Banyak banget review masuk! Jadi semangat huwoooh! Meski saya abis sakit kemaren tetep aja rajin lanjutin nih FF! Pft :v

Balas review seperti biasa! ane pendekin ae yew?(?) lagi bete soalnyaw!(?)

Honey Sho : Jiaha Max dikacangin! Kasian amat! XD #ditendang makasih ucapan ultah dan doa nya! Kojuro emang udah ditakdirkan error, tapi di chapter satu dia enggak kayaknya *lirik chapter 1*

Nakata Ryn Fuuma : Makasih ucapan dan doa nya! Hewheeew! Makasih atas ngakaknya! dan makasih atas semua doa untuk chara chara SenBasa! Yeeey! Yeeey! (SenBasa : Kita yang dapet kok lu yang seneng coba Thor?)

Dissa-CHAlovers : Dissaaaaa! Sama sama! :D makasih ucapan dan doa nya! Sasuke entah deh (?) (Sasuke : *kretek* ya gitu deeeh..) Iya duong(?) promotor sejati Dissa! XD pft

l w Bunga : Megohime dan Akihime? Hum.. Nggak ada rencana pengen dimasukkin. Soalnya lama lama genrenya jadi drama nanti.. (?) plus kagak tau history mereka hiks! Jiah! XD saya emang udah ketularan stress nya Dissa! XD

FadjrinaH : DEK, KAKAKMU KESURUPAN YA? MWAHAHA! Makasih ucapan dan doanya! Kecuali yang terakhir /pret okay sudah di update, semoga adekmu takut lagi yaw! Mwehehe!

girlchanproblem : GAKPAPAAAAAAAAAAAA! Hehe! Lagi bermasalah? ;-; yaudah gakpapa! Okey semoga internetnya bener lagi dan pastinya saya lanjutkan!

NekoLisa : NEKO LISA-DONOOOO! Yap, layaknya 'Oyakata-sama Old Man'! Juga 'Aku Rajhojho'! Baca total yaw! Mwehehe! Hiks, fic ini sudah ditakdirkan panjang panjang, maapkan Yuki! *sujud*

Meaaaa (lho, bales review ke diri sendiri?) : DIRIKU! Kenapa saat di RS kau stress hah! #ditendangdirisendiri ya sudahlah Mea, sabar aja yaw diriku ini! Yey! (Readers : ... )


Saya mengetik ini dalam keadaan tangan kiri di-infus (hiks) dan tangan kanan penuh bekas suntikan cek darah (hiks) kini bisa update! Yey!

Saya sebenarnya greget banget pengen ngetik chapter 13 nya, takut ide di otak pergi lagi (Huwek) karena 6 karakter baru akan hadir di chapter depan! Bermacam macam clue ada di chapter ini jadi silahkan nebak nebak! Nah, akhirnya, chapter 13 selesai sebelum chapter 12 selesai! Keren kan? Hewheew!

Disclaimer : Basara punya Capcom!

Have fun with the story!


Jam 19.10 di ruang tengah.

"MINNA!"

"Ya ampun.. Apa lagi sih, Nouhime-sensei?!" Teriak Toshiie.

"Kita capek!" Teriak Matsu.

"Juga acaranya baru selesai," Teriak Keiji.

"MAEDA! JANGAN BIKIN GUE GILA DOOOOONG!" Teriak Kennyo sambil jeduk jeduk kepala.

"Akhirnya Maeda kompak lagi..," kata Motochika.

"Aduh.. Capeeeeek!" Kata Yukimura sambil tiduran terbalik di sofa. Maksudnya kakinya ada diatas, kepalanya di bawah.

Fuuma menulis, "Kenyang banget gue.. Pumpkin soup nya enak banget, gitu gitu Motonari ternyata masakannya enak!"

Motonari tersipu malu. "Aah~ Arigatou~"

"Waaah! Muka Mouri manis bangeeet...," kata Motochika mendekat ke Motonari.

"WAAAA! YAOI DIMANA MANA! YAOI DIMANA MANA! MANA DIMANA YAOI! DIMANA MANA YAOI! OIAY ANAM ANAMID!(?)" teriak Kasuga.

"Author! Sadar dong! Baru selesai lebaran nih!" Teriak Ieyasu.

"JADI AKTOR TUH JANGAN PROTES MULU DONG!" Teriak Author.

"Lagian elu..!" Teriak Ieyasu kesal.

Jeblek teng tung duong pret (?)

"Anj**t! Bunyi apa itu?! Kok ada MONYET ngemis ga jelas?!" Teriak Yoshimoto. Apa hubungannya coba?-_-

"Wah, ternyata elu omongannya kasar juga!" Kata Motochika.

"SIAPA YANG LU PANGGIL MONYET?! GUE MANUSIA JUGA SHINOBI, TAU!" Teriak Sasuke nyadar. Dia barusan lagi daydreaming. Mau tau apa lamunan Sasuke? Mari kita menjelajahi alam bawah sadar Sasuke!

"Huwaaaaah Kasuga..," Ajak Sasuke.

"Apa?" Tanya Kasuga.

"Kamu tau ga apa kegunaan lem?" Tanya Sasuke.

"Untuk nempel kertas, heh?" Jawab Kasuga. 'Ni anak pe'a apa ya?' Batinnya.

"Salah," kata Sasuke.

"Terus apa?" Tanya Kasuga.

"Untuk ngerekatin hati kamu ke hati aku... *gombal*"

"Ah Sasuke~ kamu bisa aja deh~" Kasuga nge blush.

Sementara itu di kejauhan..

"AKU HARUS MERELAKAN GOMBALAN ITU UNTUK PASANGAN KASUGA DAN SASUKE! ITU ADALAH GOMBALAN FAVORITKU WAKTU MASIH MASA MASA PACARANKU DULU!" Teriak Author Mea sambil mukul mukul pohon. Kisah nyata again.

"PANJANG SEBELAAAH, IKAT TALI SEPATUKUUUU!" Author melanjutkan teriakannya sambil nyanyi sambil mukul mukul pohon pake efek slow motion.

"Eeeh! Gue gak bermaksud begitu..!" Kata Yoshimoto.

"Pokoknya, jangan ada yang panggil gue MONYET dan SARU! MONKEY JUGA GAK BOLEH!" Teriak Sasuke.

"Ribut banget lu..," kata Yoshimoto.

"Wow! Gue dapet Be Be Em! Dari sahabatku Lisa-dono! Dia nge fans ama Motochika! Dia juga fujoshi sama kayak gue!" Kata Author terlalu seneng. Itu BBM udah dari jaman kapan coba -_,- dari ngetik chapter 10 juga udah ada tu BBM -_-

"GUE PUNYA FAAAAAAAANNNNSSSSSS?" Motochika langsung menghampiri Author sambil ber PE.

"Iyak! Katanya dia suka YAOI elu ama Motonari lho!" Kata Author.

"APAAAAAAAAAAAAAAAAA?! *banting Author*" teriak Motochika greget.

"WOY! SAKIT EGE!" Teriak Author.

"Salah elu!" Teriak Motochika.

"KOK GUE YANG SALAH SIH? *liat Blekberinya ikut kebanting* MY BB! BARU BENER UDAH RUSAK LAGI!" Teriak Author. Tunggu, yang ini bukan kisah nyata :D

Nouhime-sensei cengo liat mereka (YoshimotoxSasuke, AuthorxMotochika) berdebat.

"UWOOOOH! NouhimeNouhimeNouhime! Ada apa?" Tanya Yukimura terlalu semangat.

"INI LHO, GUE DAPET TELPON DARI KENSIN-SENSEI JUGA HIDEYOSHI-SAN, KALAU KITA HARUS ADA DI SEKOLAH BESOK PAGI!" Teriak Nouhime-sensei. Semua langsung marah.

"KITA KAN MASIH MAU DISINI!" Teriak Nagamasa.

"Ichi gak rela meninggalkan villa semegah ini..," kata Oichi.

"Aku gak bisa berkebun lagi!" Kata Kojuro.

"Oi Kojuro! Kan di Oshuu ada kebun!" Kata Masamune.

"Siapa itu Hideyoshi-san?" Tanya Keiji.

"NOUHIME-SENSEI? BUKANNYA BULAN APRIL UDAH TAHUN AJARAN BARU YA? KOK KITA BELOM NAIK KELAS?" Tanya Ieyasu.

"He eh!" Kata Nouhime-sensei.

"Ha?" Tanya semuanya kecuali Fuuma.

"Besok itu kita udah naik kelas 3, kita ambil rapot pas kegiatan belajar, besoknya bawa lagi dan udah ditandatangan," kata Nouhime-sensei.

"GAK NGERTI!" Teriak semuanya kecuali Fuuma.

"Okeh. Di Jepang itu tahun ajaran baru dimulai pada bulan April karena bulan April itu puncak terindah di Jepang. Bunga Sakura pada mekar dan pas indah indahnya, waktu yang pas untuk memulai hal baru, termasuk tahun ajaran baru," jelas Nouhime-sensei.

"Oooo... Tapi kita gak ngerti!" Teriak Matsu.

"Nobunaga-sama memberikan tugas tambahan di bulan April karena kelas kalian itu bener bener mengecewakan, nilai jelek kecuali rangking satu sampai tiga, perilaku nilainya nol, terus ya bla bla bla! Kecuali rusuh! Rusuh juara satu!" Kata Nouhime-sensei.

Sedikit ceramah dari sang Author, Author baru inget kalo tahun ajaran di Jepang itu dimulai di bulan APRIL! Oh nooo! Gimana nih? Gimana? Gimana? /lebay

"Kita gak liburan dong?" Tanya Ieyasu.

"Gak! Liburannya ya ini, cuma dua hari!" Kata Nouhime-sensei.

"Ah elah! Rese banget!" Kata Ieyasu kesal.

"GUE BILANG, NO PROTES!" Teriak Author yang masih asik main BB nya(?).

"APAAN SIH LU NYAMBER NYAMBER BAE! GUA COPOTIN JUGA NIH PALA LU!" Teriak Ieyasu.

"SO WHAT? MENURUT LO, GUE GAK BISA LAWAN LU GITU? Mentang mentang usia gue 12 tahun?" Tanya Author.

"Siap siap lu MATI!" Teriak Ieyasu.

"Huwaaaaa! Aku disumpahin mati!" Author nangis guling guling.

"Umm, siapa itu Hideyoshi-san?" Tanya Oichi.

"Hideyoshi-san adalah guru baru di SenBasa High School! Oh iya, dia sekarang mengajar kelas 3 alias kelas 12, dia juga membawa dua murid baru!" Kata Nobunaga.

"UWOOOOH! SEMOGA MURID BARU ITU SAMA KAYAK AKU! SUKA TERIAK TERIAK! JUGA SUKA MAKAN DANGO!" Teriak Yukimura.

"Berisik! Saatnya gue bedah leher lu!" Masamune kembali menarik kerah Yukimura.

"Eheheh...," Yukimura cengengesan.

"Gitu aja pake cengengesan.. Sok sok ga bersalah lu!" Kata Masamune.

"Masamune-dono cantik...," kata Yukimura dengan PE nya.

"NANI?! Huwek! Huwek! Huwek! Huwek!" Masamune dengan bangganya langsung lari ala Imagawa Yoshimoto(?) ke kamar mandi dan muntah(?).

"Author ih.. JANGAN YAOI MULU DONG! UDAH TAU ABIS SAKIT AND LEBARAN!" Teriak Ieyasu.

"Katanya sahabat?! Kenapa protes mulu?! Lagipula kan peran gue disini banyak, yaitu Script Writter, Sutradara, sebagai Author, terus peran gue di FF ini kan jadi Author, gue diceritain jadi sahabat elu, plus naksir ama Motonari, juga gila! Parahan mana coba? Capekan siapa coba? Mana gue bantuin Motonari tu tugasnya buanyak banget! Gimana gue gak capek?!" Kata Author super kesal.

"Lu naksir Motonari?" Tanya Motochika.

"Ya! Gue cinta ama Motonari!" Kata Author langsung mengeluarkan bola bola api ala Toshiie(?).

"APAH?! ADA LAGI YANG NAKSIR AMA GUE?" Tanya Motonari.

"Cih..," kata Motochika.

"BERARTI WISH GUE..! WISH GUE.. DIKABULIN SAMA KAMI-SAMA SECEPAT INI!" Teriak Motonari.

"Wish lu? Lu make a wishnya Author naksir elu?!" Tanya Motochika.

"Bukan, tapi...," Motonari menarik napasnya.

"Satu! Semoga aku panjang umur! Dua! Semoga aku selalu diberi ketabahan jika dimarahin Author! Tiga! Semoga hubungan Kasuga dan Sasuke beneran langgeng sampe ke pelaminan! Empat! Semoga Motochika bakal ajak aku jalan jalan keliling Shikoku! Lima! Semoga Author cepet move on dari mantannya dan suka ama orang lain! Enam! Semoga Yukimura teriakannya makin kenceng sama tenggorokannya gak pernah soak! Tujuh! Semoga Maeda makin kompak! Delapan! Semoga persahabatan Author dan Ieyasu bertahan sampe FF ini selesai! Abis itu lanjut lagi di part 2 nya! Sembilan! Semoga aku bisa akting nangis! Karena selama ini aku gak bisa akting! Sepuluh! Semoga Kojuro otaknya tambah error! Sebelas! Semoga Nouhime-sensei makin gila dan gak peduli sama muridnya! Dua belas! Semoga Fuuma suatu saat nanti ngomong! Tiga belas! Semoga karakter karakter Basara 3 akan muncul di FF ini! Empat belas! Semoga Masamune makin sabar sama kelakuan rival dan Migime nya! Lima belas! Semoga nanti Kojuro nikah ama Kebo! Enam belas! Semoga Shingen-sensei bakal jadi 'Master Teriak' kw dua! Tujuh belas! Semoga-"

"BANYAK BANGET WISH ELU! MANA LU DOAINNYA TEMEN TEMEN LU BUKAN DIRI LU SENDIRI!" Teriak Toshiie.

"Itu tandanya hatinya mulia dan dia setia kawan..," kata Kasuga. Padahal aslinya kagak.

"Pantes lu lama pas make a wish nya," kata Sasuke.

"AKU GALAU NIH!" Teriak Author.

"Idih.. Galau ya galau aja sana!" Kata Ieyasu.

"Ieyasu jahaaat! PANJANG SEBELAAAH, IKAT TALI SEPATUKUUUUUU, MAKAN JETZ AJAAAAH- *kepotong*"

"WAH, YANG ADA DI KHAYALAN GUE JADI KENYATAAN NIH!" Teriak Sasuke.

"Nyanyian gue dipotong, lagi," kata Author.

"Wek." Sasuke menjulurkan lidah.

"HUWA! SAYA GILA LHO!" Teriak Mitsuhide-sensei.

"Udah tau -_-" kata semuanya.

"SO, SIAPA ANAK BARU ITU?" Teriak Mitsuhide-sensei. Bahasa gado gadoooo-_-

"Nyamber nyamber bae lu.. Masih rahasia! Depannya H dan M! Pasti semuanya bisa tebak kok!" Kata Nouhime-sensei.

"Oh ya? Kok gue gak bisa ya?" Tanya Sasuke.

"Yang kenal sama Hideyoshi-san (Termasuk readers.. :D) pasti bisa jawab!" Kata Nouhime-sensei.

"Hideyoshi.. Hideyoshi.. Toyotomi Hideyoshi?!" Teriak Ieyasu.

"Yak!" Teriak Nouhime-sensei.

"AKU JADI INGAT PERANG SEKIGAHARA PADA ABAD PERTENGAHAN~!" Teriak Ieyasu.

"Makasih udah naikin koku!*nyengir*" kata Masamune yang baru dari kamar mandi.

"Perang Sekigahara itu apa?" Tanya Author. Pura-pura ga tau lu!

"Perang antara gue dengan Mitsunari~!" Kata Ieyasu.

"Itu perangnya dahsyat banget lho~" kata Masamune.

"Sayangnya aku kalah pas perang itu! Gara gara aku memihak Mitsunari-dono! *nangis*" Tangis Yukimura.

"Ichi.. Nggak paham?" Kata Oichi.

"Sama, gue juga," kata Nagamasa.

"Gue lebih lebih, kan gue cuma orang fiksi kayak Xavi sama Itsuki," kata Kasuga sambil main catur sama bunshin-nya(?).

"Itu udah lima ratus tahun yang lalu~ buat apa mengingatnya lagi? Gue kan waktu itu masih hidup, meninggal, terus lahir lagi lho! Gue punya dua nyawa!" Kata Ieyasu bangga.

"Idih..," kata Toshiie.

"Mana ada orang kayak gitu?" Kata Kasuga.

"Kalau Kami-sama menghendaki..? :D" kata Ieyasu nyengir.

"Yaudah, satu nama udah bocor," kata Nouhime-sensei.

"PAKE NO DROP!" Teriak Matsu.

"Garing amat mbok..," kata Nagamasa.

"MBOK?!" Matsu langsung ngamuk.

"Satu lagi siapa?" Tanya Keiji.

"Satu lagi Takenaka Hanbei, mengidap penyakit TBC, tapi katanya baru sembuh~" kata Ieyasu.

"To be continued? *nyengir*" kata Masmun.

"Bukan! Tapi TBC! Tuberculosis!" Teriak Ieyasu super greget dikali dua.

"Yaudah sih woles bae," kata Masamune.

"Tau dari mana lu?" Tanya Toshiie.

"Iyalah, kan pas perang Sekigahara, dia-"

"JANGAN BAHAS PERANG SEKIGAHARA ITU LAGI! SOALNYA PAS PERANG SEKIGAHARA, GUE MATIIIIII!" Toshiie nendang nendang Ieyasu(?).

"Yah. Kebongkar," kata Nouhime-sensei.

"KEREN KAAAAAAN?" Kata Kojuro tiba tiba.

"Wah lu, gak hujan gak petir nyamber aja," kata Nouhime-sensei. Sama murid ngomongnya lu gue -_-

"BESOK KITA SUDAH KELAS DUA BELAAAAAAS~" teriak Yukimura.

"YEEEEEE!" Teriak semuanya.

"Yaudah, beresin sono baju baju dan perlengkapan kalian! Kita akan ke sekolah jam delapan malam ini juga! Pake baju bebas!" Teriak Nouhime-sensei.

"Hai..," kata semuanya lemas.

"SABAR BANGET GUE MAAAAAAAAAAHHH!" Teriak Nouhime-sensei.

"Kita gak jadi pesta barbeque?" Tanya Shingen-sensei sedih.

"Gak ada swim time." Kata Mitsuhide-sensei.

"Woi, ini tugas lho dari Hideyoshi-san," kata Nobunaga.

"TAPI KAN... MASA GURU MERINTAH KEPALA SEKOLAH! GAK MASUK AKAL AMAT!" Teriak Nouhime-sensei.

"Keren kaaan?" Tanya Nobunaga.

"Idih, ketularan Kojuro," kata Shingen-sensei.

"Gue gitu lho!" Kata Nobunaga bangga.

"Udah salah, bangga lagi," kata Shingen-sensei.

"Makasih!" Kata Nobunaga terlalu senang.

"Itu bukan pujian! -_-" kata Shingen-sensei.

Beralih ke kamar Motochika dan Motonari..

"ASTAJEM! PERASAAN UDE DIBERESIN, KENAPA KASUR GUE KAYAK KAPAL PECAH GITU?! KENAPA ADA MAKE UP DISINI?! BUKANNYA UDAH DIAMBIL AUTHOR?!" Teriak Motochika.

"Itu berantakan gara gara author, Pas Mercon Harapan, dia itu ke kamar terus gila gilaan lagi. Makanya dia ngilang. Tuh, teh tarik nya aja gak diminum ama dia! Padahal udah buka puasa!" Kata Motonari. Tau dari mana coba?-_-

"Pertanyaan gue gak dijawab." Kata Motochika.

"Hehehe! Itu make up punya author, tadi dia kan kesini lagi. Dia masa mau makein gue blush on, ama bedak, eye shadow, maskara, ama yang lainnya! Gila kan?! Terus gue masa disuruh Author buat dandanin dia?! Iyuhh amat!" Ceramah Motonari.

"Terus akhirnya lu dandanin dia?"

"IYA! GILE KAN?" Motonari super greget sambil ngeberesin barang barangnya.

"Ckck, tapi lu make up in dia bagus banget lho,"

BRAK!

"WOI! Jangan gebrak pintu kamar orang sembarangan dong!" Teriak Motochika.

"MAAP, ADA YANG LIAT KOPER GUE?" Tanya Keiji dengan ekspresi super panik.

"Liat, di atas genteng," kata Motochika.

"SERIUSAN LO?" Tanya Keiji dengan ekspresi super panik dikali dua(?)

"Iya, tadi gue liat kok," kata Motochika santai.

"ARIGATOU GOZAIMASHITA!" Keiji langsung lari ke genteng villa.

"Dasar..," kata Motochika.

Sementara itu di kamar Oichi dan Nagamasa.

"Ichi... Setrika gueee! Meja setrikaan gueeee!" Teriak Nagamasa histeris.

"Nagamasa-sama mah setrika mulu.. Ichi nggak dipeduliin?" Tanya Oichi sedih.

"Dipeduliin lah, Ichi! Tapi gue stress banget gara gara klontang klontang itu!" Kata Nagamasa sambil merobek robek payungnya yang di chapter 3 kemaren.

"Ini semua salah Ichi.. Ichi harusnya ngga ngusulin jasa laundry.. Gomen nasai.. Gomen nasai..," Kata Oichi sambil menundukkan kepalanya.

"Udahlah Ichi.. Lagipula meja setrikaan sialan itu emang pembawa masalah bagi keluarga kita!"

"..."

"Kapan kita punya anak ya, Ichi?"

BZEEEENGGG(?)! Nagamasa langsung dipukul oleh Oichi.

"Nagamasa-sama.. Kita kan baru kelas dua belas!" Kata Oichi.

"Hehe.. Kan kita udah menikah?" Kata Nagamasa dengan ekspresi gak bersalah.

"Tapi apa kata dunia kalau misalnya kita punya anak pas SMA?-_-" kata Oichi greget.

"Mwehehe..," kata Nagamasa.

"Hmph!"

Sementara itu di ruang makan.

"Hehehe.. Mungkin gue bisa nyuri nyuri kue uang buatan Kasuga dan Matsu!" Kata Kennyo sambil ngobrak abrik kulkas.

"Hayoo.. Ngapain lu?!" Kata Yoshimoto tiba tiba datang.

Fuuma ikut datang. Dia menulis, "Ayo beres beres, aku udah selesai nih,"

"Gue harus nyari kue uang itu!" Rengek Kennyo.

"Mereka boong tau! Udahlah cepetan! Sekarang udah jam segini, perjalanan empat jam, terus kita? Nunggu di sekolah," kata Yoshimoto.

"Yaudah deh!" Kennyo terpaksa menuruti Yoshimoto.

Fuuma pun ke kamarnya.

"Oi, Fuuma, aku udah siap," kata Kasuga.

Fuuma menulis, "Sama bro. Yuk keluar!"

"Ok!" Kasuga dan Fuuma pun sama sama keluar kamar. Diluar, udah ada beberapa orang. Diantaranya Klontang, Histeris+romantis, Masterchef, Master Ngasih Julukan, Master Sok Ganteng, Master Teriak, Dan lain lain (Readers : Capek deh..).

"MINNA! ADA KABAR TIDAK MENGENAKKAN! YAITU BAN BIS NYA BOCOR! KEREN KAN? KITA HARUS NUNGGU SATU JAM KARENA BIS NYA HARUS DI DORONG KE BENGKEL TERDEKAT! (Author : Hadeh.. Guru macam apa ini..)" teriak Nouhime-sensei.

"Yeeeeeyyyy!" Semuanya malah seneng.

"Kenapa malah seneng yaaaaaaaaaaa?" Tanya Nouhime-sensei dengan PE nya.

"KARENA SEDIH SUDAH TERLALU MAINSTREAM~" teriak Motochika.

"OIYA! MINNA! ITU BIS NYA UDAH BISA! TERNYATA ADA BAN SEREP! AYO KITA LET'S GO!" Ajak Nouhime-sensei. Cepet amat mbok -_-

"Gile.." Kata Kasuga.

"MY LOVELY KOPER~" teriak Keiji kemudian menyeretnya.

"Itu anak jatuh cinta sama koper -_-" kata Sasuke.

"Emang masalah buat lu, monyet?" Tanya Keiji.

"MONYET LAGI!" Teriak Sasuke.

"Sabar, Sasuke-kun," kata Kasuga.

"Iya deh!" Kata Sasuke terlalu kesal.

"MINNA! AYO KITA LET'S GO! LAMA AMAT!" Teriak Nouhime-sensei terlalu semangat.

"Iyeee...," kata semuanya lemes. Nouhime-sensei langsung banting banting kopernya yang berat. (Wooow.. Kuat ya mbok? :D)

"AAAA! Mercon Harapan sialan! Gedekiiiiiinnn!" Teriak Nouhime-sensei.

"Lama lo ah! Lu malah memberlambat! Ayo cepet! Semuanya masuk bis! Soalnya udah jam setengah delapan! Ayoooooo!" Teriak Shingen-sensei ikut banting koper. Dikira weaponnya ya? -_-

"Lu sendiri memperlambat!" Kata Mitsuhide-sensei tiba tiba datang dan ikut banting koper.

"Lu juga ye, Mitsuhide!" Kata Nobunaga ikut banting koper.

"KOPEEEEEEEEER~" teriak Keiji ikut banting koper.

"Lahalah.. Kenapa malah pada banting koper?-_-" kata Motochika.

"Ya gitu deh!" Kata Motonari.

Waaah.. Jangan jangan wish gueeee dikabuliiin? Motonari mulai memihak gue lagii!, batin Motochika senang.

"Oiya Motonari, rasanya kita harus—"

GEDEBOG!

"Apaan lagi tuh?! Gue belom selesai ngomong ke Motonari!"

"Kita harus pesta banting koper! Ayo semuanya, kita banting koper bareng bareng!" Teriak Shingen-sensei.

"Hiks.. Oyakata-sama ikut sarap..," tangis Sasuke. Lalu dia manyun.

"Awas lantainya retak mbek!" Teriak Nagamasa.

"APA APAAN NIH SAYA DIPANGGIL MBEK? SAYA BUKAN MBEK YE! SAYA ITU OLD MAN!" Teriak Shingen-sensei.

"Pede banget lagi!" Kata Toshiie.

"Lama nih.. Cepetan nape?" Kata Author.

"Iye iye..," semuanya berjalan ke bus.

"Kayaknya ada yang ketinggalan, tapi apa ya?" Tanya Nouhime-sensei.

"Yeheleh.. Semuanya juga gitu kalo mau perjalanan jauh! Pasti ada rasa ketinggalan!" Kata Shingen-sensei.

"Hehe.. Yaudah yok masuk ke bus! MINNA! KOPERNYA TARO NDIRI DI BAGASI!" Teriak Nouhime-sensei.

"Buset.. Budeg nih telinga!" Protes Motochika.

"Gak ngurus! Keiji! Taroin koper guweh! Babay gaaaayyss(?)!" Teriak Nouhime-sensei masuk ke dalam bis.

"SOPIRNYA MANA SOPIRNYA MANA?!" Teriak Nobunaga.

"Kagak ada!" Kata Mitsuhide-sensei.

"Owh.. Kalo gitu gue boleh nyetir yaaa?" Tanya Nobunaga.

"Sono. Kalo udah punya SIM Bus Basara," kata Mitsuhide-sensei.

"Apaan tuh SIM Bus Basara?" Tanya Nobunaga.

"SIM khusus buat nyetir Bus Basara! Soalnya bus ini mahal bingitz! You know? 5 milyar yen! Gile kan?" Kata Mitsuhide-sensei.

"Pantesan di bus nya ada fasilitas AC super banyak(?) dan ada rice cookernya..," kata Nobunaga.

"ITU RICE COOKERNYA PUNYA GUWEEH!" Teriak Motochika.

"Kagak usah teriak nape, pengang telinga gue," kata Nobunaga.

"HULAHUP SAYA HILANG!" Teriak Motonari.

"Ono yang nyangkut di pohon apa?" Tanya Matsu.

"Oh. Makasih. CHOUSOKABE! AMBILIN RINGBLADE GUE DONG! NYANGKUT DI POHON TUH!" Teriak Motonari. Kenapa nggak ambil sendiri coba? -_- salahkan saya.

"AMBIL SENDIRI!" Teriak Motochika.

"Ambilin!" Teriak Motonari.

"Yaudah deh.. Daripada gue disuruh benerin TV kayak waktu di Mini Sengoku Basara..," Motochika mengambilkan ringblade Motonari.

"MINNA! CEPET MASUK!" Teriak Shingen-sensei.

"Oh? Itu Shingen-sensei ya? Kirain Nouhime-sensei!" Kata Keiji sambil menaruh koper temen-temennya.

"Okeeey masuuuuk!" Kata Sasuke.

"UWOOOOOOOH! MASUUUK!" Teriak Yukimura.

Semuanya masuk ke bis. Posisi tempat duduk beda kayak di chapter 5. Yaitu kek gini.

Author/Nouhime - Supir (Nobunaga)

Kennyo/Yoshimoto - Toshiie/Matsu/x

Kasuga/Sasuke - Shingen/Yukimura/x

Ieyasu/Keiji - Chika/Nari/x

Oichi/Nagamasa - Masamune/Kojuro/Fuuma

Mitsuhide-sensei jangan ditanya. Soalnya dia naik ojek. Katanya, kopernya lari ke sawah depan Kai(?).

"Akhirnya gue bisa jadi supir bis~! Cita cita guweh dari dulu!" Kata Nobunaga terlalu senang sambil mainin stir.

"Awas lu kalo sampe kecelakaan! Nanti FF ini gak bisa lanjut!" Kata Author.

"Bodo amaat.. Kan gue ada di ratusan FF! Jadi gue punya banyak nyawa..," kata Nobunaga.

"Gausah banyak bacot napa lu berdua! Ayo jalan, Nobunaga-sama!" Kata Nouhime-sensei.

"Yey!" Nobunaga menyalakan mesinnya.

"Kenapa kita harus pulang sih?" Tanya Keiji.

"Udah nasib bro..," kata Ieyasu.

"Emang kayak gini ya disiksa ama Mea -_-" kata Keiji.

"Tau. Oh ya, BSaAM nya udah beli yang ke 11 dan 12?" Tanya Ieyasu.

"Udah doonggssss, nih!" Kata Keiji sambil menyerahkan dua buku BSaAm ke Ieyasu. Dapet darimana coba? -_,-

"Kenapa Oyakata-sama harus ngalangin aku buat deket ama Sasuke?" Tanya Yukimura sedih.

"Soalnya nanti kamu gedubrak gedubrukan kalo di pinggir!" Kata Shingen-sensei.

"HUWAA..." Tangis Yukimura.

"Jangan nangis, Yukimura yo! Kamu mau Sasuke disini? Tapi dia kan ama pacarnya, Kasuga!" Kata Shingen-sensei.

"Mau tuker tempat duduk sama Oyakata-samaaa~!" Rengek Yukimura.

"Ya udah, Yukimura yo! Sini tukeran!" Kata Shingen-sensei. Akhirnya tu berdua tukeran tempat duduk.

"JALAN TIIMMEEE!" Nobunaga menjalankan bis nya(?).

"AWAS LU KALO AMPE KECELAKAAN!" Teriak Author.

"Yeeey!" Teriak Nobunaga terlalu senang.

BRRSSH!

"OMAIGAT! BUNYI APAAN TUH? HUJAN YA?" Tanya Motochika.

"Dimana mana bunyi brrssh itu bunyi hujan," kata Motonari.

"Dingin banget! Mana gue gak bawa jaket!" Kata Kasuga sambil meringkuk.

"Keren kan? Bis ini kan fasilitasnya banyak banget AC nya.. Ga pake AC aja udah dingin!" Kata Nouhime-sensei sambil memakai sweater.

"Yae.. Lagian udah gue bilang dari awal, kenapa kagak pake bis pariwisiti(?) yang di Indonesia aja?-_-" kata Author.

"Males.. Banyak spoiler Panadul(?) nya!" Kata Nouhime-sensei.

"Yak.. Spoiler Panadul.. Sepertinya Author Purunyaa tau tuh," kata Author sambil tersenyum licik.

"Kamu kedinginan? Sini aku peluk!" Sasuke memeluk Kasuga.

"AAAAAH~"

"Dingin banget anjrot(?)!" Keluh Keiji.

"Hus! Omongan lu kasar tau! Anjrot anjrot..," kata Ieyasu.

"Suka suka gue! Gue kan gak sempet ganti baju toh!" Kata Keiji.

"MINNA! UDAH MASUK JALAN TOL NIH! (Cepet banget-_-)" teriak Nobunaga.

"Hati hati ya Nobunaga-san! Soalnya gue belom sempet ngasih Ichi anak! Jangan sampe kita udah mati duluan!" Kata Nagamasa.

"Iyee.. Tenang ajee.. Kan gue udah punya sertifikat kelulusan sekolah mengemudi (?)," kata Nobunaga. Sorry Dissa rada rada copas! (Aslinya udah keketik ini sih sebelum balasan review ku! ;-; betewe soal Kebo-san tak masalah, saya sangat senang atas kehadiran diri saia sendiri beserta Kebo milik Kojuro!)

"Dingin banget." Kata Masamune.

"Emang gue kagak, Sate(?) Masamune?!" Teriak Sasuke.

"WHAT?! LU NGATAIN GUE SATE? DASAR KAU, SARIMIN MONYETOBI!" Teriak Masamune.

"Sarimin isi tigaaa..," nyanyi Kennyo.

"Kok orang yang otaknya bener disini cuma gue? T_T," tangis Yoshimoto.

"NANI?! KENAPA KAU UBAH NAMA SASUKE JADI SARIMIN?!" Teriak Sasuke. Capslocknyaaa '-_'

"Waaaaw.. Kalo saya apa, Masamune-sama?" Tanya Kojuro dengan PE nya.

"Katakana Kojuro!" Kata Masamune greget.

"Waaaw.. Padahal nama saya gak ada huruf katakana nya," kata Kojuro terlalu bangga.

"KALAU AKU APA?" Tanya Yukimura.

"Kau? Selada Yupimurah!" Teriak Masamune.

"YEEEY! NAMAKU SELADAAA!" Teriak Yukimura terlalu senang.

"Diem aja napa lu, Sate Masamune?!" Teriak Shingen-sensei.

"Kalau elu Takedok Shingen!" Kata Masamune sambil menunjuk Shingen-sensei.

"NANI?! TAKEDOK?! NAMA SAYA OLD MAN TAU!" Teriak Shingen-sensei.

"Sekalian karedok aja dong!" Kata Author. Promosi lagi! (・ω・)ノ

"Jeh! Makanan sunda!" Kata Ieyasu.

"Gue gak begitu suka karedok. Tapi gue suka gado gado! Makanya gue namain bahasa campuran itu bahasa gado gado! Jadi lapeer..," kata Author. Kisah nyata lagi -_- jangan sampe chapter ini bikin saya ngabisin satu toples nastar! (Readers : Apa hubungannya?)

"Kalo gue apaah?" Tanya Keiji.

"Maeda Keji!" Kata Masamune.

"APA?! JANGAN MENGEJEK NAMA KLAN KAMI!" Teriak Matsu, Toshiie, dan Keiji.

Masamune cuma melet.

"Dingiin.. Hfff..," Kasuga masih meringkuk meski udah sedikit hangat karena dipeluk Sasuke.

"Kasuga? Masih kedinginan?" Tanya Sasuke.

"Aahh.., aa— aaaku.. Mmhh..," Kasuga super kedinginan.

"Kasuga? Kamu sakit tah?" Sasuke jadi khawatir. Dia memegang kening Kasuga.

"Badanmu panas," kata Sasuke.

"Aa— aku tidak biasa dingin sih..," kata Kasuga.

"Padahal kan Kenshin-sensei elemennya Ice. Gimana sih -_-" kata Sasuke.

"Mmh..,"

"Haahh.. Ya sudah. Oyakata-sama, Kasuga demam," kata Sasuke.

"Kasuga demam? TIDAAAK! CALON MENANTUKU DEMAAAAM!" Teriak Shingen-sensei super panik.

"Cecan di kelas kita demam?!" Tanya Keiji super panik. Refleks dia berdiri.

"Elah lu.. Lebay," kata Ieyasu.

"Cecan di kelas kita demam!" Kata Keiji.

"Udah tau..," kata Ieyasu.

"Masamune-sama! Kasuga demam!" Lapor Kojuro.

"GUE TAU KOJUROOOO... KAMI-SAMA... AMPUNI KOJURO..," Masamune memegangi kepalanya karena stress menghadapi Kojuro.

"Keren kan?" Kata Kojuro. Masamune langsung facepalm.

"Aahh~" Kasuga semakin meringkuk.

"WOY! SIAPAPUN MATIIN AC NYA!" Teriak Sasuke mulai marah karena pacarnya itu sangat kedinginan.

"AC nya gak bisa dimatiin vrooh!(?) soalnya kan udah Autometik!(?)" kata Nouhime-sensei.

"KALAU GITU, PINJEM JAKETNYA DONG YANG BAIK!" Teriak Sasuke.

"Oh ya, Kasuga bawa obat pribadi kan?" Kata Matsu.

"Aku nggak bawa..," kata Kasuga sambil menarik baju Sasuke.

"Kalau gitu pake obatku aja," Matsu mengambil obat demam dari tas tangannya.

"Itu tablet kah?" Tanya Kasuga.

"Iya. Nama obatnya Panadul. Air mana air?" Tanya Matsu sambil berdiri dan menuju kursi Kasuga dan Sasuke.

"Ambil di belakang. Di sebelah rice cooker," kata Motochika.

"Okey!" Kata Matsu kemudian mengambilkan air. Lalu Kasuga minum obat itu.

KITA SKIP YYAAAAA? :D skip satu jam. Sekarang sudah jam sembilan malam.

"NOBUNAGA-SAN~! SAYA KEBELET NIH~!" Teriak Keiji.

"Buset dah.. Barusan ngelewatin rest area, tau! Nah, tiga kilo lagi ada rest area lagi! (Jaraknya deket amet -_-)" teriak Nobunaga.

"CEPETAAN~! &¥¥¥£€€$€$|_|$£+^#{] (?)!" Teriak Keiji.

"IYEEEH!" Teriak Nobunaga.

"All, ada yang bawa karedok? Laper." Kata Author.

"Gue gak bawa karedok!" Kata Nagamasa.

"Yaudah-_- ngapain bilang," kata Author.

"Gue bawanya sambel." Kata Toshiie sambil mengeluarkan sambal bikinannya dan Matsu(?).

"NANI?! WATASHI WA MAKAN SAMBAL DEWA ARIMASEN!(?) (Badspell -_-) gue gak boleh makan sambel.. Padahal sambel ulekan(?) itu kesukaan guweh! Gara gara my stomach is lagi kagak bersahabat! Setiap makan sambel pasti beberapa jam kemudian sakit perut.. Huwaa! PADAHAL, SAMBEL IS MY LIFE! *nangis ngeraung-raung*" Tangis Author dengan bahasa gado gado yang sangat sangat parah. Kisah nyata yang paling nyesek. Mengalahkan rasa nyesek saat gabisa move on tujuh bulan dari 'dia' dan selalu mendapat kekerasan(?) dari 'dia'. (Sudahlah.. Orang itu sangat nyebelin you know -_- *dikeroyok orangnya*)

"Kekerasan?" Tanya Toshiie.

"GUE GAK MAU NGEBAHAS ITU! Pokoknya, lu jangan sampe melakukan KDRT! Karena.. KDRT ITU SAKIT! Kayak gue yang selalu dapet kekerasan :'( Dan korbannya adalah tulang belikat dan selangka, juga rambut(?).. Perih banget Masya Allah," kata Author sekaligus curhat.

"Owh.. Pastinya enggak! Iya kan Matsu?" Tanya Toshiie.

"Iya dong!" Kata Matsu.

"Kok si Selada kagak ngomong?" Tanya Author.

"Onoh.. Lagi pules bobok bareng Shingen-sensei." Kata Toshiie sambil melongok ke belakang.

"Ckck." Kata Author.

"Oh yew(?), aku seneng banget lho!" Kata Kojuro.

"Seneng napa?" Tanya Masamune.

"Itu.. Aku jadi normal lagi di fic terbaru Author~!" Kata Kojuro. Iya apa? Kepedean lu Kojuro.

"Promosiii oh promosi.. -_-" kata Masamune.

"Oh ya, si Mitsuhide udah sampai mana?" Tanya Nobunaga.

"Au tuh! Gile yeh.. Koper bisa lari!" Kata Nouhime-sensei.

"Keren.," kata Nobunaga.

"NOBUNAGA-SAN! CEPETTAAAN!" Teriak Keiji.

"Iye! Udah mau masuk rest area! Sabar!" Kata Nobunaga langsung masuk ke rest area(?).

"Akhirnya ke rest area. Gue juga kebelet," kata Masamune.

"Hum.. Gue kangen meja setrika gue!" Kata Nagamasa.

"Nagamasa-sama..!" Oichi ngambek.

"Gomen Ichi.. Itu kan karna skenario..," kata Nagamasa.

"Nagamasa-sama ngga bener bener jatuh cinta sama meja setrika kan?" Tanya Oichi.

"Ya enggak lah Ichi! Tapi aktingku bagus kan? Buktinya Author suka akting aku..," kata Nagamasa.

"UWOOOOOOH!" Teriak Yukimura tiba-tiba bangun.

"OKEY! MINNA, KALIAN BOLEH TURUN!" Teriak Nobunaga. Keiji dan Masamune langsung ngacir nyari toilet.

"Hiks, Masamune-sama..," kata Kojuro sambil menitikkan air mata. Lebay -_-

"Saya boleh ikutan turun nggak, Nobunaga-san? Saya mau beli makanan!" Kata Matsu.

"Boleh! Semuanya boleh turun kok! Tapi jangan kelamaan!" Kata Nobunaga.

"Yeeey!" Semuanya turun.

Di Rest Area.

"Malam itu dingin." Tanggap Mouri.

"Iyalah, Mouri! Mau kutraktir makan Pop Mie?" Goda Motochika. Harusnya Mouri yang traktir, kan dia yang ultah -_-

"Boleh," kata Motonari. Kemudian mereka berdua pergi ke suatu kedai (?).

"Buset ini para rombongan kok pada pake jas and dress semua seh?" Tanya penjual nya.

"Nih, abis dari pesta ultah orang ini dan Author," kata Motochika sambil mengacak acak rambut Motonari.

"Cih," kata Motonari.

Sementara di lain sisi.

"Fuuma nggak respon apa apa lhow daritadi," goda Nagamasa.

Fuuma menulis, "Yah, salahin skenario dan buku gue yang tinggal beberapa lembar. Disini ada toko ATK ga sih?"

"Alat Tulis Kantor? Au.. Ini Rest Area lumayan kecil, jadi kemungkinan gak ada." (Masa sih, Nagamasa?)

Fuuma meletakkan bukunya ke dalam saku celana (?).

"Nagamasa-sama.. Nii-sama kemana ya?" Tanya Oichi.

"Di bus, ada urusan apa emangnya, Ichi?"

"Enggak kok."

Fuuma nulis lagi, "Trus kalian mau beli apa? Aku ngantuk, balik ke bus dulu ya,"

"Okey," jawab Nagamasa. Fuuma balik ke bus. Belom juga dijawab pertanyaannya -_-

"UWOOOH! Azai-dono!" Panggil Yukimura yang saat itu lagi makan dango.

"Ape?"

"Beliin dango dong tiga tusuk!(^∇^)私 は laper です!" Pinta Yuki. Sedikit penjelasan untuk hiragana dari 'wa' yang ditulis は bukannya わ。Kalau dalam pola kalimat, hiragana dari partikel wa ditulis は. Misalnya 私 な です。(Watashi wa Hana (bukan bunga ya -_-) desu) ha pertama itu partikel wa yang ditulis ha yang dibaca wa. Ha yang kedua itu dari nama orang (atau bukan partikel) jadi dibacanya tetap HANA. Ngerti? Kalo nggak yaudah. Kalo ngerti Alhamdulillah. Karena saya ndiri pusing jelasinnya. Yang belajar di Weihome Gakuen pasti tau kok, ada di bab 2 materi 2.

"Yeeh.. Kalau mau nulis watashi wa ama desu ya tulis aja keles kagak usah pake kanji nya -_-" kata Nagamasa.

"Biarin! Beliin!"

"Emoh. Enak aja minta gue. Minta Sasuke atau Masmun aja sana," kata Nagamasa.

"Yaudah deh ga usah! Sasuke ama Kasuga lagi kencan!" Kata Yuki terlalu semangat.

"Owh, yaudah gue beliin. Ayo Ichi, kita beliin dango buat Yukimura," ajak Nagamasa.

"Hai, Nagamasa-sama,"

Saat itu, para Matsu dan Toshiie sedang ber-selfie ria dengan tongsis milik Kasuga.

Kasuga dan Sasuke yang baru selesai kencan super kilat langsung ke bus.

Dan Masamune keluar dari toilet pria.

"Masamune-sama!" Sambut Kojuro sambil menemploki pipi tuannya dengan daun bawang.

"Apaan sih, Kojuro? Baru keluar udah ditemplok."

"Keren kan?" (Ya Allah Kojuro, kau membuat Author super greget -_-)

"Ya udah yuk, Kojuro, ke bus lagi." Ajak Masamune.

"HAI, MASAMUNE-SAMA!" Kojuro terlalu senang.

Sementara itu di bus.

"Oh yew, baru ada Kasuga, gue, Fuuma, Kennyo, ama Yoshimoto, juga para sensei ya?" Tanya Sasuke.

"Yee lu, udah tau kita masih nanya," kata Yoshimoto.

"UWOOOH! Azai-dono! Makasih traktiran dangonya!" Teriak Yukimura sambil masuk ke dalam bis.

"Yukimura yo, kau minta dibeliin dango?" Tanya Shingen-sensei.

"Iya, Oyakata-sama Old Man!" Kata Yukimura semangat.

"Benarkah? Makasih udah beliin Yukimura dango, Azai Nagamasa!" Kata Shingen-sensei senang karena Yukimura senang.

"Sama-sama senseeei..,"

"Minna, yang la—" omongan Nobunaga terputus.

"UHUY! Pasangan Yaoi ter-spektakuler telah kembali!" Teriak Motochika. Motonari cuma pasrah ditarik tarik. Padahal dia baru makan tadi.

"Stress deh." Kata Kasuga.

"Hiks, yang lain belom dateng? Gue mau bobok nih ngantuuuk." Kata Motonari terlalu pasrah dikali dua. Sabar yaw Mouri!

"Si Author, dia doang dikasihanin kita kita kagak," kata Sasuke.

"Yaudah deeh, kasian banget sih kalian semua :p chapter 13 bakal lebih wow karena bocah ungu poni dikuncir akan masuk bersama calon Juru Masak baru di sekolah kita! Juga akan ada dua wanita cantik~ Dan dua pria lain yang tadi udah dikasihtau~ jadi chapter depan akan ada enam karakter masuk!" Kata Author.

"JANGAN NGELEDEK DIA!" Teriak Nouhime-sensei langsung mukul sang Author yang bersalah itu.

"Yee.. Bodo amat! Gue baru keluar dari RS, jadi jangan mukulin gue gitu! You know, bekas infusnya saket!" Protes Author.

"Lebay!" Kata Nouhime-sensei.

"Bener kan kalau dia guru amukan?" Tanya Motochika.

"Ya gitu dwehh, stress tingkat dewa," kata Kasuga sambil mijit mijit kepalanya.

"Owh, OH IYA! TEH TARIK BESERTA TOPLES MAKANANNYA KETINGGALAN DI KAMAR MOTONARI JUGA MY LOVELY MAKE UP KETINGGALAN!" Teriak Author histeris.

"Udah tu teh tarik kagak diminum lagi! Gimana sih lu!" Kata Motochika.

"Hehe,"

"KITA KEMBALI!" Manusia-manusia sisaan pun mulai berdatangan satu sama lain (?) okey yang kumaksud adalah sisa orang orang tadi.

"Okey, satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan..," Nouhime-sensei sibuk menghitung.

"Udah semua? Aku takut masih ada yang tertinggal!" Kata Shingen-sensei panik.

"Empat belas, lima belas, enam belas. Lengkap. Jalan!" Perintah Nouhime-sensei.

"Yey!" Nobunaga menjalankan bis itu kembali.

"Malesnya.. Gue pengen balik ke villa lagi." Kata Yoshimoto.

"Nasib! Yeeey!" Kata Kennyo terlalu senang.

"AKU SANGAT BETE!" Teriak Author.

"Sama!" Kata Motonari.

"Oi Mouri!" Panggil Motochika.

"Apa seh, Chousokabe?" Tanya Motonari.

"Mau balapan makan coklat lagi? *nyengir*"

"Gak. Makasih." Kata Motonari.

"Ohyaaaaaaa?" Motochika asik ber PE ria.

"Hmph."

"Eneg gue ama bau parfum mobilnya!" Teriak Author.

"SEMUANYA! SAYA GILA LHO!" Teriak Nouhime-sensei.

"Biasanya pake minna?" Tanya Yoshimoto.

"Ya gitu deeh!" Kata Nouhime-sensei terlalu bangga.

"Sekarang jam sembilan ya? Harusnya jam segini gue udah tidur!" Kata Nagamasa.

"Oh, udah harus bobok? Bobok aja sana!" Kata Nouhime-sensei.

"Emang berapa jam lagi kita nyampe sih?" Tanya Matsu.

"Hum.. Sekitar tengah malem! Terus kita harus nunggu di sekolah! Heit! Tidak! Jalanan macet total! (Ada gitu malem malem macet?) mungkin plus sejam, entahlah!" Kata Nobunaga.

"SMS in Mitsuhide dah. Kasian gue ama dia yang harus naik ojek ke Kai." Kata Shingen-sensei.

"Gue telpon aje dah." Nouhime-sensei pun mengutak atik handphone nya.

"HALO, MITSUHIDE? LU UDAH NYAMPE BLOM?" Teriak Nouhime-sensei. Emang udah nyambung ama Mitsuhide nya mbok? -_-

"UDAH, KOPER GUE ISINYA KELUAR SEMUA MAMPUS, BUKU DIARE(?) GUA PERGI! PADAHAL ISINYA PRIVACY! Kampret!"

"Jiahaha! Siapa suruh bawa buku diare?" Tawa Nouhime-sensei.

"Gak tau, tapi yang jelas, gue kesel banget! Itu orang yang ngambil kampret banget!"

"Kampret kampret, sekalian aja kamper napa lu! Karpet juga sekalian!" Nouhime-sensei greget.

"Pengen susu kedelai. Tapi eneg." Kata Author. Sekalian aja semuanya lu pengenin Thor! -_-

"Beli sana! Daripada waktu kemaren lu dirawat, lu tetep aja ngerengek minta pecel lele plus sambel nya!" Kata Shingen-sensei.

"Males beli nya, Oyakata-sama Old Man, terus soal pecel lele itu.. AAAH, KENAPA SIH GUE GAK BISA MAKAN SAMBEL LAGI? Padahal sambel itu enak banget lho, ngalahin rasa tahu Jeletot!" Curhat Author.

"Tahu Jeletot pedes gila," kata Nagamasa. Emang pernah nyoba lu? Kemaren aja ngakunya ga pernah makan tahu isi. Oh ya, bukannya lu lagi tidur, Nagamasa?

"JADI PENGEN TAHU GEJROT ANJEEEER SABAR BANGET JADI GUE MAH! Nanti 'Pie Susu' akan gue singkirin dan akan gue ganti jabatan jadi Tahu Gejrot and sambel! Tahu Gejrot enak bangeeet huwaaaa!" Curhat Author. Nyesek banget ini, Author beneran pengen Tahu Gejrot, tapi abis tipes astoge (?). Ada readers yang suka tahu gejrot? Beliin dong'-')/ (Readers yang suka tahu gejrot : PENGEN BANGET LU!)

"Udah napa lu, curhat mulu, santai aja keles nanti nanti juga bisa makan itu," kata Ieyasu.

"Wajar lha mbok, gue kan abis stress, jadi yah yah~" kata Author.

"Jangan panggil gue mbok -_-" kata Ieyasu.

"Dia udah ketularan Nagamasa," kata Keiji.

"Si Nagamasa mah sekarang mbek panggilannya!" Bantah Ieyasu.

"Gak juga ye mbok!" Sambut Nagamasa.

"Idih nyamber nyamber bae lu, udah tau lagi tidur juga lu! Eh woi bagi risolnya dong," pinta Ieyasu.

"Eh yew bagi risolnya!" Kata Toshiie.

"GUE JADI PENGEN IKAN TERI HUWAA!" Tangis Author. Sumpah, greget banget di dunia nyata.

"Sekalian semuanya lu pengenin!" Teriak Motochika.

"Berisik, jangan teriak teriak." Kata Motonari my lope lope.

"RISOOOOOOL~" teriak Keiji. Segera tu mulut disumpel risol oleh Ieyasu.

"Berisik hoy! Ngantuk gue ini sebenarnya tapi gue tahan!" Kata Ieyasu greget dikali tiga.

"Woles aja napa lu," kata Masmun.

"Daritadi nyuruhnya woles woles woles lu! Kagak ngerasain gimana rasanya greget kan?!" Ieyasu tambah greget.

"Pernah hoy, gue dibuat greget sama Kojuro yang ngomongnya 'keren kan?' mulu!" Masamune ikutan greget.

"Jangan jadi pesta greget hoy, nanti si Master Teriak bangun," kata Toshiie.

"Tck," kata Masamune.

Kita skip perjalanan tiga jam alias selesai. Saya terlalu bete. Dissa, ga bisa nepatin janji 6000 words T_T cuma dapet 5727 words T_T

Tin! (?) Sesampainya di tujuan alias di sekolah.


Ini adalah chapter boring, jadi abaikan saja. Batre IPad tinggal 10% jadi ngebut hehe.

Besok saya apdet chapter 13, chapter favorit saya kedua setelah chapter 12.

See you! Jangan lupa review nya! Semoga enggak berkurang jumlah para reviewers~!