serempak sekali… Dan yang membingungkan…
KENAPA MAKIN LAMA MEREKA KELIATAN KAYAK LONTONG DI CELUP TEPUNG?!!
" Mmm… Ndre, elo yakin mereka tentara…??" tanya Renji dengan kaki gemetaran.
Andre ikuta gemetar. Bulu kuduknya udah berdiri tegak." N, ng, nggak tau ya…??"
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Jarak barisan lontong putih itu kini hanya berkisar 20 meter dari Andre dan Renji. Andre dan Renji makin gemetaran. Jelas-jelas barisan tentara terlatih itu… adalah… BARISAN TENTARA POCONG!!!
" N, Ndre… I, itu… itu……," Renji menunjuk barisan pocong itu.
" I, iya, Ji……??" Andre ikutan gemetaran.
" I, itu pocong, kan…???" kata Renji terbata.
" I, i, iya……????"
" Ke, kenapa… mereka… baris… kayak begitu………???"
" Udah jelas, kan, Ji?"
" Jelas gimana…??"
" Udah jelas kalo itu…… POCONG BARIS, KAN?!!!"
" Gi, gimana, donk…?? Mana nggak ada, taichou… Gue atuuuuuuuuuut…,"
" Cukup kita gunakan… jurus kung fu ampuh yang gue dapet dari Shaolin!" terang Andre.
" Jurus apaan? Ajarin, donk!"
DRAP! DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!
Pocong baris itu tinggal berjarak 5 meter.
" Mau tau jurus apaan? Se, semua orang bisa, kok!" kata Andre.
" Heeeh…??" Renji cengo.
" JURUS…………………………………,"
" ……………………………,"
" JURUS LANGKAH SERIBUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU~!!!!!!!!!!!!" dengan secepat kilat Andre langsung lari tunggang langgang saat pocong-pocong itu tinggal berjarak 3 meter dari mereka.
" Hah?!!" Renji melirik pocong yang udah berjarak 1 meter darinya itu.
" …………………………," pocong itu menyeringai seram. Bau busuk menusuk hidung Renji.
" Mmmm… H, hai…??" sapa Renji sambil nyengir.
" ……………………………," pocong itu mulai mengerubungi Renji.
" ………………… HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!!!! ANDREEEE~!!! WAIT ME~!!!!!!!!!!!!"
Hitsugaya tampak sedang asyik membaca novel pemberian Renji pas Valentine sambil ngemil keripik kentang dan dengerin musik lewat earphone MP4 di atas spring bed hotel. Dengan tekun dia membaca satu demi satu halaman dalam novel '5 cm' itu.
" Hmm…," Hitsugaya memasang ekspresi bingung saat mendapati sebuah kata asing baginya dari novel tersebut.
Beruntung Ichigo masuk ke kamar Hitsugaya saat itu sambil membawa 1 kantong penuh berisi buah-buahan." Hai, Toshiro! Lagi baca apa?"
" Mmm… Ini… baca novel '5 cm' yang dulu di kasih Renji pas valentine…," jawab Hitsugaya dengan pandangan terus menatap halaman novel yang bertuliskan kata asing tersebut.
" Hah? Ada apa, Toshiro?" tanya Ichigo yang lagi nyiapin pisau untuk mengupas apel.
" Ini… elo tau nggak ini artinya apa…??" kata Hitsugaya sambil nyerahin novel tersebut ke Ichigo dan nunjukin kata yang membingungkannya dari tadi itu.
" Mana…??"
" Ini, nih…," Hitsugaya menunjukkan jarinya ke arah kata yang bertulisan 'B-O-K-E-P'.
" HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH…??????????" Ichigo cengo pas ngeliat kata yang lagi di tunjuk Hitsugaya itu.
" Eh? Kenapa? Elo pasti tau, kan, Kurosaki?" kata Hitsugaya polos.
Ichigo menatap wajah Hitsugaya yang masih polos itu." Mmm… gimana ya…,"
" Ayo, donk! Kasih tau! Apa, sih, 'bokep' itu?" tanya Hitsugaya sambil narik-narik lengan bajunya Ichigo kayak anak kecil yang lagi merengek minta di beliin mainan.
" ………………………," Ichigo berpikir keras. G, gimana ya…?? Haruskah gue kasih tau…??? Aduuuuuuh… Gimana, nih…??? Ichigo melirik Hitsugaya lagi. Waduuuh… Toshiro kan masih polos! Masa mau gue kasih tau…?!!
" Oi, Kurosaki! Kasih tau, donk!" paksa Hitsugaya.
" Eh… bokep itu… mmmm…," Ichigo wajahnya jadi merah." Mmmmm… anu…,"
" Apaan, sih? Kasih tau, donk~!!"
" ………………………,"
" Kurosaki!!"
" ………………………,"
" Please~!!"
" Mmm… Bokep itu artinya…," Ichigo mengambil nafas." Porno…,"
" Oooh… Lha, trus… porno tu apa…???" tanya Hitsugaya yang emang bener-bener nggak tau itu.
MAMPUS!! batin Ichigo." Eeeeh… porno itu… M, masa' elo nggak tau…??"
" Nggak… walaupun gue udah nanya yang lain, nggak ada yang mau kasih tau gue apa itu 'porno'! Porno tu apaan, sih?"
Treneeeeeeeeeeeeeeeeeng~!!
Mampuuuuuuuuuus~!!! Skak mat gue~!! Ichigo mengambil nafas." Sini…," Ichigo menandakan isyarat berbisik.
" Iya!" Hitsugaya mendekatkan kupingnya dan Ichigo membisikinya. Setelah selesai di bisiki wajah Hitsugaya langsung merah." E, eeh…?? Jadi… artinya 'itu'…???"
" Yup! Makanya nggak ada yang mau ngasih tau elo! Masih di bawah umur!" terang Ichigo sambil mengambil sebuah apel.
" Eh! Enak aja! Gue Hyourinmaru baru tau rasa elo!"
" Gampang… tinggal gue potong Hyou-chan-mu pake Getsuga Tenshou…," Ichigo menggigit apelnya." Hmmm… enak…,"
Lalu hening……
Mimik muka Hitsugaya tiba-tiba berubah pucat.
Ichigo nyengir. Hah! Takut dia sama gue! Hehehehehe… batin Ichigo GR.
" …………………………… mmm, Kurosaki…???" panggil Hitsugaya.
" Hah? Apa?" tanya Ichigo.
Hitsugaya mundur-mundur." K, kau lagi makan apa…??"
" Apel! Kenapa? Mau?" tawar Ichigo.
" Mmm, nggak, makasih… Kayaknya gue nggak doyan, deh…,"
" Lho? Perasaan elo suka apel juga,"
" Apa kau… yakin kalo itu apel…??"
" Maksud elo?"
" Lihatlah benda yang lagi elo panggil 'apel' itu!" perintah Hitsugaya sambil terus mundur-mundur dan nunjuk apel yang lagi di pegang Ichigo.
" Eh? Ini kan apel? Kenapa……… SIH?!!!" Ichigo langsung syok saat melihat ke arah 'apel'nya itu. Apel itu… bukan… itu bukan apel…
ITU MATAAAAAAAA~!!!!!!!!!!!!!
Mata itu masih bergerak-gerak dan ada bekas gigitan Ichigo.
" ANJROOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOT~!!!!!!!!!!!" Ichigo meneriakkan kata-kata sakralnya dan segera melempar mata itu. Dia juga melihat seluruh apel yang dia beli sudah berubah menjadi organ tubuh semua. Ada yang jadi jantung, hati, paru-paru… pokoknya macem-macem! Otak pun juga ada!
Ichigo mual sendiri… Gue tadi… makan tu mata…
" AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH~!!!!!!!!!!!" Hitsugaya langsung pingsan saat melihat semua mata itu melihat ke arahnya dan terdengar suara-suara dari mulut yang juga ada di situ.
" TOSHIRO!!" Ichigo segera menangkap tubuh Hitsugaya dan mengguncang-guncangnya." Toshiro!! Ada apa?!!"
" H, Heru… Hendra…… I, itu… organ…… organ…… mereka…," setelah membisikkan kata itu Hitsugaya benar-benar pingsan.
" E, eeeh…????!!!"
Lalu… sayup-sayup terdengar suara dari tumpukan organ tubuh itu.
" Toshiro……… Tolong kami… Toshiro… Tolong…………,"
" H, Heru dan… Hendra…??"
Byakuya dan Reno sedang berada di dalam mobil untuk perjalanan ke hotel tempat Hitsugaya menginap. Mereka ingin menjenguk sebentar. Reno sibuk memencet-mencet tombol di radio.
" Hmm… Lagu yang bagus…," komen Byakuya saat dia mendengarkan sebuah lagu POP dari Project Pop.
" Haaaaaah…???" Reno cengo. Ternyata… Pak Byakuya itu suka yang kayak begini, toh? Gimana ya reaksinya para cewek kalo mereka tau hal ini…???
Byakuya pun akhirnya ikutan menyanyikan lagu itu.
" Guk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk ngangguk guk! Guk ngangguk angguk kayak orang lagi batuk tuk!!" Byakuya nyanyi sambil ikutan ngangguk. Reno ngeri sendiri ngeliat gurunya itu nyetir tanpa liat depan.
" Huaaaaaaaaaaa~!! Pak! DEPAN!! DEPAAAAAAAN~!!!" kata Reno memperingatkan.
Nguueeeeeeeeeeeeeeeng~!!
Dengan cekatan Byakuya menghindar. Reno bernafas lega.
" Huuuf… HUAAAAAAAAA~!!! PAK, LAMPU MERAAAAAAAH~!!!"
Dan CKIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT~!!!!
Lagi-lagi Byakuya berhasil. Dia langsung mengerem tepat pada tempatnya. Reno sujud syukur dalam mobil. Lalu mobil mulai bergerak setelah lampu berubah jadi hijau. Tapi…
AJAIB!!
Tiba-tiba pemandangan jalanan yang ramai itu menghilang dari pandangan mereka dan berubah menjadi pemandangan yang ada di dalam hutan!! Reno melongo sedang Byakuya membeku di tempat.
" EEEEEEEEEEEEEEEGH?!! INI KAN DI HUTAAAAAAAN?!!" jerit Reno syok.
" Kok, bisaaaaaaaa?!!" imbuh Byakuya. Mereka pun turun dari mobil untuk memastikan sedang di hutan mana mereka ini. Burung hantu mulai berbunyi di hutan itu. Menambah kesan angker…
" Hiiiiiiy~!! Dimana ini ya?" tanya Reno sambil celingak-celinguk.
Byakuya memperhatikan sekeliling dengan waspada." Hati-hati!" katanya memperingatkan. Reno hanya mengangguk dan melirik jam.
Sudah jam 10 malam… Waduuuuuh… Jadi takut!
" AAAAAAAAAAAAGHHHHHHH~!!!!!!!!" 2 sosok menubruk mereka berdua dari belakang. Tampang mereka awut-awutan dan pucat.
" Renji! Andre!!" seru Byakuya kaget karena di tubruk." Kenapa kalian di sini?!"
Andre dan Renji menatap mereka dengan nafas nggak karuan." E, eeh… Ta, tadi kami…… dikejar pocong baris!" lapor Renji.
" Ma, makanya kami lari… Eh, nggak taunya nyasar ke sini!" sambung Andre
" HAH?!! GIMANA, NIH?!!" kata Reno panik.
" I don't know!!" sahut Byakuya yang terus waspada. Renji sudah gemetaran dan menggenggam baju Andre erat-erat.
" HUAHAHAHAHAHAHAHA!!!" terdengar suara tawa yang menggelegar. 4 cowok itu melompat kaget." Haa… Selamat datang, wahai tamuku yang terhormat!" kata suara itu.
" Siapa kau?" tanya Byakuya dengan cool seperti biasa. Sikap tetap waspada.
" Aku…?? Hmm… Kalian pasti sudah tahu siapa aku dan anakku ini…," jelas suara itu misterius.
" A, anak…???" Andre bingung." Ma, masa…??"
2 sosok muncul dari balik pohon beringin. Yang satu berbadan berbulu dan hitam besar, sedang yang satu berkepala seperti barongsai kecil tapi dengan mata besar mengerikan.
" Le, leak!!" tebak Byakuya." Dan… yang satu lagi itu…,"
" Ge, genderuwo…," ujar Andre lemah. Byakuya dan Renji terbelalak.
" Kau… bisa…??" pertanyaan Byakuya itu di jawab dengan anggukan oleh Andre.
" Ya, aku bisa melihat mereka…," jelasnya.
Reno yang emang nggak bisa ngelihat tentu terkejut dengan penampakan yang pertama kali dia saksikan secara langsung ini." I, itu Leak dan Genderuwo…???" ulangnya ketakutan. Dia meremas bahu Byakuya dengan sangat erat.
Renji agak bingung dengan sikap Andre. Dia terlihat tidak begitu terkejut. Tak sadar dia terus meliriknya. Andre pun sadar.
" Hm? Knapa elo liat-liat?" tanya Andre sok cool.
" GR!" sahut Renji cepat.
Andre menatap Renji lekat-lekat." ……… aku punya indera lebih… Hal ini sudah biasa ku lihat…," ujar Andre.
" Hmm… Pantas reiatsu-mu lumayan besar…," gumam Byakuya.
" Hah? Apa?" tanya Andre bingung mendengar gumaman Byakuya.
" Nggak…," jawab Byakuya. Dia kembali menatap tajam ke arah 2 sosok mengerikan itu." Apa maumu?"
" KHEKHEKHEKHE… Belum sadar rupanya, shinigami busuk!" kata Leak." Ku sarankan kau untuk mengikuti jejak anak manis berambut putih itu…,"
" TO, TOSHIRO?!!" 4 cowok itu kaget melihat Hitsugaya menerobos ke arah mereka dengan nafas terengah-engah. Di belakangnya ada Ichigo yang tampaknya dari tadi sudah berusaha mengejar Hitsugaya. Nafasnya juga nggak beraturan.
Hitsugaya menatap ke arah Leak itu dengan tatapan sangat marah.
" Apa maumu?! Kau sudah berani-beraninya mengambil nyawa 2 sahabatku! Juga kau sudah berani menyiksa Amir! DASAR KAU BERENGSEK!!!" maki Hitsugaya.
" Eh? Dia majikannya Si Amir?" Renji kaget.
" Iya! Aku sudah menyelidikinya! Dia sengaja pergi ke daerah tempat kita tinggal untuk memperluas kekuasaannya! Tapi, semenjak kita berhasil menyerbu ke markasnya, dia kembali lagi ke daerah kekuasaannya ini… Bali!" kata Hitsugaya." Dia bukan hantu! Dia hanya seorang pengguna ilmu hitam yang tidak berperasaan! Dia memang hanya bisa menggunakan sihirnya di Bali… Tapi, dia tak pernah segan untuk membunuh orang hanya untuk mencuri organnya! SEPERTI INI!!"
Hitsugaya melemparkan kantong plastik yang berisi organ tubuh tadi." Ini organ tubuh Heru dan Hendra, kan?!"
" EH?!" Andre melotot. Dia tiba-tiba mengeluarkan pisau perak dari sakunya." JADI KAU YANG MEMBUNUH HERU DAN HENDRA?!!"
Leak itu hanya tersenyum. Si genderuwo hanya tertawa nggak jelas." Ya! Sebab mereka sudah menghalangi jalanku! Lagi pula… Organ mereka sangat bagus sekali…," terang sang Leak sambil menjilat bibirnya.
" Menghalangi jalan? APA MAKSUDMU?!!" tanya Ichigo geram.
Leak itu kembali tersenyum." Sebelum itu… akan ku perkenalkan dia…," Leak itu menunjuk ke Genderuwo." Dia Genderuwo… anak laki-lakiku…,"
" HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH?!!!" jerit 6 cowok itu syok.
" Ya, dia akan jadi penerusku untuk menguasai Bali ini… Jadi, pastinya dia butuh pendamping… Untuk itu aku ke tempat kalian untuk mencari pendamping yang cocok," lanjut Leak. Si Genderuwo semakin tertawa nggak jelas.
" PENDAMPING?!!" jerit Reno.
" KAWININ AJA DIA SAMA KINGKONG!! GAMPANG, KAN?!!" usul Byakuya kesal.
" Hmm… Kayaknya ada yang ngerasa nama nenek moyangnya di bawa-bawa, nih…," sindir Ichigo pada Renji.
" HAH?!! Elo mau ngehina Zabimaru?!! Heh, yang nenek moyangnya kingkong tu malah dia!!" Renji nunjuk Andre. Yaah… Tampang Andre emang rada mirip kingkong… Dia itu gede besar trus rada hitam… Hmm, mirip bangetlah!
" Wah… Sialan lo pada! Hiiih~!! Gue tusuk baru tau rasa!" kata Andre sambil ngacungin pisau peraknya.
" Be quiet please!! Ni masalah serius tauuuuuu~!!" kata Hitsugaya menengahi. 3 cowok itu langsung diam 1001 bahasa.
" Lanjutkan ceritamu!" perintah Byakuya pada si Leak.
" Makasih… Yaaah… Sebagai ayah yang baik, gue nyariin anak gue ini jodoh yang seksi punya. Gue tawarin dia Luna Maya… nggak mau… pemenang Miss Universe… nggak mau… trus… gue tawarin dia Leonardo D'Caprio… Eh, malah mau!" terang Leak.
" HAH?!! JADI… DIA…," Reno nunjuk si Genderuwo.
" Ya… anak gue ini gay…,"
" APAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA?!!!!!!!!!" jerit Byakuya, Ichigo, Renji, dan Andre. SYOK SETENGAH MATI.
" J, jangan-jangan… dia…," Hitsugaya langsung merinding.
" Yup! Dia jatuh cinta padamu saat pertama bertemu di pantai itu…," Leak itu tersenyum." Kalau dipikir… kau memang sangat manis…,"
Kini Genderuwo itu angkat bicara." Sejak saat itu, gue terus membuntutimu, Tuan Putri…," katanya yang lalu mendekati Hitsugaya dan meraih tangannya.
" EGH?!! TUAN PUTRI?!!" kata Hitsugaya syok. Perasaan gue cowok… Ni genderuwo matanya minus berapa, sih?!! EH!! Btw, kenapa ni setan seenak udelnya aja megang tangan gue?!!
" Ngebuntuti itu… nggak nyampe… mmm… elo tau kan maksudku…??" tanya Byakuya.
Genderuwo itu mengangguk." Ya… sampai ke kamar mandi…,"
" HAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH?!!!" jerit Hitsugaya.
" Benar, Tuan Putri… kuakui engkau begitu sempurna… Kulit putih bersih mulus…," Genderuwo itu mengelus tangan Hitsugaya dan lalu mengecupnya." Hmm, dan begitu wangi…,"
Hitsugaya semaput di tempat. Eh! Nggak, ding! Dia rasanya pengen segera keluar dari gigai terus membekukan si Leak ma Genderuwo mesum itu trus minta Zabimaru-nya Renji buat menelan mereka.
" APA?!! BERANINYA ELO NGINTIP TOSHIRO!!" kata Byakuya yang lalu menendang si Genderuwo itu jauh-jauh.
" AWW!!" Genderuwo itu mengaduh. Hitsugaya segera mengibas-ngibaskan tangannya yang tadi di cium Genderuwo.
" WUEEEEEEEKH!! NAJIIIIIIIIIIS~!!!" jeritnya yang lalu segera membersihkan tangannya dengan handwash banyak-banyak." Sialan lo!!"
" SERBUUUUUUUUUUUUUUUU~!!!!!!!!!" Ichigo, Renji, Byakuya, dan Hitsugaya segera keluar dari tubuh mereka dan berdiri dengan wujud shinigami.
" Eh…??" Andre dan Reno cengo ngelihat 4 tubuh itu tergeletak dan di depan tubuh itu ada 4 cowok dengan pakaian kimono hitam.
" Nanti kami jelaskan! Sekarang bantu kami! Tapi, hati-hati!" kata Hitsugaya.
Andre dan Reno mengangguk. Andre menghunus pisaunya lagi sedang Reno mengambil kayu besar yang ada di dekatnya." Baik!"
" Gue serang si Genderuwo!!" kata Ichigo. Dia dendam dengan genderuwo yang udah dengan beraninya mengintip Hitsugaya.
" Gue jugaaaaaaa~!!!" seru Andre.
" Reno kau bantu mereka saja! Biar kami yang urus si Leak!" perintah Hitsugaya pada Reno. Reno langsung berlari ke arah 2 cowok lain yang lagi mau menyerbu si Genderuwo itu.
" Eit! Elo pikir kita nggak punya teman?" kata si Leak. Lalu Leak itu menjentikkan jarinya. Tiba-tiba datang sepasukan pocong baris. Kini jumlahnya lebih banyak dari yang tadi ngejar Andre dan Renji. Jumlah mereka sekitar 10-15 peleton.
" HUAAAAAAAAH~!!! POCONG BARIIIIIIIIIIIS~!!!" jerit Renji dan Andre syok.
" HAHAHAHA!!! Kaget? Hei, kalian!! Serang mereka dan ambil anak berambut putih imut itu! Ingat! Jangan sakiti dia! Yang lainnya… LINDES AJA!! BANTAAAAAAI~!!!" perintah si Leak yang lalu ketawa sadis.
" Lindungi Toshiro!!" perintah Byakuya. Para cowok itu langsung mengelilingi Hitsugaya untuk melindunginya.
" Kok, gue jadi kayak putri begini, sih?!" keluh Hitsugaya. Muka cemberut.
" Ya… Kamu emang putri kami!" kata Andre.
" Kami akan merelakan nyawa kami untuk melindungimu, Putri!" sahut Renji.
" Aku juga!!" Ichigo juga nyahut.
" M, me too!!" Reno ikutan nyahut.
" Hmm… tentu saja kami akan melindungimu…," kata Byakuya cool.
Hitsugaya menghela nafas." Heeh… Ini, mah, gampang buat gue…,"
" EH?" 5 cowok itu bingung ngelihat Hitsugaya yang langsung melompat melewati mereka dan berdiri menantang di hadapan pasukan pocong baris itu.
" Asal tau saja… gue bukan putri yang lemah… Eh, GUE BUKAN PUTRIIIIIIIIIIIIIII~!!! GUE KAN COWOK!!! SIALAN ELO!!!!" Hitsugaya mengacungkan pedangnya ke angkasa.
" Andre! Reno!! Cepet pake jaket!!" perintah Byakuya.
" ………???" Andre dan Reno bingung. Maksud loe…???
" SOTEN NI ZASE…… HYOURINMARU~!!!!!!!!" seekor naga es super besar keluar dari pedang Hitsugaya. Naga itu meraung keras. Awan tebal langsung muncul. Suhu sekitar jadi turun 5 derajat.
" Ada apa, my master?" tanya Hyourinmaru.
" Hyourinmaru! Bantai mereka!" perintah Hitsugaya sambil menunjuk barisan pocong itu.
" It's easy…," jawab Hyourinmaru sambil tersenyum.
Para pocong itu langsung ketakutan. Pemimpin pasukan itu langsung berkomando dengan cepat." 'LOMPAT' TEGAP! MAJU, JALAN!! 2 KALI BELOK KANAN!! JALAAAAAAAAN~!!!" serunya.
Anak buah mereka langsung protes." Interupsi! Aba-aba salah!!"
" HAH?!! Salah gimana?!!" bentak si pemimpin.
" Kita, para pocong, kan nggak bisa jalan!!" lapor mereka.
" Iya, ya…,"
" Hyou-chan! Jangan pedulikan omongan mereka! Langsung bantai aja!! Ntar gue bonusin kamu ciuman!" perintah Hitsugaya sambil nunjuk deretan pocong yang lagi sibuk sendiri itu.
" Horeeeeee~!! Hyou-chan nanti di cium!!" sorak Hyourinmaru senang. Dia segera melesat ke arah para pocong itu.
" AH!! LOMPAT TEGAP! MAJU, LOMPAT!! 2 KALI BELOK KANAN!! MAJU, LOMPAAAAAAAAT~!!!" komando si pemimpin pocong itu dengan segera. Barisan pocong itu langsung melompat-lompat secepatnya untuk kabur.
" Haha!! Kalian pikir bisa lari?" kata Hyourinmaru.
" AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH~!!!!!!"
Sedetik kemudian para pocong itu sudah berubah menjadi patung es super indah dan hancur jadi berkeping-keping. Puluhan pocong itu langsung lenyap tak berbekas. Hitsugaya dan Hyourinmaru tersenyum puas. Sedang yang lain terpukau.
" Woooow…," decak Andre.
" Elemen es-nya Hitsugaya-taichou emang hebat!" puji Renji sambil manggut-manggut.
" Sugoi, Toshiro!!" kata Ichigo.
" Hyou-chaaan~!! Ini hadiahku!!" Hitsugaya langsung melompat memeluk Hyourinmaru dan mencium arwah zanpakutou-nya itu tepat di pipinya. Hyorinmaru langsung berputar-putar mengelilingi Hitsugaya dengan bahagia dan lalu menghilang.
" Sekarang tinggal kalian…," Hitsugaya kini menyeringai seram. Death glare sudah mejeng di mukanya.
" Ah, sekadar informasi…," kata Andre." Leak akan langsung mati kalo kita tebas kepalanya lalu pisahkan badan dan kepalanya itu! Sebab, bisa kembali lagi kalo di biarin!"
" Perfect!!" seru Renji." Tinggal di telen ma Zabimaru aja kepalanya! Beres!! HOWL!! ZABIMARU~!!" bankai Zabimaru langsung menyambar kepala Leak dan menelannya.
" TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAK~!!!" jerit Leak tersebut. Tak berapa lama kemudian… dia pun mati…
" Ayaaaaaaaah~!!!" panggil genderuwo.
" Kalo genderuwo?" tanya Ichigo pada Andre.
" Gue bukan ahlinya… Tapi seingatku genderuwo dapat membuat hamil siapapun yang ia tiduri… Lainnya, gue nggak tau…," terang Andre sambil mengangkat bahu.
" Yaelah! Yang diingat cuman bagian itunya!" kata Byakuya.
" Pokoknya bunuh aja trus di konsou! Beres, kan?" usul Hitsugaya.
" Oke!!" lalu mereka menyerbu si genderuwo.
" HYAAAAAAAAAAAAAAH~!!!" Andre melayangkan pisau peraknya ke Genderuwo.
" CIAAAAAAAAAAAT~!!!" Reno berlari sambil mengacungkan kayunya.
" CHIRE, SENBONZAKURA!!" (so pasti…) Byakuya.
" GETSUGA TENSHOU!!" teriak Ichigo.
" HOWL, ZABIMARU~!!" teriak Renji.
TRAAAAAAANG!!! BAK! BUK!! BAK!!! BUK!!! DUEEEEEENG!!!
Mereka menyerang Genderuwo tanpa ampun. Si Genderuwo dengan mudah menghindar. Dia menghindar dengan lincah layaknya ballerina.
" Kok, nggak bisa-bisa, sih?!!" kata Renji yang udah ngos-ngosan ngelempar Zabimaru ke arah si genderuwo.
" Haduuuh~!! Dia ini udah latihan karate dari mana, sih?!! Jago banget menghindarnya!" keluh Andre.
" Guys…," panggil Reno.
" Apa?" tanya Byakuya.
" Rasanya, kok, ada yang kurang ya…??"
Suasana hening.
" OH IYA!! TOSHIRO!!!!" jerit mereka yang lalu serempak berbalik dan melihat Hitsugaya udah di sandera sama seorang genderuwo lain.
" Ehehehehe! Dapat!!" seru si genderuwo lain yang udah nangkep Hitsugaya itu.
" Makasih, kak!" kata genderuwo yang dari tadi mereka serang.
" Bangsaaaaaat~!! Lepasin nggak?!!" gertak Hitsugaya pada kakak genderuwo itu.
" Ya, nggak bisa… Gue kan udah di pilih sebagai orang yang… HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~!!!" sebelum selesai bicara, Hitsugaya udah menggigit tangan si kakak genderuwo itu.
" HYOURINMARU!!" seru Hitsugaya. Kaki kakak-beradik genderuwo itu langsung membeku. Mereka nggak bisa bergerak lagi, deh… "Oke, silakan serang sepuasnya!" komando Hitsugaya pada ke-5 sobatnya.
Pada akhirnya, 2 genderuwo itu babak belur lalu mati. 4 shinigami itu menceritakan identitas asli mereka kepada Andre dan Reno. Tapi, mereka hanya memberitahu kalo mereka itu disebut 'shinigami' dan bertugas untuk mengalah segala makhluk halus yang mengganggu/jahat. Hanya itu saja! Soal lainnya, seperti soal kalo mereka itu sebenernya udah mati dan sekarang sedang pakai tubuh pengganti/gigai nggak di beritahu… Takutnya ntar mereka syok.
Mereka lalu kembali ke villa dan menceritakan semuanya.
Murid-murid SMAN 13 itu mengakui kesalah pahaman mereka dan kembali menerima Hitsugaya. Happy ending, deh…
Bus sudah siap berangkat untuk pulang ke kota mereka.
" Toshiro mana?" tanya Andre.
" Eh, iya… mana ya?" Ichigo celingak-celinguk lalu tersenyum." Ah, mungkin ke sana…,"
" Ke sana…??" Reno heran.
" Ke makam Heru dan Hendra…," kata Ichigo.
Hitsugaya menaburkan bunga ke atas makam 2 sobatnya itu sambil tersenyum lemah.
" Daah… teman-teman…," bisiknya. Lalu dia meletakkan seikat bunga lili putih di atas 2 makam itu." Sudah siap?"
2 sosok muncul. Itu arwah Heru dan Hendra. Mereka tersenyum dan mengangguk." Ya, terima kasih… Toshiro…,"
Hitsugaya mengeluarkan pedangnya. Bersiap untuk meng-konsou arwah mereka.
" Hati-hati ya…," pesan Hitsugaya.
" Ya… tuan putri…," kata mereka yang lalu meraih tangan Toshiro dan mengecupnya layaknya pangeran yang ingin mengajak putrinya dansa. Perlahan-lahan arwah mereka menghilang dan menjadi kupu-kupu hitam.
" Bodoh…," bisik Hitsugaya. Dia mengambil nafas lalu menatap ke angkasa. Menatap ke arah 2 kupu-kupu hitam yang sedang terbang itu.
" SUDAH KUBILANG, KAN?!! JANGAN PANGGIL GUE 'TUAN PUTRI'!!!!!! PLEASE, DEH, GUE KAN COWOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOK~!!! BANGSAT!!" teriak Hitsugaya ke kupu-kupu itu.
Kupu-kupu Heru dan Hendra itu menjawab." Hmm, kau memang tuan putri kami… Walaupun marah tetep manis, kok, putri!" kata mereka.
" APA?!! HEI, KE SINI KALIAN!!! TURUUUUUUUUN~!!! MAU GUE CINCANG ELO BERDUA!!" terdengar suara tawa." BANGSAT!! MALAH KETAWA!!! SINI ELO PADAAAAAAAAA~!!!"
Tapi, Hitsugaya langsung di seret oleh Ichigo dan Andre ke dalam bus sebelum dia berhasil melempari arwah Heru dan Hendra yang berwujud kupu-kupu itu dengan batu terdekat.
4869fans-nikazemaru:" The end juga chapter-nya Leak!! Huuf… Ini chapter gue terpanjang! 1 chapter terdiri dari 16 halaman kertas berukuran Legal!"
Hi-chan:" Segera jawab review yang menumpuk!!"
Byakuya:" Dari ! Oh, tapi genre tetep horror… Soalnya cuman chapter ini, doank, yang misteri! Hmm, seperti yang ada di chapter tadi… Leak itu sebenernya manusia yang mempelajari ilmu hitam di Bali!"
4869fans-nikazemaru:" Oh, banyak yang protes ya…?? Hmm, serius bikin, sih… Toh, cuman 1 chapter langsung tamat… RenIchi? Sorry, masih nggak minat…,"
Hi-chan:" Next is Kirazu Haruka!! Hm, penulisan Toshiro yang bener? Yang bener tu 'Tōshirō'! Tapi, untuk menyingkat, 'mas' gue pake 'Toshiro'… Males ngetik Tōshirō! Iya, nih… semua jadi pada OOC… Tapi, setelah ini, di usahain balik lagi… Cuman di chapter Leak ini OOC-nya parah!"
4869fans-nikazemaru:" Hiruma muncul?!! Oh!! I love Hiruma!!! Hmm, tapi kalo muncul ntar jadi crossover, donk!"
Renji:" Mizuhashi Azumi –Uchiha-! Mmm, ya makasih… author udah berusaha bikin tragedy dengan berguru kepada temennya yang pinter bikin tragedy…,"
Ichigo:" Dari ReadR! Kenapa shinigami action-nya selalu jam 12 malam? Hmm, kurasa karena itu saat-saat yang paling tepat! Kan jalanan sepi… Jadi kalo ada pertarungan orang-orang nggak bersalah nggak bakalan terluka!"
Hitsugaya:" Thanks udah komen… Yah, ini akibat author! Tapi setelah ini di usahakan nggak… Tuh, udah nggak begitu tragis, kan? Mood humor author udah balik lagi kayaknya… Yumemiru Reirin juga… makasih udah ngasihani gue…,"
Byakuya:" Auferiee! Hmm, ya beneran matilah si Heru ma Hendra! Arisawa nggak muncul karena author emang orangnya males kalo di fanficnya kebanyakan tokoh!"
Hi-chan:" Hany dan juga Ann. B! Emang kasian Shiro-chan… Hiks…,"
4869fans-nikazemaru:" DiLLa-SaGi! Ya… Sagi bakal muncul terus di fanfic special itu… Kalo di Ghost Hunter-nya, sih, jarang… SORRY!! OW! Gue di ancem! Padahal mau gue bikin mati si Sagi…… eh, bercanda, kok!"
Hi-chan:" Terakhir… hinamori1996! Hmm? Makin terkenal? Masa?" (nggak percaya)
Renji:" Ok, besok kita ngelawan apa?"
4869fans-nikazemaru:" KHUKHUKHUKHU!!!" (menyeringai seram) "Jelangkung…,"
Hitsugaya:" Ugh… Elo emang berani buat?"
4869fans-nikazemaru:" Maybe… Gue lagi kepikiran itu akhir-akhir ini…,"
Hi-chan:" Ok!! Sekian chapter kali ini!!"
Byakuya:" Sampai jumpa di chapter selanjutnya…,"
All:" AND PLEASE REVIEW!!!"
