August: The Voter
-Principal Office Fri 8/19 Evening
"Hei,Kuchiki-sensei..kenapa kau-"Kata suara Kanji didepan pintu kepsek...
"Nanti didalam dijelaskan..."Sekarang suara Kuchiki-sensei...
"Kenapa kau membangunkan kami malam-malam begini ke kantor Soukaichou?"Gerutu Souji
Dukduk...
"Ini aku Kuchiki..."
"Masuk!"Perintah Soukaichou...
"Kami membawa mereka..."Kata Kuchiki-sensei dan Ukitake-kaichou...
"Ada apa ini?"Kata Souji terkejut melihat para guru dan prefek yang rapat...
"Silahkan duduk..."Kata Unohana-Kaichou menunjuk kursi di sebelahnya yang kosong...
Souji,Kanji,dan Ichigo duduk...
"Baiklah...seperti yang kalian tahu...Adachi sudah berbuat kelewatan..."Kata Soukaichou melanjutkan rapat...
"Lho? Adachi sudah berbuat ini lima kali dan baru kali ini kalian bertindak!"Kata Ichigo yang udah memulai argumen-nya
"Kurosaki jangan merehmehkan cara kami bekerja..."Kata Soi Fon tanpa melirik Ichigo
"Ini gila!"
"Yare yare...apa kalian lupa, sekolah ini dalam bahaya?"Kata Kyouraku-Kaichou
"Tchh..."
"Jika benar apa yang dikatakan bahwa Kwa Yun ikut campur dalam masalah ini..."Kurotsuchi-sensei berhenti sejenak...
"Kita harus meng-evakusi siswa kelas 1-4,mereka masih dibawa umur..."lanjutnya...
"..."Ruangan jadi sunyi sekejap...
"Jadi,apa pilihan kita..melawan atau bertahan?"Kata Unohana-Kaichou memecah kesunyian...
"Siapa yang memilih untuk bertempur?"Tanya Soukaichou...
90% guru dan prefek mengangkat tangan
"Siapa yang memilih bertahan?"Hanya 2 prefek tak dikenal yang mengangkat tangan...
"Keputusan sudah tetap...kita harus menyusun strategi..."
"Jika Kwa Yun ingin membalas dendam-nya...dia pasti mengeluarkan semua pasien-nya untuk membantu penyerangan"
"Kita harus meminta bantuan polisi..."
"Kami para murid akan membantu..."Kata Souji
Berlanjutlah malam itu...
-Tatsuhime Shrine Sat 8/20 Evening-
"Akhirnya festival Tanabata...kita harus melepas stres dari Adachi-sialan..."Kata Yosuke mengunci badannya...
"Kita perlu senjata..."Saran Souji..
"Senjata...kita telpon Tetsu saja..."Kata Renji ngeluarin HP Nokia yang harganya Cuma 200.000 (murah buangetzz)
TAT…TIT…TUT…TET…TOT(?)
"Hello There…Password..."Kata Tetsu…
"Orang Gila di kiri,setaN di kanan…"Kata Renji menyebutkan password-nya
Semua langsung sweatdrop…
"Oh,Abarai…kau mau memesan senjata apa?"Tanya Tetsu dari telpon…
"Senjata jarak dekat…."
"Akan segera dikirim…"Tetsu memutus panggilan…
-Lima menit kemudian…
"Apa ada diantara kalian yang bernama Abarai Renji?"Tanya seseorang memakai jas hitam…
"Saya sendiri…"Kata Renji…
"Emang kenapa?"Tanya Kanji
"Pesanan dari Tetsu…"Orang itu langsung melempar beberapa peti…
"Berapa harganya?"Tanya Ranji…
"Gratis…karena katanya ada perang di Yasogami…"Kata Orang serba hitam itu….
"Terima kasih sudah memesan"Orang itu langsung pergi…
"Siap sih itu Tetsu?"Tanya Soji
"Tetsu adalah Lord Of Wars di Inaba…singkat kata dia adalah penyalur senjata untuk terrorist…."Jelas Ikkaku….
"Keren…"
-41 Days Before Yasogami Invasion
-40 Days Before Yasogami Invasion
-Jock Postout Mon 8/22 Afterschool
"Jadi dari menara ini kita dapat menembak para orgil?"Tanya Renji yang udah manjet kea tap kayak monyet….
"Hei,hei…"Kira langsung datang dan ngos-ngosan dari tangga…
"Ada apa?"
"Kita telah mendapat izin untuk melakukan Sneak Attack ke RSJ…"
"Emang kenapa kalian mau pergi RSJ?"Tanya Daisuke yang daritadi mem-pratekkan cara menembak bom busuk…
"Kita akan membebaskan para pasien, maka ketika Yasogami Invasion jumlah mereka akan berkurang…"Jelas Kira…
"Aku ikut!"Seru Daisuke…
"Kami butuh itu…"
-Front Of Inaba Asylum -
Semua orang itu berkumpul di depan RSJ di dekat semak-semak…
"Wah seram juga…"Komen Daisuke...
"Gimana caranya masuk? Banyak banget penjaganya…"Tanya Ikkaku..
"Di samping sini…ada pagar yang bolong kita lewat sana.."Bisik Souji..
"Siapa Disana?"Seru penjaga gerbang itu WAS-WAS…
"Jangan-jangan…hantu…"Kata seorang penjaga gerbang yang lain….
"Ada-ada saja kau, kita kan sudah kerja disini lebih dua tahun…"Omel penjaga yang WAS-WAS tadi…
-Asylum Park-
Ternyata pagar yang bolong itu menuju taman RSJ….
"HRUAAAA…SAYA TIDAK GILA….TOLONG!"Teriak seseorang di samping bangunan…
"Kok gua kenal suaranya tuh orang…"Kata Kanji
"Berarti temen loe orgil dong?"
"Hell No!"Bantah Kanji…
"Bagaimana cara masuk kebangunan ini?"Tanya Daisuke melirik ke kanan-kiri…
"Pasti ada jendela yang pecah…"Pikir Souji
Dan betul saja ternyata ada jendela anchor langsung aja Souji,Ikkaku,Daisuke,dan Kanji masuk kedalem…
-Inaba Asylum Block E-
"Gue ketakutan nih…"Kata Daisuke melihat kondisi lorong RSJ-itu…
-Ada bekas darah…
-Orang yang berteriak tapi tak kelihatan…
-Gelap dan penuh sarang laba-laba…
Drap..drap..terdengar suara kaki…
"Jadi kita harus-"
Semua penyusup itu langsung sembunyi…
"Tentu saja…"Kata suara familiar di depan lorong…
"Astaga..itu Adachi…"Bisik ikkaku…
"Ya aku tahu…"
Tim penyusup langsung pergi ke sebuah pintu yang tampak angker…
-Block C-
"Kita harus cari ruang panel-nya untuk membuka sel-sel RSJ"Saran Kanji…
"Tumben loe pintar…"
"LEPASKAN AKU BRENGSEK!"Kata seorang pasien di ujung lorong….
Tim penyusup pun akhirnya menemukan sebuah pintu berkarat yang bertuliskan Panel Room…
Langsung aja mereka masuk…
-Panel Room-
"Buset! Bayak banget tombolnya…"Kata Ikkaku yang pusing ngeliat banyak tombol warna-warni….
"Merunduk!"Perintah Souji ketika ada petugas yang lewat…
"Ambilkan obat bius!"seru seorang dokter…
"Kita coba tekan ini…"Souji memencet sebuah tombol di ujung dan alhasil semua sel terbuka…
Ngennnggg…nggengggggg…..alarm berbunyi semua orgil memberontak…
"Waktunya kita kabur…."Tim penyusup mencoba pergi lewat sebuah pintu tapi ada penjaga dimana-mana
"Lewat sini…"Souji menuntun Tim Penyusup ke sebuah lorong terlihat beberapa orgil…
"Kami bebas!"teriak salah satu orgil…
Akhirnya tim penyusup berhasil pergi ke sebuah ruangan tapi sialnya ada orgil berbadan kekar menjaga-nya…
"Huoooorrhhhh…"Raung seorang orgil…
"Ayo kita lawan…"Ikkaku langsung mengeluarkan pedang kendo yang daritadi dia siapkan….Sementara Souji dan yang lain mengeluarkan Pisau…
Orgil 1: Melempar kursi ke Ikkaku…
Ikkaku: Menghindar dan menikam orgil…
Souji: Menyerang Orgil 2 tapi pisaunya nancap ke dinding….
Orgil 2: Memukul Souji sampai berdarah…
Orgil 3: Di tikam sama Daisuke dan Kanji…
Orgil 1: Menendang Ikkaku sampai kepala…
Souji: Dipukul sampai bonyok…
Kanji: Menikam punggung Orgil 2…
Orgil 3: Kepalanya di tendang bola Daisuke…
Orgil 1: Dipukul kepalanya sampai-sampai stik kendo Ikkaku patah…
"Damn, mereka kuat juga untuk ukuran orang gila…"Tiga Orgil itu langsung tepar…
"Hei lihat!"Daisuke menunjuk sebuah pintu yang bertuliskan Emergency Door…
Mereka pun keluar…
"YES! Mission Complete…."
