Standar Disclaimer Applied
.
.
Short Ficlet SasuSaku © Tsurugi De Lelouch
Bab XII : Tanggung Jawab
.
.
Sasuke Uchiha and Sakura Haruno
.
.
Enjoying For Reading and Review
.
.
.
.
Sudah empat puluh hari berlalu, ini waktunya untuk wanita musim semi berangkat ke rumah sakit. Dirinyapun merenggangkan otot-ototnya yang lemas lalu beranjak dari tempat tidur kemudian melihat kedua anak kembarnya yang masih tertidur pulas persis seperti ayahnya yang masih terlelap tidur akibat misi malam kemarin.
Tak sampai disitu saja, ia menuju kamar buah hati pertamanya yang bersebelahan langsung dengan kamar mereka. Sama seperti ayah dan kedua anak kembarnya, Sei masih terbuai mimpi. Sakura hanya mendengus geli dan langsung menuju dapur untuk memasak masakan favorit suami dan anak pertamanya itu.
Dengan gesit dan lincah, Sakura sudah menyiapkan sup kari ekstra tomat di atas meja. Bau sedap yang mengundang indra penciuman perlahan membuat pria berpangkat Ketua anbu langsung bangun dari tempat tidurnya, begitu juga dengan Sei yang mencium aroma harum dari ruang makan mereka. Sakura hanya tersenyum tipis seraya menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya.
"Sudah bangun rupanya," seru Sakura berdecak kesal dengan mereka berdua.
"Maafkan Sei, kaa-san… habis kemarin Reiichi mengajakku bermain sampai malam dan dinatar dengan Ino-basan hehehe…" cengir Sei menggaruk kepalanya.
"Ayo Sei, daripada kaa-san mulai marah. Sebaiknya kita cuci muka dulu," ajak Sasuke menggandeng Sei untuk menjauh dari istrinya.
Sakura menggeleng kepalanya akan tingkah suaminya yang tahu akan aura yang keluar dari tubuhnya. Dirinya langsung menyiapkan tiga mangkuk kecil dan sumpit lalu diisi dengan nasi putih hangat. Tak memakan waktu lama, Sasuke dan Sei menyegarkan tubuh dengan menyuci mukanya kemudian mereka duduk di kursi dan mulai menyantap sarapan paginya.
"Kau yakin akan bekerja hari ini, Sakura?" tanya Sasuke seraya menyuapkan suapan pertamanya.
Wanita itu mengangguk pelan, "tentu saja, Sasuke-kun. Sudah lama aku meninggalkan pekerjaanku dan kurasa tubuhku kuat untuk bekerja walau paruh waktu."
"Jadi siapa yang menjaga Shiera dan Shiori, kaa-san?" tanya Sei.
"Ayo habiskan dulu, Sei… nanti kesedak," tutur Sasuke.
Mereka bertigapun menyelesaikan sarapan dengan tenang tanpa suara.
"Kaa-san, siapa yang akan menjaga Shiera dan Shiori kalau Kaa-san bekerja?" tanya Sei lagi meletakkan sumpit di meja.
Dengan mengelus dagunya, Sakura mendapat ide cemerlang. "Kalian libur hari ini bukan?"
Sasuke dan Sei terdiam lalu mengangguk sesaat. Mereka berdua merasa ada pertanda buruk setelah ini. "Kalau iya, memang kenapa Sakura? Tentu aku diberi libur oleh Dobe tiga hari dan hari ini tentu Sei libur di akademi dua hari pula."
Seraya menepukkan kedua tangannya, "baiklah, kalian berdua menjaga Shiera dan Shiori untuk tiga hari kedepan. Maukah kalian menggantikan tugasku sementara?"
"T-tapi… kaa-san…" cicit Sei.
"Tidak ada kata tapi-tapi, Sei. Kalian yang harus mengurusi si kembar. Itu bukan tanggung jawabku saja tapi tanggung jawab kalian juga. Oke, aku akan bersiap-siap. Selamat menikmati aktivitas kalian ya," ucap Sakura yang tak lupa pula memberi kecupan manis untuk kedua orang yang dicintainya.
Sesaat duo Uchiha merutuk dalam hati, "coba saja kami mengatakan ada kegiatan diluar, kuso!"
.
.
.
.
Mereka berdua terlonjak kaget mendengar rengekan si kembar setelah kepergian Sakura beberapa menit yang lalu. Dengan sigap Sasuke masuk ke dalam kamar mereka dan mendapati si kembar menangis kencang. Dia memijit kepalanya yang kemudian mengangkat tubuh Shiera dari box bayinya ke tempat tidur mereka. Sei hanya menatap bingung dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya.
"Perlu bantuan, tousan?" tanya Sei.
"Ambilkan kain dan air hangat disana yang sudah disiapkan oleh kaa-san. hati-hati dan pelan membawanya," perintah Sasuke seraya membuka pakaian Shiera dan beranjak mengangkat tubuh Shiori lalu membawa ke kasur mereka.
Dengan hati-hati, Sei membawa baskom dan kain hangat ke tempat ayahnya. Lalu Sasuke menyuruh Sei untuk mengambil pakaian si kembar yang ada di lemari kemudian menyerahkan ke ayahnya. Sampai disana, Sei hanya memandang takjub sang ayah yang cekatan mengusap tubuh adik kembarnya dengan air hangat dan memberi cairan minyak kayu putih juga bedak lalu memakainya pakaian. Ketika Sasuke ingin mengancingkan pakaian Shiera, dirinya melirik Sei.
"Tolong kancingkan pakaian Shiera. Hitung-hitung merasakan tanggung jawab seorang kakak."
"Aaa… baiklah, tou-saaan…"
Mereka berduapun membawa si kembar dengan kereta dorong ke ruangan tengah dan Sasuke menyuruh Sei untuk menjaga sebentar si kembar lalu dirinya membuat dua botol kecil susu untuk si kembar.
"Wah, dua anak ayah sepertinya kelaparan ya," ucap Sasuke dengan pelan memasukkan ujung dot ke mulut kecil Shiori.
Sei tidak mau melihat saja, dia meminta ayahnya untuk menyuruhnya memasukkan ujung dot ke mulut Shiera walau dengan gemetaran, dia berhasil melakukannya. Sei merasa inilah tanggung jawab seorang kakak yang harus menjaga adik dengan kondisi apapun.
"Apakah ini termasuk tanggung jawab seorang kakak, tou-san?"
Sasuke tersenyum kecil, "kau benar, Sei. Ini hanya sebagian kecil tanggung jawab seorang kakak. Tapi ayah akui kau cepat belajar memahami tugas sebagai seorang kakak. Ayah bangga padamu."
"Kalau tanggung jawab seorang ayah itu lebih berat ya?" seru Sei.
"Hn. Bahkan lebih berat, Sei. Dari menjaga istri lalu anak-anaknya dengan taruhan nyawa juga memberi nafkah untuk keluarga," jawab Sasuke.
Sei memandang raut kelelahan yang tergambar dari wajah ayahnya. "Sebaiknya tou-san istirahat sebentar biar Sei yang menjaga si kembar."
"Daijobu, Sei. ini untuk kedua kalinya ayah mengurus anak ketika ibumu pergi," ucap Sasuke melepaskan ujung dot dari mulut Shiori dan mengusap dengan kain bersih dari sisa susu yang menetes di wajah Shiori lalu menyuruh Sei untuk menyingkir dari Shiera dan melakukan hal yang sama dengan Shiori.
Iris mata Sei mengerjapkan matanya, "benarkah tou-san?"
"Hn. Itu benar, ayah mengurus kau—Sei. itu pengalaman pertama ayah mengurus segala apapun tanpa bantuan ibumu, awalnya gugup dan ragu tapi perlahan sudah menjadi kebiasaan."
"Tou-saaan memang hebat… aku senang sekali mempunyai tou-san sehebat dirimu!"
Sasuke menepuk puncak kepala Sei. " Kau juga hebat anakku. Kau melakukan dengan baik apa yang ayah suruh dan itu salah tanggung jawab sebagai seorang kakak dan anak."
"Makasih tou-saaan…"
.
.
Tanggung jawab sebuah keluarga adalah menjaga dan melindungi segala apapun yang dialami seluruh anggota keluarga tersebut.
.
.
. *Owari*
Tsurugi Notes (Wulanz Aihara)
Wah, alhamduliah sudah mencapai bab ke dua belas loooh, yey. Karya ini hampir mencapai tiga bulan hehehe… aku turut senang dengan kalian yang meninggalkan jejak di kotak reviewku.
Sebernanya minggu depan masih UAS walau tinggal dua hari lagi, aku memakai waktu untuk menulis karyaku ini. Maafkan kalau ceritanya tidak memuaskan, baiklah untuk menebus kesalahan. Saya akan mengupdate fic-fc multichap yang sempat kutinggal seperti "When Love", "One Love Two Weddings", "When the light shinning sadness" dan dua multichap dari fandom dan pair lain. Silahkan memilih yang mana harus aku update^^
Terimakasih yang sudah mereview, meng-follow dan meng-favoritekan karyaku ini. Silahkan membaca karyaku yang lain berjudul "Cinta Itu" semoga kalian suka.
Thanks to Reviewer Bab I sampai Bab XI
Trancy Anafeloz ,FairyLucyka, Cha KriMoFe Doujinshi, Fishy ELF, Kuromi no Sora, iez ashiya,Asakura Ayaka, rura seta, Guest, Aika Yuki-chan ,skyesphantom, Guest, rkarina97, ,poetry-fuwa, Arisa saki, fuchaoife, Lucifionne, Hira-kun, Iez Ashiya, Guest, akasuna no ei-chan, Deshe Lusi, kikihanni, Ayano Futabatei , StrawberryBlossom, Kirito, Asuna FC, uchihana rin, Uchiha Shige, Karasu Uchiha, Sunny Iruzer February,Voila Sophie, Momo Haruyuki, Iez ashiya, Baka Iya SS, mari-chan.41, Karin Shawol, SakuraChiha93 ,gaara's official gf , akasuna no ei-chan , uchihana rin, uchizuki RirinIin, Uchiha Hana Richan,crystallized cherry, ca kun, Air Mata Bebek, Sakakibara mei, Uchiha Shige, Momo Haruyuki, Haru-kun Uchiha, Sami haruchi, uchi, Yoruichi Shihouin Kuchiki, Sami haruchi 2, FuRaHeart, Jian Jiun, Momo Haruyuki, Mikka,crystallized cherry, Kim Na Na Princess Aegyo, nadja violin, Hinagiku-chan 'cumasatu1nya, fuck u, Ryunkzhi, nadialovely
Palembang, 05 Januari 2013
18.07 p.m
Tsurugi De Lelouch
