Cast : Kyuhyun, Leeteuk, Donghae, Kibum dan tokoh lain yang akan muncul seiring cerita.
Genre : Brothership, Family
Rating : T
Disclaimer : Plot is mine.
Warning : Just Fanfic. Typos. Huruf bercetak miring menggambarkan kejadian masa lalu atau kata hati dari tokoh yang bersangkutan.
Summary : "Kau sedang apa disini? Kau mengenal Kyuhyun-sshi?" | "Aku benar, kan, hyung?" | "Aku tak mengerti bagaimana bisa ia begitu nyaman tidur dalam posisi seperti itu!" | "Kau akan merasa semakin sulit melakukannya jika kau masih terus menerus seperti ini, Hae-ah." | "jelaskan saja segala yang kau tahu, hyung." |"Jika kau hanya memikirkannya tanpa melakukan apa-apa maka kau akan benar-benar kehilangan otakmu, Kibumie."
Happy Reading!
.
.
"Saengil Chukkahamnida." Kyuhyun mengucapkannya dengan nada yang sangat canggung membuat Kibum diam-diam tersenyum dibalik buku yang sedang dipegangnya.
Kyuhyun tahu Kibum mendengarnya namun ia tak melihat reaksi dari Kibum, ia mengerucutkan bibirnya seraya mengambil PSP dari dalam tasnya.
"Ne, nado, Kyuhyun-sshi, Saengil Chukkahamnida." Suara Kibum terdengar begitu ramah di telinga Kyuhyun membuat Kyuhyun menoleh ke arah Kibum yang telah menurunkan bukunya dan memandang Kyuhyun.
Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari PSPnya, ia memandang balik Kibum dengan sedikit kesal. "Kupikir kau tuli." Gumam Kyuhyun yang nyatanya masih dapat didengar oleh Kibum.
"Ya! Aku mendengarnya!" seru Kibum.
"Ya! Kau membuatku kalah!" keluh Kyuhyun tak menghiraukan seruan Kibum sebelumnya.
Kibum hanya kembali menaikkan buku yang ia pegang dan membacanya tanpa menghiraukan gerutuan Kyuhyun.
.
.
Kyuhyun masih duduk di kursi dengan kepala yang ditumpangkan pada kedua tangannya. Ia menatap jengah ke arah Kibum yang sedang membaca buku di hadapannya. Kyuhyun dan Kibum sedang dalam pendalaman materi untuk yang terakhir kalinya sebelum mereka mengikuti kompetisi matematika esok lusa. Kim seonsaengnim sengaja meninggalkan mereka untuk belajar di perpustakaan setelah memberikan beberapa soal rumit yang harus mereka pecahkan bersama. Namun belum sampai setengah jam, mereka telah berhasil menjawab soal-soal tersebut.
"Kau tak bermain PSP?" Kibum yang merasa diperhatikan Kyuhyun sedari tadi akhirnya mengeluarkan suara. Kyuhyun hanya menggeleng sebagai jawabannya. Kibum ingin bertanya lebih lanjut namun saat ia baru akan kembali bertanya, Kim seonsaengnim masuk dan memulai mengoreksi serta memberikan beberapa pengarahan untuk mereka.
Kyuhyun memeriksa ponselnya kembali setelah setengah jam yang lalu Leeteuk hyungnya menghubungi sedang berada di jalan untuk menjemputnya. Ia sengaja menunggu di depan gerbang sekolah agar sang hyung tak perlu repot-repot menghampirinya sehingga ia bisa langsung masuk ke dalam mobil. Dari kejauhan ia melihat ada seseorang berjalan mendekatinya. Sosok tersebut mengenakan setelan jas rapi seperti yang biasa digunakan oleh Leeteuk. Kyuhyun tertegun saat sosok tersebut berhenti di hadapan Kyuhyun seraya tersenyum ramah pada Kyuhyun.
"Annyeonghaseyo, Kyuhyun-sshi." Sapa hangat namja tersebut yang hanya dibalas Kyuhyun dengan sedikit anggukan kepala. "Bisakah kita berbicara sebentar? Ada yang perlu aku bicarakan denganmu. Ah… sebelumnya perkenalkan aku…"
"Kyunie!" seruan Leeteuk membuat Kyuhyun menolehkan kepala ke arahnya seraya tersenyum. Leeteuk melambaikan tangan memerintahkan Kyuhyun untuk segera memasuki mobil mereka, Kyuhyun pun mengangguk lalu menatap sosok namja yang berada di depannya.
"Joseonghamnida, Hyungnim, hyungku telah datang untuk menjemputku. Kurasa hari ini kita tidak dapat membicarakan hal yang ingin kau sampaikan." Kyuhyun sedikit membungkukkan tubuhnya lalu bergegas mendekati mobil sang hyung dengan berlari kecil.
Namja yang ditinggalkan Kyuhyun pun membalikkan tubuhnya ke arah mobil tersebut, ia sempat memberikan senyum kepada Leeteuk namun Leeteuk menatapnya sinis lalu mengemudikan mobil dengan kecepatan cukup tinggi.
"Hankyung hyung!" seruan Kibum membuat namja yang masih terpaku atas kepergian mobil Leeteuk itupun terkejut. Pasalnya namja yang ternyata merupakan Hankyung itu tak mengetahui bahwa Kibum bersekolah di tempat yang sama dengan Kyuhyun.
"Kau bersekolah disini?" tanya Hankyung yang hanya dibalas Kibum dengan mengangkat bahunya malas.
"Kau sedang apa disini? Kau mengenal Kyuhyun-sshi?" tanya Kibum balik yang membuat Hankyung kembali terkejut.
"Kau mengenalnya?"
"Ne, dia…"
"Apakah kau tak menyadari bahwa Kyuhyun-ah dan Kibum-ah terlihat mirip jika sedang terdiam seperti ini?"
"Ne, Kyu... Ia akan mengenakan apapun yang diberikan kepadanya, ia adalah anak yang baik"
"Ia… mengalami amnesia akibat kecelakaan saat berumur 5 tahun dan sejak saat itu juga ia diadopsi oleh keluarga Park."
"Omo… Uri Kyuhyunie… Uri Kyuhyunie…"
"Saengil Chukkae, Kyuhyun-ah!"
"Chakkaman! Hari ini juga Kibum-sshi berulang tahun."
"Park Kyuhyun.. Kim Kyuhyun.."
"Ne?" Hankyung mengira Kibum membicarakan sesuatu padanya.
"Apakah Kyuhyun-sshi itu yang kau maksud saudara kembarku?" Hankyung membulatkan matanya, tak mengira bahwa Kibum dapat menyimpulkannya secepat ini.
"Aku benar, kan, hyung?"
.
.
Kyuhyun menatap Leeteuk bingung. Pasalnya sejak ia masuk ke dalam mobil ini, Leeteuk sama sekali belum mengeluarkan suara sehingga membuat Kyuhyun memikirkan apa kesalahan yang telah diperbuatnya hari ini namun ia tak menemukan satupun hal yang membuat sang hyung memiliki alasan untuk marah kepadanya.
"Hyung, waeyo?" Kyuhyun memberanikan diri bertanya pada Leeteuk, Leeteuk memberikan senyuman yang sedikit dipaksakan sebagai jawabannya.
Kyuhyun ingin menanyakan lebih lanjut namun ia melihat ekspresi sang hyung yang terlihat begitu serius mengemudikan mobil membuat Kyuhyun enggan untuk mengeluarkan suaranya kembali. Ia memilih untuk memejamkan matanya seraya berusaha mengingat-ngingat beberapa rumus yang baru saja dipelajarinya.
Leeteuk sempat melirik Kyuhyun yang sedang memejamkan matanya. Hatinya tergerak untuk membelai rambut Kyuhyun namun ia mengurungkan niat dan kembali terfokus dengan mobil yang sedang dikemudikannya.
Leeteuk tak habis pikir dengan apa maksud Hankyung menemui Kyuhyun tadi. Jika saja ia telat maka mungkin saja saat ini Kyuhyun sudah tak ingin berada di mobil yang sama dengannya saat ini.
"Eomma dan appamu sepakat akan mencari orang tua kandung Kyunie setelah 3 tahun mengadopsi Kyunie."
"…Mereke melakukan itu karena mereka takut kalian akan terlalu menyayangi Kyuhyunie dan merasa sulit untuk melepaskannya…"
"Karena… beberapa hari yang lalu uri Kyuhyunie menghubungiku untuk menanyakan tentang seseorang bernama Lee Sungmin."
Leeteuk memejamkan matanya mengingat percakapannya dengan teman kedua orang tuanya yang telah ia anggap seperti keluarganya sendiri. Leeteuk sebenarnya sangat ingin memastikan tentang ingatan Kyuhyun yang mungkin telah kembali namun ia tak tahu harus memulainya darimana. Leeteek merasa sangat takut kehilangan Kyuhyun jika ia berani menanyakan tentang hal tersebut.
"Kyunie, bangunlah! Kita telah sampai!" Leeteuk membangunkan Kyuhyun seraya menepuk pelan pipi kiri Kyuhyun. Leeteuk sempat tertawa saat melihat Kyuhyun hanya melenguh lalu kembali tertidur tanpa merasa terganggu sama sekali.
Setelah lama membangunkan Kyuhyun namun tak berhasil, ia menghubungi Donghae yang telah memasuki arena ski terlebih dahulu. Leeteuk menunggu Donghae di luar mobil, membiarkan Kyuhyun yang masih tertidur untuk tetap berada di dalam mobil sendiri.
"Kyuhyunie eodiseo, hyung?" tanya Donghae seraya berjalan menghampiri Leeteuk yang hanya dibalas Leeteuk dengan dagunya yang menunjuk ke arah mobil.
"Aigo…" Leeteuk terkekeh mendengar keluhan sang dongsaeng yang melihat Kyuhyun dengan begitu nyamannya tertidur di dalam mobil. "Aku tak mengerti bagaimana bisa ia begitu nyaman tidur dalam posisi seperti itu!" Donghae menggelengkan kepalanya melihat Kyuhyun yang tertidur dengan posisi duduk meringkuk di samping kursi pengemudi sebelum akhirnya mengangkat Kyuhyun untuk naik ke atas punggungnya dengan bantuan Leeteuk.
Kyuhyun memiliki kebiasaan bermain ski di setiap hari ulang tahunnya, oleh karena itu kedua hyung Kyuhyun mengajaknya untuk pergi ke salah satu arena ski yang berada di Seoul.
Kyuhyun mengerjapkan matanya beberapa kali saat ia merasakan ada salju yang mengenai wajahnya serta merasa salah satu pipinya ditusuk-tusuk oleh sesuatu, ia hampir berteriak saat wajah Donghae yang sedang tersenyum lebar tepat dihadapannya merupakan hal yang pertama kali ia lihat saat membuka matanya. Donghae yang gemas melihat kelakuan sang dongsaeng pun mencoba untuk mencium pipi kanan Kyuhyun membuat Kyuhyun menggerutu panjang pendek karena ia hampir terjatuh dari sofa. Leeteuk yang hanya memerhatikan mereka seraya mengenakan perlengkapan bermain ski pun tertawa melihat interaksi kedua dongsaengnya.
Donghae berhenti menggoda sang dongsaeng, ia menyerahkan beberapa perlengkapan bermain ski pada Kyuhyun yang membuat Kyuhyun hanya memiringkan kepalanya.
"Ya! Apa kau sudah benar-benar bangun?" seru Donghae yang membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya seraya memerhatikan sekitar, tak lama kedua matanya berbinar saat menyadari dimana mereka berada saat ini.
"Ski?" tanya Kyuhyun antusias lengkap dengan matanya bulatnya yang masih berbinar. Donghae hanya memutar kedua bola matanya sedangkan Leeteuk menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan Kyuhyun.
Tanpa diminta Kyuhyun langsung mengenakan perlengkapan bermain ski walaupun masih dibantu oleh Donghae dan Leeteuk saat ia kesulitan. Kyuhyun langsung bersorak seraya meluncur tepat saat ia menyentuh salju arena tersebut membuat Donghae dan Leeteuk kembali tertawa melihat kegembiraan sang dongsaeng.
Mereka bermain tak lama mengingat kondisi Kyuhyun yang belum lama ini menurun. Kyuhyun yang biasanya merengek jika buru-buru keluar arena pun kali ini menuruti keinginan kedua hyungnya mengingat ia juga harus menjaga kesehatannya untuk kompetisi matematika.
Waktu telah menunjukkan pukul 8 saat mereka memutuskan untuk makan malam di salah satu restoran China untuk memesan makanan kesukaan Kyuhyun, hot pot. Agenda perayaan ulang tahun Kyuhyun setiap tahun memang tak pernah berubah. Kyuhyun hanya ingin dirayakan dengan pergi bermain ski bersama para hyungnya setelah itu pergi ke salah satu restora China untuk memakan hot pot.
Leeteuk dan Donghae sempat menyannyikan lagu selamat ulang tahun untuk Kyuhyun namun Kyuhyun hanya menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. Pasalnya karena suara Donghae dan Leeteuk yang cukup keras, membuat mereka menjadi bahan sorotan para pengunjung restoran lainnya.
"Hajima, hyung! geman jebal!" mohon Kyuhyun memelas yang membuat Leeteuk dan Donghae terkekeh melihatnya.
"Arra, arra.. ppali buat sebuah permohonan setelah itu tiup lilinnya." Perintah Leeteuk yang langsung dijawab anggukan oleh Kyuhyun.
Aku memohon untuk yang kedua kalinya.
Tolong selalu lindungi orang-orang yang aku cintai
Dan orang-orang yang mencintaiku
Berikanlah yang terbaik, Ya Tuhan
Kyuhyun meniup lilin setelah selesai dan disambut tepuk tangan oleh kedua hyungnya. Donghae memeluk Kyuhyun serta memberikan ciuman di kedua pipi Kyuhyun yang lagi-lagi membuat Kyuhyun menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
"Saengil Chukkae uri maknae! Jadilah sehat dan semakin menyebalkan." Donghae terbahak melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang masam saat mendengar ucapannya, "Hadiahnya telah terbungkus rapi di kamarmu." Lanjut Donghae yang membuat ekspresi wajah Kyuhyun seketika berubah.
"Game portable?"
Donghae hanya tersenyum misterius mendengar tebakan Kyuhyun membuat Kyuhyun seketika memeluk Donghae antusias meyakini bahwa tebakannya benar.
"Saengil Chukkae uri Kyunie! Kuharap kau tetap menjadi uri maknae yang seperti ini apapun yang terjadi, arra?"
"Kyunie… Tak boleh… mem… benci hyung... apapun… yang… ter… jadi… ne? Kyu… nie… harus… se… lalu… men… jadi… dongsaeng… yang… menurut… a… arra… chi?"
Kyuhyun mengangguk pasti mendengar ucapan Leeteuk lalu membalas pelukan sang hyung dengan erat.
"Jja, kita makan hot pot sekarang!" suara Donghae membuat Leeteuk melepaskan pelukannya lalu kembali duduk di kursinya untuk menyiapkan beberapa makanan untuk Kyuhyun.
Lagi-lagi Kyuhyun tertidur di dalam mobil saat perjalanan ke rumah sehingga membuat Donghae kembali menggendong Kyuhyun menuju kamarnya. Donghae meletakkan Kyuhyun di atas ranjangnya lalu menyamankan posisi tidur Kyuhyun sedangkan Leeteuk melepaskan sepatu serta seragam yang masih dikenakan oleh Kyuhyun.
Donghae duduk di tepi tempat tidur Kyuhyun, sesekali ia tersenyum melihat Kyuhyun yang terlihat begitu polos dan menggemaskan saat tertidur, ia pun membelai lembut rambut sang dongsaeng .
"Kau akan merasa semakin sulit melakukannya jika kau masih terus menerus seperti ini, Hae-ah!" ujar Leeteuk yang telah berdiri di belakang Donghae membuat Donghae tersenyum mendengar ucapan sang hyung.
"Arra, hyung." sahut Donghae, "Tetapi bukankah seharusnya saat ini aku memanfaatkan waktu sebaik-baiknya selama aku masih bisa berada di dekatnya saat ini, hyung."
Leeteuk memejamkan matanya sejenak saat mendengar pertanyaan retoris Donghae, ia hanya membelai rambut Donghae seraya memerhatikan Kyuhyun yang sedang tertidur.
"Rasanya aku ingin mengeluh pada Tuhan, hyung. Tetapi aku tahu jika aku bisa pun, itu tetap akan sia-sia. Aku bahkan tak habis pikir bagaimana aku bisa tetap bertahan hingga saat ini tanpa eomma dan appa, tetapi sekarang aku tahu pasti itu karena aku masih memiliki Kyunie dan kau, hyung." Donghae menghembuskan nafasnya kasar, "Aku tak tahu bagaimana nanti…"
"Setidaknya kita harus melakukannya demi Kyunie, Hae-ah. Kumohon jangan membuat ini semakin sulit." Potong Leeteuk yang dibalas anggukan oleh Donghae.
"Jja, kembali ke kamarmu, kau juga harus membersihkan tubuhmu, Hae-ah!"
Donghae beranjak bangun setelah sebelumnya memberikan kecupan cukup lama di dahi Kyuhyun. Ia menoleh ke arah game portable yang ada di meja belajar Kyuhyun setelah itu meninggalkan Leeteuk dan Kyuhyun di kamar Kyuhyun.
Leeteuk merapikan anak rambut yang menutupi dahi Kyuhyun, sedikit merasa bersalah karena telah mengajak Kyuhyun cukup lama berada di luar rumah.
"Aku tak tahu apakah ini benar atau salah, Kyunie, mianhae jika kau akan terluka. Kau harus tahu bahwa aku dan Hae-ah menyayangimu seperti dongsaeng kami sendiri. Sampai kapanpun kau tetaplah uri maknae. Jaljayo, Kyunie." Leeteuk mengecup kedua pipi Kyuhyun sebelum akhirnya mematikan lampu kamar dan pergi meninggalkan kamar Kyuhyun.
.
.
Kibum memejamkan matanya seraya berusaha menikmati udara malam yang ada di balkon apartemen Heechul. Heechul mengabarinya bahwa ia akan pulang telat sehingga Kibum berada di apartemen sendirian. Masih jelas diingatan Kibum tentang apa yang baru saja diketahuinya dan itu membuat perasaan Kibum bercampur aduk.
Hankyung berusaha mengembalikan ekspresi wajahnya di depan Kibum yang sedang menatapnya bertanya. Hankyung sedikit bingung apa yang harus dilakukannya saat ini namun pada akhirnya ia memutuskan untuk menceritakan semuanya kepada Kibum.
"Apakah kau memiliki waktu senggang kali ini? Bisakah kita berada di coffee shop selama aku memberitahumu apa yang aku ketahui sebenarnya?"ajak Hankyung yang langsung diiyakan oleh Kibum. Hankyung pun mengajak Kibum masuk ke dalam mobilnya dan mulai mengemudikannya.
"Jadi apa yang ingin kau katakan sebenarnya?" tanya Kibum langsung setelah seorang pelayan yang mengantarkan pesanan mereka meninggalkan mereka.
"Kau benar, Kibum-ah, ia memang saudara kembarmu." Jawab Hankyung, Kibum sempat tertegun mendengarnya namun ia langsung memasang wajah datarnya kembali dalam sepersekian detik. "Aku tak tahu aku harus menjelaskan…"
"jelaskan saja segala yang kau tahu, hyung." potong Kibum yang membuat Hankyung sempat terdiamnamun pada akhirnya menyetujui keinginan Kibum.
"Park Kyuhyun adalah anak yang diculik oleh majikan eommaku. Aku baru mengetahuinya saat appamu menceritakannya padaku dan akhirnya aku tahu itulah alasan yang membuat eommaku begitu ingin mengembalikan Kyuhyun kepada keluarga kandungnya." Hankyung memberikan jeda, "Kyuhyun-ah pernah tinggal di panti asuhan bersama dengan anak majikan eommaku setelah majikan eommaku bunuh diri, hingga akhirnya sebuah kecelakaan membuat Kyuhyun mengalami amnesia dan diadopsi oleh keluarga Park."
"Jadi ia amnesia?" Kibum menemukan kembali suaranya setelah cukup terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Hankyung.
"Ne, tetapi kemungkinan besar saat ini ia sudah mengingatnya dan sebentar lagi kedua orang tuamu akan menemui Kyuhyun." jawab Hankyung, "Kuharap kau tak lagi membenci Kyuhyun-ah, Kibum-ah. Bagaimanapun kalian memiliki hubungan darah dan ingatlah betapa menderitanya kedua orang tuamu yang belasan tahun tak ditemuinya."
Kibum hanya terdiam mendengar apa yang berusaha disampaikan oleh Hankyung. Ia tak berusaha menyanggah ataupun membenarkannya, ia hanya berpikir membutuhkan waktu untuk berusaha menerima segala kenyataan tersebut.
"Bisakah aku pergi sekarang, hyung? Aku baru teringat ada yang harus aku lakukan seusai sekolah." Pamit Kibum seraya bergegas bangun dari kursinya.
"Chakkaman, kau bahkan belum menyentuh pesanan…"
Kibum sempat meletakkan beberapa lembar uang di samping pesanannya sebelum akhirnya membungkuk hormat ke arah Hankyung dan langsung meninggalkan tempat itu.
"Jika kau hanya memikirkannya tanpa melakukan apa-apa maka kau akan benar-benar kehilangan otakmu, Kibumie." Suara itu membuat Kibum menoleh dan menemukan Heechul yang masih berpakaian rapi berada di sampingnya seraya memandang lurus ke depan.
"Aku telah mengetahui siapa saudara kembarku, hyung." ungkap Kibum tiba-tiba membuat Heechul terbatuk mendengarnya.
"Kau?"
"Ia adalah teman sebangkuku di sekolah." Ucap Kibum kembali, mengabaikan tatapan kaget Heechul, "menurutmu aku harus bagaimana, hyung?" tanya Kibum lirih membuat Heechul mendekapnya erat.
"Kau adalah dongsaengku yang paling aku banggakan, Kibumie, aku yakin kau tahu apa yang harus kau lakukan."
Kibum tak bersuara dalam pelukan Heechul namun ia sedikit menggerakkan kepalanya memberitahu Heechul bahwa ia mendengar apa yang diucapkan oleh Heechul. Heechul membiarkan Kibum terdiam hingga akhirnya ia melepaskan pelukannya pada Kibum dan menatap Kibum lurus di hadapannya.
"Maukah kau menuruti keinginanku kali ini, Kibumie?"
Kibum menatap Heechul dengan pandangan bertanya, "Kembalilah ke rumahmu setelah usai kompetisi matematika itu. Tidakkah kau merindukan eommamu?" Kibum berusaha tersenyum mendengar permintaan Heechul, ia mengangguk sekilas lalu menghembuskan nafasnya sedikit lebih keras.
"Gomawoyo, hyung, aku tak menyangka aku dapat mendengarkan kata-kata itu dari mulut pedasmu." Goda Kibum yang membuat Heechul memukul pelan kepala belakang Kibum.
"lidahmu bahkan lebih berbahaya dariku. Tidurlah, kau harus memperbanyak istirahat." Perintah Heechul yang langsung dibalas anggukan oleh Kibum.
"Jalja, hyung."
"Jaljayo, Kibumie."
Heechul menutup pintu penghubung balkon setelah melihat Kibum memasuki kamarnya.
Kau benar-benar terlihat lebih dewasa setelah mengetahuinya, Kibumie.
.
.
Kyuhyun baru saja menuruni anak tangga paling bawah saat melihat Donghae telah bersiap untuk berangkat kuliah membuat Kyuhyun bergegas menghampiri Donghae yang masih bercengkrama dengan Leeteuk yang sedang menyiapkan susu di atas meja untuk Kyuhyun.
"Hyung mengapa berangkat sepagi ini?" Kyuhyun bertanya sebelum tiba di dekat Donghae dan Leeteuk, Leeteuk mengisyaratkan Kyuhyun untuk duduk di kursi makan sedangkan Donghae masih mengunyah roti panggangnya seolah enggan menjawab pertanyaan Kyuhyun.
"Hae-ah akan ada kuis pagi ini, Kyunie, itu sebabnya ia harus berangkat sekarang. Kau akan berangkat bersamaku, Hae-ah sedang ingin menggunakan sepeda motornya." Leeteuk yang menjawab pertanyaan Kyuhyun seraya mengangsurkan roti panggang ke piring Kyuhyun, Donghae hanya mengangguk mengiyakan ucapan sang hyung.
Sedikit ada perasaan tak rela yang dirasakan oleh Kyuhyun tetapi ia berusaha mengerti dan tersenyum saat Donghae menggodanya.
Donghae berpamitan pada Leeteuk lalu berjalan menghampiri Kyuhyun yang masih menikmati makanannya, ia memeluk Kyuhyun dari belakang dan sempat mengecup bagian belakang kepala Kyuhyun. gerakan Donghae sempat membuat Kyuhyun terkejut namun Kyuhyun hanya terdiam tanpa menggerutu seperti biasanya.
"Kyunie, baik-baik ne." Andwae hyung! Hajima, jebal! Kau membuatku takut. "Neomu neomu saranghaeyo uri Kyunie." Lirih Donghae dengan suara yang sedikit tercekat membuat Kyuhyun hanya dapat menganggukkan kepalanya pelan. Tanpa Kyuhyun sadari air matanya menetes, Kyuhyun hanya memejamkan matanya selama Donghae memeluknya. Ia merasakan tubuhnya seperti boneka rusak yang tak dapat bergerak hingga akhirnya Donghae melepaskan pelukannya dan berlari menjauhi ruang makan keluarga Park tersebut.
Leeteuk hanya menangis diam-diam di sudut ruangan, ia sengaja menjauh saat melihat Donghae mendekati Kyuhyun karena takut tak dapat menahan air matanya yang akan tumpah. Ia melihat jelas Kyuhyun yang sempat meneteskan air matanya, ia yakin walaupun mereka tak berbicara sama sekali tetapi Kyuhyun pasti dapat merasakan bahwa saat ini seperti aka nada sesuatu yang terjadi diantara mereka.
Leeteuk melihat Kyuhyun menghapus air matanya dan telah mengangkat kepalanya untuk kembali melanjutannya sarapannya, ia pun bergegas menghapus air matanya dan berusaha memasang senyum untuk sang dongsaeng.
Leeteuk berjalan mendekati Kyuhyun seraya membawa sebuah kotak kecil berwarna biru yang dihiasi pita berwarna putih. Ia melihat Kyuhyun sedikit memaksakan wajah terkejutnya namun ia berusaha untuk tak mengacuhkannya. Kyuhyun mengangkat kedua tangannya untuk menerima kotak yang dibawa Leeteuk, Leeteuk sempat menggoda Kyuhyun dengan memperlambat pemberian kotak itu pada Kyuhyun hingga akhirnya Kyuhyun mengerucutkan bibirnya karena kesal.
Kyuhyun membuka kotak tersebut dan menemukan sebuah kalung dengan liontin bertuliskan 'Kyuhyun', ia memandang Leeteuk untuk meminta penjelasan namun Leeteuk hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum. Leeteuk mengambil kalung tersebut dan memasangkannya di leher Kyuhyun.
"Kau akan tahu nantinya, Kyunie. Apakah sarapanmu telah selesai? Kajja berangkat!" Kyuhyun mengangguk sebagai jawabannya, ia meneguk susunya hingga tandas lalu bergegas mengenakan tasnya dan tersenyum pada Leeteuk. Leeteuk hanya terkekeh lalu mengacak rambut Kyuhyun membuat Kyuhyun memasang wajah keberatan.
Mobil Leeteuk berada di depan gedung sekolah Kyuhyun, Kyuhyun pun bergegas keluar dari mobil itu. Kali ini Leeteuk turun dari mobilnya lalu menghampiri Kyuhyun dan memberikannya pelukan. Kyuhyun biasanya akan menggerutu jika hyungnya memeluk ataupun menciumnya di depan umum namun kali ini ia balik memeluk erat Leeteuk. Leeteuk hampir menangis kembali namun ia berusaha menahannya, ia tak ingin Kyuhyun mengetahuinya.
"Kyunie saranghae." Leeteuk mati-matian menahan suaranya agar tetap terdengar seperti biasanya, Kyuhyun hanya semakin mengeratkan pelukannya seraya sedikit menggerakkan kepalanya memberitahu bahwa ia mendengarnya. Leeteuk membiarkan mereka berada dalam posisi itu selama beberapa saat hingga akhirnya Kyuhyun melepaskan pelukan itu dan memandang Leeteuk seraya tersenyum manis seolah-olah tak ada yang terjadi. Kyuhyun pun berpamitan untuk memasuki gedung membiarkan Leeteuk memerhatikannya hingga ia hilang dari penglihatan Leeteuk.
"Kyuhyunie!" suara Siwon menghentikan langkah Kyuhyun yang terburu-buru itu, tak lama kemudian Siwon telah berada di hadapan Kyuhyun. Kyuhyun hanya menunduk di hadapan Siwon membuat Siwon bingung akan sikap Kyuhyun, Siwon menarik kedua tangan Kyuhyun yang digunakan Kyuhyun untuk menutupi wajahnya. Siwon terkejut melihat wajah Kyuhyun yang terlihat tidak baik-baik saja.
"Kyuhyunie, gwaenchanayo?" suara lembut Siwon membuat air mata Kyuhyun menetes, Kyuhyun menggeleng membuat Siwon menarik Kyuhyun ke dalam pelukannya. Siwon sangat tahu Kyuhyun bukanlah orang yang mudah bersedih di depan orang lain oleh karena itu ia membiarkan air mata Kyuhyun membasahi seragamnya. Setelah merasa lebih tenang, Kyuhyun melepaskan pelukannya dan tersenyum pada Siwon membuat wajah khawatir Siwon perlahan mengendur.
"Gomawoyo, hyung. Jeongmal gomawo." Ucap Kyuhyun tulus yang dibalas gelengan oleh Siwon, "Ani, sesekali bersandarlah padaku jika kau memang tak kuat. Kau sudah kuanggap dongsaengku sendiri, Kyuhyunie." Kyuhyun tersenyum mendengarnya, ia mengangguk pada Siwon lalu berpamitan untuk memasuki ruang kelasnya. Siwon hanya dapat menghela nafasnya melihat betapa keras kepalanya Kyuhyun namun ia berharap Kyuhyun selalu dapat melewati masalahnya dengan baik.
Kyuhyun memasuki ruang kelasnya dengan mata yang sedikit sembab akibat menangis berkai-kali pagi ini. Changmin sempat mencoba untuk menghampiri Kyuhyun namun ditahan oleh Minho dan Jonghyun. Mereka sudah sangat mengenal sifat Kyuhyun, ia justru akan mengusir teman-temannya itu jika mereka menghampiri Kyuhyun di saat seperti ini, Changmin pun dengan berat hati mengikuti keinginan Minho dan Jonghyun tetapi ia tetap memerhatikan Kyuhyun dari tempat duduknya saat ini.
Kibum yang hari ini datang cukup pagi memerhatikan kehadiran Kyuhyun yang terlihat beda dari biasanya. Ia terkejut melihat mata Kyuhyun yang sedikit sembab dan mencoba untuk menanyakan hal tersebut namun tiba-tiba ia mengingat bahwa Kyuhyun mungkin belum tahu bahwa mereka bersaudara sehingga Kibum mengurungkan niatnya.
Kibum pun melihat teman-teman Kyuhyun yang tak menghampiri Kyuhyun seperti biasanya sehingga ia menyimpulkan bahwa ia harus tetap bersikap seperti biasanya.
"Kyuhyun-sshi, hari…"
"Jebal, Kibum-sshi, anggap saja hari ini aku tak masuk." Lirih Kyuhyun yang membuat Kibum tiba-tiba merasa khawatir namun melihat sikap Kyuhyun yang seperti tak ingin terlalu diperhatikan, Kibum pun hanya mengangguk.
"Aku akan bicara ada Kim seonsaengnim agar hari ini kita tak perlu ada pelatihan kembali." Putus Kibum yang membuat Kyuhyun sedikit tersenyum, "Gomawo, Kibum-sshi. Mianhae." Ucap Kyuhyun yang hanya dibalas Kibum dengan sedikit menggerakkan kepalanya.
Kibum diam-diam melirik Kyuhyun yang hanya menumpangkan kepalanya di atas meja tanpa dialasi apapun. Neo gwaenchana, Kyuhyunie? apakah sesuatu teah terjadi? Jebal, hajima! Aku lebih suka melihatmu diam karena PSP daripada seperti ini.Kibum hanya menghela nafas lalu berusaha kembali membaca buku yang ada di atas mejanya.
.
.
Donghae tiba di rumah Eunhyuk saat Eunhyuk masih tertidur. Ia memasuki kamar Eunhyuk namun ia hanya berdiri di belakang jendela kamar Eunhyuk memandang pekarangan rumah Eunhyuk tanpa berniat membangunkan Eunhyuk sama sekali.
Donghae terkejut saat tiba-tiba sepasang suami istri setengah baya memasuki ruang perawatan Kyuhyun saat Kyuhyun sedang menjalani pemeriksaan, yang lebih mengejutkannya adalah sang hyung, Leeteuk, berada di samping kedua orang tersebut dan dibelakang mereka, Hankyung ikut memasuki ruangan tersebut.
"Ah… Jeogiyo, ini adalah dongsaengku sekaligus hyung kedua uri Kyunie, Donghae. Hae-ah, kenalkan mereka adalah keluarga Kim." Ucap Leeteuk mengisyaratkanpda Donghae untuk memperkenalkan diri.
Donghae pun hanya membungkuk seraya tersenyum pada pasangan tersebut, yeoja paruh baya itu pun menghampiri Donghae dan sedikit merentangkan tangannya untuk memeluk Donghae, Donghae pun memeluk yeoja paruh baya tersebut setelah Leeteuk mengisyaratkannya untuk menurutinya.
"Jeongmal kamsahamnida telah menjaga uri Kyuhyunie." ucap yeoja paruh baya tersebut dengan suara yang sedikit bergetar.
Deggg
Donghae merasa ia ingin menghilang dari bumi ini membawa serta Kyuhyundan Leeteuk saat menyadari bahwa kemungkinan besar mereka adalah keluarga kandung Kyuhyun. Donghae hanya terdiam hingga yeoja paruh baya tersebut melepaskan pelukannya ada Donghae.
"Mereka adalah orang tua kandung Kyuhyun-sshi, Donghae-sshi" terang Hankyung saat melihat Donghae menatap Leeteuk dengan pandangan bertanya, Donghae hanya bisa tersenyum pahit saat Leeteuk mengangguk mengiyakan ucapan Hankyung.
"Aku sempat melakukan tes DNA dengan bantuan Leeteuk-sshi dan Yesung-ah, dan hasilnya positif oleh karena itu aku telah menjadwalkan dengan Leeteuk agar kalian bisa saling bertemu dan membicarakannya namun tak disangka jika Kyuhyun harus dirawat hari ini sehingga orang tua Kyuhyun khawatir dan memintaku mengantarkan mereka ke sini. Mianhae jika aku tak mengabari kalian lebih dulu." Jelas Hankyung yang hanya dibalas senyuman oleh Leeteuk, Donghae bisa melihat jika sang hyung pun terlihat belum siap seratus persen untuk menghadap kedua orang tua Kyuhyun namun ia berusaha untuk tetap tenang sehingga Donghae pun berusaha mengikuti sang hyung, bagaimanapun perasaan mereka berdua saat ini tak jauh beda.
Hankyung manjelaskan bagaimana ia bisa menemukan Kyuhyun dan juga menemukan keluarga kandung Kyuhyun, ia juga menceritakan alasan mengapa Kyuhyun bisa berada di panti asuhan. Leeteuk juga sempat menjelaskan apa yang terjadi pada Kyuhyun hingga Kyuhyun sempat mengalami amnesia dan mereka kehilangan orang tua mereka.
"Leeteuk-goon, kita sama-sama mengetahui bagaimana rasanya kehilangan orang yang paling kita sayangi, aku… bolehkah aku meminta agar aku dapat tinggal bersama anakku? Aku menantinya selama hampir 15 tahun dan merasa begitu bersalah akan apa yang telah dialami anakku selama ia tak bersamaku. Aku…"
"Gwaenchana, ahjumma, kau bisa membawa uri Kyunie kembali. Awalnya aku hanya mengira saat Hankyung memberitahu Kyunie masih memiliki keluarga kandung bahwa keluarga kandung Kyunie begitu jahat telah membuang Kyunie. Namun jika kenyataannya Kyunie pernah diculik dan keluarga kandungnya telah mencarinya selama ini, aku akan berusaha ikhas melepaskan uri Kyunie." Donghae mengucapkan kata itudengan tulus membuat Leeteuk memandangnya haru tak percaya bahwa Donghae apat bersikap begitu dewasa.
Yeoja paruh baya itu pun menangis seraya mengucapkan 'Kamsahamnida' berkali-kali pada Leeteuk dan Donghae. Donghae berusaha tersenyum tulus seraya menggenggam tangan Leeteuk yang berada di sisi kirinya.
Yesung pun datang dan memberitahu bahwa sebentar lagi Kyuhyun akan menyelesaikan pemeriksaannya dan akan kembali ke ruang perawatannya kembali. Kedua orang tua Kyuhyun serta Leeteuk dan Donghae pun merencanakan kapan mereka akan mempertemukan Kyuhyun dengan keluarga kandungnya. Kedua orang tua kandung Kyuhyun pun keluar dari ruangan tersebut sebelum Kyuhyun memasuki ruangan tersebut.
Tak lama, jam weker Eunhyuk berbunyi membuat Eunhyuk terbangun dari tidurnya dan alangkah terkejutnya ia menemukan sesosok namja yang sangat dikenalnya berada di kamarnya tanpa menganggu acara tidurnya. Eunhyuk menghampiri Donghae yang Nampak tak sadar bahwa ia telah bangun, Eunhyuk pun berniat mengagetkan Donghae namun tak jadi saat melihat Donghae sedang menangis.
"Donghae-ah, neo gwaenchana? Waegeure?" tanya Eunhyuk panik melihat Donghae yang menatapnya dengan penuh air mata.
"Beritahu aku caranya, Eunhyuk-ah, bagaimana bisa aku tanpanya?" lirih Donghae membuat Eunhyuk ikut menangis dibuatnya, Eunhyuk memeluk Donghae seraya menepuk lembut punggung Donghae. sebagai sahabat terdekat Donghae, Eunhyuk sangatlah mengerti apa yang telah terjadi pada Donghae sehingga ia hanya berusaha menenangkan Donghae karena ia tak tahu apa yang bisa lakukan untuk membantu sahabatnya.
"Hae-ah!"
"Ne?"
"Apakah kau tak merasakan sesuatu?"
Donghae melepaskan pelukannya lalu menatap Eunhyuk bingung.
"Haaah…"
"YA! EUNHYUK-AH, KAU BENAR-BENAR SANGAT BAU!" maki Donghae yang membuat Eunhyuk terbahak.
"Lebih baik kau berteriak seperti itu daripada menangis, Hae-ah." Ucap Eunhyuk disela tawanya membuat Donghae berdecih mendengarnya.
"Bersihkan dirimu terlebih dahulu, Eunhyuk-ah, aku bahkan berani bertaruh kelinci akan mati jika mencium bau mulutmu itu." kali ini Eunhyuk memasang wajah masamnya mendengar ledekan Donghae, ia pun bergegas memasuki kamar mandinya.
"Eunhyuk-ah!" Panggil DOnghae membuat Eunhyuk menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Donghae, "Jeongmal gomawoyo!" ucap Donghae tulus seraya tersenyum membuat Eunhyuk mau tak mau ikut tersenyum melihatnya, Eunhyuk hanya mengangguk lalu kembali melangkah memasuki kamar mandinya.
.
.
Kyuhyun benar-benar seperti mayat hidup hari ini, ia hanya mengikuti seluruh pelajaran tanpa minat sama sekali bahkan saat Changmin menawarkan untuk mengantarnya ke ruang UKS, Kyuhyun mengiyakannya tanpa ada adu mulut sama sekali. Kyuhyun bertanya-tanya siapa yang akan menjemputnya kali ini, namun dari kejauhan ia melihat seseorang yang sudah cukup dikenalnya berada di samping mobil seraya melambaikan tangan ke arahnya. Kyuhyun pun mendekati orang tersebut dan kaget saat mengetahui itu adalah eomma Ryeowook.
"Ahjumma, kau menjemputku?" Kyuhyun sedikit membungkuk seraya menatap heran sang ahjumma tersebut yang hanya tersenyum padanya.
"Ne, Donghae masih kuliah sedangkan Leeteuk ada meeting sehingga tak dapat menjemputmu." Jelas sang ahjumma seraya mengisyaratkan Kyuhyun untuk masuk ke dalam mobil.
"Ryewookie…"
"Ia masih kuliah juga." Potong sang ahjumma mengetahui maksud pertanyaan Kyuhyun, Kyuhyun pun hanya mengangguk dan memasang sabuk pengamannya.
"Tetapi aku akan mengajakmu ke suatu tempat sebelum pulang, Kyunie." Ucap sang ahjumma yang membuat Kyuhyun memandangnya bertanya namun sang ahjumma hanya tersenyum seraya berusaha fokus pada jalan mobil yang sedang dikemudikannya.
.
.
TBC
.
Whoaaa… Akhirnya chap kali ini selesai! Jeongmal mianhae untuk yang sudah sangat lama menunggu FF ini. Chapter depan sepertinya chapter terakhir dan Yeo akan berusaha mengupdate secepatnya. Sekali lagi jeongmal mianhae untuk yang telah menunggu sangat lama, Yeo juga sangat berterima kasih untuk yang selalu menagih lanjutan FF ini. Terima kasih untuk yang selalu mereview FF ini, review dari reviewers itu bener-bener penyemangat buat Yeo untuk ngelanjutin FF ini. And last… Gomapseumnidaaaa *Bow*
(23-11-15)
Yulianasuka
Annyeong chingu. Ne, mereka ngerasa kaget dan canggung.
Dd
Ditunggu saja ne chingu, iyaa Aamiin doakan untuk Kyuhyun oppa yang aslinya juga yaa^^ sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Mifta Cinya
Kkk, chingu bisa ajaa… Ne, seperti apa yang ada di mimpinya Donghae, itu kilasan masa lalu yang diinget Donghae lagi. Ne sudah dilanjut. Gomawo reviewnya^^
Yong Do Jin316
Ne kecelakaan yang ngebuat dia amnesia. Semoga saja, ditunggu kelanjutannya saja ne chingu^^ ertanyaan chingu udah dijawab di chapter kali ya. Ne, semoga saja^^ Gomawo reviewnya^^
Nanakyu
Cheonmaneyo chingu, terima kasih juga udah membaca ff ini^^ ne sudah dilanjut yaa, semoga aja yaa… ditunggu aja chingu, gomawo reviewnya^^
Tary sa
Ne chingu, kalo ngeliat Kyuhyun berantem lucu sama hyungdeulnya pasti ngegemesin, kkk. Ne, ditunggu saja kelanjutannya ne. Sabar ne chingu, disesuaikan sama alurnya biar keliatan natural. Ne sudah dilanjut, masih diusahakan sesuai janji Yeo kok, gomawo reviewnya chingu^^
Angella
Kkk, TBCnya memang harus disitu chingu. Ne, sudah dilanjut^^
Kyuli 99
Ne sudah dilanjut.. gomawooo^^
Namielf
Waaah, mianhae buat menunggu. Yeo berusaha untuk menetapi janji, kkk. Heechul gitu-gitu suka bener chingu, kkk *walaupun kadang banyak salahnya* *abaikan Yeo. Ditunggu kelanjutannya saja ne chingu, aku juga kangen Police Hae T.T sudah dilanjut ne chingu, gomawo reviewnya^^
Octakyuu
Hahaha, mungkin ada yang kelewat chingu, di salah satu chapter ada Kibum sebagai murid baru yang masuk di kelas Kyuhyun dan duduk sebangku sama Kyuhyun. Selain karena itu juga kan karena mau buat surprise ke Kyuhyun. sudah dilanjut ne chingu, Gomawo reviewnya^^
Aya
Ngga kok, kan Cuma belum siap aja. Dia Cuma sebel sekalian ngerjain Kyuhyu yang lagi ulang tahun aja. Ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya chingu^^
Annichi692 Chapter 10-11
Yeo juga seneng ada yang mereview ff yeo^^ hehe gapapa kok chingu, lagi khilaf (?) abaikan Yeo, kkk. Mianhae memang Yeo Cuma nulis per chapter sekitar 10 lembaran, belum bisa terlalu panjang. Ditunggu kelanjutannya aja nechingu. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Cho sabil
Ne chingu karena trauma, itu juga yang ngebuat dia sempet ngga ngebolehin Kyuhyun ikut basket. Memang kalo yang sad end seperti apa? Kkk. Lewat PM aja kalo mau minta data pribadi Yeo ne^^ sudah dilanjut chingu, gomawo reviewnya^^
Choding
Hahaha masa sih? Kkk, Yeo anggap itu suatu pujian… Terima kasih, kkk *abaikan Yeo. Iyatuh walaupun masih canggung, kkk. Lagi ngasih surprise ke Kyuhyun soalnya. Sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^
Maya Kyu
Aku suka semua part, kkk, * abaikan Yeo. Ne semoga saja, pasti pelan-pelan akan terlihat, ditunggu saja ne. gomawo reviewnya^^
Angel sparkyu
Ne bener chingu, itu yang ngebuat Kyuhyun amnesia. Sudah diupdate ne, gomawo reviewnya^^
Awaelfkyu13
Ne, itu juga salah satu alasannya. Ne, Kibum bukan jahat hanya ada dalam posisi yang kurang mengenakkan. Ne, dia belum sadar. Kan udah mulai muncul sedikit-sedikit sejak kejadian ulang tahun mereka. Ne cheonmaneyo, tetap ditunggu ne? Gomawo reviewnya^^
Pcyckh
Kkk, coba dipukul kepalanya siapa tau jadi sadar? Kkk *abaikan Yeo. Ah… sebenernya temen mereka sudah beberapa kali ngode tentang kemiripan mereka, tapi ngga ada yang berani bilang terang-terangan karena Kyuhyun dan Kibum itu orang yang canggung dan pendiam di kelas. Gomawo reviewnya^^
Anna505
Kkk, ne bener apalagi dengan sikap mereka berdua yang awkward gitu. Ne semoga aja. Sudah dilanjut ne, gomawo reviewnya^^
Apriliaa765
Lho? Itukan udah ketemu setiap di sekolah, kkk. Ne terima kasih sudah menunggu ff ini^^ gomawo supportnya chingu^^
Kyuchoco13
Donghae Cuma mau ngasih surprise ke Kyuhyun aja kok. Ditunggu yaa? Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Desviana407
Ne, kan butuh waktu dan beradaptasi buat tau itu semua. Sungminnya masih berhibernasi, hehe. Ditunggu kelanjutannya saja ne chingu, sudah dilanjut. Gomawo reviewnya^^
Ricomizaki13
Boleh boleh lumayan buat nambah-nambah tabungan nonton konser KRY, kkk.
Kyuhae
Ditunggu kelanjutannya saja, eotte? Sudah dilanjut ne chingu, gomawo reviewnya^^
Lily
Ne chingu^^ waah chingu sudah menyimpulkannya dengan detail, benar sekali. ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Shin Ririn1013
Ne chingu tunggu kelanjutannya yaa, sudah dilanjut.. Gomawo reviewnya^^
Lia
Sudah dilanjut^^
Guest
Waaah.. bingung Yeo jawabnya, hehe. Ditunggu kelanjutannya ya chingu? Donghae Cuma mau buat surprise ke Kyuhyun aja chingu. Ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Ladyelf11
Ditunggu kelanjutannya saja ne chingu? Ingatan Kyuhyun sebenernya sudah balik kok Cuma dia lagi nunggu waktu yang tepat dan nyari orang yang bisa ngejelasin ke dia. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Dewidossantosleite
Ditunggu terus ya chingu, sudah dilanjut ne.. Gomawo reviewnya^^
Sparkyubum
Ne, chingu. Yang ketabrak dua-duanya, pas Kyuhyun mau ketabrak, Sungmin nyamperin Kyuhyun buat nyingkirin tapi terlambat tetep mereka berdua ketabrak. Ne ditunggu kelanjutannya saja ne chingu. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
(24-11-15)
Kyunoi
Ne ini sudah dilanjut^^
Phn19
Ne gapapa kok chingu^^ ditunggu kelanjutannya dulu saja ne chingu, sudah dilanjut.. gomawo reviewnya chingu^^
Wonhaesung Love
Ne ditunggu saja ne chingu, sudah dilanjut daan gomawo reviewnya^^
Rezy.K
Ne Yeo usahakan chingu^^ Mianhae kadang terbentur sama kegiatan yang lain, ini juga tetep berusaha untuk nepatin janji. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Hyunnie02
Ditunggu selalu ne chingu kelanjutannya. Suah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Nuraeni13
Ne sudah dilanjut, gomawo reviewnya chingu^^
.5
Ne gomawoooo chinguuu^6 sudah Yeo lanjut ne chinguu, kkk.
Songkyurina
Ne chingu, ditunggu terus saja ne chingu. Gomawo reviewnya^^
Cho Kyunhae
Ne chingu, sedang diusahakan hehe, ditunggu terus ne. sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
Thy09
Ne gomawo juga sudah mereview^^ sudah dilanjut ne.
Dewiangel
Kkk, Kibum kan emang ngga jahat chingu. Ne chingu seperti itu, semoga saja.. ditunggu lanjutannya aja ne chingu, sudah dilanjut. Gomawo reviewnya^^
F3
Hehe, mianhae Yeo belum bisa untuk update lebih dari kisaran 10 lembaran. Ne chingu benar. Ditunggu saja kelanjutannya ne. sudah dilanjut, gomawo reviewnya chingu^^
(25-11-15)
Guest
Hehehe, jadi ada tingkatannya ya? Kaya' sekolah aja, kkk, *abaikan Yeo. Ditunggu kelanjutannya saja ne chingu. Sudah dilanjut, gomawo reviewnya^^
(26-11-15)
Chohyun
Ne chingu saking sempitnya sampe suka ngehayal bisa ketemu bias (?) *abaikan Yeo. Ne chingu sedang diusahakan lho, ditunggu saja kelanjutannya ne^^ Sabar ne chingu, kkk. Gomawo reviewnya^^
(29-11-15)
Riritary9
Ne sudah dilanjut^^
(01-12-15)
Emon204
Semuanya sudah dijawab di chap kali ini ne, sisanya tunggu di chap depan. Gomawo sudah membaca ff ini dan gomawo reviewnya^^
Thanks for who Followed and Favorited this FF :
Apriliaa765 | Atik1125 | Awaelfkyu13 | Cho Sun Eun | Ciput | Citra546 | Desviana407 | 95 | EkaOkta3424 | Emon204 | Filo Hip | Keys13th | Kim Nayeon | LittleEvil19 | MissBabyKyu | Nyna443 | ShinJoo24 | Shin Ririn1013 | Songkyurina | Sparkyubum | Thy09 | Zizi Kirahira Hibiki 69 | ainkyu | alicehamy | 0404 | bintang15 | chae121 | cho loekyu07 | cronos01 | | devil kyu | dewiangel | dewisanti07900 | diahretno | ericomizaki13 | geminiyhani | .7 | .1hulanchan | hyunnie02 | | | | jihyunelf | kyuchoco13 | kyuli 99 | ladyelf11 | nurul cynkeomma | pcyckh | phn19 | putrielfishy | | widiantini9 | yulianasuka | | Rini723 | Anna 505 | Yong Do Jin316 | Annishi692 | AtikahSparkyu |Kim436 | KimRaf | Kaasihhime | Tyas 1013 | mmzzaa | readlight | riritary9 | 9
Apriliaa765 | Atik1125 | Awaelfkyu13 | Citra546 | Desviana407 | EkaOkta3424 | Filo Hip | Kim Nayeon | LittleEvil19 | Nyna443 | Shin Ririn1013 | Songkyurina | Yun Eun Hae | ainkyu | alicehamy | 0404 | bintang15 | chairun | cho loekyu07 | cronos01 | devil kyu | dewidossantosleite | diahretno | ericomizaki13 | geminiyhani | gyu1315 | .7 | .1 | hulanchan | | | jihyunelf | kyuchoco13 | kyuli 99 | kyunoi | ladyelf11 | meimeimayra | mifta cinya | pcyckh | putrielfishy | siskasparkyu0 | .5 | widiantini9 | yolyol | yulianasuka | | KYU kum | Rini723 | Cha KritaFer | baby cho branick | Annishi692 | AtikahSparkyu | KimRaf | Kaasihhime | readlight | riritary9
